HEADLINE
Rupiah Melemah, DPR Soroti Rapuhnya Ketahanan Bahan Baku Obat Nasional    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Rupiah Melemah, DPR Soroti Rapuhnya Ketahanan Bahan Baku Obat Nasional
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher ketika memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai potensi kenaikan harga dan gangguan pasokan obat akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang berdampak pada meningkatnya harga bahan baku impor.

Peringatan tersebut menyusul pernyataan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang mengakui adanya tekanan terhadap industri farmasi dalam beberapa bulan terakhir karena sebagian besar bahan baku obat masih bergantung pada impor.

“Obat merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah harus memastikan tekanan ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar tidak berujung pada kenaikan harga yang memberatkan masyarakat atau bahkan menimbulkan kelangkaan obat,” ujar Netty dalam keterangannya, Senin (15/6).

Netty mengapresiasi langkah BPOM yang memberikan kemudahan dan pendampingan kepada industri farmasi untuk mencari alternatif sumber bahan baku dari negara lain guna menjaga keberlangsungan produksi obat.

Namun menurutnya, langkah tersebut masih bersifat jangka pendek dan perlu diikuti dengan strategi yang lebih mendasar.

“Persoalan yang kita hadapi saat ini menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap bahan baku impor masih menjadi titik lemah sistem farmasi nasional. Karena itu, momentum ini harus menjadi dorongan untuk mempercepat kemandirian industri farmasi dalam negeri,” katanya.

Politisi PKS itu menilai pemerintah perlu memperkuat ekosistem industri bahan baku obat nasional mulai dari riset, investasi, insentif industri, hingga penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan pelaku usaha.

“Ketahanan kesehatan nasional tidak hanya ditentukan oleh jumlah rumah sakit atau tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kemampuan negara menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu, dan terjangkau bagi rakyat,” ujarnya.

Netty juga meminta pemerintah memastikan bahwa kebijakan relaksasi dan percepatan perizinan yang diberikan kepada industri tetap mengedepankan aspek keamanan, mutu, dan khasiat produk.

“Jangan sampai upaya menjaga pasokan justru mengurangi standar kualitas. Keselamatan pasien harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil,” tegasnya.

Selain itu, Netty meminta pemerintah melakukan pemantauan secara berkala terhadap harga dan ketersediaan obat-obatan esensial di fasilitas pelayanan kesehatan maupun apotek agar masyarakat tidak menjadi korban dari gejolak global yang terjadi.

“Kita harus belajar dari berbagai krisis sebelumnya. Ketika pasokan terganggu, yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat, terutama kelompok rentan dan pasien yang bergantung pada obat rutin setiap hari,” ujarnya.

Netty berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menjadikan situasi ini sebagai momentum memperkuat ketahanan farmasi nasional sehingga Indonesia tidak terus-menerus rentan terhadap gejolak ekonomi dan rantai pasok global.

“Jangan sampai setiap kali rupiah melemah atau terjadi konflik global, masyarakat kembali dihantui kenaikan harga dan ancaman kelangkaan obat. Kemandirian farmasi harus menjadi agenda strategis nasional,” pungkasnya. (*)

Kemendagri Minta Pemprov Bali Tingkatkan Perencanaan Berorientasi Hasil    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Kemendagri Minta Pemprov Bali Tingkatkan Perencanaan Berorientasi Hasil
Direktur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri melaksanakan kegiatan Fasilitasi Rancangan Peraturan Gubernur tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Bali Tahun 2027 secara daring, beberapa waktu lalu. Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting tersebut dibuka oleh Direktur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan.

Iwan menekankan pentingnya pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai platform utama dalam proses penyusunan dan fasilitasi RKPD.

"Pemanfaatan SIPD diarahkan untuk memastikan konsistensi dokumen perencanaan, sinkronisasi arah kebijakan pembangunan, serta optimalisasi proses fasilitasi yang terintegrasi," kata Iwan, dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan hasil pengendalian dan evaluasi RKPD Provinsi Bali Tahun 2025 pada aplikasi e-Dalev SIPD, tingkat keterisian data mencapai 100 persen, realisasi keuangan sebesar 85,32 persen, capaian kinerja program sebesar 60,33 persen, dan capaian kinerja subkegiatan sebesar 83,01 persen. 

Capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan anggaran dan subkegiatan telah berjalan cukup baik. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bali didorong untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pengukuran kinerja yang berorientasi pada hasil agar pelaksanaan program pembangunan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Iwan juga menegaskan bahwa RKPD memiliki peran strategis. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali diharapkan dapat mempercepat proses penyempurnaan dan penetapan RKPD Tahun 2027 agar tahapan penyusunan dokumen penganggaran dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Penyusunan RKPD Tahun 2027 juga diharapkan berpedoman pada Permendagri tentang Pedoman Penyusunan RKPD Tahun 2027 sebagai penghubung antara arah kebijakan nasional dalam Rancangan RKP Tahun 2027 dan hasil Rakortekrenbang Tahun 2026 dengan perencanaan pembangunan daerah, dengan tetap memperhatikan karakteristik wilayah dan target RPJMD Provinsi Bali Tahun 2025–2029.

Terakhir, Iwan mengingatkan agar Program Strategis Nasional (ProSN) dan hasil kesepakatan Rakortekrenbang Tahun 2026 dapat terakomodasi secara optimal dalam RKPD Provinsi Bali Tahun 2027 serta selaras dengan prioritas pembangunan nasional.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali diminta segera menyempurnakan Rancangan Akhir RKPD Tahun 2027 dan menetapkannya dalam bentuk Peraturan Gubernur. 

Setelah ditetapkan, salinan Peraturan Gubernur wajib disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah paling lambat tujuh hari setelah penetapan. Bappeda Provinsi Bali juga diharapkan menyampaikan matriks tindak lanjut hasil fasilitasi kepada Ditjen Bina Pembangunan Daerah. (*)

Soal Pajak dan Parkir, Faisal Nasir Dorong Digitalisasi di Kota Padang    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Soal Pajak dan Parkir, Faisal Nasir Dorong Digitalisasi di Kota Padang
Anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Faisal Nasir ketika diwawancarai awak media soal pajak dan parkir di Kota Padang yang masih banyak kebocoran. (Foto: Yuamran). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Faisal Nasir, mendorong Pemerintah Kota Padang untuk segera mempercepat digitalisasi sistem pajak dan retribusi daerah guna meminimalisir kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor perparkiran.

Menurut Faisal, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara pajak dan retribusi. Ia menjelaskan bahwa pajak merupakan kewajiban yang dibayarkan masyarakat kepada pemerintah sebagai sumber pendapatan daerah, sedangkan retribusi merupakan pungutan atas jasa atau pelayanan yang disediakan oleh pemerintah.

"Retribusi itu berkaitan dengan pelayanan yang diberikan pemerintah. Contohnya retribusi parkir di badan jalan atau fasilitas umum yang dikelola pemerintah. Sedangkan pajak parkir dikenakan pada lokasi parkir yang berada di area milik swasta seperti pusat perbelanjaan, hotel, restoran, dan kafe," jelasnya.

Faisal menilai digitalisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak maupun retribusi daerah. Menurutnya, sistem manual yang masih digunakan saat ini berpotensi menimbulkan penyimpangan dan kebocoran penerimaan daerah.

"Kami telah meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar segera memperluas penerapan sistem digital dalam pengelolaan pajak dan retribusi. Selama masih menggunakan sistem manual, peluang kebocoran akan tetap ada," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sebagian sektor pajak daerah saat ini telah mulai menerapkan sistem digital, termasuk pada beberapa titik parkir. Namun, penerapannya dinilai belum maksimal karena masih terdapat transaksi yang dilakukan secara manual.

Sementara itu, untuk retribusi parkir di tepi jalan umum, hingga saat ini belum ada yang sepenuhnya menggunakan sistem digital. Karena itu, DPRD Kota Padang meminta Dinas Perhubungan segera menerapkan sistem pembayaran non-tunai yang terintegrasi dengan sistem pemerintah daerah.

"Kami berharap seluruh transaksi retribusi parkir ke depan dapat dilakukan secara digital atau non-tunai sehingga seluruh penerimaan dapat dipantau secara transparan dan akuntabel," katanya.

Faisal juga menyoroti masih lemahnya tata kelola sejumlah titik parkir di Kota Padang. Bahkan, menurutnya, terdapat lokasi parkir yang dikelola oleh beberapa pihak berbeda sehingga berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan daerah.

Untuk itu, ia meminta pemerintah melakukan pendataan ulang seluruh titik parkir sekaligus membangun sistem pengawasan berbasis digital. Dengan sistem tersebut, setiap transaksi parkir dapat tercatat secara otomatis dan langsung terhubung dengan sistem pengelolaan pendapatan daerah.

"Jika masih mengandalkan cara manual, maka peluang terjadinya pungutan liar dan kebocoran penerimaan daerah akan tetap terbuka. Karena itu, digitalisasi merupakan solusi yang harus segera diwujudkan," tegasnya.

Lebih lanjut, Faisal menyebutkan bahwa sebagian besar PAD Kota Padang saat ini masih ditopang oleh sektor pajak daerah, seperti pajak restoran, rumah makan, reklame, dan pajak air tanah. Sementara kontribusi pajak parkir dinilai belum terlalu signifikan, namun memiliki potensi besar untuk ditingkatkan melalui pengelolaan yang lebih modern, profesional, dan transparan.

"Dengan sistem yang tertata dan berbasis digital, kita optimistis penerimaan daerah dapat meningkat sekaligus menutup celah kebocoran yang selama ini menjadi keluhan masyarakat," pungkasnya. (By/Yuamran)

Sekdako: Kita Ingin Menjadi Kota Pangan Aman untuk Memberikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Sekdako: Kita Ingin Menjadi Kota Pangan Aman untuk Memberikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat Kota Padang
Plt. Kepala BBPOM di Padang, Elyunaida melakukan pertemuan bersama Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- BBPOM di Padang melakukan pendampingan pengisian tools mandiri bersama Sekretariat Daerah Kota Padang beserta OPD terkait di Ruang Rapat Sekretaris Kota Padang. 

Dalam kegiatan ini, Plt. Kepala BBPOM di Padang, Elyunaida melakukan pertemuan bersama Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa.

“Kita berterima kasih kepada Ibu Plt Kepala BBPOM, yang sudah memberikan pendampingan kepada Kota Padang untuk penilaian KKPA 2026. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kita ingin menjadi Kota Pangan Aman untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Padang," kata Raju. 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor melalui persiapan pengisian tools penilaian sebagai bagian dari self-assessment implementasi keamanan pangan di Kota Padang.

"​Melalui kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kota Padang dan BBPOM di Padang, diharapkan kesiapan Kota Padang dalam menghadapi Penilaian KKPA Tahun 2026 semakin optimal," ungkap Plt. Kepala BBPOM di Padang. 

Setiap indikator penilaian ditelaah bersama guna memastikan program keamanan pangan berjalan secara efektif, terukur, dan berkelanjutan.

“Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Karena pangan yang aman hari ini merupakan investasi bagi kesehatan masyarakat di masa depan," ujarnya. 

Melalui kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kota Padang dan BBPOM di Padang, diharapkan kesiapan Kota Padang dalam menghadapi Penilaian KKPA Tahun 2026 semakin optimal. (Prokompin)

Seleksi Atlet Porwanas Rampung, Ketua PWI Sumbar Sampaikan Terima Kasih untuk Tuan Rumah    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Seleksi Atlet Porwanas Rampung, Ketua PWI Sumbar Sampaikan Terima Kasih untuk Tuan Rumah
Seleksi atlet Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat untuk menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV tahun 2027 resmi berakhir. (Foto: Andri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Seleksi atlet Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat untuk menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV tahun 2027 resmi berakhir, Minggu (14/6/2026) dinihari.

Pelaksanaan seleksi yang dipusatkan di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota itu berlangsung Sabtu - Minggu (13-14/6/2026).

Sebanyak tujuh cabang olahraga dipertandingkan dalam seleksi tersebut. Masing-masing cabang diikuti wartawan dari berbagai daerah di Sumatera Barat yang tergabung dalam PWI.

Tujuh cabang olahraga yang diseleksi yakni fun run, billiard, tenis meja, catur, e-sport, karaoke dan minisoccer.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, mengatakan seleksi berjalan lancar dan sukses berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta kerja keras panitia lokal PWI di Payakumbuh dan Limapuluh Kota (Paliko).

“Atas nama pengurus PWI Sumbar, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Payakumbuh, Bapak Bupati Limapuluh Kota, dan seluruh jajaran yang telah mendukung penuh kegiatan ini terkhusus kawan-kawan PWI Paliko,” ujar Widya Navies didampingi Ketua SIWO PWI Sumbar, Syaiful Husein, Senin (15/6/2026).

Widya juga menyampaikan apresiasi khusus kepada keluarga besar PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota yang dinilai bekerja maksimal sejak awal persiapan hingga kegiatan selesai.

Menurutnya, peran Ketua PWI Paliko, Aspol Dedi atau yang akrab disapa Popon, bersama seluruh anggota sangat besar dalam menyukseskan agenda seleksi atlet Porwanas tersebut.

“Kami sangat berterima kasih dan acungkan jempol buat Ketua PWI Paliko, Popon, dan seluruh kawan-kawan wartawan di Payakumbuh-Limapuluh Kota. Mereka bekerja siang dan malam demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses,” katanya.

Widya mengaku salut dengan kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan tuan rumah selama kegiatan berlangsung.

Ia menilai, meski waktu persiapan tergolong singkat, seluruh kebutuhan pertandingan dapat dipenuhi dengan baik sehingga peserta merasa nyaman mengikuti seleksi.

“Mulai dari venue pertandingan, penginapan, hingga kebutuhan teknis lainnya dipersiapkan dengan sangat baik. Ini bentuk totalitas yang luar biasa dari tuan rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua SIWO PWI Sumbar, Syaiful Husein, juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang ikut membantu menyukseskan seleksi tersebut.

“Saya juga acungkan jempol untuk Popon dan tim. Mereka mampu mempersiapkan semuanya dalam waktu singkat, sehingga hasilnya sangat memuaskan. Semua venue pertandingan layak dan membuat peserta nyaman,” kata Syaiful.

Menurut Syaiful, hasil seleksi ini nantinya akan menjadi dasar pembentukan kontingen PWI Sumbar menuju Porwanas XV di Provinsi Lampung pada April 2027 mendatang.

Ia berharap para atlet yang terpilih nantinya dapat menjalani persiapan lebih matang agar mampu bersaing dan mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional.(Ab)

Pemko Pariaman Gelar Apel Sensus Ekonomi 2027    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Pemko Pariaman Gelar Apel Sensus Ekonomi 2027
Apel yang dipimpin Wali Kota Pariaman, Yota Balad bertempat di halaman Balaikota Pariaman, Senin (15/6). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman  menggelar apel siaga dalam rangka Pelepasan Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026. 

Apel yang dipimpin Wali Kota Pariaman, Yota Balad bertempat di halaman Balaikota Pariaman, Senin (15/6).

Pelepasan petugas SE 2026 tingkat Kota Pariaman ditandai dengan penyerahan bendera dari BPS Kota Pariaman kepada Walikota Pariaman dan sekaligus dilakukan pemasangan tanda pengenal petugas sensus oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi.

Pada kesempatan itu, Wako dan Wawako  didampingi Kepala BPS Kota Pariaman, Riqadli. Apel juga diikuti oleh ASN di lingkungan Pemko Pariaman.

Dalam amanatnya, Wali Kota Pariaman, Yota Balad menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang sangat strategis. 

Data yang dihasilkan dari kegiatan ini nantinya akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah dalam menyusun arah kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun di Kota Pariaman.

"Data yang akurat, lengkap, dan mutakhir adalah kunci. Data yang berkualitas akan menjadi dasar bagi kita untuk merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran, mulai dari pemberdayaan pelaku usaha, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan daya saing ekonomi daerah," ujarnya.(wi/fad/at)

Wako Fadly Amran Sebut Total Pendapatan Daerah Kota Padang Bertambah Rp502,73 M    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Wako Fadly Amran Sebut Total Pendapatan Daerah Kota Padang Bertambah Rp502,73 M
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Padang. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Padang. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion di gedung DPRD Kota Padang, Senin 15 Juni 2026.

Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion bersama Wakil Ketua DPRD Mastilizal Aye dan Jufri dan Unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Agenda rapat meliputi penyampaian pandangan fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2025.

Kemudian penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pada APBD Kota Padang TA 2026, serta perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

Fadly Amran menjelaskan bahwa terdapat penyesuaian pada struktur KUA-PPAS APBD TA 2026. Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,03 triliun, sebelumnya Rp1,02 triliun pada APBD awal 2026. Sementara itu, pendapatan transfer sebesar Rp2,02 triliun, sebelumnya pada APBD awal 2026 sebesar Rp1,53 triliun.

“Dengan adanya perubahan anggaran tersebut, maka total pendapatan daerah bertambah sebanyak Rp502,73 miliar atau 19,67 persen dari anggaran semula Rp2,55 triliun menjadi Rp3,05 triliun," katanya. 

Fadly Amran menambahkan, disisi belanja daerah, Pemerintah Kota Padang juga melakukan penyesuaian terhadap APBD perubahan 2026. Pemerintah Kota Padang mengalokasikan belanja operasi sebesar Rp2,66 triliun, sebelumnya pada APBD awal 2026 sebesar Rp2,46 triliun.

“Dengan demikian, total belanja daerah bertambah sebesar Rp 507,41 miliar  atau 18,71 persen dari anggaran semula Rp2,69 triliun menjadi Rp3,20 triliun," ujarnya. 

Belanja modal Rp518,61 miliar, sebelumnya pada APBD awal 2026 sebesar Rp220,93 miliar, belanja tidak terduga Rp14,77 miliar, sebelumnya pada APBD awal 2026 sebesar Rp8,31 miliar, serta belanja transfer Rp5 miliar, sebelumnya pada APBD awal 2026 sebesar nol rupiah.

“Dengan metode tersebut postur rancangan perubahan PPAS APBD Kota Padang TA 2026 tetap berimbang," cakapnya. 

Fadly Amran juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas persetujuan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 yang telah ditetapkan menjadi Perda.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi DPRD Kota Padang, sehingga Pemerintah Kota Padang meraih kembali predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Alhamdulillah, Kota Padang kembali meraih opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sumbar untuk ke-13 kalinya, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2025," tutupnya. (Prokompin).

Wako Pariaman Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran dan Pohon Tumbang    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Wako Pariaman Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran dan Pohon Tumbang
Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyerahkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyerahkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah. 

Penyerahan bantuan ini difokuskan kepada para korban kebakaran yang memiliki anak yang masih menempuh pendidikan, serta warga yang terdampak musibah pohon tumbang di ruang kerja Walikota Pariaman, Senin (15/6).

Dalam kegiatan tersebut, Walikota menyerahkan bantuan kepada 5 kepala keluarga korban kebakaran. 

Masing-masing keluarga menerima dana sebesar Rp6.000.000. 

Bantuan ini diberikan dengan prioritas bagi keluarga yang memiliki anak sekolah, guna memastikan proses pendidikan putra-putri mereka tidak terhambat akibat musibah yang dialami.

Selain bantuan untuk korban kebakaran, Walikota juga menyerahkan santunan sebesar Rp2.000.000 kepada salah satu warga di Desa Rambai. 

Bantuan ini diberikan menyusul musibah kedai milik warga tersebut yang mengalami kerusakan tertimpa pohon tumbang saat kegiatan pembersihan pohon kayu di pinggir jalan.(wi/fad/at)

Muharlion Minta Wako Padang Berkoordinasi dengan BPJS terkait Jenis Perlindungan untuk Relawan KSB    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Muharlion Minta Wako Padang Berkoordinasi dengan BPJS terkait Jenis Perlindungan untuk Relawan KSB
Ketua DPRD Padang, Muharlion meminta wali kota Padang berkoordinasi dengan BPJS, terkait jenis perlindungan yang cocok untuk relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB). (Foto: Amak). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Padang, Muharlion meminta wali kota Padang berkoordinasi dengan BPJS, terkait jenis perlindungan yang cocok untuk relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB). Asuransi ini juga termasuk untuk petugas BPBD yang jadi ujung penanganan bencana di lapangan. 

Asuransi ini penting, tegas dia, karena ruang lingkup pekerjaan personel kebencanaan ini beresiko tinggi, sesuai jenis bencana yang terjadi. 

“Sebagai bentuk kehadiran negara pada setiap pekerjaan kebencanaan, memberikan perlindungan adalah sebuah keniscayaan. DPRD Padang siap mendukung penganggaran asuransi bagi semua insan kebencanaan ini nantinya,” tegas Muharlion. 

Hal itu disampaikan politisi PKS ini, merespon kegiatan Jambore KSB Kota Padang Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan ABG Lubuk Minturun tanggal 12-14 Juni 2026. Jambore ini diikuti sekitar 700 relawan KSB dari 11 kecamatan di Kota Padang. 

Momentum Jambore KSB ini, selain jadi ajang silaturahmi, juga jadi arena peningkatan kapasitas serta penguatan sinergi antarrelawan, dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kota Padang. 

Selama ini dalam melaksanakan kerelawanannya, terang Muharlion, pengetahuan personel KSB tentang dunia kebencanaan sangat minim.

Bahkan, prosedur terhadap keselamatan dirinya sendiri saat menangani bencana, juga tidak dipahami dengan utuh. 

“Saya melihat, materi tentang kebencanaan yang diberikan para instruktur dan pelatih selama pelaksanaan Jambore, sangat penting diketahui dan dipahami para relawan.”

“Jambore KSB ini layak dilanjutkan dengan hasil akhir berupa berbagai jenjang keahlian tentang kebencanaan,” ungkap Muharlion. 

Selain itu, Muharlion juga mendukung bantuan peralatan penanggulangan bencana dari Pemerintah Kota Padang bagi relawan Kelompok Siaga Bencana. 

“Bantuan peralatan itu, selain akan memudahkan koordinasi, juga memberikan perlindungan pada relawan terhadap tugas-tugas kebencanaan yang dilaksanakan,” terangnya.

Diketahui, bantuan yang diserahkan Pemko Padang itu berupa 36 unit handy talky, 50 unit body harness, 36 unit chain saw, 51 unit helm vertical rescue, 53 stel life jacket, 14 unit pulley double, 50 unit senter standar safety dan 14 roll tali karmantel. (*)

Tiga Peserta Ikuti Ujian Seleksi Perangkat Nagari Kampung Dalam, Sijunjung    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Tiga Peserta Ikuti Ujian Seleksi Perangkat Nagari Kampung Dalam, Sijunjung
Seleksi pengangkatan perangkat Nagari Kampung Dalam untuk formasi Kepala Urusan (Kaur) Umum di Nagari Kampung Dalam, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Senin (15/6/2026). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tiga peserta mengikuti ujian tertulis dan wawancara dalam seleksi pengangkatan perangkat Nagari Kampung Dalam untuk formasi Kepala Urusan (Kaur) Umum, di Nagari Kampung Dalam, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Senin (15/6/2026).

Ketiga peserta yang mengikuti tahapan seleksi tersebut yakni Gusti Ramadan dengan nomor urut 1, Shinta Pebrianosi nomor urut 2, dan Syawal Rista nomor urut 3. Sebelumnya, ketiganya dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Ketua Tim Seleksi Pengangkatan Perangkat Nagari Kampung Dalam, Afni Khairya, mengatakan peserta yang telah lulus seleksi administrasi selanjutnya mengikuti ujian tertulis yang dilaksanakan oleh pihak kecamatan.

Sementara itu, proses wawancara dilakukan oleh Ketua Forum Pelayanan Publik Kabupaten Sijunjung, Saptarius.

Kegiatan seleksi yang berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Kampung Dalam tersebut dibuka langsung oleh Wali Nagari Kampung Dalam, Lishardi. Acara itu turut dihadiri anggota Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), kepala jorong, perangkat nagari, serta para peserta seleksi.

Dalam sambutannya, Lishardi menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan untuk mengisi jabatan Kaur Umum yang saat ini kosong di lingkungan Pemerintah Nagari Kampung Dalam.

Ia menegaskan seluruh proses pelaksanaan ujian diserahkan kepada panitia dan tim penguji. Menurutnya, hasil seleksi nantinya harus diterima oleh seluruh pihak.

Camat Lubuktarok yang diwakili Kasi Pemerintahan, Mulyadi, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Pelayanan Publik Kabupaten Sijunjung, Saptarius, menyampaikan pesan kepada peserta agar tetap semangat dalam mengikuti proses seleksi.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Hasil ujian tertulis dan wawancara dijadwalkan diumumkan pada Selasa (16/6/2026).(*) 

Pewarta: Marjafri

Wako Fadly Amran Hadiri Pembekalan dan Pelepasan 2.530 Mahasiswa KKN Periode ke-52 UIN-IB Padang Tahun 2026    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Wako Fadly Amran Hadiri Pembekalan dan Pelepasan 2.530 Mahasiswa KKN Periode ke-52 UIN-IB Padang Tahun 2026
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri kegiatan pembekalan dan pelepasan 2.530 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke-52 Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN-IB) Padang Tahun 2026. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri kegiatan pembekalan dan pelepasan 2.530 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke-52 Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN-IB) Padang Tahun 2026, di Aula Gedung J Kampus III UIN-IB Padang, Senin (15/6/2026).

Hadir pada kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, Wali Kota Padang, Fadly Amran, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Abdul Haris, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Firdaus, Unsur Forkopimda Kota Padang, Ketua Senat UIN-IB Padang, Para Wakil Rektor UIN-IB Padang, Kabiro OPK dan AKK UIN-IB Padang, Para Dekan UIN-IB Padang, Direktur Pascasarjana UIN-IB Padang, seluruh civitas akademika UIN-IB Padang, dan 2.530 mahasiswa KKN Periode ke-52 UIN-IB Padang.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, yang juga menyampaikan kuliah umum kepada para peserta KKN.

Wako Fadly Amran mengapresiasi kontribusi UIN-IB Padang dalam mencetak generasi penerus bangsa sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program KKN.

"Smart Surau memiliki sejumlah aktivasi yang menyasar pembentukan karakter anak dan remaja, seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi Rumah Tahfidz, hingga penyediaan ruang belajar digital di masjid yang dilengkapi akses WiFi gratis. Kami berharap adik-adik mahasiswa KKN UIN-IB Padang ikut mendukung kesukseskan program ini ketika hadir di tengah masyarakat," jelasnya. 

Lebih lanjut, Fadly Amran turut memaparkan Program Unggulan (Progul) Smart Surau sebagai salah satu dari sembilan program unggulan Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Program ini sebutnya, dirancang untuk menghidupkan kembali fungsi seluruh rumah ibadah di Kota Padang sebagai pusat pendidikan, pembinaan umat, dan pengembangan generasi muda.

Smart Surau memiliki sejumlah aktivasi yang menyasar pembentukan karakter anak dan remaja, seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi Rumah Tahfidz, hingga penyediaan ruang belajar digital di masjid yang dilengkapi akses WiFi gratis.

Selain itu, Wali Kota Padang juga mengajak mahasiswa UIN-IB Padang dapat mendukung berbagai program strategis Pemko Padang. Salah satu diantaranya yakni gerakan Padang Rancak yang berfokus pada peningkatan kebersihan Kota Padang dengan target kota terbersih di Indonesia, serta tekad Kota Padang menjadi Kota Kreatif Gastronomi Dunia yang diakui UNESCO.

"Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa di tengah masyarakat dapat memberikan dampak nyata. Semoga ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan dapat diimplementasikan secara baik," ujarnya. 

Pemko Padang siap mendukung aksesibilitas Kampus III UIN-IB Padang melalui penyediaan delapan unit feeder bus, sekaligus upaya pelebaran jalan menuju kawasan kampus melalui dukungan pemerintah pusat.

"Pemko Padang siap mendukung aksesibilitas Kampus III UIN-IB Padang melalui penyediaan delapan unit feeder bus, sekaligus upaya pelebaran jalan menuju kawasan kampus kepada pemerintah pusat," cakapnya. 

Rektor UIN-IB Padang, Martin Kustati, menjelaskan KKN tahun ini mengusung tema 'An-Nahl Berdampak: Berdaya, Tangguh dan Berbudaya'. Sebanyak 2.530 mahasiswa UIN-IB Padang dari berbagai fakultas akan diterjunkan ke berbagai daerah di Sumatera Barat dan luar provinsi untuk melaksanakan pengabdian masyarakat mulai 20 Juli hingga 19 Agustus 2026.

Sementara itu, dalam kuliah umumnya, Menko PM Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Menurutnya, KKN merupakan laboratorium kehidupan yang mempertemukan teori dengan realitas sosial sekaligus sarana menguji kualitas kepemimpinan dan pengabdian generasi muda. 

"Manfaatkan KKN ini dengan sungguh-sungguh sebagai ruang melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi berbagai tantangan bangsa. Saya berharap UIN-IB Padang menjadi salah satu motor lahirnya pemikiran-pemikiran besar untuk masa depan Indonesia," katanya. (Prokompin) 

Wako Pariaman Sampaikan LKPD 2025, PAD Meningkat Dibanding Tahun Sebelumnya    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Wako Pariaman Sampaikan LKPD 2025, PAD Meningkat Dibanding Tahun Sebelumnya
Rapat paripurna DPRD Kota Pariaman yang dipimpin Ketua DPRD, Muhajir Muslim, Senin (15/6/2026). (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad sampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 pada rapat paripurna DPRD Kota Pariaman yang dipimpin Ketua DPRD, Muhajir Muslim, Senin (15/6/2026).

Sidang Paripurna juga dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, unsur pimpinan DPRD dan anggota, Forkopimda, Sekdako, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan Camat, Kepala Kantor/Badan/Bagian Pemko Pariaman.

Dalam penyampaiannya, Yota Balad mengatakan, pelaksanaan APBD Kota Pariaman tahun anggaran 2025 ini bukan sekadar formalitas, ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral, politik, dan administratif Pemerintah Kota Pariaman kepada masyarakat melalui DPRD. 

“Yang kita laporkan hari ini adalah hasil kerja nyata, hasil dari kebijakan, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen daerah sepanjang tahun anggaran 2025. Capaian WTP 13 kali yang diterima Kota Pariaman bukan kebetulan, ini adalah hasil konsistensi, hasil disiplin dan hasil komitmen kita dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” sambungnya.

Yota Balad, paparkan adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pariaman pada tahun 2025 lalu sebesar Rp. 57.459.978.227,89, artinya ini adalah capaian tertinggi sepanjang sejarah Kota Pariaman. 

Dibandingkan tahun 2024, terjadi peningkatan sebesar Rp. 11.548.599.585,53 atau sebesar 25,15 persen. 

Ini menunjukkan bahwa kemandirian fiskal kita mulai menguat, kerja optimalisasi pajak dan retribusi, inovasi pelayanan, serta penguatan pengawasan mulai memberikan hasil nyata.(fad/at)

Apel Pagi, Sekretaris DPRD Sumbar Maifrizon: Disiplin Kunci Dukung Optimalisasi Tugas DPRD    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Apel Pagi, Sekretaris DPRD Sumbar Maifrizon: Disiplin Kunci Dukung Optimalisasi Tugas DPRD
Sekretariat DPRD Sumbar, Maifrizon menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari. (Foto: Idris). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Semangat kerja dan komitmen meningkatkan pelayanan publik kembali ditegaskan di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat. Mengawali aktivitas pada awal pekan, Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. Maifrizon, M.Si., memimpin apel pagi rutin yang digelar pada Senin (15/6/2026).

Dalam arahannya di hadapan seluruh aparatur Sekretariat DPRD Sumbar, Maifrizon menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, kualitas kinerja aparatur menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Ia mengingatkan bahwa setiap pegawai memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan administrasi dan dukungan kelembagaan kepada DPRD berjalan secara optimal. Karena itu, peningkatan kualitas kerja harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Disiplin dan profesionalisme harus menjadi budaya kerja yang terus dijaga. Dengan kinerja yang baik, dukungan terhadap pelaksanaan tugas DPRD juga akan semakin maksimal,” tegas Maifrizon dalam arahannya.

Melalui apel pagi tersebut, Maifrizon juga mengajak seluruh pegawai untuk memperkuat koordinasi antarbagian, menjaga integritas, serta membangun sinergi dalam pelaksanaan tugas. Langkah itu dinilai penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Apel pagi rutin tidak hanya menjadi sarana penyampaian arahan pimpinan, tetapi juga momentum memperkuat semangat kebersamaan dan komitmen seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik.

Dengan semangat kerja yang terus terjaga, Sekretariat DPRD Sumatera Barat diharapkan mampu meningkatkan kualitas dukungan kelembagaan sekaligus mendorong terciptanya pemerintahan yang semakin profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.(*)

Jelang Tahun Ajaran Baru, Geliat Perekonomian di Kawasan Pasar Raya Padang Fase VII Tunjukan Tren Peningkatan Positif    
Senin, Juni 15, 2026

On Senin, Juni 15, 2026

Jelang Tahun Ajaran Baru, Geliat Perekonomian di Kawasan Pasar Raya Padang Fase VII Tunjukan Tren Peningkatan Positif
Menjelang memasuki tahun ajaran baru, geliat perekonomian di kawasan Pasar Raya Padang Fase VII menunjukkan tren peningkatan yang positif. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menjelang memasuki tahun ajaran baru, geliat perekonomian di kawasan Pasar Raya Padang Fase VII menunjukkan tren peningkatan yang positif.

Lonjakan kunjungan masyarakat yang ingin memenuhi berbagai kebutuhan sekolah menjadi momentum penting bagi para pedagang setempat.

Momentum tahun ajaran baru merupakan peluang besar bagi para pelaku usaha di Pasar Raya Fase VII. Fase VII telah siap memfasilitasi seluruh kebutuhan masyarakat dengan pilihan yang lengkap. Dinas Perdagangan Kota Padang bergerak cepat menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis demi mendongkrak perekonomian pasar. Koordinasi dengan sektor perbankan hingga penyedia layanan transportasi daring terus dimatangkan.

"Ya, kita untuk saat ini, tentunya dengan mau masuknya tahun ajaran baru, tentu ini sebuah peluang bagi pelaku usaha kita, khususnya pedagang yang berada di Pasar Raya Fase VII. Sama-sama kita ketahui di Fase VII bukan hanya sekedar pakaian, bukan hanya sekedar mukena atau alat tulis saja, tapi juga perlengkapan-perlengkapan sekolah yang dibutuhkan oleh masyarakat kita juga tersedia di Pasar Raya Fase VII. Masyarakat dapat mencari sepatu, tas, dan alat tulis yang sesuai dengan kebutuhan yang sudah tersedia lengkap di Pasar Raya Fase VII," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, Minggu, 14 Juni 2026, di Padang. 

Mengantisipasi lonjakan harga pangan yang kerap mengiringi peningkatan aktivitas pasar, Pemko Padang juga bersiap menggelar operasi pasar secara berkala guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap komoditas penting seperti minyak goreng, beras, dan cabai.

Mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi dan memastikan kenyamanan jangka panjang bagi pengunjung, Pemerintah Kota Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana umum terkait revitalisasi Pasar Raya yang akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kota Padang. 

"Saat ini kita berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan pihak Grab, pihak Bank Nagari, bagaimana menggaet sektor perekonomian, terutama peningkatan daya beli masyarakat kita," jelasnya.(Diskominfo)