| Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengukuhkan Ahmad Syaukani sebagai Camat Pariaman Timur dalam prosesi yang berlangsung di halaman Kantor Camat Pariaman Timur, Desa Sungai Pasak, Kamis (15/10/2026). (Foto: Armaidi). |
Yota Balad menegaskan, perkembangan zaman menuntut perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Camat tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi, serta memastikan kebutuhan masyarakat mendapat perhatian serius. Menurutnya, kemajuan Pariaman Timur membutuhkan kepemimpinan yang terbuka dan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Camat adalah perpanjangan tangan Wali Kota di wilayahnya. Tugas dan tanggung jawabnya sangat besar, terutama dalam mengoordinasikan pembangunan dan pelayanan publik agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya,” tegas Yota Balad. Pesan ini menempatkan kualitas pelayanan dan dampak pembangunan bagi warga sebagai bagian penting dari tanggung jawab kepemimpinan di tingkat kecamatan.
Yota juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Sinergi antara wali kota, wakil wali kota, organisasi perangkat daerah (OPD), pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi kunci agar program pemerintah tidak berhenti sebatas perencanaan. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan supaya kebijakan yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Menurut Yota, Ahmad Syaukani diharapkan mampu membangun kerja sama yang solid di wilayahnya untuk menghadapi berbagai tantangan pemerintahan dan pembangunan. Kolaborasi yang kuat diyakini dapat mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pembangunan, katanya, membutuhkan kesamaan arah, komitmen, dan kerja nyata seluruh pihak.
Wali Kota Pariaman itu turut menekankan pentingnya menyelaraskan program kecamatan dengan visi dan misi pemerintah daerah serta program pemerintah provinsi dan pusat. Keselarasan tersebut dinilai penting agar pembangunan berjalan terarah, tidak tumpang tindih, dan memberikan manfaat maksimal. Dengan sinergi lintas pemerintahan, target mewujudkan Pariaman Hebat diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Pariaman sekaligus Ketua TP Posyandu Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, memimpin pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Pariaman Timur sekaligus Ketua TP Posyandu Kecamatan Pariaman Timur. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung kegiatan pemberdayaan keluarga dan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan.
Kegiatan itu juga diisi dengan penyerahan piala dan tabanas kepada unsur PKK Desa Talago Sariak yang mewakili Kota Pariaman dalam Lomba PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Desa tersebut meraih juara II pada Pokja 2 dan Pokja 3, serta Harapan I pada Pokja 1 dan Sekretariat. Prestasi ini menjadi capaian yang patut diapresiasi sekaligus dorongan untuk meningkatkan kualitas program pemberdayaan keluarga.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, TP PKK Kota Pariaman menyerahkan tabanas senilai Rp5 juta kepada Desa Talago Sariak, Kecamatan Pariaman Timur. Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dua hal yang berjalan beriringan: kepemimpinan pemerintahan yang responsif dan partisipasi masyarakat yang kuat. Kini, tantangan bagi Ahmad Syaukani adalah menerjemahkan arahan Wali Kota Yota Balad menjadi pelayanan yang semakin baik, koordinasi pembangunan yang efektif, dan manfaat yang benar-benar dirasakan warga Pariaman Timur. (*)
Pewarta: Armaidi
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »