| Kemnaker kini menghadirkan program pelatihan vokasi guna membekali warga dengan keterampilan kerja yang mandiri dan produktif. (Foto: Ist). |
Langkah taktis ini dirancang agar para korban bencana memiliki modal kompetensi baru yang bisa langsung digunakan untuk kembali memasuki dunia kerja. Selain itu, keterampilan tersebut disiapkan untuk memacu lahirnya unit-unit usaha mandiri di tengah proses pemulihan ekonomi kawasan NTT.
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab, menegaskan bahwa kehadiran Kemnaker di tengah masyarakat terdampak bencana berfokus pada investasi sumber daya manusia. Program pelatihan ini disebar secara masif untuk menjangkau warga di berbagai pelosok wilayah Provinsi NTT.
"Kemnaker hadir untuk membantu masyarakat terdampak bencana melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan, masyarakat diharapkan memiliki bekal untuk kembali bekerja atau mengembangkan usaha secara mandiri," tegas Sukro pada Kamis (8/10/2026).
Sebagai bentuk wujud nyata di lapangan, Kemnaker menyalurkan Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) sebanyak 40 paket. Paket pelatihan ini disebarkan ke seluruh UPTD binaan yang berada di kabupaten-kabupaten se-Wilayah Provinsi NTT.
Tidak berhenti di situ, Kemnaker juga menerjunkan program unggulan Tailor Made Training (TMT) sebanyak 38 paket. Program ini didesain khusus secara fleksibel dengan menyesuaikan potensi daerah serta kebutuhan mendesak masyarakat setempat.
Sukro menjelaskan bahwa pendekatan TMT menjadi kunci agar pelatihan dapat langsung terserap dan diterapkan oleh warga. Keterampilan yang dipelajari dipastikan relevan dengan peluang usaha lokal, sehingga para peserta tidak akan bingung mempraktikkannya pascapelatihan.
Kehadiran puluhan paket pelatihan kerja ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat bagi masyarakat NTT untuk kembali tegak berdiri secara finansial. Peningkatan kompetensi ini disiapkan sebagai katalis pemulihan ekonomi warga agar tidak terus bergantung pada bantuan pascabencana.
Melalui sinergi pelatihan yang berkelanjutan ini, Kemnaker optimistis masyarakat terdampak gempa di NTT dapat segera bangkit, kembali produktif, dan membangun kemandirian ekonomi yang jauh lebih tangguh dari sebelumnya. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »