HEADLINE
IKA Unand Berkolaborasi dengan Pemko Bukittinggi Gelar Event Internasional Jam Gadang Fun Run 2026    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

IKA Unand Berkolaborasi dengan Pemko Bukittinggi Gelar Event Internasional Jam Gadang Fun Run 2026
Jam Gadang Fun Run 2026 adalah event fun run 5K yang diselenggarakan oleh IMLF, IKA UNAND dan Pemko Bukittinggi. (Foto/Mona). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) wujudkan program berskala internasional kolaborasi dengan Pemko Bukittinggi melalui FUN RUN Jam Gadang 2026 yang akan dilaksanakan pada Minggu 7 Juni 2026 di Jam Gadang Bukittinggi.

Jam Gadang Fun Run 2026 adalah event fun run 5K yang diselenggarakan oleh IMLF, IKA UNAND dan Pemko Bukittinggi dalam rangkaian acara International Minangkabau Literacy Festival. Ivent ini mengajak runners untuk berlari sambil memperingati 100 tahun berdirinya Jam Gadang.

Lebih dari sekadar lari, event ini juga  menghadirkan semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan kebanggaan akan warisan Minangkabau. Setiap langkah yang diambil menjadi bagian dari perayaan sejarah sekaligus bentuk apresiasi terhadap identitas dan kearifan lokal.

Peserta lomba bisa menikmati suasana lari yang penuh energi positif di jantung kota Bukittinggi, dengan latar ikonik Jam Gadang dan atmosfer festival yang meriah. Berbagai aktivitas menarik hadir, mengiringi setiap langkah dalam memperingati satu abad Jam Gadang yang penuh nilai sejarah dan kebanggaan.

Jam Gadang Fun Run 2026 menjadi momentum tepat untuk berlari, merayakan budaya, dan mempererat kebersamaan.

Hanya dengan biaya registrasi 150k, peserta bisa mengakses link registrasi https://www.beyondrun.com/leaderboards?event=JamGadangFunRun2026

Dari biaya tersebut peserta akan mendapatkan jersey, medali, dan refresement. Untuk pendaftaran, bisa mengakses secara online link beyondrun.com.

Ditargetkan event ini akan menggaet runners sebanyak 2000 orang dan menjadi salah satu  event bergengsi tahun ini di Sumatera Barat.(Mona)

Kemendagri Dukung Penguatan Transisi Pendanaan Program ATM Pasca Hibah Global Fund    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Kemendagri Dukung Penguatan Transisi Pendanaan Program ATM Pasca Hibah Global Fund
Audiensi tersebut dihadiri Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan. (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri memfasilitasi audiensi The Global Fund Country Team bersama Komite Koordinasi Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Indonesia, Rabu (6/5), di Kantor Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri. 

Audiensi tersebut dihadiri Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan.

Pertemuan tersebut membahas dukungan hibah Global Fund pada Grant Cycle 8 (GC8) periode 2027–2029 serta upaya transisi pendanaan domestik guna menjaga keberlanjutan program HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Indonesia setelah berakhirnya program hibah tersebut.

Audiensi turut dihadiri Koordinator Substansi Kesehatan Direktorat SUPD III, Manager of The Global Fund Country Team for Indonesia, serta Wakil Ketua CCM Indonesia.

Pada penyampaiannya, Manager of The Global Fund Country Team dan Wakil Ketua CCM Indonesia menjelaskan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan beban kasus AIDS, tuberkulosis, dan malaria tertinggi di dunia sehingga menjadi perhatian utama Global Fund. 

Sejak 2003, Indonesia telah menerima dukungan hibah senilai sekitar USD 2 miliar atau sekitar Rp23 triliun untuk mendukung pelaksanaan program strategis eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.

Wakil Ketua CCM Indonesia menyampaikan bahwa GC8 akan menjadi periode terakhir pemberian hibah Global Fund untuk program ATM dengan nilai hibah sebesar USD 197 juta yang akan dilaksanakan pada 2027–2029 melalui Kementerian Kesehatan selaku Principal Recipient (PR) dengan sub program Resilience and Sustainable System for Health (RSSH).

Seiring dengan berakhirnya hibah tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat komitmen penganggaran melalui APBD untuk menjamin keberlanjutan program ATM di daerah. 

Menurut Manager of Global Fund Country Team, proses transisi pendanaan menjadi tantangan tersendiri di tengah dinamika efisiensi fiskal daerah dan global dalam beberapa tahun terakhir.

CCM Indonesia menilai peran Kemendagri sangat strategis dalam memastikan keberlanjutan program ATM melalui penguatan sinkronisasi kebijakan dan dorongan terhadap komitmen pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Direktur SUPD III, Fauzan Hasan menegaskan bahwa Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah akan mendukung pelaksanaan GC8 periode 2027–2029, khususnya dalam memperkuat integrasi program ATM ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah di tengah proses transisi pendanaan domestik ini.

“Sebagai pembina umum pemerintah daerah, Kemendagri memiliki peran strategis dalam melakukan sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan pusat dan daerah ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, mulai dari RPJPD, RPJMD, RKPD hingga Renja yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan dokumen anggaran daerah atau APBD,” ujar Fauzan.

Ia menjelaskan bahwa penanggulangan ATM merupakan bagian dari urusan pemerintahan wajib bidang kesehatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 

Selain itu, pelayanan kesehatan bagi orang terduga tuberkulosis dan kelompok berisiko HIV juga telah menjadi bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang wajib dipenuhi pemerintah daerah kabupaten/kota.

Fauzan menambahkan, Kemendagri secara konsisten mendorong penguatan program ATM melalui berbagai forum koordinasi dan kebijakan daerah. Salah satunya dengan menetapkan tuberkulosis sebagai tema Program Strategis Nasional dalam pembahasan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah (Rakortekrenbang) untuk perencanaan tahun 2027.

“Pelaksanaan penanggulangan tuberkulosis membutuhkan pendekatan lintas urusan, termasuk dukungan kesejahteraan sosial dan pemanfaatan data kependudukan,” katanya.

Selain itu, sejak 2023, Ditjen Bina Pembangunan Daerah bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya juga rutin melaksanakan Rakorpusda Penuntasan TB setiap pekan guna mempercepat pencapaian indikator dalam Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

Fauzan menyebut Kemendagri juga telah menerbitkan enam surat edaran kepada pemerintah daerah terkait penguatan program ATM, termasuk percepatan eliminasi malaria di Papua, Desa Siaga Tuberkulosis, hingga evaluasi pelaksanaan program di daerah.

Di sisi lain, ia mengakui bahwa efisiensi fiskal nasional berdampak terhadap kapasitas belanja daerah, khususnya untuk layanan kesehatan. 

Berdasarkan hasil asistensi terhadap 140 kabupaten/kota terkait belanja wajib daerah, sebagian besar daerah masih bergantung pada dana transfer pusat untuk mendukung layanan publik.

Meski demikian, Fauzan menegaskan Kemendagri tetap berkomitmen memperkuat dukungan terhadap eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria melalui penguatan komitmen pemerintah daerah, penguatan perencanaan dan penganggaran daerah, serta supervisi pelaksanaan program secara berkala.

“Besar harapan kami, Kemendagri dapat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan hibah Global Fund GC8 periode 2027–2029, khususnya dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan program ATM pasca hibah Global Fund berakhir,” pungkasnya. (*)

Manajemen Talenta Jadi Fondasi Pembangunan Daerah    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Manajemen Talenta Jadi Fondasi Pembangunan Daerah
Kepala BKN, Prof. Zudan, mengarahkan pembangunan manajemen talenta sebagai fondasi penting dalam mendukung visi pembangunan nasional maupun daerah. (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam ekspose pembangunan Manajemen Talenta Instansi Pemerintah Daerah se-Provinsi Sulawesi Selatan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan komitmennya untuk melakukan pendampingan terhadap pembangunan manajemen talenta ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Kepala BKN, Prof. Zudan, mengarahkan pembangunan manajemen talenta sebagai fondasi penting dalam mendukung visi pembangunan nasional maupun daerah, sekaligus memastikan penempatan ASN dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi, integritas, dan kebutuhan organisasi. 

Kepala BKN juga menekankan pentingnya transformasi tata kelola ASN melalui penguatan sistem merit, digitalisasi layanan kepegawaian, dan pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan. 

Hal ini ditandai dengan BKN yang terus mendorong percepatan layanan promosi dan mutasi ASN, pemanfaatan aplikasi berbagi pakai, hingga penguatan profiling ASN melalui platform ASN digital terintegrasi. 

“Manajemen talenta harus mampu menghasilkan ASN yang profesional, adaptif, berintegritas, dan menjadi penggerak pembangunan daerah,” pesan Prof. Zudan, di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (07/05/2026).

Selain itu, seluruh ASN juga diingatkan untuk menjaga profesionalisme dan menjunjung tata kelola pemerintahan yang baik. 

ASN diminta menghindari maladministrasi, penyalahgunaan kewenangan, serta berbagai pelanggaran yang dapat menghambat kualitas pelayanan publik. 

Melalui pendampingan yang terus dilakukan kepada kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah, Kepala BKN berharap implementasi manajemen talenta dapat berjalan optimal dan berkelanjutan sehingga mampu memperkuat kualitas birokrasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global
Afriansyah saat menjadi narasumber Indonesia Cloud and Datacenter Convention 2026 di Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto/Aditya). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk menjawab tantangan masifnya perkembangan digitalisasi global, termasuk Artificial Intelligence (AI)

Wamenaker menyoroti pergeseran besar di dunia kerja yang menuntut kesesuaian keterampilan (skill mismatch). Berdasarkan data Sakernas November 2025, dari 218,85 juta penduduk usia kerja, terdapat 7,35 juta pengangguran yang masih didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Dunia kerja sedang mengalami perubahan besar akibat AI dan digitalisasi. Tantangan kita bukan hanya soal jumlah, tetapi kualitas dan kesesuaian keterampilan,” ujar Afriansyah saat menjadi narasumber Indonesia Cloud and Datacenter Convention 2026 di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Wamenaker menegaskan bahwa untuk mempercepat pemberdayaan angkatan kerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengandalkan platform SIAPkerja. 

Sistem digital terintegrasi ini hadir sebagai single gateway bagi masyarakat untuk mengakses layanan pelatihan, penempatan, hingga sertifikasi secara lebih efisien.

Selain digitalisasi layanan, Kemnaker juga fokus pada pelatihan berbasis kompetensi untuk memperkuat keterampilan teknis (hard skill) dan soft skill, serta sertifikasi sebagai pengakuan formal atas keahlian tenaga kerja.

Dalam paparannya, Wamenaker menyampaikan bahwa program ketenagakerjaan dibangun di atas pilar strategis, terutama dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui penguatan kurikulum, reskilling, dan upskilling.

“Kemnaker fokus pada perluasan penempatan tenaga kerja dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan. Semua ini didukung oleh reformasi ketenagakerjaan, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan birokrasi yang lebih baik,” ujar Wamenaker.

Wamenaker menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan Indonesia periode 2024–2029 yang kuat, inklusif, dan adaptif. 

Langkah ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten, terlindungi, dan mampu bersaing di tingkat global guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Peragaan 1.000 Perempuan Berbusana Minang Bakal Meriahkan IMLF-4 di Bukitinggi    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Peragaan 1.000 Perempuan Berbusana Minang Bakal Meriahkan IMLF-4 di Bukitinggi
Koordinator kegiatan Peragaan 1.000 Perempuan Berbusana Minang Suherni Syam dan Wakil Ketua IMLF-4 Bidang Luar Negeri, Delegasi dan Acara Soni Drestiana. (Foto/Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Peragaan 1.000 Perempuan Berbusana Minang bakal meriahkan rangkaian kegiatan Festival Literasi Internasional Minangkabau ke-4, (International Minangkabau Literacy Festival-IMLF-4), yang dipusatkan di Kota Bukittinggi 3-7 Juni 2026. IMLF-4 diselenggarakan bertepatan dengan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi.

Koordinator kegiatan Peragaan 1.000 Perempuan Berbusana Minang Suherni Syam dalam rapat Panitia IMLF-4, Jumat (8/5/2026) menyebutkan, hingga kini sudah terdaftar sekitar 800 calon peserta dari berbagai komunitas perempuan, baik yang berada di perantauan maupun di ranah kampung halaman Sumatera Barat. 

“Sebagai orang Bukittinggi, saya bangga dengan kegiatan ini dan mendukung penuh penyelenggaraan Peragaan 1.000 Perempuan Berbusana Minang di IMLF-4 ini,” kata Suherni yang juga Ketua Persatuan Perempuan Minangkabau Indonesia (PPMI).

Dengan bergabung di IMLF-4 dalam memeriahkan 100 Tahun Jam Gadang ini, kata Suherni, berharap busana perempuan Minang yang ditampilkan nantinya menjadi perhatian berbagai pihak terutama dunia internasional dalam melihat dan mengamati busana perempuan Minang. 

“Saat ini banyak busana perempuan Minang yang tidak lagi mencerminkan keminangkabauannya,” kata Suherni.

Wakil Ketua IMLF-4 Bidang Luar Negeri, Delegasi dan Acara Soni Drestiana menambahkan, semula kegiatan Peragaan 1.000 Perempuan Berbusana Minang ini hanya akan diikuti 100 perempuan. 

Namanya Peragaan 100 Perempuan Berbusana Minang. Sesuai dengan memeriahkan 100 Tahun Jam Gadang. 

Banyak agenda acara yang digelar di IMLF-4  menggunakan angka 100 seperti Peluncuran 100 buku, penanaman 100 pohon, pameran 100 meter kaligrafi, antologi 100 puisi jam gadang, parade baca puisi 100 penyair dunia dan lain-lain

“Ternyata setelah pertemuan dengan  PPMI, dengan penuh semangat menjadi diganti 1.000 Perempuan Berbusana Minang. Memang setelah diluncurkan flyer, berbagai komunitas perempuan Minang baik di rantau maupun di Sumatera Barat memberikan  respon yang luar biasa,  bahkan delegasi Vietnam, Puerto Rico dan Bulgaria menyatakan ingin ikut,” kata Soni yang juga sering menggelar event baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Soni dan Suherni semakin antusias memantapkan persiapan peragaan busana tersebut sekalian mempromosikan ornamen Minang kepada delegasi IMLF dari 35 negara. (r/at)

Peringatan Lustrum IX UBH, Ini Pesan Wawako Maigus Nasir    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Peringatan Lustrum IX UBH, Ini Pesan Wawako Maigus Nasir
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri peringatan Lustrum IX Universitas Bung Hatta (UBH). (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri peringatan Lustrum IX Universitas Bung Hatta (UBH) yang digelar di Convention Hall Kampus Proklamator I UBH, Jumat (8/5/2026). 

Kegiatan ini diisi dengan sidang senat terbuka, serta orasi ilmiah oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Setiawan, bertema Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Universitas Berdampak dan Berdaya Saing Global.

Turut hadir Rektor UBH, Diana Kartika, bersama para Wakil Rektor, jajaran Badan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta, serta unsur senat, para dekan, ketua jurusan, dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni UBH. Juga hadir Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM, Nizam Ul Muluk.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan selamat atas usia ke-45 UBH yang dinilainya sebagai fase matang dan penuh pencapaian. Ia menyebut status akreditasi Unggul yang diraih UBH turut menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

“Usia 45 tahun adalah usia yang penuh pengalaman dan masa kejayaan. Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang, kami bangga terhadap Universitas Bung Hatta yang kini berada pada posisi luar biasa dengan akreditasi Unggul,” ujar Maigus.

Ia menegaskan, Pemko Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan melalui Program Unggulan (Progul) “Padang Juara”. Program ini menurutnya, tidak hanya berfokus pada pendidikan dasar, tetapi juga membuka akses pendidikan tinggi hingga luar negeri bagi generasi muda Kota Padang.

"Pemko Padang telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas dan lembaga pendidikan internasional, termasuk Sampoerna Foundation yang memfasilitasi mahasiswa kuliah di Sampoerna University Jakarta hingga melanjutkan studi ke Arizona State University. Selain itu, juga menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Guangdong, China, dan langkah ini merupakan upaya untuk mencetak generasi muda berdaya saing global,” ujarnya.

Maigus Nasir menambahkan bahwa Pemko Padang juga mendorong penguatan karakter generasi muda melalui program Smart Surau. Program tersebut mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis masjid dan musala dengan pendekatan digitalisasi dan pengembangan potensi remaja.

"Kita berharap UBH dapat mendukung program Padang Juara dan Smart Surau, selaku mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung penguatan sumber daya manusia, riset, inovasi, dan pendidikan karakter di Kota Padang," pungkasnya.

Sementara itu, Rektor UBH, Diana Kartika, menyebut UBH terus memperkuat kualitas akademik dan sumber daya manusia untuk mempertahankan posisi sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di wilayah LLDIKTI X.

Menurutnya, lebih dari 52 persen dosen UBH telah bergelar doktor, dengan delapan program studi terakreditasi Unggul dan didukung 14 guru besar. Ia menilai capaian tersebut menjadi modal penting bagi UBH untuk terus berkembang sebagai kampus unggul dan berdampak.

“Universitas Bung Hatta akan terus bergerak menjadi kampus yang adaptif, berkarakter, berdaya saing, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Diana. (Dv/BT/Prokopim)

Wakil Wali Kota Sawahlunto Kunjungi Pekanbaru Bahas Pengendalian Belanja Pegawai    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Wakil Wali Kota Sawahlunto Kunjungi Pekanbaru Bahas Pengendalian Belanja Pegawai
Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru pada Kamis (7/5/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru pada Kamis (7/5/2026) guna membahas pengelolaan anggaran belanja pegawai yang ditetapkan maksimal sebesar 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dalam kunjungan tersebut, Jeffry Hibatullah disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru di ruang kerjanya.

Kunjungan itu dilakukan sebagai langkah strategis Pemerintah Kota Sawahlunto dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat terkait pengendalian belanja daerah.

Pada pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai strategi pengendalian belanja pegawai tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik maupun kinerja pemerintahan daerah.

Selain itu, Pemerintah Kota Sawahlunto juga melakukan pertukaran informasi terkait inovasi dan kebijakan daerah dalam menyeimbangkan anggaran pembangunan, pelayanan masyarakat, serta kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN).

Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menilai pengelolaan anggaran yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah di tengah tuntutan efisiensi fiskal.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sawahlunto untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah agar lebih optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto diharapkan dapat menerapkan kebijakan pengelolaan anggaran yang lebih proporsional, sehingga alokasi APBD mampu mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*) 

Pewarta: marjafri

Empat Orang Paskibra Pariaman Ikuti Seleksi Tingkat Provinsi Sumbar    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Empat Orang Paskibra Pariaman Ikuti Seleksi Tingkat Provinsi Sumbar
Wali Kota Pariaman, Yota Balad  resmi melepas empat anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Pariaman. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad  resmi melepas empat anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Pariaman yang akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di ruang merja Walikota Pariaman, Jumat (8/5/2026) pagi.

Wali Kota Yota Balad menyampaikan harapan besar agar para peserta dapat lolos ke tingkat provinsi dan melangkah lebih jauh ke tingkat nasional sebagai duta bangsa yang membanggakan.

“Ananda semua adalah putra-putri pilihan terbaik Kota Pariaman,  membawa harapan besar bagi Kota Pariaman. Tunjukkan dedikasi bahwasanya ananda betul-betul mau, punya kemampuan dalam mengikuti seleksi. Yang paling penting semangat, jangan pernah minder dan disiplin yang tinggi dalam proses seleksi nanti,” pesan Yota Balad.

Yota Balad juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama mengikuti tahapan seleksi.

“Paskibra ini adalah orang-orang pilihan, orang yang bisa memberikan contoh dengan sikap, prilaku dan menjaga hubungan silaturahmi. Semoga ananda dapat membanggakan nama Kota Pariaman”, tutupnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pariaman, Afdila menyebutkan  keempat anggota Paskibraka ini terdiri dari dua perempuan dan dua laki-laki yang sebelumnya telah melewati seleksi ketat di tingkat kota.

“Mereka akan bersaing dengan perwakilan dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Kami optimis, dengan pembinaan yang telah dilakukan, mereka bisa memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.

Seleksi Paskibra tingkat provinsi ini merupakan tahapan penting untuk menentukan siapa saja yang akan mewakili Sumatera Barat di tingkat nasional dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 mendatang.

“Dukungan penuh dari Pemko Pariaman diharapkan mampu memotivasi peserta mengharumkan nama Kota Pariaman. Besar harapan kami keempat utusan dari Kota Pariaman terpilih ke tingkat provinsi semua. Kalau bisa berharap lebih lagi, ada yang mewakili Kota Pariaman untuk tingkat nasional," harapnya. (R/at)

Kebersamaan Perkuat Ketenagakerjaan Hadapi Tantangan Global    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Kebersamaan Perkuat Ketenagakerjaan Hadapi Tantangan Global
Yassierli saat menghadiri Silaturahmi dengan Mitra-Mitra Strategis Ketenagakerjaan di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026) malam. (Foto/Aditya). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kekuatan Indonesia dalam menghadapi tantangan global tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi dan teknologi, tetapi juga pada nilai kebersamaan yang telah menjadi karakter bangsa.

Hal tersebut disampaikan Yassierli saat menghadiri Silaturahmi dengan Mitra-Mitra Strategis Ketenagakerjaan di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026) malam. Kegiatan itu juga dihadiri Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat, serta 80 peserta dari konfederasi serikat pekerja/serikat buruh dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Dalam sambutannya, Yassierli menilai nilai kebersamaan dan semangat gotong royong merupakan modal sosial penting yang harus terus dijaga di tengah dinamika global, termasuk perkembangan teknologi dan ketidakpastian ekonomi dunia.

“Bangsa Indonesia memiliki nilai kehidupan, kebersamaan, serta semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama,” ujar Yassierli.

Menurutnya, kekuatan sosial tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan ketenagakerjaan nasional di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

“Semangat kebersamaan membuat kita mampu menghadapi tantangan dan membawa Indonesia menjadi lebih maju,” katanya.

Yassierli juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja agar pembangunan ketenagakerjaan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, pembangunan ketenagakerjaan tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan formal, tetapi juga memerlukan penguatan nilai sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Penguatan nilai-nilai tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus menjaga keseimbangan sosial di tengah perubahan zaman,” tuturnya.

Pemerintah, lanjut Yassierli, akan terus mendorong berbagai inisiatif yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kolaborasi sebagai fondasi pembangunan ketenagakerjaan ke depan.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum KSPSI Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan dalam menyelenggarakan forum silaturahmi tersebut.

Menurut Jumhur, forum itu menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

“Terbukti, jika kita kompak dan menjaga kebersamaan, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama,” ujarnya. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

BKN: Tidak Perlu Panik, Ini Cara Hadapi Seleksi CAT KDKMP - KNMP 2026    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

BKN: Tidak Perlu Panik, Ini Cara Hadapi Seleksi CAT KDKMP - KNMP 2026
Seleksi kompetensi terhadap peserta calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 masih berlangsung. (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Seleksi kompetensi terhadap peserta calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 masih berlangsung.

Terhitung hingga hari keempat pelaksanaan tes, peserta yang sudah mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) ini sebanyak 140.211 dari 483.648 pelamar yang dinyatakan lolos ke tahap seleksi Pengadaan Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Adapun pelamar Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden pada tahap pendaftaran mencapai 487.819.

Dalam tahap ujian CAT, peserta seleksi akan menghadapi dua jenis tes utama, yakni Tes Potensi Kognitif dan Tes Substansi Manajemen. 

Tes Potensi Kognitif secara khusus mengukur dua aspek penting, yaitu kecepatan kerja (speed) dan kemampuan berpikir (power). 

Skema soal dirancang untuk menilai bagaimana peserta mampu memproses informasi, dan menyelesaikan soal secara akurat dalam waktu yang terbatas sehingga membutuhkan strategi pengerjaan yang efektif. Oleh karena itu, BKN telah menyiapkan sarana prasarana dan infrastruktur teknologi yang dibutuhkan agar para peserta dapat mengikuti ujian secara maksimal.

Namun demikian, BKN mencermati adanya beberapa dinamika yang terjadi di lapangan. 

Salah satunya terkait durasi penyelesaian soal ujian yang menjadi tantangan peserta seleksi. 

Untuk mengatasi hal ini, para peserta diimbau untuk tidak panik agar terhindar dari kencederungan mengkilik jawaban secara cepat dan berulang. 

BKN juga terus memastikan akses sistem dapat mengakomodir pelaksanaan tes secara masif dalam waktu bersamaan, termasuk dari aspek sistem keamanan CAT saat proses ujian berlangsung.

BKN telah merancang sistem CAT untuk memudahkan peserta ujian. Kemudahan ini juga telah teruji melalui pelaksanaan ujian CAT dalam pengadaan CASN sehingga peserta cukup memahami mekanisme pengerjaan ujian secara optimal melalui Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024. 

Sistem CAT sendiri telah melalui berbagai pengujian untuk memastikan keadilan dan transparansi dalam seleksi. 

Oleh karena itu, peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh proses dengan memahami aturan serta menerapkan strategi yang tepat.

Berikut beberapa tips agar peserta dapat mengerjakan ujian CAT secara optimal:

1. Tetap fokus dan tidak panik
Waktu yang terbatas memang menjadi tantangan, namun kepanikan justru dapat menghambat konsentrasi dan akurasi.
2. Prioritaskan soal yang mudah terlebih dahulu
Tidak semua soal harus dijawab. Peserta disarankan untuk mengerjakan soal yang dianggap lebih cepat dan mudah untuk memaksimalkan skor.
3. Hindari klik berlebihan 
Setiap jawaban yang di klik simpan akan masuk kedalam pangkalan data sehingga tidak perlu klik berulang. Dalam hal data yang telah disimpan tampil pada layar tidak sesuai dengan yang dipilih, bukan berarti jawabannya berubah, hal tersebut dikarenakan ada waktu jeda dalam kondisi jaringan pada akses sedang tinggi.
4. Beri waktu jeda 
Beri waktu jeda dan biarkan sistem menyelesaikan proses agar berjalan optimal. Hal tersebut agar tidak ada penumpukan beban pada waktu tertentu, di mana selama proses kirim jawaban ke server dan belum dapat respons dari server, maka waktunya tidak dihitung sehingga peserta tidak dirugikan.
5. Manfaatkan waktu secara efisien
Perhatikan durasi setiap subtes dan atur ritme pengerjaan dengan baik.

Pada kesempatan ini Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menyampaikan bahwa melalui seleksi ini, pemerintah berharap dapat menjaring talenta terbaik yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga mampu bekerja efektif, sesuai dengan kebutuhan pengembangan Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia. (*)

UMC Menjadi Pusat Keunggulan Terpadu di Gedung 20 Lantai KH Ahmad Dahlan Tower    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

UMC Menjadi Pusat Keunggulan Terpadu di Gedung 20 Lantai KH Ahmad Dahlan Tower
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir saat memberikan tausyiah pengajian sekaligus launching dan groundbreaking Gedung KH Ahmad Dahlan Tower 20 Lantai, UMC Mart dan Hotel Grand Lumina UM Cirebon, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Universitas Muhammadiyah Cirebon sedang memahat legacy peradaban melalui beragam amal usahanya, membuktikan bahwa kemajuan abad ini didasari oleh spirit kerja nyata dan pengabdian yang tak kunjung padam.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir saat memberikan tausyiah pengajian sekaligus launching dan groundbreaking Gedung KH Ahmad Dahlan Tower 20 Lantai, UMC Mart dan Hotel Grand Lumina UM Cirebon, Kamis, 7 Mei 2026.

Haedar menegaskan bahwa semua fasilitas di UMC  adalah saksi autentik dari ciri bangsa yang maju, di mana tindakan selalu berada di depan kata-kata.

Menukil pepatah Arab, "Lisanul Hal Afsahu Min Lisanil Maqal", Muhammadiyah menunjukkan bahwa perbuatan jauh lebih valid daripada sekadar ucapan. Meskipun podium dapat diisi dengan jutaan kalimat memukau, tanpa perbuatan nyata, semua itu hanya akan menguap sebagai kata-kata kosong.

"Muhammadiyah harus terus meninggalkan jejak hidup yang baik bagi kemaslahatan bangsa. Ingatan manusia mungkin terbatas, namun amal jariyah yang diwujudkan dalam bentuk fisik akan terus hadir dan memberikan manfaat melintasi zaman. Insha Allah, UMC dengan ragam torehan prestasi hari ini adalah hasil dari etos kerja," ucapnya.

Bagi Haedar, etos kerja yang terbangun di Muhammadiyah kini,  bahkan digambarkan sebagai sebuah "kecanduan bekerja". Karakter realistis dan empirik ini lahir dari kekuatan dalam (inner dynamic) yang diibaratkan laksana magma gunung berapi yang terus menghasilkan perubahan.

Spirit ini dijalankan dengan landasan niat yang tulus dan ikhlas demi pengabdian. Sebagai organisasi nirlaba yang bertumpu pada kerelawanan, Muhammadiyah dan 'Aisyiyah terus bergerak di jalur dakwah, tajdid, dan semangat Al-Ma’un untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih cerah.

Sementara itu, Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., menegaskan bahwa kata unggul sejatinya di wujudkan dalam semua aspek, salah satunya pembangunan gedung ikonik setinggi 20 lantai yang tengah dipersiapkan bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan sebuah manifestasi nyata dari pusat keunggulan umat. Gedung ini dirancang untuk mengintegrasikan aspek akademik dengan nilai-nilai spiritualitas dan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. 

Salah satu daya tarik utamanya berada di lantai 19, yang didesain secara khusus menggunakan material kaca transparan. Dari ketinggian ini, pengunjung maupun sivitas akademika dapat menyaksikan keindahan panorama Gunung Ciremai secara leluasa, sebuah ruang yang dimaksudkan untuk memicu inspirasi sekaligus menjadi tempat kontemplasi atas keagungan alam.

Di balik kemegahan arsitekturnya, Arif menekankan bahwa prioritas utama tetap tertuju pada investasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif. UMC menyadari bahwa fasilitas modern harus selaras dengan kualitas intelektual yang mumpuni agar mampu menjawab tantangan zaman.

Oleh karena itu, penguatan kualitas tenaga pendidik dan mahasiswa terus dilakukan sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang progresif. Langkah ini menjadi bagian integral dari visi besar universitas untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.

Selain fokus pada pendidikan, UMC juga melakukan ekspansi strategis di sektor ekonomi melalui unit bisnis produktif. Kehadiran UMC Mart dan Hotel Grand Lumina menjadi bukti nyata upaya universitas dalam membangun kemandirian finansial. Hotel Grand Lumina diproyeksikan menjadi unit hospitalitas premium yang sekaligus berfungsi sebagai laboratorium praktik bagi mahasiswa, sementara UMC Mart hadir untuk melayani kebutuhan ritel masyarakat.

"Melalui integrasi antara infrastruktur modern, penguatan SDM, dan kemandirian unit usaha, UMC optimis bertransformasi menjadi lokomotif penggerak kemajuan bagi umat dan bangsa," pungkasnya. (*)

Kemnaker Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Kemnaker Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi saat kunjungi warga binaan dan peserta magang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang, Jawa Timur, Kamis (7/5/2026). (Foto/Aditya). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja yang inklusif dan bebas diskriminasi. Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan kepada warga binaan dan peserta magang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang, Jawa Timur, Kamis (7/5/2026).

Dalam kunjungannya, Cris menyampaikan bahwa setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak sebagaimana diamanatkan dalam UUD Tahun 1945. Hak tersebut mencakup seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang menghadapi kendala sosial, hukum, maupun ekonomi.

“Pemerintah hadir untuk menjamin masa depan Bapak/Ibu setelah masa pembinaan selesai. Melalui kebijakan dan perlakuan khusus, kami ingin memastikan warga binaan dapat kembali bekerja maupun berwirausaha di tengah masyarakat,” ujar Cris.

Sebagai langkah konkret, Cris menjelaskan bahwa sejak awal 2025 Kemnaker telah membentuk Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus. Direktorat ini memiliki mandat untuk memfasilitasi kelompok tenaga kerja khusus, termasuk mantan warga binaan, agar memperoleh akses kerja yang setara dan mendorong terciptanya dunia kerja yang inklusif.

“Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan Kemnaker terhadap proses reintegrasi sosial dan ekonomi. Dengan pembekalan melalui program magang dan pelatihan, diharapkan warga binaan memiliki kesiapan mental serta keterampilan saat kembali ke lingkungan sosial,” katanya.

Menurut Cris, sinergi tersebut diperkuat melalui Nota Kesepahaman antara Kemnaker dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kerja sama ini difokuskan pada pelaksanaan tugas dan fungsi bersama di bidang imigrasi, pemasyarakatan, dan ketenagakerjaan guna memastikan proses transisi warga binaan menuju dunia kerja berjalan optimal.

“Membuka kesempatan kerja bagi mantan warga binaan merupakan wujud penegakan hak asasi manusia. Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam mewujudkan kesempatan kerja yang inklusif bagi seluruh warga negara Indonesia,” tutup Cris. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker