HEADLINE
Wali Kota Sawahlunto Hadiri Forum Kemitraan BPJS Kesehatan, Bahas Penguatan Layanan JKN Tahun 2026    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Wali Kota Sawahlunto Hadiri Forum Kemitraan BPJS Kesehatan, Bahas Penguatan Layanan JKN Tahun 2026
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok beserta jajaran, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– BPJS Kesehatan Cabang Solok menyelenggarakan Pertemuan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan Kota Sawahlunto Tahun 2026 di Ruang Rapat Balai Kota Sawahlunto, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok beserta jajaran, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, 

di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Barenlitbangda), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Direktur RSUD Sawahlunto.

Forum kemitraan tersebut menjadi wadah evaluasi sekaligus koordinasi antara Pemerintah Kota Sawahlunto, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam pengelolaan kerja sama pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah agenda, antara lain pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas pelayanan, pelayanan prima bagi peserta JKN, serta penguatan sinergi antarinstansi dalam mendukung penyelenggaraan layanan kesehatan.

Melalui forum tersebut, diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas kesehatan dapat terus diperkuat guna mendukung akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan mudah bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah tersebut. (*) 

Pewarta: Marjafri

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Solok Resmikan Bedah Rumah Warga di Nagari Koto Hilalang     
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Solok Resmikan Bedah Rumah Warga di Nagari Koto Hilalang
Turut hadir para pejabat utama Polres Solok, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta warga sekitar dan keluarga penerima manfaat, Gusti Ayu. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Solok melaksanakan peresmian bedah rumah tidak layak huni sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kegiatan berlangsung aman dan lancar di Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Rabu (17/6) pukul 10.00 WIB.

Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K secara langsung memimpin acara tersebut. Turut hadir para pejabat utama Polres Solok, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta warga sekitar dan keluarga penerima manfaat, Gusti Ayu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan warga setempat, dilanjutkan dengan arahan Kapolres. Dalam sambutannya, AKBP Agung Pranajaya menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial Polri.

“Bantuan bedah rumah ini bukan sekadar perbaikan fisik tempat tinggal, melainkan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berharap hunian yang kini lebih layak, aman, dan sehat dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima,” ujar Kapolres.

Momen peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada Gusti Ayu. Setelah itu, rombongan meninjau langsung kondisi rumah yang telah selesai direnovasi.

Melalui kegiatan ini, tercapai sejumlah manfaat utama: tersedianya hunian layak bagi keluarga penerima, terjalinnya hubungan silaturahmi yang semakin erat antara Polri dan warga, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Seluruh rangkaian acara berjalan dalam suasana tertib, aman, dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polres Solok untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah hukumnya.(80)

Fraksi PDIP PPP DPRD Kota Padang Evaluasi Realisasi Belanja dan Penyerapan Anggaran    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Fraksi PDIP PPP DPRD Kota Padang Evaluasi Realisasi Belanja dan Penyerapan Anggaran
Ketua Fraksi PDI Perjuangan PPP Drs. Wismar Panjaitan, MP.d (PDI Perjungan) dan diserekrisi Indra Guswadi (PPP). (Foto kolase: By). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Fraksi PDI Perjuangan PPP mencatat bahwa realisasi belanja daerah mencapai 92,78 persen (rp2,82 triliun). 

Hal itu terungkap dalam rapat paripurna Ranperda kota Padang tentang
pertanggungjawaban pelaksanaan (APBD) kota Padang tahun anggaran 2025, Senin, 15 Juni 2026.

Fraksi yang diketuai Drs. Wismar Panjaitan, MP.d (PDI Perjungan) dan diserekrisi Indra Guswadi (PPP) menilai, meskipun angka ini cukup baik, fraksi memberikan catatan atas rendahnya realisasi belanja bantuan sosial (81,36 persen) dan belanja bunga (52,90 persen). 

Fraksi meminta Pemerintah Kota memberikan penjelasan atas rendahnya serapan tersebut dan memastikan bahwa manfaat belanja bantuan sosial benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. 

Fraksi juga mendorong agar realisasi belanja modal terus ditingkatkan demi percepatan pembangunan infrastruktur kota Padang.

Meski demikian, sebelumnya Fraksi PDI Perjungan dan PPP memberikan apresiasi atas capaian opini WTP ke-13 yang diraih Pemko Padang. 

"Capaian ini mencerminkan tata kelola keuangan daerah yang semakin baik. Kami mendorong agar capaian ini terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui penguatan sistem pengendalian intern, peningkatan kepatuhan perangkat daerah, serta ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan," katanya.

Fraksi PDI Perjuangan PPP juga mendorong agar seluruh rekomendasi BPK atas temuan pemeriksaan dapat ditindaklanjuti secara konsisten dan tepat waktu oleh seluruh perangkat daerah. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH. I., WU

Dahrul Idris ke Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Eka Sakti: Saya Minta Adek- adek Banyak Baca Buku    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Dahrul Idris ke Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Eka Sakti: Saya Minta Adek- adek Banyak Baca Buku
Dahrul Idris, S.STP, M.Si., Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat menerima kunjungan audiensi Dosen, Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Eka. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Dahrul Idris, S.STP, M.Si Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat menerima kunjungan audiensi Dosen, Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Eka Sakti di ruang khusus I DPRD Sumbar, Rabu, 17 Juni 2026.

"Kita sengaja menerima adek- adek untuk memberikan penjelasan dalam tugas dan wewenang DPRD," ujar Dahrul Idris.

Menurut Dahrul Idris, APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ) Provinsi Sumatera Barat dapat bersifat stimulus ketika digunakan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya beli masyarakat, dan menciptakan lapangan kerja.

"Pimpinan kita saat ini, memberikan dorongan kepada adek- adek mahasiswa- mahasiswi jadi pengusaha untuk membuka lapangan membuka lapangan kerja," ujar Dahrul Idris

Lanjut Dahrul Idris, kenaikan dolar tidak otomatis menurunkan daya beli seluruh masyarakat.

"Saya minta adek- adek banyak baca buku, adek- adek harus punya nilai. Adek- adek memiliki keterampilan dan karakter yang bagus," ujar Dahrul Idris 

Tampak acara audiensi berlangsung akrab dan  hangat, karena bertaburnya banyak pertamyaan dari mahasiswa dan mahasiswi soal kondisi sekarang ini. (*)

Enam Calon Ikuti Seleksi Perangkat Nagari Lubuktarok, Perebutkan Dua Jabatan Kepala Jorong    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Enam Calon Ikuti Seleksi Perangkat Nagari Lubuktarok, Perebutkan Dua Jabatan Kepala Jorong
Pemerintah Nagari Lubuktarok, melaksanakan seleksi calon perangkat nagari untuk mengisi jabatan Kepala Jorong Sungai Jodi dan Kepala Jorong Koto Tuo, Rabu (17/6/2026). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Nagari Lubuktarok, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, melaksanakan seleksi calon perangkat nagari untuk mengisi jabatan Kepala Jorong Sungai Jodi dan Kepala Jorong Koto Tuo, Rabu (17/6/2026).

Seleksi yang digelar di Kantor Wali Nagari Lubuktarok tersebut diikuti enam peserta dan dilaksanakan melalui tahapan ujian tertulis serta wawancara.

Untuk formasi Kepala Jorong Sungai Jodi, terdapat dua peserta yang mengikuti seleksi, yakni Oki Hidayatullah dan Pilko Yandra. Sementara formasi Kepala Jorong Koto Tuo diikuti empat peserta, yaitu Rio Wandika Putra, Liswat Candra, Ferdi Irwanto, dan Muhammad Ikbal.

Pelaksanaan seleksi tersebut dilakukan untuk mengisi jabatan kepala jorong yang sebelumnya ditinggalkan pejabat lama karena memasuki masa purnabakti.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Sekretaris Panitia sekaligus Sekretaris Nagari Lubuktarok, Eki Noviandra, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wali Nagari Lubuktarok, Zuriatman.

Dalam sambutannya, Zuriatman menyampaikan bahwa proses seleksi sepenuhnya diserahkan kepada panitia pelaksana dan tim penguji.

"Kami tidak melakukan intervensi. Seluruh proses kami serahkan kepada panitia dan tim penguji dari kecamatan serta Ketua Forum Pelayanan Publik Kabupaten Sijunjung," ujarnya.

Camat Lubuktarok yang diwakili Kasi Pemerintahan Mulyadi, S.H., bersama Okta Sari Heppy Putri, S.Tr.IP., menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian tertulis dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua Forum Pelayanan Publik Kabupaten Sijunjung, Saptarius, mengapresiasi pelaksanaan seleksi perangkat nagari tersebut. Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan kegiatan juga dipantau oleh unsur kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Nagari Lubuktarok Bripka Jaka Prawira Sadil.

Seleksi calon kepala jorong tersebut turut dihadiri panitia pelaksana yang dipimpin Firman Bgd Tan Ame selaku ketua, didampingi Sekretaris Eki Noviandra, serta anggota panitia Alki Yusnedi, Asti Netti, Randi Saputra, dan Efrianto.

Rangkaian kegiatan berlangsung di Kantor Wali Nagari Lubuktarok hingga selesai dengan pelaksanaan ujian tertulis dan wawancara bagi seluruh peserta seleksi. (*) 

Pewarta: marjafri

Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang Sorot Peningkatan Silpa dan Posisi Keuangan Daerah    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang Sorot Peningkatan Silpa dan Posisi Keuangan Daerah
Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang yang diketuai Wahyu Hidayat dan sekretaris Delma Putra menyorot kenaikan SiLPA Tahun 2025 sebesar 157,48 miliar Rupiah. (Foto kalase: By). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang menyorot peningkatan silpa dan posisi keuangan daerah Kota Padang. 

Hal itu terungkap dari penyampaian juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang pada rapat paripurna terhadap 
Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Senin, 15 Juni 2026.

Salah satu temuan paling mencolok bagi Fraksi Gerindra yang diketuai Wahyu Hidayat dan sekretaris Delma Putra itu, adalah kenaikan SiLPA Tahun 2025 sebesar 157,48 miliar Rupiah, naik 15,79% dibanding SiLPA 2024 (136,00 miliar Rupiah). 

Bagi Fraksi Gerindra, SiLPA yang terus meningkat bukanlah tanda keberhasilan penghematan, melainkan indikasi ketidakakuratan perencanaan. 

Uang sebesar 157 miliar Rupiah, yang mengendap sepanjang tahun 2025 adalah peluang yang terlewat untuk memperbaiki fasilitas pendidikan, kesehatan, atau bantuan langsung tunai. 

"Kami meminta BPKA dan Bappeda menyajikan root cause analysis mengapa SiLPA membengkak, agar 
penyusunan APBD tahun depan lebih presisi," tegas Fraksi Gerindra. 

Dari sisi Neraca, kata Fraksi Gerindra, terdapat akumulasi penyusutan mencapai 3,97 triliun Rupiah, tantangan terbesar ke depan yang perlu jadi perhatian adalah pemeliharaan aset. 

"Jangan sampai jalan rusak 
atau Gedung pemerintah kusam karena anggaran pemeliharaan 
tidak memadai."

Dari sisi Laporan Operasional, lanjut Fraksi Gerindra, Pemkot Padang mencatat Surplus 
Operasional sebesar 286,66 miliar Rupiah, Ini indikator sehat bahwa pendapatan rutin mampu menutupi beban rutin. 

"Surplus ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan cadangan fiskal atau inovasi pelayanan publik, bukan sekadar menjadi angka statistik," katanya. (*)

Editor: Zamri Yahya, SH. I., WU

MBG Harus Mampu Menggerakkan Perekonomian Masyarakat, Simak Penjelasan Wako Padang Fadly Amran    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

MBG Harus Mampu Menggerakkan Perekonomian Masyarakat, Simak Penjelasan Wako Padang Fadly Amran
Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan Balai Kota Aie Pacah, Rabu (17/6/2026).

Rapat evaluasi ini menjadi forum koordinasi untuk memperkuat kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus memastikan keberlanjutan program prioritas nasional tersebut berjalan lancar di Kota Padang.

Fadly Amran menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya, tetapi juga harus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha dan produsen lokal dalam rantai pasok pangan.

Menurutnya, keberhasilan program tidak semata ditentukan oleh operasional dapur, melainkan juga didukung sistem pendataan yang akurat, mulai dari kebutuhan masing-masing SPPG, ketersediaan bahan baku, hingga pola distribusi dan respons masyarakat terhadap program tersebut.

Fadly Amran juga mendorong seluruh SPPG di Kota Padang mempersiapkan diri menghadapi sistem penilaian atau grading dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia berharap seluruh dapur MBG harus mampu memenuhi standar terbaik dari aspek mutu layanan, kebersihan, keamanan pangan, hingga tata kelola operasional.

Selain itu, ia menekankan pentingnya standardisasi rantai pasok bahan baku agar pasar tradisional, UMKM, petani, nelayan, dan peternak lokal dapat menjadi bagian dari ekosistem pemasok pangan yang memenuhi standar MBG, sehingga manfaat program dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Program MBG merupakan agenda besar negara. Karena itu, seluruh SPPG dan perangkat daerah harus saling mendukung untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak dan penerima manfaat lainnya melalui layanan yang berkualitas," tegas Fadly Amran.

Wali Kota Padang itu juga meminta Perumda Air Minum dan OPD terkait memastikan seluruh dapur SPPG memiliki akses air bersih yang memadai. Di samping itu, ia mengingatkan seluruh yayasan dan pengelola SPPG agar mematuhi ketentuan daerah terkait pembangunan gedung dan pemanfaatan lahan.

"Saya berharap pembangunan dan pengembangan SPPG berjalan sesuai aturan. Program prioritas tetap harus berjalan, namun keselamatan, ketertiban tata kota, dan kepatuhan terhadap regulasi tidak boleh diabaikan," tegasnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, yang juga Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Padang, menjelaskan bahwa evaluasi pelaksanaan MBG dilakukan secara rutin dan komprehensif setiap bulan guna memastikan seluruh aspek program berjalan optimal, mulai dari penyediaan bahan baku, operasional dapur, hingga pelayanan kepada penerima manfaat.

Saat ini sebanyak 72 SPPG telah beroperasi di Kota Padang atau sekitar 75 persen dari target 96 SPPG. Pemerintah Kota Padang menargetkan kekurangan 24 SPPG dapat terpenuhi dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

"Kita terus mengawal kualitas pelaksanaan MBG. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, seluruh SPPG di Kota Padang harus menjadi yang terbaik, sejalan dengan semangat Program Unggulan (Progul) Padang Juara," pungkas Alfiadi.

Hingga saat ini, pelaksanaan MBG di Kota Padang juga tercatat berjalan relatif baik. (Prokompin) 

Wako Padang Fadly Amran Apresiasi Seluruh Petugas Sensus    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Wako Padang Fadly Amran Apresiasi Seluruh Petugas Sensus
Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu 17 Juni 2026.

Fadly Amran menegaskan bahwa data yang akurat merupakan pondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program, tetapi juga oleh kualitas perencanaan yang didukung data yang valid dan terpercaya.

Fadly Amran menjelaskan, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi, mulai dari stimulus ekonomi, perizinan usaha, pengembangan UMKM, hingga program-program pemberdayaan masyarakat.

"Saya selalu meyakini bahwa 50 persen keberhasilan ditentukan oleh perencanaan, dan 50 persen lainnya oleh aksi. Dalam perencanaan, komponen terbesar adalah data. Karena itu, SE 2026 ini memiliki peran yang sangat penting untuk menghadirkan data ekonomi masyarakat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya. 

Fadly Amran juga menekankan pentingnya peran petugas sensus sebagai garda terdepan dalam mengumpulkan data. Untuk itu, ia mengingatkan seluruh petugas agar memahami metode pendataan dengan baik, bekerja secara teliti, serta tidak menganggap remeh setiap proses pengumpulan data di lapangan.

"Kami mengapresiasi seluruh petugas sensus yang telah bersedia mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya demi mensukseskan pelaksanaan SE 2026. Kami berharap SE ini menghasilkan data yang berkualitas sehingga mampu mendukung pembangunan ekonomi Kota Padang," cakapnya. 

Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti menyampaikan, pelaksanaan SE berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang. Sebanyak 608 petugas mitra sensus diterjunkan dalam pelaksanaan kegiatan ini, dan didukung oleh 42 personel dari BPS Kota Padang.

Dessi Pebriyanti menambahkan, dalam pendataan, petugas akan mengumpulkan berbagai informasi terkait kegiatan usaha, antara lain jenis usaha, produksi atau output usaha, omzet, jumlah tenaga kerja, serta berbagai karakteristik usaha lainnya. Pendataan juga mencakup kegiatan ekonomi usaha rumahan, termasuk usaha berbasis digital.

"Kami memiliki slogan "TIR", yaitu Terima petugas, Isi atau jawab pertanyaan dengan benar dan jujur, serta Rahasia. Kami menghimbau masyarakat untuk menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur," ujarnya. 

Pada kesempatan itu hadir, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, Pimpinan OPD dan camat di lingkungan Pemerintah Kota Padang dan Tim petugas SE dari 11 kecamatan se-Kota Padang. (Prokompin)

F-PAN DPRD Kota Padang Sorot Temuan BPK RI di Bagian Hukum, Walikota Diminta Lakukan Pembinaan    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

F-PAN DPRD Kota Padang Sorot Temuan BPK RI di Bagian Hukum, Walikota Diminta Lakukan Pembinaan
Juru bicara Fraksi PAN yang juga merangkap sekretaris fraksi, Usmardi Thareb menyampaikan suara lantang F-PAN itu. (Foto: By)? 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pada rapat paripurna DPRD kota Padang, Senin, 15 Juni 2026 lalu, Fraksi Partai Amanat Nasinal (PAN) bersuara lantang. 

Salah satu yang disorot adalah temuan BPK RI di Bagian Hukum kota Padang. Temuan itu sebesar Rp10.423.762,06.

Ketua Fraksi Partai Amant Nasional Rustam Effendi melalui Juru bicara Fraksi PAN yang juga merangkap sekretaris fraksi, Usmardi Thareb menyampaikan suara lantang F-PAN itu. 

"Masih terkait dengan Bagian Hukum, adanya temuan BPK sebesar Rp10.423.762,06, yang mencakup personal di Bagian Hukum yang menerima upah pungut atau mendapat insentif 
dari Bapenda," tegasnya.

Temuan tersebut di Bagian Hukum itu dalam kapasitas sebagai panitia OPD 
penerima PAD.

"Ini memperlihatkan personal di Bagian Hukum, tidak memahami secara utuh regulasi yang mengatur soal ini," cakapnya.

Oleh karena itu, Fraksi PAN meminta kepada Walikota sebagai pejabat pembina kepegawaian untuk melakukan pembinaan yang lebih terpokus kepada semua ASN, agar ke depan tidak terjadi hal serupa. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH. i., WU

Muharam 1448 H Jadi Momentum Introspeksi, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Tingkatkan Ibadah dan Evaluasi Diri    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Muharam 1448 H Jadi Momentum Introspeksi, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Tingkatkan Ibadah dan Evaluasi Diri
Ketua DPRD Sumatera Barat Ustad Drs. H. Muhidi, MM., mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat keimanan. (Foto: Mustafa). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua DPRD Sumatera Barat Ustad Drs. H. Muhidi, MM., mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan amal ibadah, serta melakukan evaluasi diri demi meraih kesuksesan dunia dan akhirat.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan menyambut Tahun Baru Islam di Masjid Darul Amal, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Selasa (16/6/2026).

Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan dan menjauhi segala bentuk perbuatan dosa.

Menurutnya, salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan pada bulan Muharam adalah berpuasa, khususnya pada Hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharam. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa pada hari tersebut sebagai bentuk syukur atas keselamatan yang diberikan Allah SWT kepada Bani Israil dari kejaran musuh mereka.

“Puasa Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar. Bagi yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan, Allah SWT menjanjikan penghapusan dosa-dosa selama satu tahun yang telah lalu,” ujarnya.

Selain mengajak masyarakat menghidupkan amalan-amalan sunnah, Ketua DPRD Sumbar juga menekankan pentingnya melakukan muhasabah atau introspeksi diri di awal tahun hijriah. Menurutnya, setiap individu perlu mengevaluasi perjalanan hidup yang telah dilalui, baik dalam urusan pekerjaan, ibadah, maupun kontribusi kepada sesama.

"Memasuki tahun baru Islam harus menjadi titik awal untuk memperbaiki kualitas diri dan memperkuat komitmen dalam menjalankan ajaran agama. Salah satu indikator penting dalam kehidupan seorang muslim, katanya, adalah kualitas salat yang dijalankan.

Dijelaskannya, salat merupakan bukti keimanan dan ketauhidan manusia kepada Allah SWT. Jika ingin meraih kemuliaan hidup, maka jagalah salat lima waktu dan lengkapi dengan ibadah-ibadah sunnah seperti salat tahajud.

Ia menambahkan, salat yang dilakukan dengan khusyuk tidak hanya mendekatkan seseorang kepada Allah SWT, tetapi juga membentuk akhlak yang mulia dan karakter yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

"Momentum Muharam 1448 Hijriah, diharapkan agar semakin bersemangat memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Dengan demikian, cita-cita meraih keberhasilan di dunia sekaligus kebahagiaan di akhirat dapat terwujud," ujarnya. (*)

P3K Sedot APBD Kota Padang Rp250 M, Ini Kata Mastilizal Aye    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

P3K Sedot APBD Kota Padang Rp250 M, Ini Kata Mastilizal Aye
Wakil Ketua DPRD kota Padang Mastilizal Aye ketika dikonfirmasi awak media terkait P3K atau PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), Senin, 15 Juni 2026. (Foto: ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- P3K atau PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) berhasil menyedot anggaran APBD kota Padang sekitar Rp250 M. Apatah lagi pemerintah pusat seakan lepas tangan terhadap pembayaran gaji P3K.

"Sebanarnya untuk P3K, seluruh Indonesia mengeluhkan masalah. Karena di awalnya dulu, P3K ini dibayarkan pusat, tapi setelah mereka diangkat, untuk tahun selanjutnya kan dibayarkan daerah untuk pembayaran gaji, tunjangan dan segala macamnya," ujar Wakil Ketua DPRD kota Padang Mastilizal Aye ketika dikonfirmasi awak media, Senin, 15 Juni 2026.

Akibatnya, dengan menyedot anggaran APBD tersebut, jelas memberatkan tidak hanya bagi APBD Kota Padang, tetapi kabupaten/kota seluruh Indonesia. 

"Itu jelas meberatkan APBD kota/kabupaten se Indonesia. Kemaren ada wacana, beberapa kepala daerah, bagaimana pusat bisa membayarkan gaji P3K itu, dan itu kita dukung bersama-sama," cakapnya. 

Yang jelas, kata Aye, APBD kota Padang pasti tersedot untuk anggaran itu. 

"Dimana kemaren kita mengangkat P3K sekitar 4.800 orang. Dikalikan 14 bulan, dikali gajinya, itu sudah lebih 250 Miliar. Itu angka untuk mengaji P3K. Itu akibatnya sekarang, dan itu sangat mengerus anggaran APBD kota Padang," ujarnya.

Aye berharap ada solusi cerdas dari Pemerintah Pusat, tak hanya membebankan anggaran ke daerah. 

"Kita minta ada solusinya dari pusat," tukuk politisi Gerindra ini. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH, I., WU

Sekdaprov Arry Yuswandi Lepas Keberangkatan Kontingen Sumbar Menuju Pesparawi Nasional XIV di Papua    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Sekdaprov Arry Yuswandi Lepas Keberangkatan Kontingen Sumbar Menuju Pesparawi Nasional XIV di Papua
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen tidak hanya membawa misi meraih prestasi. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) secara resmi melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan berlaga di Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen tidak hanya membawa misi meraih prestasi, tetapi juga menjadi representasi wajah Sumbar yang harmonis, inklusif, dan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.

Kegiatan pelepasan kontingen berlangsung di Istana Gubernuran Provinsi Sumbar, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar, Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sumbar, para pelatih, pendamping, serta seluruh anggota kontingen Pesparawi Sumbar.

Arry Yuswandi menyampaikan kegiatan Pesparawi merupakan agenda nasional yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni paduan suara, tetapi juga wadah memperkuat persaudaraan, toleransi, dan kebhinekaan di Indonesia.

“Keberangkatan kontingen Pesparawi Sumatera Barat membawa misi yang mulia, yaitu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional sekaligus menunjukkan bahwa Sumatera Barat adalah daerah yang menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, dan hidup dalam suasana yang harmonis,” ujar Arry.

Menurutnya, seluruh peserta yang akan bertanding di Manokwari merupakan duta daerah yang membawa nama baik masyarakat Sumbar. Karena itu, selain menampilkan kemampuan terbaik di bidang seni suara, para peserta juga diharapkan mampu menunjukkan karakter masyarakat Minangkabau yang santun, ramah, dan menghargai sesama.

Arry juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama berada di Papua Barat. Ia menekankan agar seluruh anggota kontingen menghormati adat istiadat setempat serta membangun persaudaraan dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Pegang teguh falsafah Minangkabau, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Hormati budaya masyarakat setempat dan jadilah duta Sumatera Barat yang mampu membangun persahabatan serta memperkuat persatuan bangsa,” katanya.

Selain itu, Sekda meminta seluruh anggota kontingen menjaga kondisi fisik dan mental selama perjalanan dan pelaksanaan kegiatan. Kekompakan tim, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan penampilan terbaik pada ajang nasional tersebut.

Ia berharap, kontingen Sumbar tidak hanya menargetkan capaian prestasi dalam ajang Pesparawi. Dedikasi, kerja keras, dan menampilkan kemampuan terbaik jauh lebih penting.

“Berikan penampilan terbaik dengan penuh semangat dan rasa bangga sebagai putra-putri Sumatera Barat. Ketika seluruh proses dijalani dengan sungguh-sungguh dan penuh dedikasi, insya Allah hasil terbaik akan mengikuti,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Arry turut menyampaikan apresiasi kepada LPPD Sumbar, para pelatih, pendamping, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan kontingen Pesparawi hingga siap mengikuti ajang nasional.

Kontingen Pesparawi Nasional XIV Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan berangkat menuju Manokwari, Papua Barat pada 17 Juni 2026 besok untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan perlombaan bersama kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. (adpsb/bud)

Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Peserta, Mentor, dan Operator Diimbau Lengkapi Tahapan Akhir    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Peserta, Mentor, dan Operator Diimbau Lengkapi Tahapan Akhir
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan) Kemnaker, Anwar Sanusi. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau seluruh peserta, mentor, dan operator penyelenggara magang untuk segera menyelesaikan seluruh tahapan akhir Program Magang Nasional (MagangHub) Batch III Angkatan I yang akan resmi ditutup pada 18 Juni 2026.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan) Kemnaker, Anwar Sanusi, mengatakan tahapan akhir program merupakan bagian penting yang harus diselesaikan secara tertib agar proses administrasi, penerbitan sertifikat, pencairan uang saku, dan pelaksanaan sertifikasi kompetensi dapat berjalan lancar.

"MagangHub Batch III Angkatan I telah memasuki fase akhir. Kami mengingatkan seluruh p eserta, mentor, dan operator penyelenggara magang untuk memastikan seluruh kewajiban program diselesaikan tepat waktu. Jangan sampai hak peserta, termasuk sertifikat dan pencairan uang saku, terkendala karena ada tahapan administrasi yang belum dipenuhi," kata Anwar Sanusi melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (16/6/2026).

Anwar menjelaskan, peserta diwajibkan melengkapi presensi terakhir, menyelesaikan laporan harian terakhir, serta mengisi kuesioner melalui sistem. Pengisian kuesioner menjadi salah satu persyaratan wajib dalam proses penyelesaian program dan pencairan uang saku tahap akhir.

Selain peserta, mentor dan operator penyelenggara magang juga memiliki peran penting dalam penyelesaian program. Mentor bertugas memberikan persetujuan atas presensi dan laporan peserta, melakukan penilaian, serta mengisi kuesioner.

Sementara itu, operator penyelenggara magang bertanggung jawab menyiapkan sertifikat peserta, menyampaikan laporan penempatan maupun se rtifikasi kompetensi apabila ada, serta melengkapi kuesioner operator.

Menurut Anwar, kelengkapan seluruh tahapan tersebut menjadi dasar dalam pengajuan tagihan uang saku bulan keenam. Persyaratan yang harus dipenuhi meliputi persetujuan presensi, rapor bulanan, nilai akhir peserta, serta kuesioner peserta, mentor, dan operator.

"Kami berharap seluruh pihak memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memastikan tidak ada tahapan yang terlewat. Penyelesaian administrasi yang tepat waktu akan membantu proses penutupan program berlangsung lebih cepat dan tertib," ujarnya.

Kemnaker menjadwalkan pencairan uang saku pada 17–18 Juni dan 22–23 Juni 2026. Adapun penutupan resmi MagangHub Batch III Angkatan I akan dilaksanakan pada 18 Juni 2026.

Anwar menambahkan, peserta yang berhasil menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat magang. Sementara itu, peserta yang tidak menyelesaikan program tetapi telah mengikuti magang sekurang-kurangnya tiga bulan akan memperoleh surat keterangan sesuai ketentuan program.

Setelah program berakhir, peserta yang lulus juga berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pendaftaran sertifikasi dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026, sedangkan pelaksanaannya pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026 di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BBPVP/BPVP Kemnaker dengan 15 skema sertifikasi yang tersedia.

Anwar berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan program hingga tuntas dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.

"Magang bukan sekadar memenuhi durasi belajar di tempat kerja, tetapi menjadi sarana untuk membangun kompetensi, etos kerja, dan kesiapan memasuki pasar kerja. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta menyelesaikan program ini dengan baik hingga tahap akhir agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal," pungkasnya. (*)

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Aylawati Sarwono Juara di Tokyo    
Rabu, Juni 17, 2026

On Rabu, Juni 17, 2026

Aylawati Sarwono Juara di Tokyo
Penari tango Indonesia, Aylawati Sarwono, bersama pasangannya Gary Pontillas Gatchalian. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di panggung internasional. Penari tango Indonesia, Aylawati Sarwono, bersama pasangannya Gary Pontillas Gatchalian, berhasil meraih gelar juara pertama pada kategori Senior Pista dalam ajang Asian Tango Championship 2026 yang berlangsung di Tokyo, Jepang.

Kompetisi bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Latina Japan di bawah pimpinan Mr. Honda Sang dan diikuti para penari dari berbagai negara Asia.

Kontingen Argentine Tango Indonesia yang tampil pada kejuaraan tersebut terdiri atas Aylawati Sarwono, Lucy Komala, Gary Pontillas Gatchalian, Sabina Yemima, Dilla Agnesia, Zacky, dan Bowo.

Rangkaian kompetisi meliputi babak kualifikasi, semifinal, hingga final yang mempertandingkan kategori Senior Pista, Pista Open, New Stars, Vals, dan Milonga.

Babak penyisihan digelar di Spiral Hall, Aoyama, Tokyo, pada Sabtu (13/6/2026), sedangkan babak semifinal dan final berlangsung di Sakura Hall, Shibuya, pada Minggu.

Pasangan Aylawati Sarwono dan Gary Pontillas Gatchalian tampil gemilang sepanjang kompetisi dan berhasil mengumpulkan nilai tertinggi pada klasemen Senior Pista, sekaligus mengantarkan keduanya menjadi juara pertama Asian Tango Championship 2026.

Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena pasangan asal Indonesia itu berhasil menempati posisi puncak, mengungguli para peserta dari negara lain.

Pasangan juara ini dibimbing oleh penggiat tango Indonesia, Lucy Komala, yang turut mendampingi kontingen selama berlangsungnya kompetisi.

Tidak hanya itu, prestasi Indonesia juga bertambah melalui penampilan Sabina Yemima yang sukses meraih gelar juara pertama pada kategori Jack & Jill.

Keberhasilan para penari Indonesia di Tokyo menjadi bukti bahwa komunitas Argentine Tango Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Prestasi yang diraih Aylawati Sarwono, Gary Pontillas Gatchalian, dan Sabina Yemima diharapkan dapat semakin memperkenalkan Indonesia dalam dunia tari tango internasional sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang seni dan budaya. (*)