Diskominfo Jambi Bayar Rp150 Ribu per Berita, 24 Wartawan Sawahlunto Pelajari Pola Kemitraan Media

Diskominfo Jambi Bayar Rp150 Ribu per Berita, 24 Wartawan Sawahlunto Pelajari Pola Kemitraan Media
Rombongan Diskominfo Sawahlunto menggali secara langsung mekanisme kerja sama pemerintah daerah dengan media, mulai dari persyaratan administrasi, pola kemitraan, hingga sistem pembayaran produk pemberitaan. (Fotdok: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Jambi menetapkan honorarium Rp150 ribu untuk setiap berita media daring dalam pola kemitraan pemberitaan dengan media massa. Kebijakan tersebut menjadi salah satu materi yang dipelajari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sawahlunto bersama 24 wartawan saat melakukan studi komparatif ke Diskominfo Kota Jambi, Selasa (3/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Diskominfo Sawahlunto menggali secara langsung mekanisme kerja sama pemerintah daerah dengan media, mulai dari persyaratan administrasi, pola kemitraan, hingga sistem pembayaran produk pemberitaan.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Jambi, Suhaiemi Saman, memaparkan bahwa Pemkot Jambi menjalin kemitraan pemberitaan dengan sekitar 180 media. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya penyebarluasan informasi kegiatan dan program pemerintah kepada masyarakat.

Dalam skema tersebut, media daring memperoleh honorarium sebesar Rp150 ribu untuk setiap berita. Selain ketentuan pembayaran, wartawan yang terlibat dalam kemitraan juga diwajibkan memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Informasi mengenai nilai honorarium dan persyaratan kompetensi wartawan menjadi bagian penting dalam pembahasan bersama. Rombongan Sawahlunto mempelajari bagaimana Pemkot Jambi mengatur hubungan kerja dengan media agar pelaksanaan kemitraan memiliki mekanisme yang jelas.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Diskominfo Sawahlunto, Citra Enggusti, mengatakan studi komparatif tersebut diharapkan memberikan tambahan referensi bagi pengembangan tata kelola komunikasi publik dan kemitraan media di Kota Sawahlunto.

Menurutnya, pertukaran informasi antardaerah penting untuk mempelajari pengalaman dan kebijakan yang telah diterapkan, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas hubungan pemerintah daerah dengan media massa.

Citra menegaskan, kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda studi komparatif. Ia juga mengundang jajaran Diskominfo Kota Jambi untuk melakukan kunjungan balasan ke Sawahlunto guna memperkuat komunikasi dan pertukaran pengalaman antarkedua daerah.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo Sawahlunto bersama 24 wartawan memperoleh gambaran mengenai pola kemitraan media yang diterapkan Pemkot Jambi, termasuk tarif pemberitaan, persyaratan UKW, dan mekanisme kerja sama dengan sekitar 180 media. (*) 

Pewarta: marjafri
Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »