| Kedatangan Senator asal Sumbar Irman Gusman, S.E., M.B.A., disambut hangat oleh Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H. (Foto: Oktryoni). |
Kedatangan Senator asal Sumbar tersebut disambut hangat oleh Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H. Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut Asisten II Setda Kabupaten Solok Jefrizal, S.Pt., M.M., jajaran kepala OPD, serta Ketua MDMC Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat, Portito, S.Pd.I.
Dalam pemaparannya, Bupati Jon Firman Pandu mengungkapkan bahwa bencana banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka dipicu oleh cuaca ekstrem, di mana wilayah tersebut sempat mengalami kemarau panjang selama hampir tiga bulan sebelum akhirnya diguyur hujan berintensitas tinggi. Peristiwa alam ini berdampak sangat signifikan terhadap kawasan permukiman warga maupun kompleks perkantoran pemerintah setempat.
Meski demikian, hingga saat ini proses penanganan darurat terus digenjot secara terpadu oleh berbagai unsur terkait. Kehadiran bantuan alat berat berupa ekskavator dan truk terbukti sangat krusial dalam mempercepat proses pembersihan material sisa longsoran dan endapan lumpur di lapangan.
"Sekitar 95 persen rumah warga terdampak telah dibersihkan dari lumpur. Penyaluran listrik dan kebutuhan dasar masyarakat juga terus dilakukan agar kehidupan warga segera kembali normal," jelas Bupati Jon Firman Pandu dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa fase krusial berikutnya yang menjadi fokus utama pemerintah daerah adalah tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Tahapan ini mencakup perbaikan rumah warga yang rusak berat, pemulihan kawasan perkantoran, hingga pengembalian pelayanan publik secara maksimal kepada masyarakat.
Menanggapi situasi tersebut, Irman Gusman menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Solok. Ia menilai kunjungan lapangan ini sangat penting agar dirinya bisa melihat langsung realita di lokasi serta memahami kebutuhan penanganan secara akurat dan tepat sasaran.
"Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik, sehingga rawan bencana adalah kenyataan yang harus kita hadapi bersama. Penanganan yang efektif membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat — mulai dari kewenangan yang jelas, ketersediaan sumber daya, hingga ketepatan penyaluran bantuan," tegas Irman Gusman di hadapan para pengungsi dan relawan.
Kunjungan strategis ini tidak hanya memperkuat komitmen kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga menumbuhkan asa baru bagi warga Arosuka. Pemerintah Kabupaten Solok berharap dukungan lintas sektor ini dapat terus berlanjut hingga seluruh proses rehabilitasi tuntas, sehingga masyarakat bisa bangkit kembali dengan jauh lebih tangguh. (80)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »