HEADLINE
Cetak Generasi Penghafal Al-Qur’an, SDIT Sa’adiah Gelar Wisuda Tahfizh ke-8 dan Pelepasan Siswa    
Minggu, Juni 21, 2026

On Minggu, Juni 21, 2026

Cetak Generasi Penghafal Al-Qur’an, SDIT Sa’adiah Gelar Wisuda Tahfizh ke-8 dan Pelepasan Siswa
Wakil Bupati Solok Candra, SH.i., menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar sekaligus meraih predikat sebagai penghafal Al-Qur’an. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Suasana penuh berkah, haru, dan kebanggaan menyelimuti Gedung Kubuang 13, Kota Solok, saat Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Sa’adiah melaksanakan Wisuda Tahfizh ke-8 sekaligus pelepasan siswa kelas VI. 

Mengusung tema “Menghafal dengan Cinta, Mengamalkan Sepanjang Usia”, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga pendidikan dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam iman dan takwa.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Solok H. Chandra yang mewakili Pemerintah Kabupaten Solok, Ketua Yayasan Wakaf Bunda Sa’adiah Ustadz Boy Ihsan, para ustadz dan ustadzah, orang tua siswa, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar sekaligus meraih predikat sebagai penghafal Al-Qur’an. 

Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di lembaga berbasis nilai-nilai Islam.

“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu dan hafalan Al-Qur’an yang kalian miliki menjadi bekal berharga, membawa keberkahan, dan menjadi cahaya bagi diri sendiri, keluarga, nusa, dan bangsa. Kami berharap mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup Chandra menegaskan bahwa kehadiran SDIT Sa’adiah merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengemban amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Di tengah derasnya arus tantangan zaman yang menguji akhlak generasi muda, pendidikan yang menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an menjadi pondasi paling kokoh.

“Masih banyak anak-anak yang belum terbiasa membaca Al-Qur’an dan melaksanakan shalat. Namun alhamdulillah, di sini anak-anak tidak hanya pandai membaca, tetapi juga didorong untuk menghafal. Ini adalah investasi terbaik yang tak ternilai harganya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wakaf Bunda Sa’adiah, Ustadz Boy Ihsan, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas capaian gemilang para siswa tahun ini. 

Sebanyak lulusan berhasil meraih hafalan yang mengagumkan, bahkan di antaranya mampu menghafal hingga 15 juz Al-Qur’an, disusul hafalan 8 juz, 7 juz, dan capaian lainnya.

“Hafalan ini bukan sekadar target angka, melainkan amanah besar. Kami berpesan agar hafalan ini terus dijaga, dilestarikan, dan diamalkan dalam setiap langkah kehidupan, bukan hanya dihafal saat di sekolah saja,” pesannya.

Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada seluruh wisudawan tahfizh dan siswa kelas VI. 

Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi agar semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Solok.(80)

Prosesi Manabang Batang Pisang 2026 Berbeda dari Tahun Sebelumnya    
Minggu, Juni 21, 2026

On Minggu, Juni 21, 2026

Prosesi Manabang Batang Pisang 2026 Berbeda dari Tahun Sebelumnya
Ada yang beda dalam prosesi kedua rangkaian acara “Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026” di Kota Pariaman. (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ada yang beda dalam prosesi kedua rangkaian acara “Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026” di Kota Pariaman. 

Prosesi kedua rangkaian pembuatan Tabuik tersebut adalah Manabang Batang Pisang (Menebang Batang Pisang).

Manabang batang pisang dengan satu kali tebasan adalah simbol dari ketajaman pedang pasukan musuh Allah SWT (Raja Yazid Bin Umaiyah) yang digunakan untuk memenggal kepala cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Husein Bin Ali pada saat terjadinya perang karbala.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ferialdi menjelaskan di lokasi acara Sabtu (20/6/2026), bahwa memang terjadi perbedaan lokasi proses manabang batang pisang dari event-event Tabuik sebelumnya di tahun 2026 ini.

“Perbedaan prosesi manabang batang pisang ini terletak pada lokasi menebang dan waktu dilaksanakannya. Sebelumnya lokasi manabang batang pisang untuk Tabuik Pasa bertempat di Kelurahan Alai Gelombang dan lokasi Tabuik Subarang bertempat di Kelurahan Lohong,” sebut Ferialdi.

“Untuk tahun 2026 lokasi tabuik tersebut kita geser di rumah tabuik masing-masing, manabang batang pisang untuk Tabuik Pasa dilaksanakan di rumah Tabuik Subarang setelah melaksanakan sholat ashar,  dan manabang batang pisang Tabuik Subarang dilaksanakan di rumah tabuik pasa setelah sholat maghrib dilaksanakan. Jadi disitulah letak perbedaannya dengan tahun lalu,” ungkap Ferialdi.

Menurutnya alasan manabang batang pisang Tabuik Pasa di rumah tabuik subarang dan manabang batang pisang Tabuik Subarang di rumah tabuik pasa merupakan tradisi dari dulu, agar terjadinya prosesi basalisiah (perselisihan) antara dua kubu antara  Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang ketika bertemu di satu tempat.

Kegiatan basalisiah rencananya akan dilaksanakan setelah sholat isya atau pada pukul 20.00 WIB di Simpang Kampung Cino atau simpang Tabuik Pariaman.

“Untuk kegiatan basalisiah kami sudah antisipasi dengan melibatkan pihak keamanan untuk mengamankan kegiatan tersebut. Kami berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ulas Ferialdi.

Ferialdi menerangkan, inti dari basalisiah tersebut adalah, walaupun mereka basalisiah tetapi prinsipnya mereka bersaudara dan hanya ketika di acara tabuik saja mereka melakukan hal tersebut dan ketika tabuik dibuang ke laut mereka akan dekat dan bersatu kembali seperti semula tanpa ada dendam diantara mereka.

“Semoga  tabuik budaya yang kita hadirkan sekarang bisa menunjang pariwisata Kota Pariaman dan tidak ada sama sekali unsur keagamaan di dalamnya dengan bukti  ketika mendekati masuknya waktu sholat kita akan hentikan semua kegiatan dan ketika selesai sholat kita akan lanjutkan kembali prosesi tersebut. Apapun penilaian orang terhadap kegiatan ini yang pasti kita tetap akan melestarikan budaya ini untuk menunjang kepariwisataan kita tanpa ada unsur agama di dalamnya,” tegas Ferialdi. (si/at)

Timpa Musibah, Bupati Solok Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Janjikan Hunian Layak bagi Korban Kebakaran    
Minggu, Juni 21, 2026

On Minggu, Juni 21, 2026

Timpa Musibah, Bupati Solok Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Janjikan Hunian Layak bagi Korban Kebakaran
Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., bersama jajaran, turun langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan untuk meringankan beban para korban, Sabtu (20/6). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Di tengah duka yang melanda, kehadiran pemerintah daerah menjadi penyejuk hati bagi dua keluarga yang rumahnya ludes terbakar di wilayah Kecamatan Lembah Gumanti. 

Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., bersama jajaran, turun langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan untuk meringankan beban para korban, Sabtu (20/6).

Didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Asril, serta perwakilan Dinas Sosial, rombongan disambut Camat Lembah Gumanti dan Wali Nagari setempat. 

Musibah kebakaran terjadi sehari sebelumnya, Jumat sore, dan menghanguskan tempat tinggal milik warga hingga rata dengan tanah. 

Meskipun tidak ada korban jiwa, satu orang mengalami luka bakar ringan dan saat ini seluruh keluarga mengungsi sementara di rumah kerabat.

Di lokasi kejadian di Jorong Rimbo Data, Nagari Sungai Nanam, Bupati beserta istri secara langsung menyerahkan bantuan berupa perlengkapan dapur seperti kompor gas dan rice cooker, serta uang tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial juga telah disalurkan sebelumnya sebagai langkah awal penanganan.

Lebih dari sekadar bantuan sesaat, Bupati memberikan kepastian yang membangkitkan semangat keluarga korban.

“Pemerintah tidak akan membiarkan warganya terpuruk sendirian. Selain bantuan kebutuhan pokok, kami juga akan memfasilitasi program bedah rumah agar keluarga ini segera memiliki hunian yang layak, aman, dan nyaman kembali,” tegasnya.

Beliau juga berdoa agar keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan hati untuk bangkit kembali.

Setelah meninjau lokasi pertama, rombongan melanjutkan kunjungan ke Nagari Air Dingin untuk menyerahkan bantuan serupa kepada keluarga lain yang juga mengalami nasib serupa.

Kehadiran langsung pimpinan daerah ini disambut haru dan rasa syukur oleh para korban.

Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Solok untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat dibutuhkan, serta memastikan setiap dampak musibah dapat segera ditangani dengan baik dan tepat sasaran.(80)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sawahlunto Anjangsana ke Rumah Purnawirawan Polri dan Warakawuri    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sawahlunto Anjangsana ke Rumah Purnawirawan Polri dan Warakawuri
Rombongan menyerahkan bingkisan kepada para purnawirawan Polri dan warakawuri sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas pengabdian mereka kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sawahlunto menggelar kegiatan anjangsana dengan mengunjungi sejumlah purnawirawan Polri dan warakawuri di wilayah Kota Sawahlunto, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sawahlunto Ny. Puti Simon, Wakapolres Sawahlunto Kompol Riswan Lukpi, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Sawahlunto, serta pengurus Bhayangkari Cabang Sawahlunto.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bingkisan kepada para purnawirawan Polri dan warakawuri sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas pengabdian mereka kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra mengatakan kegiatan anjangsana menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan para purnawirawan dan warakawuri yang merupakan bagian dari keluarga besar Polri.

"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mempererat hubungan silaturahmi dengan para purnawirawan dan warakawuri. Mereka adalah bagian penting dari keluarga besar Polri yang telah mengabdikan diri demi kemajuan institusi. Semoga perhatian sederhana ini dapat menjadi bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan," ujar Kapolres.

Ia menambahkan, semangat pengabdian yang telah ditunjukkan para senior Polri diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai tema Hari Bhayangkara tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan purnawirawan Polri, Kompol (Purn.) Yonarial, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan Polres Sawahlunto kepada para purnawirawan dan warakawuri.

"Kami berterima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa silaturahmi dan rasa kekeluargaan di lingkungan Polri tetap terjaga dengan baik. Semoga Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara," katanya.

Kegiatan anjangsana berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Sawahlunto untuk memperkuat hubungan dengan para purnawirawan dan warakawuri sebagai bagian dari keluarga besar Polri. (*) 

Pewarta: marjafri

Pemprov Sumbar Menang di PTUN, Gugatan Hotel Lembah Anai Ditolak, JPS dan FWP-SB Beri Apresiasi    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Pemprov Sumbar Menang di PTUN, Gugatan Hotel Lembah Anai Ditolak, JPS dan FWP-SB Beri Apresiasi
Majelis hakim menolak seluruh gugatan penggugat sekaligus mencabut penetapan penundaan pelaksanaan objek sengketa. (Foto: Novrianto). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memenangkan gugatan yang diajukan PT Hidayah Syariah Hotel (HSH) terkait penertiban bangunan hotel di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. 

Dalam putusan yang dibacakan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang pada Kamis (18/6/2026), majelis hakim menolak seluruh gugatan penggugat sekaligus mencabut penetapan penundaan pelaksanaan objek sengketa.

Putusan tersebut dinilai menjadi landasan hukum bagi Pemprov Sumbar dalam menindak bangunan yang dinilai melanggar ketentuan tata ruang. 

Meski demikian, pemerintah daerah belum dapat melakukan eksekusi karena pihak penggugat masih memiliki hak mengajukan banding dalam waktu 14 hari setelah putusan dibacakan.

Kepala Biro Hukum Setdaprov Sumbar, Mashri Yanda Boy, mengatakan putusan PTUN Padang memberikan kepastian hukum terhadap langkah penertiban yang dilakukan pemerintah daerah.

Menurut Mashri, pokok persoalan dalam perkara tersebut bukan terkait kepemilikan lahan, melainkan legalitas pembangunan dan kesesuaian pemanfaatan ruang. 

Ia menjelaskan bangunan hotel tersebut tidak memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), sehingga tidak memenuhi syarat dasar untuk memperoleh izin pembangunan.

Selain itu, lokasi pembangunan berada di kawasan lindung yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi. 

Karena itu, Pemprov Sumbar akan melakukan koordinasi lintas sektor sebagai persiapan penertiban sambil menunggu kepastian apakah pihak penggugat menempuh upaya hukum lanjutan.

Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Adrian Tuswandi, mengapresiasi putusan PTUN Padang yang memenangkan Pemprov Sumbar. 

Menurutnya, putusan tersebut menunjukkan bahwa penegakan aturan tata ruang harus menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan pembangunan.

Adrian menilai kawasan Lembah Anai memiliki fungsi strategis sebagai kawasan lindung sekaligus daerah yang rawan bencana. 

Karena itu, setiap aktivitas pembangunan harus memperhatikan aspek keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta ketentuan tata ruang yang berlaku.

"Putusan ini memberikan pesan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga harus memperhatikan kepentingan publik dan keberlanjutan lingkungan. Kami mengapresiasi langkah Pemprov Sumbar yang konsisten menjaga kawasan yang memiliki nilai ekologis penting bagi daerah," ujar Adrian pada Sabtu, (20/6/2026).

Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Forum Wartawan Parlemen Sumatera Barat (FWP-SB), Novrianto. 

Ia menilai putusan tersebut memperkuat kewenangan pemerintah daerah dalam menegakkan regulasi dan melakukan pengawasan terhadap pembangunan.

Menurut Novrianto, kepastian hukum merupakan faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan. 

Karena itu, setiap pelaku usaha harus memastikan seluruh proses pembangunan telah memenuhi persyaratan administrasi, perizinan, serta ketentuan tata ruang sebelum memulai kegiatan usaha.

"Putusan ini menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dalam pembangunan. Kami mendukung langkah pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan di Sumatera Barat berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," katanya.

Putusan PTUN Padang tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan di kawasan strategis dan rawan bencana harus mengedepankan aspek legalitas, tata ruang, serta keselamatan masyarakat demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan kepentingan publik. (*)

Wawako Maigus Nasir Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Wawako Maigus Nasir Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo. Pembukaan MTQN ditandai dengan pemukulan gendang tabuh dan turut diramaikan dengan pelaksanaan Bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat setempat, bertempat di halaman Kantor Camat Nanggalo, Sabtu 20 Juni 2026.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Sekretaris Badan Kebangpol Kota Padang Amrizal Rengganis, Camat Nanggalo David Ferdinand, Ketua Panitia MTQN Kecamatan Nanggalo Syaifuddin Zuhri dan unsur Forkopimca Nanggalo dan tamu undangan lainnya.

Maigus Nasir melantik Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Nanggalo Periode 2026-2030 selaku Ketua Umum LPTQ Kota Padang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Hakim MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo.

“Kami meminta setiap kecamatan harus mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. Ini bagian dari upaya kita untuk merebut Juara Umum pada MTQN Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan digelar di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2027 mendatang," ujarnya. 

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh kecamatan yang telah menyelesaikan pelaksanaan MTQN ke-42 tingkat kecamatan. Ia berharap seluruh kecamatan mulai mempersiapkan kafilahnya mengikuti MTQN tingkat Kota Padang yang akan digelar September 2026 mendatang.

Maigus Nasir menegaskan kembali arah pembangunan Kota Padang. Ia menyampaikan bahwa visi Kota Padang adalah menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city), sehat, berlandaskan agama dan budaya menuju kota maju dan sejahtera.

“Kita juga memiliki Progul Sinergi Nagari yang bertujuan memperkuat peran adat dan budaya. Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD telah mengesahkan Perda Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau," cakapnya. 

Visi tersebut dituangkan ke dalam 9 program unggulan. Antaralain, Padang Amanah yang mendorong lahirnya aparatur sipil yang berintegritas dan bebas pungutan liar. Padang Juara melalui pemberian bantuan pendidikan bagi pelajar, serta Smart Surau sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda.

Maigus berharap berbagai program tersebut mampu memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, dan berkarakter, sejalan dengan semangat Al-Qur'an yang menjadi ruh pelaksanaan MTQN.

 “MTQN bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Kita berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," ujarnya. 

Ketua Panitia MTQN Kecamatan Nanggalo Syaifuddin Zuhri menyampaikan bahwa kegiatan MTQN ini berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelurahan, dengan jumlah peserta sebanyak 192 orang.

“Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Tilawah Al-Qur'an, Hifzil Qur'an, Tartil Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Adzan, dan Khutbah. Para pemenang nantinya akan kami persiapkan untuk mengikuti MTQN Tingkat Kota Padang," ujarnya. (Prokompin)

SD Negeri 04 Terandam Kota Padang Laksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

SD Negeri 04 Terandam Kota Padang Laksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah
SD Negeri 04 Terandam, Kota Padang, melaksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, Jumat, 19 Juni 2026, di SDN 04 Terandam. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- SD Negeri 04 Terandam, Kota Padang, melaksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, Jumat, 19 Juni 2026, di SDN 04 Terandam. 

Di tiap kelas, ayah terlihat mendampingi anak. Gerakan ini sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia. 

Kepala SD Negeri 04 Tarandam, Erizefni mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 yang juga diperkuat dengan Surat Edaran Wali Kota Padang.

"Pada hari ini kami melaksanakan pembagian rapor dengan harapan yang datang mengambil rapor adalah ayah. Ini sesuai dengan edaran pemerintah yang juga diperkuat oleh edaran Wali Kota Padang," ujarnya. 

Program ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak melalui kehadiran pada momen penting di sekolah. Kehadiran ayah diharapkan mampu membangun kedekatan emosional, meningkatkan rasa percaya diri anak, serta mendukung kesiapan mereka dalam menjalani proses belajar.

Erizefni, mengatakan pembagian rapor kali ini secara khusus mengimbau para ayah untuk hadir langsung ke sekolah. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.

Selama ini komunikasi antara sekolah dan orang tua lebih banyak diwakili oleh ibu. Dengan adanya gerakan tersebut, ayah diharapkan ikut berperan aktif dalam mendampingi proses pendidikan anak.

"Anak akan merasa memiliki figur ayah yang mendukung pendidikannya. Selain itu, terjalin kolaborasi yang lebih baik antara ayah, wali kelas, dan pihak sekolah sehingga diharapkan pendidikan di Kota Padang semakin maju dengan meningkatnya keterlibatan para ayah," cakapnya. 

Seorang wali murid, Metroponi, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran ayah di sekolah memberikan dampak positif terhadap perkembangan mental dan kepercayaan diri anak.

"Alhamdulillah, dengan program ini jalinan antara ayah dan anak menjadi lebih erat serta membuat rasa percaya diri anak semakin bertambah. Semoga ke depan program seperti ini terus berlanjut," tegasnya. 

Para ayah diajak untuk meluangkan waktu menghadiri kegiatan sekolah meskipun memiliki kesibukan pekerjaan.

"Sesibuk apa pun seorang ayah, untuk buah hati kita sebaiknya tetap menyempatkan hadir. Tidak membutuhkan waktu lama, tetapi dari kegiatan seperti ini kita juga bisa mengetahui perkembangan anak selama belajar di sekolah," ujarnya. 

Melalui gerakan tersebut, diharapkan keterlibatan ayah dalam pendidikan tidak hanya hadir pada momentum pembagian rapor atau hari pertama sekolah, tetapi menjadi budaya pengasuhan yang berkelanjutan demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (Diskominfo Kota Padang)

Ratusan Siswa di Kota Padang Ikuti Seleksi Kuliah Gratis Lewat Jalur Ikatan Dinas dan Beasiswa    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Ratusan Siswa di Kota Padang Ikuti Seleksi Kuliah Gratis Lewat Jalur Ikatan Dinas dan Beasiswa
Seleksi ini difasilitasi Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk memastikan lulusan SMA/sederajat yang terkendala biaya tetap bisa menembus bangku kuliah. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ratusan siswa di Kota Padang mengikuti seleksi kuliah gratis lewat jalur ikatan dinas dan beasiswa di Politeknik Kirana, Jumat, 19 Juni 2026, di Balai Kota Padang. 

Seleksi ini difasilitasi Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk memastikan lulusan SMA/sederajat yang terkendala biaya tetap bisa menembus bangku kuliah.

Wakil Direktur Politeknik Kirana, Puti Lenggo Ginny menegaskan bahwa langkah konkret Pemko Padang ini menjadi jawaban langsung bagi warga yang punya kemauan kuat untuk kuliah namun terkendala faktor ekonomi. 

"Saya melihat Wali Kota Padang sangat peduli dengan masyarakat. Terutama untuk mereka yang ingin melanjutkan kuliah namun terhalang kendala biaya. Program ini disupport langsung oleh Pemko Kota Padang," katanya. 

Pada hari pertama, Kamis (18/6/2026) pelaksanaan ujian di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah diikuti 81 siswa. Puluhan siswa lain juga ikut ambil bagian pada Jumat (19/6/2026). 

"Rangkaian ujian meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis gawai serta tes psikologi yang diawasi langsung oleh tim Human Capital," ujarnya. 

Memaksimalkan penyerapan warga Kota Padang, seleksi hari kedua juga membuka jalur pendaftaran langsung di tempat dan bagi calon mahasiswa yang sebelumnya mengalami kendala teknis saat mendaftar secara daring.

"Yang kita terima akan tergantung dengan hasil tes para peserta. Apabila misalnya lebih dari 40 peserta yang berhasil lolos dan memenuhi kriteria, maka akan kami terima untuk masuk ke program ikatan dinas maupun beasiswa ini," tegasnya. 

Program kerja sama ini membuka peluang lebar bagi seluruh pendaftar. Pihak kampus menyatakan tidak membatasi kuota yang akan diterima secara kaku, melainkan berkomitmen menyerap sebanyak mungkin peserta yang memenuhi standar kelulusan. (Diskominfo Kota Padang)

Ujudkan Kota Gastronomi, Pemko Padang Perkuat Kualitas dan Keamanan Pangan    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Ujudkan Kota Gastronomi, Pemko Padang Perkuat Kualitas dan Keamanan Pangan
Kegiatan ini diikuti 50 pelaku usaha makanan jajanan yang berada di Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) Kecamatan Padang Barat. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang terus memperkuat kualitas dan keamanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Gastronomi.

Melalui kerja sama Dinas Kesehatan Kota Padang, Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, serta Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Sumatera Barat, digelar penyuluhan higiene sanitasi pangan dan sosialisasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan jajanan, Kamis, 18 Juni 2026, di Kantor Camat Padang Barat.

Kegiatan ini diikuti 50 pelaku usaha makanan jajanan yang berada di Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) Kecamatan Padang Barat. 

Para peserta berasal dari pelaku usaha kuliner siap saji maupun makanan kemasan yang menjadi bagian dari kelompok inkubasi di 11 kecamatan di Kota Padang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Dessy M. Siddik mengatakan, selain meningkatkan pemahaman mengenai higiene dan sanitasi pangan, kegiatan ini juga memberikan informasi terkait proses dan persyaratan sertifikasi halal bagi produk pangan.

"Melalui penyuluhan ini kami mengedukasi pelaku usaha makanan rumahan agar memahami cara mengolah pangan yang sehat. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini mereka terdorong mengurus sertifikat atau label higiene sanitasi pangan," ujarnya. 

Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan pelaku usaha dalam mengolah pangan yang aman, sehat, dan sesuai standar. Pemerintah juga mendorong pelaku usaha untuk mengurus sertifikat atau label higiene sanitasi sebagai bentuk jaminan keamanan pangan.

"Kota yang sehat berawal dari makanan yang sehat. Kami berharap seluruh pelaku usaha menerapkan standar higiene dan sanitasi dalam pengolahan pangan sehingga produknya layak dan aman dikonsumsi masyarakat," cakapnya. 

Program tersebut sejalan dengan instruksi Wali Kota Padang dalam mewujudkan Kota Gastronomi sekaligus mendukung visi Kota Sehat. 

Tenaga Pendamping Kecamatan Padang Barat dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Hendro Arianto, menjelaskan kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendampingan legalitas usaha, termasuk perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Pihaknya berkomitmen membantu pelaku usaha memenuhi berbagai persyaratan agar usahanya semakin berkembang.

"Dinas Koperasi dan UKM bersama Dinas Kesehatan terus mendampingi pelaku usaha agar memperoleh legalitas, salah satunya PIRT. Perizinan ini menjadi syarat penting untuk memperluas pemasaran produk, baik ke pasar tradisional maupun pasar modern," katanya. 

Sebanyak 50 pelaku usaha dari Kecamatan Padang Barat diundang mengikuti kegiatan tersebut. 

"Peserta terdiri dari pelaku usaha kuliner siap saji dan kuliner kemasan. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan pendampingan ini untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memenuhi seluruh aspek legalitas usaha," ujarnya. (Diskominfo Kota Padang)