HEADLINE
Wawako Maigus Nasir Apresiasi Penyelenggaraan SCF 2026, Berharap UMKM Padang Terus Naik Kelas    
Senin, Agustus 31, 2026

On Senin, Agustus 31, 2026

Wawako Maigus Nasir Apresiasi Penyelenggaraan SCF 2026, Berharap UMKM Padang Terus Naik Kelas
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi penyelenggaraan Sumbar Creative Economy Festival (SCF) 2026. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi penyelenggaraan Sumbar Creative Economy Festival (SCF) 2026 yang dinilai mampu membuka ruang promosi, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing pelaku UMKM. 

Menurutnya, penguatan ekonomi kreatif tersebut sejalan dengan salah satu Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota (Pemko) Padang, yaitu UMKM Naik Kelas.

Hal itu disampaikan Maigus Nasir saat menghadiri Closing Ceremony SCF 2026 di Grand Ballroom Pangeran Beach Hotel, Minggu (30/8/2026).

Hadir di kesempatan itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, Ketua BKOW Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, Ketua Dekranasda Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran, serta para istri unsur Forkopimda Kota Padang, serta Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Wahendra.

Maigus Nasir menilai SCF bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga mendorong UMKM berkembang melalui digitalisasi, perluasan pasar, akses pembiayaan, dan peningkatan kualitas produk.

“Melalui SCF, kita berharap UMKM Padang terus naik kelas, memperluas pasar, dan meningkatkan kualitas produk. Terima kasih kepada BI Perwakilan Sumbar, ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ekonomi daerah," ujarnya.

Maigus juga menyoroti tingginya transaksi UMKM selama pelaksanaan festival.
Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi pemicu bagi pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas pasar hingga ke tingkat nasional dan internasional.

“Saya tidak membayangkan acara yang luar biasa ini, UMKM ternyata juga bisa meraup transaksi hingga miliaran rupiah. Mudah-mudahan ini terus berkembang dan berkelanjutan," katanya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, menyebut SCF tahun ini berlangsung selama 28-30 Agustus 2026 dengan diikuti 84 UMKM dan brand mitra. Produk yang ditampilkan mencakup wastra, fashion, gastronomi, kopi, kerajinan, hingga produk berbasis green creative.

"Hingga hari kedua, tercatat 2.576 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp2,002 miliar, terdiri atas penjualan offline Rp665 juta dan online Rp1,337 miliar. Selain pameran, BI juga memfasilitasi business matching ekspor yang mempertemukan 21 UMKM dengan buyer, aggregator, dan mitra usaha, dengan potensi transaksi Rp490 juta," cakapnya.

Mohamad Abdul Majid Ikram menambahkan, event ini juga menghadirkan forum terkait ekspor, digitalisasi dan QRIS, pemasaran, pembiayaan, ekonomi syariah, serta pengembangan kapasitas pelaku usaha.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap festival ini yang menjadi platform kolaborasi sekaligus membuka akses pasar bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif Sumatera Barat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang sehingga UMKM Sumatera Barat semakin mampu menembus pasar nasional dan internasional," pungkasnya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Sukses Pertahankan Disertasi di Hadapan Tim Penguji, Erly Mulyani Sah Sandang Gelar Doktor Ilmu Manajemen    
Senin, Agustus 31, 2026

On Senin, Agustus 31, 2026

Sukses Pertahankan Disertasi di Hadapan Tim Penguji, Erly Mulyani Sah Sandang Gelar Doktor Ilmu Manajemen
Promovenda Erly Mulyani, SE, M.Si, Ak.Ca., resmi menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan Disertasinya di hadapan tim penguji. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Promovenda Erly Mulyani, SE, M.Si, Ak.Ca., resmi menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan Disertasinya di hadapan tim penguji dalam Sidang Disertasi Program Doktor Ilmu Manajemen (S3) Fakultas Ekonomi  dan Bisnis Universitas Negeri Padang (FEB UNP) Senin (31 Agustus 2026) di ruang sidang FEB UNP, Kampus air tawar Padang.

Erly istri dari Sonny Affandi, ST,  Pengurus Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sumbar ini Sukses mempertahankan Diaertasinya yang berjudul “Pengaruh Tata Kelola Perusahaan terhadap Pengungkapan Tanggungjawab Sosial: Peran Kinerja Keuangan dan Reputasi Perusahaan Sebagai Mediasi dan Kapabilitas Dinamis Sebagai Moderasi” di Hadapan Tim Penguji Internal dan eksternal yaitu Krismadinata Ph.D (Penyelia), Prof Perengki Susanto, SE, M.Sc, Ph.D (Ketua dan Penguji Internal), Prof Dr Yunia Wardi, Drs., M.Si.(Sekretaris dan Penguji Internal), Prof. Dr Yasri, MS (Penguji Internal) dengan Prof. Tafdil Husni, SE. MBA, Ph.D selaku Penguji Eksternal dari Universitas Andalas.

Dalam Hantaran Katanya, Erly menyampaikan terimakasih yang tulus atas pendampingan oleh Prof. Dr. Syamsul Amar B, M.S, (Promotor) dann Vidyarini Dwita, SE, MM, Ph.D (ko Promotor).

“Terima atas kesabaran, bimbingan dan kritikan serta arahan Bapak Ibu selama proses penyelesaian disertasi ini. Banyak pelajaran yang saya peroleh, bukan hanya tentang penelitian tetapi juga tentang ketekunan, dan tanggung jawab sebagai seorang Akademi,” ujar Erly yang juga dosen dan Kepala Labor Fakultas Ekonomi UNP.

Erly juga menyampaikan terima kasih Khusus kepada Dekan fakultas Ekonomi dan bisnis UNP yang telah memotivasi dan mendorongnya untuk melanjutkan studi Doktoral sehingga dapat menyelesaikannya dengan baik dan meraih gelar Doktor.

Bagi Erly menyelesaikan Pendidikan Doktor bukan hanya tentang menyelesaikan Disertasi, tapi tentang belajar bertahan, belajar menerima kritik, belajar memperbaiki diri serta belajar menghargai proses.

“Saya berharap Ilmu dan pengalaman yang saya peroleh selama Perjalanan ini tidak terhenti pada pencapaian gelar, semoga bermanfaat bagi mahasiswa, institusi, masyarakat, maupun bagi pengembangan ilmu Pengetahuan,” ungkap Erly yang pada kesempatan itu juga menyampaikan terima tak terhingga kepada kedua orang tua serta kepada semua pihak yang telah mendoakan serta mendukung proses penyelesaian Disertasinya.

Terkhusus kepada Suami tercinta Sonny Affandi yang menemani perjalanan panjang dengan kesabaran, pengertian dan dukungan. 

“Terimakasih telah menguatkan saya ketika saya merasa lelah dan mengingatkan saya untuk terus melangkah,” ujar Erly penuh haru.

Penyelia Krismadinata, Ph.D melalui Dekan Fakultas Ekonomi UNP berpesan pada Erly agar Selalu menjaga Integritas Akademik Serta menjaga nama baik Institusi dalam kehidupan sehari hari.

Sidang disertasi ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama Penguji dan undangan yang hadir. (Ms/ald)

Wali Kota Sawahlunto Lepas Kontingen TP-PKK Ikuti Jambore Tingkat Provinsi Sumbar    
Senin, Agustus 31, 2026

On Senin, Agustus 31, 2026

Wali Kota Sawahlunto Lepas Kontingen TP-PKK Ikuti Jambore Tingkat Provinsi Sumbar
Wali Kota Sawahlunto melepas kontingen Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sawahlunto. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Sawahlunto melepas kontingen Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sawahlunto yang akan mengikuti Jambore PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ke-XXII di Kota Bukittinggi.

Pelepasan kontingen berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto dan dihadiri Ketua TP-PKK Kota Sawahlunto, Wakil Ketua TP-PKK, jajaran pengurus PKK, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat, serta seluruh peserta yang akan mewakili Kota Sawahlunto.

Dalam arahannya, Wali Kota Sawahlunto meminta seluruh anggota kontingen menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan. 

Selain itu, peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas serta memanfaatkan jambore sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengetahuan, dan memperoleh pengalaman dari TP-PKK kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Sawahlunto menyampaikan bahwa keikutsertaan kontingen dalam Jambore PKK Tingkat Provinsi Sumbar ke-XXII merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Selama pelaksanaan jambore di Kota Bukittinggi, kontingen Kota Sawahlunto dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan, termasuk perlombaan, pameran, dan kegiatan edukatif.

Keikutsertaan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi jajaran TP-PKK Kota Sawahlunto untuk memperluas pengalaman sekaligus mengembangkan program-program PKK agar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pelepasan kontingen kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti rangkaian Jambore PKK Tingkat Provinsi Sumbar ke-XXII dengan baik dan membawa nama baik Kota Sawahlunto. (*)

Pewarta: Marjafri

Tak Menyangka Sakit Perut Berujung Rawat Inap, JKN Aktif Jadi Penyelamat Murnis    
Senin, Agustus 31, 2026

On Senin, Agustus 31, 2026

Tak Menyangka Sakit Perut Berujung Rawat Inap, JKN Aktif Jadi Penyelamat Murnis
Sakit perut yang awalnya dianggap keluhan biasa justru membawa Murnis, warga Kabupaten Tanah Datar, ke instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. M. Ali Hanafiah. (Foto: Hermiko).

BENTENGSUMBAR.COM
- Sakit perut yang awalnya dianggap keluhan biasa justru membawa Murnis, warga Kabupaten Tanah Datar, ke instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. M. Ali Hanafiah. Di tengah kondisi darurat tersebut, kepesertaan Program 
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang aktif menjadi penyelamat bagi Murnis karena biaya pelayanan kesehatannya dijamin sesuai ketentuan.

“Saya sudah beberapa hari mengalami perut kembung, diare dan nyeri perut. Melihat gejalanya semakin parah dan disertai demam tinggi, keluarga akhirnya membawa saya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujar Murnis.

Sesampainya di rumah sakit, Murnis menjalani pemeriksaan untuk mengetahui penyebab keluhan yang dideritanya. Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan laboratorium, rontgen thorax, hingga ultrasonografi (USG) pada bagian perut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penumpukan lemak yang cukup parah pada bagian perut. Dokter kemudian menyarankan Murnis menjalani rawat inap agar kondisinya dapat dipantau secara berkala.

“Setelah diperiksa dokter dan menjalani beberapa pemeriksaan, saya disarankan rawat inap untuk pemantauan. Awalnya saya tidak menyangka sakit perut seperti ini ternyata berujung dirawat inap,” kata Murnis.

Menurut Murnis, kondisi tersebut menjadi pengingat baginya untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat. Ia memahami bahwa pola makan yang kurang sehat dan kurangnya aktivitas 
fisik dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Selain menjalani perawatan, Murnis juga diminta mengonsumsi obat secara rutin selama beberapa bulan sesuai anjuran dokter. Beruntung, status kepesertaan JKN-nya tetap aktif sehingga ia tidak perlu menanggung sendiri biaya pelayanan kesehatan.

“Bersyukur saya sudah punya JKN dan statusnya aktif. Biaya perawatan saya mulai dari rawat inap dan obat-obatan dijamin penuh oleh BPJS Kesehatan. Jadi, saya bisa fokus menjalani 
pengobatan tanpa terlalu memikirkan biaya,” ungkap Murnis.

Menurut Murnis, menjaga status JKN tetap aktif sangat penting untuk mempersiapkan kondisi tak terduga, serta melindungi finansial keluarga akibat biaya pelayanan kesehatan yang besar.

“Mungkin masih banyak orang yang berpikir untuk mengurus atau bayar BPJS Kesehatannya saat sakit saja. Hal tersebut keliru karena risiko penyakit bisa menyerang kapan saja. Jika kita sudah menjadi peserta JKN aktif, maka tidak perlu khawatir soal biaya kesehatan dan pastinya pelayanan tidak akan terkendala,” tutur Murnis.

Murnis juga mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dan ramah dari petugas rumah sakit. Ia memahami bahwa pelayanan di IGD diberikan berdasarkan tingkat kegawatdaruratan kondisi pasien sehingga pasien dengan kondisi yang lebih membutuhkan pertolongan akan diprioritaskan.

“Mulai dari IGD hingga rawat inap, saya dilayani dengan baik dan ramah. Saya juga memahami bahwa di IGD ada prioritas berdasarkan kondisi kegawatdaruratan pasien. Yang 
saya rasakan, petugas tetap sigap memberikan pelayanan dengan optimal,” terang Murnis.

Pengalaman tersebut semakin lengkap dengan kemudahan layanan administrasi melalui Aplikasi Mobile JKN. Murnis rutin memanfaatkan fitur antrean online untuk mengambil nomor antrean berobat dari rumah sehingga dapat mengatur waktu sebelum datang ke fasilitas kesehatan.

“Fitur antrean online sangat membantu karena saya bisa mengambil antrean berobat dari rumah. Ada juga fitur kartu JKN digital, jadi ketika lupa membawa kartu fisik, saya tetap memiliki identitas kepesertaan secara digital. Menurut saya, ini sangat praktis,” jelas Murnis.

Ia juga mengapresiasi kemudahan akses layanan administrasi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta pemanfaatan dokumen digital yang menghilangkan kebutuhan 
membawa atau mencetak berkas fisik saat mengakses layanan JKN.

“Apresiasi juga untuk BPJS Kesehatan karena sudah memudahkan akses pelayanan berbasis NIK atau kartu keluarga digital. Kini, kami tidak perlu lagi membawa fotokopi berkas saat butuh layanan administrasi atau pelayanan kesehatan karena bisa menunjukkan identitas atau dokumen digitalnya saja,” tambah Murnis.

Murnis berharap kemudahan pelayanan JKN terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam semua aspek, mulai dari pemberian informasi hingga penanganan pengaduan peserta.

“Semoga mutu layanan JKN terus ditingkatkan dan masyarakat semakin memahami hak serta kewajibannya sebagai peserta JKN. Yang paling penting, jangan menunggu sakit untuk 
memikirkan jaminan kesehatan. Daftar dan pastikan JKN tetap aktif sekarang juga, karena kita tidak pernah tahu kapan membutuhkan pelayanan kesehatan,” tutup Murnis. (HM)

Pembukaan Turnamen Sepak Bola U-13 Piala Wali Kota Padang Tahun 2026    
Senin, Agustus 31, 2026

On Senin, Agustus 31, 2026

Pembukaan Turnamen Sepak Bola U-13 Piala Wali Kota Padang Tahun 2026
Wali Kota Padang, Fadly Amran, membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola U-13 Piala Wali Kota Padang Tahun 2026. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola U-13 Piala Wali Kota Padang Tahun 2026, di Lapangan Sepak Bola Kampung Pisang, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (30/8/2026).

Turnamen yang berlangsung hingga pertengahan September ini menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan talenta muda sepak bola Kota Padang. Sebanyak 24 tim dari berbagai wilayah di Kota Padang turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Fadly Amran mengatakan turnamen sepak bola ini sejalan dengan program Padang Balomba bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara. Menurutnya, kompetisi usia dini penting untuk memberi ruang bagi anak-anak mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang menuju jenjang sepak bola profesional.

“Turnamen ini menjadi wadah menjaring talenta muda berbakat yang ke depannya berpeluang bermain di klub profesional. Kami mengapresiasi Askot PSSI Kota Padang, KONI Kota Padang, dan Ketua DPRD Kota Padang yang terus mendukung berbagai kompetisi sepak bola," katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan aktivitas olahraga juga memiliki dampak positif terhadap pembentukan generasi muda. Menurutnya, semakin banyak remaja terlibat dalam kegiatan olahraga dan kompetisi positif, semakin besar pula peluang menekan kenakalan remaja di Kota Padang.

“Dengan aktif mengikuti berbagai turnamen olahraga, remaja Kota Padang diharapkan dapat menyalurkan energi secara positif sekaligus menekan tingkat kenakalan remaja," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Padang, Mastilizal Aye, menilai sepak bola memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Selain meningkatkan kemampuan teknis, pertandingan juga melatih anak untuk berpikir cepat, bekerja sama, dan mengambil keputusan dalam situasi yang dinamis.

“Pertandingan sepak bola ini dapat membentuk karakter anak-anak yang ikut bertanding, di mana kemampuan berpikir cepat dan kerja sama tim terbentuk dari pertandingan sepak bola," terangnya.

Mastilizal berharap turnamen tersebut dapat melahirkan pesepak bola muda yang mampu melanjutkan karier ke level profesional hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia. 

“Semoga anak-anak yang ikut bertanding pada turnamen ini nantinya dapat bermain di tim profesional dan juga tembus di Timnas Indonesia," ungkainya. 

Juga hadir di kesempatan itu Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, Ketua KONI Kota Padang, Erianto, serta Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama, dan Lurah Batipuh Panjang, Saputra Herianto. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Bupati Jon Firman Pandu Lepas Kontingen Jambore Kader PKK Kabupaten Solok: Bukan Sekadar Bertanding, Tapi Bentuk Kader Generasi Emas    
Senin, Agustus 31, 2026

On Senin, Agustus 31, 2026

Bupati Jon Firman Pandu Lepas Kontingen Jambore Kader PKK Kabupaten Solok: Bukan Sekadar Bertanding, Tapi Bentuk Kader Generasi Emas
Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., secara resmi melepas seluruh kontingen di Gedung Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok, Senin (31/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Semangat dan kebanggaan menyelimuti pelepasan Kontingen Jambore Kader PKK Berprestasi Kabupaten Solok yang akan mengikuti ajang bergengsi tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., secara resmi melepas seluruh kontingen di Gedung Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok, Senin (31/8/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Lian Octavia Candra, S.Pd., Pj. Sekretaris Daerah Masheri Yanda Boy, S.H., para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Solok, serta seluruh anggota kontingen.

Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu menyampaikan, keikutsertaan dalam jambore ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momen untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus memperkuat kekompakan, kolaborasi, dan sinergi antara TP-PKK, pemerintah daerah, kader, serta seluruh mitra PKK. 

“Tunjukkan kemampuan terbaik dan bawa nama baik Kabupaten Solok,” pesannya.

Dalam arahannya, Bupati Jon Firman Pandu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP-PKK, para kader, dan jajaran OPD yang telah bersinergi membantu pemerintah daerah dalam pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. 

Ia menekankan, kekompakan dan kerja sama tim adalah kunci utama meraih prestasi.

“Lakukanlah dengan semangat, riang, dan gembira. Berjuanglah untuk menghasilkan nilai yang baik dan berikan yang terbaik bagi Kabupaten Solok,” ujar Bupati.

Lebih dari itu, Bupati menegaskan peran PKK jauh melampaui kegiatan perlombaan. Lembaga ini memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah daerah menangani berbagai persoalan sosial — mulai dari penanganan penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, penguatan ketahanan keluarga, hingga persiapan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mempersiapkan generasi penerus. Siapa yang akan menggantikan kita nanti adalah generasi yang baik, siap menghadapi masa depan, dan mampu bersaing,” tegasnya.

Bupati juga meminta dukungan berkelanjutan dari seluruh jajaran pemerintahan — mulai camat, wali nagari, hingga TP-PKK tingkat bawah — agar program PKK semakin bermanfaat luas bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen terus mendukung berbagai inisiatif pemberdayaan keluarga.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., menekankan peran sentral perempuan dalam pembangunan, khususnya dalam membangun keluarga dan membentuk karakter generasi mendatang. 

“Kalau ibu-ibunya hebat, insyaallah keluarga, daerah, dan negara juga akan menjadi hebat,” ungkapnya. 

Ia berharap dukungan seluruh jajaran pemerintah daerah menjadi tambahan semangat bagi para kader untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik.

Mengakhiri kegiatan, Bupati secara resmi melepas seluruh kontingen untuk berangkat ke ajang provinsi.

“Selamat berjuang, selamat berlomba. Berikan yang terbaik untuk Kabupaten Solok dan masyarakat. Tetap semangat, kompak, dan laksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan gembira,” pesan Bupati mengakhiri acara.(80)

Sekdaprov Sumbar Berikan Penghargaan Kepada ASN Sekretariat Daerah Berprestasi    
Senin, Agustus 31, 2026

On Senin, Agustus 31, 2026

Sekdaprov Sumbar Berikan Penghargaan Kepada ASN Sekretariat Daerah Berprestasi
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi memberikan penghargaan kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumbar. (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi memberikan penghargaan kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumbar yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dan regional. Penghargaan tersebut diserahkannya saat apel pagi di lingkungan Setda Sumbar, Senin (31/8/2026).

Arry Yuswandi menyebut, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap ASN yang mampu mengharumkan nama daerah melalui prestasi. Diketahui, sebanyak 3 orang pegawai Setdaprov Sumbar, beberapa hari lalu berhasil meraih prestasi tingkat nasional dan regional di bidang keagamaan dan olahraga.

Salah satu penerima penghargaan adalah Yunia Safitri, S.Pd., M.Pd.E. dari Biro Administrasi Pimpinan, yang berhasil meraih Juara II Haflah Al-Qur’an pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Nasional ke-VIII di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada ajang yang sama, Kafilah MTQ Korpri Sumbar berhasil mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Capaian tersebut menjadi prestasi istimewa karena dari delapan kali pelaksanaan MTQ Korpri tingkat nasional, Sumbar telah tiga kali berturut-turut keluar sebagai juara umum.

“Alhamdulillah, kafilah MTQ Korpri Sumatera Barat kembali meraih juara umum untuk yang ketiga kalinya. Dari delapan kali pelaksanaan MTQ Korpri, tiga di antaranya berturut-turut juara umumnya adalah Sumatera Barat,” ujar Arry Yuswandi

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peserta, tetapi juga menunjukkan kontribusi dan kolaborasi ASN pemerintah daerah bersama instansi vertikal dalam mengharumkan nama Sumbar. Prestasi tersebut, kata Arry, harus dipertahankan sekaligus menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik.

Selain bidang keagamaan, prestasi juga diraih ASN Setdaprov Sumbar dalam bidang olahraga. Mereka meraih Juara I Turnamen Bulu Tangkis Antarinstansi se-Sumbar kategori beregu, atas capaian tersebut Sekda memberikan penghargaan kepada Buskas Richel dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa serta Dero dari Biro Administrasi Pimpinan.

Arry menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa ASN Sumbar memiliki potensi dan semangat berprestasi di berbagai bidang. Karena itu, ia berharap prestasi yang diraih dapat menjadi energi positif bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun di luar tugas kedinasan.

“Bapak Ibu, mari berikan selalu yang terbaik yang bisa kita berikan untuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini sebagai bagian dari kita sebagai pegawai Republik Indonesia, sebagai abdi masyarakat dan abdi negara,” katanya.

Arry juga menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kolaborasi seluruh jajaran. Untuk itu, ia meminta komunikasi antara pimpinan dan bawahan terus dibangun secara terbuka agar setiap persoalan dapat diselesaikan bersama.

“Kita bisa sukses, kita bisa berhasil karena kebersamaan kita. Tidak ada yang bisa berhasil sendiri,” tegasnya.

Di sisi lain, Arry mengingatkan seluruh ASN agar prestasi yang diraih tidak membuat pegawai melupakan tugas utama sebagai pelayan masyarakat. Ia menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai pertama Core Values ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan.

“Jangan biarkan ada masyarakat yang kecewa dengan pelayanan kita di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Jangan sampai ada yang tidak terlayani,” ujarnya.

Arry berharap penghargaan dan prestasi yang diraih para ASN tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pegawai lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kinerja, menjaga kebersamaan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan masyarakat. (adpsb/rmz/bud)