PARLEMENTARIA
Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid, DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Ini Kata Sekwan Maifrizon    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid, DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Ini Kata Sekwan Maifrizon
Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, mengatakan kegiatan Safari Ramadhan Khusus melibatkan seluruh unsur pimpinan dan anggota komisi dengan sebaran kunjungan yang menjangkau wilayah perkotaan hingga pelosok nagari di seluruh provinsi.

"Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dijadwalkan memimpin rombongan ke sejumlah lokasi di Padang, di antaranya Masjid Raya Marhamah di Kuranji dan Masjid Rahmatan Lil Alamin di Lubuk Minturun," katanya saat diwawancarai, Jumat (20/2),

Sementara anggota dewan lainnya akan menyebar sesuai daerah pemilihan masing-masing, mulai dari Kepulauan Mentawai hingga Pasaman dan Dharmasraya. Tidak hanya melakukan kunjungan, setiap tim juga membawa bantuan pembangunan untuk masjid, mushalla, dan surau yang menjadi lokasi Safari Ramadhan. Bantuan tersebut turut didukung mitra, termasuk perbankan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Dalam setiap kunjungan, rombongan didampingi penceramah atau ulama yang dibawa masing-masing anggota DPRD Sumbar untuk menyampaikan tausiyah menjelang atau setelah salat Tarawih berjamaah. Tim Sekretariat DPRD termasuk juga disiapkan untuk memastikan proses administrasi bantuan dan koordinasi lapangan berjalan lancar.

Secara keseluruhan, jumlah tempat ibadah yang dikunjungi mencapai total 216 lokasi. Rinciannya, Pimpinan DPRD yang terdiri dari empat orang mengunjungi 25 tempat ibadah. Komisi I dengan sembilan anggota atau tim mengunjungi 23 tempat ibadah. Komisi II yang beranggotakan 12 orang mengunjungi 35 tempat ibadah.

Komisi III dengan 12 anggota mengunjungi 47 tempat ibadah. Komisi IV yang berjumlah 14 anggota mengunjungi 51 tempat ibadah. Sementara itu, Komisi V dengan 15 anggota mengunjungi 45 tempat ibadah. "Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota dalam agenda Safari Ramadhan Khusus 1447 Hijriah. Dalam setiap kunjungan, rombongan akan menyalurkan bantuan pembangunan berkisar antara Rp20 juta hingga Rp50 juta," terangnya. 

Agenda tahunan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara legislatif dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung selama bulan suci Ramadhan. Melalui Safari Ramadhan ini, DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap pembangunan sarana ibadah dapat terus meningkat sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. (*) 

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Ajak Semua Unsur Rutin Donor: Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari    
Minggu, Februari 15, 2026

On Minggu, Februari 15, 2026

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Ajak Semua Unsur Rutin Donor: Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari
Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri menutup kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT ke-13 Partai Gerindra, Ahad, 15 Februari 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri menutup kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT ke-13 Partai Gerindra di kawasan GOR Haji Agus Salim, Minggu (15/2). Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari dengan melibatkan masyarakat luas.

Ia mengatakan kader Gerindra melaksanakan donor darah sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membantu keselamatan jiwa pasien yang membutuhkan transfusi. Evi Yandri juga menyebut arahan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar kader menghadirkan kegiatan nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Panitia bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat lebih dari 2.618 orang mengikuti donor darah selama empat hari pelaksanaan. Jumlah tersebut dinilai sebagai salah satu kegiatan donor darah terbesar yang pernah digelar organisasi atau partai politik di Sumatera Barat. Panitia juga mencatat sekitar 30 hingga 40 persen peserta merupakan pendonor baru. Banyak warga berusia di atas 50 tahun ikut mendaftar, meski petugas membatasi sebagian peserta karena alasan kesehatan.

Evi Yandri berharap kegiatan tersebut mendorong masyarakat rutin mendonorkan darah. Ia menargetkan Sumatera Barat mampu memenuhi kebutuhan darah secara mandiri sekaligus memiliki cadangan stok. “Kita ingin Sumbar tidak lagi kekurangan darah dan siap membantu daerah lain jika diperlukan,” ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumbar ini. 

Partai Gerindra berencana menjadikan donor darah sebagai agenda rutin untuk membantu rumah sakit dan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. Pasalnya, rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150 hingga 200 kantong darah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Ia menegaskan seluruh elemen masyarakat perlu berperan aktif menjaga ketersediaan stok darah agar selalu siap dalam kondisi darurat. Bahkan, ia mendorong agar persediaan darah dapat mencapai kondisi surplus sehingga Sumatera Barat mampu membantu daerah lain yang membutuhkan.

Evi Yandri mengajak instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga partai politik menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin. “Kita harus memastikan stok darah selalu tersedia. Semua unsur perlu terlibat agar kebutuhan pasien terpenuhi,” kata Evi Yandri. (*)

Ini Kata Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri soal Gebyar HUT ke-18 Gerindra Sumbar, Donor Darah 4 Hari Tembus 2.618 Kantong    
Minggu, Februari 15, 2026

On Minggu, Februari 15, 2026

Ini Kata Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri soal Gebyar HUT ke-18 Gerindra Sumbar, Donor Darah 4 Hari Tembus 2.618 Kantong
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman menghadiri genyar  HUT Partai Gerindra ke-18, Ahad, 15 Februari 2026.

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman menghadiri genyar Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18, Ahad, 15 Februari 2026.

Pada kesempatan itu, Evi Yandri Rajo Budiman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata partai terhadap masyarakat, terutama di tengah kondisi sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan sosial ini merupakan arahan langsung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar peringatan HUT partai tahun ini tidak diisi dengan kegiatan seremonial maupun foya-foya.

“Ketua Umum menginstruksikan agar kader Gerindra dari DPD hingga DPC melaksanakan kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi daerah yang tidak terdampak bencana diminta membantu daerah yang terdampak. Itu yang kami jalankan di Sumatera Barat,” ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumbar. 

Selain donor darah, DPD Gerindra Sumbar juga menyalurkan sekitar 65.000 paket sembako yang disebar ke berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Evi menyebut, berdasarkan data panitia dan PMI, capaian 2.618 kantong darah ini menjadi rekor donor darah terbesar yang pernah dilaksanakan di Sumatera Barat, baik oleh OKP, ormas, maupun kader partai.
Menariknya, sekitar 30 hingga 40 persen dari total pendonor merupakan pendonor baru. Bahkan pada hari terakhir, sejumlah warga berusia di atas 50 tahun tetap antusias ingin mendonorkan darahnya meski secara medis sebagian tidak direkomendasikan.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Banyak yang baru pertama kali donor karena terinspirasi kegiatan ini. Setitik darah sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit,” katanya.

Evi berharap, munculnya pendonor baru ini dapat menjadi kebiasaan positif ke depan sehingga persoalan kekurangan stok darah di Sumbar bisa teratasi, bahkan berpotensi surplus untuk membantu daerah tetangga.

Sekedar informasi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Barat mencatat sejarah baru. 

Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 partai berlambang kepala garuda tersebut, kegiatan donor darah yang digelar selama empat hari, 12–15 Februari 2026, berhasil mengumpulkan 2.618 kantong darah dan disebut sebagai yang terbesar sepanjang pelaksanaan kegiatan serupa di Sumbar. (*)

Tekankan Ilmu, Jujur dan Kerja Keras Kunci Kesuksesan, Ini Nasehat Ketua DPRD Sumbar Muhidi kepada Siswa SMAN 8 Padang    
Jumat, Februari 13, 2026

On Jumat, Februari 13, 2026

Tekankan Ilmu, Jujur dan Kerja Keras Kunci Kesuksesan, Ini Nasehat Ketua DPRD Sumbar Muhidi kepada Siswa SMAN 8 Padang
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, MM., berkunjung ke SMAN 8 Padang di Kecamatan Koto Tangah, Jumat (13/2/2026)

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, MM., berkunjung ke SMAN 8 Padang di Kecamatan Koto Tangah, Jumat (13/2/2026). Kedatangan Muhidi disambut oleh jajaran sekolah, majelis guru, siswa dan siswi. 

Pada kesempatan itu, Muhidi memantik semangat ratusan siswa/siswi dengan mengajak para pelajar menyiapkan diri menjadi generasi sukses dunia dan akhirat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

Tak kalah penting, di hadapan siswa-siswi, Muhidi menegaskan pentingnya menjaga iman, memelihara ibadah, serta membentuk akhlak mulia sebagai bekal menghadapi Ramadan. “Sebentar lagi kita memasuki Ramadan. Ini momentum untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah. Ramadan itu seperti diklat menuju takwa, lama pelatihannya 30 hari, paling cepat 29 hari. Tema diklatnya puasa dan indikator suksesnya adalah takwa,” ujarnya disambut antusias para siswa.

Ia menekankan bahwa ajaran Islam mengajarkan keseimbangan antara keberhasilan dunia dan akhirat. Menurutnya, keduanya harus berjalan beriringan agar hidup menjadi sempurna. “Ajaran Islam mengajarkan kepada kita, sukses di dunia itu penting dan sukses di akhirat itu wajib. Keduanya harus berjalan bersamaan agar hidup kita seimbang,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Muhidi juga membagikan kisah perjalanan hidupnya. Ia mengaku sejak kecil sudah terbiasa bekerja keras membantu orang tua. “Orang tua saya tukang kayu. Sepulang sekolah, saya ikut membantu mencangkul sawah karena keluarga kami juga punya ladang dan sawah di kampung. Dari situlah saya belajar arti kerja keras dan tanggung jawab,” kenangnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan empat resep utama meraih sukses di dunia. Pertama, ilmu. Tanpa ilmu, seseorang tidak akan mampu melakukan sesuatu dengan baik. Kedua, skill atau keterampilan sebagai pendukung utama dalam berkarya. Ketiga, kejujuran, karena tanpa kejujuran seseorang tidak akan dipercaya, dan keempat, kesungguhan dalam berusaha. “Kalau ingin berhasil, kita harus sungguh-sungguh. Apa pun yang dilakukan dengan keseriusan akan membuahkan hasil terbaik,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyebut ada tiga resep tambahan untuk membagikan kesuksesan tersebut agar bernilai di akhirat, yakni dengan berbagi, berbuat baik, dan menjaga niat karena Allah SWT. "Terus berprestasi, menjaga akhlak, serta mempersiapkan diri menyambut Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas diri," ujarnya. (*)

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Menghadiri Penyerahan Bantuan Kementerian Ketenagakerjaan untuk Penanggulangan Bencana    
Kamis, Februari 12, 2026

On Kamis, Februari 12, 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Menghadiri Penyerahan Bantuan Kementerian Ketenagakerjaan untuk Penanggulangan Bencana
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumbar, Muhidi menghadiri Penyerahan Bantuan, Kamis (12/2).

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumbar, Muhidi menghadiri Penyerahan Bantuan Kementerian Ketenagakerjaan untuk Penanggulangan Bencana di Provinsi Sumbar, di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Kamis (12/2).

"Alhamdulillah, pelatihan pelatihan dan sarana yang diberikan sangat dibutuhkan warga terdampak bencana yang berujung pada pemulihan sehingga mereka bisa mandiri," sebut Muhidi. 

Terkait bantuan untuk pembangunan lima Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), Muhidi mendorong pemerintah daerah segera mendata kebutuhan daerah setempat sehingga program tersebut bisa terlaksana.

Muhidi menjelaskan, Kementerian Ketenagakerjaan memberikan ruang seluas-luasnya bagi pemerintah daerah menyesuaikan bentuk pelatihan di daerah masing-masing sesuai kebutuhan. Sehingga dengan demikian, program tersebut berkembang dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bantuan Ketenagakerjaan Republik Indonesia bagi warga terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar) baik dalam bentuk program maupun bantuan langsung dinilai sangat tepat dan dibutuhkan warga dalam rangka percepatan proses pemulihan sehingga mereka bisa mandiri. 

Hal itu disampaikan 
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar bagi warga terdampak bencana di Sumbar. Bantuan tersebut dalam bentuk program maupun bantuan langsung berupa pembangunan lima Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK). 

Kemudian, program Paket Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi bagi 5.008 orang di Sumnar. Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) bagi 100 orang. Program Padat Karya sebanyak 20 paket kegiatan dan bantuan Sumur Bor dan Mesin Air 2 Unit. Kemudian, bantuan Langsung Korban Terdampak Bencana bagi 125 orang. 

Hadir pada kesempatan itu, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan stakeholder terkait lainnya. (*)

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP, Simak Penjelasan Evi Yandri Rajo Budiman    
Rabu, Februari 11, 2026

On Rabu, Februari 11, 2026

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP, Simak Penjelasan Evi Yandri Rajo Budiman
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman menghadiri langsung sosialisasi pemungutan Pajak Air Permukaan (PAP) ke kabupaten dan kota di Sumbar, yang digelar digelar di Pasaman Barat (Pasbar) dan Pesisir Selatan (Pessel) pada Rabu (11/2). 

Hadir juga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar, Al Amin. Sedangkan Sosialisasi pemungutan PAP yang dilaksanakan di Agam dihadiri oleh anggota DPRD Sumbar, Nofrizon, Kepala SDA BK Provinsi Sumbar, Asisten III Pemkab Agam Syatria, OPD di lingkup pemerintahan Agam, Forkopimda dan perusahaan-perusahan yang ada di Kabupaten Agam.

Pada kesempatan itu, Evi Yandri mengatakan, saat ini kondisi fiskal daerah sedang tidak baik-baik saja, ditambah dengan adanya musibah bencana yang melanda Sumatera Barat pada akhir November lalu. 
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah pusat dalam melaksanakan program pembangunan maupun tanggap darurat rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana.

Menyikapi hal itu, kata dia, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, berbagai potensi pendapatan terus dikaji DPRD bersama Pemprov untuk upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evi Yandri menjelaskan, dari kajian yang telah dilakukan DPRD bersama Pemprov disepakati salah satu potensi yang difokuskan untuk dioptimalkan adalah dari PAP. Sesuai regulasi setiap pihak yang memanfaatkan air permukaan baik secara langsung maupun tidak langsung, dikenakan PAP. “Dari kajian dan pendalaman yang kita lakukan dapat disimpulkan potensi PAP ini tidak hanya terkait dengan pajak dari PDAM, PLTA, restoran, dan hotel, tetapi juga dapat digali dari perkebunan-perkebunan yang beroperasi di Sumbar, karena mereka juga menggunakan air permukaan. Selama ini potensi itu yang luput kita optimalkan,” katanya.

Dikatakannya, untuk memastikan pemungutan PAP berjalan optimal, Pemprov bersama DPRD juga telah melakukan studi ke sejumlah provinsi di Indonesia guna mendalami penerapan pungutan PAP sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang telah dimiliki Sumatera Barat, mengoptimalkan pungutan PAP mulai dilaksanakan awal tahun sekarang. Mendukung pelaksanaannya, sosialisasi terus digencarkan. Dengan adanya sosialisasi diharapkan semua pihak terkait dapat memahami tujuan kebijakan tersebut dan siap bersama-sama mendukung penerapannya. “Kepada perusahaan yang hadir dalam sosialisasi hari ini kami imbau agar dapat mendalami regulasi terkait PAP, soal wajib pajak, dasar penghitungannya, dan lain-lain silakan didalami,” katanya.

Evi Yandri juga menegaskan, pajak bukanlah untuk dipertentangkan, melainkan adalah kewajiban sebagaimana diatur oleh undang-undang. Pemerintah juga telah menghitung nilai pajak secara wajar dengan tetap mempertimbangkan kepentingan investor. “Berangkat dari semua itu, mari kita laksanakan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya, agar kita juga tetap bisa eksis di bidang masing-masing. Pemerintah menjalankan fungsinya, perusahaan menjalankan fungsinya. Bersama-sama kita berkontribusi untuk kemajuan daerah,” tukas politisi Gerindra tersebut. (*)

Hari Pers Nasional, Ini Harapan Ketua DPRD Sumbar Ustad Muhidi    
Rabu, Februari 11, 2026

On Rabu, Februari 11, 2026

Hari Pers Nasional, Ini Harapan Ketua DPRD Sumbar Ustad Muhidi
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbat), Drs. H. Muhidi, MM. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pada setiap tanggal 9 Februari, diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN). Untuk HPN 2026, berlangsung di Kota Serang, Provinsi Banten, yang Gubernurnya Andra Soni, orang awak asal Payakumbuh, Lima Puluh Kota. Lantas bagaimana komentar Ketua DPRD Sumbar, Drs. H. Muhidi, MM?

"Pers ke depan dapat semakin berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," harapan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, Rabu, 11 Februari 2026 di Padang. 

Muhidi mengatakan, menuju Indonesia Emas 2045 bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan persiapan yang matang serta kerja bersama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, terdapat sejumlah target yang harus dicapai, salah satunya terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita membutuhkan SDM yang unggul, cerdas secara intelektual dan spiritual, berakhlak, serta beriman kepada Allah Swt. Ini menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan bangsa ke depan,” ujarnya.

Ia menilai, upaya menyiapkan SDM yang unggul akan sulit terwujud jika tidak didukung oleh kebersamaan semua pihak. Dalam hal ini, pers memiliki peran yang sangat strategis sebagai penyampai informasi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.

Menurut Muhidi, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk pola pikir masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan edukatif, pers dapat membantu masyarakat memahami arah pembangunan nasional serta peran yang dapat diambil dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. “Pers memiliki kekuatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang apa yang menjadi tujuan bangsa ke depan. Termasuk bagaimana target-target Indonesia Emas 2045 itu disusun dan bagaimana kita semua harus mempersiapkannya sejak sekarang,” kata Muhidi.

Lebih lanjut, ia berharap pers tetap konsisten menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Di tengah maraknya arus informasi dan hoaks, pers diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang kredibel dan terpercaya bagi masyarakat. “Oleh karena itu, bertepatan dengan Hari Pers Nasional yang jatuh pada hari ini, kami berharap pers ke depan dapat terus memberikan edukasi di tengah masyarakat tentang tujuan Indonesia ke depan, target-target Indonesia Emas 2045, serta bagaimana cara kita mempersiapkannya,” ucap Muhidi.

Pada momentum HPN 2026 ini, Muhidi juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini telah berkontribusi dalam mengawal pembangunan dan menyuarakan kepentingan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pers, DPRD, dan pemerintah dapat terus terjalin dengan baik demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat. (*)

Ini Kata Ustad Muhidi soal DPRD Sumbar Perkuat Pengawasan Anggaran, Tiga Sektor Jadi Perhatian BPK    
Selasa, Februari 10, 2026

On Selasa, Februari 10, 2026

Ini Kata Ustad Muhidi soal DPRD Sumbar Perkuat Pengawasan Anggaran, Tiga Sektor Jadi Perhatian BPK
Ketua DPRD Sumbar, Ustad Drs. H. Muhidi, MM., menerima tiga dokumen LHP dari BPK RI Perwakilan Sumbar, Selasa (10/2).

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Ketua DPRD Sumbar, Ustad Drs. H. Muhidi, MM., menerima tiga dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumbar, Selasa (10/2). 

Tiga LHP tersebut mencakup pemeriksaan atas kepatuhan belanja daerah, pengelolaan operasional Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jamkrida Sumbar (Perseroda), serta kinerja pemerintah provinsi dalam mendukung sektor ketahanan pangan.

Bahkan, DPRD Provinsi Sumatera Barat berkomitmen perkuat fungsi pengawasan pengelolaan dan penggunaan anggaran daerah. Penegasan itu disampaikan. “Sektor belanja modal, pengelolaan operasional, dan ketahanan pangan merupakan area yang rawan terhadap potensi penyimpangan. Karena itu, audit BPK menjadi instrumen pencegahan yang sangat penting dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Muhidi.

Adapun ruang lingkup pemeriksaan yang tertuang dalam LHP meliputi kepatuhan pelaksanaan belanja barang, jasa, dan belanja modal Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada tahun anggaran 2025. Selain itu, BPK juga melakukan pemeriksaan atas kepatuhan pengelolaan operasional PT Jamkrida Sumbar untuk periode 2023 hingga Semester I 2025.

Sektor ketahanan pangan turut menjadi perhatian melalui evaluasi kinerja pemerintah provinsi dalam mendukung program dan kebijakan ketahanan pangan selama periode 2023–2025. 

Muhidi menegaskan, DPRD Sumbar mempelajari seluruh rekomendasi dan catatan yang tertuang dalam LHP tersebut secara mendalam sebagai dasar pelaksanaan fungsi pengawasan legislatif. Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pihak terkait menindaklanjuti temuan BPK sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. “Rekomendasi BPK harus ditindaklanjuti secara serius agar permasalahan serupa tidak terulang di kemudian hari,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Muhidi menyampaikan apresiasi kepada Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Sudarminto Eko Putra, beserta jajaran auditor atas pelaksanaan pemeriksaan yang dinilai profesional, independen, dan objektif.

Penyerahan dokumen LHP tersebut turut dihadiri, jajaran direksi PT Jamkrida Sumbar, serta pimpinan daerah dari Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pasaman Barat. (*)

Anggota DPRD Sumbar Endarmy Perjuangkan Bedah Rumah Maryunis di Pariaman yang Beratap Terpal dan Lantai Tanah Menjadi Layak    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Anggota DPRD Sumbar Endarmy Perjuangkan Bedah Rumah Maryunis di Pariaman yang Beratap Terpal dan Lantai Tanah Menjadi Layak
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmy meninjau langsung kediaman Maryunis, Minggu (8/2). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmy meninjau langsung kediaman Maryunis, Jumat (6/2), sebagai tindak lanjut aspirasi yang disampaikan warga tersebut dalam kegiatan reses sebelumnya.

Pasalnya, saat reses berlangsung, Maryunis menyampaikan keluh kesahnya dengan suara terbata dan air mata. Peninjauan langsung dilakukan Endarmy untuk memastikan kondisi riil di lapangan. “Saat reses, yang bersangkutan menyampaikan kondisinya dengan keterbatasan kata-kata dan air mata. Setelah saya lihat langsung, kondisinya memang sangat memprihatinkan. Saya tidak menyangka di wilayah perkotaan masih ada rumah seperti ini,” ujar Endarmy, Minggu (8/2).

Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumbar itu menegaskan komitmennya untuk mengupayakan solusi melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tingkat provinsi. Ia telah meminta kelengkapan administrasi, seperti dokumen kepemilikan lahan dan KTP, agar proses pengusulan dapat segera berjalan.

Saat ini, Endarmy juga tengah memperjuangkan sedikitnya 20 unit rumah di daerah pemilihannya untuk mendapatkan bantuan bedah rumah sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, anak Maryunis, Fadil, mengungkapkan bahwa orang tuanya selama ini menggantungkan hidup dari berladang. Namun, banjir yang merusak lahan garapan serta seringnya rumah terendam air memaksa kedua orang tuanya mengungsi ke rumah kontrakan. “Rumah ini dibangun seadanya karena keterbatasan biaya. Selama ini belum pernah ada bantuan yang masuk,” ujar Fadil.

Kepala Desa Punggung Lading, Aulia Mardhi Arif, menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mengawal seluruh proses administrasi. Surat keterangan status tanah yang tidak bersengketa telah diserahkan langsung kepada Endarmy sebagai syarat agar bantuan dapat segera direalisasikan.

Sekedar informasi, rumah yang hanya berdinding seng karat dan terpal, dengan lantai tanah yang becek saat hujan, menjadi potret pahit kehidupan Maryunis, warga Dusun Sampan, Desa Punggung Lading, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman. Kondisi tersebut jauh dari standar rumah layak huni.
Fakta memprihatinkan itu ditemukan. (*)

Realisasikan Permintaan Warga Terkait Lampu Jalan Usai Reses, Ini Kata Anggota DPRD Sumbar Endarmy    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Realisasikan Permintaan Warga Terkait Lampu Jalan Usai Reses, Ini Kata Anggota DPRD Sumbar Endarmy
Anggota DPRD Sumbar, Endarmy langsung bergerak cepat merealisasikan permintaan warga terkait kebutuhan lampu penerangan jalan di daerah pemilihannya.

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Anggota DPRD Sumbar, Endarmy langsung bergerak cepat merealisasikan permintaan warga terkait kebutuhan lampu penerangan jalan di daerah pemilihannya.

“Sebentar lagi Ramadan. Kita tidak ingin masyarakat kesulitan pergi beribadah karena tidak adanya penerangan, baik menuju masjid maupun musala. Oleh sebab itu, hari ini kita turun memberikan bantuan lampu jalan sesuai permintaan masyarakat yang kemarin ditampung saat reses,” ujar Endarmy saat diwawancarai, Minggu (8/2).

Bantuan lampu jalan ini bersumber dari dana pribadi Endarmy yang diambil dari tunjangan resesnya selama turun ke masyarakat, serta dibantu oleh Anggota DPRD Kota Pariaman, Taufik.

Membantu masyarakat dengan dana yang diambilkan dari tunjangan reses rutin dilakukan Endarmy setiap tahunnya. Bagi politisi Partai NasDem ini, mewujudkan keinginan masyarakat merupakan tujuan utama sebagai anggota dewan, suatu kebahagiaan tersendiri baginya melihat masyarakat tersenyum saat harapan mereka terwujud.

Total sebanyak tujuh buah lampu jalan diberikan Endarmy untuk Desa Pungguang Ladiang. Dalam pemasangan lampu penerangan jalan itu, Endarmy terjun langsung memantau pengerjaannya dengan didampingi Kepala Desa Pungguang Ladiang, Aulia Mardhi Arif. “Alhamdulillah setelah reses pada 5 Februari kemarin, hari ini kita bisa menepati janji kepada masyarakat untuk pemasangan lampu jalan. Total ada tujuh buah lampu jalan yang kita pasang. Mengingat sebentar lagi memasuki bulan Ramadan, masyarakat tentu ingin nyaman dalam beribadah. Semoga ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tukas Endarmy.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Pungguang Ladiang, Aulia Mardhi Arif, mengatakan bahwa kebutuhan lampu jalan merupakan hal yang sangat urgen di wilayah tersebut. Pasalnya, meskipun masuk dalam wilayah Kota Pariaman, Pungguang Ladiang terletak di perbatasan kota dengan banyak titik yang masih minim penerangan jalan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Endarmy selaku anggota DPRD Sumbar yang telah melakukan aksi nyata dengan merealisasikan langsung permintaan masyarakat setelah kegiatan reses dilaksanakan. Semoga Ibu Endarmy melalui perjuangannya di legislatif terus dapat memberikan dampak nyata di tengah masyarakat,” ujar Arif.

Sekedar informasi, usai melaksanakan reses di Desa Pungguang Ladiang, Kota Pariaman Rabu (4/2), selang satu hari setelahnya yakni pada Jumat (6/2),  tersebut, memberikan bukti, bukan janji. Inilah yang terus berupaya diwujudkan anggota DPRD Sumbar, Endarmy untuk masyarakat di daerah pemilihannya di Kota Pariaman dan Padang Pariaman.(*)

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Menggelar Reses dengan 13 KWT se Kecamatan Pauh, Ini Katanya    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Menggelar Reses dengan 13 KWT se Kecamatan Pauh, Ini Katanya
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi menggelar reses dengan 100 orang dari 13 KWT se Kecamatan Pauh, di Rumah Tengah Sawah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (8/2).

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai Ketua DPRD Sumbar, Muhidi menggelar reses dengan 100 orang dari 13 KWT se Kecamatan Pauh, di Rumah Tengah Sawah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (8/2).

Sekedar informasi, Reses masa Persidangan Kedua Tahun 2025/2026 berlangsung delapan hari sejak 2-9 Februari 2026. Seluruh anggota dewan melaksanakan reses perseorangan ke daerah masing-masing untuk menjemput aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan masing-masing.

Pada momen Reses tersebut, Muhidi berupaya semaksimal mungkin menggerakkan Kelompok Wanita Tani (KWT) sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan ketahanan pangan keluarga

Muhidi menyakini, apabila perempuan bergerak melalui KWT, maka ekonomi keluarganya akan lebih maju. "Kami memang menggerakkan kelompok kelompok tani kita sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan. Ada yang ternak ayam, ada yang ternak kambing, ada yang usaha kolam ikan dan ada keterampilan keterampilan lain," kata Muhidi. 

Muhidi dalam kesempatan itu mengingatkan kepada KWT mengusulkan keperluan yang benar-benar dibutuhkan, sehingga bermanfaat,  berkembang dan berkelanjutan. 

Selain menggerakkan KWT, Muhidi juga berkomitmen memberikan pelatihan sehingga mereka memiliki keterampilan usaha yang dijalankan berkembang dan mereka bisa mandiri. 

"Tantangan ke depan semakin berat. Kalau masyarakat tidak menyiapkan pengetahuan, skill mereka, kejujuran dalam berusaha, mereka akan tertinggal," kata Muhidi mengingatkan. (*)

Ini Kata Ketua DPRD Sumbar Muhidi soal Aspirasi Kader PKS Kota Padang saat Reses di Koto Pulai    
Minggu, Februari 08, 2026

On Minggu, Februari 08, 2026

Ini Kata Ketua DPRD Sumbar Muhidi soal Aspirasi Kader PKS Kota Padang saat Reses di Koto Pulai
Ketua DPRD Sumbar Drs. H. Muhidi, MM., saat menggelar kegiatan reses bersama kader PKS se-Kecamatan Koto Tangah, Minggu (8/2/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Terkait aspirasi yang disampaikan kader PKS Kota Padang, Ketua DPRD Sumbar Drs. H. Muhidi, memastikan seluruh masukan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran. 

Demikian disampaikan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Drs. H. Muhidi, MM., saat menggelar kegiatan reses bersama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kecamatan Koto Tangah di Kelurahan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (8/2/2026). 

Aspirasi tersebut akan dipilah berdasarkan kewenangan pemerintah kota dan provinsi serta disesuaikan dengan skala prioritas. “Daerah rawan dan terdampak bencana tentu menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Ketua DPRD Sumbar menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap usulan pembangunan, khususnya pembangunan infrastruktur jalan. Ia mengingatkan agar setiap proposal dilengkapi secara detail, mulai dari nama jalan, alamat RT dan RW, lebar serta panjang jalan, hingga rincian anggaran yang mencakup pajak dan biaya perencanaan. “Kalau usulan lengkap, maka saat pengerjaan bisa dilaksanakan secara maksimal dan tidak bermasalah di kemudian hari,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan dari pemerintah provinsi bersifat kolektif dan tidak diperuntukkan bagi kepentingan pribadi. “Untuk provinsi tidak ada bantuan pribadi. Yang bersifat pribadi itu ada di tingkat kota atau kabupaten,” tegasnya.

Lebih jauh, Ketua DPRD Sumbar mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk membangun pola pikir kolektif demi mencapai keberhasilan bersama. “Mari belajar berpikir bersama-sama. Kalau ingin bahagia, maka bahagiakanlah banyak orang,” tuturnya, disambut antusias peserta reses.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kesuksesan dunia dan akhirat. Menurutnya, sukses dunia penting, namun sukses akhirat adalah kewajiban bagi seorang muslim. Ia pun merinci empat kunci kesuksesan seorang muslim, yakni ilmu, keterampilan atau skill, kejujuran dan kepercayaan, serta kesungguhan dalam berusaha. “Fokuslah pada setiap usaha yang dilakukan. Kesungguhan itu akan menentukan hasil,” katanya. (*)