HEADLINE
Melalui Intervensi LSDP, Pemda Menargetkan Peningkatan Jadi 50 Bank Sampah Aktif dan 15 TPS3R Aktif    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Melalui Intervensi LSDP, Pemda Menargetkan Peningkatan Jadi 50 Bank Sampah Aktif dan 15 TPS3R Aktif
Melalui intervensi LSDP, pemerintah daerah menargetkan peningkatan menjadi 50 bank sampah aktif dan 15 TPS3R aktif. (Foto: Ist).

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah melaksanakan verifikasi lapangan Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu.

Verifikasi diawali dengan rapat dan desk di Kantor Bupati Lombok Timur yang dipimpin Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Suprayitno, didampingi Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV, Paudah. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Plt. Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BKAD, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perangkat daerah terkait.

Tim pusat juga melibatkan perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PU, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Setelah rapat dan desk, kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ijobalit sebagai calon lokasi pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Pada kesempatan itu, Suprayitno mengatakan verifikasi dilakukan untuk mengkonfirmasi kondisi aktual di daerah, menindaklanjuti catatan hasil verifikasi teknis, mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diselesaikan, serta menyepakati langkah konkret pemerintah daerah dalam memenuhi kesiapan implementasi LSDP.

“Berdasarkan hasil verifikasi, Pemkab Lombok Timur menunjukkan komitmen dan kesiapan yang cukup baik. Namun, masih terdapat sejumlah critical actions yang perlu segera ditindaklanjuti sebelum memasuki tahap implementasi,” jelas Suprayitno, dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (30/8/2026).

Suprayitno menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama adalah kondisi persampahan. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,45 juta jiwa, timbulan sampah diperkirakan mencapai 580,5 ton per hari.

Sementara itu, sampah yang saat ini terangkut ke TPA Ijobalit baru sekitar 101 ton per hari dengan cakupan pelayanan pengangkutan sebesar 38,58 persen. 

“Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan sistem pengumpulan dan pengangkutan untuk memastikan ketersediaan input sampah bagi TPST,” jelas Suprayitno.

Dari sisi pengelolaan di tingkat hulu, Lombok Timur memiliki 67 unit bank sampah terdaftar, namun baru 21 yang aktif. Sementara itu, dari 14 TPS3R yang tersedia, baru satu yang aktif. 

Sementara itu, Paudah menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan daerah sebelum memasuki tahap implementasi program.

“Melalui intervensi LSDP, pemerintah daerah menargetkan peningkatan menjadi 50 bank sampah aktif dan 15 TPS3R aktif,” ungkap Paudah.

Paudah menambahkan calon lokasi TPST di kawasan TPA Ijobalit secara prinsip memenuhi sebagian besar kriteria kesiapan. 

Lokasi berada di atas lahan Pemda bersertifikat seluas sekitar 31.187 meter persegi, memiliki akses jalan, jaringan listrik dan sumber air, serta berjarak lebih dari satu kilometer dari permukiman.

Namun demikian, tim verifikasi menyoroti perlunya penyelarasan kapasitas TPST. Dokumen pra-readiness mencantumkan kapasitas perencanaan sebesar 120 ton per hari, sementara strategi implementasi diarahkan untuk memenuhi input 150 ton per hari. 

“Melalui verifikasi lapangan ini, Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri memastikan berbagai prasyarat tersebut dapat ditindaklanjuti secara konkret dan terintegrasi,” tegas Paudah.

Langkah ini diharapkan memperkuat kesiapan Kabupaten Lombok Timur dalam meningkatkan layanan persampahan sekaligus memastikan implementasi LSDP berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sebagai daerah yang berada di peringkat pertama dalam proses penilaian penerima Program LSDP, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyambut baik program tersebut dan menegaskan komitmen Pemkab Lombok Timur untuk memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

Haerul berharap pengelolaan sampah ke depan tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan sampah.

Program LSDP merupakan program yang digagas Kemendagri bersama Bappenas dengan dukungan pendanaan Bank Dunia dengan menitikberatkan pada perbaikan tata kelola persampahan dari hulu hingga hilir. (*)

Penutupan dan Penyerahan Hadiah ke Para Pemenang Lomba Mural di Taman Aliran Kenangan, Diharapkan Jadi Inspirasi bagi Kelurahan dan Kecamatan Lain    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Penutupan dan Penyerahan Hadiah ke Para Pemenang Lomba Mural di Taman Aliran Kenangan, Diharapkan Jadi Inspirasi bagi Kelurahan dan Kecamatan Lain
Lomba Mural yang dipusatkan di Taman Aliran Kenangan, Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menutup sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Mural yang dipusatkan di Taman Aliran Kenangan, Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan ruang publik melalui kreativitas seni sekaligus memperkuat potensi kebudayaan dan pariwisata di Kota Padang.

Fadly Amran mengapresiasi pelaksanaan lomba mural tersebut yang dinilainya mampu mengaktifkan ruang publik dengan kegiatan positif. Menurutnya, keberadaan taman tematik perlu diisi dengan berbagai aktivitas yang mendorong kebersihan, kesehatan, sekaligus memperkuat interaksi masyarakat.

“Pemerintah Kota Padang sangat mengapresiasi lomba mural ini. Kegiatan ini merupakan inisiatif yang sangat baik untuk menjaga lingkungan sekaligus menghidupkan ruang publik melalui hasil seni lukis yang indah," ujarnya.

Fadly Amran juga mendorong jajaran kecamatan dan kelurahan di Kota Padang untuk terus kreatif menggali potensi wilayah dan mengembangkan ruang-ruang publik agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

"Mari kita efektifkan ruang-ruang publik dengan kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan pariwisata," cakapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Mural, Rachmat Baitul Maqdis, mengatakan kegiatan tersebut digagas untuk mengubah tembok pembatas di Taman Aliran Kenangan yang semula hanya berfungsi sebagai pembatas menjadi bagian dari ruang publik yang lebih menarik dan bernilai.

"Melalui lomba mural ini kita berharap kawasan Taman Aliran Kenangan tersebut berkembang menjadi spot foto, ruang interaksi warga, sekaligus bagian dari pengembangan destinasi wisata di Kota Padang," ungkapnya.

Ia menyebut tema mural mengangkat kebudayaan dan pariwisata Kecamatan Padang Selatan. Sejumlah ikon dituangkan dalam karya peserta, diantaranya paralayang, barongsai, pacu sampan, Batu Malin Kundang, slogan Program Unggulan Padang Rancak dan Teluk Bayur.

“Kami menyediakan 18 frame mural yang dikerjakan seniman secara individu maupun tim tanpa dipungut biaya. Kami berharap karya ini menjadi inspirasi bagi kelurahan dan kecamatan lain untuk mengubah lahan yang tidak berfungsi menjadi ruang yang lebih fungsional dan memperindah kota," urainya.

Salah seorang peserta, Tommy Zulfahmi (26), mengatakan keikutsertaannya merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan seni dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Ia mengangkat Pantai Air Manis sebagai objek mural karena kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kota Padang.

“Saya memang hobi melukis dalam berbagai bentuk kesenian, yang penting positif. Untuk mural ini saya mengangkat Pantai Air Manis karena merupakan lokasi bersejarah dengan kisah Malin Kundang dan memiliki panorama yang indah," akunya.

Peserta lainnya, Dara Naskhia (19), mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) asal Sawahlunto, menilai lomba mural tersebut memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman baru. Ia bersama rekannya, Viona, mengusung konsep komik dengan mengangkat sejumlah destinasi Padang Selatan sebagai sumber inspirasi.

“Kami sebagai seniman senang sekali karena diberi wadah dan diapresiasi. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan seperti ini agar kami bisa mengembangkan bakat dan terus meningkatkan kemampuan," cakapnya.

Turut hadir di kesempatan itu Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, Kapolsek Padang Selatan, AKP Nirdes Ali, serta Lurah Mata Air, Rio Ariesta, dan elemen masyarakat setempat. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Desa Masjid Lama Talawi Berlangsung Khidmat    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Desa Masjid Lama Talawi Berlangsung Khidmat
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi digelar di Desa Masjid Lama, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. (Foto Kolase: Herman M).

BENTENGSUMBAR.COM
- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi digelar di Desa Masjid Lama, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. 

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, remaja masjid, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Asahan.

Turut hadir Kepala Desa Masjid Lama Abdullah Sani yang diwakili oleh Sekretaris Desa Muhammad Ari Pandana, S.Kom., Kepala Dusun Fauzi, serta mahasiswa KKN Universitas Asahan.

Hadir pula Ketua KKN Universitas Asahan, M. Rizki, bersama mahasiswa KKN yang turut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Sementara itu, rangkaian kegiatan Maulid Nabi dipersiapkan oleh panitia yang diketuai Alfarizi.

Kegiatan juga menghadirkan Ustadz Rahmad Hidayat sebagai penceramah yang memberikan tausiah kepada jamaah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak, perjuangan dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sari tilawah. 

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan kata sambutan, penampilan puisi, penampilan Remaja Masjid Lama, serta ceramah agama yang disampaikan Ustadz Rahmad Hidayat.

Selain ceramah, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada jamaah untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Sekretaris Desa Masjid Lama Muhammad Ari Pandana, S.Kom., yang mewakili Kepala Desa Abdullah Sani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Maulid Nabi tersebut.

“Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi dan mendorong kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujarnya.

Ketua Panitia Alfarizi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Masjid Lama, masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Asahan, serta seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan.

Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Asahan juga menjadi bagian dari bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan warga Desa Masjid Lama.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M tersebut diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW. (*)

Laporan: Herman Manurung

Gubernur Mahyeldi Lepas Kontingen MAN 1 Bukittinggi ke LKBB-PB Nasional di MPR RI    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Gubernur Mahyeldi Lepas Kontingen MAN 1 Bukittinggi ke LKBB-PB Nasional di MPR RI
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah melepas kontingen MAN 1 Bukittinggi. (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah melepas kontingen MAN 1 Bukittinggi yang akan mewakili Sumbar pada Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI 2026 tingkat nasional. Pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Sabtu (29/8/2026).

Kontingen Sumbar terdiri dari 14 siswa bersama enam pelatih dan pembina. Mereka dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 3 September dan mengikuti perlombaan pada 4–7 September 2026 di Gedung MPR RI.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, keikutsertaan dalam LKBB-PB tidak sekadar untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengokohkan rasa kebangsaan, kesadaran bernegara, serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan, pejuang dan pendiri bangsa.

“LKBB-PB ini adalah kegiatan yang cukup istimewa. Kegiatan ini dalam rangka mengokohkan dan memantapkan rasa berbangsa dan bernegara, sekaligus menghargai jasa para pahlawan, para pejuang, para pendiri bangsa dan para penyelamat bangsa ini,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, para siswa yang terpilih mewakili Sumbar merupakan generasi istimewa karena telah melalui proses seleksi dan pembinaan sebelum dipercaya tampil di tingkat nasional. Ia berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan yang terbaik bagi Sumbar.

“Karena kegiatannya istimewa, pesertanya juga istimewa. Mereka sudah melalui proses seleksi yang luar biasa. Maka, saya berharap kesempatan ini dimanfaatkan untuk memberikan yang terbaik bagi Sumatera Barat,” ujarnya.

Mahyeldi menegaskan, pembinaan melalui LKBB-PB penting untuk membentuk karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan kedisiplinan, keseriusan, semangat kebersamaan, tanggung jawab dan dedikasi. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi yang memiliki karakter pejuang dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Ini bagian dari pembinaan dan pembentukan karakter-karakter pejuang dan pahlawan pada generasi muda. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat menyambut baik kegiatan ini,” tegas Mahyeldi.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Pemko Bukittinggi, Kementerian Agama Kota Bukittinggi, kepala sekolah dan guru MAN 1 Bukittinggi, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap proses pembinaan kontingen.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis menyampaikan selamat kepada para siswa MAN 1 Bukittinggi yang dipercaya untuk mewakili Sumbar di tingkat nasional. Ia meminta peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi terbaik.

“Ini kesempatan yang langka, tetapi sekaligus kesempatan yang istimewa dan luar biasa bagi ananda. Pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, tingkatkan motivasi dan raih prestasi tertinggi. Insyaallah Allah SWT bersama dengan ananda,” kata Ibnu.

Kepala MAN 1 Bukittinggi, Zulfadli Alfa mengatakan keikutsertaan dalam LKBB-PB tingkat nasional menjadi sejarah baru bagi madrasah tersebut. Ini merupakan kali pertama MAN 1 Bukittinggi mengikuti ajang tersebut setelah menjalani pembinaan intensif hampir satu bulan, setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.30.

“Ini merupakan sejarah buat MAN 1 Kota Bukittinggi. Karena ini perdana, the first time, kita mengikuti lomba LKBB-PB,” kata Zulfadli.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sumbar, Pemko Bukittinggi, Kemenag Bukittinggi dan PPI atas dukungan yang diberikan sejak persiapan hingga keberangkatan. Ia berharap perjuangan para siswa, pelatih dan pembina dapat membuahkan prestasi sekaligus mengharumkan nama MAN 1 Bukittinggi dan Sumbar di tingkat nasional. (adpsb/cen/bud)

Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau Goa Kelelawar Padayo, Soroti Keindahan Panorama Alam    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau Goa Kelelawar Padayo, Soroti Keindahan Panorama Alam
Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau Goa Kelelawar Padayo yang berada di kawasan Kompleks PT Semen Padang, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau Goa Kelelawar Padayo yang berada di kawasan Kompleks PT Semen Padang, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Sabtu (29/8/2026).

Bersama rombongan Wali Kota tampak hadir Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza dan Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman. Meraka disambut oleh Pokdarwis, PT Semen Padang dan unsur terkait lainnya.

Fadly Amran menilai Goa Kelelawar Padayo memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam edukasi. Selain menawarkan keindahan alam, kawasan tersebut juga memiliki kekayaan formasi batuan serta habitat kelelawar yang masih aktif.

“Formasi-formasi batu ini cukup lengkap di sini. kita bisa belajar tentang cave opening dan berbagai formasi batuan yang kebanyakan bisa kita lihat di sini," akunya.

Selain kekayaan geologi, Fadly Amran juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan fasilitas wisata dan kelestarian habitat alami di dalam goa. Ia menyebut, terdapat empat spesies kelelawar yang masih hidup di kawasan tersebut.

“Saya tadi menitipkan kepada Pokdarwis, pastikan setiap pembangunan yang dilakukan ke depan tetap menjaga kelestarian dan keasrian goa, serta tidak mengganggu habitat asli Goa Kelelawar ini," cakapnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran juga menyoroti keindahan panorama alam di sekitar Goa Kelelawar. Selain kawasan goa, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam serta memanfaatkan fasilitas berupa pondok dan saung untuk berbagai kegiatan.

“Mudah-mudahan Goa Kelelawar melalui Pokdarwis-nya dapat terus mempertahankan keindahan alam yang luar biasa. Hal ini sejalan dengan Program Unggulan kita, yaitu Jelajah Padang, yang berfokus pada pengembangan wisata," tukuknya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang bersama PT Semen Padang dan pemangku kepentingan terkait mulai melakukan pembenahan fisik kawasan wisata Goa Kelelawar sejak 2025. Pembenahan tersebut diantaranya pemasangan lampu penerangan, pembangunan jalan dan jembatan, serta sarana pendukung lainnya.

“Kita akan membenahi jalur di dalam kawasan goa. Selain itu, kawasan ini juga akan kita kembangkan untuk wisata minat khusus, seperti panjat tebing. Kemudian juga akan dilakukan penataan saung, petunjuk arah, dan pemasangan CCTV. Di luar kawasan, direncanakan pembangunan camping ground," ungkapnya.

Yenni Yuliza menambahkan, Pemerintah Kota Padang juga tengah mengupayakan pembukaan jalan baru yang dapat menjadi akses utama menuju Goa Kelelawar Padayo, sehingga akses menuju kawasan tersebut tidak lagi melalui kawasan PT Semen Padang.

“Lahan untuk pembukaan akses tersebut telah disiapkan. Selanjutnya, untuk anggaran pembangunan jalan akan kita upayakan bersama melalui kolaborasi dengan DPRD Kota Padang dan PT Semen Padang, sehingga akses ini nantinya dapat segera diwujudkan," urainya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Tiga Kali Berturut-turut, Kafilah Korpri Sumbar Pertahankan Juara Umum MTQ Nasional Korpri VIII di Makassar    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Tiga Kali Berturut-turut, Kafilah Korpri Sumbar Pertahankan Juara Umum MTQ Nasional Korpri VIII di Makassar
Para pemuncak MTQ Nasional Korpri VIII yang digelar di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Kafilah Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil mempertahankan gelar Juara Umum MTQ Nasional Korpri VIII yang digelar di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi tersebut sekaligus mengukuhkan Sumbar sebagai juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, setelah sebelumnya berhasil meraih prestasi serupa pada penyelenggaraan MTQ Nasional Korpri sebelumnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan tersebut, piala Juara Umum MTQ Nasional Korpri VIII diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, selaku Dewan Pembina MTQ Korpri Sumbar. Penyerahan piala tersebut menjadi momentum penting sekaligus menandai keberhasilan Sumbar mempertahankan prestasi tertinggi dalam ajang MTQ Nasional Korpri untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Berdasarkan hasil akhir perolehan nilai, Kafilah Korpri Sumbar berhasil mengumpulkan 160 poin, sekaligus menempatkan Sumbar di posisi teratas klasemen. Raihan tersebut diperoleh dari 8 juara I, 6 juara II, dan 6 juara III, serta 2 juara harapan I, 3 juara harapan II, dan 4 juara harapan III. Sumbar unggul cukup jauh dari tuan rumah Sulawesi Selatan yang berada di posisi kedua dengan 125 poin, disusul DKI Jakarta dengan 103 poin dan Jawa Timur dengan 99 poin.

Ketua Korpri Provinsi Sumbar, Andri Yulika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar atas doa dan dukungan yang diberikan kepada kafilah selama mengikuti rangkaian MTQ Nasional Korpri VIII.

“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan dari Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Bapak Sekda, serta seluruh kepala OPD dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kafilah kita kembali berhasil meraih Juara Umum MTQ Nasional Korpri,” ujar Andri Yulika di Makassar, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya merupakan hasil dari kerja keras, persiapan, kekompakan, dan kesungguhan seluruh anggota kafilah dalam membawa nama baik Sumbar di tingkat nasional.

Andri yang juga menjabat sebagai Inspektur Daerah Provinsi Sumbar itu menilai, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Korpri Sumbar, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Sumbar untuk terus meningkatkan prestasi, termasuk dalam bidang keagamaan.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Ini bukan hanya keberhasilan kafilah, tetapi juga keberhasilan seluruh keluarga besar Korpri dan Pemerintah Daerah di Sumatera Barat,” katanya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota kafilah, pembina, pelatih, official, dan pihak-pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan keikutsertaan Sumbar pada MTQ Nasional Korpri VIII.

“Terima kasih kepada seluruh kafilah, pelatih, pembina, dan official yang telah berjuang dan memberikan yang terbaik untuk Sumatera Barat. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik pada masa mendatang,” tambahnya.

Andri menyebutkan, rombongan kafilah Korpri Sumbar direncanakan tiba di Padang pada Minggu (30/8) malam melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Untuk itu, ia berharap Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar berkenan menyambut langsung kepulangan para kafilah sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang telah dipersembahkan untuk Ranah Minang.

“Kami berharap Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur berkenan menyambut kepulangan kafilah di Bandara Internasional Minangkabau. Ini tentu akan menjadi kebahagiaan dan penghargaan tersendiri bagi para kafilah setelah berjuang membawa nama Sumatera Barat,” tuturnya.

Keberhasilan Kafilah Korpri Sumbar mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya diharapkan semakin memperkuat tradisi prestasi ASN Sumbar, sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan kehidupan keagamaan di kalangan aparatur terus berjalan secara konsisten. (adpsb/bud)

Ini Kata Feri Mulyani Hamid pada Open Karate Championship 2026 yang Digelar di Gedung Olahraga FIK UNP, Harap Disimak!    
Minggu, Agustus 30, 2026

On Minggu, Agustus 30, 2026

Ini Kata Feri Mulyani Hamid pada Open Karate Championship 2026 yang Digelar di Gedung Olahraga FIK UNP, Harap Disimak!
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Padang, Feri Mulyani Hamid pada ajang The Arena of Maestro x Andalas University Open Karate Championship 2026. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Ajang The Arena of Maestro x Andalas University Open Karate Championship 2026 menjadi ruang bagi para karateka dari berbagai daerah di Sumatra untuk mengasah kemampuan sekaligus memburu prestasi. Kejuaraan tersebut digelar di Gedung Olahraga FIK Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (29/8/2026).

Kejuaraan tingkat Sumatra yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, itu diikuti sekitar 1.000 peserta. Mereka berasal dari Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, dan Jambi, dengan peserta yang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari prausia dini hingga veteran dan legenda.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang, Padang Juara, terutama dalam mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi sejak usia dini.

“Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan program unggulan Wali Kota Padang, yaitu Padang Juara. Anak-anak yang menjadi pemenang nantinya merupakan cikal bakal untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi," katanya.

Selain menjadi wadah kompetisi dan pembinaan atlet, Feri Mulyani menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah juga memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Padang. 

Peserta yang datang bersama orang tua dan pendamping diperkirakan akan tinggal selama beberapa hari di Kota Padang, sehingga turut menggerakkan sektor akomodasi, kuliner, transportasi, dan usaha masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam mengikuti sebuah pertandingan. Proses selama berlatih dan bertanding dinilai jauh lebih penting untuk membentuk mental serta karakter atlet, khususnya bagi peserta usia di bawah 17 tahun.

“Juara mungkin bukan tujuan akhir. Proses bagaimana mulai menjadi peserta, kemudian bagaimana mendapatkan kemenangan, walaupun itu tujuannya, bukan satu-satunya tujuan. Proses inilah yang membawa anak-anak kita nantinya bisa menjadi pemenang yang sesungguhnya setelah mereka dewasa," cakapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pertandingan Ronaldo Syahputra mengatakan kejuaraan tersebut mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai dari prausia dini, usia dini, prapemula, pemula, kadet, junior, mahasiswa, hingga veteran dan legenda. Keberagaman kategori tersebut memberikan kesempatan kepada karateka untuk bertanding sesuai jenjang usia dan kemampuannya.

Ronaldo menjelaskan, kejuaraan ini juga menghadirkan sejumlah penghargaan menarik bagi para peserta. Sponsor utama Maestro menyediakan voucher belanja senilai Rp25 juta. 

Tidak hanya itu, karateka terbaik putra dan putri masing-masing mendapatkan tiket tur ke Jepang selama sekitar 10 hari.

Menurutnya, kejuaraan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda satu kali, tetapi dapat menjadi kegiatan berkelanjutan yang mampu melahirkan bibit-bibit atlet karate potensial dari Sumatra Barat.

“Harapan kami, kejuaraan ini dapat berlangsung rutin setiap tahun atau minimal satu kali dalam dua tahun, supaya bibit-bibit atlet berprestasi itu muncul di Sumatra Barat dan mereka semakin kompetitif untuk bersaing dengan provinsi-provinsi lain di luar Sumatra Barat," akunya.

Dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta dan berbagai kelompok usia, The Arena of Maestro x Andalas University Open Karate Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. 

Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman bertanding, membangun mental kompetitif, serta mempersiapkan karateka muda Sumatra Barat agar mampu menorehkan prestasi lebih tinggi pada tingkat nasional hingga internasional. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU