HEADLINE
Tabligh Akbar UAS Bakal Meriahkan HUT ke-24 Kota Pariaman    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Tabligh Akbar UAS Bakal Meriahkan HUT ke-24 Kota Pariaman
Tabligh Akbar bersama ulama kondang, Datuk Seri Ulama Setia Negara, Tuan Guru Prof. Abdul Somad (UAS) bakal memeriahkan rangkaian HUT ke-24 tahun 2026 Kota Pariaman. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tabligh Akbar bersama ulama kondang, Datuk Seri Ulama Setia Negara, Tuan Guru Prof. Abdul Somad (UAS) bakal memeriahkan rangkaian HUT ke-24 tahun 2026 Kota Pariaman. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat bertemu UAS, di Rumah Omak, Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (7/5).

"Tujuan pertemuan ini adalah penyampaian undangan resmi dari Pemerintah Kota Pariaman kepada UAS untuk hadir memberikan tausyiah agama. 

Kehadiran ulama kondang ini dijadwalkan menjadi puncak acara dalam rangkaian peringatan HUT Kota Pariaman yang ke-24. 

Kami ingin momentum pertambahan usia Kota Pariaman tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan fisik, tetapi juga dengan siraman rohani yang mampu memperkuat iman dan ukhuwah Islamiyah warga Kota Pariaman. 

Tidak hanya itu, kita juga meminta masukan dan saran agar program unggulan Pemko Pariaman tentang Pariaman Risalah dapat terlaksana lebih baik. Alhamdulillah, UAS telah memberikan ide dan saran akan hal itu,“ ujarnya.

Seperti diketahui, Kota Pariaman resmi ditetapkan sebagai Kota Otonom pada 2 Juli 2002 berdasarkan UU No. 12 Tahun 2002. 

Hingga saat ini, Kota Pariaman  terus berkembang baik dari segi infrastruktur maupun ekonomi masyarakat.

“Dengan kepastian kehadiran UAS, kita akan segera mematangkan persiapan logistik dan pengamanan untuk menampung antusiasme warga yang diprediksi akan membanjiri lokasi acara. 

Kegiatan tabligh akbar ini diharapkan menjadi magnet wisata religi sekaligus mempertegas identitas Kota Pariaman sebagai kota yang agamis dan berbudaya, “ harapnya. (R/at)

Dukung Kreativitas Anak Usia Dini, Pemko Pariaman Apresiasi Lomba Kolase IGTKI    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Dukung Kreativitas Anak Usia Dini, Pemko Pariaman Apresiasi Lomba Kolase IGTKI
Pemerintah Kota Pariaman memberikan apresiasi atas terlaksananya lomba kolase tingkat Taman Kanak – Kanak (TK) se Kota Pariaman. (Foto/Kominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman memberikan apresiasi atas terlaksananya lomba kolase tingkat Taman Kanak – Kanak (TK) se Kota Pariaman yang diselenggarakan  Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pariaman. Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad saat membuka Lomba Kolase Anak TK di Gor Rajo Bujang, Karan Aur, kota Pariaman, Kamis (7/5).

Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny.Yosneli Balad dalam sambutannya mengatakan lomba ini memiliki makna yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini yang merupakan masa emas dalam kehidupan seorang anak.

“Pada masa ini, anak-anak diharapkan bisa melatih motorik supaya berkembang dengan tujuan untuk membentuk karakter anak secara dini yang dimulai dari TK. Biarkan anak-anak kita bermain dan berkumpul bersama teman-temannya, tanpa HP atau gadget karena karena efek dari main gadget atau HP akan menyebabkan kerusakan otak. Dengan adanya lomba ini, akan menjadi sarana penting untuk membangun konsentrasi serta mengembangkan daya imajinasi anak,“ ungkapnya.

Pemerintah Kota Pariaman menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari kemampuan akademis seperti membaca atau berhitung.

"Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari kemampuan membaca atau berhitung semata, tetapi juga dari bagaimana kita mampu membentuk karakter, kreativitas, kemandirian, dan rasa percaya diri anak-anak kita," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher mengatakan  kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah ekspresi bagi anak-anak di era digital.

“"Kita ingin anak-anak kembali berinteraksi dengan tekstur, warna, dan melatih kesabaran mereka melalui seni kolase. Anak-anak usia TK disebut sebagai "Generasi Emas" yang sedang berada dalam masa pertumbuhan terbaik. Melalui kegiatan lomba ini, anak-anak diajak untuk belajar berani tampil, bersosialisasi, menghargai proses, dan percaya pada kemampuan diri sendiri, “ ungkapnya.

Keseruan terlihat di area lomba saat para siswa TK mulai menempelkan potongan bahan dengan penuh konsentrasi. Persaingan tampak lebih kompetitif dengan teknik penempelan yang lebih detail dan gradasi warna yang memukau.

“Ke depannya, Pemerintah Kota Pariaman berharap sinergi antara pemerintah, organisasi profesi (seperti IGTKI), sekolah, dan orang tua dapat terus terjalin erat. Kolaborasi ini sangat diperlukan demi menciptakan generasi Kota Pariaman yang cerdas, sehat, berkarakter dan berdaya saing. Kepada semua peserta, menang atau belum menang bukanlah hal yang paling utama. Yang paling penting adalah keberanian untuk mencoba, semangat untuk berkarya, dan kebahagiaan dalam belajar," pungkasnya.(wi/at)

JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
JNE menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas insiden pembegalan yang menimpa Hasan Alnazhari salah satu kurir saat menjalankan tugas pengantaran pada minggu, 3 Mei 2026 di kawasan Astana Anyar, Bandung. (Foto/Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- JNE menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas insiden pembegalan yang menimpa Hasan Alnazhari salah satu kurir saat menjalankan tugas pengantaran pada minggu, 3 Mei 2026 di kawasan Astana Anyar, Bandung. 

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap paket yang dikirimkan, terdapat dedikasi para kurir yang bekerja dalam berbagai kondisi demi menjaga kepercayaan pelanggan. 

Peristiwa ini tidak hanya berdampak secara material, tetapi juga meninggalkan trauma bagi Hasan yang tengah menjalankan tanggung jawabnya sebagai garda terdepan layanan logistik dalam menghubungkan kebahagiaan kepada pelanggan.

Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keselamatan kerja, JNE bergerak cepat memberikan perhatian penuh terhadap korban. 

Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pendampingan intensif, dukungan moral, serta koordinasi dengan pihak berwenang guna memastikan proses hukum berjalan dengan baik. 

Apresiasi juga diberikan manajemen JNE dengan pemberian 1 unit motor yang diserahkan langsung oleh M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE dan didampingi Edi Santoso  Direktur JNE, Fikri Al Haq Fachryana Human Capital Development Division Head JNE, Agustinus Ayung Prasetio  Human Capital Operation Division Head, dan Iyus Rustandi Kepala Cabang JNE Bandung, secara simbolis di kantor pusat JNE, Jl. Tomang Raya, Jakarta Barat, Rabu (6/5/2026).

Dalam sambutannya M. Feriadi menyampaikan, “JNE mengecam keras segala bentuk tindak kriminal, khususnya yang membahayakan keselamatan karyawan/ti kami yang sedang menjalankan tugas. Keselamatan kurir adalah prioritas utama perusahaan,”. 

Feriadi menambahkan, “Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan, baik secara fisik maupun psikologis, harapannya dengan pemberian unit motor ini dapat membantu meringankan beban karyawan kami. JNE juga akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang agar kasus ini dapat segera dituntaskan,” tutupnya.

Peristiwa ini menjadi refleksi penting bagi seluruh pihak akan pentingnya menjaga keamanan dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi para pekerja lapangan yang setiap hari menghubungkan kebutuhan masyarakat. 

JNE mengapresiasi dukungan dari seluruh masyarakat dan pihak berwenang khususnya Polsek Astana Anyar Bandung, yang telah membantu secara maksimal dalam proses hukum yang sedang berjalan. 

Dengan semangat Connecting Happiness, JNE berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik sekaligus memastikan perlindungan bagi seluruh karyawan, sebagai bagian dari perjalanan perusahaan dalam menghubungkan kebahagiaan di seluruh Indonesia. (*)

21 Siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci Lolos Bekerja di PT Sambu Gruop    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

21 Siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci Lolos Bekerja di PT Sambu Gruop
Sebanyak 21 siswa dari 38 siswa Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dinyatakan lolos seleksi bekerja di PT Sambu Gruop. (Foto/Anhar Rosail). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 21 siswa dari 38 siswa Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dinyatakan lolos seleksi bekerja di PT Sambu Gruop. Keberhasilan ini, membuktikan kualitas pendidikan terus meningkat serta mampu bersaing di dunia usaha dan industri

Total siswa yang ikut seleksi karyawan di PT Sambu Gruop sebanyak 38 orang, siswa yang  dinyatakan lolos 21 orang,  dipertimbangkan satu orang, siswa yang berkompeten atau berbakat (Talent Pool) 15 orang dan siswa tidak lolos seleksi karyawan satu orang.

Sebelumnya, PT Sambu Gruop mengadakan seleksi karyawan dilingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bekerja bagi siswa lulusan dan alumni SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci

"Saya memberikan apresiasi atas diterimanya 37 Lulusan SMKN 1 Pangkalan Kerinci sebagai karyawan dan Talent Pool di PT. Sambu Gruop, ini merupakan bukti bahwa lulusan SMKN 1 Pangkalan Kerinci kompeten dan mampu bersaing di Dunia Usaha dan Industri," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, melalui Sekretaris Disdik Riau Dr. Arden Simeru, S.Pd., M.Kom, Kamis (7/5/2026).

Arden mengatakan, ini juga menunjukkan bahwa link and mach antara satuan pendidikan Vokasi dengan DuDi sudah terjalin dengan baik. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau terus berkomitmen untuk memajukan pendidikan vokasi dan menjalin kolaborasi yang lebih erat dengan Dunia Usaha dan Industri.

Selain itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Pangkalan Kerinci Nasril, S.Pd., M.Pd mengatakan, menyambut baik atas kepercayaan PT Sambu Gruop kepada SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci, ini wujud kerjasama yang telah di sepakati.

Nasril menyampaikan, terimakasih kepada semua fihak terutama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau  H. Erisman Yahya dan Kacabdisdik Wililayah 1  H.Ismail S Ag, yang mendukung penuh program program SMKN 1 Pangkalan Kerinci.

“Saya berharap semua yang lulus seleksi sebagai karyawan di PT Sambu Gruop bisa mengabdi dan bekerja maksimal sesuai kopentensi dan tugas yang di berikan. Bagi yang belum lulus dapat meningkatkan kompetensi, semoga diterima bekerja ditempat yang lain," pinta Nasril. (*)

Ketika Kepastian Tak Kunjung Hadir, Pedagang yang Menanggung: Ujian Nyata CSR di Pasar Silo Sawahlunto    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Ketika Kepastian Tak Kunjung Hadir, Pedagang yang Menanggung: Ujian Nyata CSR di Pasar Silo Sawahlunto
Di Sawahlunto, para pedagang Pasar Silo kini menjalani hari-hari yang tidak mudah. (Foto/Marjafri). 

SEMBILAN
bulan sudah berlalu.
Kepastian belum datang.
Namun pedagang sudah lebih dulu menanggung akibatnya

Di Sawahlunto, para pedagang Pasar Silo kini menjalani hari-hari yang tidak mudah. Sejak direlokasi ke lokasi baru, mereka mencoba bertahan di tengah kondisi yang, menurut sejumlah pedagang, belum sepenuhnya mendukung aktivitas ekonomi.

Pembeli yang dulu datang kini berkurang. Fasilitas belum memadai. Penataan kawasan dinilai masih semrawut, dan ketika hujan turun, sebagian area bahkan berubah menjadi genangan luas seperti rawa atau “danau dadakan” yang semakin menyulitkan aktivitas berdagang.

Dalam situasi seperti ini, yang diuji bukan hanya daya tahan usaha, tetapi juga ketahanan hidup sehari-hari.

Di sisi lain, terdapat proses yang hingga kini disebut masih berjalan yakni mekanisme pinjam pakai lahan yang melibatkan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan pemerintah daerah. Hingga kini, belum ada kejelasan terbuka mengenai kapan proses tersebut akan mencapai tahap akhir.

Dalam perkembangan terbaru, pemerintah kota telah mengajukan proposal program CSR kepada pihak perusahaan sekitar dua minggu lalu. Langkah ini menunjukkan adanya upaya untuk menghadirkan intervensi jangka pendek, meskipun implementasinya juga belum ada kepastian.

Di titik inilah persoalan menjadi lebih dari sekadar “pasar yang belum ramai”.

Relokasi telah dilakukan.
Namun ekosistem pendukungnya belum sepenuhnya terbentuk.

Akibatnya, risiko yang semestinya berada di ruang kebijakan kini berpindah ke ruang kehidupan pedagang. Mereka yang berada di garis depan, harus menanggung dampak dari proses yang masih berlangsung.

Dalam situasi seperti ini, peran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menjadi semakin relevan untuk dibicarakan.

Secara umum, CSR dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan ekonomi lokal, bantuan bagi pelaku usaha kecil, serta penyediaan fasilitas dasar. Dalam konteks Pasar Silo, fungsi ini menjadi penting sebagai penopang sementara, agar pedagang tetap bisa bertahan.

Namun perlu dicatat, CSR bukan solusi utama.

Ia bekerja untuk memperkuat, bukan menggantikan.
Ia membantu meredakan dampak, bukan menyelesaikan akar persoalan.

Selama kepastian lahan belum sepenuhnya jelas, maka intervensi apa pun termasuk CSR akan berada dalam ruang yang terbatas.

Karena itu, yang dibutuhkan bukan hanya keberadaan CSR, tetapi juga kecepatan dan ketepatan responsnya. Terlebih, dengan telah diajukannya proposal CSR, publik kini menaruh harapan pada tindak lanjut yang konkret.

Bagi pedagang, waktu tidak berjalan seperti proses administratif. Kebutuhan hidup hadir setiap hari, tanpa jeda.

Di saat yang sama, penyelesaian utama tetap berada pada ranah struktural. Kejelasan proses pinjam pakai lahan akan membuka ruang bagi penataan yang lebih menyeluruh, baik dari sisi fasilitas, akses, maupun keberlanjutan ekonomi.

Tanpa itu, pasar akan tetap ada, tetapi belum tentu hidup.

Situasi ini menempatkan semua pihak pada posisi yang diuji. Perusahaan diharapkan hadir melalui instrumen sosialnya, sementara pemerintah daerah diharapkan mempercepat kepastian kebijakan. 

Di antara keduanya, pedagang berada pada posisi paling rentan: menanggung langsung konsekuensi dari ketidakpastian.

Dari sudut pandang publik, kondisi seperti ini tidak pernah netral. Penilaian tidak hanya datang dari apa yang direncanakan, tetapi dari apa yang dirasakan di lapangan.

Jika dukungan hadir tepat waktu, kepercayaan dapat terjaga.
Sebaliknya, jika ketidakpastian berlangsung terlalu lama tanpa penyangga yang memadai, ruang kritik akan terbuka.

Karena itu, Pasar Silo tidak hanya soal penataan ruang, tetapi juga tentang bagaimana komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat dijalankan dalam kondisi yang tidak ideal. 

Di tengah proses yang masih berjalan, langkah yang konkret, terukur, dan responsif menjadi penting agar beban transisi tidak sepenuhnya ditanggung oleh pedagang.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan bukan semata pada rampungnya kebijakan, tetapi pada sejauh mana masyarakat tetap dapat bertahan selama kebijakan itu belum selesai. Dalam konteks itulah, urgensi CSR sebagai jembatan di tengah ketidakpastian menjadi semakin nyata. (*) 


Penulis: Marjafri — jurnalis, pegiat budaya, pendiri dan Ketua Komunitas Anak Nagari Sawahlunto “Art, Social Culture and Tourism”

Respons Aspirasi IKAMMI, Andre Rosiade Berangkatkan Mahasiswa Minang dengan 10 Bus Gratis    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Respons Aspirasi IKAMMI, Andre Rosiade Berangkatkan Mahasiswa Minang dengan 10 Bus Gratis
Dalam unggahannya, Andre menyampaikan dukungannya kepada mahasiswa Minang di perantauan agar bisa pulang kampung dengan lebih mudah dan hemat biaya. (Foto/Nofrianto). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyiapkan 10 unit bus untuk membantu perantau Minang, khususnya mahasiswa asal Sumatera Barat di Semarang, pulang kampung bersama saat libur panjang.

Hal itu terungkap melalui postingan media sosial Andre Rosiade pada Kamis, (7/5/2026). Dalam unggahannya, Andre menyampaikan dukungannya kepada mahasiswa Minang di perantauan agar bisa pulang kampung dengan lebih mudah dan hemat biaya.

Program tersebut hadir setelah adanya aspirasi dari mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKAMMI) Semarang. Banyak mahasiswa mengeluhkan tingginya biaya transportasi menuju kampung halaman, terutama saat musim liburan.

Andre Rosiade mengatakan, bantuan transportasi ini merupakan bentuk perhatian terhadap mahasiswa Minang di perantauan. 

Selain meringankan beban biaya perjalanan, program itu juga diharapkan mempererat hubungan antar mahasiswa asal Sumatera Barat.

“Perjalanan bersama ini bukan hanya soal pulang kampung, tetapi juga membangun kebersamaan dan solidaritas antar mahasiswa Minang di perantauan,” kata Andre.

Andre Rosiade yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) itu menilai jumlah mahasiswa Minang di Semarang mencapai ratusan orang. 

Karena itu, kebutuhan transportasi bersama dinilai penting agar mahasiswa bisa pulang dengan aman, nyaman, dan lebih hemat biaya.

Ia menambahkan, program bus gratis tersebut diharapkan menjadi agenda rutin ke depan.

Menurutnya, jumlah mahasiswa Minang di berbagai daerah terus bertambah sehingga dukungan terhadap para perantau, khususnya mahasiswa, perlu diperkuat.

Mahasiswa IKAMMI Semarang menyambut positif langkah tersebut. Mereka menilai program itu menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap perantau Minang yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

Dengan adanya bantuan 10 bus itu, para mahasiswa berharap perjalanan pulang kampung saat libur panjang menjadi lebih ringan, aman, dan mampu memperkuat rasa kekeluargaan sesama perantau Minang. (Nofrianto)

Wakil Wali Kota Sawahlunto Lepas 55 Calon Jamaah Haji Kloter 12    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Wakil Wali Kota Sawahlunto Lepas 55 Calon Jamaah Haji Kloter 12
Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, bersama Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Sawahlunto, Dafrizon, melepas keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kota Sawahlunto, Selasa (5/5/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, bersama Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Sawahlunto, Dafrizon, melepas keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kota Sawahlunto, Selasa (5/5/2026).

Pelepasan jamaah dilaksanakan di lapangan parkir Balai Kota Sawahlunto. Sebanyak 55 calon jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 12 diberangkatkan menggunakan dua unit bus menuju embarkasi.

Untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar, rombongan mendapat pengawalan dari Satuan Lalu Lintas Polres Sawahlunto selama perjalanan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menyempatkan diri berdialog dengan para jamaah sebelum keberangkatan. 

Ia mengingatkan seluruh calon jamaah agar menjaga kondisi kesehatan fisik maupun kesiapan mental selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

“Jaga kesehatan dan kesiapan selama menjalankan ibadah agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dilalui dengan lancar dan khusyuk,” pesan Jeffry kepada jamaah.

Ia juga meminta petugas pendamping memberikan pelayanan yang optimal dan responsif terhadap kebutuhan jamaah, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.

Selain itu, Jeffry Hibatullah turut menitipkan harapan agar para jamaah mendoakan Pemerintah Kota Sawahlunto dan seluruh masyarakat agar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran pembangunan, serta kemajuan daerah.

“Semoga Sawahlunto semakin maju, pembangunan berjalan lancar, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya. (*)

Pewarta: Marjafri

Wako Fadly Amran dan Rombongan Kunker dan Audiensi  ke Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Wako Fadly Amran dan Rombongan Kunker dan Audiensi  ke Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya
Kunjungan kerja dan audiensi Wali Kota Padang, Fadly Amran, beserta delegasi ke Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto/Tom). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang semakin serius menggarap potensi pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor kuliner. 

Keseriusan ini diwujudkan melalui kunjungan kerja dan audiensi Wali Kota Padang, Fadly Amran, beserta delegasi ke Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan strategis ini merupakan langkah konkret sekaligus tindak lanjut dari Adendum Berita Acara Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I), yang menyepakati perubahan fokus pengembangan dari subsektor seni pertunjukan menjadi subsektor kuliner. 

Target utamanya adalah mematangkan persiapan Kota Padang untuk maju sebagai perwakilan Indonesia dalam jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network) kategori City of Gastronomy pada tahun 2027 mendatang.

"Kuliner kita bukan cuma soal rasa, tetapi juga lokomotif ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, kita harus melakukan persiapan matang dan aksi nyata agar Padang siap menjadi City of Gastronomy UNESCO di tahun 2027," ujar Fadly Amran dalam keterangannya seusai pertemuan.

Langkah akselerasi ini tidak dilakukan oleh pemerintah kota sendirian, turut hadir dalam audiensi ini, jajaran eksekutif, pakar, dan praktisi, dan Dewan Pakar Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Haris Satria, serta Ramani yang hadir mewakili komunitas kuliner lokal.

Sinergi pentahelix ini semakin lengkap dengan adanya dukungan penuh dari unsur legislatif yang turut mengawal jalannya audiensi. 

Tampak hadir dalam rombongan tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Nanda Satria, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra, serta Anggota DPRD Kota Padang Argi Putra Finalo. Kehadiran para wakil rakyat ini menegaskan komitmen parlemen dalam memfasilitasi regulasi dan anggaran bagi pengembangan ekosistem kreatif di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, menegaskan bahwa kesiapan daerah tidak lepas dari kolaborasi yang harmonis dengan para pelaku usaha kuliner di akar rumput.

"Kami di dinas pariwisata bersama teman-teman dari komunitas kuliner dan dewan pakar siap mengawal proses ini dari hulu ke hilir. Dukungan penuh dari kementerian serta jajaran legislatif pada hari ini menjadi dorongan moral dan teknis yang sangat besar bagi kelancaran program kami di daerah," ungkap Yenni. (Tom)

750 Siswa SMP di Sawahlunto Ikuti Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2025/2026    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

750 Siswa SMP di Sawahlunto Ikuti Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2025/2026
Sebanyak 750 siswa kelas IX tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sawahlunto mengikuti Ujian Sekolah atau Asesmen Sumatif Akhir Jenjang tahun pelajaran 2025/2026. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 750 siswa kelas IX tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sawahlunto mengikuti Ujian Sekolah atau Asesmen Sumatif Akhir Jenjang tahun pelajaran 2025/2026 yang digelar di 12 satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Dr. Asril, M.Pd., membenarkan pelaksanaan ujian tersebut saat dikonfirmasi di Sawahlunto.

Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian dimulai sejak Senin, 4 Mei 2026 dan dijadwalkan berakhir pada Jumat, 9 Mei 2026 mendatang.

“Ujian sekolah untuk siswa kelas IX ini dilaksanakan secara serentak di seluruh SMP di Kota Sawahlunto sebagai bagian dari evaluasi akhir jenjang pendidikan,” kata Asril.

Menurutnya, ujian sekolah tersebut bertujuan mengukur pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pada seluruh mata pelajaran. Selain menjadi salah satu penentu kelulusan, hasil ujian juga digunakan sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan.

Asril berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan baik dan disiplin sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

“Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan memperoleh hasil yang memuaskan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto juga telah menjadwalkan pelaksanaan Ujian Sekolah bagi siswa kelas VI pada 18 hingga 23 Mei 2026 mendatang.

Diperkirakan sebanyak 1.000 siswa SD di Kota Sawahlunto akan mengikuti ujian akhir tersebut. (*) 

Pewarta: Marjafri

Dinas Pertanian Kota Padang Intensifkan Pengecekan Kesehatan Hewan Ternak Jelang Idul Adha 1447 H mendatang    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Dinas Pertanian Kota Padang Intensifkan Pengecekan Kesehatan Hewan Ternak Jelang Idul Adha 1447 H mendatang
Tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Kota Padang terus mengintensifkan pengecekan kesehatan terhadap hewan ternak yang akan disembelih pada momen Idul Adha 1447 H mendatang. (Foto/Taufik). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Kota Padang terus mengintensifkan pengecekan kesehatan terhadap hewan ternak yang akan disembelih pada momen Idul Adha 1447 H mendatang.

Hewan ternak yang dinyatakan sehat dan layak kurban diberi label khusus berupa penning (label telinga) berwarna putih sebagai tanda resmi dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Kepala UPT Puskeswan Kota Padang, drh. Yasir Irawan menegaskan bahwa pemberian label merupakan komitmen Pemko dalam melindungi konsumen atau shohibul kurban.

Pada Kamis (7/5/2026), Tim Keswan melakukan pemeriksaan di penampungan hewan kurban milik Pak Pen di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Lokasi tersebut menampung sebanyak 69 ekor sapi. Setiap hewan diperiksa secara fisik oleh petugas sebelum diberikan label tanda layak.

"Giat kita hari ini adalah pemeriksaan kesehatan hewan di penampungan hewan kurban yang ada di Kota Padang. Ini adalah penjaminan dari Pemko untuk shohibul kurban bahwasanya hewan tersebut sehat dan layak," ujar Yasir Irawan di sela-sela pemeriksaan.

Berdasarkan data pemeriksaan selama tiga hari terakhir di wilayah kerjanya, tercatat lebih dari 60 persen hewan yang diperiksa telah dinyatakan sehat dan diberi label. Sebaliknya, hewan yang tidak diberikan label biasanya terkendala faktor usia, seperti belum tanggal gigi (musinnah), atau ditemukan adanya cacat fisik yang membuatnya tidak memenuhi kriteria kurban.

"Pengecekan kesehatan telah kami mulai sejak 4 Mei 2026 dan akan terus berlangsung hingga H-2 Iduladha 1447 H," ujarnya.

Dinas Pertanian Kota Padang telah mengerahkan tiga tim pemeriksa untuk menyisir seluruh titik penampungan hewan di wilayah Kota Padang secara bergantian.

Yasir juga mengimbau para pedagang dan peternak untuk proaktif melaporkan kondisi ternaknya agar dapat segera divalidasi oleh petugas medis dari Tim Keswan.

"Kami berkomitmen memastikan sapi yang ada di penampungan Kota Padang benar-benar sehat dan layak sebagai hewan kurban," tegasnya. (Taufik)

Vaksinasi PMK di Sawahlunto Capai 630 Dosis, Pemkot Kejar Target 1.000 Dosis pada 2026    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Vaksinasi PMK di Sawahlunto Capai 630 Dosis, Pemkot Kejar Target 1.000 Dosis pada 2026
Pemerintah Kota Sawahlunto terus menggencarkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi dan kerbau sepanjang 2026.  (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto terus menggencarkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi dan kerbau sepanjang 2026. 

Hingga akhir April 2026, realisasi vaksinasi tercatat telah mencapai 630 dosis dari target 1.000 dosis yang ditetapkan tahun ini.

Kepala UPTD Puskeswan Kota Sawahlunto, drh. Meta Levi Kurnia, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung sejak 13 hingga 30 April 2026 di sejumlah desa dan kelurahan di Kota Sawahlunto.

“Pelaksanaan vaksinasi PMK dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah, dan hingga saat ini sudah terealisasi sebanyak 630 dosis untuk ternak sapi dan kerbau,” ujarnya di Sawahlunto.

Adapun wilayah yang telah mendapatkan vaksinasi antara lain Desa Kolok Mudik, Kolok Nan Tuo, Santur, Talago Gunung, Kelurahan Durian I dan Durian II, Lubang Panjang, Saringan, Talawi Hilir, Talawi Mudiak, Bukik Gadang, hingga Batu Tanjung.

Menurut drh. Meta, program vaksinasi PMK masih akan terus dilanjutkan pada pekan ini di sejumlah lokasi lainnya guna mengejar target 1.000 dosis yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Sawahlunto pada tahun 2026.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan vaksinasi PMK tidak terlepas dari dukungan petugas lapangan, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat dan para peternak.

“Sinergi antara petugas, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program vaksinasi PMK di Kota Sawahlunto,” katanya.

Vaksinasi PMK dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk membentuk kekebalan tubuh atau antibodi pada hewan ternak agar terhindar dari infeksi virus PMK. 

Selain itu, vaksinasi juga bertujuan menekan penyebaran wabah, mengurangi risiko kematian ternak, serta mencegah kerugian ekonomi akibat menurunnya produktivitas daging dan susu. (*) 

Pewarta: Marjafri

Reviu RPKD Jatim, Kemendagri Tekankan Integrasi Program Pengentasan Kemiskinan    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Reviu RPKD Jatim, Kemendagri Tekankan Integrasi Program Pengentasan Kemiskinan
Kegiatan Reviu Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025–2029. (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah terus mendorong penguatan perencanaan dan implementasi program penanggulangan kemiskinan di daerah. 

Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Reviu Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025–2029 yang dihadiri secara daring oleh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan, Rabu (6/5).

Pada forum tersebut ditegaskan bahwa penyusunan dan reviu RPKD merupakan bagian penting dalam mendukung arah kebijakan pembangunan nasional Tahap I RPJPN 2025–2029 yang mengusung tema “Penguatan Transformasi”. 

Fokus pembangunan mencakup transformasi sosial, ekonomi, tata kelola, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pengentasan kemiskinan.

Sejalan dengan target nasional, pemerintah menargetkan penurunan tingkat kemiskinan secara signifikan hingga mencapai kisaran 4,5–5,0 persen pada 2029. 

Untuk mencapai target tersebut, diperlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk melalui integrasi program lintas sektor serta ketepatan sasaran berbasis data.

Pada kesempatan itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan, menegaskan bahwa Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 menjadi landasan operasional dalam percepatan pengentasan kemiskinan. 

Strateginya meliputi pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan melalui pemberdayaan, serta penurunan kantong-kantong kemiskinan dengan memanfaatkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama.

RPKD sendiri merupakan dokumen strategis lima tahunan yang terintegrasi dengan RPJMD dan disusun oleh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK). 

"Dokumen ini memuat profil kemiskinan daerah, prioritas program, hingga lokasi intervensi yang ditetapkan secara terarah dan berbasis analisis. Kepala daerah menjadi penanggung jawab utama dalam pelaksanaan RPKD sebagai bentuk komitmen terhadap pengentasan kemiskinan di wilayahnya," jelas Fauzan. 

Dalam implementasinya, lanjut Fauzan, tercatat sebanyak 2.596 sub kegiatan telah ditandai dan dianggarkan pada Tahun Anggaran 2026, dengan fokus terbesar pada upaya mengurangi kantong-kantong kemiskinan melalui pendekatan berbasis wilayah dan pemberdayaan terintegrasi.

Namun demikian, proyeksi tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur masih berada di atas target nasional, sehingga diperlukan strategi yang lebih komprehensif dan kolaboratif.

"Pemerintah daerah didorong untuk memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah serta memastikan program yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata," imbuh Fauzan. 

Melalui kegiatan reviu ini, Kemendagri juga menekankan sejumlah langkah tindak lanjut, antara lain percepatan realisasi program yang telah dianggarkan, optimalisasi pemanfaatan DTSEN dengan keseragaman data sasaran, serta pelaporan dokumen RPKD secara tepat waktu melalui sistem pelaporan Ditjen Bina Pembangunan Daerah.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, khususnya di Provinsi Jawa Timur. (*)

Loporan: M. Husnie

Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis
Anies Baswedan dalam acara bertajuk “Integritas Karakter, Kompetensi, & Teknologi dalam Pendidikan di Indonesia” yang diselenggarakan di Universitas Paramadina Kampus Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026).  (Foto/Arief Tito). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tokoh pendidikan dan akademisi, Anies Baswedan, mengajak pelajar untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan dengan mengembangkan kompetensi akademik, kepemimpinan, integritas, serta kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif di tengah perkembangan teknologi artificial intelligence (AI).

Pesan tersebut disampaikan Anies dalam acara bertajuk “Integritas Karakter, Kompetensi, & Teknologi dalam Pendidikan di Indonesia” yang diselenggarakan di Universitas Paramadina Kampus Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026). 

Kegiatan ini dimoderatori oleh Abdul Qodir Jaelani, M.Sc. dan dihadiri pelajar, guru, orang tua, dan civitas akademika untuk membahas tantangan pendidikan di era transformasi digital.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza, menegaskan komitmen kampus dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas mahasiswa. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran dan Beasiswa Universitas Paramadina, Dr. Peni Hanggarini, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang interaksi antara generasi muda, sivitas akademika, dan tokoh nasional.

Melalui forum seperti ini, Paramadina berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas, tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui dialog inspiratif yang relevan dengan dinamika global.

Dalam paparannya, Anies menegaskan bahwa masa kuliah merupakan fase terakhir pendidikan formal yang memiliki “ujung”, sebelum seseorang memasuki fase kehidupan tanpa batas yang terus berjalan.

“Persiapan untuk masuk kuliah itu bukan sekadar milih kampusnya, tapi pertanyaannya bekal apa yang akan anda dapat di fase yang punya ujung terakhir, karena itu yang akan memberikan bekal untuk perjalanan anda di fase berikutnya yang tanpa ujung,” ujar Anies.

Ia menekankan pentingnya memilih kampus yang mampu mengembangkan dua jalur sekaligus, yakni kompetensi akademik dan kemampuan kepemimpinan serta kewirausahaan.

“Saya akan selalu sampaikan buat adik-adik yang nanti kuliah, carilah tempat dimana Anda bisa mengembangkan dua track bersamaan. Satu track kompetensi akademik, track kompetensi bidang Anda. Yang kedua track pengembangan kepemimpinan dan kewirausahaan,” katanya.

Menurut Anies, kewirausahaan tidak semata dimaknai sebagai kemampuan bisnis, melainkan entrepreneurial skill yang membuat seseorang mampu beradaptasi dan menjadi pembelajar sepanjang hayat. 

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa memanfaatkan AI sebagai asisten, bukan pengganti kemampuan berpikir manusia.

“Artificial intelligence itu bisa membuat kecerdasan anda berlipat kali karena punya asisten. Tapi itu asisten, jangan jadi substitute, jadi pendamping,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anies menjelaskan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kepercayaan. 

Ia memperkenalkan konsep sederhana mengenai unsur pembentuk kepercayaan, yakni kompetensi, integritas, dan kedekatan, serta mengurangi kepentingan pribadi.

“Trust itu sama dengan competence plus integrity plus intimacy dikurangi self-interest,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa integritas bukan sekadar kejujuran, melainkan kejujuran yang berjalan seiring nilai kebenaran dan kepentingan publik.

“Kalau jujur aja, kepala preman di terminal itu jujur. Tapi dia bertentangan dengan nilai kebaikan dan kepentingan publik,” katanya.

Anies juga mengingatkan pentingnya karakter pembelajar melalui konsep to learn dan to unlearn. 

Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya belajar hal baru, tetapi juga harus siap meninggalkan cara lama yang sudah tidak relevan.

“Yang berat itu bukan belajar hal baru, tapi meninggalkan yang lama,” ujarnya.

Dalam dialog interaktif, Anies menjawab pertanyaan siswa mengenai pentingnya critical thinking di tengah budaya yang sering menganggap pertanyaan sebagai sikap “bawel”. 

Ia menilai keberanian bertanya merupakan ciri utama anak muda.

“Kalau anak muda udah gak berani bertanya, dia udah kehilangan kemudaannya,” kata Anies.

Ia mendorong pelajar untuk terus melihat persoalan dari sudut pandang baru agar mampu melahirkan inovasi. Menurutnya, inovasi lahir dari solusi baru atas persoalan lama.

“Inovasi itu solusi baru atas persoalan lama,” ujarnya.

Kepada para guru, Anies menekankan bahwa kehadiran AI justru membuat peran pendidikan karakter semakin penting.

Menurutnya, teknologi tidak dapat menggantikan guru yang menghadirkan nilai, etika, dan inspirasi.

“Guru dengan nilai, dengan etik, dengan inspirasi, dengan hati, bisa nggak diganti teknologi? Nggak bisa,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi pengabdian para guru yang terus mendidik di tengah perubahan zaman dan tantangan degradasi karakter akibat perkembangan teknologi digital.

Di akhir sesi, Anies mengingatkan bahwa kuliah bukan sekadar persiapan kerja, melainkan proses pengembangan potensi diri untuk berkarya di berbagai bidang yang mungkin belum ada hari ini.

“Kuliah itu bukan persiapan kerja. Kuliah itu adalah pengembangan potensi diri,” pungkasnya. (*) 

Laporan: Arief Tito

Dr. Handi Risza: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Sepenuhnya Terasa di Masyarakat    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Dr. Handi Risza: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Sepenuhnya Terasa di Masyarakat
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza menilai capaian tersebut menunjukkan pemulihan ekonomi nasional yang cukup kuat, meskipun dampaknya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat secara merata. (Foto/Arief Tito). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy). 

Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4,87 persen. 

Secara nominal, produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada Triwulan I 2026 mencapai Rp6.187,2 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB), sedangkan atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp3.447,7 triliun.

Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza menilai capaian tersebut menunjukkan pemulihan ekonomi nasional yang cukup kuat, meskipun dampaknya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat secara merata.

Menurut Handi, pertumbuhan ekonomi pada awal tahun ini tidak dapat dilepaskan dari momentum bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri yang berlangsung sejak pertengahan Februari hingga pertengahan Maret 2026. 

Momentum tersebut mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga, terutama pada sektor makanan, minuman, pakaian, hingga akomodasi dan transportasi.

“Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang kemudian dibelanjakan untuk makanan, minuman, pakaian, dan akomodasi. Hal ini menyebabkan konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52 persen dan menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 54,36 persen,” ujar Handi.

Ia menjelaskan, peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran turut mendongkrak pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan sebesar 8,04 persen, serta sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh hingga 13,14 persen.

Selain faktor musiman, Handi menilai realisasi berbagai program pemerintah juga ikut menopang pertumbuhan ekonomi nasional. 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembayaran gaji ke-14 atau THR ASN, pengangkatan ASN baru, hingga peningkatan belanja barang dan jasa pemerintah dinilai memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi domestik.

“Faktor pendorong lainnya pencapaian pertumbuhan ekonomi pada Triwulan I 2026 adalah realisasi program pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), yang berhasil mendorong konsumsi rumah tangga dan aktivitas ekonomi sektor terkait,” katanya.

Meski demikian, Handi mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tinggi pada Triwulan I 2026 juga dipengaruhi oleh efek basis rendah (low base effect) dari pertumbuhan tahun sebelumnya yang relatif lebih rendah.

“Tidak bisa dipungkiri masih terdapat efek basis rendah (Low-Base Effect) pada pertumbuhan ekonomi Triwulan-I 2026,” ungkapnya.

Di sisi lain, secara triwulanan (quarter to quarter/qtq), ekonomi Indonesia masih mengalami kontraksi sebesar 0,77 persen dibandingkan Triwulan IV 2025.

Menurut Handi, kondisi tersebut merupakan pola musiman yang umum terjadi setelah puncak aktivitas ekonomi pada akhir tahun.

Ia juga menilai pertumbuhan ekonomi yang tinggi saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat. 

Pertumbuhan dinilai masih terkonsentrasi pada sektor-sektor tertentu seperti manufaktur, transportasi, dan pergudangan, sehingga manfaatnya belum tersebar merata.

“Meskipun pencapaian angka pertumbuhan tertinggi dalam 5 tahun terakhir dan salah satu yang tertinggi di G20, tetapi pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya terasa di lapangan,” ujar Handi.

Ke depan, Handi mengingatkan pemerintah dan pelaku ekonomi untuk tetap waspada terhadap berbagai tantangan global.

Ketidakpastian geopolitik internasional, perang Iran-AS, potensi krisis energi, pelemahan mata uang, serta tekanan inflasi global diperkirakan masih akan membayangi ekonomi hingga akhir 2026.

“Kedepan kondisi geopolitik global masih tidak menentu, perang Iran-AS menyebabkan terjadinya krisis energi yang semakin dalam, pelemahan mata uang dan inflasi. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan masih akan melemah hingga akhir tahun 2026, kondisi ini turut memberikan tekanan pada ekonomi domestik. Oleh sebab itu, perlu bersiap lebih hati-hati dan terukur,” tutupnya. (*) 

Laporan: Arief Tito

Pemko Pariaman Terima Tong Sampah Terpilah dari PT Semen Padang    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Pemko Pariaman Terima Tong Sampah Terpilah dari PT Semen Padang
Penyerahan dan kunjungan tersebut diterima Wali Kota Pariaman, Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi  didampingi Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar dan dinas terkait di ruang kerja Wakil Wali Kota Pariaman, Rabu (6/5/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman terima sembilan tong sampah terpilah dari PT Semen Padang. 

Penyerahan dan kunjungan tersebut diterima Wali Kota Pariaman, Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi  didampingi Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar dan dinas terkait di ruang kerja Wakil Wali Kota Pariaman, Rabu (6/5/2026). 

Kunjungan tesebut, menindaklanjuti kerjasama Pemko Pariaman dengan PT Semen Padang dalam pengelolaan sampah.

Kegunaan tong sampah terpilah adalah memisahkan limbah berdasarkan jenisnya baik organik maupun anorganik dari sumbernya. 

Hal ini memudahkan daur ulang, mengoptimalkan pengelolaan sampah, meningkatkan nilai jual sampah, serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi menyampaikan  Pemerintah Kota Pariaman serius dalam mengatasi persoalan sampah ini.

“Pemko Pariaman terus berupaya mengatasi permasalahan sampah yang menjadi tantangan besar bagi daerah. Produksi sampah organik dan anorgaik di TPA Tungkal Selatan perhari itu mencapai 45 ton. Namun saat ini, untuk mengatasi volume sampah, sampah ini sebelum masuk ke TPA sudah bisa didaur ulang terlebih dahulu menggunakan mesin pencacah sampah”, ujarnya.

Mulyadi menjelaskan bahwa mesin pencacah sampah yang kita miliki sebanyak tiga buah mesin dan sudah menghasilkan pupuk kompos bernilai ekonomis.

“Mesin pencacah sampah ini berfungsi memperkecil ukuran limbah menjadi potongan kecil untuk mempercepat proses pengomposan. Alat ini meningkatkan efisiensi produksi kompos, mengurangi volume sampah di TPA, serta mengubah limbah daun, ranting, dan sisa makanan menjadi pupuk organik padat/cair yang bernilai ekonomis”, terangnya.

Ia mengatakan  saat ini pupuk hasil dari sampah tersebut sudah kita gunakan dan hasilnya sudah terbukti membuat tanamanan menjadi subur.

“Tetapi saat ini, pupuk yang kita hasilkan dari sampah tersebut belum bisa disalurkan. Dengan kunjungan dari tim PT Semen Padang hari ini, insya Allah minggu depan kita akan melaksanakan MoU dengan PT Semen Padang agar pupuk yang dihasilkan ini bisa dimanfaatkan”, sebutnya.

Ia juga menambahkan kita menginginkan Kota Pariaman bisa menjadi percontohan untuk daerah-daerah di Sumbar dalam pengelolaan sampah ini.

Sementara itu, Staf Alternative Fuel & Raw Material (AFR) atau Bahan Bakar dan Bahan Baku Alternatif PT Semen Padang, Musytaqim Nasra mengatakan  kunjungan ini terkait pengelolaan sampah di Kota Pariaman.

“Informasi dari Pemko Pariaman,  Kota Pariaman memiliki alat pencacah sampah dan sudah ada produk yang dihasilkan. Target kita adalah bagaimana produk tersebut bisa termanfaatkan dan memberikan nilai lebih untuk Kota Pariaman”, ujarnya.

Ia menyampaikan dalam waktu dekat, supaya produk ini bisa disalurkan dengan cepat, maka kita akan melakukan MoU dan perjanjian kerja sama antara PT Semen Padang dengan Pemko Pariaman tentang produk sampah terolah.

“MoU itu nantinya akan dijelaskan apa yang disediakan oleh Pemko Pariaman dan Semen Padang dan pola kerjasamanya juga seperti apa dalam pengolahan sampah tersebut. Di Provinsi Sumbar kalau secepatnya kita melakukan kerja sama, maka MoU dengan Kota Pariaman ini menjadi perdana dalam pengelolaan sampah. Di Sumbar ini yang pertama kita menerima sampah dalam bentuk cacahan atau yang sudah diolah dan bisa langsung dimanfaatkan. Kita berharap dengan MoU nanti, bisa mengurangi atau membantu pengolah sampah di Kota Pariaman dan bisa menjadi percontohan untuk daerah-daerah lainnya”, tutupnya.(ka/at)