HEADLINE
Gubernur Mahyeldi: Paskibraka Bukan Sekadar Pengibar Bendera, tetapi Wadah Pembentukan Karakter Calon Pemimpin Bangsa    
Sabtu, Agustus 01, 2026

On Sabtu, Agustus 01, 2026

Gubernur Mahyeldi: Paskibraka Bukan Sekadar Pengibar Bendera, tetapi Wadah Pembentukan Karakter Calon Pemimpin Bangsa
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumbar Tahun 2026. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumbar Tahun 2026 di Auditorium Gubernuran, Sabtu (1/8/2026).

Sebanyak 54 putra-putri terbaik perwakilan kabupaten dan kota di Sumbar akan menjalani pembinaan intensif sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sumbar.

Dalam arahannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan jiwa kebangsaan bagi generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa.

“Sebagai generasi penerus, kalian mewarisi semangat perjuangan para pendahulu. Karena itu, saya berharap dari Paskibraka inilah akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, tokoh bangsa, menteri, gubernur, bahkan Presiden Republik Indonesia,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi berjenjang dan kompetitif. Menurutnya, keberhasilan menjadi calon Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan disiplin, integritas, dan tanggung jawab.

“Adik-adik adalah putra-putri terbaik Sumatera Barat. Pemusatan pendidikan dan pelatihan ini merupakan bekal penting untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara fisik, mental, maupun karakter, sehingga mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Mahyeldi menekankan bahwa nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan hendaknya tidak berhenti pada pelaksanaan upacara kenegaraan semata, tetapi menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari sebagai pribadi yang disiplin, berintegritas, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Ia juga mengajak para peserta untuk meneladani semangat perjuangan para tokoh terdahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan bangsa. Menurutnya, sejarah mencatat Sumbar tidak hanya melahirkan banyak pahlawan dan pendiri bangsa, tetapi juga menjadi penyelamat keberlangsungan Republik Indonesia melalui Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Semangat tersebut diharapkan terus hidup dalam diri generasi muda Sumbar.

Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumbar, Donny Rahma Saputra menjelaskan pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka beserta ketentuan pelaksanaannya dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Ia menyebutkan, 54 peserta yang mengikuti pemusatan diklat merupakan hasil seleksi berjenjang dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Para peserta telah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, wawasan kebangsaan, intelegensia umum, kesehatan, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, kepribadian, hingga penelusuran rekam jejak sesuai standar Program Paskibraka Nasional.

Donny menambahkan, pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung pada 1–18 Agustus 2026. Selama kegiatan, peserta akan memperoleh pembinaan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, revolusi mental, literasi digital, kepemimpinan, kewaspadaan nasional, peraturan baris-berbaris, serta praktik pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih sebagai bekal menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sumbar.

Melalui pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut, Pemprov Sumbar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mampu menjalankan tugas pengibaran Bendera Pusaka dengan baik, tetapi juga menjadi teladan dalam kedisiplinan, kepemimpinan, serta agen pemersatu dan penggerak kemajuan daerah maupun bangsa. (adpsb/rmz/bud)

Wawako Maigus Nasir Tinjau Persiapan Venue Pelaksanaan HJK Padang ke-357 di Kawasan Kota Tua, Batang Arau, dan Batang Palinggam    
Sabtu, Agustus 01, 2026

On Sabtu, Agustus 01, 2026

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat meninjau sejumlah lokasi pelaksanaan HJK di kawasan Kota Tua, Batang Arau, dan Batang Palinggam, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Diskominfo Kota Padang). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mematangkan persiapan sejumlah venue yang akan menjadi pusat pelaksanaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Hadir pada kunjungan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Kota Padang, Corri Saidan, sekaligus Ketua Panitia HJK ke-357, Kepala Dinas PUPR, Malvi Hendri, Kepala Dinas Perhubungan, Yudi Indra Syani, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Teddy Antonius, Kepala Badan Kesbangpol, Syahendri Barkah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yopi Krislova dan Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar.

Mengusung tema "Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City", perayaan Hari Jadi Kota yang berlangsung pada 6-10 Agustus 2026 itu diproyeksikan untuk memperkuat promosi pariwisata, budaya, dan kuliner sekaligus mengokohkan posisi Padang menuju kota gastronomi dunia.

Persiapan tersebut dipastikan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat meninjau sejumlah lokasi pelaksanaan HJK di kawasan Kota Tua, Batang Arau, dan Batang Palinggam, Sabtu (1/8/2026).

Maigus Nasir menegaskan agar seluruh aspek penyelenggaraan HJK dapat dipersiapkan secara maksimal, mulai dari kesiapan infrastruktur, pelaksanaan setiap agenda, pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga kebersihan kawasan. Menurutnya, kesiapan lintas sektor menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sukses.

"Saat ini kita tengah membersihkan Sungai Batang Arau, di samping menyiapkan pelaksanaan sejumlah agenda HJK. Semua persiapan harus berjalan optimal agar perayaan hari jadi ini memberi kesan terbaik bagi masyarakat maupun tamu yang hadir," katanya. 

Lebih lanjut, Maigus Nasir juga memberi perhatian khusus terhadap kebersihan Sungai Batang Arau yang menjadi salah satu ikon kawasan Kota Tua. Ia mengapresiasi kondisi sungai yang mulai bersih dan berharap upaya tersebut tidak hanya dilakukan menjelang HJK, tetapi menjadi budaya yang terus dijaga bersama.

"Saya merasa senang melihat Sungai Batang Arau yang kini mulai bersih dari sampah. Harapan saya, kebersihan ini dapat terus dipertahankan, tidak hanya saat perayaan Hari Jadi Kota Padang, tetapi juga untuk seterusnya," cakapnya. 

Lebih dari itu, Maigus juga mengingatkan agar pelayanan kepada tamu nasional maupun internasional dipersiapkan secara optimal. Menurutnya, kualitas pelaksanaan setiap kegiatan harus dijaga sehingga HJK tidak hanya berlangsung sukses, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM Kota Padang.

"Perayaan HJK harus memberi dampak nyata bagi pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM, sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai destinasi unggulan menuju kota gastronomi dunia," tegasnya. 

Sementara itu, Corri Saidan menjelaskan perayaan HJK akan diisi sejumlah agenda berskala nasional dan internasional yang dipusatkan terutama di kawasan Kota Tua, Batang Arau, Batang Palinggam, dan Pantai Padang.

"HJK tahun ini akan menghadirkan momen bersejarah melalui peresmian Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau sebagai simbol penguatan kerja sama sister city (kota kembar) antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman. Peresmian akan dirangkai dengan penanaman pohon dan penandatanganan dokumen sejarah sebagai penanda eratnya hubungan kedua kota," jelasnya. 

Corri menambahkan, HJK Padang ke-357 akan diramaikan berbagai agenda, mulai dari Seminar Pendidikan, Waste Management Symposium, Pawai Telong-Telong, Rapat Paripurna DPRD tentang HJK Padang ke-357, serta Padang Gastronomy Market, Festival Salaju Sampan, hingga Padang Bajamba Festival, Gowes Siti Nurbaya, Donor Darah, dan Padang Harmoni Festival.

 kemeriahan HJK akan berlangsung pada 9 Agustus melalui BOM Run, Talks on Taste, Padang Fashion Summit, serta pertunjukan seni Xploria Padang yang menghadirkan Siti Nurbaya Orchestra bersama sejumlah penyanyi lokal dan nasional di kawasan Kota Tua. Seluruh rangkaian HJK akan ditutup pada 10 Agustus dengan penutupan Padang Gastronomy Market, Padang Harmoni Festival, dan Padang Fashion Summit," urainya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Pelantikan Pengurus PWI Padang Pariaman/Pariaman 2026-2029, Idham Fadhli Tekankan Kerja Nyata    
Sabtu, Agustus 01, 2026

On Sabtu, Agustus 01, 2026

Pelantikan Pengurus PWI Padang Pariaman/Pariaman 2026-2029, Idham Fadhli Tekankan Kerja Nyata
Pelantikan Pengurus PWI Padang Pariaman/Pariaman 2026-2029 menandai dimulainya kepengurusan baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang dipimpin Ketua Idham Fadhli. (Foto: Emil). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pelantikan Pengurus PWI Padang Pariaman/Pariaman 2026-2029 menandai dimulainya kepengurusan baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang dipimpin Ketua Idham Fadhli. Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat profesionalisme organisasi dan peran pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Usai dilantik, Idham Fadhli menegaskan kepengurusan periode 2026–2029 tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, seluruh pengurus harus menghadirkan program kerja yang memberi manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.

"Kita dorong wartawan mengikuti pendidikan dan pelatihan, tingkatkan kesejahteraan anggota, serta hadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Idham Fadhli.

Ia menjelaskan organisasi akan diarahkan menjadi lebih tertib, solid, profesional, terbuka, dan bermartabat. Sejumlah program prioritas yang telah disiapkan meliputi pendidikan dan pelatihan wartawan, peningkatan kesejahteraan anggota, hingga berbagai kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Idham mengingatkan seluruh anggota agar menjaga kehormatan profesi jurnalistik. Wartawan, katanya, tidak boleh menggunakan profesinya untuk menakut-nakuti, memeras, menyebarkan kebencian, ataupun mengejar kepentingan pribadi.

PWI Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman juga berkomitmen membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dunia usaha, serta organisasi masyarakat. Meski demikian, kerja sama tersebut ditegaskan tidak akan mengurangi independensi pers maupun fungsi kontrol sosial.

Dukungan terhadap kepengurusan baru juga datang dari PWI Sumbar. Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar, Sawir Pribadi, yang mewakili Ketua PWI Sumbar, mengapresiasi pelaksanaan pelantikan dan meminta pengurus segera melakukan konsolidasi organisasi.

Ia juga mendorong pelaksanaan Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai agenda prioritas guna meningkatkan jumlah wartawan bersertifikat di wilayah Pariaman.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pariaman Yalviendri, serta Sekretaris Kominfo Pariaman Elfadri.

Dalam sambutannya, Yota Balad mengucapkan selamat kepada Idham Fadhli beserta seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap PWI mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi mendukung kelancaran dan keberlanjutan pembangunan.

Menurut Yota, peran pers semakin penting di tengah perkembangan era digital. Karena itu, wartawan diminta tetap menjunjung profesionalisme, integritas, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Pers memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi yang positif serta membentengi masyarakat dari maraknya penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian di media sosial," ujar Yota.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Pariaman Zahirman yang mewakili Bupati Padang Pariaman berharap kepengurusan baru dapat meningkatkan kiprah media dan insan pers dalam mendukung kemajuan daerah.

Ia menilai Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membutuhkan dukungan pers untuk menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat. Zahirman juga menyatakan pemerintah daerah siap mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia insan pers, termasuk membuka peluang dukungan melalui dana hibah sesuai mekanisme yang berlaku dengan pengajuan proposal.

Dengan semangat profesionalisme dan kebersamaan, kepengurusan PWI Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman periode 2026–2029 optimistis dapat memperkuat organisasi, meningkatkan kompetensi wartawan, serta berkontribusi terhadap kemajuan daerah dan keterbukaan informasi publik. (*)

Anggota DPRD Kota Padang Rafli Boy Ajak Warga Sukseskan Progul Smart Surau dan HJK Padang ke-357    
Sabtu, Agustus 01, 2026

On Sabtu, Agustus 01, 2026

Anggota DPRD Kota Padang Rafli Boy Ajak Warga Sukseskan Progul Smart Surau dan HJK Padang ke-357
Rafly Boy ketika hadir di di Masjid Darussakinah, Komplek Perumahan Filano, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Jumat 31 Juli 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota DPRD Kota Padang Rafli Boy mengajak warga untuk menyukseskan Progul Smart Surau dan HJK Padang ke-357. 

Hal itu disampaikannya ketika hadir di di Masjid Darussakinah, Komplek Perumahan Filano, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Jumat 31 Juli 2026.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan monitoring pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Smart Surau sekaligus sosialisasi rangkaian acara Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Padang Zul Asfi Lubis, Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Pengurus Masjid Darussakinah Syamsudirman dan Kepala MDT Darussakinah Yuli Ennefi. 

"Mari kita sukseskan program unggulan Pemerintah Kota Padang, misalnya Smart Surau. Karena itu semua akan berujung kepada warga," katanya. 

Dijelaskannya, Progul Smart Surau bertujuan untuk menjadikan masjid dan mushala sebagai pusat pendidikan karakter, kegiatan keagamaan, dan peradaban generasi muda berbasis teknologi.

Selain itu, Rafly Boy mengajak warga untuk ikut memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

"Ini adalah kegiatan rutin setiap tahunnya mengingat berdirinya kota ini dan jasa-jasa pahlawan yang berjuang untuk kota ini. DPRD akan selalu mensuport kegiaran yang membangkitkan semangat patriotisme warga," uranya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Pemprov Sumbar Siap Tindak Lanjuti Arahan Menteri PU Terkait Penanganan Kelok 44    
Sabtu, Agustus 01, 2026

On Sabtu, Agustus 01, 2026

Pemprov Sumbar Siap Tindak Lanjuti Arahan Menteri PU Terkait Penanganan Kelok 44
Menteri didampingi oleh Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar, Armizoprades. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) segera mengusulkan perubahan trase Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar (Kelok 44) sebagai solusi jangka panjang terhadap kondisi jalan yang terus mengalami penurunan akibat pergerakan tanah.

Arahan tersebut disampaikan Menteri PU saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam, Jumat (31/7/2026). Dalam kunjungan itu, Menteri didampingi oleh Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar, Armizoprades.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda peninjauan sejumlah infrastruktur strategis di Sumbar yang pada akhir tahun 2025 lalu terdampak bencana hidometeorologi. Beberapa lokasi yang dikunjungi itu meliputi Sabo Dam Batang Tumayo di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya; kemudian Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar (Kelok 44); serta Ruas Jalan Provinsi Sicincin–Malalak.

Saat meninjau Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar, Menteri PU melihat secara langsung kondisi badan jalan yang mengalami banyak titik penurunan (terban). Ia menilai struktur tanah pada ruas tersebut sudah tidak lagi memadai untuk dipertahankan sebagai jalur utama dalam jangka panjang.

Karena itu, Menteri PU mengarahkan agar Pemprov Sumbar segera menyiapkan usulan perubahan trase jalan sebagai alternatif penanganan yang lebih permanen dan berkelanjutan. Termasuk untuk penanganan Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar. Langkah tersebut dinilai penting agar proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan pembangunan dapat dipercepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Menteri juga meminta agar rencana perubahan trase tersebut segera dibahas bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), sehingga dapat segera dikaji secara teknis dan disiapkan langkah penanganan yang paling efektif oleh Pemerintah Pusat .

Sementara itu, pada kunjungan ke Sabo Dam Batang Tumayo, Menteri PU juga meninjau fungsi infrastruktur pengendali sedimen yang berperan penting dalam mengurangi potensi bahaya banjir lahar dan material vulkanik dari kawasan Gunung Marapi.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan peninjauan ke Ruas Jalan Provinsi Sicincin–Malalak guna melihat kondisi infrastruktur jalan yang menjadi salah satu akses penghubung antarwilayah di Sumbar.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Armizoprades menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti seluruh arahan Menteri PU.

“Atas arahan Bapak Menteri, kami akan segera berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional untuk membahas alternatif perubahan trase beserta kajian teknisnya. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga akan menyiapkan usulan perubahan Rencana Aksi Menteri Pekerjaan Umum agar proses penanganan Ruas Jalan Manggopoh–Padang Luar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Armizoprades.

Ia menambahkan, Pemprov Sumbar menyambut baik perhatian yang diberikan pemerintah pusat terhadap kondisi infrastruktur di Sumbar. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan penanganan yang lebih efektif, terutama pada ruas jalan strategis yang selama ini mengalami permasalahan akibat kondisi geologi.

“Kami berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik sehingga solusi yang diambil tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas orang dan distribusi barang,” tambahnya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, pemerintah mempertegas komitmen untuk memperkuat pembangunan infrastruktur yang aman, tangguh, dan berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. (adpsb/bud)

KKP Bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang Lakukan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologis    
Sabtu, Agustus 01, 2026

On Sabtu, Agustus 01, 2026

KKP Bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang Lakukan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologis
KKP bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang menyerahkan bantuan sekaligus menebar benih lele kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis. (Foto: Diskominfo Kota Padang). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang menyerahkan bantuan sekaligus menebar benih lele kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (1/8/2026).

Hadir pada kesempatan itu, Direktur Sarana dan Prasarana pada Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Enggar Saptopo, Direktur Pengolahan pada Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Budi Yuwono, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Syefdinon, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Rahmat Irfansyah, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus, Muhammad Iqbal, dan Lurah Koto Panjang Ikua Koto (KPIK) Kota Padang, Doni.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan pascabencana yang sebelumnya melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat. Selain penebaran benih ikan, bantuan yang disalurkan juga mencakup cool box untuk pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, pakan ikan serta alat tangkap berupa jaring bagi nelayan terdampak.

Direktur Sarana dan Prasarana pada Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Enggar Saptopo, mengatakan bahwa pemulihan sektor perikanan budidaya di Kota Padang telah mencapai 100 persen. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

“KKP bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang melakukan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologis. Untuk Kota Padang, pemulihan budidaya ikan air darat telah mencapai 100 persen. Kami memberikan intervensi berupa bantuan 101.000 benih ikan, cool box untuk pengolahan dan pemasaran ikan, pakan ikan serta alat tangkap berupa jaring bagi nelayan terdampak," ujarnya. 

Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antar pemerintah untuk mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pembudidaya ikan dan nelayan.

Enggar juga berharap sinergi yang telah terjalin antara KKP dan Pemerintah Kota Padang dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, tetapi juga untuk pengembangan sektor perikanan ke depan.

“Yang terpenting, masyarakat tetap semangat dan segera melanjutkan aktivitas ekonominya. Nantinya, para penyuluh perikanan juga akan mendampingi pembudidaya agar usaha yang dijalankan dapat berkembang kembali,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan KKP sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan saat ini.

“Sejak masa tanggap darurat bencana, KKP telah menyalurkan berbagai bantuan stimulus kepada masyarakat. Untuk Kota Padang, pemulihan lahan sektor perikanan telah dilakukan pada area seluas 7.930 meter persegi. Bantuan yang diberikan secara bertahap hingga saat ini tentu memberikan semangat besar bagi masyarakat untuk kembali bangkit," cakapnya. 

Alfiadi menjelaskan, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa benih ikan dan alat tangkap, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan. Bahkan, KKP menugaskan tenaga pendamping selama satu bulan di Kota Padang untuk membantu percepatan pemulihan sekaligus mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Padang Sarai.

“Perhatian dari Kementerian ini menjadi anugerah besar bagi Kota Padang. Sektor perikanan merupakan salah satu sektor andalan yang menopang perekonomian masyarakat, terutama di kawasan pesisir dan daerah aliran sungai. Dukungan yang diberikan pemerintah pusat, provinsi, dan kota secara bersama-sama diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk beraktivitas dan meningkatkan kesejahteraan," jelasnya. 

Melalui penyaluran bantuan dan pendampingan yang berkelanjutan, pemerintah berharap sektor perikanan di Kota Padang dapat pulih lebih cepat, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pascabencana. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Pemkot Solok Raih Penghargaan Khusus Kementerian Haji    
Sabtu, Agustus 01, 2026

On Sabtu, Agustus 01, 2026

Pemkot Solok Raih Penghargaan Khusus Kementerian Haji
Penghargaan ini diserahkan dalam acara Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M sekaligus persiapan tahun berikutnya, yang berlangsung di Aula Utama Asrama Haji Kelas I Padang, Jumat (31/7/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Atas sinergi nyata dan dedikasi penuh mendukung kelancaran ibadah haji, Pemerintah Kota Solok menerima penghargaan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. 

Penghargaan ini diserahkan dalam acara Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M sekaligus persiapan tahun berikutnya, yang berlangsung di Aula Utama Asrama Haji Kelas I Padang, Jumat (31/7/2026).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah H. Teguh Dwi Nugroho, S.E., M.M., dan diterima oleh Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal, S.H. 

Penganugerahan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 72/MH/SJ/2026, yang mengapresiasi peran daerah dalam mendukung proses keberangkatan dan kepulangan jemaah di Embarkasi Padang.

Pemerintah Kota Solok dinilai telah memberikan dukungan kongkrit berupa penyediaan empat unit bus besar Vircansa untuk mengangkut jemaah, serta menyisihkan anggaran khusus guna memenuhi kebutuhan konsumsi selama proses pemberangkatan dan pemulangan. 

Langkah ini dinilai sangat membantu agar jemaah dapat berangkat dan pulang dengan aman, nyaman, dan lancar.

Menerima penghargaan tersebut, Wakil Wali Kota Suryadi Nurdal menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam.

Baginya, penghargaan ini bukan sekadar tanda prestasi, melainkan pengakuan atas komitmen daerah dalam melayani masyarakat, khususnya jemaah haji asal Sumatera Barat.

"Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan. Sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan seluruh pihak akan terus kami perkuat demi memberikan yang terbaik bagi para jemaah," ujarnya.

Acara ini juga dihadiri Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Pemprov Sumatera Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, serta para kepala daerah lainnya yang turut menerima penghargaan serupa.(80)