HEADLINE
Gandeng Allya Zenab, Mitologi Suntikkan Jiwa Baru ke Lagu “Berharap”    
Sabtu, Januari 24, 2026

On Sabtu, Januari 24, 2026

Gandeng Allya Zenab, Mitologi Suntikkan Jiwa Baru ke Lagu “Berharap”
Vokalis baru, Allya Zenab. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Grup band asal Kota Kembang, Mitologi, resmi meluncurkan kembali single perdananya yang berjudul “Berharap” dengan kemasan rasa yang lebih segar dan emosional. Lagu tersebut hadir sebagai penanda babak baru Mitologi dengan menggandeng vokalis baru, Allya Zenab, dan dirilis secara resmi di bawah naungan label Metronom Musik pada Jumat, 23 Januari 2026, di berbagai platform musik digital.

Single “Berharap” bukan sekadar pengulangan, melainkan kelahiran ulang dengan sentuhan musikal yang lebih matang dan menyentuh. Perubahan paling signifikan hadir dari karakter vokal Allya Zenab yang dinilai mampu memberi warna baru sekaligus memperkuat identitas lagu tersebut. Dengan pendekatan aransemen yang lebih emosional, Mitologi ingin membawa pendengar larut dalam makna dan rasa yang lebih dalam.

I Made Wiraswatika, selaku drummer, sekaligus produser Mitologi, mengungkapkan bahwa kehadiran Allya Zenab menjadi nilai lebih yang sangat penting bagi perjalanan band tersebut. Ia menegaskan bahwa bagi Mitologi, sikap dan etika dalam bermusik adalah fondasi utama yang tidak bisa ditawar.

“Vokalis kami sekarang lebih berteknik, kontrol nada rendahnya stabil, dan yang paling utama memiliki attitude yang baik,” ujar I Made Wiraswatika.

Saat ini, Mitologi mengusung konsep formasi inti berdua yang terdiri dari I Made Wiraswatika dan Allya Zenab. Untuk kebutuhan penampilan panggung, Mitologi akan didukung oleh additional musisi profesional agar tetap maksimal dalam menyampaikan energi dan pesan musik mereka. Konsep tersebut dipilih agar band lebih fokus dalam pengembangan karya dan karakter musikal yang konsisten.

Mengusung genre pop alternatif, Mitologi berkomitmen untuk terus mengolah musik yang disesuaikan dengan kapasitas dan karakter vokalis barunya. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat ciri khas Mitologi sekaligus membuka ruang eksplorasi musikal yang lebih luas. Dengan langkah tersebut, Mitologi optimistis dapat bersaing dan bertahan di industri musik Indonesia yang dinamis.

Ke depan, Mitologi menargetkan untuk terus eksis melalui karya-karya yang siap diluncurkan secara berkelanjutan. Harapan besar pun disematkan pada rencana perilisan album penuh sebagai tonggak perjalanan mereka berikutnya. Lebih dari sekadar hadir, Mitologi ingin memberi warna baru dan menjadi suara yang relevan di tengah keragaman musik Indonesia.

Pergantian vokalis bagi Mitologi bukan keputusan sederhana, melainkan hasil pemikiran matang tentang peran vital seorang ujung tombak band. Bagi Mitologi, suara yang bagus harus berjalan seiring dengan attitude yang baik agar mampu menciptakan kenyamanan bagi publik. Dengan semangat baru dan karya-karya yang easy listening namun penuh rasa, Mitologi siap melangkah mantap dan menyuarakan identitas mereka ke panggung musik nasional.

Pewarta: Muhammad Fadhli

Anggota DPRD Indra Guswadi Sroti soal Disparitas Harga Semen Padang    
Sabtu, Januari 24, 2026

On Sabtu, Januari 24, 2026

Anggota DPRD Indra Guswadi Sroti soal Disparitas Harga Semen Padang
Sementara anggota DPRD Indra Guswadi menyroti soal disparitas Harga Semen Padang yang jauh lebih mahal dari semen yang justru datang dari luar. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sementara anggota DPRD Indra Guswadi menyroti soal disparitas Harga Semen Padang yang jauh lebih mahal dari semen yang justru datang dari luar. 

Hal itu terungkap pada rapat koordinasi strategis bersama manajemen PT Semen Padang guna membahas optimalisasi pendapatan daerah yang digelar DPRD Padang pada Jumat (23/1/2026). 

"Semen Padang sebagai tuan rumah kenapa harganya lebih mahal dari semen dari luar, padahal mereka memiliki biaya yang lebih seperti untuk transportasi dan lainnya," kata politisi PPP itu.

Menanggapi hal itu, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris mengatakan untuk menyikapi persoalan Harga, Semen Padang sudah mengeluarkan produk yang harganya bisa bersaing dengan semen dari luar yakni Semen Merdeka.

"Namun memang saat ini masih banyak yang belum tahu. Kedepan mungkin akan kita galakkan lagi promosi sehingga semen Merdeka lebih dikenal masyarakat," katanya.

DPRD Padang memberikan catatan bahwa ekspansi pasar harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap regulasi daerah. 

Pihak Komisi II berharap strategi perluasan pasar ini dapat meningkatkan laba perusahaan, sehingga porsi pendapatan yang mengalir ke Kota Padang juga ikut terkerek naik secara signifikan di masa mendatang. (*)

DPRD Padang Kawal Ketat Pendapatan dari PT Semen Padang, Ini Kata Surya Jufri Bitel    
Sabtu, Januari 24, 2026

On Sabtu, Januari 24, 2026

DPRD Padang Kawal Ketat Pendapatan dari PT Semen Padang, Ini Kata Surya Jufri Bitel
Rapat yang dipimpin oleh anggota Komisi II, Surya Jufri Bitel. 

BENTENGSUMBAR.COM – Komisi II DPRD Kota Padang menggelar rapat koordinasi strategis bersama manajemen PT Semen Padang guna membahas optimalisasi pendapatan daerah pada Jumat (23/1/2026). 

Rapat yang dipimpin oleh anggota Komisi II, Surya Jufri Bitel, didampingi Indra Guswadi ini, membedah sejauh mana kontribusi raksasa semen tersebut terhadap APBD Kota Padang melalui sektor pendapatan yang bersumber dari aktivitas operasional perusahaan.

Surya Jufri menegaskan bahwa sebagai perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Padang, kontribusi PT Semen Padang terhadap pendapatan daerah harus berbanding lurus dengan pemanfaatan sumber daya alam yang diambil. 

Dia mengatakan, DPRD menginginkan transparansi data mengenai potensi pendapatan yang bisa digarap untuk menunjang pembangunan kota, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2026.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD meminta rincian data terkait potensi pendapatan yang selama ini masuk ke kas daerah. Surya Jufri menyoroti pentingnya perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga memastikan ada imbal balik yang signifikan bagi Kota Padang sebagai daerah penghasil. Data ini krusial untuk memastikan target APBD Kota Padang dapat tercapai melalui sektor industri.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menjelaskan bahwa saat ini perusahaan tengah berupaya keras menjaga stabilitas di tengah persaingan industri. PT Semen Padang berkomitmen untuk tetap menguasai pasar-pasar tradisional yang sudah dimiliki sebelumnya sebagai fondasi utama pendapatan perusahaan.

Idris menambahkan bahwa perusahaan tidak hanya ingin mempertahankan pangsa pasar yang ada, tetapi juga mencari peluang untuk meningkatkan penetrasi pasar ke wilayah-wilayah baru yang potensial. Hal ini menjadi perhatian serius manajemen karena peningkatan penjualan akan berdampak langsung pada kontribusi perusahaan terhadap daerah dan negara.

“Kami fokus menguasai pasar-pasar yang sudah kami kuasai sebelumnya, bahkan bila perlu meningkatkan pasarnya ke wilayah yang memungkinkan. Ini merupakan perhatian serius bagi kami karena berkaitan dengan keberlangsungan perusahaan dan saran dari para pemangku kepentingan,” ujar Idris di hadapan anggota Komisi II.

Krisis Air Bersih Memuncak, Rachmad Wijaya: Komisi II DPRD Padang Dorong Audit PDAM    
Sabtu, Januari 24, 2026

On Sabtu, Januari 24, 2026

Krisis Air Bersih Memuncak, Rachmad Wijaya: Komisi II DPRD Padang Dorong Audit PDAM
Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., dan Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi II DPRD Kota Padang secara resmi mengajukan permohonan audit operasional terhadap Perumda Air Minum Kota Padang Tahun Anggaran 2025. Permintaan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 03/Kom II-DPRD/I-2026 tertanggal 23 Januari 2026 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Padang, sebagai bentuk sikap tegas DPRD terhadap persoalan layanan air bersih yang dinilai kian mengkhawatirkan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan bahwa audit operasional bukan sekadar agenda administratif, melainkan instrumen pengawasan serius untuk menguji kinerja dan tanggung jawab manajemen PDAM. Menurutnya, DPRD tidak bisa lagi menerima pengelolaan perusahaan daerah yang tidak terukur dan minim akuntabilitas. “Ini bukan sekadar audit rutin. Kami ingin melihat secara terang benderang bagaimana PDAM dikelola, sejauh mana anggaran digunakan secara efisien, dan apakah pelayanan kepada masyarakat benar-benar menjadi prioritas,” tegas Rachmad Wijaya dari Fraksi Gerindra. 

Ia menambahkan, langkah audit diambil sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan pengelolaan BUMD berjalan efektif, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Audit tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh terkait kinerja operasional, efisiensi manajemen, hingga kepatuhan PDAM terhadap kebijakan dan regulasi yang berlaku.

Dalam surat resmi tersebut, Komisi II DPRD Padang meminta agar Ketua DPRD menugaskan Inspektorat Kota Padang melalui Wali Kota Padang untuk segera melaksanakan audit operasional. Hasil audit nantinya diharapkan tidak berhenti pada laporan formal, melainkan menjadi dasar pengambilan keputusan strategis dalam perbaikan layanan air bersih. “Kami ingin audit ini objektif dan independen. Kalau ada persoalan struktural, manajerial, atau kebijakan yang keliru, harus dibuka apa adanya. DPRD tidak ingin masalah ini terus ditutup-tutupi,” ujar Rachmad dari Dapil Padang Selatan dan Padang Timur. 

Rachmad Wijaya menegaskan, DPRD memiliki kewajiban moral dan politik sebagai representasi rakyat untuk memastikan setiap badan usaha milik daerah menjalankan mandat pelayanan publik secara optimal. Menurutnya, layanan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh dikelola dengan pendekatan biasa-biasa saja. “Air bersih menyangkut hajat hidup orang banyak. Ketika pelayanan terganggu dan keluhan masyarakat terus berulang, DPRD wajib hadir dan mengambil sikap,” katanya.

Permohonan audit operasional ini sekaligus menjadi sinyal bahwa DPRD Kota Padang siap menaikkan tekanan politik apabila hasil audit nantinya menunjukkan adanya kelalaian atau kegagalan manajemen. Rachmad menegaskan, DPRD tidak akan ragu menggunakan kewenangan konstitusionalnya untuk memastikan perbaikan nyata di tubuh PDAM. “Tujuan kami satu, pelayanan publik harus membaik. Kalau tidak ada perbaikan, tentu DPRD akan mengambil langkah lanjutan sesuai kewenangan yang dimiliki,” pungkasnya.

Sejalan dengan langkah Komisi II, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang menyatakan kesiapan menaikkan tekanan politik melalui penggunaan hak interpelasi terhadap Wali Kota Padang, Fadly Amran, apabila tidak segera dilakukan evaluasi total terhadap manajemen PDAM. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang, Wahyu Hidayat, menilai krisis air bersih yang berlangsung sejak bencana banjir bandang akhir November 2025 mencerminkan kegagalan serius pelayanan publik. “Rakyat kesulitan memenuhi kebutuhan paling dasar. Air tidak mengalir, aktivitas terganggu. Ini bukan lagi masalah teknis, tapi kegagalan pelayanan publik yang nyata,” tegas Wahyu.

Fraksi Gerindra menilai manajemen PDAM gagal mengantisipasi dampak pascabencana, baik dalam pemulihan infrastruktur maupun distribusi air bersih. Selain itu, pola komunikasi jajaran direksi PDAM di ruang publik dinilai tidak solutif dan tidak menunjukkan empati terhadap penderitaan masyarakat. (*)

Menteri Kebudayaan Resmikan Museum Mohammad Syafe’i INS Kayu Tanam    
Sabtu, Januari 24, 2026

On Sabtu, Januari 24, 2026

Menteri Kebudayaan Resmikan Museum Mohammad Syafe’i INS Kayu Tanam
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon meresmikan pengoperasionalan Museum Mohammad Syafe’i INS Kayu Tanam. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon meresmikan pengoperasionalan Museum Mohammad Syafe’i INS Kayu Tanam di lingkungan Institut Nasional Syafe’i (INS) Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (23/1/2026).

Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa kemajuan kebudayaan, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, bertujuan memperkuat jati diri bangsa, melestarikan warisan budaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberi kontribusi bagi peradaban dunia.

Menurutnya, museum memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan literasi budaya. Karena itu, revitalisasi dan aktivasi museum harus terus didorong, seiring dengan penguatan ekosistem seni dan budaya di daerah. “Melalui Museum Mohammad Syafe’i, kita dapat mengenal sosok pendidik visioner yang sejak seratus tahun lalu telah merintis sistem pendidikan berbasis seni, budaya, dan karakter kebangsaan. Pemikiran beliau masih sangat relevan untuk konteks hari ini,” ujar Fadli Zon.

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekda Provinsi Sumbar), Arry Yuswandi yang hadir mendampingi Menteri Kebudayaan dalam kegiatan tersebut mengatakan aktivasi Museum Mohammad Syafe’i merupakan langkah strategis dalam menghadirkan ruang pembelajaran sejarah dan budaya yang hidup, khususnya bagi generasi muda.

Ia menegaskan, museum ini tidak boleh berhenti sebagai monumen semata, melainkan harus berkembang menjadi destinasi edukasi budaya yang aktif, menarik, dan berdaya guna. Pemprov Sumbar selama ini konsisten mendukung berbagai kegiatan di INS Kayu Tanam, bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota, termasuk melalui peran aktif Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar. “Museum Mohammad Syafe’i bukan hanya ruang pamer, tetapi ruang pembelajaran nilai-nilai perjuangan, karakter, dan kebudayaan. Pemprov Sumbar siap mendukung pengembangan museum ini agar layak dikunjungi, dipromosikan, dan menjadi rujukan pendidikan serta kebudayaan,” ujar Arry.

Aktivasi Museum Mohammad Syafe’i INS Kayu Tanam diharapkan semakin memperkuat posisi Sumbar sebagai salah satu pusat kebudayaan dan pendidikan nasional, sekaligus menjadi sumber inspirasi dan literasi sejarah bagi masyarakat luas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Syaiful Bahri; penyair nasional Taufiq Ismail, pengurus Yayasan INS Kayu Tanam; serta perwakilan ahli waris Mohammad Syafe’i. (adpsb/rmz/bud)

Dinilai Berhasil Mendorong Human Capital BUMD Berdaya Saing, Gubernur Sumbar Terima IHCBA 2025    
Sabtu, Januari 24, 2026

On Sabtu, Januari 24, 2026

Dinilai Berhasil Mendorong Human Capital BUMD Berdaya Saing, Gubernur Sumbar Terima IHCBA 2025
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meraih penghargaan Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA) 2025.

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meraih penghargaan Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA) 2025 kategori “The Most Brilliant Head of Local Government in Transformation of BUMD Human Capital” dari BusinessUpdate.id.

Penghargaan tersebut diberikan karena dinilai berhasil dalam mendorong transformasi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumbar agar lebih profesional, adaptif, dan produktif di era digital.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Lieke Roosdianti, dalam acara penganugerahan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat malam (23/1/2026).

Mahyeldi menyampaikan apresiasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif pemerintah daerah dan BUMD yang berkomitmen melakukan transformasi, khususnya dalam penguatan human capital dan digitalisasi. “Transformasi SDM adalah kunci agar BUMD mampu berdaya saing dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Lieke Roosdianti menyampaikan IHCBA diberikan kepada pemimpin dan institusi yang dinilai konsisten mempersiapkan organisasi menghadapi tantangan transformasi digital, seiring pesatnya perkembangan teknologi. “Fokus kami adalah pada sosok-sosok inspiratif di balik keberhasilan pengembangan talenta dan transformasi human capital di entitas yang mereka pimpin,” ungkap Lieke.

Dalam proses penilaian, pihaknya melakukan penjaringan awal berdasarkan data sekunder dari pemerintah daerah dan perusahaan yang aktif melakukan transformasi digital. Data tersebut meliputi laporan kinerja, laporan keuangan, serta publikasi di media massa dan kanal resmi organisasi.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan BUMD di Sumatera Barat untuk terus memperkuat kualitas SDM dan tata kelola organisasi. (adpsb/bud)

Wali Kota Solok Tinjau Langsung Aktivitas Pelayanan Perizinan    
Sabtu, Januari 24, 2026

On Sabtu, Januari 24, 2026

Wali Kota Solok Tinjau Langsung Aktivitas Pelayanan Perizinan
Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Solok, pada kamis, (22/01/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Guna memastikan kualitas pelayanan publik berjalan optimal dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Solok, pada kamis, (22/01/2026).

Wali Kota meninjau langsung aktivitas pelayanan perizinan dan non perizinan, mulai dari ruang pelayanan, alur proses perizinan, hingga kesiapan aparatur dalam melayani masyarakat. Wali Kota juga menyempatkan berdialog dengan pegawai serta masyarakat yang sedang mengurus perizinan.

Ramadhani Kirana Putra menegaskan bahwa pelayanan publik harus terus ditingkatkan, baik dari segi kecepatan, ketepatan, maupun keramahan petugas. 

Menurutnya, DPMPTSP merupakan wajah pelayanan Pemerintah Kota Solok, sehingga kualitas layanan yang diberikan sangat menentukan kepercayaan masyarakat.

“Mari bersama-sama kita pastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan. Aparatur harus melayani dengan sikap yang ramah dan profesional, tanpa mempersulit proses perizinan,” tegas Ramadhani. 

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan perizinan.

Termasuk optimalisasi layanan berbasis digital agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan lebih efisien," tutupnya.( BO )