HEADLINE
Wako Pariaman Serahkan Bantuan Bagi Rumah Warga Tertimpa Pohon Tumbang    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Wako Pariaman Serahkan Bantuan Bagi Rumah Warga Tertimpa Pohon Tumbang
Wali Kota Pariaman Yota Balad ketika meninjau langsung ke beberapa tempat di Kota Pariaman, tempat terjadinya pohon tumbang ini, Selasa (4/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan bantuan untuk warga yang rumahnya rusak akibat tertimpa pohon tumbang, sebagai upaya meringankan beban ekonomi sekaligus membantu keberlangsungan pembangunan rumah yang rusak bagi korban bencana.

"Hari ini, kita hadir bukan hanya untuk menyalurkan bantuan dan santunan saja, tetapi juga  membawa kepedulian dan harapan baru bagi masyarakat yang terkena bencana di Kota Pariaman,” ujarnya ketika meninjau langsung ke beberapa tempat di Kota Pariaman, tempat terjadinya pohon tumbang ini, Selasa (4/8/2026).

Dirinya juga menambahkan, agar bantuan yang diberikan ini hendaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak, seperti mengganti material rumah yang rusak, baik seng dan bahan lainya, dan untuk rumah yang rusak berak yang ada di Kelurahan Lohong, pihaknya akan membantu dengan bedah rumah, sehingga rumah tersebut dapat dibangun kembali, ungkapnya.

“Bantuan sosial ini, merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi bencana maupun musibah lainnya, seperti kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah warga ini,” ungkapnya.

Lulusan STPDN ini juga mengingatkan agar warga setempat lebih berhati-hati, sebab kondisi cuaca yang sangat ekstrem akhir-akhir ini, seperti angin kencang yang dapat mengakibatkan pohon tumbang serta bencana longsor dan tingginya curah hujan yang dapat menyebabkan banjir.

“Kami berharap, bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk segera bangkit dan melanjutkan aktivitas sehari-hari. Dan kami berkomitmen, untuk selalu hadir ditengah masyarakat yang tertimpa bencana, bahwa mereka tidak sendiri, pemerintah hadir untuk mereka,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Pariaman ini juga tak pernah tinggal untuk memberikan mainan kepada anak-anak yang ditemui di lokasi yang dikunjungi, dimana hal ini disambut gembira oleh anak-anak dan warga sekitar yang menerima.

Curah hujan dan angin kencang yang melanda Kota Pariaman sejak minggu malam sampai saat ini, mengakibatkan beberapa rumah warga rusak karena tertimpa pohon yang tumbang. 

Ada beberapa titik pohon tumbang yang menimpa rumah atau usaha warga, mulai dari Kelurahan Lohong dan Kelurahan Pasir di Kecamatan Pariaman Tengah. Lalu di Desa Naras Hilir dan Dusun Sungkai Desa Sikapak Timur di Kecamatan Pariaman Utara.

Bantuan yang diberikan untuk warga ini, berupa uang santunan dari Baznas Kota Pariaman, yang besaranya tergantung kerusakan rumah. Untuk rumah yang rusak berat akan menerima 20 juta rupiah untuk bedah rumah, dan rusak ringan disesuaikan. 

Lalu dari Dinas Sosial bantuan kasur lipat, terpal, selimut, sembako (beras, telur ayam dan minyak goreng), dan 1 paket kebutuhan dasar (sabun, handuk dll) dan BPBD membuat tenda dan bantuan lainya untuk rumah yang rusak berat.

Rombongan Wako Pariaman ini juga dihadiri Anggota DPRD Life Iswar, Asisten I Setdako aPariaman Elfis Candra, BAZNAS Kota Pariaman, BPBD Kota Pariaman, Dinas Sosial Kota Pariaman dan beberapa kepala OPD yang turun langsung ke beberapa rumah yang dikunjungi. (J/at)

Wawako Maigus Nasir Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Kalawi    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Wawako Maigus Nasir Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Kalawi
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau rencana pembangunan Jembatan Kalawi. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau rencana pembangunan Jembatan Kalawi di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Rabu (5/8/2026).

Peninjauan ini merupakan rangkaian Reses Perseorangan Masa Sidang V Tahun Sidang 2026/2027 Zigo Rolanda. Selain meninjau lokasi Jembatan Kalawi, rombongan juga melihat rencana rehabilitasi Irigasi Gunung Nago, Daerah Irigasi Koto Tuo, serta SDN 10 Lambung Bukit di Kecamatan Pauh yang terdampak banjir pada Senin (3/8/2026).

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada Zigo Rolanda yang konsisten memperjuangkan kebutuhan infrastruktur Kota Padang di tingkat pusat. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan berbagai fasilitas umum yang rusak akibat bencana banjir besar pada akhir 2025.

"Melalui dukungan Bapak Zigo, kami berharap percepatan pembangunan pascabanjir dapat segera terealisasi, termasuk penanganan sembilan jembatan yang rusak, perbaikan jalan, normalisasi sungai, hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) yang lahannya telah disiapkan pemerintah," katanya. 

Maigus juga mengapresiasi masyarakat yang telah menghibahkan sebagian lahannya demi mendukung pembangunan Jembatan Kalawi. Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting agar proyek strategis tersebut dapat segera diwujudkan.

"Terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya. Jembatan ini sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat sekaligus menuju Kampus Universitas Andalas," ungkapnya. 

Sementara itu, Zigo Rolanda menegaskan pembangunan Jembatan Kalawi terus dikawal hingga memasuki tahap konstruksi. Proyek senilai sekitar Rp25,4 miliar tersebut menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur pascabanjir di Kota Padang.

"Pembangunan jembatan ini akan terus kami kawal sampai benar-benar terealisasi karena menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Sementara untuk rehabilitasi Irigasi Gunung Nago dan Irigasi Koto Tuo juga dijadwalkan mulai dikerjakan pada Agustus," tegasnya. 

Peninjauan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Iqra Chissa, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, serta sejumlah anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Tinjau Lokasi Terdampak Banjir, Gubernur Mahyeldi Instruksikan Pengerahan Alat Berat    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Tinjau Lokasi Terdampak Banjir, Gubernur Mahyeldi Instruksikan Pengerahan Alat Berat
Alat berat untuk memulihkan aliran Sungai yang sudah berubah jalur akibat derasnya arus, sehingga akses jalan yang sempat terputus dapat kembali difungsikan. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bergerak cepat melakukan peninjauan ke lokasi banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Padang. Salah satu titik lokasi terdampak yang dikunjungi Gubernur adalah kawasan Guo, RT 001/RW VI, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi memastikan Pemprov Sumbar melalui Dinas Bina Konstruksi dan Sumber Daya Air (PSDA) segera mengerahkan alat berat untuk memulihkan aliran Sungai yang sudah berubah jalur akibat derasnya arus, sehingga akses jalan yang sempat terputus dapat kembali difungsikan.

Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Mahyeldi melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang terdampak serta aliran sungai yang meluap hingga melintasi badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Hari ini kami turun langsung memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin. Dinas PSDA sudah saya instruksikan segera mengerahkan alat berat untuk mengembalikan aliran sungai ke jalur semula sehingga potensi banjir susulan dapat diminimalkan dan akses masyarakat segera pulih,” ujar Mahyeldi saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana di Kota Padang, Selasa (4/8/2026)

Selain pengerahan alat berat, Mahyeldi juga menginstruksikan seluruh OPD terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial telah diterjunkan ke lapangan untuk menangani dampak bencana, mendata kerusakan, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

“Saya sudah meminta seluruh OPD terkait bergerak cepat. Penanganan harus dilakukan secara terpadu agar masyarakat dapat segera mendapatkan bantuan dan dampak bencana tidak semakin meluas,” katanya.

Berdasarkan data sementara, terdapat sedikitnya 15 titik banjir di Kota Padang. Sementara itu, bencana serupa juga mulai terjadi di sejumlah daerah lain di Sumbar, termasuk Kabupaten Agam.

Mahyeldi mengatakan pemerintah akan terus memantau perkembangan cuaca menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan.

“Karena potensi hujan masih cukup tinggi, kami mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berada di bantaran sungai maupun kawasan rawan longsor,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi arus sungai atau genangan dengan debit air yang tinggi demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan.

“Apabila menemukan arus yang deras, jangan memaksakan diri menyeberang. Utamakan keselamatan dengan mencari tempat yang lebih aman sampai kondisi benar-benar memungkinkan,” tegasnya.

Meski banjir terjadi di sejumlah wilayah, Mahyeldi menjelaskan Pemprov Sumbar belum menetapkan status siaga darurat karena kondisi masih dapat ditangani melalui koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Saat ini yang paling penting adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan kebutuhan dasarnya terpenuhi secepatnya serta seluruh proses penanganan berjalan dengan baik,” katanya.

Di lokasi yang dikunjungi, sekitar 30 rumah dilaporkan terdampak banjir. Sebagian warga untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat sambil menunggu kondisi kembali normal.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Mahyeldi juga menyerahkan bantuan logistik berupa kasur, selimut, makanan siap saji, serta paket kebutuhan pokok yang terdiri atas beras, minyak goreng, dan sarden.

Pemprov Sumbar juga akan terus melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk memperoleh data akurat tentang dampak yang ditimbulkan, seperti jumlah kerusakan rumah, infrastruktur, dan fasilitas umum sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan dalam penanganan serta pemulihan pascabencana. (adpsb/cen/bud)

Dua Siswa Berprestasi SMPN 25 Padang Menuju O2SN Nasional, Ini Penjelasan Herry Susanto    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Dua Siswa Berprestasi SMPN 25 Padang Menuju O2SN Nasional, Ini Penjelasan Herry Susanto
Kedua siswa tersebut ialah Veodri Ugraha Marvi dari cabang olahraga pencak silat dan Cinta Early dari cabang olahraga renang. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dua siswa SMP Negeri 25 Padang kembali mengharumkan nama Kota Padang setelah berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026. Berkat keberhasilan menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Barat, keduanya akan membawa nama Kota Padang sekaligus mewakili Sumatera Barat pada ajang O2SN tingkat nasional.

Kedua siswa tersebut ialah Veodri Ugraha Marvi dari cabang olahraga pencak silat dan Cinta Early dari cabang olahraga renang. Prestasi yang mereka raih menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus Pemerintah Kota Padang dalam pembinaan generasi muda yang unggul di bidang olahraga.

Kepala SMP Negeri 25 Padang, Herry Susanto, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras para siswa, dukungan sekolah, keluarga, serta para pelatih yang selama ini membimbing mereka.

"Veodri berhasil menjadi juara pertama tingkat Provinsi Sumatera Barat pada cabang pencak silat, sedangkan Cinta Early menjadi yang terbaik pada O2SN cabang renang tingkat provinsi. Keduanya akan mewakili Sumatera Barat pada O2SN tingkat nasional," katamya, Rabu (5/8/2026).

Herry menjelaskan, SMP Negeri 25 Padang terus berkomitmen mengembangkan potensi peserta didik melalui 19 kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup bidang olahraga, akademik, seni, hingga penelitian. Menurutnya, sekolah berperan memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang, sementara pembinaan lanjutan dilakukan bersama klub masing-masing agar kemampuan mereka semakin terasah.

"Yang terpenting adalah anak-anak memiliki cita-cita tinggi, disiplin, dan semangat juang. Prestasi tidak datang dengan sendirinya, tetapi diraih melalui latihan yang sungguh-sungguh. Nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada seluruh siswa," tukuknya. 

Sementara itu, Veodri Ugraha Marvi mengaku bangga dapat membawa nama Kota Padang hingga ke tingkat nasional setelah meraih medali emas nomor jurus tunggal pencak silat pada O2SN tingkat Provinsi Sumatera Barat.

"Saya berlatih enam kali dalam seminggu sebagai persiapan menghadapi O2SN tingkat nasional pada September nanti. Terima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, terutama Bapak Kepala Sekolah, yang selalu memberikan dukungan," akunya. 

Prestasi tak kalah membanggakan juga ditorehkan Cinta Early. Siswi kelas IX.1 itu sukses meraih tujuh medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada Kejuaraan Daerah (Kejurda), serta empat medali emas dan empat medali perak pada Yuyong Series. Di ajang O2SN, ia juga berhasil menjadi juara di tingkat kota dan provinsi sehingga berhak melaju ke tingkat nasional.

"Untuk persiapan nasional, intensitas latihan saya ditingkatkan menjadi 15 kali dalam seminggu. Saya berterima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, Dinas Pendidikan, serta Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang telah memberikan dukungan kepada saya," cakapnya. 

Keberhasilan Veodri Ugraha Marvi dan Cinta Early menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di sekolah, yang didukung oleh Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Kini, keduanya diharapkan mampu menorehkan prestasi terbaik di tingkat nasional sekaligus membawa harum nama Kota Padang di pentas olahraga pelajar Indonesia. (*)

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
– Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat reformasi birokrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sumbar.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).

Rektor IPDN, Halilul Khairi mengatakan pihaknya menilai Mahyeldi berhasil menunjukkan kepemimpinan yang mampu menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan semakin dipercaya masyarakat melalui berbagai terobosan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tercermin dari kemampuan Pemprov Sumbar dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk penanganan kebencanaan yang membutuhkan kepemimpinan yang cepat, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Beliau telah menunjukkan kepemimpinan yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik. Karena itu, kami bangga mengangkat beliau sebagai Alumni Kehormatan IPDN,” ujar Halilul Khairi

Ia juga mengapresiasi kontribusi para alumni APDN, STPDN, dan IPDN yang saat ini mengemban berbagai jabatan strategis dan terus berkontribusi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemprov Sumbar.

Menanggapi penghargaan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa Kartika Pamong Praja Madya bukanlah penghargaan untuk dirinya semata, melainkan hasil kerja bersama seluruh aparatur pemerintah, pemerintah kabupaten dan kota, para alumni IPDN, serta dukungan masyarakat Sumbar.

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi. Ini adalah hasil kerja keras seluruh aparatur pemerintah, pemerintah kabupaten dan kota, para alumni IPDN, serta seluruh masyarakat Sumatera Barat. Karena itu, penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi dirinya dan Pemprov Sumbar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia menegaskan, keberhasilan pemerintah tidak diukur dari besarnya anggaran ataupun banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Aparatur adalah wajah negara. Tugasnya bukan sekadar menjalankan aturan, tetapi menghadirkan solusi, mendengar aspirasi masyarakat, serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkeadilan,” tegasnya.

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

Mahyeldi menambahkan, penghargaan tersebut sekaligus menjadi amanah bagi dirinya untuk terus memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus terus dijaga melalui kinerja yang nyata dan pelayanan yang semakin berkualitas.

Sebelum mengikuti prosesi penganugerahan, Mahyeldi juga memberikan pembekalan kepada Praja IPDN asal Sumbar. 

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para calon pamong membangun kepemimpinan yang berintegritas, profesional, serta menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai orientasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan di masa depan.

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb).

Prosesi penganugerahan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan IPDN beserta ribuan praja IPDN, Ketua IKAPTK Provinsi Sumbar Martias Wanto, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Jasman Rizal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zakri, bersama sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya menjadi pengakuan atas komitmen Gubernur Sumbar dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Penghargaan ini sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, serta mampu menjawab harapan masyarakat. (adpsb/bud)

Sambut Hari Jadi ke-357, Pemko Padang Apresiasi 12 Orang Tokoh Masyarakat, Ada Nama Widya Navies    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Sambut Hari Jadi ke-357, Pemko Padang Apresiasi 12 Orang Tokoh Masyarakat, Ada Nama Widya Navies
Ketua Persatuan Wartawan Sumatera Barat, Widya Navies termasuk salah satu tokoh yang mendapat undangan dari Pemerintah Kota Padang menghadiri perayaan Hari Jadi ke-357 Kota Padang 2026. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Momentum Hari Jadi ke-357 Kota Padang, tahun 2026, mengangkat tema Taste of Padang Experience 2026 Road to Gastronomy City. Beragam agenda dihidangkan untuk warga kota dan wisatawan dalam dan luar negeri.

Salah satu agenda yang diacara puncak, pada Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Jumat 7 Agustus 2026, pemberian penghargaan kepada 12 tokoh masyarakat yang telah memberikan kontribusi berarti untuk kemajuan kota.

Menurut Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Padang Amrizal Rengganis, di Kantor PWI Sumbar, Rabu (5/8), pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat Kota Padang merupakan apresiasi dari pemerintah kota kepada warganya yang telah memberikan kontribusi.

“Kali ini ada dua belas tokoh dari sebelas bidang berbeda yang diberikan penghargaan oleh Pemko Padang,” kata Amrizal.

Kehadiran Amrizal yang akrab disapa Rengga ke Kantor PWI Sumbar, sejalan dengan menyerahkan undangan kepada Widya Navies, Ketua PWI Sumbar.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Singgalang, termasuk satu dari 12 orang tokoh masyarakat yang akan menerima penghargaan dari Pemko Padang, berdasarkan Keputusan Walikota Padang 100.3.3.3/707/PDG/2026 tentang Tokoh Masyarakat Penerima Penghargaan dalam Rangka Hari Jadi Kota Padang ke 357 tahun 2026, Widya Navies menerima Penghargaan di Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi. 

Sosok yang memiliki sertifikasi Wartawan Utama, sudah malang-melintang di dunia jurnalistik.

Disaat dahsyatnya perkembangan komunikasi teknologi informasi saat ini, dirinya selalu mengawal agar tidak terlintas oleh kemajuan sehingga wartawan tetap dapat berkontribusi untuk daerah dan bangsa. 

Kehadiran Rengganis diterima Widya Navies, Firdaus Abie (Sekretaris PWI Sumbar) dan Rusdi Bais (Anggota DKP PWI Sumbar). (*)

Laporan: Firdaus Abie

Siapkan Kader Birokrasi Masa Depan, Gubernur Mahyeldi Tekankan Integritas hingga Transformasi Digital  Kepada Praja IPDN Asal Sumbar    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Siapkan Kader Birokrasi Masa Depan, Gubernur Mahyeldi Tekankan Integritas hingga Transformasi Digital  Kepada Praja IPDN Asal Sumbar
Mahyeldi saat memberikan pembekalan kepada Praja IPDN asal Sumbar di Aula Fakultas Politik Pemerintahan IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Sumbar mempersiapkan diri menjadi birokrat masa depan yang berintegritas, adaptif terhadap transformasi digital, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Menurutnya, tantangan pemerintahan ke depan hanya dapat dijawab oleh aparatur yang memiliki kompetensi, karakter kepemimpinan, serta kepercayaan masyarakat.

Mahyeldi menegaskan bahwa menjadi seorang pamong merupakan amanah besar yang menentukan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap praja harus mulai membangun kepemimpinan melalui rekam jejak, integritas, kompetensi, dan kepercayaan sejak masih berada di bangku pendidikan.

“Jabatan bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk mengabdi. Kepemimpinan tidak dibangun oleh jabatan, tetapi oleh integritas, kompetensi, serta rekam jejak,” ujar Mahyeldi saat memberikan pembekalan kepada Praja IPDN asal Sumbar di Aula Fakultas Politik Pemerintahan IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, birokrasi merupakan tulang punggung negara sehingga setiap aparatur harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberhasilan seorang ASN tidak diukur dari tingginya jabatan yang diraih, melainkan dari kualitas pelayanan publik dan dampak pembangunan yang dirasakan masyarakat.

Mahyeldi juga mengingatkan bahwa birokrasi saat ini tengah menghadapi tantangan yang tidak mudah. Aparatur dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memanfaatkan data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, efektif, dan berorientasi pada hasil.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Aparatur harus mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Namun yang paling menentukan tetaplah kepercayaan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, berbagai persoalan strategis seperti kemiskinan, stunting, pengangguran, hingga penanggulangan bencana hanya dapat diselesaikan melalui kolaborasi dan soliditas seluruh unsur pemerintahan. Oleh karena itu, seorang pemimpin harus mampu hadir di tengah masyarakat, cepat mengambil keputusan, dan bekerja secara kolaboratif.

“Sumatera Barat merupakan daerah yang memiliki karakteristik kebencanaan yang tinggi. Kita membutuhkan aparatur yang tanggap, adaptif, mampu bekerja di bawah tekanan, serta siap hadir melayani masyarakat dalam situasi apa pun,” ujarnya.

Mahyeldi juga mengajak para praja untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kepamongprajaan serta falsafah Tungku Tigo Sajarangan sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan memperkuat semangat pengabdian. Ia berharap para calon aparatur tersebut mampu meneladani kontribusi para tokoh bangsa asal Sumatera Barat, seperti Bung Hatta, yang telah memberikan sumbangsih besar bagi lahirnya Indonesia.

Mahyeldi juga mengingatkan seluruh Praja asal Sumbar akan pentingnya menjaga kejujuran, rendah hati, terbuka terhadap kritik, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap kebijakan.

“Indonesia Emas 2045 membutuhkan aparatur yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, dan mampu bekerja melampaui kepentingan pribadi maupun kelompok. Jadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai tujuan utama dalam setiap langkah yang kita ambil,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan IPDN, Budi Arwan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sumbar beserta rombongan. Menurutnya, audiensi tersebut menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap para praja yang sedang menempuh pendidikan di IPDN.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 75 Praja IPDN asal Sumatera Barat yang terdiri atas 34 Praja Pratama, 22 Praja Madya, dan 19 Praja Utama. Pertemuan tersebut berawal dari aspirasi praja yang menginginkan adanya silaturahmi dan perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat selama menjalani pendidikan di kampus kepamongprajaan tersebut.

Audiensi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan IPDN Budi Arwan, Ketua IKAPTK Sumbar Martias Wanto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar Ahmad Zakri, jajaran kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar, dosen, alumni APDN/STPDN/IPDN, pengurus Majelis Korps Praja (MKP).

Selain mempererat hubungan antara Pemprov Sumbar dengan keluarga besar IPDN, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat komitmen Pemprov Sumbar dalam menyiapkan kader-kader birokrasi yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. (adpsb/bud)