HEADLINE
Dengan Pendampingan BKN, Prof. Zudan Dorong Kaltim Bangun Birokrasi Berbasis Talenta di Daerah    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

BENTENGSUMBAR.COM - Saat menyaksikan pernyataan komitmen penerapan Manajemen Talenta di Kalimantan Timur, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof Zudan, menyampaikan bahwa manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memilih ASN terbaik guna mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah sekaligus mendukung pelaksanaan Astacita Presiden. Prof. Zudan menyebut Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah yang progresif dalam penerapan manajemen talenta ASN.

Sejumlah daerah seperti Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Paser tercatat telah lebih dahulu menerapkan sistem tersebut. 

“Kalimantan Timur memiliki peluang menjadi provinsi pertama yang menerapkan manajemen talenta secara menyeluruh di seluruh kabupaten dan kota,” ujarnya di Aula Odah Etam Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa (19/05/2026). 

Menurutnya, manajemen talenta telah menjadi praktik umum di berbagai negara maju seperti Australia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan dalam membangun birokrasi yang profesional dan adaptif terhadap tantangan pembangunan. 

Prof. Zudan juga sebut keberhasilan visi-misi kepala daerah sangat ditentukan oleh kualitas ASN sebagai pelaksana kebijakan di lapangan. 

Karena itu, proses penempatan pejabat harus mempertimbangkan kompetensi, karakter, serta kesesuaian dengan target kinerja organisasi.

Prof. Zudan mencontohkan bahwa penempatan ASN yang tepat pada posisi strategis akan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah, tata kelola pemerintahan berbasis teknologi, hingga penguatan kehidupan beragama dan budaya lokal.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya evaluasi kinerja ASN secara berkala. 

Menurutnya, pejabat yang tidak mampu mencapai target dalam jangka waktu enam bulan dapat dimutasi atau diganti, sedangkan ASN yang menunjukkan kinerja baik dapat memperoleh promosi lebih cepat. 

Ia mendorong pemerintah daerah untuk menerapkan kontrak kinerja yang jelas bagi setiap pejabat, termasuk target yang terukur dan mekanisme evaluasi yang transparan. 

“Target harus dibuat jelas sejak awal. ASN yang diberi amanah harus siap dievaluasi berdasarkan capaian kinerjanya,” ujarnya.

Selain itu, Prof. Zudan menegaskan pentingnya pemetaan organisasi perangkat daerah (OPD) strategis dan penerapan prinsip “the best person in the right place” dalam birokrasi pemerintahan.

Menurutnya, ASN yang dipilih untuk menduduki jabatan strategis tidak hanya harus unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan menyelesaikan persoalan di lapangan, kepemimpinan yang kuat, empati sosial, serta kemampuan eksekusi kebijakan secara efektif. 

Melalui penerapan manajemen talenta, ia berharap pemerintah daerah dapat membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat. (Husnie)

Harkitnas 2026, Ini Ajakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub, Singgung Pembangunan Daerah    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Harkitnas 2026, Ini Ajakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub, Singgung Pembangunan Daerah
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, mengajak seluruh masyarakat. (Foto Ilustrasi: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kebangkitan nasional sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, menjaga nilai budaya, serta membangun Kota Padang yang maju dan berdaya saing.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei merupakan pengingat akan lahirnya semangat perjuangan, persatuan, dan kesadaran nasional bangsa Indonesia melalui organisasi Budi Utomo. 

Semangat tersebut, menurut Osman Ayub, harus terus diwariskan kepada generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 harus menjadi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bangkit, bersatu, dan bekerja bersama membangun daerah. Kita ingin semangat perjuangan para pendiri bangsa tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Osman Ayub, pada Rabu (20/5/2026).

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat.

Menurutnya, masyarakat harus tetap menjaga semangat gotong royong, toleransi, serta rasa cinta terhadap budaya dan identitas bangsa.

Sebagai daerah yang kaya akan budaya Minangkabau, Kota Padang diharapkan mampu menjadi contoh dalam menjaga nilai adat dan memperkuat karakter generasi muda. 

Osman Ayub juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah demi terciptanya kesejahteraan yang merata.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya seremoni tahunan, tetapi refleksi untuk terus bergerak maju, meningkatkan kualitas pendidikan, ekonomi, dan sumber daya manusia demi masa depan Kota Padang yang lebih baik,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Osman Ayub mengucapkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Padang.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026. Mari kita bangkit bersama, memperkuat persatuan, dan terus berkarya untuk Indonesia yang lebih maju.”(*)

Satresnarkoba Polres Solok Amankan Petani Pekebun, Simpan Sabu dan Alat Hisap di Dua Lokasi Berbeda    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Satresnarkoba Polres Solok Amankan Petani Pekebun, Simpan Sabu dan Alat Hisap di Dua Lokasi Berbeda
Dalam operasi yang berlangsung Selasa malam (19/05/2026) sekira pukul 21.00 WIB, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial ARP, akrab disapa Adit (26 tahun), yang berprofesi sebagai petani atau pekebun. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Solok kembali berhasil memutus peredaran barang haram di wilayah hukum Kabupaten Solok. Dalam operasi yang berlangsung Selasa malam (19/05/2026) sekira pukul 21.00 WIB, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial ARP, akrab disapa Adit (26 tahun), yang berprofesi sebagai petani atau pekebun.

Penangkapan dilakukan di dalam sebuah rumah warga yang berlokasi di Jorong Pakan Sabtu, Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung.

Pengungkapan kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/18/V/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRESSOLOK/POLDA SUMBAR tertanggal 19 Mei 2026. Operasi dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Solok, AKP Repaldi, S.H., M.M. CHRS., bersama jajarannya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, penyelidikan bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Berbekal data yang diperoleh, petugas bergerak melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga akhirnya melakukan penangkapan terhadap Adit di dalam rumah itu. 

Proses penggeledahan dilakukan secara tertib dan hukum, serta disaksikan oleh dua orang saksi masing-masing bernama Refki Yuharwiko (38 tahun) dan Reni Esfawilda (47 tahun), juga warga sekitar.

Dari pemeriksaan mendalam di tempat kejadian, petugas menemukan barang bukti tersembunyi di dua lokasi berbeda di dalam rumah. 

Di kamar orang tua tersangka, petugas menemukan satu buah tas selempang bermerek Gucci.

Di dalam tas tersebut tersimpan rapi 3 paket diduga narkotika golongan 1 bukan tanaman, yang berkemas ganda menggunakan plastik klip bening, serta satu buah pipet sedotan berwarna hitam.

Pencarian tidak berhenti di situ. Petugas kembali menemukan barang bukti krusial di bawah kasur tempat tidur yang berada di kamar tersangka, berupa satu unit alat hisap narkotika atau yang kerap disebut dengan istilah bong. 

Selain itu, dari saku celana bagian belakang yang dikenakan pelaku saat itu, petugas juga menyita satu ponsel pintar Android merek OPPO berwarna hitam lengkap dengan nomor identitas perangkatnya.

Di hadapan petugas, saksi-saksi, dan warga yang menyaksikan proses itu, Adit yang beralamat di Sawah Cangkiang, Jorong Koto Panjang, Kelurahan Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, akhirnya mengakui seluruh perbuatannya. 

Ia mengaku bahwa semua barang yang ditemukan adalah miliknya dan disimpannya sendiri, serta membenarkan tidak memiliki izin sah dari pihak berwenang untuk memiliki, menyimpan, maupun menggunakan zat terlarang tersebut.

“Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti yang diamankan telah dibawa ke Markas Komando Polres Solok guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut. Kami akan menindak tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kasatresnarkoba AKP Repaldi.

Kasus ini menjadi bukti nyata keberadaan kepolisian dalam menjaga wilayah Kabupaten Solok dari bahaya narkotika, sekaligus menjadi peringatan keras bagi siapa saja yang berniat menyalahgunakan atau mengedarkan barang terlarang.(80)

Tingkatkan Pelayanan Publik Melalui Layanan Keimigrasian, Wali Kota Payakumbuh MoU Dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Keimigrasian Sumbar    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Tingkatkan Pelayanan Publik Melalui Layanan Keimigrasian, Wali Kota Payakumbuh MoU Dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Keimigrasian Sumbar
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Keimigrasian (Ditjenim) Sumatera Barat terkait layanan keimigrasian. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kehadiran layanan keimigrasian di Mall Pelayanan Publik (MPP).

Layanan ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan, mempercepat proses pelayanan, serta menghadirkan akses yang lebih terjangkau bagi masyarakat Kota Payakumbuh dan sekitarnya.

Kehadiran layanan keimigrasian di MPP Kota Payakumbuh ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Keimigrasian (Ditjenim) Sumatera Barat terkait layanan keimigrasian, yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota, Selasa (19/5/2026).

“Atas nama Pemko Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran keimigrasian, khususnya Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam dan Kantor Wilayah Ditjenim Sumatera Barat yang telah menghadirkan pelayanan di MPP Kota Payakumbuh,” ujar Zulmaeta dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Zulmaeta juga mendorong Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam untuk menambah hari layanan sekaligus meningkatkan kuota pelayanan pembuatan dokumen keimigrasian di MPP Kota Payakumbuh.

Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Menurutnya, kemudahan akses layanan keimigrasian dapat mendorong mobilitas masyarakat ke luar negeri, baik untuk kepentingan bisnis, pariwisata, pendidikan, maupun ibadah.

“Kerja sama ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing perekonomian Payakumbuh. Semakin banyak masyarakat yang memiliki dokumen keimigrasian, semakin besar pula peluang mereka untuk menjangkau kesempatan ekonomi di luar negeri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenim Sumatera Barat Nurudin menyambut baik kerja sama tersebut. 

Ia menilai kehadiran layanan keimigrasian di MPP merupakan wujud nyata integrasi pelayanan pemerintah dalam satu atap, sehingga masyarakat dapat mengurus dokumen perjalanan dengan lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Acara penandatanganan MoU turut dihadiri Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Kepala Imigrasi Baso Kizlar Assad beserta jajaran, Kepala Dinas DPMPTSP Maizon Satria, serta Kabag Pemerintahan Danil Depo.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Pemko Payakumbuh berharap akses layanan keimigrasian yang selama ini masih terbatas dapat semakin diperluas, sehingga masyarakat Payakumbuh dapat menikmati kemudahan mengurus dokumen keimigrasian di kotanya sendiri. (HM)

Walikota Pariaman Serahkan Proposal ke Menteri PPN/Kepala Bappenas    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Walikota Pariaman Serahkan Proposal ke Menteri PPN/Kepala Bappenas
Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyerahkan beberapa proposal percepatan pembangunan Kota Pariaman ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyerahkan beberapa proposal percepatan pembangunan Kota Pariaman ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas di Kantor Pusat Kementerian PPN/Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/5).

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, bersama Wali Kota Pariaman, Yota Balad.

“Kami di Bappenas sangat mengapresiasi langkah proaktif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Pariaman. Hal ini menunjukkan adanya sinergi dan kolaborasi yang solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dan  Ini merupakan kunci utama agar perencanaan pembangunan nasional dan daerah bisa berjalan selaras (inline), “ ujarnya.

Menteri Rachmat Pambudy menerima proposal tersebut dan akan melakukan penelaahan (review) yang komprehensif terhadap proposal-proposal yang diajukan.

Sementara itu, Wali Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan bahwa pertemuan penting ini bertujuan untuk melakukan audiensi sekaligus menyerahkan 7 (tujuh) proposal usulan kegiatan strategis dalam rangka percepatan pembangunan Kota Pariaman.

Antara lain pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Serta proposal untuk jalur evakuasi bencana, perbaikan Gor Rawang, Gor Pauh dan pembangunan Gedung Seni Kota Pariaman yang saat ini masih menjadi Gedung Nasional. (R/at)

Musda VI LKAAM Sawahlunto Perkuat Peran Adat Hadapi Ancaman Narkoba, LGBT, dan Menyusutnya Tanah Ulayat di Minangkabau    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Musda VI LKAAM Sawahlunto Perkuat Peran Adat Hadapi Ancaman Narkoba, LGBT, dan Menyusutnya Tanah Ulayat di Minangkabau
Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Aula Saka Ombilin Heritage Hotel, Rabu (20/5/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Aula Saka Ombilin Heritage Hotel, Rabu (20/5/2026).

Musyawarah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga nilai-nilai budaya Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah; Syarak Mangato, Adaik Mamakai, sekaligus mendukung pembangunan Kota Sawahlunto.

Musda VI mengusung tema, “Melalui Musyawarah Daerah VI LKAAM Kota Sawahlunto Kita Wujudkan Sawahlunto Maju, Mandiri, dan Berprestasi yang Berazaskan Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Syarak Mangato, Adaik Mamakai.”

Ketua LKAAM Kota Sawahlunto, Ir. Dahler Dt. Panghulu Sati, menjelaskan bahwa masa kepengurusan sebelumnya telah diperpanjang sebanyak dua kali karena keterbatasan anggaran Pemerintah Kota Sawahlunto. Meski demikian, lembaga adat tetap menjalankan fungsi pembinaan dan pelestarian adat di tengah masyarakat.

Menurut Dahler, musyawarah daerah harus berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan semangat badunsanak, dengan menjunjung prinsip “manuruik alua nan luruih, manampuah jalan nan pasa”—yakni menempuh jalan yang benar sesuai dengan ketentuan adat. Ia berharap seluruh rangkaian Musda menjadi amanah dan bernilai ibadah di hadapan Allah SWT.

Perwakilan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Provinsi Sumatera Barat yang juga menjabat sebagai Ketua LKAAM Pesisir Selatan, Drs. H. Syafrizal, M.M. Dt. Nan Batuah, menyoroti berbagai tantangan sosial yang dihadapi Sumatera Barat, termasuk penyalahgunaan narkoba dan perilaku LGBT yang dinilainya bertentangan dengan nilai adat dan ajaran agama. Ia mendorong penguatan hukum pidana adat sebagai salah satu instrumen sosial untuk menjaga ketertiban masyarakat.

Selain itu, Syafrizal menekankan pentingnya menjaga keberadaan tanah ulayat sebagai fondasi utama sistem nagari di Minangkabau. Menurutnya, luas tanah ulayat yang masih bertahan diperkirakan tinggal sekitar 25 persen. Jika tidak dijaga dengan sungguh-sungguh, eksistensi nagari sebagai basis utama peradaban Minangkabau dikhawatirkan akan semakin tergerus.

“Ini harus menjadi perhatian serius para ninik mamak dan pemangku adat di seluruh Sumatera Barat,” ujarnya.

Musda VI dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sawahlunto tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan karakter dan peradaban masyarakat.

“Karena itu, sinergi antara pemerintah dan LKAAM beserta seluruh jajarannya harus terus diperkuat. Melalui Musda ke-VI ini diharapkan lahir gagasan-gagasan konstruktif, program kerja yang nyata, serta kepengurusan yang mampu membawa LKAAM menjadi semakin aktif, responsif, dan solid di tengah kehidupan masyarakat,” kata Jeffry.

Di akhir sambutannya, Jeffry mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen menyiapkan kantor khusus bagi LKAAM Kota Sawahlunto. Ia berharap dukungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sawahlunto melalui dana aspirasi agar rencana tersebut dapat diwujudkan secara maksimal.

“Kami ingin LKAAM memiliki kantor yang representatif sehingga dapat menunjang pelaksanaan tugas dan aktivitas lembaga adat secara lebih optimal,” ujarnya.

Musda VI LKAAM Kota Sawahlunto diharapkan menjadi titik tolak penguatan peran adat dalam menjaga identitas budaya, melindungi tanah ulayat, serta memperkokoh kontribusi ninik mamak dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat Minangkabau saat ini. (*) 

Pewarta: Marjafri

Jangan Sepelekan! Dony Oskaria Sebut Ini Musuh Utama BUMN‎‎‎‎    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Jangan Sepelekan! Dony Oskaria Sebut Ini Musuh Utama BUMN ‎ ‎ ‎ ‎
Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memberi peringatan keras. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memberi peringatan keras. Ia membongkar salah satu akar masalah yang selama ini membuat BUMN tersandung.

Peringatan itu disampaikan dalam gelaran Chief Risk dan Compliance Officer (CRCO) BUMN Forum. Turut hadir jajaran Danantara Asset Management, para direktur, dan pejabat yang membawahi fungsi manajemen risiko dan kepatuhan di lingkungan BUMN.

"Salah satu akar persoalan yang selama ini menimbulkan kekeliruan, impairment, dan pengambilan keputusan yang tidak tepat di perusahaan adalah praktik rekayasa keuangan," tegas Dony dalam arahannya, seperti dikutip Rabu (20/5/2026).

Dony menegaskan, transformasi BUMN tak cukup hanya bicara streamlining bisnis, efisiensi, dan penataan anak usaha. Lebih dari itu, transformasi harus ditopang oleh tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang tajam, serta fungsi kepatuhan yang berani mengidentifikasi persoalan sejak awal.

Pesan Dony menjadi pengingat keras. Fungsi risiko dan kepatuhan tidak boleh hanya berhenti pada aspek administratif.

"Chief Risk Officer harus mampu membaca risiko secara nyata, membedah kondisi keuangan secara objektif, serta mengidentifikasi potensi risiko dalam setiap proses bisnis perusahaan," pesannya.

Di tengah tantangan geopolitik global, ketidakpastian ekonomi, tekanan pasar, dan percepatan transformasi digital, BP BUMN mendorong seluruh BUMN untuk membangun sistem Governance, Risk dan Compliance (GRC) yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berani menyentuh akar persoalan.

BP BUMN dan Danantara menegaskan peran strategis CRCO sebagai, Penjaga integritas proses bisnis, Pengawal mitigasi risiko, Mitra utama manajemen dalam memastikan setiap keputusan korporasi berbasis pada data, kondisi riil, dan prinsip tata kelola yang sehat. (Novrianto)

Wako Pariaman Perjuangkan RSUD dr. Sadikin Naik Tipe    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Wako Pariaman Perjuangkan RSUD dr. Sadikin Naik Tipe
Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kantor pusat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kantor pusat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus menyambut  kunjungan kerja Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, Wali Kota Pariaman, Yota Balad yang didampingi Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama dan Wamenkes menerima proposal yang diajukan serta menyatakan komitmennya untuk mengkaji dan menindaklanjuti usulan kelanjutan pembangunan RSUD dr. Sadikin.

“Kami memahami kelanjutan pembangunan dan peningkatan status RSUD Dr. Sadikin dari Tipe D menjadi Tipe C adalah hal yang sangat penting. Untuk itu Kemenkes RI berkomitmen penuh untuk mengawal proses ini. Ada satu poin krusial yang membuat peningkatan RSUD Dr. Sadikin ini menjadi prioritas yang sangat menarik dan mendesak bagi kami di pusat. Berdasarkan peta mitigasi, RSUD Dr. Sadikin merupakan satu-satunya rumah sakit yang berada di zona aman bencana tsunami di Kota Pariaman, “ujarnya.

Di sisi lain, Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama, yang turut mengawal langsung jalannya pertemuan, berkomitmen untuk mengawal aspirasi ini di tingkat pusat.

Sebagai mitra kerja Kementerian Kesehatan, Komisi IX akan memastikan agar program prioritas yang menyangkut hajat hidup dan keselamatan orang banyak ini mendapat perhatian khusus dalam penganggaran.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyatakan  Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan penuh terhadap usulan ini.

Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah sangat dibutuhkan agar fasilitas kesehatan yang tangguh bencana dapat segera terwujud secara maksimal di Sumatera Barat. (R/at)

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pemkot Solok Tekankan Jaga Generasi Muda dan Transparansi Penerimaan Siswa    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pemkot Solok Tekankan Jaga Generasi Muda dan Transparansi Penerimaan Siswa
Suasana khidmat menyelimuti Halaman Balai Kota Solok pada Selasa (20/5/2026), saat Pemerintah Kota Solok menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Suasana khidmat menyelimuti Halaman Balai Kota Solok pada Selasa (20/5/2026), saat Pemerintah Kota Solok menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118. 

Mengusung tema besar “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, momen ini menjadi pengingat penting akan tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan mempersiapkan generasi penerus yang tangguh.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Nurwendah Arumsari, SH, MH, membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. 

Dalam amanat tersebut, ditekankan bahwa semangat kebangkitan nasional di era masa kini harus dimaknai sebagai upaya nyata memperkuat persatuan, menanamkan rasa nasionalisme, serta membentuk karakter pemuda yang unggul dan berdaya saing tinggi, terutama di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

“Kebangkitan nasional tidak hanya sekadar mengenang sejarah, melainkan harus diterjemahkan lewat peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta semangat gotong royong. Semua ini demi menjaga kedaulatan dan memajukan Indonesia menghadapi tantangan global,” bunyi isi pidato yang dibacakan Kajari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Solok, Wakil Wali Kota Solok, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan BUMN, rektor perguruan tinggi, serta sejumlah Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkot Solok.

Menariknya, rangkaian peringatan tahun ini tidak berhenti pada prosesi upacara semata. Usai acara, dilaksanakan penandatanganan pakta integritas terkait penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Solok. 

Penandatanganan ini menjadi bukti komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan proses penerimaan siswa berjalan transparan, objektif, adil, dan akuntabel, jauh dari praktik yang merugikan masyarakat.

Momen bersejarah ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat pengabdian dan persatuan di kalangan aparatur negara. 

Kebangkitan nasional dimaknai sebagai energi baru untuk memberikan pelayanan terbaik serta mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Solok.(80)

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Hadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Hadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh
Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh, Selasa (19/5/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menilai pendidikan tahfiz merupakan salah satu langkah strategis dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif media sosial dan perkembangan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh, Selasa (19/5/2026).

“Perkembangan media sosial saat ini sangat cepat. Karena itu, kita harus mampu memfilter dan membentengi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Banyak terjadi penyimpangan perilaku, sehingga salah satu upaya yang harus dilakukan adalah memperkuat iman dan takwa,” kata Elzadaswarman.

Ia mengatakan perkembangan teknologi dan penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam membina karakter anak agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.

“Sebuah penelitian menyebutkan bahwa masyarakat saat ini terpapar penggunaan gawai minimal empat jam setiap hari. Suka atau tidak, kondisi ini akan selalu hadir di sekitar kita. Tinggal bagaimana kita menyikapinya,” ujarnya.

Elzadaswarman menyebut kegiatan wisuda tahfiz menjadi bukti keseriusan sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi muda yang memiliki fondasi keimanan yang kuat.

Ia juga mengaku dalam beberapa bulan terakhir terus mengingatkan generasi muda agar mampu menjaga diri di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat.

“Beberapa bulan terakhir kami selalu menyampaikan hal ini kepada generasi muda agar terhindar dari pengaruh buruk. Mari kita bersama-sama membimbing anak-anak kita agar kelak menjadi pemimpin yang mampu memajukan bangsa dan daerah,” katanya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Wali Kota Zulmaeta dan seluruh jajaran untuk terus mendukung program tahfiz serta berbagai program pendidikan keagamaan di sekolah.

“Dengan keimanan dan ketakwaan yang kuat, insyaallah anak-anak kita akan lebih terbentengi. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah mendidik calon-calon pemimpin masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Payakumbuh Syafrida mengatakan Wisuda Tahfiz Angkatan V tahun ini diikuti 88 siswa yang terdiri atas 36 siswa laki-laki dan 52 siswa perempuan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan siswa kelas IX kepada orang tua.

“Wisuda tahfiz ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui pendidikan Al-Qur’an. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman Al-Qur’an,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya. (HM)

Gubernur Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Tekankan Kemandirian Bangsa dan Perlindungan Generasi Muda    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

Gubernur Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Tekankan Kemandirian Bangsa dan Perlindungan Generasi Muda
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Provinsi Sumbar di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (20/5/2026). (Foto: Adpim).

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Provinsi Sumbar di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (20/5/2026). 

Melalui momentum tersebut Gubernur menegaskan pentingnya menjaga kemandirian bangsa sekaligus melindungi generasi muda di tengah derasnya arus transformasi digital.

Dalam amanatnya, Mahyeldi menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran kebangsaan melalui berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi tonggak perubahan perjuangan bangsa dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomatik demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.

“Semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dan mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman, tanpa kehilangan jati diri bangsa,” ujar Mahyeldi.

Ia menilai, tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga menyangkut kedaulatan informasi, penguatan karakter generasi muda, dan kemampuan menghadapi perkembangan teknologi digital secara bijak.

Mahyeldi menjelaskan, tema Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026, yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, mengandung pesan penting tentang perlunya menjaga dan menyiapkan generasi muda sebagai fondasi utama kemajuan bangsa di masa depan.

“Generasi muda harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Karena itu, menjaga tunas bangsa berarti menjaga masa depan Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga menyoroti sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, pemerataan akses pendidikan, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Terkait implementasi program tersebut di daerah, Mahyeldi meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar agar memastikan pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Program-program ini harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Mahyeldi juga memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan anak di ruang digital. 

Ia menilai, kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak usia di bawah 16 tahun perlu menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pengawasan penggunaan media digital oleh anak-anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua, guru, tokoh masyarakat, serta lingkungan sosial secara luas.

“Kita ingin anak-anak Sumatera Barat tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan tahap perkembangan usianya,” ucap Mahyeldi.

Di akhir amanatnya, Mahyeldi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, serta penggerak semangat bersama dalam mendukung pembangunan bangsa yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tingkat Provinsi Sumbar berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, ASN di lingkungan Pemprov Sumbar, TNI/Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. (adpsb/rmz/bud)

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI DJKI, Perkuat Posisi di Industri Periklanan Digital Indonesia    
Rabu, Mei 20, 2026

On Rabu, Mei 20, 2026

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI DJKI, Perkuat Posisi di Industri Periklanan Digital Indonesia
Perusahaan periklanan digital berbasis website, PT Tren Gen Horizon, resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia. (Foto: Istimewa). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Perusahaan periklanan digital berbasis website, PT Tren Gen Horizon, resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Pencapaian tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat legalitas dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perusahaan di tengah persaingan industri digital yang terus berkembang.

Perusahaan ini menjalankan berbagai bidang usaha sesuai klasifikasi KBLI, mulai dari portal web, platform digital komersial, industri percetakan umum, hingga jasa periklanan. Selain itu, perusahaan juga bergerak di bidang desain komunikasi visual, publikasi buku elektronik, jurnal online, dan media digital.

Dalam pencatatan DJKI, layanan yang dimiliki perusahaan mencakup penerbitan buku teknis dan sastra artistik, pengelolaan majalah digital, jurnal online, hingga publikasi berita berbasis digital. Fokus utama perusahaan saat ini adalah pengembangan periklanan digital melalui website media online, bukan media televisi maupun radio.

Perkembangan teknologi dan meningkatnya penggunaan internet membuat bisnis periklanan digital berbasis website tumbuh pesat. Media online dinilai memiliki jangkauan luas dan mampu menjangkau masyarakat modern yang aktif mengakses informasi melalui perangkat digital.

Dengan diterbitkannya sertifikat HAKI, PT Tren Gen Horizon kini memiliki perlindungan hukum atas merek dan identitas usahanya. Legalitas tersebut dinilai penting untuk menjaga profesionalitas perusahaan sekaligus memberikan kepastian hukum dalam menjalankan bisnis digital.

Direktur perusahaan, Mardizal, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam perkembangan perusahaan.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras manajemen, karyawan, serta dukungan seluruh mitra media yang telah bekerja sama dengan perusahaan. Ke depan, kami berharap dapat memperluas jaringan dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Sertifikat HKI sendiri memberikan sejumlah manfaat bagi pemilik usaha, di antaranya perlindungan merek selama 10 tahun, hak penggunaan resmi di berbagai marketplace, serta perlindungan dari tindakan peniruan merek oleh pihak lain. 

Selain itu, kepemilikan HKI juga membuka peluang pengembangan usaha melalui sistem lisensi maupun waralaba.

Manajemen perusahaan menilai legalitas tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan mitra dan pelanggan. 

Di sisi lain, peluang pengembangan bisnis digital dinilai masih sangat besar seiring perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini lebih banyak mengakses berita melalui ponsel dibanding media cetak.

Selama ini, perusahaan aktif membantu pelaku usaha memasarkan produk melalui iklan digital yang dinilai lebih cepat, tepat sasaran, dan mudah dipantau melalui data digital.

Kondisi tersebut membuat promosi berbasis website media online semakin diminati oleh berbagai kalangan usaha.

Ke depan, PT Tren Gen Horizon berharap dapat memperluas kerja sama dengan lebih banyak media online di Indonesia sekaligus mendukung pelaku UMKM dalam memanfaatkan promosi digital agar produk lokal semakin dikenal masyarakat luas.

Di tengah ketatnya persaingan industri periklanan online, perusahaan menilai kepemilikan HAKI menjadi pondasi penting untuk menjaga identitas usaha sekaligus membangun bisnis yang legal, profesional, dan berorientasi jangka panjang.

Laporan: Adre Besman