HEADLINE
DPRD Dumai Pelajari Skema Bangun Guna Serah Pengelolaan Aset di Sawahlunto    
Jumat, Agustus 14, 2026

On Jumat, Agustus 14, 2026

DPRD Dumai Pelajari Skema Bangun Guna Serah Pengelolaan Aset di Sawahlunto
Kunjungan Komisi II DPRD Kota Dumai berlangsung di Ruang Rapat M. Yamin, Balai Kota Sawahlunto, Kamis (13/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Sawahlunto menerima kunjungan kerja Komisi II DPRD Kota Dumai untuk bertukar informasi mengenai pengelolaan aset daerah dan pelaksanaan kerja sama dengan pihak ketiga, khususnya melalui skema Bangun Guna Serah (BGS) atau Build-Operate-Transfer (BOT).

Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Rapat M. Yamin, Balai Kota Sawahlunto, Kamis (13/8/2026).

Rombongan Komisi II DPRD Kota Dumai diterima Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Sawahlunto bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Dinas PUPR yang diwakili Kepala Bidang Tata Ruang.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah aspek terkait kerja sama pemanfaatan aset daerah dengan pihak ketiga.

Pembahasan mencakup kerangka hukum, tahapan perencanaan, mekanisme pemilihan mitra kerja sama, hingga pengawasan terhadap pelaksanaan perjanjian BGS.

Melalui skema BGS, pihak ketiga melakukan pembangunan dan pengelolaan aset dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian sebelum aset tersebut diserahkan kembali kepada pemerintah daerah.

Pemerintah Kota Sawahlunto juga menyampaikan gambaran mengenai praktik pengelolaan aset melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang telah diterapkan di daerah tersebut. 

Pembahasan turut mencakup upaya menjaga keseimbangan antara kepentingan pemerintah daerah dan mitra usaha dalam pelaksanaan kerja sama.

Sementara itu, Komisi II DPRD Kota Dumai menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran dan referensi dalam mengoptimalkan pengelolaan aset daerah di Kota Dumai. Skema kerja sama dengan pihak ketiga dinilai perlu didukung tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi dan dilaksanakan secara tertutup. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara rombongan DPRD Kota Dumai dan jajaran Pemerintah Kota Sawahlunto.

Melalui pertukaran informasi tersebut, kedua daerah diharapkan dapat memperoleh referensi dalam meningkatkan tata kelola pengelolaan aset daerah serta memperkuat kerja sama antarpemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. (*) 

Pewarta: Marjafri

Sejarah Baru, Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Sumbar Angkatan Pertama Resmi Digelar    
Jumat, Agustus 14, 2026

On Jumat, Agustus 14, 2026

Sejarah Baru, Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Sumbar Angkatan Pertama Resmi Digelar
Kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian Angkatan Pertama dibuka secara resmi dan berlangsung di Kota Padang, pada tanggal 14–15 Agustus 2026. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
— Sebuah lembaran sejarah baru bagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Barat resmi terukir. 

Kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian Angkatan Pertama dibuka secara resmi dan berlangsung di Kota Padang, pada tanggal 14–15 Agustus 2026. 

Kegiatan perdana ini menjadi bukti nyata komitmen PWI Sumbar dalam membekali para anggotanya dengan pemahaman mendalam tentang seluk-beluk profesi jurnalistik sekaligus tata kelola keorganisasian yang baik.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh peserta yang datang dari berbagai daerah di seantero Sumatera Barat. Materi yang disampaikan dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai kode etik jurnalistik, peningkatan profesionalisme, hingga pemahaman menyeluruh tentang struktur, tugas, dan fungsi kelembagaan PWI.

Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Nafis, membuka kegiatan tersebut secara dalam jaringan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya secara langsung.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan dan Penyelesaian Perselisihan (DKP) PWI Sumatera Barat, Zul Efendi, menyampaikan bahwa PWI merupakan organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia. 

Berdiri sejak 9 Februari 1946, usianya kini telah melampaui 80 tahun — jauh sebelum masa Orde Baru lahir. Di sepanjang perjalanan panjang bangsa ini, bermunculan berbagai organisasi profesi lainnya.

Namun tetap saja, PWI adalah satu-satunya organisasi wartawan yang diakui secara resmi dalam undang-undang, dan bersama organisasi profesi lainnya menjadi bagian tak terpisahkan dari konstituen Dewan Pers.

Semetra itu, Sawir Pribadi Wakil Bidang Organisasi menyatakan bahwa pertemuan hari ini bukan sekadar rangkaian orientasi keanggotaan dan keterampilan dasar wartawan semata. 

Lebih dari itu, momen ini adalah sarana silaturahmi yang sangat berharga. Mengingat kita belum tentu saling mengenal satu per satu, kehadiran Bapak-Ibu sekalian di sini memungkinkan kita untuk saling bertegur sapa, berkomunikasi, dan mempererat ikatan persaudaraan.

“Kami menyadari, perjalanan menuju tempat ini tidaklah mudah bagi sebagian rekan-rekan. Ada yang datang dari Sijunjung dan daerah jauh lainnya yang membutuhkan perjuangan. Namun lihatlah, perjuangan itu berbuah manis: kita akhirnya dapat bertemu dalam satu wadah. Tanpa momen seperti ini, kiranya sangat sulit bagi kita untuk berkumpul. Bertemu sesama Ketua PWI saja sudah jarang, apalagi berkenalan dengan rekan-rekan yang sebagian besar belum sempat kami kenal,” ujarnya.

Sawir Pribadi juga menyampaikan bahwa materi lengkap telah dibagikan kepada seluruh peserta, sehingga penyampaian pada kesempatan ini hanya berfokus pada hal-hal pokok yang penting dipahami bersama. 

Ia juga menegaskan kedudukan PWI sebagai salah satu konstituen Dewan Pers, yang lahir pertama kali di Surakarta pada 9 Februari 1946, tepat enam bulan setelah Kemerdekaan Republik Indonesia, dan kini menjangkau keberadaannya hingga ke seluruh provinsi di Indonesia.

Senada dengan hal itu, Ketua PWI Kota Solok, Raunis Roni, menyampaikan harapan bahwa dengan digelarnya orientasi angkatan pertama ini, kelak akan lahir kader-kader wartawan yang tidak hanya andal dalam menulis dan meliput berita, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta peran strategis organisasi PWI dalam menjaga kemerdekaan pers dan kesejahteraan anggotanya.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal pembinaan berkelanjutan guna memastikan regenerasi insan pers di Sumatera Barat berjalan dengan terarah, berkualitas, dan senantiasa berlandaskan integritas yang tinggi.

Hadirnya dukungan berbagai media dan mitra kerja sama dalam kegiatan ini semakin memperkuat keyakinan bahwa angkatan pertama peserta orientasi ini kelak akan menjadi pelopor perubahan dan peningkatan kualitas jurnalistik di Bumi Minangkabau.(80)

Gubernur Resmikan Masjid Ahmad Karim SMKN 1 Bukittinggi, Perkuat Pendidikan Karakter dan Ketangguhan Bencana    
Jumat, Agustus 14, 2026

On Jumat, Agustus 14, 2026

Gubernur Resmikan Masjid Ahmad Karim SMKN 1 Bukittinggi, Perkuat Pendidikan Karakter dan Ketangguhan Bencana
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (kiri) di dampingi oleh CEO Putra Hospital Melaka Encik Mohd Zahiruddin (kanan) pemotongan pita tanda peresmian kantor kaloborasi medis Putra Hospital Melaka dan Universitas Fort De Kock , di halaman kantor pusat kaloborasi medis internasional Malaka-malaysia Universitas Fort De Kock Bukittinggi , Jum'at (14/8/2026). (Foto: Dok. Makopim/Adp). 

BENTENGSUMBAR.COM
— Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meresmikan Masjid Ahmad Karim SMK Negeri 1 Bukittinggi, Jumat (14/8/2026). Masjid tersebut dibangun melalui kolaborasi alumni, pihak sekolah, komite, donatur, dan masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan, pembinaan karakter, serta nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah.

Gubernur mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak yang telah mewujudkan pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, keberadaan masjid di sekolah bukan sekadar menyediakan sarana ibadah, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menghadirkan masjid ini,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, Masjid Ahmad Karim harus dihidupkan sebagai ruang pembelajaran dan pembentukan karakter. Selain salat berjamaah, masjid diharapkan menjadi tempat pembinaan akhlak, pengembangan ilmu, dialog, serta kegiatan sosial yang memperkuat keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai keislaman.

Menurut Mahyeldi, tantangan generasi muda semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan perubahan dunia kerja. Karena itu, kemampuan teknologi harus berjalan seimbang dengan integritas dan karakter.

“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas tapi juga memiliki integritas,” tegasnya.

Gubernur juga mengaitkan pendidikan karakter dengan kebutuhan membangun generasi yang tangguh menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana. Pengalaman Sumbar menghadapi bencana hidrometeorologi menjadi pembelajaran bahwa ketangguhan masyarakat tidak hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga melalui kesiapsiagaan, disiplin, kepedulian, dan solidaritas sejak dari lingkungan pendidikan.

“Alam takambang jadi guru. Setiap perkembangan zaman harus menjadi pelajaran, setiap perubahan harus menjadi peluang. Termasuk pengalaman kebencanaan yang kita hadapi, harus menjadi pembelajaran untuk membangun generasi yang lebih siap, peduli, dan tangguh,” katanya.

Kepada para siswa, Mahyeldi berpesan agar terus belajar, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memperkuat kemampuan bahasa asing dan kompetensi digital, serta membangun jiwa kewirausahaan. Namun, seluruh kemampuan tersebut harus tetap dibingkai dengan keimanan, salat, Al-Qur’an, akhlak, dan integritas. “Kuasailah ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi dalam waktu yang sama jangan pernah meninggalkan salat dan Al-Qur’an,” pesannya.

Menurut Gubernur, teknologi dapat mempercepat pekerjaan, tetapi akhlak menentukan arah penggunaannya. Pendidikan vokasi dapat membekali siswa dengan keterampilan teknis, namun kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan kemampuan bekerja sama harus dibangun sejak bangku sekolah. Karena itu, guru dan tenaga kependidikan diharapkan menjadi teladan dalam membangun budaya pendidikan karakter.

Ia berharap Masjid Ahmad Karim tidak hanya ramai saat peresmian, tetapi menjadi bagian dari budaya sekolah melalui salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, kajian ilmu, pembinaan akhlak, kegiatan sosial, hingga edukasi kebencanaan.

“Jadikanlah masjid ini bagian dari budaya sekolah. Jadikan salat berjamaah sebagai kebiasaan, membaca Al-Qur’an sebagai kebutuhan, kajian ilmu sebagai tradisi, dan masjid ini sebagai tempat pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gubernur secara resmi meresmikan penggunaan Masjid Ahmad Karim SMK Negeri 1 Bukittinggi. Ia berharap masjid tersebut memberikan manfaat bagi warga sekolah dan masyarakat sekaligus mendukung lahirnya generasi Sumatera Barat yang terampil menguasai teknologi, berakhlak mulia, berintegritas, peduli terhadap sesama, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana. (Adpsb/rmz/bud)

IKWI Sumbar Adakan Lomba Buat Teh Talua Lamak    
Jumat, Agustus 14, 2026

On Jumat, Agustus 14, 2026

IKWI Sumbar Adakan Lomba Buat Teh Talua Lamak
Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumatra Barat menggelar berbagai perlombaan menarik. (Foto Ilustrasi: Abie). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumatra Barat menggelar berbagai perlombaan menarik.

Kegiatan ini diadakan khusus untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Sabtu (15/8/2026).

Ketua IKWI Sumbar, Erlina Firdaus, Jumat (14/8/2026) di kantor PWI menyatakan, perayaan ini menjadi momentum penting.

Acara bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di antara seluruh anggota keluarga besar wartawan.

Seluruh rangkaian kegiatan meriah ini dijadwalkan berlangsung Sabtu, 15 Agustus 2026. 

Acara akan dimulai tepat pukul 08.00 WIB hingga selesai bertempat di pekarangan kantor PWI Sumbar.

Untuk membuka keseruan acara, panitia mengawali dengan Senam Pagi Sehat. 

Sesi olahraga bersama ini akan dipandu langsung oleh instruktur senam yang berpengalaman. 

Kemeriahan akan berlanjut dengan tiga lomba unik yang melibatkan kerja sama tim.

Perlombaan tersebut meliputi lomba membuat Teh Talua Lamak berpasangan, sambung lagu, dan goyang balon. 

Panitia juga telah menyiapkan beragam hadiah menarik untuk para pemenang.

Hadiah-hadiah ini disediakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus penambah motivasi dan keceriaan para peserta.

Bagi anggota yang hadir, panitia mengimbau untuk menyesuaikan pakaian dengan tema kemerdekaan. 

Peserta diharapkan mengenakan jilbab dan baju berwarna merah yang dipadukan bawahan putih.

Bagi lelaki menyesuaikan saja, kalau ada baju merah dan kombinasi putih rancak bana. (*)

HUT ke-81 RI Semarak dengan Olahraga Gembira, Wako: Kekompakan Kunci Keberhasilan    
Jumat, Agustus 14, 2026

On Jumat, Agustus 14, 2026

HUT ke-81 RI Semarak dengan Olahraga Gembira, Wako: Kekompakan Kunci Keberhasilan
Suasana penuh keceriaan dan semangat kebersamaan menyelimuti Gelanggang Olahraga Alimin Sinapa, Jumat (14/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Suasana penuh keceriaan dan semangat kebersamaan menyelimuti Gelanggang Olahraga Alimin Sinapa, Jumat (14/8/2026).

Pemerintah Kota Solok menggelar kegiatan Olahraga Gembira sebagai salah satu rangkaian memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang diikuti oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah dan Badan Usaha Milik Daerah se-Kota Solok.

Kehadiran Wali Kota Solok turut menyemarakkan kegiatan tersebut, sekaligus menjadi wujud dukungan penuh pemerintah daerah terhadap aktivitas yang mengedepankan semangat kekompakan, kegembiraan, dan kebersamaan.

Olahraga Gembira ini bukan sekadar ajang menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, melainkan sarana yang berharga untuk mempererat silaturahmi serta membangun kekompakan antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kota Solok dan BUMD.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme luar biasa yang ditunjukkan seluruh peserta. 

Beliau menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara seremonial semata, melainkan juga melalui pola hidup sehat, kebersamaan, serta semangat gotong royong yang nyata.

“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal yang positif. Salah satunya melalui kegiatan seperti ini, yang tidak hanya menjaga kesehatan kita bersama, tetapi juga semakin mempererat kebersamaan dan kekompakan kita sebagai satu keluarga besar Pemerintah Kota Solok,” ujar Wali Kota di hadapan para peserta.

Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai aktivitas olahraga yang dijalani secara bersama-sama. 

Suasana penuh tawa, keceriaan, dan semangat bekerja sama semakin menambah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Solok.(80)

Tonel Bahasa Tangsi Meriahkan HUT ke-81 RI di Stasiun Kereta Api Sawahlunto    
Jumat, Agustus 14, 2026

On Jumat, Agustus 14, 2026

Tonel Bahasa Tangsi Meriahkan HUT ke-81 RI di Stasiun Kereta Api Sawahlunto
Tonel Bahasa Tangsi merupakan salah satu tradisi lisan yang berkembang di masyarakat Sawahlunto. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto menggelar pertunjukan Tonel Bahasa Tangsi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Stasiun Kereta Api Kota Sawahlunto, Kamis (13/8/2026).

Pertunjukan budaya tersebut diikuti 16 grup yang berasal dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD), kelurahan, dan kecamatan se-Kota Sawahlunto.

Tonel Bahasa Tangsi merupakan salah satu tradisi lisan yang berkembang di masyarakat Sawahlunto. 

Kesenian tersebut menjadi bagian dari ekspresi budaya yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan pekerja tambang di Sawahlunto pada masa lalu.

Pemilihan kawasan Stasiun Kereta Api sebagai lokasi kegiatan sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan ekspresi seni dan budaya di ruang yang memiliki keterkaitan dengan sejarah Kota Sawahlunto. 

Kawasan tersebut merupakan bagian dari kawasan warisan dunia yang ditetapkan UNESCO.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing grup menampilkan pertunjukan Tonel Bahasa Tangsi dengan mengedepankan kekompakan dan kreativitas.

Penampilan peserta dinilai berdasarkan sejumlah aspek, antara lain kekompakan, penghayatan, kostum, serta kesesuaian pertunjukan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Bahasa Tangsi.

Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang menyaksikan pertunjukan secara langsung di kawasan Stasiun Kereta Api Sawahlunto. (*)

Pewarta: Marjafri

ParagonCorp Buka Scholarship Program 2026, Hadirkan Dua Jalur Beasiswa bagi Generasi Muda Indonesia    
Jumat, Agustus 14, 2026

On Jumat, Agustus 14, 2026

ParagonCorp Buka Scholarship Program 2026, Hadirkan Dua Jalur Beasiswa bagi Generasi Muda Indonesia
ParagonCorp kembali membuka pendaftaran ParagonCorp Scholarship Program (PSP) 2026, program beasiswa yang menjadi bagian dari komitmen ParagonCorp dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. (Foto: Eko). 

PSP Excellence dan PSP Elevate membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, kepemimpinan, dan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar

BENTENGSUMBAR.COM – ParagonCorp kembali membuka pendaftaran ParagonCorp Scholarship Program (PSP) 2026, program beasiswa yang menjadi bagian dari komitmen ParagonCorp dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Lebih dari sekadar dukungan finansial, PSP hadir untuk membuka akses pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, kepemimpinan, jejaring, dan pengalaman belajar.

Pada 2026, ParagonCorp Scholarship Program menghadirkan dua jalur beasiswa, yaitu PSP Excellence dan PSP Elevate, yang masing-masing ditujukan bagi mahasiswa dengan karakteristik dan kebutuhan yang berbeda.

PSP Excellence diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi yang memiliki semangat eksplorasi, kolaborasi, dan kepemimpinan, serta siap berkembang dan memberikan kontribusi strategis di lingkungan profesional. 

Sementara itu, PSP Elevate ditujukan bagi mahasiswa tangguh yang memiliki semangat untuk terus bertumbuh, mengembangkan potensi diri, serta menjadi pribadi yang mandiri, peduli, dan berdaya dalam menghadirkan perubahan positif bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.

“Kami percaya setiap anak muda memiliki potensi untuk tumbuh, berkarya, dan bermakna. Melalui ParagonCorp Scholarship Program, kami ingin membuka akses pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas mahasiswa agar mereka dapat berkembang, membangun jejaring, dan mempersiapkan diri menghadapi perjalanan profesional. Kami berharap pengalaman yang didapat melalui PSP dapat mendorong penerima beasiswa untuk menjadi pribadi yang sukses dalam perjalanannya sekaligus membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Suci Hendrina, Head of CSR ParagonCorp.

Dua Jalur Beasiswa dengan Fokus yang Berbeda

PSP Excellence terbuka bagi mahasiswa aktif semester 1 program Sarjana (S1) di perguruan tinggi di Indonesia. Pendaftar perlu memiliki rata-rata nilai rapor SMA minimal 88 atau nilai UTBK SNBT minimal 640, tidak sedang menerima beasiswa lain, serta aktif mengikuti organisasi, kompetisi, atau kegiatan pengembangan diri.

Selain capaian akademik dan aktivitas pengembangan diri, PSP Excellence juga ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki semangat intrapreneurship serta keinginan untuk berkontribusi melalui ide-ide inovatif di dunia profesional.

Sementara itu, PSP Elevate terbuka bagi mahasiswa aktif semester 1 program Diploma maupun Sarjana (D3/D4/S1) di perguruan tinggi di Indonesia. Pendaftar perlu memiliki rata-rata nilai rapor SMA minimal 80 atau nilai UTBK SNBT minimal 550, serta berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Pendaftar PSP Elevate juga tidak sedang menerima beasiswa lain, dengan pengecualian KIP Kuliah atau Beasiswa Unggulan, serta memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk berkontribusi dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Pendaftaran ParagonCorp Scholarship Program 2026 telah dibuka mulai 10 Agustus hingga 10 September 2026. Informasi mengenai persyaratan, dokumen yang perlu disiapkan, dan proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi ParagonCorp Scholarship Program.

Lebih dari Dukungan Pendidikan
PSP tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi penerima beasiswa untuk berkembang melalui berbagai program pengembangan diri, jejaring, dan pengalaman belajar.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu penerima beasiswa membangun karakter, memperluas perspektif, serta mengembangkan kapasitas kepemimpinan. Dampak dari pengalaman tersebut turut dirasakan oleh para penerima dan alumni PSP.

Dania Zahra Ayusti, PSP Excellence 2025 sekaligus Duta UI 2026, mengatakan bahwa PSP memberikan ruang baginya untuk mengembangkan potensi sekaligus menciptakan dampak.

“Lebih dari sekadar beasiswa, PSP menjadi ruang untuk bertumbuh, terhubung, dan menciptakan dampak. Di sini, aku bisa terus mengembangkan passion-ku terhadap ekonomi, storytelling, dan kebijakan publik, sekaligus belajar menciptakan manfaat bagi sekitar.”

Pengalaman serupa disampaikan Jeremy H. Mawuntu, mahasiswa Universitas Sam Ratulangi dan Grantee PSP Elevate 2025. Menurutnya, PSP menjadi ruang untuk memperluas cara pandang dan mendorongnya untuk mengubah rasa ingin tahu menjadi kontribusi nyata.

“PSP membuka saya pada pengetahuan, pengalaman, dan perspektif baru, serta mengajarkan saya mengubah rasa ingin tahu menjadi pemahaman dan tindakan yang penuh empati dan grit untuk menciptakan kontribusi nyata.”

Melalui ParagonCorp Scholarship Program 2026, ParagonCorp berharap dapat terus memperluas kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk tidak hanya menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga mengembangkan kapasitas, karakter, jejaring, dan keberanian untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Informasi Pendaftaran
Periode pendaftaran: 10 Agustus – 10 September 2026
Proses seleksi: September – November 2026
Tahapan seleksi: Administrative screening, assessment, dan interview
Pengumuman penerima: November 2026
Informasi dan pendaftaran: linktr.ee/ParagonCorpScholarshipProgram

(*)