HEADLINE
Polemik Korupsi Chromebook, Kejagung Sarankan Ikuti Persidangan    
Selasa, April 28, 2026

On Selasa, April 28, 2026

Polemik Korupsi Chromebook, Kejagung Sarankan Ikuti Persidangan
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menyarankan rekan-rekan yang akan mengomentari kasus Chromebook dan kasus lainnya supaya obyektif untuk ikut mengikuti dan menyimak langsung jalannya persidangan. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kejaksaan Agung (Kejagung) menyarankan semua pihak mengikuti jalannya persidangan dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. 

Terutama, bagi pihak yang akan mengomentari jalannya kasus dugaan rasuah tersebut. 

"Kalau kami menyarankan rekan-rekan yang akan mengomentari kasus Chromebook dan kasus lainnya supaya obyektif untuk ikut mengikuti dan menyimak langsung jalannya persidangan," kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada Metrotvnews.com, Senin, 27 April 2026.

Anang mengatakan mengikuti jalannya persidangan itu agar mengetahui duduk perkara dan fakta perbuatan/fakta hukum yang terungkap di persidangan.

Seperti peran masing-masing pihak, baik itu terdakwa Ibrahim Arief (Ibam) selaku CTO GovTech Edu sekaligus konsultan teknologi, dua pejabat pembuat komitmen (PPK) yang menjadi saksi, dan saksi-saksi lainnya.

Dengan demikian, kata Anang, komentar yang disampaikan tidak hanya berdasarkan narasi yang dibangun oleh satu pihak untuk kepentingan dalam pembelaan.

Di samping itu, ia yakin tim jaksa penuntut umum (JPU) dan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat akan mempertimbangkan semua fakta yang terungkap di meja hijau.

"Apabila ada fakta yang terungkap keterlibatan para pihak didukung oleh alat bukti baik saksi, dokumen surat, alat bukti elektronik, ahli dan adanya men rea (niat jahat) maka nantinya dapat dimintakan pertanggung jawaban pidana," ujar Anang. 

Sementara itu, pengamat hukum Fajar Trio mengatakan pendapat yang dilemparkan ke publik seharusnya berpijak pada fakta yang muncul di ruang sidang, bukan sekadar rangkuman dari satu sudut pandang saja.

Apalagi, hanya mengandalkan informasi dari pihak terdakwa atau pengacara yang dinilai akan menghasilkan kesimpulan subjektif. Hal ini merespons pernyataan influencer Ferry Irwandi. 

“Harusnya, jika ingin membangun narasi yang adil dan tajam, Ferry Irwandi datang dan mengikuti persidangan dari awal sampai sekarang. Menyimak langsung kesaksian saksi-saksi, melihat bukti surat, dan mendengar keterangan ahli di bawah sumpah," kata Fajar dalam keterangannya. 

Terlebih, kata Fajar, dalam persidangan terungkap alasan kuat PPK tidak ditetapkan sebagai tersangka. 

Menurutnya, salah satu pertimbangan karena dalam fakta persidangan menunjukkan PPK memiliki iktikad baik dengan mengembalikan dana saat statusnya masih saksi. 

"Dalam hukum pidana, aspek niat batin ini sangat menentukan. Tanpa niat jahat, seseorang tidak bisa dipidanakan hanya karena kekhilafan administratif," ujar Fajar.

Ia menambahkan, Pasal 4 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) baru bisa diterapkan jika perbuatan melawan hukumnya sudah terbukti secara materil.

"Kalau niat jahatnya saja tidak ada, apa yang mau dipidanakan? Inilah yang sering luput dari narasi-narasi di media sosial yang hanya mengejar sisi emosional," ungkap Fajar.

Menurut Fajar, persidangan kasus korupsi adalah proses yang kompleks dan teknis. Melewatkan satu sesi persidangan saja bisa mengubah pemahaman terhadap konstruksi perkara secara keseluruhan.

Fajar mengingatkan para influencer untuk lebih bertanggung jawab dalam menyebarkan konten yang berkaitan dengan institusi peradilan. 

Narasi yang tendensius tanpa dasar fakta sidang yang utuh, hanya akan mencederai proses pencarian keadilan.

"Jangan sampai publik disesatkan oleh narasi yang hanya manis di permukaan namun rapuh secara legal formal. Kita semua ingin keadilan, tapi keadilan itu harus ditegakkan berdasarkan fakta persidangan yang komprehensif, bukan berdasarkan perasaan atau POV sepihak," ungkap Fajar.

Sementara itu, Pengamat Media Sosial dan Digital Strategi, Tuhu Nugraha mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial, termasuk padangan seseorang mengenai suatu kasus yang tengah berjalan. 

Tuhu mengatakan masyarakat perlu membedakan antara opini, pembelaan, kritik, dan fakta persidangan.

"Serta jangan mudah percaya pada satu narasi saja. Cek berbagai sumber, pahami konteks hukum, dan tetap hormati proses pengadilan serta asas praduga tak bersalah. Kritik publik penting, tetapi kritik yang sehat harus tetap /menjaga akurasi, proporsionalitas, dan tanggung jawab sosial," kata Tuhu.

Sebelumnya, influencer Ferry Irwandi mengomentari penetapan tersangka Ibrahim Arief oleh JPU pada Kejagung dan tidak menetapkan dua PPK sebagai tersangka, meski mengakui menerima dana yang digunakan untuk keperluan pribadi. 

Padahal, pada banyak kasus walau pejabat tidak menerima dana, namun dianggap lalai tetap dipenjara karena merugikan negara.

"Sebagai warga negara yang baik dan mendukung Kejaksaan RI untuk melaksanakan tugasnya, saya ingin bertanya, kenapa PPK yang sudah terbukti dan mengaku menerima dana, membeli motor ninja Z900 untuk keperluan touring gagahnya, dijadikan saksi di sidang Pak Nadiem Makarim, sedangkan konsultan subkon seperti Ibam, yang sampai hari ini tidak terbukti menerima aliran dana apapun, kalian tuntut hukuman sampai dengan 22,5 tahun penjara?," komentar Ferry dalam unggahan di Instagram pribadinya. 

Diketahui, penetapan tersangka Ibam menuai sorotan. Pasalnya, Ibam menilai tidak ada bukti yang menunjukkan dirinya memperoleh keuntungan pribadi maupun terlibat dalam konflik kepentingan. 

Ibam juga bukan staf khusus di Kemendikbudristek, melainkan hanya konsultan teknologi.

Dalam persidangan, Ibam menyatakan tidak pernah memberikan arahan agar Chromebook dipilih dalam proses pengadaan. 

Ia menegaskan, kajian yang disusunnya bersifat rekomendasi dan keputusan akhir tetap berada di tangan pihak kementerian.

"Saya ditangkap dan dipaksakan menjadi tersangka dari berbagai dugaan tanpa bukti, yang pada akhirnya tidak terbukti. Saya anggap semua ini adalah harga tambahan yang perlu saya bayar atas pengorbanan saya dan keluarga saya selama ini bagi negara,” ujar Ibrahim di persidangan, Kamis, 23 April 2026.

“Tanpa adanya bukti saya mendapatkan keuntungan pribadi, tanpa adanya bukti masukan saya karena konflik kepentingan, saya kembali ke pertanyaan awal saya: apa dosa saya bagi Indonesia?” lanjutnya saat menyampaikan nota pembelaan. (*)

Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit    
Selasa, April 28, 2026

On Selasa, April 28, 2026

Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit
Ketua Umum DPP Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (PATRIA) PMKRI, Agustinus Tamo Mbapa. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Ketua Umum DPP Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (PATRIA) PMKRI, Agustinus Tamo Mbapa, berharap pihak-pihak yang melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terkait dugaan penistaan agama segera mencabut laporannya.


Hal itu disampaikan Agustinus usai pihaknya bertemu dengan JK untuk beraudiensi di kediaman JK di kawasan Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).


Agustinus menyampaikan bahwa setelah dirinya bertemu dengan JK, pernyataan ceramah di UGM yang diperkarakan telah diedit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


"Ya, kami dari DPP PATRIA PMKRI, Alumni PMKRI se-Indonesia, pada saat pertemuan tadi dengan Bapak Jusuf Kalla sangat jelas bahwa ada konteks yang diedit oleh kelompok tertentu, sehingga terkesan Bapak Jusuf Kalla bicara soal dogmatis, soal ajaran agama," kata Agustinus, ditemui usai audiensi dengan JK.


Menurutnya, tidak ada pernyataan JK dalam ceramahnya yang mengajarkan soal dogma agama terkait saling membunuh.


"Bapak Jusuf Kalla telah memberikan tonggak sejarah perdamaian di Indonesia, khususnya di Poso dan Ambon. Bersama para sahabatnya, beliau telah merawat kebangsaan sejak 25 tahun lalu," katanya.


Untuk itu, ia meminta pihak-pihak yang sebelumnya memperkarakan JK agar segera mencabut laporannya.


"Bagi rekan-rekan yang kemarin melaporkan Bapak Jusuf Kalla, bagi kami para sahabat, segera dicabut karena itu bukan bicara soal dogmatis, itu hanya editan. Untuk itu, kami harapkan kepada para sahabat jangan terlibat polarisasi untuk kepentingan politik tertentu. Bagi kami, kebersamaan kebangsaan itu lebih utama," ujarnya.


Lebih lanjut, ia mengimbau kepada semua pihak agar tidak terprovokasi dalam masalah tersebut.


"Yang terakhir, kami mengimbau seluruh elemen bangsa untuk tidak terprovokasi. Jusuf Kalla adalah salah satu pandu kebangsaan untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pro Ecclesia et Patria, demi Gereja dan Tanah Air," katanya.


Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisedjati yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengingatkan agar semua pihak menyejukkan Indonesia.


"Artinya, ya bisa membuka pintu hati untuk teman-teman yang mungkin masih ada yang belum sejalan. Kita minta untuk ayo kita bersama-sama. Kita percaya bahwa Indonesia tidak sedang baik-baik saja—krisis energi, krisis multidimensi. Kalau dihadapi dengan persatuan dan kesatuan, saya rasa kita bisa menghadapinya. Jangan sampai terjadi perpecahan di antara anak bangsa. Ini pesan kami," kata Yohanes. (*) 


Sumber: Suara.com

Roy Suryo Soroti Ritual dan Kebiasaan Jokowi    
Selasa, April 28, 2026

On Selasa, April 28, 2026

Roy Suryo Soroti Ritual dan Kebiasaan Jokowi
Pernyataan mantan Presiden Joko Widodo yang menyebut dirinya hanyalah orang kampung dalam merespons klaim Jusuf Kalla ditanggapi Pakar Telematika Roy Suryo. (Foto/Int) 

BENTENGSUMBAR.COM -  Pernyataan mantan Presiden Joko Widodo yang menyebut dirinya hanyalah orang kampung dalam merespons klaim Jusuf Kalla ditanggapi Pakar Telematika Roy Suryo.


Menurut Roy, pernyataan Jokowi tersebut justru terkesan tidak selaras dengan sikap yang ditampilkan selama ini.


Ia menilai hal itu sebagai bentuk “lamis”, istilah Jawa yang merujuk pada sikap tidak terbuka atau berbeda antara ucapan dan maksud.


“Dalam istilah Jawa dia itu berkata dengan nada lamis. Lamis itu munafik," kata Roy lewat kanal Youtube Forum Keadilan TV, Senin, 27 April 2026.


Roy mencontohkan, sikap tersebut terlihat dari sejumlah pernyataan Jokowi di berbagai kesempatan yang menurutnya kerap bertolak belakang dengan realitas.


Ia menyebut, publik perlu mencermati setiap ucapan Jokowi secara kritis."Mau tiga periode jawabnya tidak, padahal mau, nah itu lamis," kata Roy mencontohkan.


Selain itu, Roy juga mengaitkan gaya kepemimpinan Jokowi dengan sejumlah simbol dan gestur.


Ia menyinggung adanya pesan berbeda di balik penampilan Jokowi yang sederhana.


Roy bahkan berpendapat, dalam memahami pernyataan Jokowi, publik perlu melihatnya secara terbalik. 


“Kalau dia berkata iya, berarti tidak,” ungkapnya.


Tak hanya itu, Roy juga menyoroti sejumlah kebiasaan dan ritual yang menurutnya pernah ditunjukkan Jokowi dalam berbagai kesempatan.


Roy mencontohkan saat peluncuran awal mobil Esemka, di mana Jokowi terlihat menyiram kendaraan tersebut dengan air kembang setaman.


Menurutnya, praktik semacam itu kerap ditemui dalam tradisi seremonial, meski ia menilai ada makna lain yang bisa ditafsirkan publik.


Namun usai menyiram, Roy melihat momen lain di mana Jokowi disebutnya sempat menari seperti kerasukan.


Ia menilai ekspresi tersebut tampak tidak biasa dan memunculkan beragam tafsir.Selain itu, Roy juga menyoroti penampilan Jokowi yang pernah mengenakan kostum bernuansa raja dalam sebuah kesempatan.


Ia menilai hal tersebut kontras dengan citra sederhana yang selama ini melekat pada Jokowi.


"Bahkan ada satu momen dia benar-benar ingin meminjam baju raja sesungguhnya. Itu suatu saat akan kita bongkar. Tapi (saat meminjam) tidak dikasih oleh raja sesungguhnya," beber Roy.


"Akhirnya dia pakai baju raja yang salah, dia pakai baju Raja Amangkurat yang Amangkurat jahat waktu itu," sambungnya.


Roy Suryo juga menyinggung hal lain dalam pengamatannya terhadap Jokowi, yakni terkait kebiasaan memelihara hewan.


Menurut Roy, saat Jokowi di Istana Bogor dia memelihara kecebong dan kodok. 


"Kalau di masyarakat Jawa ini pesugihan. Pesugihan ini artinya adalah hewan yang dipelihara agar orang itu sugih, orang itu kaya. Ini kan terkesan kuno banget zaman animisme, dinamisme. Kalau mau kaya dalam kepercayaan kita yang berdoa, ikhtiar, mohon kepada Tuhan YME," tandas Roy.


Dari kebiasaan Jokowi inilah muncul istilah cebong bagi pendukung Jokowi yang populer selama Pilpres 2014 dan 2019, yang sering digunakan sebagai label sinisme politik. Istilah ini merupakan antonim dari kampret sebutan pendukung pihak lawan. (*)


Sumber: RMOL

Razman Ungkap Jokowi Tak Nyaman Kasus Roy Suryo cs Belum Disidangkan    
Selasa, April 28, 2026

On Selasa, April 28, 2026

Razman Ungkap Jokowi Tak Nyaman Kasus Roy Suryo cs Belum Disidangkan
Razman sempat mendatangi kediaman Jokowi di Solo. Dia sangat berterima kasih Jokowi mau menerimanya di rumahnya yang kerap digunakan untuk menyambut tamu-tamu penting. (Foto/Instagram). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Umum KAMI Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution menyebut, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) merasa tak nyaman berkas tersangka Roy Suryo cs dalam kasus fitnah ijazah palsu Jokowi tak kunjung lengkap atau P21. Pasalnya, Jokowi ingin agar kasus tersebut bisa segera disidangkan.

"Pak Jokowi mengatakan bahwa Pak Razman, saya pun tidak nyaman dengan belum di P21-nya berkas itu," ujar Razman kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Razman sempat mendatangi kediaman Jokowi di Solo. Dia sangat berterima kasih Jokowi mau menerimanya di rumahnya yang kerap digunakan untuk menyambut tamu-tamu penting.

Di situ, dia melihat sosok Jokowi sebagai orang yang sangat tenang dan negarawan.

"Saya melihat bagaimana seorang Bapak Jokowi itu sangat negarawan, tidak tergambarkan sedikit pun di raut wajahnya, dendam dan benci," ujarnya.

Razman lalu berkonsultasi dengan Jokowi terkait berbagai hal, salah satunya kasus yang menjerat Roy Suryo cs.

Dia menilai, Jokowi merasa tidak nyaman dengan belum lengkapnya berkas kasus tudingan ijazah palsu itu.

Pasalnya, ada kesan Jokowi seolah mengobral restorative justice kepada para tersangka kasus tersebut. 

Padahal menurutnya Jokowi tidak punya pikiran tersebut.

"Karena terkesan, Pak Jokowi ini mengobral restorative justice. Terkesan menunggu RJ dari para tersangka, padahal Pak Jokowi tidak pernah juga terpikir untuk memberikan RJ. Kecuali orang yang bersamaan atau orang yang bersangkutan datang," katanya. (*) 

Sumber: iNews. Id

Jadi KSP Baru, Dudung Ngaku Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden    
Selasa, April 28, 2026

On Selasa, April 28, 2026

Jadi KSP Baru, Dudung Ngaku Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden
Mantan KSAD TNI Jenderal (Purn) Dudung Abdurrachman telah resmi dilantik sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru. (Foto/Intagram). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Mantan KSAD TNI Jenderal (Purn) Dudung Abdurrachman telah resmi dilantik sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru. 

Namun, Dudung masih mengemban jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional. 

Dudung menduga, dirinya akan segera diganti dari Penasihat Khusus Presiden. 

"Masih merangkap. Pasti segera ada pergantian," kata Dudung, di Istana, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Terkait jabatan baru sebagai KSP, Dudung berkomitmen untuk menuntaskan program-program prioritas Prabowo yang belum berjalan optimal. 

“Tentunya tugas-tugas ke depan bagaimana mensukseskan program strategi nasional dan untuk memastikan program unggulan Bapak Presiden sehingga bisa secara tuntas dan cepat,” tutur dia. 

Sebagai KSP baru, Dudung menegaskan bahwa dirinya juga mengemban tugas sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. 

"Apa yang menjadi keluhan-keluhan, ini saya akan buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat. Termasuk mengevaluasi dan memonitor program-program Kementerian Lembaga,” kata Dudung.

Dudung menuturkan, peran KSP tidak hanya sebagai penghubung, tetapi juga mengoordinasikan kerja sama dengan kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah guna menyederhanakan sistem birokrasi. 

“Sehingga jangan sampai ada hal-hal yang menjadi prioritas Presiden, kemudian terjadi masalah-masalah birokrasi. Nanti kita pangkas birokrasi,” ujar dia.

Kepala Staf Presiden Dudung berharap dukungan dan kerja sama seluruh pihak, khususnya kementerian/lembaga terkait untuk proaktif dalam menuntaskan program-program prioritas Presiden. 

“Sekali lagi saya mohon bantuan untuk kerja sama dengan seluruh masyarakat dan seluruh kelembagaan. Apabila ada hal-hal yang program-program prioritas Presiden yang tidak berjalan dengan semestinya, nanti kita akan sidak dan kita tuntaskan dengan baik,” imbuh Dudung. (*) 

Sumber: Kompas.com

Rocky Gerung Sudah Cocok jadi Calon Menteri    
Selasa, April 28, 2026

On Selasa, April 28, 2026

Rocky Gerung Sudah Cocok jadi Calon Menteri
Momen keakraban antara Presiden Prabowo Subianto dengan Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan mencuri perhatian publik. (Foto/RMOL). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Momen keakraban antara Presiden Prabowo Subianto dengan Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan mencuri perhatian publik.

Hal itu terjadi usai agenda pelantikan 6 pejabat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 27 April 2026.

Dalam video yang diunggah Instagram RMOL, ketiganya tampak larut dalam obrolan ringan sambil bercanda. 

Prabowo beberapa kali tersenyum, sementara Rocky dan Syahganda merespons dengan ekspresi santai hingga sempat tertawa bersama.

Rocky dan Syahganda hadir sebagai tamu undangan dalam pelantikan tersebut. Keduanya diketahui memiliki kedekatan dalam lingkungan pemikiran yang sama, termasuk melalui Great Institute.

Salah satu pejabat yang dilantik, Mohammad Jumhur Hidayat, juga tercatat sebagai Ketua Dewan Penasihat Great Institute.

Praktis, momen keakraban itu menjadi sorotan para warganet. Mereka bahkan ada yang menyebut sudah saatnya Rocky dipertimbangkan sebagai calon menteri.

Entah komentar ini beneran berharap atau hanya jadi satire untuk meledek Rocky, yang pasti turut mewarnai jagat media sosial.

“Roky Gerung calon Mentri nantinya,” tulis akun @ahmadbadjuri2402632 disertai dengan emoticon menangis.

Ada pula yang mengkritik Rocky bahwa saat ini sudah menjadi teman istana, sehingga jarang muncul di televisi.

“Caair juga lah, Bang Rocky ...akhir nya,” tulis akun @maidir91.

“Biasalah selalu ada yg tergoda istana,” timpal akun @ky257275.

“Masuk tuh barang,pantas sdh jarang d tipi,” tukas akun @imbot_sheva dengan disertai emoticon menangis.

Selain itu ada pula yang salut dengan sikap Rocky maupun Prabowo atas momen itu.

“Bung RG pada suatu kesempatan kurang lebih pernah bilang... "Saya tidak benci orang nya.. yg saya benci kebijakannya..” tulis akun @ticreh.

“Pada akhirnya AKAL SEHAT yang dibarengi dengan HATI YANG SUDAH MOVE ON akan melihat bahwa prabowo tidak seburuk yang "MEREKA" beritakan ..” tukas akun @aryfajar939. (*) 

Sumber: RMOL

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, APBN Bisa Hemat Rp50 T Setahun    
Selasa, April 28, 2026

On Selasa, April 28, 2026

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, APBN Bisa Hemat Rp50 T Setahun
Bagi para Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar akan dikenakan sanksi tegas. (Foto Ilustrasi/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah akan melakukan penyesuaian anggaran program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari strategi penajaman atau refocusing anggaran.

Penyesuaian ini diyakini dapat menghemat APBN hingga lebih dari Rp 50 triliun per tahun.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menjelaskan dalam skema baru, pelaksanaan MBG yang sebelumnya diberikan lima hari dalam sepekan kini dikurangi menjadi empat hari. Yakni hari Sabtu dihapus dari jadwal distribusi.

"MBG misalnya, yang dulunya Sabtu diberikan makan siang gratis, sekarang dihilangkan. Make sense kan? Lebih logik kan?," ujar Juda dalam acara National Policy Dialogue dan Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI), Senin (27/4/2026).

Juga mengatakan, penghapusan satu hari tersebut juga mempertimbangkan aspek efektivitas. 

Menurutnya, pemberian makan di hari tertentu justru berpotensi menimbulkan ketidakefisienan. Terutama jika siswa perlu berangkat ke sekolah pada hari libur untuk mengambil jatah MBG.

"Karena kalau satu ada makanannya di sekolah, anak-anak kan harus datang ke sekolah kan? Atau kalau diberikan hari Jumat, kan juga harus yang punya bisa bertahan untuk makan besoknya," ujarnya.

Dari sisi fiskal, Juda mengungkapkan pengurangan satu hari program ini memberikan dampak penghematan yang signifikan. Juda menghitung, satu hari penghapusan setara dengan penghematan sekitar Rp 1 triliun per hari.

"Satu hari itu bisa menghemat Rp 1 triliun. Lima hari dalam seminggu, empat kali dalam sebulan itu bisa menghemat Rp 4 triliun. Setahun tentu saja lebih dari Rp 50 triliun bisa menghemat," ujarnya.

Tidak hanya itu, sebagai upaya penghematan anggaran pemerintah juga akan memperketat pengawasan kualitas pelaksanaan program di lapangan. 

Bagi para Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar akan dikenakan sanksi tegas.

"SPPG-SPPG yang tidak memberikan makanan berisi sesuai dengan standar-standar kondisi, istilahnya SPPG nakal, itu diskors, dievaluasi. Jadi ini sebagai contoh bagaimana penajaman-penajaman refocusing terus dilakukan," ujarnya. (*) 

Dua Anak Hilang Akibat Terseret Ombak di Kawasan Pantai Ujung Karang, Wawako Maigus Nasir Sampaikan Duka Cita    
Senin, April 27, 2026

On Senin, April 27, 2026

Dua Anak Hilang Akibat Terseret Ombak di Kawasan Pantai Ujung Karang, Wawako Maigus Nasir Sampaikan Duka Cita
Wawako Maigus Nasir menyampaikan duka cita mendalam sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga korban agar tetap tabah menghadapi musibah ini. (Foto/Tommi) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengunjungi keluarga dua anak yang dilaporkan hilang akibat terseret ombak di kawasan Pantai Ujung Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Senin (27/4/2026).

Dua anak yang hilang tersebut adalah Rasyid (8) dan Zafran (9), warga Kelurahan Gunung Pangilun. Rasyid berdomisili di Jalan Ambun Suri, sedangkan Zafran di Jalan Cinduo Mato Nomor 35. Keduanya dilaporkan hilang saat berenang di pantai pada 18 April 2026 lalu. Memasuki hari kesembilan, pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat.

Maigus Nasir menyampaikan duka cita mendalam sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga korban agar tetap tabah menghadapi musibah ini.

“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” ujarnya, didampingi Camat Padang Utara, Sa’at.

Selanjutnya, Maigus juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Sejak laporan diterima, pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, relawan, serta masyarakat.

“Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang telah berupaya maksimal. Semoga segala ikhtiar ini menjadi amal kemanusiaan bagi kita semua,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Padang akan terus memberikan dukungan moril kepada keluarga korban. 

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi aktivitas anak-anak di kawasan pesisir pantai. Kita harapkan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," harapnya. (tommi)

Wako Pariaman Audiensi dengan Sestama BNPB Terkait Penanganan Pasca Bencana di Kota Pariaman    
Senin, April 27, 2026

On Senin, April 27, 2026

Wako Pariaman Audiensi dengan Sestama BNPB Terkait Penanganan Pasca Bencana di Kota Pariaman
Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran Pemerintah Kota Pariaman melakukan audiensi dengan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Sestama BNPB), Rustian. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran Pemerintah Kota Pariaman melakukan audiensi dengan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Sestama BNPB), Rustian, beserta beberapa pejabat utama BNPB terkait penanganan pasca bencana di Kota Pariaman, di Kantor Pusat BNPB, Jakarta Timur, Senin (27/4/2026).

Pada kesempatan tersebut, Yota Balad didampingi Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Rudy Repenaldi Rilis, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Ferry Ferdian Bagindo Putra.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kota Pariaman ini sebelumnya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan BNPB  yang telah diberikan kepada Kota Pariaman, baik dalam penanggulangan bencana maupun dukungan pemulihan pasca bencana.

"Kami hadir hari ini, membawa harapan dari masyarakat Kota Pariaman yang tertimpa bencana. Proposal yang kami sampaikan merupakan bagian dari upaya serius untuk memulihkan kehidupan warga dan infrastruktur yang rusak akibat banjir besar 27 November 2025 lalu," ujarnya.

Yota Balad memaparkan kondisi dampak bencana beberapa waktu lalu dan penguatan mitigasi bencana yang perlu dukungan dan support dari BNPB.

“Ada beberapa usulan pemerintah Kota Pariaman yang kami ajukan melalui proposal, di antaranya proposal bantuan hibah Rusak Ringan (RR) terhadap infrastruktur yang rusak, bantuan peralatan, batuan pusdalops dan juga sinergi penguatan kapasitas masyarakat tanggap bencana,” tukasnya

Pihaknya sangat mengapresiasi dukungan BNPB selama ini. Dirinya berharap, sinergi ini terus terjaga agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi bisa berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan, ulasnya mengakhiri.

Audiensi ini menjadi bagian penting dalam proses koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan pasca-bencana. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak banjir dapat segera terealisasi secara optimal. (J/at)

Dilantik BPC HIPMI Kota Pariaman 2026-2029, Ini Pesan Wawako Pariaman    
Senin, April 27, 2026

On Senin, April 27, 2026

Dilantik BPC HIPMI Kota Pariaman 2026-2029, Ini Pesan Wawako Pariaman
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, ketika menghadiri Pelantikan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Pariaman periode 2026-2029, yang digelar di aula Pertemuan RM Sambalado, Kota Pariaman, Senin (27/4/2026). (Foto/Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kami berharap HIPMI dapat membuat kegiatan yang bervariasi dan bersinergi dengan Pemerintah, untuk bisa menghidupkan ekonomi masyarakat, yang tertata dan terprogram dengan baik

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, ketika menghadiri Pelantikan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Pariaman periode 2026-2029, yang digelar di aula Pertemuan RM Sambalado, Kota Pariaman, Senin (27/4/2026).

“Kami berpesan kepada kita semua yang hadir, terkhusus para pengusaha muda, baik yang ada di Sumatera Barat dan Kota Pariaman, untuk dapat berkolaborasi dalam meningkatkan pertumbuhan UMKM dan ekonomi daerah, baik melalui event-event yang dapat mendatangkan orang ramai, maupun investasi dan kegiatan pendampingan kewirausahaan,” ujar Mulyadi

Pelantikan pengurus BPC HIPMI Kota Pariaman periode 2026-2029 dipimpin  Ketua Umum BPD HIPMI Sumatra Barat, M. Dhanni Hariyona, yang resmi melantik jajaran pengurus baru, dengan Ketua Umum Rido Lofbestari, Sekretaris Umum Muhajir Muslim, dan Bendahara Umum M. Fadhil.

Mulyadi, dalam sambutanya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan HIPMI. Dirinya menyebut bahwa organisasi tersebut sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kota Pariaman sangat serius dalam menghidupkan peluang dan potensi ekonomi masyarakat. Karena itu di dalam visi dan misi kami yang tertuang dalam program unggulan ada program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga,” tukasnya.

Mantan Anggota DPRD 3 periode ini juga menyebutkan  kita membutuhkan sinergi yang konkret dengan semua pihak, tidak terlepas dengan HIPMI. Tema yang diangkat sangat luar biasa "Pengusaha Muda, Pilar Ekonomi Bangsa" dengan hastag Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha, kata Mulyadi.

Ia juga menyoroti keberagaman latar belakang pengurus HIPMI Kota Pariaman, yang tidak hanya berasal dari kalangan pengusaha, tetapi juga memiliki unsur ulama lulusan luar negeri. Menurutnya, hal ini menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun ekonomi berlandaskan nilai.

“Keberadaan Sekretaris Umum (Sekum) Muhajir Muslim sebagai lulusan Mesir yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Pariaman serta M. Fadhil dari pengusaha muda dan politikus muda, sebagai representasi jejaring politik dan sosial yang kuat,” tutupnya.

Ketua BPD HIPMI Sumatra Barat, M. Dhanni Hariyona, mengingatkan sejarah panjang HIPMI yang didirikan pada 1972 oleh para saudagar muda, banyak di antaranya berasal dari Minangkabau. Menurutnya, semangat kewirausahaan tersebut, harus kembali dihidupkan dalam konteks kekinian.

“Banyak pengusaha yang berasal dari Minangkabu yang sukses di rantau. Untuk itu anak muda tidak boleh santai, apalagi saat ini dunia usaha bergerak sangat cepat. Kalau tidak ikut berlari, kita akan tertinggal,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Forkopimda, Ketua TP-PKK Yosneli Balad, Ketua GOW Dina Mulyadi, Pengurus BPD HIPMI Sumatera Barat, Ketua Umum BPC HIPMI Kota Padang, Wendoky Putra Basko, Ketua KONI Edison TRD, serta unsur BUMN, BUMD yang hadir.

Diakhir acara, dilanjutkan dengan pemaparan dan sosialisasi Sensus Ekonomi oleh Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman, Riqaldi, untuk seluruh audiens yang hadir, di mana Sensus Ekonomi ini akan dilaksanakan secara nasional pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026 di seluruh Indonesia, untuk mendata 18 lapangan usaha, mencakup ekonomi digital, lingkungan, serta struktur usaha, dalam upaya menyediakan data dasar bagi pemerintah, untuk perencanaan kebijakan ekonomi yang akurat. (J/at)

Wali Kota Solok Sambut Tim Penilai Lomba Dasawisma Berprestasi, Harapkan Raih Hasil Terbaik di Tingkat Provinsi    
Senin, April 27, 2026

On Senin, April 27, 2026

Wali Kota Solok Sambut Tim Penilai Lomba Dasawisma Berprestasi, Harapkan Raih Hasil Terbaik di Tingkat Provinsi
Wali Kota Solok menerima kunjungan kerja Tim Penilai Lomba Kelompok Dasawisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. (Foto/Oktriyoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Solok menerima kunjungan kerja Tim Penilai Lomba Kelompok Dasawisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Dasawisma Melati IX, Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, pada Senin, 27 April 2026 ini menjadi bagian penting dari rangkaian proses penilaian yang diselenggarakan untuk menjaring kelompok kerja terbaik di wilayah Sumatera Barat.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Provinsi Sumatera Barat, Ny. Deta Vasco Roseimy yang turut memimpin rombongan tim penilai. 

Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah terkait, Camat Lubuk Sikarah, Lurah Tanah Garam, para tamu undangan, pengurus, dan anggota TP-PKK serta kelompok Dasawisma setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberadaan serta peran strategis kelompok Dasawisma. 

Ia menegaskan bahwa lembaga ini merupakan ujung tombak utama dalam upaya pemberdayaan keluarga yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

Melalui berbagai program yang disusun dan dilaksanakan, Dasawisma menjadi wadah nyata untuk menumbuhkan kemandirian, meningkatkan keterampilan, serta membangun kesadaran akan pentingnya kesejahteraan keluarga di berbagai aspek kehidupan.

Wali Kota juga menyampaikan harapan yang besar agar Dasawisma Melati IX mampu menampilkan kinerja terbaiknya dan berhasil meraih peringkat tertinggi dalam penilaian yang berlangsung di tingkat provinsi ini.

Selama kegiatan berlangsung, tim penilai melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna melihat secara nyata hasil karya dan pelaksanaan program yang telah dijalankan. 

Selain itu, disampaikan pula pemaparan mengenai berbagai program unggulan yang menjadi keunggulan kelompok tersebut.

Berbagai inovasi dan kontribusi nyata yang telah dilakukan di lingkungan Kelurahan Tanah Garam menjadi bukti nyata peran aktif Dasawisma dalam menciptakan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas.(80)

Pemko Padang Targetkan 37.648 Pekerja Rentan Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan    
Senin, April 27, 2026

On Senin, April 27, 2026

Pemko Padang Targetkan 37.648 Pekerja Rentan Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan
Target ini disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran  saat menerima kunjungan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Afrialdi, di Kediamannya, Senin (27/4/2026). (Foto/Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota (Pemko) Padang menargetkan sebanyak 37.648 pekerja rentan di Kota Padang dapat terdaftar dalam Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dalam kurun waktu lima tahun.

Target ini disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran  saat menerima kunjungan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Afrialdi, di Kediamannya, Senin (27/4/2026).

Fadly Amran menegaskan, program BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Melayani, yang berfokus pada kemudahan akses layanan publik, khususnya jaminan sosial bagi masyarakat Kota Padang.

“Kita terus mendorong agar pekerja rentan dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap dukungan BPJS agar target ini bisa tercapai, karena program ini sudah berjalan lebi satu tahun,” ujarnya.

Fadly Amran berharap, perluasan kepesertaan dapat memberikan perlindungan sosial bagi pekerja di Kota Padang, sekaligus berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Afrialdi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang yang dinilai konkret dalam memperluas cakupan kepesertaan, termasuk melalui regulasi yang telah ditetapkan.

“Saat ini, sekitar 10 ribu pekerja informal di Kota Padang telah mendapatkan perlindungan melalui pembiayaan dari Pemerintah Kota Padang. Ini merupakan langkah nyata dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan,” ungkapnya.

Afrialdi menambahkan, untuk meningkatkan cakupan kepesertaan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Padang akan mengoptimalkan peran dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami akan mengundang perusahaan kategori platinum dan gold untuk berkontribusi. Setiap perusahaan diharapkan dapat melindungi minimal 100 hingga 200 pekerja rentan melalui CSR, sehingga target Pemko Padang dapat tercapai,” terang Afrialdi.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Feri Erviyan Rinaldy, Kabag Perekonomian dan SDA Indra Noveri, serta Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Malvi Hendri. (Tommi)

Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional    
Senin, April 27, 2026

On Senin, April 27, 2026

Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional
Michelle Quinessha rilis lagu Like A Diamond, Penyanyi usia 12 Tahun siap go internasional.  (Foto/Fadhli). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Industri musik Tanah Air kembali diramaikan oleh kehadiran penyanyi pendatang baru dengan potensi besar untuk mendunia, Michelle Quinessha.

Ia baru saja merilis single terbaru berjudul “Like A Diamond”, karya Rulli Aryanto dan diproduksi oleh Senada Digital Records.

Peluncuran tersebut menegaskan langkah konsisten penyanyi asal Jakarta tersebut dalam menapaki jalur profesional di usia yang masih sangat muda, seperti disampaikan Michelle Quinessha kepada awak media pada Senin (27/4/2026).

Michelle Quinessha lahir di Jakarta pada 14 Desember 2013 dari pasangan Wong Benny asal Cirebon dan Nelly asal Jakarta.

Kedua orang tuanya dikenal sebagai pengusaha di bidang properti yang aktif mendukung perjalanan kreatif sang putri.

Dukungan keluarga menjadi fondasi kuat yang membantu Michelle berkembang dengan percaya diri di dunia hiburan.

Lagu terbarunya tersebut dirilis pada Rabu, 22 April 2026 di berbagai platform musik digital.

Saat menjalani kehidupan sebagai siswi kelas 6 di Tzu Chi School Indonesia, Michelle tetap memprioritaskan pendidikan di tengah jadwal yang padat.

Aktivitas harian berlangsung dari pagi hingga sore di sekolah, lalu dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti les akademik, vokal, piano, dance, hingga renang. 

Disiplin menjadi kunci utama, sementara sang ibu berperan penting dalam menyusun jadwal agar semua kegiatan berjalan seimbang.

Michelle juga dikenal sebagai penyanyi muda yang mampu membawakan lagu dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Mandarin, dan Inggris.

Tantangan terbesar ia rasakan saat menyanyikan lagu berbahasa Mandarin karena membutuhkan ketelitian dalam pelafalan serta pemahaman makna lirik. 

Proses tersebut justru memperkuat kemampuan interpretasi dan memperkaya karakter vokalnya di atas panggung.

Perjalanan musik Michelle dimulai lewat lagu “Tak Ada Yang Tak Mungkin” yang memiliki makna mendalam bagi dirinya.

Lagu tersebut mencerminkan keyakinan bahwa mimpi dapat diraih dengan usaha, kepercayaan diri, dan ketekunan.

Pesan inspiratif menjadi benang merah yang terus ia bawa dalam setiap karya, termasuk dalam rilisan terbarunya.

Selain dunia musik, Michelle juga menunjukkan jiwa entrepreneurship sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Pengalaman berjualan sejak kelas 3 membentuk karakter mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. 

Nilai-nilai tersebut ia terapkan dalam setiap proses kreatif, mulai dari latihan hingga rekaman, sehingga membentuk etos kerja yang matang di usia muda.

Ke depan, Michelle tengah mempersiapkan mini album berbahasa Inggris dengan tema besar tentang mimpi, proses bertumbuh, dan pentingnya keluarga. 

Ia ingin menyampaikan pesan tentang percaya diri serta semangat pantang menyerah kepada para pendengar. 

Nilai berbakti kepada orang tua juga menjadi bagian penting yang ingin ia suarakan melalui karya-karyanya.

Dukungan dari lingkungan sekitar turut memperkuat langkah Michelle di industri musik.

Keluarga, guru, dan teman-teman memberikan respons positif dan rasa bangga atas pencapaiannya. 

Dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi Michelle untuk terus berkarya dan berkembang.

Sang ibu, Nelly, mengungkapkan bahwa bakat Michelle mulai terlihat sejak usia delapan tahun ketika ia dengan inisiatif sendiri meminta mengikuti les vokal, piano, dan dance. 

Kebiasaan berlatih secara mandiri di rumah memperlihatkan keseriusan serta kecintaan terhadap musik. 

Orang tua pun berkomitmen menjaga keseimbangan antara pendidikan, karier, dan kehidupan sosial agar Michelle tetap menikmati masa kecilnya.

Produser sekaligus pemilik label Senada Digital Records, Rulli Aryanto, menilai Michelle memiliki nilai lebih yang jarang dimiliki artis seusianya. 

Sikap santun, kemampuan berkomunikasi yang baik, serta kemauan belajar menjadi faktor utama yang membuatnya menonjol. 

Ia juga melihat potensi besar Michelle sebagai artis masa depan dengan karakter vokal unik dan kemampuan multibahasa yang menjadi kekuatan tersendiri di industri musik Indonesia.

Melalui rilisan “Like A Diamond”, Michelle Quinessha menegaskan eksistensi sebagai penyanyi muda dengan visi besar.

Perjalanan yang ia bangun tidak hanya berfokus pada popularitas, tetapi juga pada proses, nilai, dan inspirasi. 

Dengan dukungan keluarga serta dedikasi tinggi, Michelle membuka peluang untuk menjadi salah satu talenta berpengaruh di generasi mendatang.

Live perform Michelle Quinessha saat membawakan lagu “Like A Diamond” dapat langsung disaksikan melalui tautan berikut: https://youtu.be/ksw3F9kls-c?si=b06w2vIMXQM4xUF0.

Lopran: Muhammad Fadhli

Diserahkan Ketua DPD Dedi Boxer, DPC F-SPTI Kabupaten Bengkalis Resmi Dipimpin Muhammad Kamil Ikhsan    
Senin, April 27, 2026

On Senin, April 27, 2026

Diserahkan Ketua DPD Dedi Boxer, DPC F-SPTI Kabupaten Bengkalis Resmi Dipimpin Muhammad Kamil Ikhsan
Dedi Kusnadi alias Dedi Boxer resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) F-SPTI Kabupaten Bengkalis kepada Muhammad Kamil Ikhsan untuk masa bhakti 2026-2027. (Foto/Anhar Rosail). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sabtu, 25 April 2026 di Pekanbaru, Riau, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi-Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (F-SPTI) Provinsi Riau, Dedi Kusnadi alias Dedi Boxer resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) F-SPTI Kabupaten Bengkalis kepada Muhammad Kamil Ikhsan untuk masa bhakti 2026-2027.

Seperti diketahui, Pimpinan Pusat (PP) FSPTI-KSPSI di bawah pimpinan CP Nainggolan dinyatakan sah berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur No. 547/Pdt.G/2023/PN.JKT dan SK Menkumham No. AHU/0001382.AH.01.08 Tahun 2022.

CP Nainggolan terpilih kembali sebagai Ketua Umum untuk periode 2022-2027 melalui mekanisme Munas.

Berdasarkan dokumen yang ditunjukkan, kepengurusan ini memiliki dasar hukum yang kuat (SK Menkumham 2022 dan putusan PN Jaktim).

CP Nainggolan terpilih secara aklamasi dalam Munas FSPTI-KSPSI untuk masa bakti 2022-2027 dan organisasi ini aktif mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan terdaftar sebagai bagian dari serikat pekerja di Indonesia.

Pihak CP Nainggolan telah menyurati Kemenaker terkait keabsahan ini, khususnya di tingkat wilayah seperti Riau, guna membedakan dengan kepengurusan lain yang dianggap tidak sah.

Untuk itu, DPD F-SPTI Riau dibawah komando Dedi Boxer, berharap, dengan telah disahkannya SK kepengurusan DPC F-SPTI Kabupaten Bengkalis yang sah secara hukum, segera lakukan konsolidasi dan merangkul semua anggota agar bekerja sesuai AD/ART organisasi dan berkekuatan hukum yang tetap.

"Ini perlu kita lakukan, sehingga anggota yang bekerja dilapangan merasa nyaman dan dilindungi secara hukum, karena legalitas kita sah dan tercatat di Kemenkumham," ujarnya.

Sementara, Ketua DPC F-SPTI Kabupaten Bengkalis terpilih, Muhammad Kami Ikhsan yang akrab disapa Kamil berharap, agar semua pihak menghormati legalitas kepengurusan F-SPTI yang dikomandoinya saat ini. Karena Ia mengakui, hanya ingin anggota yang bekerja dilapangan dilindungi secara hukum dan nyaman dalam melakukan aktivitas.

"Kita berharap, agar anggota yang belum tercatat secara hukum, segera melakukan registrasi ulang. Kita senantiasa selalu membuka komunikasi. Tujuan kita hanya agar organisasi ini sah menurut hukum dan kawan-kawan dalam mencari rezeki nyaman dilapangan tanpa khawatir tersandung masalah hukum," ujarnya.

Kamil juga menjelaskan, sebelum lebih jauh mengembangkan organisasi, Ia juga akan menyurati semua pihak terkait keabsahan F-SPTI di Kabupaten Bengkalis saat ini berdasarkan yang tercatat di Kemenkumham RI.

"Semua dokumen keabsahan akan kita lampirkan. Mudah-mudahan F-SPTI Kabupaten Bengkalis kedepannya semakin solid dan maju," harapnya. (Anhar Rosail)

Sarang Narkoba Indra Pura Langsung Digerebek Kanit Reskrim Polsek Air Putih IPDA Evan Hutabarat, 1 Orang Tersangka Diamankan    
Senin, April 27, 2026

On Senin, April 27, 2026

Sarang Narkoba Indra Pura Langsung Digerebek Kanit Reskrim Polsek Air Putih IPDA Evan Hutabarat, 1 Orang Tersangka Diamankan
Polsek Air Putih menggerebek sarang narkoba di Gang Krakatau, Kelurahan Indra Pura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Minggu (26/4/2026) malam. (Foto/Herman). 

BENTENGSUMBAR.COM
Polsek Air Putih menggerebek sarang narkoba di Gang Krakatau, Kelurahan Indra Pura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Minggu (26/4/2026) malam. Dari lokasi, petugas mengamankan seorang pria terduga pengguna sabu.

Saat digeledah, polisi temukan 1 plastik klip transparan berisi sabu seberat 1,54 gram, 1 timbangan elektrik, pipet, alat hisap, sejumlah mancis dan 5 unit motor.

Petugas yang melakukan penggerebekan mengalami kesulitan saat menjalankan tugasnya karena terhalang pintu besi yang di pasang bandar sebagai perlindungan.

Setelah didobrak, pintu besi berhasil dibuka, namun terduga bandar dan sejumlah pengguna yang mengetahui pendobrakan pintu besi langsung kabur lewat atap seng yang dijebol.

Petugas hanya dapat mengamankan seorang pengguna inisial MI, 23 tahun, warga setempat yang terlambat melarikan diri.

Kapolsek Air Putih, AKP Rahmad R Hutagaol, mengatakan melalui Kanit Reskrim Polsek Air Putih Ipda Evan Hutabarat mengaku, penggerebekan berawal dari informasi masyarakat dan pengurus gereja yang melaporkan aktivitas narkoba di lokasi. Petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan penggerebekan.

"Pelaku sudah di limpahkan ke Satres Narkoba Polres Batu Bara guna proses hukum dan mengungkap jaringan narkoba lainnya," kata Hutagaol.

Penggerebekan di Gang Krakatau ini viral di media sosial setelah diposting akun Facebook @Jungkes dan @Bambang Irawan. (*) 

Laporan: Herman Manurung