HEADLINE
Tak Melulu Galau, Fajar Sadboy Tampil Religius di Lagu Ramadhan 2026 Jenderal Dudung Abdurachman    
Selasa, Januari 27, 2026

On Selasa, Januari 27, 2026

Tak Melulu Galau, Fajar Sadboy Tampil Religius di Lagu Ramadhan 2026 Jenderal Dudung Abdurachman
Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2026, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman bikin kejutan manis di dunia hiburan. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2026, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman bikin kejutan manis di dunia hiburan. Sosok yang dikenal tegas di dunia militer tersebut siap meluncurkan lagu religi Islami berjudul “Jangan Lupa Berdoa”, dengan menggandeng sederet figur lintas generasi yang lagi ramai diperbincangkan di media sosial.

Tidak tanggung-tanggung, Dudung berkolaborasi dengan Fajar Sadboy, Naura Bahri, Ucox Bongax, hingga Jibon Idol. Perpaduan nama-nama viral tersebut sukses menghadirkan nuansa religi yang terasa lebih segar, ringan, dan dekat dengan pendengar masa kini. Lagu tersebut diproduksi di bawah naungan Jwara Creative, manajemen artis di Jakarta yang juga dibina langsung oleh Dudung Abdurachman.

Saat ditemui awak media pada Selasa (27/1/2026) di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Dudung mengungkapkan bahwa lagu “Jangan Lupa Berdoa” merupakan karya lagunya sendiri. Inspirasi lagu tersebut lahir dari keprihatinannya atas bencana alam yang sempat melanda wilayah Sumatera beberapa waktu lalu.

Lewat lirik-lirik sederhana namun penuh makna spiritual, Dudung ingin mengajak masyarakat untuk selalu menjadikan doa sebagai pegangan utama dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Menurutnya, doa adalah kekuatan yang tak mengenal batas waktu dan selalu relevan dalam situasi apa pun.

Di balik layar, hubungan kreatif Dudung dengan Fajar Sadboy dan CongQ Perwira ternyata sudah terjalin cukup lama. Dudung dikenal sebagai pembina Jwara Creative yang telah menaungi Fajar Sadboy selama lebih dari lima tahun. Bersama CongQ Perwira, Dudung bahkan sudah rutin menulis lagu sejak karya awal mereka, “Ayo Ngopi”.

CongQ Perwira yang telah memproduseri Dudung selama lima tahun terakhir menceritakan bahwa kolaborasi mereka berawal dari pertemanan. Seiring waktu, CongQ mendirikan Jwara Creative dan menggandeng Dudung sebagai pembina. Dari sanalah, ide-ide lagu religi mulai mengalir hingga akhirnya terwujud dalam “Jangan Lupa Berdoa”.

Keterlibatan Fajar Sadboy pun menjadi sorotan tersendiri. Sosok yang identik dengan ekspresi melankolis tersebut kembali menunjukkan sisi lain dirinya. Tak hanya piawai berakting, Fajar dinilai memiliki potensi besar di dunia tarik suara. Sejak 2022, ia telah merilis sejumlah lagu, mulai dari debut single AYYA (Cinta Tak Selamanya Indah) hingga kolaborasi bersama Denny Cagur dan musisi lainnya.

Proses syuting video klip “Jangan Lupa Berdoa” dilakukan di kawasan Cibubur dan melibatkan Dudung Abdurachman, Fajar Sadboy, Naura Bahri, Ucox Bongax, serta Jibon Idol. Video klip tersebut disutradarai langsung oleh CongQ Perwira bersama Virlan Wana Langgong.

Menariknya, Fajar Sadboy mengaku suasana syuting terasa berbeda dan penuh kesan. Hujan yang turun beberapa kali selama pengambilan gambar justru dianggapnya sebagai keberkahan. Ia bahkan sempat melontarkan candaan soal pengalaman langkanya beradegan boncengan motor bersama seorang jenderal.

Di luar aktivitas bermusik, Dudung Abdurachman yang kini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional berharap generasi muda bisa terus berperan aktif dalam menjaga ketahanan bangsa. Kolaborasi tersebut pun menjadi proyek religi perdana Dudung bersama Fajar Sadboy.

Sementara itu, CongQ Perwira berharap lagu “Jangan Lupa Berdoa” dapat diterima luas oleh masyarakat. Menurutnya, lagu tersebut tak hanya nyaman didengar, tetapi juga dikemas secara visual dengan menghadirkan figur-figur populer media sosial agar pesan spiritualnya semakin kuat dan membumi.

Pewarta: Muhammad Fadhli

Krisis Air di Padang, Ini Kata Wali Kota Fadly Amran    
Selasa, Januari 27, 2026

On Selasa, Januari 27, 2026

Krisis Air di Padang, Ini Kata Wali Kota Fadly Amran
Pemerintah Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi Darurat Penanganan Kekeringan dan Krisis Air Bersih di Gedung Putih, Rumah Dinas Wali Kota, Senin (26/1/2026). 
BENTENGSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi Darurat Penanganan Kekeringan dan Krisis Air Bersih di Gedung Putih, Rumah Dinas Wali Kota, Senin (26/1/2026). 

Rapat ini dipimpin Wali Kota Padang, Fadly Amran, didampingi Pj Sekda Raju Minropa, Asisten I Tarmizi Ismail, Asisten II Didi Aryadi, serta sejumlah Kepala OPD, Camat, dan Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang.

Fadly Amran menjelaskan bahwa  kondisi kekeringan saat ini merupakan dampak lanjutan dari gangguan sumber air di Gunung Nago dan Sungai Batang Kuranji. Wilayah terdampak kekeringan paling signifikan meliputi Kecamatan Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah.

"Kekeringan dikarenakan gangguan sumber air di Gunung Nago dan sungai Batang Kuranji," jelas wali kota.

Fadly Amran menekankan pentingnya akurasi data dan kepastian jadwal distribusi air kepada masyarakat. Menghindari tumpang tindih, seluruh armada pengangkut air bersih kini berada di bawah satu komando.

"Mulai saat ini pengangkutan air satu komando," kata wali kota. 

Pelayanan air bersih dikomandoi Kalaksa BPBD, Hendri Zulviton. Sebanyak  13 unit armada milik BPBD, Damkar, PU Balai, dan PMI dikerahkan setiap hari dengan rata-rata 30 kali ritase (round trip).

Setiap armada menyuplai lebih dari 100 kubik air per hari untuk warga terdampak, di luar pelanggan tetap PDAM.

Sementara itu, Dinas Perkim, sampai saat ini tengah memvalidasi rencana pembangunan sumur bor di 212 titik guna memastikan status lahan.

Sisi lain, berdasarkan prakiraan BMKG yang menyebutkan nihil hujan dalam sepekan ke depan, Pemko Padang menyiapkan langkah-langkah strategis. Seperti penggunaan pompa kapasitas 250-300 liter/detik di Irigasi Gunung Nago dan pemasangan pipa permanen untuk menekan biaya BBM.

"Kita tengah mempertimbangkan pembukaan pipa jalur Lambung Bukit untuk mengisi Hidran Umum (HU) secara langsung. Jika kondisi memburuk, kita akan berkoordinasi dengan Gubernur untuk pengajuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC)," kata wali kota. 

"Krisis air di empat kecamatan utama ditargetkan mereda sebelum memasuki bulan suci Ramadan," tambah wali kota.(Defrianto / Charlie)

Perdana Bertanding di SUSB, PSP Padang Langsung Pesta Gol    
Selasa, Januari 27, 2026

On Selasa, Januari 27, 2026

Perdana Bertanding di SUSB, PSP Padang Langsung Pesta Gol
Kesebelasan Persatuan Sepakbola Padang (PSP) Padang baru pertama kali merasakan bertanding di Stadion Utama Sumatera Barat (SUSB). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kesebelasan Persatuan Sepakbola Padang (PSP) Padang baru pertama kali merasakan bertanding di Stadion Utama Sumatera Barat (SUSB). Perdana mencoba stadion itu, klub kebanggaan "Urang Awak"  mampu berpesta gol di stadion yang berada di Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman.

Lawan yang dihadapi PSP yakni Batang Anai FC. Pertandingan kedua yang dilakoni PSP Padang di Liga 4 Sumatera Barat, Senin (26/1/2026) itu berakhir dengan skor telak 7-0.

Bertanding di bawah panas terik, PSP Padang tampil dominan. Belum satu menit bertanding, PSP sudah lebih dulu menjebol gawang Batang Anai FC. Gibran Tito Kurniawan membuka keunggulan saat gol cepatnya langsung menjebol gawang Batang Anai FC. 

Begitu unggul 1-0, PSP Padang semakin terpantik untuk menambah keunggulan. Serangan bertubi-tubi terus digencarkan. Alhasil, Carel Syadef menyumbang gol kedua di menit keempat. 

Unggul dua gol, intensitas serangan terus dibangun para penggawa PSP Padang. Serangan dari sayap kiri menjadi andalan PSP. Sayang, hingga babak kedua berakhir, klub yang diketuai Amril "Aciak" Amin itu hanya mampu menceploskan dua gol saja.

Memasuki babak kedua, permainan kedua kesebelasan semakin terbuka. Sarangan silih berganti. Tercatat, kedua kesebelasan  melakukan lima kali pergantian pemain.

Permainan terbuka hanya terjadi di lima menit awal babak kedua. Selanjutnya serangan bertubi digencarkan penggawa PSP Padang. Batang Anai yang tertekan terpaksa harus bertahan dan mengandalkan serangan balik. 

Gibran lagi-lagi memanfaatkan kelengahan pemain belakang Batang Anai FC. Saat dirinya menjadi algojo tendangan bebas, Gibran berhasil memperdaya penjaga gawang Batang Abai FC, Muhammad Tafli di menit 52. 

PSP menambah keunggulan menjadi 4-0 lewat gol kedua Carel Syadef pada menit ke-68. Carel menyambar umpan terukur dari sayap kiri pertahanan Batang Anai.

Kaka Muhammad Seva ikut mencatatkan namanya di papan skor usai golnya tercipta di menit 75. Aksi memukaunya melewati beberapa pemain belakang Batang Anai berakhir gol. PSP unggul 5-0. 

Carel Syadef mencatat hetrik ketika tendangannya tak mampu ditepis. Golnya di menit 78 semakin memperjauh selisih gol, 6-0. 

Gol penutup PSP Padang disumbangkan Syarif Hidayatulah. Hingga pluit ditiup wasit, PSP mencatatkan sejarah penampilan perdananya di SUSB dengan mencukur Batang Anai FC, 7-0.(Charlie / Viqi / Heru)

Atasi Kekeringan, Pemko Padang Jalin Kolaborasi untuk Pulihkan Irigasi Gunung Nago    
Selasa, Januari 27, 2026

On Selasa, Januari 27, 2026

Atasi Kekeringan, Pemko Padang Jalin Kolaborasi untuk Pulihkan Irigasi Gunung Nago
Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempercepat pemulihan saluran irigasi Gunung Nago sebagai langkah darurat mengatasi krisis air bersih di Kecamatan Pauh dan Kuranji. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempercepat pemulihan saluran irigasi Gunung Nago sebagai langkah darurat mengatasi krisis air bersih di Kecamatan Pauh dan Kuranji. 

Fokus utama pengerjaan ini adalah mengalirkan kembali air ke saluran irigasi guna menaikkan permukaan air tanah agar sumur-sumur warga yang kering dapat segera terisi kembali.

Pada Senin (26/1/2026), Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran instansi terkait turun langsung ke lokasi di kawasan Irigasi Gunung Nago untuk memantau progres teknis di lapangan. 

Langkah ini diambil guna memastikan normalisasi saluran irigasi sayap kanan dan kiri berjalan lancar, mengingat perannya yang vital sebagai penyangga ketersediaan air tanah di pemukiman sekitar.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto menjelaskan bahwa kekeringan yang melanda telah memicu penurunan permukaan air tanah secara drastis. Akibatnya, sumur dangkal milik warga tidak lagi mampu mengeluarkan air.

"Harapan kita, air yang mengalir di saluran irigasi ini akan mengisi ruang-ruang dan pori-pori tanah. Dengan begitu, permukaan air tanah akan naik dan mengisi kembali sumur-sumur masyarakat," ujar Tri Hadiyanto saat memberikan keterangan di lokasi pengerjaan.

Meski berada di wilayah Kota Padang, status kewenangan Daerah Irigasi (DI) Gunung Nago berada di bawah Pemerintah Provinsi karena luasnya yang mencapai sekitar 2.800 hektare. Oleh karena itu, Pemko Padang bergerak cepat dengan menjalin kolaborasi erat.

"Ini adalah kerja bersama. Ada unsur Pemko Padang, Pemerintah Provinsi, dan juga pihak Balai Wilayah Sungai (BWS). Koordinasi ini penting agar penanganan teknis tidak terkendala administrasi kewenangan," tambah Tri.

Dinas PUPR Padang merinci dua metode berbeda yang diterapkan untuk mempercepat aliran air.

Pertama, saluran Irigasi Kanan menggunakan bantuan dua unit pompa besar dari Balai Wilayah Sungai (BWS) dengan kapasitas total 500 liter per detik untuk menyedot air langsung dari sungai ke saluran irigasi.

Kedua, saluran Irigasi Kiri yang berfokus pada pembersihan sedimen dan pengerukan material yang menghambat laju air di pintu masuk (intake).

"Jika pembersihan sedimen dan perbaikan intake selesai, air bisa langsung kita alirkan. Insyaallah, dalam 1-2 hari ini target kita air sudah sampai ke pemukiman," jelasnya optimis. (Taufik/Bella)

Komisi C DPRD Serdang Bedagai Lakukan Studi Tiru ke Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang    
Selasa, Januari 27, 2026

On Selasa, Januari 27, 2026

Komisi C DPRD Serdang Bedagai Lakukan Studi Tiru ke Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang
Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang di Jalan Bagindo Aziz Chand dikunjungi Komisi C DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Senin (26/1/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM – Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang di Jalan Bagindo Aziz Chand dikunjungi Komisi C DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Senin (26/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pembahas mendalam dan berbagi informasi (sharing) terkait penguatan literasi masyarakat di Kota Padang.

Rombongan yang berjumlah 11 orang tersebut disambut Kepala Bidang Perpustakaan Dispusip Kota Padang, Anggun Basuki mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang.

Fokus utama pertemuan ini adalah mempelajari "Sinergitas DPRD dan Pemerintah Daerah Kota Padang dalam Pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2008 tentang Perpustakaan". 

Perda ini dinilai sebagai fondasi kuat dalam upaya meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat (ILM) di Kota Bingkuang.

Dalam sambutannya, Kabid Perpustakaan Dispusip Kota Padang, Anggun Basuki menjelaskan bahwa keberhasilan peningkatan literasi di Kota Padang tidak lepas dari kolaborasi harmonis antara eksekutif dan legislatif.

"Implementasi Perda Nomor 2 Tahun 2008 ini merupakan wujud nyata komitmen bersama antara Pemko Padang dan DPRD. Sinergitas ini memastikan program-program perpustakaan, baik dari sisi anggaran maupun pengembangan fasilitas, dapat berjalan optimal guna mendorong minat baca masyarakat," ujar Anggun Basuki.

Perwakilan Komisi C DPRD Kabupaten Serdang Bedagai menyampaikan apresiasinya terhadap tata kelola perpustakaan di Kota Padang. Pihaknya berharap hasil dari pertemuan ini dapat menjadi referensi untuk diterapkan di Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan kebutuhan literasi publik.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan diskusi mengenai inovasi layanan perpustakaan digital dan upaya jemput bola yang dilakukan Dispusip Kota Padang ke sekolah-sekolah serta pemukiman warga. (Taufik)

Pastikan Pemulihan Warga Terdampak Bencana Kota Padang Melalui Hunian Layak, Ini Kata Wako Fadly Amran    
Selasa, Januari 27, 2026

On Selasa, Januari 27, 2026

Pastikan Pemulihan Warga Terdampak Bencana Kota Padang Melalui Hunian Layak, Ini Kata Wako Fadly Amran
Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat masa transisi pemulihan bagi warga terdampak bencana. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat masa transisi pemulihan bagi warga terdampak bencana. 

Hal ini disampaikannya saat memimpin penyerahan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) di Kampung Talang Pangka, Jembatan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Senin (26/01/2026).

Sebanyak 11 unit rumah HUNSELA dibangun di atas lahan seluas 1.800 meter persegi untuk korban banjir bandang Pangka Jembatan Batu Busuk RT 03 RW 04 Kaum Suku Tanjuang.

Fadly Amran menekankan bahwa penyediaan hunian ini merupakan langkah krusial untuk memastikan warga tidak hanya memiliki tempat bernaung, tetapi juga mendapatkan standar hidup yang sehat dan manusiawi pasca-masa tanggap darurat.

“Hunian sementara ini adalah jembatan menuju pemulihan total. Fokus kita bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi bagaimana menjamin keberlanjutan hidup dan mata pencaharian warga di lingkungan yang lebih aman," katanya. 

Lebih lanjut, Fadly Amran menjabarkan visi jangka panjang terkait penataan kawasan tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur rumah harus dibarengi dengan perencanaan kawasan yang produktif guna membangkitkan kembali ekonomi masyarakat setempat.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemko Padang tengah bergerak cepat dalam berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk merealisasikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

"Kami sangat serius menangani pasca-bencana ini. Selain menyiapkan Huntap di beberapa titik, kami juga memprioritaskan penanganan aliran sungai untuk memitigasi risiko agar bencana serupa tidak terulang kembali di masa depan," tambahnya.

Dia juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi kuat dari berbagai elemen, mulai dari akademisi Universitas Andalas, para donatur, hingga personel TNI dan Polri yang telah bahu-membahu mendukung kebijakan pemerintah dalam melindungi warga terdampak.

Melalui langkah ini, Fadly Amran berharap warga Kampung Talang Pangka dapat segera memulai hidup baru dengan lebih stabil dan aman, sementara proses pembangunan infrastruktur permanen terus dipacu pemerintah. (Taufik/Amanda/Nilam)

Tingkatkan Kenyamanan Pengendara, Pemko Padang Lakukan Patching Jalan    
Selasa, Januari 27, 2026

On Selasa, Januari 27, 2026

Tingkatkan Kenyamanan Pengendara, Pemko Padang Lakukan Patching Jalan
Dinas PUPR secara resmi memulai proyek pemeliharaan melalui patching jalan berlobang. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara resmi memulai proyek pemeliharaan melalui patching jalan berlobang di sejumlah titik strategis guna meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan.

Koordinator Lapangan Dinas PUPR Kota Padang, Dodi Afrianto menyatakan bahwa pengerjaan tahap awal difokuskan di sepanjang ruas Jalan Moh. Hatta. 

Fokus utama perbaikan ini adalah menutup lubang-lubang jalan yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat dan pengguna jalan.

"Hari ini kita mulai melakukan pemeliharaan di ruas Jalan Moh. Hatta, terhitung dari Simpang Bypass hingga ke arah gerbang kampus Universitas Andalas (Unand)," ujar Dodi Afrianto saat meninjau lokasi pengerjaan di Jalan Moh. Hatta, Senin (26/1/2026). 

Dodi Afrianto menambahkan bahwa setelah pengerjaan di ruas Jalan Moh. Hatta rampung, tim akan segera bergeser ke area lain untuk memastikan pemerataan perbaikan jalan di wilayah tersebut.

"Setelah Jalan Moh. Hatta, pengerjaan akan kami teruskan mulai dari Simpang Pasar Baru sampai ke arah Bandar Buat," tambahnya.

Pihaknya menargetkan perbaikan di titik-titik tersebut dapat dioptimalkan dalam waktu dekat dan dapat tuntas dalam waktu dua sampai tiga hari ke depan. 

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi area perbaikan dalam satu hingga tiga hari ke depan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pengerjaan ini. Kami meminta para pengendara untuk selalu waspada dan memperhatikan rambu-rambu di sekitar lokasi proyek," pungkasnya. (Taufik/Ivan/Wiki/Viqi)