Muhidi Bantu KWT Sumber Rizki Padang Ubah Gang Sempit Jadi Ladang Cuan, Jahe Instan Tembus Pasar!

Muhidi Bantu KWT Sumber Rizki Padang Ubah Gang Sempit Jadi Ladang Cuan, Jahe Instan Tembus Pasar!
Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, membuktikan dukungannya terhadap pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan perkotaan melalui bantuan sarana pertanian bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rizki di Kelurahan Sawahan Timur, Kota Padang. (Fotdok: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Keterbatasan lahan bukan penghalang untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, membuktikan dukungannya terhadap pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan perkotaan melalui bantuan sarana pertanian bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rizki di Kelurahan Sawahan Timur, Kota Padang. Dukungan tersebut menjadi pemantik bagi ibu-ibu setempat untuk menyulap ruang sempit menjadi lahan produktif bernilai ekonomi.

Di tengah padatnya permukiman perkotaan, KWT Sumber Rizki menghadirkan strategi kreatif melalui urban farming. Gang sempit dan terbatasnya pekarangan tidak membuat kelompok ini menyerah. Justru dari keterbatasan tersebut lahir inovasi pertanian vertikal yang memungkinkan tanaman tumbuh tanpa membutuhkan lahan luas.

Perjalanan kelompok ini bermula pada 2020, ketika pandemi Covid-19 membatasi aktivitas masyarakat. Rini Susanti selaku penasehat kelompok mengenang, kegiatan awal mereka hanya menanam jahe dalam pot-pot kecil di depan rumah sebagai tanaman herbal keluarga. Aktivitas sederhana itu kemudian berkembang menjadi gerakan bersama yang kini melibatkan 20 anggota aktif.

Melihat potensi sekaligus kendala yang dihadapi para perempuan tersebut, Muhidi hadir memberikan dukungan nyata. Ketua DPRD Sumatera Barat itu menyalurkan bantuan berupa bibit unggul, tempat menanam, serta rak-rak vertikal untuk menunjang kegiatan pertanian perkotaan. Bantuan ini menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kemampuan KWT Sumber Rizki mengembangkan usaha berbasis pemanfaatan lahan terbatas.

Rak bertingkat menjadi solusi cerdas yang mengubah cara mereka bertani. Melalui metode vertikultur, ratusan polybag dapat disusun secara teratur sehingga ruang sempit tetap mampu menampung tanaman produktif. Pola ini memperlihatkan bahwa urban farming bukan sekadar aktivitas penghijauan, melainkan strategi memanfaatkan ruang perkotaan agar menghasilkan pangan dan nilai ekonomi.

Hasil kerja keras tersebut mulai terlihat ketika tanaman jahe memasuki masa panen setelah sekitar sembilan bulan hingga satu tahun perawatan. Namun, KWT Sumber Rizki tidak berhenti pada penjualan hasil pertanian mentah. Mereka mengambil langkah lebih jauh dengan mengolah jahe menjadi produk minuman instan bermerek Jahe Sumber Rizki, sehingga hasil kebun memiliki nilai tambah dan peluang pasar yang lebih luas.

Langkah hilirisasi ini menjadi bagian penting dari perkembangan usaha kelompok. Produk olahan jahe tersebut telah didukung koperasi berbadan hukum resmi yang menaungi kegiatan usaha mereka. Dengan kapasitas produksi mencapai ratusan kemasan per siklus, KWT Sumber Rizki mulai membangun peluang untuk memperluas pemasaran ke swalayan modern dan pusat oleh-oleh khas Sumatera Barat.

Dukungan Muhidi terhadap KWT Sumber Rizki memperlihatkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi. Bantuan sarana pertanian bukan hanya mendukung kegiatan menanam, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan keterampilan, pengolahan produk, dan penguatan usaha kelompok perempuan. Inilah bentuk pemberdayaan yang manfaatnya dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat sendiri.

Kisah KWT Sumber Rizki menjadi bukti bahwa gang sempit sekalipun dapat menyimpan peluang ekonomi apabila dikelola dengan kreativitas dan dukungan yang tepat. Melalui bantuan Muhidi, semangat urban farming ibu-ibu Sawahan Timur semakin mendapat ruang untuk berkembang. Dari jahe dalam pot hingga produk minuman instan, gerakan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga bisa dimulai dari halaman rumah sendiri. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »