| Hingga hari ketujuh pertandingan, atlet Kota Padang telah mengoleksi enam medali, terdiri dari empat perak dan dua perunggu, serta masih membidik dua medali emas. (Foto: Dori/Dedi). |
Pertandingan panjat tebing Porprov XVI Sumbar 2026 berlangsung pada 7–14 Oktober 2026 di Sport Hall Parit Malintang, Kabupaten Padang Pariaman. Para atlet dari berbagai kabupaten dan kota bersaing ketat untuk meraih medali sekaligus mengharumkan nama daerah masing-masing.
Capaian enam medali tersebut menjadi modal penting bagi kontingen FPTI Kota Padang untuk meningkatkan perolehan hingga kompetisi berakhir. Sejumlah atlet berhasil menyumbangkan medali dari nomor boulder, lead, dan speed, memperlihatkan perjuangan tim dalam menghadapi persaingan di berbagai kategori pertandingan.
Salah satu penyumbang medali ialah Haya Nafisah Khairiah. Atlet putri Kota Padang ini meraih medali perunggu pada nomor boulder umum A dan medali perak pada nomor boulder umum B. Hasil tersebut menambah kontribusi atlet putri dalam perolehan medali sementara kontingen panjat tebing Kota Padang.
Sementara itu, Alimin Nurdin berhasil menyumbangkan medali perak pada nomor lead perorangan putra. Kontingen Kota Padang juga meraih medali perak pada nomor speed world record (WR) umum A dan lead umum A putri, serta medali perunggu pada nomor lead team umum putri.
Pelatih panjat tebing Kota Padang, Ardiansyah, menyebut perjuangan tim belum berakhir. Ia mengatakan kontingen masih membidik dua medali emas dari nomor lead perorangan umum putra dan boulder perorangan umum putra. Kedua nomor tersebut menjadi sasaran penting untuk menambah koleksi medali Kota Padang pada ajang olahraga tingkat provinsi ini.
Untuk mewujudkan target tersebut, Ardiansyah menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, stamina, konsentrasi, dan kesiapan mental atlet. Ia berharap para atlet mampu mempertahankan kebugaran, menjalankan strategi yang telah disiapkan bersama tim pelatih, serta tampil maksimal ketika menghadapi pertandingan penentuan.
Ardiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus UIN Imam Bonjol Padang di kawasan Lubuk Lintah yang telah memfasilitasi atlet panjat tebing Kota Padang untuk menjalani latihan. Dukungan fasilitas tersebut diharapkan membantu meningkatkan kemampuan atlet sekaligus memperkuat persiapan menghadapi kompetisi. Sinergi antara atlet, pelatih, pengurus, dan pihak pendukung menjadi bagian penting dalam pembinaan prestasi olahraga daerah.
Dengan pertandingan yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 Oktober 2026, kontingen FPTI Kota Padang masih memiliki kesempatan untuk menambah medali. Perolehan empat perak dan dua perunggu menjadi capaian sementara yang patut diapresiasi, sementara target dua emas menjadi tantangan berikutnya. Perjuangan para atlet diharapkan mampu memberikan hasil terbaik bagi Kota Padang dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kompetisi. (*)
Sumber: Dori Rajo Nan Kayo/Dedi Prima Maha Rajo Dirajo
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »