| Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan, persoalan HAM bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik maupun materi. (Foto: Tommi). |
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Anggota DPR RI Shadiq Pasadigoe, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Barat yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Ecky Fajrian Eddy. Hadir pula perwakilan Badan Kesbangpol Kota Padang, stakeholder terkait, dan peserta kegiatan.
Program implementasi P5HAM ini terlaksana melalui dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPR RI Shadiq Pasadigoe bersama Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Barat. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai hak dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan, persoalan HAM bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik maupun materi. Menurutnya, pembangunan juga harus menghadirkan pengakuan, penghargaan, perlindungan, serta pemenuhan hak setiap manusia secara adil.
Maigus juga mengaitkan nilai-nilai HAM dengan filosofi yang hidup dalam budaya Minangkabau. Ia menyinggung ungkapan, “Si buto puambui lasuang, si pakak palapeh badiah, si lumpuah pangajuik ayam,” yang menurutnya mengandung pesan bahwa setiap manusia, apapun kondisi dan statusnya, tetap memiliki hak yang harus dihormati dan dilindungi.
Menurut Maigus, pembangunan seperti jalan, jembatan hingga flyover tidak akan memiliki makna apabila masyarakat tidak merasa hak-haknya terpenuhi. Karena itu, pembangunan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap hak asasi manusia dan keadilan sosial.
Sementara itu, Anggota DPR RI Shadiq Pasadigoe berharap sosialisasi P5HAM dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Kota Padang mengenai hak sekaligus tanggung jawabnya. Ia berharap semakin kuatnya pemahaman HAM dapat menjadi benteng untuk mencegah berbagai tindakan yang merugikan orang lain.
Shadiq juga berharap kegiatan tersebut mampu mendorong berkurangnya pelanggaran HAM di tengah masyarakat. Apresiasi terhadap upaya peningkatan literasi HAM dinilai penting agar masyarakat semakin memahami batas antara hak pribadi, hak orang lain, dan tanggung jawab dalam kehidupan bernegara.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kementerian HAM Sumatera Barat, Ecky Fajrian Eddy, menegaskan bahwa nilai-nilai HAM perlu diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap masyarakat Kota Padang semakin sadar terhadap HAM, mampu mencegah pelanggaran, serta berani melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran HAM. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »