HEADLINE
KPU Tanah Datar Mengajar, Ajak Siswa SMA 2 Batusangkar Aktif sebagai Pemilih Pemula    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

KPU Tanah Datar Mengajar, Ajak Siswa SMA 2 Batusangkar Aktif sebagai Pemilih Pemula
Program bertajuk KPU Tanah Datar Mengajar ini mengajak siswa-siswa SMA atau pemilih pemula untuk aktif dalam pemilu dan demokrasi. (Foto/Humas KPU Tanah Datar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Datar melaksanakan pendidikan pemilih untuk pemilih pemula ke SMA Negeri 2 Batusangkar.

Program bertajuk KPU Tanah Datar Mengajar ini mengajak siswa-siswa SMA atau pemilih pemula untuk aktif dalam pemilu dan demokrasi.

"Pendidikan pemilih merupakan kegiatan yang terus dilakukan secara berkelanjutan di masa non tahapan ini. Kali ini sasaran kita pemilih pemula melalui KPU Tanah Datar Mengajar," ujar Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Tanah Datar, Gusriyono, usai mengajar di SMA 2 Batusangkar, Rabu (13/5/2026).

Disampaikannya, dalam program pendidikan pemilih ini, KPU Tanah Datar masuk kelas dan melakukan pembelajaran tatap muka dengan para siswa.

Kemudian, menyampaikan materi terkait pemilu dan demokrasi serta berdiskusi, sebagaimana pelajaran di kelas umumnya.

"Pada umumnya, para siswa ini sudah memiliki KTP atau berusia 17 tahun. Artinya, mereka sudah terdaftar sebagai pemilih untuk pemilu tahun 2029 nanti. Dari itu, kita mengajak pemilih pemula ini untuk aktif dalam mengulik berbagai informasi tentang perkembangan pemilu dan demokrasi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan mereka menjadi pemilih pemula yang cerdas dan berintegritas," ungkap Gusriyono.

Hal ini juga sejalan dengan harapan, impian dan imajinasi para siswa SMA 2 Batusangkar terhadap Indonesia masa depan.

"Impian saya terhadap Indonesia masa depan, suksesnya program Indonesia emas pada tahun 2045 buat kami gen z dan generasi-generasi berikutnya," kata Ochtadira Qurrata, pelajar SMA 2 Batusangkar.

Pelajar lainnya, Syamil Basayev, juga berharap Indonesia terhindar dari pemimpin yang menggunakan kekuasaan untuk menjalankan kepentingan kelompok/pribadi.

"Semoga rakyat Indonesia bisa menikmati dan mengolah sumber daya alam milik Indonesia sendiri, tanpa campur tangan warga negara asing. Sehingga rakyat Indonesia dapat hidup sejahtera," pungkasnya. (*)

Sebanyak 16 Titik DI Akan Jadi Fokus Utama Pengerjaan Fisik Permanen, Ini Penjelasan Kadis PUPR Kota Padang    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Sebanyak 16 Titik DI Akan Jadi Fokus Utama Pengerjaan Fisik Permanen, Ini Penjelasan Kadis PUPR Kota Padang
Berdasarkan perencanaan teknis, sebanyak 16 titik daerah irigasi akan menjadi fokus utama pengerjaan fisik permanen di Kota Padang. (Foto/Taufik). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menindaklanjuti instruksi Wali Kota Padang Fadly Amran, untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur daerah irigasi pascabencana.

Pengerjaan fisik secara permanen ditargetkan sudah dapat dilaksanakan mulai pertengahan Juli 2026 mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat, terutama para petani, tidak lagi merasakan dampak bencana yang berkepanjangan terhadap lahan produktif mereka.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari arahan Wali Kota Padang agar dilakukan percepatan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.

"Tujuannya supaya masyarakat terdampak tidak merasakan lagi kondisi bencana sebelumnya, dan infrastruktur yang rusak bisa segera diperbaiki," ujar Malvi Hendri, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan perencanaan teknis, sebanyak 16 titik daerah irigasi akan menjadi fokus utama pengerjaan fisik permanen yang mencakup:

Bendung Limau Manis; Rekonstruksi Bendung Beringin (meliputi wilayah Lubuk Sarik, Beringin, dan Lubuk Hantu); Bendung D.I. Kapalo Hilalang; Bendung D.I. Sei Latung; Bendung D.I. Sei Guo. 

Bendung Rasak Bungo; Bendung Koto Lalang;

Rekonstruksi Bendung Batu Busuk (wilayah Sungkai I dan Pasa Lalang); D.I. Lubuk Lagan, D.I. Guo Atas, D.I. Lubuk Minturun, D.I. Lubuk Laweh; serta D.I. Lolo dan D.I. Lolo 2.

Saat ini, Dinas PUPR Kota Padang tengah merampungkan tahap perencanaan yang ditargetkan selesai pada akhir Mei ini. 

Hal tersebut dilakukan agar proses pengadaan dapat segera dilaksanakan dan kontrak kerja ditandatangani pada minggu kedua Juli.

"Penanganan sebelumnya telah dilakukan melalui skema Operasional dan Pemeliharaan (OP) sebagai langkah sementara agar air tetap mengalir. Namun, untuk pengerjaan permanen ditargetkan sudah mulai berjalan sepenuhnya pada pertengahan Juli mendatang," katanya.

Guna mendukung instruksi percepatan tersebut, Pemkot Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar yang difokuskan untuk memulihkan produktivitas masyarakat melalui perbaikan infrastruktur jalan, drainase, dan irigasi. (Taufik)

Devi Diany Termasuk dari 5 Pemenang Favorit, Ini Daftar Pemuncak Lomba Penulisan Jurnalistik Bank Nagari 2026    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Devi Diany Termasuk dari 5 Pemenang Favorit, Ini Daftar Pemuncak Lomba Penulisan Jurnalistik Bank Nagari 2026
Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian dalam kesempatan itu mengapresiasi para juara lomba penulisan jurnalistik 2026 yang merupakan Kerjasama Bank Nagari dan PWI Sumbar. (Foto/Widya Navies). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Bank Nagari mengumumkan para pemenang lomba penulisan jurnalistik 2026, Rabu (13/5). Kegiatan ini merupakan rangkaian  kegiatan HUT Bank Nagari ke-64 bertemakan"“Peduli, Bertumbuh, dan Integritas".

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian dalam kesempatan itu mengapresiasi para juara lomba penulisan jurnalistik 2026 yang merupakan Kerjasama Bank Nagari dan PWI Sumbar.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Ruang Pertemuan Lt. IV Kantor Pusat Bank Nagari di Jl. Pemuda No.21, Padang, yang dihadiri Yosviandri Asril, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan yang juga bertindak  sebagai Wakil Ketua Pelaksana HUT ke-64 Bank Nagari, Humas Bank Nagari Fefri Doni dan sejumlah Panitia HUT Bank Nagari ke-64, Roni Edrian melihat lomba karya jurnalistik ini merupakan bagian dari upaya Bank nagari menyelenggarakan literasi perbankan/keuangan adalah rangkaian pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap serta perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan pribadi. 

Hal ini mencakup pemahaman tentang produk/jasa bank, perencanaan keuangan, manajemen utang, menabung, serta investasi untuk mencapai kesejahteraan finansial.

Menurutnya, lomba tersebut juga merupakan atensi Bank Nagari kepada para jurnalis Sumatera Barat dalam rangka menyalurkan minat dan bakat.

“Selamat kepada pemenang. Terima kasih atas karya terbaiknya,” katanya.
Para Pemenang
Dewan Juri yang terdiri dari Prof.Dr. Syafruddin Karimi, SE,MA (Ketua merangkap Anggota),  Hasril Chaniago (Wakil Ketua merangkap Anggota.                                                                                          

Soesilo Abadi Piliang (Sekretaris merangkap Anggota)  dalam Surat Keputusan 2 Mei 2026 menetapkan sejumlah  pemenang lomba penulisan jurnalistik kategori feature), yaitu: Juara 1 diraih Fajril Mubarak  dari  Arunala.com dengan judul feature “Dibalik Sentuhan Layar Ada Bank Nagari yang Menjaga”

Juara 2 diraih Afrianita dari Harian Haluan dengan judul “Berkat KUR MaRandang Bank Nagari, Masyarakat Selamat dari Jerat Lintah Darat”.

Sedangkan juara 3 diperoleh Zulia Yandani dari Topikini.com dengan judul “ Di Balik Ganasnya Ombak Mentawai, Ada Bank Nagari yang tak Pernah Absen.

Di samping itu terdapat 5 pemenang harapan atau favorit, yakni Qadri Hayatul M dari Kabarminang.com, Devi Diany – Khaziminang.com, Holy Adib dari Sumbarkita.id, Lenggogeni dari Topsatu.com, serta Melda Riani juga dari Topsatu.com.

Menurut Dewan Juri, penilaian karya penulisan jurnalistik berdasarkan kriteria penilaian: Penulisan harus sesuai dengan tema HUT Bank Nagari ke-64 "“Peduli, Bertumbuh, dan Integritas", ide, kedalaman analisis atau substansi,  tata bahasa serta serta struktur penulisan. 

Seluruh pemenang lomba tersebut mendapatkan hadiah uang tunai dan sertifikat penghargaan. (*)

Kehadiran Sumur Bor dan Tempat Wudhu di Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah Dapat Tingkatkan Kenyamanan Jemaah dalam Beribadah    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Kehadiran Sumur Bor dan Tempat Wudhu di Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah Dapat Tingkatkan Kenyamanan Jemaah dalam Beribadah
Peresmian dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menghadiri peresmian pembangunan sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (14/5/2026). 

Peresmian dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati.

Maigus Nasir turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan fasilitas yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, terutama jemaah masjid. 

"Kehadiran sumur bor dan tempat wudhu ini tentu dapat meningkatkan kenyamanan jemaah dalam beribadah sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan masjid,” ujar Maigus Nasir. 

Wakil Wali Kota Padang yang juga ulama ini berharap fasilitas tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar.

“Keberadaan sarana ibadah dan fasilitas pendukungnya yang memadai akan mendukung aktivitas keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan warga. Karena itu, kami berterima kasih kepada Human Initiative yang telah membantu pembangunan sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Koto Tangah ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli menilai program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan fasilitas ibadah yang layak dan memadai.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberi kenyamanan bagi jemaah dalam beribadah. Semoga program ini menjadi contoh semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak dalam membantu kebutuhan masyarakat,” kata Yassierli.

Di kesempatan yang sama, Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati menjelaskan program tersebut meliputi pembangunan sumur bor sedalam 50 meter dan satu unit tempat wudhu untuk menunjang kebutuhan jemaah Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah.

“Total nilai program mencapai Rp120 juta dan diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 1.000 masyarakat di sekitar masjid,” jelasnya di penghujung acara yang juga dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan program dan paket sembako kepada masyarakat sekitar. (RM/BT/Prokopim)

Kadis Kominfo Kota Payakumbuh Kurniawan Syah Putra Berikan Arahan Saat Pelatihan PKA Bagi ASN    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Kadis Kominfo Kota Payakumbuh Kurniawan Syah Putra Berikan Arahan Saat Pelatihan PKA Bagi ASN
Rapat persiapan proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Payakumbuh di Aula Josrizal Zain Balai Kota Payakumbuh, Rabu (13/05/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh Kurniawan Syah Putra memberikan arahan strategis dalam rapat persiapan proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Payakumbuh di Aula Josrizal Zain Balai Kota Payakumbuh, Rabu (13/05/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kurniawan Syah Putra didampingi Sekretaris Dinas Kominfo Armein Busra serta Kepala Bidang E-Government Muhammad Fiqy Efka. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menegaskan komitmen Dinas Kominfo dalam mendukung pembinaan dan penguatan kapasitas kepemimpinan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Rapat persiapan tersebut diselenggarakan sebagai langkah awal sebelum peserta memasuki tahapan inti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang bertujuan memperkuat pemahaman peserta terkait penyusunan dan pelaksanaan proyek perubahan sebagai salah satu komponen penting dalam penilaian pendidikan kepemimpinan tingkat menengah.

Dalam arahannya, Kurniawan menegaskan proyek perubahan tidak boleh dipandang hanya sebagai pemenuhan syarat administratif pelatihan, tetapi mampu menghadirkan inovasi nyata yang memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan publik maupun kinerja perangkat daerah.

“Proyek perubahan yang disusun harus memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat, terukur, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan kerja masing-masing, sebagaimana hal ini selalu ditekankan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta” ujar Kurniawan Syah Putra.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai pendukung utama inovasi pelayanan pemerintahan.

Menurutnya, transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh ASN dalam menghadapi perkembangan zaman dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.

“Inovasi terus berkelanjutan dan aplikasi yang dibuat harus benar-benar digunakan serta memberi dampak nyata dalam pelayanan bagi masyarakat,” tegasnya.

Kurniawan mengingatkan agar tidak terjebak pada inovasi yang hanya baik secara konsep, namun tidak memberikan manfaat nyata dalam implementasi di lapangan.

Rapat persiapan tersebut diikuti peserta dari sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, BKPSDM, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Keterlibatan berbagai perangkat daerah tersebut mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan kepemimpinan dan inovasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Melalui kegiatan itu, Kurniawan berharap peserta PKA mampu menghasilkan gagasan inovatif yang dapat diterapkan secara nyata guna meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat mengikuti PKA. Semoga seluruh peserta mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat Kota Payakumbuh,” pungkasnya. (HM)

Sertifikasi Kompetensi Bukan Sekadar Proses Administratif    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Sertifikasi Kompetensi Bukan Sekadar Proses Administratif
Afriansyah saat menghadiri Penyaksian Awal Uji Kompetensi (witness) dan Penguatan Sistem Sertifikasi Kompetensi TNI Angkatan Laut di Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Foto/Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) memiliki peran penting sebagai acuan dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai sektor, termasuk bidang pertahanan dan keamanan maritim.

Ia menekankan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan instrumen strategis untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang terukur, profesional, dan sesuai kebutuhan organisasi modern.

“Sertifikasi kompetensi bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu nasional untuk memastikan setiap personel memiliki kapasitas yang terukur, profesional, adaptif, dan memenuhi standar kebutuhan organisasi modern,” ujar Afriansyah saat menghadiri Penyaksian Awal Uji Kompetensi (witness) dan Penguatan Sistem Sertifikasi Kompetensi TNI Angkatan Laut di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas sertifikasi menjadi langkah penting dalam menyiapkan SDM maritim yang andal di tengah dinamika geopolitik global dan pesatnya perkembangan teknologi. Kondisi tersebut menuntut personel TNI Angkatan Laut memiliki kompetensi yang relevan, disiplin tinggi, serta kesiapan menghadapi tantangan baru.

Afriansyah menambahkan, posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menjadikan wilayah maritim memiliki peran strategis, baik bagi pertahanan negara maupun aktivitas ekonomi dan perdagangan internasional.

“Wilayah maritim Indonesia merupakan ruang vital yang harus dijaga bersama. Karena itu dibutuhkan sistem pertahanan maritim yang kuat, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi kolaborasi TNI Angkatan Laut bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TNI AL dalam penguatan sistem sertifikasi berbasis standar profesi.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi dalam mencetak SDM yang mampu bersaing secara global.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi langkah konkret dalam menyiapkan SDM unggul menuju visi Indonesia Emas,” pungkasnya. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Jadikan ZI Menuju WBK WBBM Langkah Perkuat Reformasi Burokrasi    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Jadikan ZI Menuju WBK WBBM Langkah Perkuat Reformasi Burokrasi
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal., dihadapan peserta acara, Rabu (13/05/2026). (Foto/Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh menjadikan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai langkah memperkuat reformasi birokrasi serta membangun pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, Rabu (13/05/2026).

“Zona Integritas memiliki peran strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien. Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta yang menegaskan komitmen Pemko Payakumbuh dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di seluruh perangkat daerah" kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal.

Menurutnya, komitmen tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya kerja yang anti korupsi dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, khususnya di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM.

Faisal menjelaskan pembangunan Zona Integritas menitikberatkan pada perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur agar lebih disiplin, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut pembangunan ZI juga mendorong lahirnya unit kerja percontohan menuju WBK dan WBBM yang nantinya dapat menjadi model penerapan reformasi birokrasi di lingkungan perangkat daerah lainnya.

“Perubahan mindset dan culture set menjadi langkah utama agar reformasi birokrasi berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. ASN harus memiliki semangat melayani, bukan dilayani,” katanya.

Selain mendorong perubahan budaya kerja, pembangunan Zona Integritas juga diarahkan untuk meningkatkan pengawasan internal dan memperkuat akuntabilitas kinerja organisasi.

“Kita ingin Dinas Koperasi dan UKM menjadi bagian dari akselerator reformasi birokrasi di Kota Payakumbuh. Dengan komitmen bersama, kita yakin perubahan positif akan terjadi lebih cepat dan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik,” kata Faizal.

Ia menambahkan pembangunan Zona Integritas juga menjadi upaya memperkuat integritas aparatur dalam mendukung pelayanan kepada koperasi dan pelaku UMKM.

Menurutnya, pelayanan yang transparan dan akuntabel akan menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan produktif.

“Zona Integritas harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar program. Ketika integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima tumbuh di setiap ASN, maka kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi juga akan semakin kuat,” pungkasnya.

Pencanangan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM itu dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh.

Kegiatan itu turut dihadiri Inspektur Kota Payakumbuh Dr. Syahrir, SH, MH, CGCAE serta mitra kerja seperti Dekopinda dan UMKM Badunsanak.

Kehadiran seluruh unsur tersebut memperlihatkan kolaborasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Kota Payakumbuh.

“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya memenuhi administrasi, tetapi bagaimana seluruh ASN mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, cepat, dan bebas dari praktik korupsi,” ujar Inspektur Kota Payakumbuh Dr. Syahrir.

Langkah tersebut, lanjut Dr. Syahrir dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi pemerintah daerah.(HM)

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang
Kerja sama ini tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama tentang pengembangan, pengiriman, dan penerimaan peserta Technical Intern Training Program (TITP). (Foto/Biro Humas Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas peluang penempatan magang teknis Indonesia ke Jepang melalui kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki.

Kerja sama ini tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama tentang pengembangan, pengiriman, dan penerimaan peserta Technical Intern Training Program (TITP) antara Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan Indonesia–Jepang di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam peningkatan kompetensi dan perluasan peluang penempatan peserta magang teknis.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prefektur Miyazaki atas komitmennya dalam memperluas kerja sama ini, terutama dalam pengembangan SDM dan peningkatan kesempatan penempatan magang teknis Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama mencakup pelatihan, pengiriman, dan penerimaan peserta magang teknis Indonesia di Prefektur Miyazaki. Selain itu, kedua pihak akan memperkuat pertukaran data dan informasi secara berkala untuk mendukung keberlanjutan program.

Kemnaker juga menyiapkan pengembangan sistem berbagi informasi untuk mendukung pengembangan karier peserta setelah menyelesaikan program magang di Jepang. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di Jepang, termasuk di Prefektur Miyazaki yang tengah menghadapi penurunan jumlah penduduk.

Cris menambahkan, salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pelaksanaan job matching untuk memastikan kesesuaian antara kompetensi calon peserta dengan kebutuhan mitra industri di Jepang. Kemnaker juga menyiapkan pelatihan prapenempatan melalui balai pelatihan milik pemerintah maupun swasta yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan data Kemnaker, penempatan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang pada 2025 mencapai 19.332 orang. Sementara itu, hingga Mei 2026, jumlah peserta yang telah diberangkatkan tercatat sebanyak 18.316 orang, yang menunjukkan capaian penempatan yang tetap tinggi pada periode awal tahun berjalan.

Khusus di Prefektur Miyazaki, jumlah peserta magang Indonesia juga mengalami peningkatan dari 243 orang pada 2025 menjadi 285 orang pada 2026.

Sementara itu, Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Prefektur Miyazaki saat ini menghadapi tantangan depopulasi sehingga membutuhkan peserta magang asing untuk mendukung berbagai sektor industri.

“Keberadaan warga Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi sektor pertanian di Prefektur Miyazaki. Kami melihat peluang bagi peserta magang Indonesia untuk berkiprah di lebih banyak sektor ke depannya,” ujarnya. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Adopsi Teknologi Industri 4.0, IKM Rendang Kota Payakumbuh Ditargetkan Jadi Produk Ekspor Melalui Program OVOP    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Adopsi Teknologi Industri 4.0, IKM Rendang Kota Payakumbuh Ditargetkan Jadi Produk Ekspor Melalui Program OVOP
Sosialisasi Program Pendampingan Sentra IKM OVOP Go Global dan Adopsi Teknologi Industri 4.0. (Foto/Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Rendang Kota Payakumbuh mulai diarahkan menjadi produk unggulan ekspor melalui Program OVOP (One Village One Product) Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0 yang digelar Kementerian Perindustrian RI bersama Pemerintah Kota Payakumbuh, Selasa (12/05/2026).

Sosialisasi Program Pendampingan Sentra IKM OVOP Go Global dan Adopsi Teknologi Industri 4.0 dalam rangka Program Desa Devisa itu berlangsung di Aula Lantai II Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh dengan melibatkan puluhan pelaku IKM rendang.

“Rendang bukan hanya warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal dunia, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat, oleh karena itu, pengembangan industri rendang perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar global,” kata Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Eni Muis Zulmaeta dalam sambutannya.

Ny. Eni yakin dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, serta pendampingan yang tepat, IKM Rendang Kota Payakumbuh dapat semakin maju, mandiri dan mendunia.

"IKM Rendang kita harapkan tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan Indonesia di pasar internasional," lanjut Ny. Eni.

Kepala Disnakerperin Kota Payakumbuh Yasril mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pelaku IKM melalui penguatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga kesiapan memasuki pasar ekspor.

“Kita ingin pelaku IKM di Payakumbuh mampu berkembang dan beradaptasi dengan transformasi digital industri sehingga memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Kegiatan itu turut dihadiri Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi, Staf Ahli TP-PKK Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman, pengurus Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh.

Kemudian IKM OVOP Bintang 3 Tahun 2024 Rendang Gadih, IKM OVOP Bintang 2 Tahun 2024 Rendang Riry, serta sekitar 30 perwakilan IKM anggota sentra rendang.

Para peserta juga mendapatkan materi terkait pengembangan produk unggulan daerah, peningkatan kapasitas usaha, serta strategi memperluas akses pasar ekspor berbasis teknologi dan inovasi industri 4.0 dari Tenaga Ahli Program IKM OVOP Go Global Dika Rinakuki dan Kepala Department Export Development Advisory LPEI Nila Meidhita.

“Penguatan inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar produk IKM mampu memenuhi kebutuhan pasar global yang terus berkembang,” kata Nila.

Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi mengatakan transformasi industri menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat.

“Melalui program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0, kami berharap IKM tidak hanya meningkatkan kualitas dan produktivitas, tetapi juga siap memasuki pasar ekspor secara berkelanjutan. Sentra Rendang Kota Payakumbuh memiliki potensi sangat besar menjadi produk unggulan Indonesia di pasar dunia,” ujar Yedi.

Ia mengatakan Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan sektor IKM berbasis potensi daerah melalui pendampingan usaha, digitalisasi industri, hingga pembukaan akses pasar ekspor guna meningkatkan nilai tambah produk lokal.

“Kami percaya rendang Payakumbuh memiliki kualitas, cita rasa, dan identitas kuat untuk menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di pasar global,” pungkasnya.(HM)

Heboh Bangunan Mirip Kelenteng di Wisata Mandeh, DPRD Sumbar Terima Audiensi Masyarakat    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Heboh Bangunan Mirip Kelenteng di Wisata Mandeh, DPRD Sumbar Terima Audiensi Masyarakat
Audiensi tersebut diterima langsung Ketua DPRD Sumbar Muhidi bersama Ketua Komisi V Lazuardi, anggota Komisi V Mario Syahjohan, Zakzai Kasni, dan Sri Komala Dewi. (Foto/Idris). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Aspirasi masyarakat terkait pembangunan bangunan yang diduga menyerupai kelenteng di kawasan wisata Mandeh, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, mengemuka dalam audiensi bersama DPRD Sumatera Barat, Selasa (13/5/2026).

Audiensi tersebut diterima langsung Ketua DPRD Sumbar Muhidi bersama Ketua Komisi V Lazuardi, anggota Komisi V Mario Syahjohan, Zakzai Kasni, dan Sri Komala Dewi.

Turut hadir perwakilan OPD dari Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pariwisata Sumbar, Dinas Pariwisata Pessel, serta Asisten II Setdakab Pessel mewakili bupati.

Ketua DPRD Sumbar Muhidi dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan di daerah harus tetap memperhatikan aturan hukum, kondisi sosial masyarakat, serta nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Sumatera Barat.

Menurutnya, Sumatera Barat memiliki kekhususan yang telah diakui secara nasional melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat, yang menegaskan filosofi hidup masyarakat Minangkabau yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dalam UU Nomor 17 Tahun 2022 disebutkan bahwa Sumatera Barat diakui dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Karena itu, setiap pembangunan dan investasi yang masuk tentu perlu memperhatikan kearifan lokal, budaya, serta kondisi sosial masyarakat setempat,” ujar Muhidi.

Ia menambahkan, DPRD Sumbar pada prinsipnya mendukung investasi dan pembangunan daerah demi pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Namun demikian, seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman ataupun kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kita ingin suasana tetap kondusif. Aspirasi masyarakat harus didengar, pemerintah daerah juga harus memberikan penjelasan secara terbuka, sehingga persoalan ini bisa diselesaikan dengan bijaksana, melalui dialog dan musyawarah bersama,” tambahnya.

Di akhir pertemuan, Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Mario Syahjohan menegaskan bahwa DPRD Sumbar akan segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan menyurati Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan pihak investor.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Kami ingin persoalan ini diselesaikan secara baik-baik, sesuai aturan dan tetap menjaga ketenangan masyarakat. DPRD Sumbar akan mengawal aspirasi warga dan meminta semua pihak menahan diri sambil menunggu kejelasan administrasi serta hasil koordinasi bersama,” tegasnya.(*)

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Hadiri Pisah Sambut Dandim 0306/50 Kota    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Hadiri Pisah Sambut Dandim 0306/50 Kota
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas dedikasi Letkol Inf. Ucok Namara sekaligus menyambut Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata sebagai Komandan Kodim 0306/50 Kota. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas dedikasi Letkol Inf. Ucok Namara sekaligus menyambut Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata sebagai Komandan Kodim 0306/50 Kota yang baru dalam acara pisah sambut di Markas Kodim 0306/50 Kota, Tanjung Pati, Rabu (13/05/2026).

“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, serta masyarakat selama ini berjalan sangat baik demi menjaga stabilitas daerah, ketentraman masyarakat, serta mendukung pembangunan di daerah kita,” kata Wako Zulmaeta.

Dalam kegiatan itu, Zulmaeta hadir bersama Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Eni Zulmaeta, Ketua GOW Yeni Elzadaswarman, Ketua DWP Elfriza Chece Rida Ananda, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh.

Zulmaeta mengatakan Pemko Payakumbuh memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Letkol Inf. Ucok Namara atas pengabdian dan kerja sama yang terjalin selama memimpin Kodim 0306/50 Kota.

Ia menilai kepemimpinan Ucok Namara mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur daerah.

“Kami merasakan beliau menunjukkan kepemimpinan yang humanis, komunikatif, dan kebersamaan selama bertugas di wilayah Payakumbuh dan Lima Puluh Kota,” ujarnya.

Menurut dia, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Karena itu, ia berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Dandim yang baru.

Zulmaeta juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata dalam melanjutkan kerja sama yang telah terbangun selama ini antara Kodim 0306/50 Kota dengan pemerintah daerah dan Forkopimda.

“Kami yakin dan percaya, dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, sinergi yang selama ini telah terbangun dengan baik akan semakin kuat ke depannya,” katanya.

Ia menambahkan pergantian jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus kesinambungan pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Kemajuan daerah tidak dapat tercapai tanpa keamanan, kekompakan, dan sinergi seluruh unsur," tutupnya.

Sementara itu, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata menyatakan komitmennya untuk menjaga kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan di Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Kami sangat berharap daerah kita bisa maju, aman, dan tertib. Karena itu kami ingin terus berkolaborasi dengan baik untuk menjalankan program pemerintah,” katanya.

Adi Nofriadi mengatakan pihaknya membutuhkan dukungan semua pihak agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal.

Ia juga mengajak seluruh unsur daerah menjaga kekompakan demi menciptakan suasana yang kondusif.

Pada kesempatan yang sama, Letkol Inf. Ucok Namara menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat atas dukungan selama dirinya bertugas sekitar 1,5 tahun di wilayah tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama ini dan mohon maaf apabila selama bertugas di sini ada melakukan kesalahan,” kata Ucok Namara.

Usai mengakhiri masa tugasnya sebagai Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Ucok Namara akan mengemban amanah baru sebagai Pabandya-1/Lator Spaban V/Bin Proglatsi Sopsad di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Ia berharap Kodim 0306/50 Kota terus berkembang dan mampu mempertahankan sinergi yang telah terbangun demi mendukung kemajuan Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Semoga Kodim 0306/50 Kota ke depan semakin baik dan sinergi  terus terjaga,” pungkasnya. (HM)

Meski Hari Libur dan Cuti Bersama, Ances: Kami Tetap Buka, Melayani Warga yang Ingin Mengurus Adminduk    
Kamis, Mei 14, 2026

On Kamis, Mei 14, 2026

Meski Hari Libur dan Cuti Bersama, Ances: Kami Tetap Buka, Melayani Warga yang Ingin Mengurus Adminduk
Disdukcapil Kota Padang memastikan pelayanan Adminduk tetap berjalan meski bertepatan dengan jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama. (Foto/Charlie). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang memastikan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) tetap berjalan meski bertepatan dengan jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Memasuki long weekend minggu ke-2 bulan Mei 2026, yang bertepatan dengan libur nasional Kenaikan Isa Almasih, Disdukcapil Kota Padang, tetap membuka layanan pada Kamis-Jumat mendatang. 

"Kami tetap buka, melayani warga yang ingin mengurus Adminduk," terang Kepala Disdukcapil Kota Padang, Ances Kurniawan, Rabu (13/5/2026).

Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan di tengah waktu libur. 

"Jadwal operaaional pada libur yakni pada Kamis, 14 Mei 2026, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, dan Jumat, 15 Mei 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB," ungkap Ances. 

Pihak Disdukcapil mengimbau warga Kota Padang untuk memanfaatkan momentum ini guna melengkapi dokumen kependudukan yang diperlukan dengan pelayanan penuh dari petugas di lapangan.

“Silahkan datangi kantor Disdukcapil Kota Padang," ucap Ances Kurniawan mempersilakan warga kota yang ingin mengurus dokumen kependudukan di long weekend ini. 

Pengurusan Adminduk seperti KTP, KK dan Akta di Kota Padang kini juga lebih mudah melalui aplikasi sirancak.disdukcapil.padang.go.id (Sirancak), atau melalui nomor hotline 0895-1365-4917. (Charlie)