| Peninjauan di Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, itu menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan sekolah berjalan optimal dan sesuai standar pemerintah. (Foto: Armaidi). |
Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat hasil pekerjaan fisik. Yota Balad bersama Khairullah juga memastikan fasilitas pendidikan yang telah direvitalisasi benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dan tenaga pendidik. Kualitas pengerjaan, transparansi pelaksanaan, serta kesesuaian dengan ketentuan pemerintah menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut.
Yota Balad menyampaikan bahwa kondisi SMPN 9 Kota Pariaman kini terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang telah mengalokasikan program revitalisasi untuk membantu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerahnya.
Menurut Yota Balad, program revitalisasi sekolah tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut karena perbaikan fasilitas sekolah dinilai penting untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih baik.
“Revitalisasi ini bagaimana sekolah-sekolah bisa dibangun dan diperbaiki. Ketika sekolah bagus, anak-anak akan nyaman belajar dan kalau sudah nyaman belajar, maka pelajaran dapat diterima dengan baik, prestasi meningkat dan cita-cita anak-anak Kota Pariaman tercapai,” ujar Yota Balad.
Tak hanya SMPN 9, perhatian terhadap fasilitas pendidikan juga diperluas ke puluhan satuan pendidikan lainnya. Yota Balad mengungkapkan, Pemerintah Kota Pariaman berhasil memperjuangkan anggaran sebesar Rp25 miliar dari APBN untuk revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan pada 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk 36 satuan pendidikan di Kota Pariaman.
Yota Balad menjelaskan, dukungan anggaran tersebut diperoleh setelah pemerintah kota mengajukan proposal langsung kepada Kemendikdasmen RI beberapa waktu lalu. Upaya itu dilakukan untuk mendorong peningkatan kualitas fasilitas pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan sekolah terhadap sarana dan prasarana yang lebih memadai.
Ia berharap, perbaikan fasilitas sekolah dapat menjadi dorongan bagi para siswa untuk semakin giat belajar, meningkatkan prestasi, dan berani mengejar cita-cita. Yota Balad juga mengajak seluruh warga sekolah memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan baik agar hasil revitalisasi memberikan manfaat berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Kota Pariaman.
Sementara itu, Kepala BBPMP Provinsi Sumatera Barat, Khairullah, menyebut SMPN 9 Kota Pariaman sebagai salah satu sekolah yang dibangun melalui program revitalisasi pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Kemendikdasmen RI. Peninjauan bersama tersebut diharapkan memastikan program berjalan sesuai tujuan, yakni menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan mendukung peningkatan mutu pendidikan. (*)
Pewarta: Armaidi
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »