HEADLINE
M. Areif Wichacko Bawa Futsal Kota Padang Menggila! Bangkit Usai Kalah, Tiket 8 Besar Porprov Sumbar Dikunci    
Rabu, Oktober 07, 2026

On Rabu, Oktober 07, 2026

BENTENGSUMBAR.COM - M. Areif Wichacko berhasil membawa Tim Futsal Kota Padang bangkit dan mengunci tiket ke babak 8 besar Porprov Sumbar XVI 2026. Kepastian itu diraih setelah Kota Padang menghajar Kota Sawahlunto 4-0 pada laga terakhir Grup C, Rabu (7/10/2026).

Bermain di Situjuah Futsal, Kabupaten Lima Puluh Kota, pasukan Kota Padang tampil penuh determinasi. Kemenangan telak tersebut menjadi penutup manis perjalanan mereka di fase grup.

Perjalanan Kota Padang memang sempat tersendat. Pada pertandingan pertama, Senin (5/10/2026), Kota Padang harus takluk 1-3 dari Kota Payakumbuh.

Namun, kekalahan itu tidak membuat tim asuhan M. Areif Wichacko kehilangan arah. Pada laga kedua, Kota Padang langsung bangkit dengan menundukkan Kabupaten Solok Selatan 2-0, Selasa (6/10/2026).

Puncaknya terjadi saat menghadapi Kota Sawahlunto. Kota Padang tampil lebih agresif dan akhirnya menang telak 4-0 sekaligus memastikan tempat di fase gugur Porprov Sumbar 2026.

Alvin Yusuf menjadi aktor utama kemenangan tersebut. Ia mencetak hat-trick masing-masing pada menit ke-18, 19, dan 39, sementara satu gol lainnya disumbangkan Ahmad Farras Syafiq pada menit ke-34.

Dengan tambahan tiga poin, Kota Padang finis sebagai runner-up Grup C dengan enam poin dari tiga pertandingan. Catatan tersebut diperoleh dari dua kemenangan dan satu kekalahan.

Di klasemen akhir Grup C, Kota Payakumbuh menjadi juara grup dengan sembilan poin. Kota Padang berada di posisi kedua dengan enam poin, disusul Kota Sawahlunto tiga poin dan Kabupaten Solok Selatan nol poin.

Pelatih Futsal Kota Padang M. Areif Wichacko mengapresiasi mental bangkit anak asuhnya. Menurutnya, para pemain perlahan mampu menemukan bentuk permainan setelah kekalahan pada laga pembuka.

“Alhamdulillah, anak-anak menemukan bentuk permainannya setelah laga pertama menelan kekalahan dari Payakumbuh. Mereka perlahan tampil sesuai yang diinginkan dan mampu bangkit untuk merebut dua kemenangan penting serta lolos ke babak 8 besar,” ujar M. Areif Wichacko.

Kini tantangan sesungguhnya menanti. Futsal Kota Padang harus mempersiapkan diri menghadapi babak 8 besar Porprov Sumbar XVI 2026, yang akan menggunakan fase gugur sehingga tidak ada ruang untuk kehilangan fokus.

M. Areif Wichacko meminta seluruh pemain tetap waspada dan tidak terlena dengan keberhasilan lolos. “Selanjutnya fase gugur 8 besar. Kami tidak boleh lengah karena hanya satu laga dan harus fokus sejak awal,” tegasnya. Futsal Kota Padang kini membidik langkah lebih jauh dan membuka peluang merebut medali di Porprov Sumbar 2026. (*) 

Laporan: Tommi
Editor: Zamri Yahya, WU

Joni Reka Saputra Bawa 3 Petarung MMA Payakumbuh Menggila! Sapu Bersih Emas Porprov Sumbar    
Rabu, Oktober 07, 2026

On Rabu, Oktober 07, 2026

Joni Reka Saputra Bawa 3 Petarung MMA Payakumbuh Menggila! Sapu Bersih Emas Porprov Sumbar
Pertarungan panas itu berlangsung di Venue Pantai Mapadegat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (5/10/2026). (Foto: Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tiga petarung Mixed Martial Arts (MMA) Kota Payakumbuh tampil habis-habisan di partai final Porprov Sumatera Barat XVI 2026. Hasilnya mengejutkan, tiga finalis sukses meraih tiga medali emas untuk Payakumbuh.

Pertarungan panas itu berlangsung di Venue Pantai Mapadegat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (5/10/2026). Ketiga petarung Payakumbuh menaklukkan lawan masing-masing melalui kemenangan Technical Knockout (TKO).

Sosok Joni Reka Saputra, Pelatih MMA Kota Payakumbuh, menjadi bagian penting di balik keberhasilan tersebut. Ia mengaku bangga melihat mental dan perjuangan anak asuhnya saat menghadapi partai puncak.

Emas pertama dipersembahkan M. Fikri di kelas 70,3 kilogram MMA Amatir. Menghadapi Ichsan Rafando dari Kabupaten Kepulauan Mentawai, Fikri langsung tampil agresif dan mengakhiri laga pada ronde pertama melalui TKO.

Tak kalah impresif, Ermon Januariko kembali menggetarkan arena. Turun di kelas 74,8 kilogram, Ermon menghadapi Faisal Tanjung dari Kabupaten Padang Pariaman dan berhasil menghentikan pertandingan pada ronde pertama melalui TKO.

Pesta emas Payakumbuh kemudian ditutup Aldi Febri Jasfari di kelas 83,9 kilogram. Menghadapi Hamdani Syukron dari Kota Padang, Aldi terus memberikan tekanan hingga akhirnya meraih kemenangan TKO pada ronde kedua.

Tiga finalis, tiga kemenangan, dan tiga emas. Catatan tersebut menjadi bukti hasil kerja keras kontingen MMA Kota Payakumbuh sepanjang Porprov Sumbar XVI 2026.

Joni Reka Saputra menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Latihan, strategi, keberanian, serta konsentrasi menjadi modal penting para petarung menghadapi laga final.

“Sekali masuk arena, tidak ada kata mundur. Anak-anak sudah menunjukkan mental bertarung dan fokus yang luar biasa sampai pertandingan berakhir,” ujar Joni.

Menurut Joni, keberhasilan sapu bersih emas tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet selama menjalani latihan. Tiga atlet Payakumbuh yang lolos ke final akhirnya mampu membuktikan kualitas mereka dengan kemenangan.

Selain tiga emas, MMA Kota Payakumbuh juga menyumbangkan dua medali perunggu melalui Nanda Cahya R. dan Tito Suryadi. Raihan itu semakin memperkuat catatan prestasi Payakumbuh di cabang MMA.

Koordinator MMA Kota Payakumbuh untuk Kepulauan Mentawai Yopi Kurniawan turut mengapresiasi perjuangan para petarung. Ia menilai semangat pantang mundur menjadi salah satu kekuatan utama tim hingga mampu membawa pulang tiga emas dan dua perunggu dari Porprov Sumbar 2026. (*) 

Pewarta: Hermiko
Editor: Zamri Yahya, WU

Ramadhani Kirana Putra Turun Langsung, Muaythai Kota Solok Meledak! Andri Nofriadi Persembahkan Emas Porprov Sumbar    
Rabu, Oktober 07, 2026

On Rabu, Oktober 07, 2026

Ramadhani Kirana Putra Turun Langsung, Muaythai Kota Solok Meledak! Andri Nofriadi Persembahkan Emas Porprov Sumbar
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., menjadi suntikan semangat bagi kontingen Kota Solok yang bertarung di Porprov XVI Sumatera Barat 2026. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dukungan langsung Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., menjadi suntikan semangat bagi kontingen Kota Solok yang bertarung di Porprov XVI Sumatera Barat 2026.

Di tengah ketatnya persaingan Porprov Sumbar 2026, Ramadhani Kirana Putra menyempatkan diri hadir langsung menyaksikan perjuangan atlet Kota Solok di sejumlah venue pertandingan, termasuk cabang olahraga Muaythai di Kota Padang.

Kehadiran Wali Kota Solok bukan sekadar menonton pertandingan. Ramadhani datang memberikan dukungan moril kepada atlet, pelatih, dan ofisial agar tetap fokus serta berjuang maksimal membawa nama Kota Solok.

“Terima kasih sudah berjuang untuk Kota Solok dan masyarakat Kota Solok. Saya mengapresiasi seluruh cabang olahraga yang mengikuti pertandingan di mana pun bertanding. Semoga atlet kita mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujar Ramadhani kepada awak media, Selasa (6/10/2026).

Ramadhani juga mengingatkan para atlet agar tidak mudah berkecil hati apabila hasil pertandingan belum sesuai harapan. Baginya, perjuangan dan semangat membela daerah harus tetap dijaga sampai pertandingan berakhir.

“Kalau nantinya belum mendapatkan hasil yang kita inginkan, jangan berkecil hati. Tetap berjuang. Kita satu, menang satu untuk kita semua,” tegasnya.

Pesan Ramadhani lainnya juga menjadi perhatian para atlet. Ia meminta seluruh kontingen menjaga kesehatan, menjaga nama daerah, serta menjaga nama baik masyarakat Kota Solok selama berlaga di Porprov XVI Sumbar.

Semangat itu akhirnya berbuah manis. Atlet Muaythai Kota Solok, Andri Nofriadi, sukses meraih medali emas Porprov XVI Sumatera Barat 2026, sekaligus mempersembahkan prestasi membanggakan untuk Kota Solok.

Andri mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra yang hadir langsung memberikan dukungan di arena pertandingan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua Umum KONI Kota Solok H. Rudi Horizon beserta seluruh jajaran pengurus KONI Kota Solok yang terus mendampingi dan memberikan perhatian kepada para atlet selama perjuangan di Porprov.

Bagi Andri, medali emas tersebut bukan sekadar prestasi pribadi. Ia menyebut emas itu sebagai hasil perjuangan untuk Kota Solok, KONI Kota Solok, dan seluruh masyarakat Kota Solok yang terus memberikan dukungan.

Hingga saat ini, kontingen Kota Solok disebut telah mengoleksi 33 medali emas, 29 perak, dan 27 perunggu, dengan total 89 medali. Perjuangan belum selesai, dan seluruh atlet masih memburu prestasi demi mengharumkan nama Kota Solok di panggung Porprov Sumbar 2026. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Nisfan Jumadil Ungkap Hasil Muaythai Kota Padang di Porprov Sumbar 2026: 8 Medali Jadi Bukti Perjuangan Atlet    
Rabu, Oktober 07, 2026

On Rabu, Oktober 07, 2026

Nisfan Jumadil Ungkap Hasil Muaythai Kota Padang di Porprov Sumbar 2026: 8 Medali Jadi Bukti Perjuangan Atlet
Ketua Pengkot Muaythai Kota Padang, Nisfan Jumadil, memberikan apresiasi terhadap seluruh atlet yang telah tampil maksimal. (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Muaythai Kota Padang menutup perjuangan di Porprov XVI Sumatera Barat 2026 dengan torehan delapan medali. Raihan tersebut terdiri dari dua medali perak dan enam medali perunggu.

Hasil tersebut menjadi buah perjuangan para atlet Muaythai Kota Padang yang bertarung dalam persaingan ketat sejak babak awal hingga pertandingan terakhir. Mereka terus berjuang membawa nama Kota Padang di ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Ketua Pengkot Muaythai Kota Padang, Nisfan Jumadil, memberikan apresiasi terhadap seluruh atlet yang telah tampil maksimal. Menurutnya, para atlet sudah memberikan kemampuan terbaik selama menjalani pertandingan.

Sebanyak 20 atlet Muaythai Kota Padang diturunkan pada Porprov kali ini. Mereka terdiri dari 12 atlet putra dan 8 atlet putri yang bertanding pada 20 nomor pertandingan.

Perjuangan para atlet tidak berlangsung mudah. Persaingan yang dihadapi cukup ketat, sementara persiapan tim Muaythai Kota Padang relatif singkat dibandingkan sejumlah daerah pesaing.

Nisfan Jumadil mengungkapkan, persiapan atlet dilakukan secara intensif selama sekitar empat bulan. Waktu persiapan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri dalam membangun kekuatan tim menghadapi Porprov Sumbar 2026.

Meski begitu, semangat para atlet tidak surut. Dua medali perak dan enam medali perunggu akhirnya berhasil dibawa pulang dan menjadi catatan penting dalam perjalanan pembinaan Muaythai Kota Padang.

“Kami tetap mengapresiasi perjuangan seluruh atlet. Mereka sudah memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan. Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melakukan pembinaan yang lebih baik ke depan,” ujar Nisfan Jumadil.

Nisfan menegaskan, hasil Porprov XVI Sumbar akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan. Persiapan yang lebih matang juga akan dilakukan menghadapi berbagai kejuaraan Muaythai berikutnya.

“Persiapan kami memang relatif singkat, tetapi anak-anak sudah menunjukkan semangat dan perjuangan yang luar biasa. Ke depan kami akan berusaha mempersiapkan atlet lebih matang,” katanya.

Salah seorang atlet Muaythai Kota Padang, Rofal, mengakui persaingan di arena pertandingan cukup berat. Menurutnya, para lawan juga memiliki persiapan yang bagus sehingga setiap pertandingan harus dijalani dengan perjuangan maksimal.

“Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik sampai pertandingan selesai. Hasil ini menjadi pengalaman dan motivasi bagi saya untuk latihan lebih keras lagi ke depannya,” kata Rofal.

Perjuangan Muaythai Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026 turut mendapat dukungan Pemerintah Kota Padang, KONI Kota Padang, pelatih, keluarga, dan masyarakat. Dengan delapan medali yang diraih, Muaythai Kota Padang membawa pulang pengalaman berharga sekaligus modal untuk membangun prestasi yang lebih kuat pada ajang berikutnya. (*) 

Laporan: Tommi
Editor: Zamri Yahya

Fernando Ibrahim Menggila di Porprov Sumbar 2026, Emas dan Perak Diborong! Payakumbuh Makin Panas    
Rabu, Oktober 07, 2026

On Rabu, Oktober 07, 2026

Fernando Ibrahim Menggila di Porprov Sumbar 2026, Emas dan Perak Diborong! Payakumbuh Makin Panas
Aksi Fernando berlangsung pada hari terakhir perlombaan cabang olahraga balap sepeda nomor track di Velodrom Padang, Senin (5/10/2026). (Foto: Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Nama Fernando Ibrahim sukses menjadi sorotan di arena Porprov Sumbar XVI 2026. Pembalap andalan Kontingen Kota Payakumbuh itu tampil luar biasa dan berhasil menyumbangkan satu medali emas serta satu medali perak.

Aksi Fernando berlangsung pada hari terakhir perlombaan cabang olahraga balap sepeda nomor track di Velodrom Padang, Senin (5/10/2026). Penampilan agresifnya menjadi salah satu kunci sukses Payakumbuh mengamankan podium.

Fernando Ibrahim tampil trengginas pada nomor Elimination Race Track. Ia mampu melewati persaingan ketat hingga menjadi pembalap pertama yang menyelesaikan perlombaan dan berhak membawa pulang medali emas.

Kejutan berikutnya datang dari rekan satu timnya, Farel Deferando. Ia berhasil finis di posisi kedua, sehingga Payakumbuh menciptakan kawin gelar emas dan perak dalam nomor Elimination Race Track.

Fernando kembali menunjukkan kualitasnya pada nomor Individual Pursuit (IP) 4.000 meter Track. Kali ini ia sukses mengamankan medali perak sekaligus menambah pundi-pundi medali Kontingen Kota Payakumbuh.

Secara keseluruhan, balap sepeda Payakumbuh pada nomor track berhasil mengoleksi satu emas dan dua perak. Torehan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet balap sepeda Payakumbuh mampu berbicara di level Porprov Sumatera Barat.

Keberhasilan itu juga menjadi buah dari dukungan dan motivasi Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta kepada seluruh atlet. Semangat pantang menyerah terus ditanamkan agar para pejuang olahraga Payakumbuh tampil maksimal membawa nama daerah.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh Rajman, yang juga bertugas sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Padang, hadir langsung menyaksikan perjuangan para pembalap Payakumbuh di Velodrom Padang.

Rajman menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras. Menurutnya, medali yang diraih merupakan hasil perjuangan bersama untuk mengharumkan nama Kota Payakumbuh pada Porprov Sumbar XVI 2026.

Sementara itu, Pelatih Balap Sepeda Porprov Payakumbuh Rully Satria menegaskan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras seluruh tim. Mental juara para atlet juga disebut menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan di lintasan.

Perjuangan Payakumbuh belum berakhir. Setelah nomor track, para pembalap akan mengalihkan fokus ke nomor Mountain Bike (MTB) yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Universitas Andalas (Unand) pada Selasa (6/10/2026).

Dengan performa Fernando Ibrahim yang semakin mencuri perhatian, asa Payakumbuh untuk kembali memburu emas di Porprov Sumbar 2026 semakin terbuka. Satu emas dan dua perak dari nomor track menjadi modal berharga untuk kembali mengejar podium berikutnya. (HM) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Jon Firman Pandu Bongkar Potensi Besar Hutan Solok, 60 Persen Wilayah Bisa Dongkrak Ekonomi Warga    
Rabu, Oktober 07, 2026

On Rabu, Oktober 07, 2026

Jon Firman Pandu Bongkar Potensi Besar Hutan Solok, 60 Persen Wilayah Bisa Dongkrak Ekonomi Warga
Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H. membuka sekaligus menjadi pembicara utama Focus Group Discussion (FGD). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H. membuka sekaligus menjadi pembicara utama Focus Group Discussion (FGD) Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial di Daima Moosa, Rabu (7/10/2026).

Bukan sekadar diskusi, agenda ini menjadi momentum mendorong perhutanan sosial agar kawasan hutan di Kabupaten Solok bisa memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur KKI Warsi Rainal Daus, S.H., Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, jajaran Kepala OPD Kabupaten Solok, serta peserta yang memiliki komitmen terhadap pengembangan perhutanan sosial.

Potensi yang dibahas pun bukan angka kecil. Sekitar 60 persen wilayah Kabupaten Solok merupakan kawasan hutan. Jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan, kawasan tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar hutan.

Jon Firman Pandu menegaskan, masyarakat harus mendapatkan ruang untuk memanfaatkan potensi hutan secara bertanggung jawab. Hutan dijaga, tetapi pada saat yang sama hasilnya juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

“Memanfaatkan hutan ini dengan sebaik-baiknya sehingga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat kita di Kabupaten Solok. Dengan 60 persen daerah hutan kita, ini merupakan salah satu potensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar hutan,” ujar Jon Firman Pandu.

Menurut Bupati, produksi yang berasal dari kawasan hutan memiliki nilai ekonomi yang sangat berharga. Karena itu, pengembangan perhutanan sosial membutuhkan kolaborasi agar potensi tersebut tidak berhenti sebagai kekayaan alam semata.

“Produksi dari hutan ini memiliki nilai yang sangat berharga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Jon Firman Pandu juga memberikan apresiasi kepada KKI Warsi yang telah membuka ruang dan memfasilitasi pengembangan potensi hutan untuk peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Solok.

“Terima kasih kepada KKI Warsi karena telah melihat dan membuka potensi hutan untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Solok. Lentera KKI Warsi memiliki kontribusi yang luar biasa,” ungkapnya.

Di tengah agenda pengembangan daerah, Kabupaten Solok masih menghadapi proses pemulihan pascabencana banjir bandang. Jon Firman Pandu mengajak semua pihak untuk terus mendoakan agar kondisi daerah segera membaik, khususnya kawasan Arosuka.

“Dalam masa tanggap darurat kita di Kabupaten Solok ini, kita sama-sama berdoa dan berharap agar Kabupaten Solok segera membaik. Kita tidak akan meninggalkan Arosuka, tapi kita berusaha agar bagaimana Arosuka ini bisa cepat pulih,” tegasnya.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai langkah percepatan pemanfaatan kawasan hutan melalui skema perhutanan sosial. Pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan membahas bagaimana hutan tetap lestari sekaligus produktif bagi masyarakat.

Dengan luas kawasan hutan yang mencapai sekitar 60 persen wilayah Kabupaten Solok, perhutanan sosial menjadi salah satu peluang strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat, pengelolaan hutan berkelanjutan, dan kesejahteraan warga. Tantangannya kini adalah memastikan potensi besar tersebut benar-benar dikelola secara tepat dan memberikan manfaat nyata. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Arnaldi Ungkap Gulat Kota Padang Menggila di Porprov Sumbar 2026, 13 Emas Sudah Dikantongi!    
Rabu, Oktober 07, 2026

On Rabu, Oktober 07, 2026

Arnaldi Ungkap Gulat Kota Padang Menggila di Porprov Sumbar 2026, 13 Emas Sudah Dikantongi!
Pertandingan gulat Porprov Sumbar XVI berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Oktober 2026, di G-Sport Center, Padang. (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kontingen cabang olahraga (cabor) gulat Kota Padang tampil menggigit pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026. Hingga hari ketiga, Selasa (6/10/2026), gulat Kota Padang sudah mengamankan 13 medali emas.

Pertandingan gulat Porprov Sumbar XVI berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Oktober 2026, di G-Sport Center, Padang. Para pegulat Kota Padang terus menunjukkan performa kompetitif dalam perebutan medali.

Sekretaris Umum Pengcab Gulat Kota Padang sekaligus pelatih, Arnaldi, mengungkapkan capaian tersebut merupakan hasil perjuangan para atlet yang tampil sejak hari pertama pertandingan.

“Alhamdulillah, pada hari pertama kita menyumbangkan 4 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Hari kedua kita menambah 7 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Hari ketiga ini kita meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu,” ujar Arnaldi.

Pada hari pertama, kontingen gulat Kota Padang mengawali perjuangan dengan torehan 4 emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Hasil tersebut kemudian meningkat tajam pada hari kedua dengan tambahan 7 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.

Memasuki hari ketiga, Selasa (6/10/2026), Kota Padang kembali menambah 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Total sementara menjadi 13 emas, 9 perak, dan 5 perunggu.

Raihan tersebut sekaligus membuat kontingen gulat Kota Padang melewati target awal yang telah ditetapkan. Sebelumnya, target yang dipatok adalah 12 emas, 7 perak, dan 8 perunggu.

Arnaldi menegaskan perjuangan anak asuhnya belum selesai. Sebab, pada hari terakhir, Rabu (7/10/2026), masih ada sejumlah atlet Kota Padang yang akan turun bertanding dan berpeluang menambah koleksi medali.

Salah satu emas Kota Padang diraih pegulat putri Nayla Sabrinarosa pada kategori Cadet Women's Wrestling 53 kg. Emas tersebut menjadi hasil dari persiapan dan latihan intensif yang dijalani Nayla selama kurang lebih empat bulan.

Nayla mengaku menjalani latihan setiap hari untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov Sumbar XVI 2026. Kerja keras itu akhirnya berbuah medali emas yang membuatnya bangga.

“Persiapannya tiap hari, selama kurang lebih empat bulan. Alhamdulillah saya dapat emas hari ini. Perasaan saya setelah menang, saya bangga karena hasil keringat saya selama ini terbayarkan dengan medali emas,” kata Nayla.

Bagi Arnaldi dan tim gulat Kota Padang, raihan medali di Porprov Sumbar 2026 bukan sekadar angka. Ajang ini juga menjadi momentum untuk melihat potensi atlet yang dapat diproyeksikan ke level yang lebih tinggi.

Para atlet terbaik dari Porprov Sumbar 2026 nantinya disiapkan untuk mewakili Sumatera Barat pada POPNAS mendatang. Nayla sendiri telah mengarahkan fokusnya untuk menghadapi POPNAS 2027.

Dengan 13 emas yang sudah dikantongi hingga hari ketiga, gulat Kota Padang masih memiliki kesempatan menambah pundi-pundi medali pada pertandingan terakhir. Perjuangan Arnaldi bersama para pegulat Kota Padang pun belum benar-benar berakhir di Porprov Sumbar XVI 2026. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU