HEADLINE
Ekspedisi Citatih Elpala Berhasil Berkat Dukungan Berbagai Pihak    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Ekspedisi Citatih Elpala Berhasil Berkat Dukungan Berbagai Pihak
Ekspedisi yang berlangsung pada 4–10 Juli 2026 ini merupakan gagasan Rumah Elpala, wadah alumni Elpala SMA Negeri 68 Jakarta, bersama anggota aktif Elpala SMA Negeri 68 Jakarta. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kesuksesan Ekspedisi Cicatih Elpala yang menempuh perjalanan dari hulu Sungai Cimelati sampai Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, bukan cuma soal berhasil melewati medan alam. 

Lebih dari itu, ekspedisi ini jadi ajang belajar yang mempertemukan semangat persaudaraan, kepedulian lingkungan, patriotisme, dan proses membentuk karakter generasi muda pencinta alam.

Ekspedisi yang berlangsung pada 4–10 Juli 2026 ini merupakan gagasan Rumah Elpala, wadah alumni Elpala SMA Negeri 68 Jakarta, bersama anggota aktif Elpala SMA Negeri 68 Jakarta. 

Kegiatan ini memadukan petualangan alam, konservasi, regenerasi organisasi pencinta alam, dan pembuatan film dokumenter yang merekam perjalanan melintasi kawasan hutan hujan tropis Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) hingga pengarungan Sungai Cicatih menuju Pelabuhan Ratu.

Perjalanan panjang ini tentu bukan cuma butuh fisik dan kemampuan teknis, tapi juga dukungan dari banyak pihak yang peduli pada pendidikan alam bebas, konservasi lingkungan, dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia.

Para pendiri Elpala, Dar Edi Yoga dan Eka Bama Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung sehingga Ekspedisi Cicatih Elpala bisa berjalan lancar dan mencapai tujuan.

Menurut keduanya, keberhasilan sebuah ekspedisi bukan cuma dilihat dari sampai atau tidaknya ke titik akhir, tapi juga dari proses panjang yang membentuk mental, keterampilan, tanggung jawab, dan nilai-nilai hidup para peserta.

"Yang paling berharga dari sebuah ekspedisi bukan hanya tujuan yang dicapai, tetapi proses yang dilalui. Di sepanjang perjalanan, para peserta belajar arti kebersamaan, saling membantu, bertanggung jawab, serta memahami bahwa alam mengajarkan banyak hal tentang kehidupan," ujar Dar Edi Yoga, Minggu (12/7/2026).

Dukungan dalam ekspedisi ini datang dari organisasi pencinta alam Wanadri yang mengirimkan anggota terbaiknya dengan pengalaman panjang dalam kegiatan pengarungan sungai menggunakan perahu karet dan kano.

Selain memberi pendampingan teknis, Wanadri juga menyediakan dua unit perahu karet dan tiga kano untuk mendukung keselamatan serta kelancaran pengarungan Sungai Cicatih yang jadi salah satu bagian utama perjalanan.

Dukungan lain datang dari Boogie yang menyediakan tiga perahu karet, serta PMBC (Pickup Mini Bus Community) yang membantu mobilisasi peralatan, perahu, dan peserta selama rangkaian ekspedisi berlangsung.

Sedangkan Kementerian Kehutanan, memberikan dukungan lewat izin masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Sementara, Korem Surya Kencana juga ikut memberi perhatian dan membantu kelancaran kegiatan sejak tahap persiapan sampai pelaksanaan ekspedisi.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan para pendiri Elpala kepada Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, yang mendukung terselenggaranya Ekspedisi Cicatih Elpala.

Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menilai kegiatan seperti Ekspedisi Cicatih Elpala punya peran penting dalam membentuk karakter generasi muda lewat pengalaman langsung di alam terbuka.

Menurutnya, ekspedisi bukan cuma mengasah kemampuan teknis dan jiwa kepemimpinan, tapi juga menanamkan disiplin, kerja sama, semangat pantang menyerah, kepedulian terhadap lingkungan, dan rasa cinta tanah air sebagai bagian dari nilai dasar bela negara.

"Kementerian Pertahanan mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu membentuk karakter generasi muda dan menumbuhkan kesadaran bela negara melalui pengalaman nyata di lapangan. Ekspedisi seperti ini merupakan contoh kolaborasi yang baik dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa, negara, dan kelestarian alam," ujar Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Dar Edi Yoga mengatakan, keterlibatan siswa Elpala SMA Negeri 68 Jakarta yang masih duduk di kelas XI dan XII jadi bagian penting dari tujuan ekspedisi ini.

"Mereka mendapatkan pengalaman yang tidak bisa diperoleh hanya melalui teori. Mereka belajar teknik kegiatan alam bebas, manajemen perjalanan, keselamatan, kerja sama tim, kepemimpinan, sekaligus memahami arti persaudaraan dan patriotisme," katanya.

Menurutnya, alam jadi ruang belajar yang bisa membentuk generasi muda agar punya ketangguhan mental dan keterampilan untuk menghadapi berbagai tantangan.

"Mereka belajar bahwa keberhasilan tidak diraih sendiri. Ada kerja sama, kepedulian, dan rasa saling menjaga. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal penting bagi kehidupan mereka," ujar Dar.

Sementara itu, pendiri Elpala sekaligus sutradara film dokumenter Ekspedisi Cicatih Elpala, Eka Bama Putra, mengatakan film yang dibuat dalam ekspedisi ini bukan cuma merekam keindahan alam dan perjalanan petualangan, tapi juga menangkap nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh selama kegiatan berlangsung.

"Alam adalah ruang belajar yang luar biasa. Di sana seseorang belajar menghadapi keterbatasan, mengasah keterampilan, membangun persaudaraan, serta memahami pentingnya menjaga lingkungan," ujar Bama.

Ia menambahkan, kegiatan pencinta alam harus selalu dijalankan dengan persiapan matang, kemampuan yang sesuai, dan tetap mengutamakan keselamatan.

"Petualangan bukan sekadar keberanian untuk berangkat, tetapi bagaimana seseorang mampu bertanggung jawab terhadap dirinya, timnya, dan lingkungan yang dijelajahi," pungkasnya. (*) 

Wawako Maigus Nasir Apresiasi  Festival Alek Nagari Nan XX ke-III: Upaya Membangkitkan Batang Tarandam    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Wawako Maigus Nasir Apresiasi  Festival Alek Nagari Nan XX ke-III: Upaya Membangkitkan Batang Tarandam
Kegiatan Festival Alek Nagari Nan XX ke-III dilaksanakan di Komplek Kehakiman Cengkeh Nan XX, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu, 11 Juli 2026. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi Festival Alek Nagari Nan XX ke-III Kecamatan Lubuk Begalung. Kegiatan dilaksanakan melalui Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Padang Yendril.

Kegiatan dilaksanakan Komplek Kehakiman Cengkeh Nan XX, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu, 11 Juli 2026.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, Wali Kota Padang periode 2021-2024 Hendri Septa, anggota DPRD Kota Padang Yendril, Ketua Umum Pelaksana kegiatan James Hellyward, unsur Forkopimca Kecamatan Lubuk Begalung, tokoh adat, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang dan tamu undangan lainnya.

Maigus Nasir mengapresiasi masyarakat Nagari Nan XX yang terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau melalui penyelenggaraan Alek Nagari. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Padang yang telah memberikan dukungan melalui dana Pokir, sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangkitkan kembali batang tarandam dan mengembalikan sirih ke gagang, pinang ke tampuknya. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga," katanya.

Maigus menambahkan, dalam rangka mendukung kehidupan bernagari serta pelestarian adat dan budaya Minangkabau, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Kota Padang telah mengesahkan Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau.

"Kami berharap Perda ini dapat menjadi payung hukum bagi kaum adat di Kota Padang untuk terus melestarikan adat dan budaya Minangkabau melalui berbagai kegiatan di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai tersebut tetap diwariskan kepada anak kemenakan dan generasi penerus," jelasnya. 

Anggota DPRD Kota Padang Yendril berharap, Alek Nagari dapat terus dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga serta melestarikan adat dan budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan dan dilaksanakan setiap tahun sehingga nilai-nilai adat, budaya, dan kebersamaan masyarakat tetap terjaga. Alek Nagari Nan XX juga diharapkan terus menjadi wadah mempererat silaturahmi masyarakat di Kecamatan Lubuk Begalung," katanya. 

Ketua Umum Pelaksana kegiatan James Hellyward menyebutkan Alek Nagari Nan XX digelar dalam rangka mendukung upaya Pemerintah Kota Padang mendapatkan predikat Gastronomy City dari UNESCO.

Menurutnya kegiatan ini diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Padang dalam menyusun konsep pengembangan gastronomi daerah melalui penguatan sektor kuliner, budaya, dan ekonomi masyarakat.

"Dalam Alek Nagari ini ditampilkan berbagai potensi daerah mulai dari bazar UMKM, prosesi adat seperti makan bajamba dan batagak gala, hingga lomba pembuatan kuliner khas Minangkabau seperti marandang dan malamang," cakapnya. (*)

Mahyeldi: Guru Pemilik Ilmu yang Tak Pernah Putus, Kunci Mencetak Generasi Unggul Sumbar    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Mahyeldi: Guru Pemilik Ilmu yang Tak Pernah Putus, Kunci Mencetak Generasi Unggul Sumbar
Mahyeldi saat membuka Workshop Peningkatan Profesi Guru Berkelanjutan bertema Meningkatkan Kecanggihan Berpikir Siswa (Higher Order Thinking Skills/HOTS) di SMAN 2 Bukittinggi. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi guru sebagai pendidik. 

Karena itu, peningkatan kapasitas guru harus menjadi prioritas untuk melahirkan generasi yang berpikir kritis, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahyeldi saat membuka Workshop Peningkatan Profesi Guru Berkelanjutan bertema Meningkatkan Kecanggihan Berpikir Siswa (Higher Order Thinking Skills/HOTS) di SMAN 2 Bukittinggi, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan itu diikuti para guru dari berbagai sekolah di Sumbar.

Mahyeldi mengapresiasi para guru yang tetap memanfaatkan masa libur sekolah untuk mengikuti pelatihan. 

Menurutnya, komitmen meningkatkan kompetensi merupakan investasi penting bagi kemajuan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di Sumbar.

“Terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu guru yang telah meluangkan waktu liburnya untuk hadir. Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi ikhtiar bersama menyiapkan masa depan bangsa,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan bahwa persoalan pendidikan tidak boleh dibebankan kepada peserta didik semata. Guru justru menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan proses belajar sekaligus membimbing dan mengembangkan potensi setiap anak.

Mahyeldi juga mengingatkan bahwa profesi guru merupakan pekerjaan yang sangat mulia karena ilmu yang diajarkan akan terus memberi manfaat sepanjang hayat. 

“Siapa yang memiliki ilmu yang bermanfaat? Itu guru. Ilmu yang bermanfaat tidak akan pernah terputus. Karena itu saya melihat guru memiliki umur yang panjang, sebab ilmunya terus hidup dan doa murid-muridnya terus mengalir,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan komitmen Pemprov Sumbar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk melalui pengembangan fasilitas penunjang. 

Salah satu cita-cita pemerintah daerah adalah menghadirkan asrama di seluruh SMA dan SMK guna memperkuat pembinaan karakter peserta didik.

Sementara itu, Presiden Minang Diaspora Network-Global (MDN-G), Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D., mengatakan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat.

Menurut Fasli, guru tidak lagi cukup hanya mengajarkan materi, tetapi juga harus membentuk karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan ketangguhan peserta didik untuk menghadapi pekerjaan-pekerjaan yang bahkan saat ini belum lahir.

“Pertanyaannya bukan lagi apakah kita hanya meluluskan siswa, tetapi apakah kita menyiapkan mereka menghadapi masa depan. Lebih dari separuh pekerjaan yang akan mereka hadapi nanti bahkan belum kita kenal hari ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, guru harus mampu menciptakan ruang belajar yang aman, menghargai perbedaan pendapat, serta membangun keberanian siswa untuk mencoba, gagal, dan bangkit kembali. 

“Semakin sering anak bangkit dari kegagalan, semakin kuat karakter dan ketangguhannya. Itulah pendidikan yang sesungguhnya,” tuturnya.

Pada akhir kegiatan, Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan laptop kepada pihak sekolah. Bersama para narasumber, Gubernur juga menyerahkan beasiswa kepada sejumlah peserta. 

Rangkaian acara ditutup dengan peluncuran produk Paragon SMAN 2 Bukittinggi yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Sumbar. (adpsb/cen/bud)

Siswa SMPN 2 Padang Berhasil Menjadi Juara Bintang Sobat SMP tingkat Nasional    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Siswa SMPN 2 Padang Berhasil Menjadi Juara Bintang Sobat SMP tingkat Nasional
Bintang Sobat SMP merupakan program apresiasi dan pendampingan berskala nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan Kota Padang di tingkat nasional. Andrew, siswa SMP Negeri 2 Padang, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih predikat Terbaik I Bintang Sobat SMP tingkat Nasional Tahun 2026. 

Bintang Sobat SMP merupakan program apresiasi dan pendampingan berskala nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Program ini dirancang untuk memberikan penghargaan kepada individu dan satuan pendidikan jenjang SMP (negeri maupun swasta) di seluruh Indonesia yang berhasil menunjukkan praktik baik, prestasi, serta kontribusi positif dalam membentuk karakter murid. 

Ajang bergengsi ini digelar pada tanggal 7 hingga 10 Juli 2026 di Hotel Atria Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. 

Selama empat hari, para peserta mengikuti serangkaian kegiatan edukatif dan kultural, mulai dari Parade Budaya Nusantara, BSS Championship, hingga kunjungan luar biasa ke Monumen Nasional, Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Istana Negara.

Kegiatan ini dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto.

“Selamat kepada Andrew dan SMPN 2 yang berhasil meraih prestasi membanggakan dan ikut mengharumkan nama Kota Padang di tingkat nasional. Kami berharap melalui Progul Padang Juara, akan lahir prestasi-prestasi membanggakan lainnya dari siswa-siswi Kota Padang," kata Wali Kota Padang Fadly Amran. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Andrew.

Program Bintang Sobat SMP Tahun 2026 bertujuan untuk menjaring serta mengembangkan potensi kepemimpinan dan bakat siswa. 

"Alhamdulillah, siswa SMPN 2 Padang berhasil menjadi Juara Bintang Sobat SMP tingkat nasional. Kita berharap capaian ini memotivasi semakin banyak anak-anak kita untuk mengukir prestasi di ajang nasional maupun internasional, demi mewujudkan visi Padang Juara," ujar Yopi Krislova. 

Melalui program ini, para peserta didorong untuk menjadi role model (panutan) di sekolah dan lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat budaya sekolah yang aman, nyaman, dan kreatif.
​Sebagai program nasional yang 100% gratis tanpa dipungut biaya apa pun, Bintang Sobat SMP sukses melahirkan agen-agen perubahan positif di masyarakat. (*)

Wagub Vasko Ruseimy Ingatkan Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Gunakan AI dan Catut Identitas Pejabat    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Wagub Vasko Ruseimy Ingatkan Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Gunakan AI dan Catut Identitas Pejabat
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya.

Pelaku diketahui tidak hanya menggunakan surat dan nomor telepon palsu, tetapi juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meniru suara Vasko demi meyakinkan calon korban.

Menurut Vasko, pelaku memasang foto profil dirinya pada akun WhatsApp palsu, kemudian menghubungi masyarakat melalui telepon maupun pesan singkat. 

Bahkan, mereka mengirimkan voice note hasil rekayasa AI yang dibuat menyerupai suaranya agar korban percaya dan bersedia mengirimkan sejumlah uang.

“Jangan sampai ada korban berikutnya. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan membantu menyebarluaskan informasi ini agar tidak ada lagi yang menjadi sasaran penipuan,” ujar Vasko di Padang, Sabtu (11/7/2026).

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang muka, biaya administrasi, maupun bentuk pembayaran lainnya kepada masyarakat untuk memperoleh bantuan pemerintah.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan saya dan meminta transfer uang dengan alasan apa pun, saya pastikan itu adalah penipuan. Jangan dilayani dan jangan pernah melakukan transfer,” tegasnya.

Vasko mengaku prihatin karena sasaran para pelaku umumnya adalah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. 

Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan dengan cara menipu menggunakan identitas pejabat pemerintah.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi atau komunikasi yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat pemerintah lainnya. 

Apabila menerima telepon, pesan WhatsApp, atau voice note yang mencurigakan, masyarakat diminta untuk tidak langsung mempercayainya, tidak melakukan transfer uang, serta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

“Semakin banyak masyarakat yang mengetahui modus ini, semakin besar pula peluang kita mencegah jatuhnya korban. Mari saling mengingatkan keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar agar tidak mudah tertipu,” tutup Vasko. (Adpsb/bud)

Wawako Maigus Nasir Buka Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing Piala Wali Kota Padang KU-14 Tahun 2026, Ini Komitmen Desri Ayunda    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Wawako Maigus Nasir Buka Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing Piala Wali Kota Padang KU-14 Tahun 2026, Ini Komitmen Desri Ayunda
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing Piala Wali Kota Padang 2026, di Lapangan PSTS Tabing, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing Piala Wali Kota Padang 2026, di Lapangan PSTS Tabing, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (11/7/2026).

Selain Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, kegiatan itu dihadiri Ketua Umum PSTS Tabing, Desri Ayunda, Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama, Ketua Pelaksana Turnamen PSTS Tabing 2026, Alexander Dino, Jajaran pengurus PSTS Tabing, para pelatih dan ofisial tim peserta dan keluarga pemain.

Ajang yang diikuti 16 klub sepakbola kelompok usia 14 tahun (KU-14) dari berbagai daerah di Sumatera Barat ini digelar dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk terus mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari Program Padang Balomba aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara. 

“Jadikanlah olahraga sebagai wadah meraih prestasi sekaligus pemicu semangat belajar. Tidak ada yang tahu masa depan, melalui olahraga kalian dapat menggapai cita-cita, bahkan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan maupun berkarier hingga ke luar negeri," katanya. 

Menurutnya, turnamen sepak bola tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, mempererat persahabatan, dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif.

Maigus Nasir juga mengapresiasi PSTS Tabing yang konsisten menyelenggarakan kompetisi usia dini. Ia menilai keberadaan sekolah sepak bola dan turnamen berjenjang merupakan fondasi penting dalam melahirkan atlet berprestasi yang kelak mengharumkan nama Kota Padang dan Sumatera Barat.

“Terima kasih kepada jajaran pengurus PSTS Tabing beserta sejumlah sponsor yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen ini. Selamat bertanding kepada seluruh peserta, mari tunjukkan sportivitas, disiplin, dan kemampuan terbaik demi meraih prestasi," ujarnya. 

Ketua Umum PSTS Tabing, Desri Ayunda, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berkontribusi dalam pembinaan pesepak bola muda melalui penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan dan berkualitas.

"PSTS Tabing siap terus berkontribusi dalam pembinaan pesepak bola muda melalui penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan dan berkualitas, sehingga lahir bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi di tingkat daerah maupun nasional," komitmennya. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen, Alexander Dino, menjelaskan peserta turnamen berasal dari Kota Padang, Kota Payakumbuh, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Bukittinggi, serta Kota dan Kabupaten Solok. Para peserta bersaing memperebutkan total hadiah Rp10,5 juta, dengan juara pertama berhak atas hadiah Rp5 juta.

“Turnamen ini memperebutkan Piala Wali Kota Padang dengan mengusung tema ‘Bermain dengan Hati, Berjuang dengan Sportivitas, Meraih Prestasi untuk Masa Depan’. Pertandingan digelar setiap Sabtu dan Minggu mulai 11 Juli hingga 20 Agustus 2026," jelasnya. (*)

Buka Musda XI MUI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Ulama Bersinergi Menjaga Nilai ABS-SBK    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Buka Musda XI MUI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Ulama Bersinergi Menjaga Nilai ABS-SBK
Mahyeldi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumbar Tahun 2026 di Auditorium Gubernur Sumbar, Sabtu (11/7/2026). (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan ulama memiliki peran strategis dalam menjaga falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai jati diri masyarakat Minangkabau. 

Karena itu, ia mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam membimbing umat sekaligus menjaga nilai-nilai budaya dan keislaman di Sumbar.

Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumbar Tahun 2026 di Auditorium Gubernur Sumbar, Sabtu (11/7/2026). 

Musda yang mengusung tema “Meneguhkan Khidmat Ulama untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Umat” itu berlangsung selama dua hari, 11–12 Juli 2026.

Mahyeldi mengapresiasi kehadiran para ulama dan pimpinan organisasi Islam dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. 

Ia berharap Musda menghasilkan keputusan yang semakin memperkuat peran MUI dalam membina kehidupan keagamaan dan mendukung pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan Musyawarah Daerah MUI Sumatera Barat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik yang membawa manfaat bagi umat dan daerah,” ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, keberadaan MUI memiliki posisi yang sangat penting karena sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumbar yang menegaskan falsafah ABS-SBK dan adat salingka nagari sebagai kearifan lokal yang menjadi landasan kehidupan masyarakat.

Ia menilai, nilai-nilai tersebut tidak akan tetap hidup tanpa peran aktif para ulama dalam membimbing dan memberikan keteladanan kepada masyarakat.

“Kalau tidak ada bimbingan ulama, tentu falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah tidak akan membumi sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang,” katanya.

Mahyeldi mengungkapkan, besarnya perhatian masyarakat Minangkabau terhadap identitas budaya juga dirasakan hingga kalangan perantau di luar negeri.

Ia mencontohkan adanya masukan dari perantau Minang di Amerika Serikat yang mengingatkan pentingnya menjaga keaslian nilai-nilai budaya dan syariat dalam kehidupan masyarakat.

Hal tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa masyarakat Minang di mana pun berada tetap memiliki kepedulian terhadap jati diri daerahnya.

Karena itu, Mahyeldi menegaskan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga nilai-nilai tersebut.

Mengutip Surah At-Taubah ayat 122, ia mengatakan ulama memiliki tanggung jawab untuk memperdalam ilmu agama sekaligus membimbing masyarakat agar tetap berada di jalan yang benar.

“Dalam situasi saat ini, peran ulama semakin penting untuk membimbing umat sekaligus menjaga nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MUI, Dr. Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa ulama hadir untuk mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara, bukan untuk kepentingan politik maupun kepentingan sesaat.

“Ulama dilahirkan untuk berkhidmat kepada agama, bangsa, dan negara. Tantangan yang kita hadapi hari ini bukan hanya persoalan keumatan, tetapi juga persoalan kebangsaan yang harus diselesaikan bersama,” katanya.

Ia juga menilai pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) memiliki potensi besar sebagai kekuatan pembiayaan sosial yang dapat mendukung kesejahteraan umat sekaligus memperkuat pembangunan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum MUI Sumatera Barat, Dr. H. Zulkarnaini, M.Ag menegaskan bahwa ulama memiliki dua peran utama, yakni sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah).

Menurutnya, kedua peran tersebut harus berjalan beriringan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Ulama memiliki fatwa, tausiah, dan taujihat, namun implementasinya membutuhkan dukungan pemerintah. Karena itu, sinergi ulama dan umara menjadi sangat penting dalam menjaga umat dan membangun Sumatera Barat,” ujarnya. (adpsb/cen/bud)

Ini yang Disampaikan Ferri Erviyan Rinaldy saat Konferensi Pers PYDC 2026    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Ini yang Disampaikan Ferri Erviyan Rinaldy saat Konferensi Pers PYDC 2026
Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang menggelar konferensi pers Padang Young Design Competition (PYDC) 2026. (Foto: Diskomonfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang menggelar konferensi pers Padang Young Design Competition (PYDC) 2026 sebagai bagian dari rangkaian Padang Fashion Summit (PFS) 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkenalkan agenda besar yang akan memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya.

Mengusung tema "Manaruko Rupo: Menemukan Kembali Identitas dalam Balutan Elegansi Global", Padang Fashion Summit 2026 akan mengeksplorasi kekayaan motif, tekstil, dan filosofi adat Minangkabau menjadi karya fesyen modern yang mampu bersaing di tingkat internasional. Selain itu, ajang ini juga mengusung semangat sustainable fashion melalui pemberdayaan perajin lokal serta pemanfaatan kekayaan budaya secara berkelanjutan.

Padang Fashion Summit 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Agustus 2026 di ZHM Premier Hotel Padang. Berbagai kegiatan akan digelar, mulai dari fashion parade, Grand Final Padang Young Design Competition (PYDC), seminar trend forecasting dan product branding, business matching, beauty class, kompetisi model dan tata rias, hingga bazar kuliner dan pameran produk UMKM. Kegiatan ini melibatkan 75 desainer, 115 merek fesyen, 36 model, serta 160 tenant kuliner dan pameran.

Kepala Disnakerin Kota Padang sekaligus Ketua Harian Dekranasda Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, mengatakan konferensi pers tersebut bertujuan memperluas informasi kepada masyarakat agar turut menyukseskan Padang Fashion Summit 2026 yang menjadi salah satu agenda unggulan HJK Kota Padang.

"Melalui konferensi pers ini kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Padang Fashion Summit 2026 akan digelar pada 9 dan 10 Agustus mendatang di ZHM Premier Hotel Padang. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir karena tidak hanya menyaksikan peragaan busana, tetapi juga menikmati berbagai stand UMKM dan beragam kegiatan menarik lainnya," katanya, ZHM Premier Hotel Padang, Sabtu (11/7/2026). 

Ferri menjelaskan, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Mei 2026 melalui program coaching bagi para peserta. Menurutnya, Dekranasda terus berkomitmen membina para perajin dan desainer agar mampu tampil di tingkat nasional hingga internasional.

"Target kami tidak berhenti di Kota Padang. Kami ingin para perajin dan desainer binaan dapat menembus ajang nasional bahkan internasional. Tahun ini pun kami telah melibatkan peserta dari luar negeri sebagai langkah awal memperluas jejaring dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Padang Fashion Summit," ujarnya. 

Sementara itu, Staf Ahli Dekranasda Kota Padang, Fomalhaut Zamel, menyampaikan bahwa Padang Fashion Summit tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua dengan konsep yang lebih besar dan lebih beragam dibandingkan tahun sebelumnya.

"Padang Fashion Summit 2026 digelar dalam momentum Hari Jadi Kota Padang. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang menyaksikan koleksi para desainer dari Kota Padang, berbagai daerah di Indonesia, hingga desainer mancanegara yang akan menampilkan karya berbasis wastra Minangkabau," jelasnya.

Ia menambahkan, selain peragaan busana, masyarakat juga dapat menikmati berbagai aktivitas lain selama dua hari pelaksanaan.

"Tahun ini akan hadir pameran berbagai brand nasional, brand lokal, produk UMKM, bazar kuliner, seminar, hingga kompetisi model. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati seluruh rangkaian acara sekaligus memberikan dukungan terhadap perkembangan industri kreatif Kota Padang," cakapnya.

Melalui penyelenggaraan Padang Fashion Summit 2026, Pemerintah Kota Padang berharap lahir semakin banyak desainer muda berbakat serta terbentuk ekosistem industri fesyen yang mampu mengangkat warisan budaya Minangkabau ke panggung nasional maupun internasional. Puncak kegiatan akan digelar bersamaan dengan Closing Ceremony Hari Jadi Kota Padang ke-357 pada 10 Agustus 2026. (*)

Buka Simposium Kanker 2026, Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Deteksi Dini Kanker Jadi Program Bersama    
Minggu, Juli 12, 2026

On Minggu, Juli 12, 2026

Buka Simposium Kanker 2026, Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Deteksi Dini Kanker Jadi Program Bersama
Mahyeldi saat membuka Simposium Awam Kanker 2026: The Journey of Cancer Survivors yang diselenggarakan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Sumatera Barat di Hotel Truntum Padang, Sabtu (11/7/2026). (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan deteksi dini merupakan langkah paling efektif untuk menekan angka kematian akibat kanker. 

Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi agar layanan skrining kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Simposium Awam Kanker 2026: The Journey of Cancer Survivors yang diselenggarakan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Sumatera Barat di Hotel Truntum Padang, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Mahyeldi, Sumbar memiliki modal yang cukup kuat untuk mempercepat upaya deteksi dini kanker. Selain didukung jaringan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang memadai, daerah ini juga memiliki rumah sakit rujukan serta perguruan tinggi yang siap berkolaborasi.

“Jawabannya adalah deteksi dini. Melalui skrining, kanker dapat ditemukan pada stadium awal sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi jauh lebih tinggi,” ujar Mahyeldi.

Ia menyebut, pemerintah pusat telah meluncurkan program cek kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Namun, pelaksanaannya di Sumbar masih perlu dipercepat.

“Saya mendapat laporan capaiannya baru sekitar 38 persen. Artinya masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan layanan tersebut. Kita harus mencari penyebabnya dan bersama-sama mempercepat pelaksanaannya,” katanya.

Untuk mendukung percepatan itu, Mahyeldi mendorong optimalisasi seluruh potensi daerah, termasuk pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan dukungan Baznas sebagai pelengkap pembiayaan di luar APBD dan pemerintah pusat.

“Kita harus membangun kolaborasi. Perusahaan dapat berkontribusi melalui CSR, Baznas juga bisa disinergikan. Yang kita kejar adalah percepatan agar masyarakat memperoleh layanan deteksi dini sedini mungkin,” tegasnya.

Mahyeldi juga mengungkapkan bahwa Sumbar saat ini didukung 78 rumah sakit, sekitar 250 puskesmas, lebih dari 9.000 tenaga perawat, serta 1.035 dokter. 

Menurutnya, potensi tersebut harus dioptimalkan untuk memperluas cakupan layanan skrining kanker di seluruh daerah.

Selain itu, ia meminta Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar menyiapkan langkah-langkah penguatan regulasi guna mendukung gerakan deteksi dini kanker, mulai dari penerbitan surat edaran hingga penyusunan kebijakan yang lebih kuat apabila diperlukan.

“Saya melihat semangat semua pihak sudah sama. Tinggal bagaimana kita mempercepat langkah nyata agar deteksi dini benar-benar menjadi gerakan bersama di Sumatera Barat,” ucapnya.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mengatakan simposium tersebut menjadi bentuk sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan, deteksi dini, pengobatan, hingga pendampingan bagi pasien dan penyintas kanker.

“Kanker masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di Indonesia. Namun, melalui deteksi dini, penanganan yang tepat, serta dukungan keluarga dan masyarakat, banyak penyintas kanker mampu hidup produktif dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi layanan kesehatan yang dijalankan Kementerian Kesehatan menempatkan layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi) sebagai salah satu prioritas nasional. Karena itu, edukasi mengenai pentingnya deteksi dini perlu terus diperluas.

Sementara itu, Ketua Panitia, Dr. Dolly Nurdin Lubis menyampaikan bahwa simposium tersebut menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan kanker di Sumatera Barat.

Ia menjelaskan, kegiatan dilaksanakan secara bersamaan melalui tiga agenda utama, yakni Simposium Awam Kanker yang diikuti 75 peserta, pelatihan manajemen lesi prakanker bagi sekitar 50 dokter spesialis kebidanan, serta seminar manajemen kekuatan otot dasar panggul yang diikuti para bidan dari berbagai daerah di Sumbar.

“Melalui kegiatan ini kami berharap komitmen seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga upaya penanggulangan kanker di Sumatera Barat dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan,” kata Dolly. (adpsb/cen/bud)