Sentuhan Hangat Perantau: Masjid Raya Sunua Padang Pariaman Bangun Rumah Singgah dan Marbot, Wujud Nyata Gotong Royong

Sentuhan Hangat Perantau: Masjid Raya Sunua Padang Pariaman Bangun Rumah Singgah dan Marbot, Wujud Nyata Gotong Royong
Ketua Umum Ikatan Keluarga Sunua Berdunsanak (IKSB), Usman Pelangi, Wali Nagari Sunua H. Efrizal Lstif, Wali Nagari Sunua Tengah Habibi, Wali Nagari Sunua Barat Zandi Putra, ST, serta Kepala Desa Pasir Sunua, Andi. (Foto: Novrianto). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wujud nyata kebersamaan antara warga di kampung halaman dan perantau kembali mengukir cerita manis di Kabupaten Padang Pariaman. Langkah mulia ini ditandai dengan dimulainya pembangunan rumah marbot dan rumah singgah di lingkungan Masjid Raya Sunua melalui prosesi peletakan batu pertama pada Minggu (11/10/2026).

Pembangunan fasilitas sosial dan keagamaan tersebut menjadi bukti nyata betapa kuatnya rasa kepedulian serta semangat gotong royong masyarakat Sunua Raya. Tidak hanya mengandalkan swadaya warga lokal, proyek kebaikan ini didorong penuh oleh kontribusi para perantau yang tersebar di berbagai pelosok Nusantara.

Momen bersejarah peletakan batu pertama ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Ikatan Keluarga Sunua Berdunsanak (IKSB), Usman Pelangi. Kehadirannya didampingi oleh para pimpinan nagari, yaitu Wali Nagari Sunua H. Efrizal Lstif, Wali Nagari Sunua Tengah Habibi, Wali Nagari Sunua Barat Zandi Putra, ST, serta Kepala Desa Pasir Sunua, Andi.

Suasana kehangatan dan kebersamaan kian terasa dengan hadirnya jajaran pengurus Masjid Raya Sunua, Zulfahmi, M.Pd., dan H. Fajar, beserta tokoh masyarakat setempat. Seluruh elemen menyatu dalam semangat yang sama untuk memajukan sarana ibadah di nagari tercinta.

Ketua IKSB, Usman Pelangi, mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan rumah marbot dan rumah singgah ini murni lahir dari kerinduan para perantau Sunua Raya untuk memajukan tanah kelahiran. Para perantau bertekad ingin terus menghidupkan kegiatan keagamaan sekaligus melengkapi fasilitas penunjang di Masjid Raya Sunua.

"Semangat gotong royong antara masyarakat di kampung halaman dan perantau menjadi landasan utama kami dalam merealisasikan pembangunan ini. Oleh karena itu, atas semua bantuan, perhatian, dan ketulusan dari seluruh pihak, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tutur Usman dengan penuh haru.

Dukungan mengalir deras dari berbagai pihak yang berharap proses konstruksi berjalan lancar tanpa hambatan hingga selesai. Nantinya, keberadaan rumah marbot akan memberikan tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi para penjaga serta pengurus yang setia merawat rumah Allah tersebut.

Di sisi lain, kehadiran rumah singgah diproyeksikan menjadi fasilitas pendukung yang sangat bermanfaat bagi para tamu, musafir, maupun masyarakat umum yang memiliki keperluan di lingkungan Masjid Raya Sunua. Fasilitas ini siap menyambut siapa saja dengan kehangatan khas pemuda dan tokoh Nagari Sunua.

Pembangunan ini mengagaskan pesan mendalam bahwa jarak tak mampu memisahkan ikatan kekeluargaan masyarakat Sunua Raya. Melalui sinergi ini, fasilitas yang dibangun tidak hanya mempercantik area masjid, tetapi juga semakin mempererat persatuan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong warga ranah dan rantau. (*) 

Laporan: Novrianto
Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »