Kasus Penistaan Agama, Ade Armando Kembali Dilaporkan

Ade Armando kembali dilaporkan ke polisi terkait unggahannya di Facebook yang diduga menista agama.

Kasus Penistaan Agama, Ade Armando Kembali Dilaporkan
BENTENGSUMBAR. COM - Ade Armando kembali dilaporkan ke polisi terkait unggahannya di Facebook yang diduga menista agama. Front Pembela Islam DKI Jakarta, Lembaga Bantuan Hukum Bang Japar, dan seorang pria bernama Michael melaporkan Ade ke Badan Reserse Kriminal Polri pada Sabtu, 30 Desember 2017.

Ade dilaporkan atas unggahannya di akun Facebook yang dianggap menghina para ulama dan umat Islam. Ketiga pihak itu, antara lain melaporkan unggahan Ade yang dianggap menghina hadis nabi serta foto Ketua FPI Rizieq Shihab mengenakan atribut Natal.

"Dilaporkan karena dia ikut menyebarkan," kata anggota Lembaga Bantuan FPI Mirza Zulkarnaen yang juga merupakan pelapor di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat pada Sabtu, 30 Desember 2017.

Ade dilaporkan karena unggahan di akun Facebooknya pada tanggal 20 Desember 2017 memperlihatkan gambar pimpinan FPI Rizieq Shihab dan beberapa orang lain menggunakan topi Sinterklas dengan tulisan 'Parade Natal, 25 12, lokasi: Bundaran HI dan Monas'. Namun dalam captionnya, Ade menuliskan 'ini hoax ya'.

Ade juga dilaporkan atas unggahannya yang mengomentari hadits nabi. Melalui akun Facebooknya dia menulis, "Hampir pasti isi hadis tidak persis sama dengan apa yang diucapkan dan dilakukan oleh Nabi Muhammad"  dan "Yang Suci itu Al Qur'an, Hadis mah kagak!"

Mirza mengatakan, Ade ikut menyebarkan foto tersebut dengan sengaja meski dosen Universitas Indonesia itu awalnya bermaksud untuk mengklarifikasi foto hoax tersebut. Menurut Mirza, jika Ade bertujuan untuk mengklarifikasi, seharusnya foto rekayasa itu tidak diunggah kepada publik, tetapi melalui pesan pribadi.

Direktur LBH Bang Japar Juju Purwantoro menuturkan, pelaporan itu untuk menegaskan sanksi hukuman terhadap Ade yang kini tengah berstatus tersangka. Juju mempertanyakan tindakan polisi yang tidak kunjung menahan Ade meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak September 2017. Ade kembali menyandang status tersangka usai kalah dalam sidang praperadilan atas dugaan kasus penistaan agama.

"Kami harap polisi bisa bersikap tegas agar Ade segera ditahan agar tidak kembali mengulangi perbuatannya," kata Juju.

Dalam pelaporan itu, para pelapor menyerahkan barang bukti berupa sejumlah screenshot berisi unggahan Ade di akun Facebooknya. Pelapor juga membawa enam saksi dalam pelaporan tersebut. Laporan itu terdaftar dalam Laporan Polisi bernomor LP/XII/2017/BARESKRIM tertanggal 30 Desember 2017. Ade disangkakan melanggar Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 156 KUHP.

Ade sebelumnya juga dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh salah seorang murid pengajian Rizieq Shihab, Ratih Puspa Nusanti pada 28 Desember 2017. Ratih juga melaporkan Ade atas unggahan foto berisi para ulama mengenakan atribut natal. Laporan itu tertuang dalam surat bernomor LP/1442/XII/2017/Bareskrim dengan dugaan tindak pidana ujaran kebencian terkait SARA.

Keesokannya, FPI ikut melaporkan Ade ke Polda Metro Jaya. Facebook dianggap dapat memicu konflik antarumat beragama. Laporan FPI tersebut diterima tertanggal 29 Desember 2017. Ade kembali disangkakan melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45a ayat 2 UU ITE.

Selain melaporkan Ade, baik FPI maupun LBH Bang Japar juga berencana melapor kepada rektorat Universitas Indonesia untuk memberhentikan Ade Armando. Keduanya menganggap dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tersebut tidak pantas menyandang jabatannya usai perbuatannya itu. "Kami minta agar Ade segera dipecat karena tidak pantas dosen melakukan ujaran kebencian," kata Juju.

(Sumber: Tempo.co)

COMMENTS

BLOGGER

$hide=page$show=post

Loading...

$show=post

Maklumat:

Wartawan Portal Berita BentengSumbar.com namanya tercantum di Box Redaksi dan dalam bertugas dilengkapi Id.Card. Redaksi menerima kiriman tulisan atau artikel dari pembaca yang dikirim via e-mail: bentengsumbar@gmail.com. Tulisan yang dikirim akan kami edit sesuai kebijakan redaksi.

Ttd. Redaksi
Nama

Afrika Agama Amerika Asia-Pasifik Australia Budaya dan Sastra Catatan BY Celebrity Ekonomi Eropa Hukrim Kesehatan Lifestyle Nagari Nusantara Olahraga Opini Pariwara Pariwisata Parlementaria Pembangunan Pendidikan Pertahanan Pertanian Politik Radikalisme Ranah Bingkuang Ranah Minang Timur Tengah Warta Warta Dunia Warta Emzalmi-Desri
false
ltr
item
BentengSumbar.com: Kasus Penistaan Agama, Ade Armando Kembali Dilaporkan
Kasus Penistaan Agama, Ade Armando Kembali Dilaporkan
Ade Armando kembali dilaporkan ke polisi terkait unggahannya di Facebook yang diduga menista agama.
https://4.bp.blogspot.com/-M1Wla8UeJig/WkfU0OMFFFI/AAAAAAAALUU/UOPyks3LFq8sRgsK4C-L7MkCJC9shDkcQCLcBGAs/s640/Ade%2BArmando.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-M1Wla8UeJig/WkfU0OMFFFI/AAAAAAAALUU/UOPyks3LFq8sRgsK4C-L7MkCJC9shDkcQCLcBGAs/s72-c/Ade%2BArmando.jpg
BentengSumbar.com
http://www.bentengsumbar.com/2017/12/kasus-penistaan-agama-ade-armando.html
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/2017/12/kasus-penistaan-agama-ade-armando.html
true
153895970414697633
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember just now 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy