HEADLINE
Plt. Bupati Pati: Pendampingan BKN Jadi Faktor Kesuksesan Penerapan Manajemen Talenta    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Plt. Bupati Pati: Pendampingan BKN Jadi Faktor Kesuksesan Penerapan Manajemen Talenta
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan akan menerapkan manajemen talenta ASN secara konsisten sebagai bagian dari transformasi birokrasi daerah.

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam pernyataan komitmennya untuk menerapkan manajemen talenta ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Pati, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan akan menerapkan manajemen talenta ASN secara konsisten sebagai bagian dari transformasi birokrasi daerah.

Ia mengakui pendampingan langsung dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi faktor kunci dalam memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif.

Kehadiran BKN yang turun langsung ke daerah, jelas Risma, memberikan kejelasan arah sekaligus penguatan teknis bagi pemerintah daerah dalam menata pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

“Pendampingan dari BKN sangat krusial bagi kami. Ini bukan hanya soal memenuhi regulasi, tetapi memastikan manajemen talenta benar-benar menjadi alat strategis untuk membangun birokrasi yang profesional dan melayani,” ujar Risma saat Launching Penerapan Manajemen Talenta Pemerintah Kabupaten Pati, Sabtu (24/01/2026). 

Sesuai arahan Kepala BKN Prof. Zudan, Risma menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta akan dijadikan bagian integral dari kebijakan pembangunan daerah. 

Pemerintah Kabupaten Pati telah berkomitmen untuk mengintegrasikan manajemen talenta ke dalam RPJMD Kabupaten Pati 2025–2029, khususnya dalam agenda penguatan kualitas ASN.

“Manajemen talenta akan kami jadikan prioritas dalam menyiapkan aparatur yang kompeten, adaptif, dan berintegritas, sehingga birokrasi Pati mampu bergerak lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai instrumen penting untuk mewujudkan prinsip keadilan dan profesionalisme dalam pengisian jabatan, Risma optimis dengan manajemen talenta, penempatan ASN diharapkan benar-benar berbasis kompetensi dan kinerja. 

“Dengan pendampingan BKN, kami ingin memastikan bahwa setiap jabatan diisi oleh ASN yang tepat, sehingga pelayanan publik di Kabupaten Pati semakin berkualitas,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKN, Prof. Zudan, menegaskan bahwa pendampingan daerah merupakan bagian dari strategi nasional BKN dalam mempercepat reformasi birokrasi. 

Tahun 2026, BKN menargetkan pendampingan terhadap 643 instansi pemerintah di seluruh Indonesia. (*)

Aldino Moreno Rilis Lagu Ramadhan 2026 “Mahkota Cahaya”, Bakal Bikin Banyak Orang Nangis    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Aldino Moreno Rilis Lagu Ramadhan 2026 “Mahkota Cahaya”, Bakal Bikin Banyak Orang Nangis
Aldino Moreno, Penyanyi lagu Ramadhan 2026 Mahkota Cahaya. (Dok. Istimewa). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Berpulangnya sosok ayah menjadi luka mendalam yang tak mudah dihadapi, terlebih bagi seorang anak yang masih berusia 12 tahun. Dari pengalaman hidup tersebut, Aldino Moreno, penyanyi lagu religi Islam asal Kota Padang, meluncurkan lagu perdananya berjudul “Mahkota Cahaya”, sebuah lagu penuh makna tentang kehilangan, doa, dan harapan. Video klipnya resmi tayang perdana pada Senin, 26 Januari 2026, di kanal YouTube Aci Cahaya, sekaligus menandai langkah awal Aldino di industri musik religi Tanah Air.

Lagu “Mahkota Cahaya” merupakan karya lagu Muhammad Fadhli yang terinspirasi langsung dari kisah nyata Aldino Moreno, sebagai lagu religi Ramadhan terbaru 2026. Balutan aransemen musik digarap dengan penuh kepekaan oleh Heru Erlangga di Sanadatune Studio, sementara proses perekaman vokal dilakukan di Soni Audeo Record. Kolaborasi tersebut menghadirkan nuansa emosional yang lembut, namun tetap kuat, sehingga pesan spiritual dalam lagu tersampaikan dengan mendalam kepada pendengar.

“Mahkota Cahaya” juga menjadi bagian dari realisasi Ladofadoredo Islamic Project tahap ketiga, sebuah program dari label musik Ladofadoredo yang berfokus pada pengembangan dan penyaluran bakat generasi muda dalam melantunkan sholawat serta lagu religi Islami. Dalam proyek tersebut, Aldino Moreno telah menjalani perekaman vokal untuk tiga sholawat dan satu lagu religi Islami. Adapun tiga sholawat yang telah diproduksi untuk Aldino Moreno berjudul Sholawat Jibril, Ya Nabi Ya Min Qidam, dan Khotmil Qur’an.

Aldino Moreno lahir di Padang pada 10 Juli 2010 dari pasangan Jufry Rahmad dan Liza Heryanti Thaher. Saat ini, Aldino menempuh pendidikan di kelas X Pondok Pesantren Tahfizh Mu’allimin Muhammadiyah, Sawah Dangka, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sejak dini, Aldino telah menunjukkan prestasi gemilang di bidang tahfizh dan tilawah Al-Qur’an, di antaranya Juara I Tahfidh MDT Baiturrahman Padang (2019), Juara III Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Putra MTQ Kota Padang ke-39 (2020), Juara II Tahfidz Tingkat MDA Kota Padang (2022), hingga Wisuda 1 Juz Tahfidz Tingkat SMP se-Kota Padang (2025).

Dalam wawancara, Aldino mengungkapkan bahwa momen terberat dalam hidupnya adalah kepergian sang ayah, tepat setelah ia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SDN 033 Sawahan Tan Malaka. Sebelum wafat, sang ayah berpesan dan berharap agar Aldino kelak dapat melanjutkan pendidikan hingga ke Kairo, Mesir. Pesan tersebut yang kini menjadi motivasi terbesar Aldino untuk menempuh pendidikan di pondok pesantren dan terus berjuang mewujudkan cita-cita sang ayah.

Pertemuan Aldino dengan Muhammad Fadhli menjadi titik balik penting dalam perjalanan emosional dan musikalnya. Aldino merasa Allah SWT mempertemukannya dengan sosok yang mampu memahami isi hati, perasaan, dan harapannya, hingga lahirlah lagu “Mahkota Cahaya” sebagai ungkapan batin terdalamnya. Lagu tersebut menjadi simbol keikhlasan, doa seorang anak, serta persembahan cinta yang tak terputus kepada ayahnya.

Dari sisi musikal, Heru Erlangga menjelaskan bahwa aransemen “Mahkota Cahaya” dibangun dengan pendekatan pop balada yang dipadukan sentuhan klasik dan modern. Referensi musikal diambil dari karya-karya musisi dunia dan dalam negeri, dengan fokus pada sinkronisasi emosi, dinamika yang tenang, serta klimaks yang kuat namun tetap ringan dan mudah dicerna. Tantangan terbesar adalah menjaga alur emosi lagu sejak intro hingga akhir, agar pesan spiritualnya tersampaikan secara utuh.

Sementara itu, sang ibu, Liza Heryanti Thaher, mengungkapkan bahwa dirinya senantiasa mendampingi Aldino dengan penuh kesabaran, menjaga kebiasaan baik yang telah ditanamkan almarhum ayahnya. Lagu “Mahkota Cahaya” baginya terasa sangat personal dan menyentuh, karena seolah menjadi perwujudan amanah dan harapan sang ayah. Doa terbesarnya adalah agar Aldino tumbuh menjadi anak yang saleh, berilmu, dan kelak mampu menghadiahkan “mahkota cahaya” bagi ayahnya di akhirat, sebagaimana makna yang tersirat dalam lagu tersebut.

Dengan hadirnya “Mahkota Cahaya”, Aldino Moreno tak hanya memperkenalkan diri sebagai penyanyi religi berbakat, tetapi juga sebagai simbol keteguhan iman dan cinta seorang anak kepada orang tuanya. Lagu tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan penguat hati bagi banyak pendengar, sekaligus membuka perjalanan panjang Aldino di dunia musik religi Indonesia.

Link videoklip lagu Mahkota Cahaya dari Aldino Moreno: https://youtu.be/r_vNL1p1-eE

Pewarta: Muhammad Fadhli

Pelantikan PWI–IKWI Sumbar di Istana Gubernuran Bakal Meriah    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Pelantikan PWI–IKWI Sumbar di Istana Gubernuran Bakal Meriah
Salam kompak antara Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Widya Navies dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumbar, Zul Effendi.

BENTENGSUMBAR.COM
– Pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumbar yang dijadwalkan Selasa, 3 Februari 2026, dipastikan berlangsung meriah dan berkelas. 

Kegiatan ini akan digelar di Istana Gubernuran mulai pukul 08.30 WIB dan dirangkai dengan agenda strategis bertajuk “Pelantikan PWI, IKWI Sumbar dan Diskusi Kebencanaan untuk Sumbar Bangkit.”

Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat persiapan pelantikan yang digelar pengurus PWI Sumbar pada Kamis, 23 Januari 2026. 

Rapat yang dihadiri lebih dari 20 orang pengurus dan panitia itu membahas secara rinci seluruh aspek teknis hingga substansi acara agar berjalan maksimal dan meninggalkan kesan kuat bagi para undangan.

Selain prosesi pelantikan, agenda diskusi kebencanaan menjadi daya tarik utama. Diskusi ini akan digelar setelah pelantikan dengan menghadirkan Ketua Umum PWI Pusat dan Gubernur Sumatera Barat sebagai pemateri utama. 

Topik kebencanaan dipilih sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap kondisi Sumbar yang rawan bencana sekaligus menegaskan peran pers dalam mendorong kebangkitan daerah.

"Insya Allah pelantikan pengurus PWI Sumbar bakal meriah. Meski tertunda, karena sesuatu dan berbagai hal. SK pengurus dari PWI Pusat sudah lama diterima, tapi pelantikannya yang agak tertunda. Ibaratnya 'nikah' sudah, tapi pestanya yang belum," ujar Widya Navies yang didampingi Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Zul Effendi dan Sekretaris PWI Firdaus, Senin (26/1/2026).

Menurut Widya, rencananya, pada pelantikan nantinya bakal dihadiri tiga pengurus PWI pusat dan dua pengurus IKWI.

Rombongan dijadwalkan tiba pada Senin, 2 Februari 2026 dan kembali ke Jakarta pada Rabu, 3 Februari 2026.

Untuk memastikan acara berjalan tertib dan profesional, panitia membagi tugas secara rinci sesuai bidang masing-masing. 

Penanggung jawab lokasi dan kebutuhan acara dipercayakan kepada Romi Delfiano dan Effendi. 

Sementara urusan penerimaan tamu akan ditangani Rusdi Bais, Syaiful Husein, serta melibatkan pengurus IKWI Sumbar.

Materi pelantikan disiapkan oleh Sawir Pribadi dan Firdaus Abie, sedangkan konsumsi dikoordinasikan Devi, Ita, Nely, dan Roza bersama IKWI Sumbar. 

Penampilan pagar ayu dan pembawa pataka menjadi perhatian khusus, dengan Susilo Abadi Piliang dan Emil Mahmud sebagai penanggung jawab, termasuk pengurusan surat permohonan ke Dinas Pariwisata Sumbar untuk kebutuhan busana dua pasang pagar ayu.

Untuk dokumentasi dan publikasi, panitia menunjuk Andri Besman bersama Guspa Chaniago. 

Pengamanan dalam (pamdal) dikoordinasikan oleh Edi Jarot, Lailatul Aidil, dan Eriandi. Sementara urusan undangan, videotron, dan spanduk ditangani Eriyanto Leo, Boing, Abenk, serta Eriandi. 

Bidang pendanaan dipercayakan kepada Reviandi, Sukri Umar, dan Revdi Iwan Syahputra.

Panitia juga memastikan undangan resmi sudah dicetak dan ditargetkan rampung pada Senin, 26 Januari 2026. 

Daftar undangan mencerminkan skala besar acara ini, mulai dari Gubernur Sumbar, pimpinan TNI-Polri, bupati dan wali kota se-Sumbar, pimpinan DPRD, tokoh pers nasional dan daerah, pimpinan BUMN dan perbankan, hingga rektor berbagai perguruan tinggi dan organisasi profesi pers.

Untuk mendukung kemeriahan acara, panitia menyiapkan materi videotron yang menampilkan dua tema utama, yakni pelantikan PWI–IKWI Sumbar dan diskusi kebencanaan. 

Lagu Mars PWI juga akan ditampilkan dengan visual yang diperbarui, disesuaikan dengan aktivitas PWI Sumbar terkini, lengkap dengan teks agar lebih komunikatif. 

Tak ketinggalan, photobooth khusus dengan latar logo mitra dan sponsor disiapkan untuk memberi ruang interaksi dan dokumentasi bagi para tamu.

Dalam rapat yang sama, pengurus PWI Sumbar juga membahas persiapan keikutsertaan pada Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Serang, Banten. Direncanakan sebanyak 30 orang dari PWI Sumbar akan berangkat, ditambah dua orang pendamping dari Dinas Kominfotik Sumbar.

Rombongan dijadwalkan berangkat pada Jumat, 6 Februari 2026 dan kembali ke Padang pada Senin, 9 Februari 2026.

"Persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, pelantikan PWI dan IKWI Sumbar ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum konsolidasi insan pers dan kontribusi nyata untuk Sumatera Barat yang lebih tangguh dan bangkit," tutup Widya Navies yang diamini, Zul Effendi dan Firdaus Abie.(Ab)

Kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang Akan Jadi “Time Square”    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang Akan Jadi “Time Square”
Rencana penataan kawasan Pasar Raya itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, Senin (26/1/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
– Pasar Raya akan bersolek di tahun 2026 ini. Rencananya, kawasan air mancur akan disulap menjadi “Time Square” (persimpangan jalan ikonik) seperti di New York, Amerika Serikat.

Rencana penataan kawasan Pasar Raya itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, Senin (26/1/2026). Menurutnya, di kawasan Air Mancur akan dibangun sejumlah bangunan yang akan menarik kunjungan wisatawan maupun pembeli.

“Kita akan ubah wajah Pasar Raya sehingga nanti banyak yang tertarik ke sana, karena ada yang dikunjungi,” ucap Tri Hadiyanto kepada awak Diskominfo Padang.

Tri mengatakan, khusus di Air Mancur akan dikembalikan ke konsep lama. Di mana di lokasi itu ada jam gadang dengan air mancur yang estetik.

Selain itu juga ada sentuhan baru di persimpangan jalan yang menghubungkan antara jalan M. Yamin, Hiligoo dan Jalan Pasar Raya. Di lokasi ini akan dibangun plaza bertingkat. Plaza itu berdiri di bekas kapal kuliner. Sementara tepat di dekat plaza itu nantinya dipasang videotron ukuran besar yang menempel ke dinding bangunan.

“Tentunya dengan adanya ‘Time Square’ ini akan banyak masyarakat yang bermain dan belanja ke Pasar Raya Padang,” kata Tri.

Selain memperindah kawasan persimpangan itu, Dinas PUPR juga akan membangun jembatan penyeberangan. Jembatan itu akan menghubungkan Fase 7 dengan bangunan sebelahnya.

Tidak itu saja. Di tahun ini juga akan dilakukan perbaikan terhadap drainase, trotoar dan jalan di kawasan Pasar Raya Padang. Mulai dari Jalan Permindo, Jalan Hiligoo, termasuk di Jalan Sandang Pangan.

“Jalan Sandang Pangan akan kita overlay, trotoar dibenahi, dan jalan dibuat dua jalur,” ungkap Tri.

Penataan kawasan Pasar Raya Padang ini merupakan tindak lanjut dari program unggulan wali kota. Saat ini proses tender sedang berlangsung. DIperkirakan pengerjaan kawasan ini dilakukan setelah lebaran nanti.(Charlie)

Cetak Generasi Emas: 40 Finalis Duta Genre Kota Padang 2026 Mulai Jalani Technical Meeting    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Cetak Generasi Emas: 40 Finalis Duta Genre Kota Padang 2026 Mulai Jalani Technical Meeting
Sebanyak 40 peserta (20 pasang) terpilih, berkumpul di Aula Latbang BKKBN pada Minggu (25/1/2026) untuk mengikuti Technical Meeting (TM) pertama pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana) Kota Padang tahun 2026.
BENTENGSUMBAR.COM – Langkah awal pencarian ikon remaja Kota Padang resmi dimulai. Sebanyak 40 peserta (20 pasang) terpilih, berkumpul di Aula Latbang BKKBN pada Minggu (25/1/2026) untuk mengikuti Technical Meeting (TM) pertama pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana) Kota Padang tahun 2026.

Kepala Bidang KB-K3  pada Dinas P3AP2KB Kota Padang, Ahmaddin menekankan bahwa para finalis yang hadir adalah individu pilihan yang berhasil lolos dari fase penyeleksian ketat sebelumnya.

"​Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengarahan teknis, tetapi juga pembekalan mental dan wawasan," ungkap Ahmaddin. 

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Marta Suhendra (Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang), serta Sertu Iwan Agus Purwantoro (Babinsa) 

Marta Suhendra dalam paparannya mengingatkan para finalis tentang tanggung jawab besar yang mereka emban. Ia menegaskan bahwa Duta Genre harus menjadi pelopor agar demografi Indonesia tidak berubah menjadi malapetaka akibat masalah sosial.

"Sama seperti aplikasi di ponsel yang perlu diperbarui agar tidak lambat atau lemot, manusia juga harus terus memperbarui diri melalui personal development. Ini mencakup aspek fisik, kepribadian, sosial, hingga kesehatan mental," ujar Marta.

Marta juga menyoroti isu sensitif terkait tingginya angka kasus penyimpangan perilaku seperti LGBT di Sumatera Barat.

Para finalis diharapkan mampu membangun pola komunikasi yang sehat di kalangan pelajar untuk mencegah hal tersebut.

Setelah TM pertama ini, para finalis dijadwalkan akan mengikuti serangkaian sesi pelatihan intensif sebelum memasuki fase karantina.

Program ini dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, etika, dan pemahaman mendalam mengenai program-program Genre

Diketahui, pelaksana kegiatan TM ini digerakkan oleh Duta Genre 2025, serta turut dihadiri oleh alumni Duta Genre tahun 2022, 2023, dan 2024 sebagai bentuk dukungan berkelanjutan.(Defrianto / Charlie)

Portim Cup Voli Ball III Resmi Dibuka, 36 Klub se-Kota Pasang Bersaing    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Portim Cup Voli Ball III Resmi Dibuka, 36 Klub se-Kota Pasang Bersaing
Turnamen ini diharapkan mampu memunculkan bibit-bibit unggul yang kelak dapat mewakili Kota Padang pada tingkat provinsi.

BENTENGSUMBAR.COM
- Turnamen Portim Cup Voli Ball ke-III yang digelar Pemuda Timbalun, Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung resmi dibuka Staff Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Setdako Padang, Syahrial.

Pembukaan turut dihadiri Kabid Dispora Kota Padang, Adlin Gusmar, Plt Camat Bungus Teluk Kabung, Zulfahmi, serta Ketua LKAM Bungus Teluk Kabung, Erman B Dt Rajo Ibrahim.

Sebanyak 36 klub voli ball dari seluruh wilayah Kota Padang ambil bagian dalam turnamen tersebut. Para peserta akan bersaing menunjukkan kemampuan terbaik guna meraih prestasi dan pengalaman bertanding.

Plt Kadispora Kota Padang, Syahrial, menyampaikan bahwa Portim Cup Voli Ball III merupakan ajang strategis untuk pembinaan olahraga, khususnya cabang voli ball.

Turnamen ini diharapkan mampu memunculkan bibit-bibit unggul yang kelak dapat mewakili Kota Padang pada tingkat provinsi.

"Selain meningkatkan prestasi olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan generasi muda serta memperkuat semangat sportivitas dan kebersamaan," ujarnya.

Turnamen Portim Cup Voli Ball III mendapat sambutan positif dari masyarakat dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin dalam upaya pengembangan olahraga prestasi di Kota Padang. (Wiki/Taufik)

Pengurus BKS TPQ/TQA Kota Padang Harus Satu Frekuensi Menjalankan Amanah    
Senin, Januari 26, 2026

On Senin, Januari 26, 2026

Pengurus BKS TPQ/TQA Kota Padang Harus Satu Frekuensi Menjalankan Amanah
Pelantikan pengurus Badan Koordinasi Sarana (BKS) TPQ/TQA Kota Padang periode 2025-2030 di Ruang Abu Bakar Jaar, Balaikota Padang, Aie Pacah, Minggu (25/1/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
– Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang, Tarmizi Ismail menekankan pentingnya koordinasi dan keselarasan visi dalam menjalankan roda organisasi. 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Badan Koordinasi Sarana (BKS) TPQ/TQA Kota Padang periode 2025-2030 di Ruang Abu Bakar Jaar, Balaikota Padang, Aie Pacah, Minggu (25/1/2026).

Dalam sambutannya, Tarmizi mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. 

Ia menyebut jabatan ini sebagai amanah besar karena menyangkut masa depan pendidikan Al-Qur'an bagi generasi muda di Kota Padang.

"Ini adalah amanah yang sangat luar biasa. Kita berharap apa yang menjadi program kerja yang sudah dirapatkan dapat diimplementasikan dengan baik dan sukses melalui koordinasi yang kuat," ujar Tarmizi di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Tarmizi juga menggarisbawahi besarnya skala tanggung jawab BKS TPQ/TQA Kota Padang yang membawahi sekitar 50.000 murid dan 3.000 guru.

Menurutnya, jumlah yang besar tersebut membutuhkan komando yang solid dan kesamaan visi.

"Kita harus berada dalam frekuensi yang sama. Jangan sampai Ketua frekuensinya di mana, anggota di mana. Jika tidak selaras, maka output organisasi tidak akan tercapai dengan maksimal," tambahnya dengan perumpamaan analogi frekuensi radio.

Ia berharap kepengurusan periode 2025-2030 yang dipimpin Junaidi segera tancap gas menjalankan program-program strategis demi meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an di Kota Padang. 

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran lembaga pendidikan non-formal dalam mencetak generasi religius di Kota Bingkuang. (Taufik)