| Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kota Pariaman masa bakti 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar, di Aula Balai Kota Pariaman, Sabtu (7/11/2026). (Fotdok: Armaidi Tanjung). |
Komitmen memperkuat peran tersebut menjadi semangat baru bagi PMI Kota Pariaman. Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kota Pariaman masa bakti 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar, di Aula Balai Kota Pariaman, Sabtu (7/11/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, kembali dipercaya memimpin PMI Kota Pariaman sebagai ketua untuk lima tahun ke depan.
Kepercayaan itu disambut Mulyadi dengan ucapan terima kasih kepada PMI Provinsi Sumatera Barat. Ia menegaskan, amanah tersebut menjadi tanggung jawab untuk membawa organisasi kemanusiaan itu semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Menurut Mulyadi, PMI memiliki peran penting yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Ketika banjir, kebakaran, maupun cuaca ekstrem melanda, PMI selalu dituntut hadir di garis depan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
Namun, baginya, tugas PMI tidak boleh hanya berhenti pada penanganan bencana. Organisasi ini juga memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah, terutama dalam memfasilitasi kebutuhan donor darah dan mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Sebagai pimpinan daerah, Mulyadi juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi PMI Kota Pariaman selama ini. Berbagai agenda rutin pemerintah daerah, mulai dari kegiatan olahraga, aksi kemanusiaan, penanganan bencana hingga donor darah, turut mendapat dukungan dari PMI.
"Selama ini kegiatan rutin Pemko Pariaman dibantu PMI Kota Pariaman, seperti olahraga, kemanusiaan maupun bencana serta donor darah. PMI menjadi garda terdepan membantu Pemko Pariaman," ungkapnya.
Melalui kepengurusan baru masa bakti 2026-2031, Mulyadi berharap PMI Kota Pariaman semakin solid, memperkuat semangat pengabdian, serta konsisten menjalankan prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Sebab, keberhasilan organisasi kemanusiaan bukan sekadar terlihat dari program yang dijalankan, tetapi dari seberapa besar kehadirannya dirasakan masyarakat. (*)
Pewarta: Armaidi Tanjung
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »