HEADLINE
SIWO PWI Kota Solok Resmi Terbentuk, Wahyu Yudistira Siap Dongkrak Olahraga dan Prestasi Atlet Daerah    
Rabu, September 30, 2026

On Rabu, September 30, 2026

SIWO PWI Kota Solok Resmi Terbentuk, Wahyu Yudistira Siap Dongkrak Olahraga dan Prestasi Atlet Daerah
Susunan pengurus SIWO PWI Kota Solok ditetapkan melalui Surat Keputusan Pengurus PWI Provinsi Sumatera Barat yang ditandatangani di Padang pada 7 September 2026. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kota Solok resmi memiliki susunan kepengurusan baru. Langkah ini menjadi awal baru untuk memperkuat peran wartawan dalam mendukung perkembangan olahraga di Kota Solok.

Susunan pengurus SIWO PWI Kota Solok ditetapkan melalui Surat Keputusan Pengurus PWI Provinsi Sumatera Barat yang ditandatangani di Padang pada 7 September 2026.

Dalam kepengurusan tersebut, Wahyu Yudistira dipercaya sebagai Ketua SIWO PWI Kota Solok. Ia didampingi Alfimitra sebagai Sekretaris dan Eliza sebagai Bendahara.

Penetapan ini menjadi momentum penting bagi SIWO PWI Kota Solok untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengawal perkembangan olahraga daerah.

Ketua SIWO PWI Kota Solok, Wahyu Yudistira, memastikan siap menjalankan amanah tersebut. Sejumlah persiapan untuk mendukung kegiatan olahraga bahkan telah dilakukan.

“Kami siap bekerja memajukan olahraga di Kota Solok ke depannya. Berbagai persiapan untuk mendukung pelaksanaan pertandingan olahraga telah kami lakukan,” ujar Wahyu, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, SIWO PWI Kota Solok saat ini tinggal menunggu jadwal resmi pelaksanaan berbagai pertandingan olahraga yang akan didukung melalui peran wartawan olahraga.

Bagi Wahyu, olahraga tidak hanya berbicara tentang menang dan kalah. Lebih jauh, olahraga memiliki dampak positif bagi kesehatan, semangat kebersamaan, serta kehidupan sosial masyarakat.

“Olahraga adalah sarana yang sangat baik untuk menjaga kesehatan dan membangun semangat kebersamaan,” katanya.

Karena itu, keberadaan wartawan olahraga dinilai memiliki posisi penting dalam mengangkat berbagai cerita perjuangan atlet, pelatih, klub, maupun insan olahraga di Kota Solok.

SIWO PWI Kota Solok ingin memastikan prestasi dan perjuangan atlet daerah mendapatkan ruang pemberitaan serta apresiasi yang layak. Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga.

“Melalui peran wartawan olahraga, kami ingin memastikan setiap prestasi dan perjuangan atlet daerah mendapatkan apresiasi yang layak,” tegas Wahyu.

Semangat tersebut juga diarahkan untuk mendorong semakin banyak masyarakat Kota Solok mencintai olahraga. Pemberitaan olahraga diharapkan tidak berhenti pada hasil pertandingan, tetapi ikut membangun ekosistem olahraga yang positif.

Pengurus SIWO PWI Kota Solok berkomitmen menjadi mitra yang aktif, informatif, dan konstruktif bagi perkembangan olahraga daerah. Peran tersebut akan dijalankan melalui pemberitaan dan dukungan terhadap berbagai kegiatan olahraga.

Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Wahyu Yudistira, SIWO PWI Kota Solok kini bersiap memasuki babak baru. Fokusnya jelas, yakni ikut mendorong kemajuan olahraga Kota Solok sekaligus mengangkat prestasi atlet daerah melalui kerja jurnalistik yang profesional. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Keluarga IP Minta Kasus Wanita Muda di Pondok Padang Dihentikan, Tolak Otopsi dan Ekshumasi    
Rabu, September 30, 2026

On Rabu, September 30, 2026

Keluarga IP Minta Kasus Wanita Muda di Pondok Padang Dihentikan, Tolak Otopsi dan Ekshumasi
Permintaan itu disampaikan setelah keluarga besar melakukan musyawarah dan memilih untuk mengikhlaskan kepergian almarhumah. (Foto: Novrinto). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Keluarga besar IP (24), wanita muda yang meninggal dunia di kawasan Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, akhirnya menyampaikan sikap terkait peristiwa yang menjadi perhatian publik.

Keluarga meminta pihak kepolisian menghentikan proses hukum terkait kejadian tersebut. Permintaan itu disampaikan setelah keluarga besar melakukan musyawarah dan memilih untuk mengikhlaskan kepergian almarhumah.

Ayah kandung IP, Misdianto, mengatakan keputusan tersebut diambil demi ketenangan almarhumah sekaligus meredam informasi simpang siur yang berkembang luas di media sosial.

“Kami hanya ingin anak kami tenang di alam sana. Keputusan ini diambil setelah keluarga besar bermusyawarah,” ujar Misdianto kepada media, Selasa (29/9/2026).

Menurut Misdianto, keluarga telah menerima kepergian IP sebagai sebuah musibah dan takdir dari Yang Maha Kuasa. Karena itu, keluarga tidak ingin memperpanjang persoalan maupun menuntut pihak mana pun.

Keluarga juga menegaskan sikap untuk tidak melanjutkan pemeriksaan terhadap jenazah, termasuk menolak otopsi maupun ekshumasi atau pembongkaran makam.

“Tak perlu otopsi, kami ikhlas. Anak kami sudah tiada dan kami menerima semua ini sebagai takdir dari Yang Kuasa,” kata Misdianto.

Ia berharap keputusan keluarga tersebut dapat menjadi penutup terhadap berbagai spekulasi yang berkembang terkait meninggalnya IP di kawasan Pondok, Padang Selatan.

Selain meminta penghentian proses hukum, keluarga IP juga memohon kepada masyarakat dan warganet agar tidak lagi menyebarkan foto maupun video almarhumah di berbagai platform media sosial.

Misdianto mengungkapkan, beredarnya foto dan potongan video tersebut telah menambah beban psikologis keluarga. Pihak keluarga berharap unggahan yang sudah telanjur beredar dapat dihapus.

“Informasi memang tidak bisa dihambat, tapi untuk kali ini kami mohon, tolong jangan sebarkan lagi video atau foto anak kami. Keluarga sudah cukup menderita,” pintanya.

Di tengah ramainya pembahasan kasus tersebut di media sosial, Misdianto juga membantah berbagai narasi dan tuduhan miring yang dikaitkan dengan almarhumah, termasuk isu mengenai penyalahgunaan narkoba.

Ia memastikan tidak ada anggota keluarganya yang terlibat dengan narkoba. Karena itu, keluarga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum dikonfirmasi kepada pihak keluarga.

Permintaan penghentian perkara dan penolakan otopsi maupun ekshumasi tersebut, menurut keluarga, telah disampaikan kepada pihak kepolisian. Keluarga berharap keputusan mereka dihormati dan tidak ada lagi penyebaran informasi, foto, maupun video yang dapat memperberat duka keluarga. (*) 

Laporan: Novrianto
Editor: Zamri Yahya, WU

Galodo Arosuka Jadi Perhatian Pusat, Menteri PU Dody Hanggodo Gas Percepatan Sabo Dam    
Rabu, September 30, 2026

On Rabu, September 30, 2026

Galodo Arosuka Jadi Perhatian Pusat, Menteri PU Dody Hanggodo Gas Percepatan Sabo Dam
Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., turun langsung meninjau kawasan terdampak galodo di Arosuka, Rabu (30/9/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Penanganan pascagalodo Arosuka, Kabupaten Solok, memasuki tahap penting. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus memperkuat langkah pemulihan sekaligus menyiapkan mitigasi untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., turun langsung meninjau kawasan terdampak galodo di Arosuka, Rabu (30/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan infrastruktur pascabencana.

Kedatangan Menteri PU disambut Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H. dan Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I. Keduanya mendampingi Menteri Dody melihat langsung kondisi kawasan yang terdampak banjir bandang.

Turut hadir Bupati Tanah Datar Eka Putra, S.E., M.M., perwakilan Kementerian Dalam Negeri Dr. Handayani Ningrum, para kepala balai Kementerian PU se-Sumatera Barat, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Solok, serta pihak terkait lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, perhatian utama diarahkan pada pemulihan infrastruktur yang terdampak galodo Arosuka. Penanganan mencakup fasilitas pemerintahan, akses jalan, jaringan air bersih, hingga kondisi aliran sungai yang menjadi jalur material banjir.

Menteri Dody menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada pembersihan material lumpur, batu, dan sisa banjir. Pemulihan harus dibarengi langkah mitigasi agar ancaman bencana di kawasan tersebut dapat ditekan.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian serius adalah percepatan pembangunan Sabo Dam di bagian hulu Sungai Batang Baliang. Infrastruktur tersebut diarahkan untuk membantu menahan material yang berpotensi terbawa arus menuju kawasan hilir.

“Ini bukan sekadar menangani apa yang rusak hari ini, tetapi juga mencegah dampak yang lebih besar di masa mendatang,” tegas Menteri Dody.

Kementerian PU sebelumnya juga telah melakukan berbagai pekerjaan darurat di kawasan Arosuka. Pemeriksaan bangunan pemerintah, pembersihan fasilitas publik, penanganan jaringan air bersih, akses jalan, serta normalisasi aliran sungai terus dilakukan.

Hingga 25 September 2026, tercatat 14 bangunan pemerintah di kawasan perkantoran Arosuka telah diperiksa dan ditangani. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses pemulihan fasilitas pemerintahan setelah diterjang galodo.

Sehari sebelumnya, Selasa malam (29/9/2026), Menteri Dody juga meninjau kondisi Sungai Batang Baliang setelah hujan. Peninjauan dilakukan sekaligus untuk memantau pekerjaan darurat yang dilaksanakan jajaran Kementerian PU dan BUMN Karya.

Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan kondisi terkini kawasan terdampak sekaligus kebutuhan penanganan yang masih diperlukan. Ia menegaskan bahwa pemulihan bencana membutuhkan dukungan dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Penanganan bencana tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan pusat, dan pemerintah pusat membutuhkan informasi yang akurat dari daerah,” ujar Jon Firman Pandu.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa proses pemulihan pascagalodo benar-benar berjalan. Karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting agar penanganan infrastruktur, lingkungan, dan kebutuhan masyarakat dapat dilakukan secara terarah.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pemulihan Arosuka bukan sekadar membangun kembali fasilitas yang rusak. Penataan sungai, pengendalian material banjir, penguatan infrastruktur, serta pembangunan sistem mitigasi menjadi bagian penting untuk menciptakan kawasan yang lebih aman bagi masyarakat Kabupaten Solok. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Erianto Mahmuda Ajak Media Gebrak Publikasi Porprov XVI Sumbar 2026, Anggaran Jangan Jadi Penghambat    
Rabu, September 30, 2026

On Rabu, September 30, 2026

Erianto Mahmuda Ajak Media Gebrak Publikasi Porprov XVI Sumbar 2026, Anggaran Jangan Jadi Penghambat
Ketua KONI Kota Padang Erianto Mahmuda bersama awak media, Rabu (30/9/2026). (Foto: By). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang memperkuat sinergi dengan awak media menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Dukungan publikasi dinilai menjadi bagian penting dalam menyukseskan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

Sinergi itu dibahas dalam rapat Ketua KONI Kota Padang Erianto Mahmuda bersama awak media, Rabu (30/9/2026). Pertemuan berlangsung di Kantor KONI Kota Padang, Jalan Rasuna Said No.46, Kota Padang.

Dalam pertemuan tersebut, Erianto Mahmuda didampingi Dedi Prima selaku anggota Satgas Publikasi KONI Kota Padang. Keduanya berdiskusi langsung dengan sejumlah wartawan dari berbagai media di Sumatera Barat.

Sejumlah awak media yang hadir di antaranya Eko Muhardi dari Fokussubar.com, Almadi dari Sumbarpost.id, Andri Besman dari Fajarsumbar.com, Sicience Astra dari Minangsatu.com, Ridho Syarlino dari Majalahinstrust.com, Eriandi dari Topsatu.com, serta Zamri Yahya dari Bentengsumbar.com dan awak media lainnya.

Erianto Mahmuda menegaskan, KONI Kota Padang sangat berharap dukungan media untuk ikut mengawal kesuksesan Porprov XVI Sumbar 2026. Menurutnya, publikasi yang masif akan membantu masyarakat mengetahui berbagai rangkaian kegiatan dan perjuangan para atlet.

Porprov XVI Sumbar 2026 bukan hanya menjadi ajang pertandingan olahraga. Momentum ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi atlet, cabang olahraga, sekaligus membangun semangat masyarakat dalam mendukung kemajuan olahraga di Sumatera Barat.

Karena itu, Erianto berharap pemberitaan mengenai persiapan hingga pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 dapat terus diperkuat. Media memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi secara cepat, luas, dan mudah diakses masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa keterbatasan anggaran diharapkan tidak menjadi alasan yang menghambat upaya bersama menyukseskan Porprov. Menurutnya, kolaborasi dan komunikasi antara KONI dengan berbagai pihak perlu terus diperkuat.

Bagi KONI Kota Padang, dukungan awak media menjadi energi tambahan dalam menghadapi agenda olahraga tingkat Sumatera Barat tersebut. Publikasi yang konsisten diharapkan mampu membangun perhatian masyarakat terhadap perjuangan atlet Kota Padang.

Di sisi lain, Eko Muhardi menyampaikan bahwa awak media pada prinsipnya siap mendukung suksesnya pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026. Media, kata dia, memiliki kepentingan yang sama untuk menyampaikan informasi positif dan aktual kepada masyarakat.

Dukungan tersebut menjadi sinyal penting bahwa KONI Kota Padang dan media dapat berjalan beriringan dalam mengawal agenda olahraga daerah. Pemberitaan yang berkelanjutan juga diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap Porprov Sumbar.

Pertemuan KONI Kota Padang dengan awak media sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi terkait kebutuhan publikasi. Informasi tentang persiapan kontingen, cabang olahraga, atlet, jadwal pertandingan, hingga capaian prestasi nantinya menjadi bagian penting yang dapat disampaikan kepada publik.

Dengan kolaborasi tersebut, gaung Porprov XVI Sumbar 2026 diharapkan semakin kuat. Bukan hanya di kalangan insan olahraga, tetapi juga sampai ke tengah masyarakat yang menjadi bagian penting dari atmosfer pesta olahraga Sumatera Barat.

KONI Kota Padang pun menatap Porprov XVI Sumbar 2026 dengan semangat kolaborasi. Dukungan pemerintah, insan olahraga, masyarakat, dan media diharapkan menjadi kekuatan bersama agar seluruh rangkaian Porprov berjalan lancar, sukses, dan mampu melahirkan prestasi membanggakan bagi Sumatera Barat. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Bukan Sekadar Ikut! Sawahlunto Mulai Kebut Persiapan Kontingen Porprov XVI Sumbar    
Rabu, September 30, 2026

On Rabu, September 30, 2026

Bukan Sekadar Ikut! Sawahlunto Mulai Kebut Persiapan Kontingen Porprov XVI Sumbar
Rapat berlangsung di Simfes Meeting Room, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Sawahlunto. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat. Berbagai kebutuhan kontingen mulai dibahas secara lebih terkoordinasi.

Langkah tersebut dilakukan melalui rapat panitia kontingen Porprov Kota Sawahlunto yang digelar Selasa (29/9/2026). Rapat berlangsung di Simfes Meeting Room, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Sawahlunto.

Rapat persiapan Porprov XVI Sumatera Barat tersebut dipimpin Asisten III Pemerintah Kota Sawahlunto. Forum ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan Kontingen Kota Sawahlunto sebelum mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Sejumlah tahapan persiapan kontingen menjadi perhatian dalam rapat. Koordinasi dilakukan agar kebutuhan atlet dan kontingen dapat dipersiapkan secara terencana.

Pembahasan tidak hanya menyangkut teknis keikutsertaan. Setiap unsur yang berkaitan dengan persiapan Kontingen Sawahlunto juga diarahkan agar berjalan sesuai tahapan dan pembagian tugas yang telah ditetapkan.

Porprov XVI Sumbar menjadi salah satu agenda olahraga penting yang membutuhkan kesiapan lintas sektor. Karena itu, Pemerintah Kota Sawahlunto terus mendorong koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam kontingen.

Melalui rapat tersebut, berbagai kebutuhan dan tahapan persiapan kembali dipetakan. Tujuannya agar tidak ada bagian penting yang terlewat menjelang pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat.

Koordinasi yang matang juga menjadi perhatian dalam persiapan Kontingen Sawahlunto. Setiap proses diharapkan dapat berjalan efektif sehingga pelaksanaan tugas panitia maupun kontingen menjadi lebih terarah.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Verifikasi Usulan Hibah Perubahan Anggaran Tahun 2026. Kegiatan ini juga berlangsung di lingkungan Disparpora Kota Sawahlunto.

Verifikasi usulan hibah dilakukan sebagai bagian dari proses evaluasi dan pemeriksaan administrasi. Setiap usulan diperiksa agar proses penganggaran dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembahasan hibah perubahan anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan administrasi pemerintahan berjalan tertib. Verifikasi dilakukan terhadap usulan hibah yang berada di lingkungan Disparpora Kota Sawahlunto.

Dua agenda tersebut, yakni persiapan Kontingen Sawahlunto untuk Porprov XVI Sumbar dan verifikasi usulan hibah, sama-sama membutuhkan koordinasi yang cermat. Pemerintah daerah memastikan setiap tahapan diproses secara terukur.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kontingen Kota Sawahlunto diharapkan dapat mengikuti Porprov XVI Sumatera Barat dengan kesiapan yang lebih baik. Koordinasi sejak awal menjadi salah satu kunci agar kebutuhan kontingen dapat dipenuhi secara tepat.

Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Disparpora terus mendorong agar seluruh proses persiapan berjalan sesuai rencana dan ketentuan. Rapat panitia kontingen serta verifikasi usulan hibah menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026. (*) 

Pewarta: Marjafri
Editor: Zamri Yahya, WU

Resmi Dilantik, Ini Susunan Lengkap Pengurus PWI dan IKWI Kota Solok Periode 2026–2029    
Rabu, September 30, 2026

On Rabu, September 30, 2026

Resmi Dilantik, Ini Susunan Lengkap Pengurus PWI dan IKWI Kota Solok Periode 2026–2029
Pelantikan pengurus PWI Kota Solok sekaligus pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Solok berlangsung di Balairung 99 Rumah Dinas Wali Kota Solok, Rabu (30/9/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Solok periode 2026–2029 resmi terbentuk. Drs. Raunis Roni kembali dipercaya memimpin organisasi wartawan tersebut untuk tiga tahun ke depan.

Pelantikan pengurus PWI Kota Solok sekaligus pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Solok berlangsung di Balairung 99 Rumah Dinas Wali Kota Solok, Rabu (30/9/2026).

Penetapan kepengurusan PWI Kota Solok mengacu pada Surat Keputusan PWI Provinsi Sumatera Barat Nomor 30/SK/PWI-SB/VIII-2026. SK tersebut ditandatangani Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat Widya Nafis, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, dan Sekretaris Firdaus di Padang pada 7 September 2026.

Dalam SK tersebut, Drs. Raunis Roni ditetapkan sebagai Ketua PWI Kota Solok periode 2026–2029. Masa kepengurusan tersebut berlangsung hingga 19 Agustus 2029.

Raunis Roni akan didampingi Miler Krisdoni, SE sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Riski Amelia sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kompetensi Wartawan, serta Elita Susanti, SH sebagai Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan.

Sementara itu, posisi Sekretaris PWI Kota Solok dipercayakan kepada Oktriyoni, SH, MH. Jabatan Bendahara diemban Milfiana Candra Putri, SH.

Dua nama dipercaya sebagai penasihat, yakni Zulfahmi Nazar dan Devy Syamputra. Struktur kepengurusan juga diperkuat sejumlah pengurus pada bidang hubungan antarlembaga, sosial kemasyarakatan, informasi, publikasi, kompetensi wartawan, usaha, koperasi, kesejahteraan wartawan, hingga media siber.

Pada Seksi Hubungan Antar Lembaga dan Kemitraan, posisi tersebut dipercayakan kepada Oky Adhadi. Seksi Sosial dan Kemasyarakatan diisi Yoserizal, sedangkan Seksi Informasi, Publikasi dan Kompetensi Wartawan dipercayakan kepada Rijal Islami.

Seksi Usaha dan Koperasi dipimpin Riskarta dengan anggota Sri Wahyuni. Seksi Kesejahteraan Wartawan dipimpin Edy Yosepson bersama anggota Aisya Sonia. Sementara Seksi Media Siber dipercayakan kepada Ildayu Candra.

Tak hanya PWI, kepengurusan IKWI Kota Solok periode 2026–2029 juga resmi ditetapkan. Pengurus Pusat IKWI menerbitkan SK Nomor 53/SK/PP-IKWI/IX/2026 yang ditandatangani di Jakarta pada 29 September 2026.

Yamsasni dipercaya sebagai Ketua IKWI Kota Solok. Ia didampingi Ilfayenita sebagai Sekretaris dan Nurva Ardila, A.Md.Keb. sebagai Bendahara. Ketua PWI Kota Solok ditetapkan sebagai pembina IKWI Kota Solok.

Sejumlah nama lainnya mengisi bidang-bidang IKWI Kota Solok. Elita Susanti, SH dipercaya pada Bidang Organisasi, Komunikasi dan Informasi. Bidang Pendidikan, Budaya dan Agama diisi Milfiana Candra Putri, SH dan Ildayani, S.Pd.

Bidang Sosial Kemasyarakatan dan Kesehatan diisi Riski Amelia dan Nelza Forsefa. Sementara Bidang Ekonomi dan Koperasi dipercayakan kepada Eliza dan Lina Agustin.

Ketua IKWI Kota Solok Yamsasni menegaskan komitmen seluruh pengurus untuk bekerja transparan, menjaga kekompakan, meningkatkan kompetensi anggota, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Pelantikan yang berlangsung di Balairung 99 Rumah Dinas Wali Kota Solok itu menjadi momentum baru bagi PWI dan IKWI Kota Solok untuk memperkuat organisasi serta membangun kebersamaan insan pers di daerah. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Bencana Mengintai, Fadly Amran Tekankan Kesiapsiagaan Padang dari Pemerintah hingga Masyarakat    
Rabu, September 30, 2026

On Rabu, September 30, 2026

Bencana Mengintai, Fadly Amran Tekankan Kesiapsiagaan Padang dari Pemerintah hingga Masyarakat
Wali Kota Padang Fadly Amran memaparkan berbagai pengalaman Kota Padang dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana. (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pengalaman Kota Padang menghadapi berbagai bencana menjadi sorotan dalam Seminar Kebencanaan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah (Komwil) I, Rabu (30/9/2026).

Seminar kebencanaan tersebut digelar di Santika Hotel Padang dan menghadirkan Wali Kota Padang Fadly Amran sebagai salah satu narasumber. Ia memaparkan berbagai pengalaman Kota Padang dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Di hadapan delegasi dari 24 kota anggota Komwil I Apeksi, Fadly Amran menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak boleh dilakukan secara sesaat. Menurutnya, pemerintah daerah dan masyarakat harus terus membangun kemampuan menghadapi berbagai potensi bencana.

Kota Padang sendiri berada di wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi. Kondisi geografis dan posisi daerah yang berada di kawasan Ring of Fire membuat Padang berpotensi menghadapi gempa bumi, tsunami, banjir hingga longsor.

Pengalaman menghadapi bencana menjadi pembelajaran penting bagi Pemerintah Kota Padang. Karena itu, penguatan kapasitas kelembagaan, BPBD, serta kesiapsiagaan masyarakat terus menjadi perhatian.

Fadly Amran juga memaparkan penanganan dan pemulihan pascabencana yang dilakukan Kota Padang. Pada 2025, bencana hidrometeorologi menyebabkan 11 orang meninggal dunia, ribuan rumah terdampak, serta menimbulkan kerusakan infrastruktur dan dampak terhadap sektor pertanian dan perikanan.

Dalam upaya pemulihan pascabencana 2025, Pemerintah Kota Padang mendapat dukungan pemerintah pusat sebesar Rp4 triliun. Dukungan tersebut antara lain diarahkan untuk pembangunan dan penanganan infrastruktur yang terdampak bencana.

Tak berhenti di sana, kesiapan menghadapi ancaman bencana juga diperkuat melalui penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak. Pemerintah Kota Padang melakukan pembelian tanah untuk pembangunan Hunian Tetap atau Huntap.

Sebanyak 533 unit Huntap disiapkan bagi masyarakat terdampak. Pembangunan tersebut melibatkan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Danantara, serta sektor swasta.

Fadly Amran juga menyinggung kejadian hujan ekstrem pada 3 Agustus 2026 yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Padang. Peristiwa tersebut kembali menegaskan pentingnya sistem kesiapsiagaan yang berjalan secara berkelanjutan.

Menurut Fadly, masyarakat harus menjadi bagian penting dalam sistem penanggulangan bencana. Early warning system, pelatihan kebencanaan, hingga pemberdayaan masyarakat perlu terus diperkuat sampai tingkat paling bawah.

Seminar Kebencanaan Apeksi Komwil I tersebut turut menghadirkan Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar, yang juga pernah menjabat Wali Kota Padang periode 2004–2014. Perwakilan BNPB dan BPBD Sumatera Barat juga hadir sebagai narasumber.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Eksekutif Apeksi Alwis Rustam, Sekretaris Komwil I Apeksi Muhammad Sofyan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Padang Tarmizi Ismail, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Padang Didi Aryadi. Hadir pula pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang serta camat dan lurah se-Kota Padang.

Seminar semakin strategis dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antarpemerintah kota untuk membantu daerah yang terdampak bencana. Penandatanganan dilakukan para Kepala Pelaksana BPBD dari 24 kota anggota Komwil I Apeksi sebagai bentuk penguatan koordinasi dan solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU