HEADLINE
Wawako Pariaman Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

Wawako Pariaman Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi hadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Pariaman, Rabu (1/7/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi hadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Pariaman, Rabu (1/7/2026). 

Upacara dipimpin Kapolres Pariaman, AKBP Andreanaldo Ademi dan dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pariaman, Ferry Ferdian Bagindo Putra, Kepala Dinas Perhubungan, Alfian dan Plt. Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Erigustian.

Wawako Mulyadi mengatakan  peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Pariaman dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pembangunan daerah.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Polri dalam menciptakan Kota Pariaman yang aman, kondusif, dan sejahtera”, ujarnya.

Ia juga menyampaikan di usia yang ke-80, Polri diharapkan terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-80, semoga Polri terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu hadir untuk negeri”, singkatnya mengakhiri.

Kapolres Pariaman, AKBP Andreanaldo Ademi, pada upacara peringatan Hari Bayangkhara ke-80 membacakan amanat Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dalam amanat Presiden tersebut menyatakan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan yang profesional, berintegritas dan humanis.

Menurutnya, Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  (R/at)

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumbar Tegaskan Sinergitas dan Pelayanan Berorientasi Masyarakat    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumbar Tegaskan Sinergitas dan Pelayanan Berorientasi Masyarakat
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lapangan Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat pada Rabu (1/7/2026). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lapangan Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat pada Rabu (1/7/2026). 

Peringatan tahun ini mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", yang menegaskan kembali komitmen kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumatera Barat Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara merupakan waktu yang sangat penting bagi seluruh insan kepolisian untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas yang telah diemban.

"Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah dan kebijakan Polri harus senada serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Komjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan para peserta upacara dan tamu undangan.

Komjen Pol Gatot mengakui bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin rumit dan dinamis. Mulai dari perkembangan teknologi informasi, maraknya kejahatan siber, peredaran gelap narkotika, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kejahatan transnasional, hingga potensi bencana alam dan dinamika sosial.

Untuk menghadapi hal tersebut, ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri. Keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang solid dengan berbagai pihak.

"Kami menyadari tantangan tugas kepolisian semakin kompleks. Oleh karena itu, Polri dituntut untuk terus beradaptasi dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan. Sinergi yang solid bersama TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga penegak hukum, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan media, dan seluruh komponen bangsa adalah kunci utama," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumbar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri. 

Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada seluruh personel Polda Sumbar dan jajaran, serta pengurus Bhayangkari atas loyalitas dan dukungannya.

Di akhir sambutannya, Jenderal bintang tiga tersebut mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini sebagai pemacu semangat dalam memperbaiki diri dan menghindari segala bentuk penyimpangan.

"Mari kita bersama-sama memperkokoh semangat pengabdian, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kami memohon doa, dukungan, kritik yang membangun, serta partisipasi aktif dari masyarakat Sumatera Barat. Dengan semangat kebersamaan, kami meyakini Polri akan senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, modern, dan terpercaya. Salam presisi!" pungkas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta. (*)

Sawahlunto Percepat Penanggulangan TBC, Capaian Cek Kesehatan Gratis Terbaik di Sumbar    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

Sawahlunto Percepat Penanggulangan TBC, Capaian Cek Kesehatan Gratis Terbaik di Sumbar
Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Ruang Rapat M. Yamin, Balai Kota Sawahlunto, Selasa (30/6/2026).

Rakor tersebut menjadi langkah memperkuat upaya pencegahan penyakit sekaligus meningkatkan cakupan layanan kesehatan masyarakat.

Rakor dibuka Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovandly Abdams, dan dihadiri Asisten II, kepala organisasi perangkat daerah terkait, camat, lurah, serta kepala desa se-Kota Sawahlunto.

Dalam arahannya, Sekda mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan beserta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis.

Berdasarkan capaian terbaru, Kota Sawahlunto mencatat tingkat partisipasi masyarakat tertinggi di Provinsi Sumatera Barat dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, serta partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Selain mengevaluasi pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, rakor juga membahas strategi percepatan penanggulangan tuberkulosis di Kota Sawahlunto. 

Pemerintah daerah menekankan pentingnya peran camat, lurah, dan kepala desa sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan TBC.

Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar melakukan skrining sejak dini, menjalani pengobatan secara tuntas bagi penderita, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan guna memutus rantai penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Pemerintah Kota Sawahlunto menargetkan penanggulangan TBC dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, sehingga angka penemuan kasus, keberhasilan pengobatan, dan kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat. (*) 

Pewarta: marjafri

Pekan Muharram II Desa Lunto Barat Resmi Dibuka, Perkuat Ukhuwah dan Pembinaan Generasi Muda    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

Pekan Muharram II Desa Lunto Barat Resmi Dibuka, Perkuat Ukhuwah dan Pembinaan Generasi Muda
Pemerintah Desa Lunto Barat, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, resmi membuka Pekan Muharram II pada Selasa (30/6/2026). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Desa Lunto Barat, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, resmi membuka Pekan Muharram II pada Selasa (30/6/2026). 

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan desa sejak 2025 itu digelar sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan keagamaan.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Camat Lembah Segar dan dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga yang memadati lokasi acara.

Pekan Muharram II akan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026. Berbagai perlombaan bernuansa Islami digelar untuk mendorong partisipasi anak-anak dan remaja sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Desa Lunto Barat.

Panitia menyiapkan tujuh cabang perlombaan, yakni Fashion Show Islami, Lomba Mewarnai, Puzzle Ayat Al-Qur'an, Nasyid, Adzan, Hafalan Doa Harian, dan Ranking 1 Keislaman. 

Seluruh perlombaan dirancang untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, serta menambah wawasan keislaman peserta sesuai kelompok usia.

Pemerintah Desa Lunto Barat berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan menyambut Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter bagi generasi muda agar tumbuh dengan akhlak yang baik, semangat belajar, serta kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

Melalui penyelenggaraan yang memasuki tahun kedua ini, Pekan Muharram diharapkan terus berkembang sebagai tradisi positif yang memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial di Desa Lunto Barat. (*) 

Pewarta: marjafri

Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sawahlunto Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sawahlunto Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Sawahlunto, Rabu (1/7/2026). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Sawahlunto, Rabu (1/7/2026).

Upacara dipimpin Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., yang diawali dengan pemeriksaan pasukan.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Rovandly Abdams, unsur pimpinan DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, para camat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 

Presiden menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" menjadi refleksi atas komitmen Polri selama delapan dekade dalam memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Presiden menegaskan, pengabdian tersebut harus diwujudkan melalui pelayanan yang sigap, profesional, tegas, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang responsif dan humanis," demikian amanat Presiden yang dibacakan Kapolres.

Dalam amanatnya, Presiden juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman kejahatan siber dan kejahatan transnasional, hingga ketidakpastian ekonomi dunia akibat berbagai konflik internasional. 

Kondisi tersebut, menurut Presiden, menuntut Polri terus meningkatkan kemampuan menjadi institusi yang adaptif, prediktif, dan profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri juga diharapkan berperan aktif mendukung berbagai program prioritas nasional, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi, mendukung swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung, memberantas penyalahgunaan narkotika, penyelundupan, dan judi daring, serta menjaga keamanan investasi dan proyek-proyek strategis nasional.

Presiden turut menekankan pentingnya penguatan reformasi kelembagaan Polri agar mampu menjawab meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan publik. 

Untuk itu, Presiden memberikan lima arahan kepada seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika global, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.

"Polri harus menjadi institusi yang profesional, transparan, akuntabel, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas," demikian amanat Presiden.

Usai upacara, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polres Sawahlunto untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*) 

Pewarta: marjafri

FISIP Unand Gelar Workshop Jurnalistik, Bahas Tantangan AI hingga Ancaman Disinformasi    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

FISIP Unand Gelar Workshop Jurnalistik, Bahas Tantangan AI hingga Ancaman Disinformasi
Diskusi jurnalistik yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) dengan tema "Artificial Intelligence for Journalism and Gender Sensitive Reporting", Rabu (1/7/2026). (Foto: Guspa) 

BENTENGSUMBAR.COM
– Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) membawa perubahan besar dalam dunia jurnalistik. 

Di balik berbagai kemudahan yang ditawarkan, pemanfaatan AI juga  jadi tantangan serius yang menuntut insan pers tetap berpegang pada etika profesi.

Itu mencuat diskusi jurnalistik yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) dengan tema "Artificial Intelligence for Journalism and Gender Sensitive Reporting", Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali mahasiswa dan jurnalis dengan keterampilan digital yang relevan di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Perkembangan IPTEK, khususnya hadirnya AI, membuat kemampuan digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki keterampilan sekaligus pemahaman yang baik dalam memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab," ujar Rinaldi, seorang narasumber.

Sementara itu, Dekan FISIP Universitas Andalas, Jendrius, menegaskan kampus terus mendorong pengembangan riset dan penguatan literasi media sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan. 

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah pengembangan program literasi media di kawasan Batang Barus, Kabupaten Solok.

Dalam sesi pemaparan materi, narasumber Rinaldi mengulas berbagai peluang sekaligus tantangan pemanfaatan AI dalam dunia jurnalistik. 

Menurutnya, teknologi AI dapat membantu proses kerja jurnalis, mulai dari pengolahan data hingga produksi konten, namun penggunaannya harus tetap berlandaskan kode etik jurnalistik.

Ia menjelaskan sejumlah persoalan etis yang perlu menjadi perhatian, seperti potensi bias dan diskriminasi algoritma, minimnya transparansi sistem AI, dampaknya terhadap lapangan pekerjaan, hingga persoalan hak cipta atas karya yang dihasilkan dengan bantuan teknologi tersebut.

Selain itu, Rinaldi juga mengingatkan pentingnya membedakan tiga bentuk penyimpangan informasi yang kerap muncul di ruang digital, yakni misinformasi, disinformasi, dan malinformasi, yang berpotensi menyesatkan publik apabila tidak diverifikasi secara cermat.

Untuk membantu proses verifikasi konten digital, peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah perangkat pendeteksi gambar berbasis AI, seperti Istitai AI Image Detector dan Wasit AI. Namun, menurutnya, penggunaan teknologi tersebut masih memiliki keterbatasan.

"Tantangan dalam mendeteksi konten hasil AI antara lain teknik manipulasi yang semakin canggih, keterbatasan data pelatihan, serta kemungkinan munculnya hasil false positive maupun false negative," jelasnya.

Rinaldi menekankan pentingnya memperkuat literasi digital di kalangan masyarakat serta membangun kolaborasi lintas disiplin ilmu agar pemanfaatan AI dapat dilakukan secara bijak, akurat, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika jurnalistik.

Melalui workshop ini, FISIP Universitas Andalas berharap peserta tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi jurnalis yang adaptif, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghasilkan informasi yang akurat serta sensitif terhadap isu-isu gender. (gp)

Gubernur Mahyeldi: Hari Bhayangkara Momentum Perkuat Sinergi Polri dan Pemda untuk Masyarakat    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

Gubernur Mahyeldi: Hari Bhayangkara Momentum Perkuat Sinergi Polri dan Pemda untuk Masyarakat
Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” di Halaman Istana Gubernuran, Rabu (1/7/2026). (Adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” di Halaman Istana Gubernuran, Rabu (1/7/2026). 

Gubernur Mahyeldi menilai momentum tersebut sebagai ajang memperkuat sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan Kapolda Sumbar Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

Usai upacara, Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. 

Ia berharap Polri terus menjadi institusi yang semakin profesional, dipercaya masyarakat, serta senantiasa bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Semoga Polri terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu Kapolda Sumbar,  Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta mengatakan Hari Bhayangkara merupakan momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang sejarah pengabdian sekaligus melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas yang telah diemban.

Menurutnya, tema “Polri untuk Masyarakat” menegaskan bahwa setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, serta berkeadilan.

“Seluruh kebijakan dan langkah Polri harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Gatot.

Ia menegaskan, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh Polri sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, insan media, hingga seluruh elemen masyarakat.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi, Forkopimda, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh mitra strategis yang selama ini mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Sumbar.

Selain itu, Gatot mengapresiasi dedikasi seluruh personel Polda Sumbar beserta Bhayangkari yang terus memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas. 

Ia mengajak seluruh anggota Polri menjadikan Hari Bhayangkara sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta menghindari segala bentuk penyimpangan.

Di akhir sambutannya, Kapolda mengajak seluruh masyarakat Sumbar terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan serta memberikan dukungan dan kritik yang membangun agar Polri semakin profesional, modern, terpercaya, dan semakin dekat dengan masyarakat. (adpsb/cen/bud)

Perkuat Jembatan Kolaborasi: Wali Kota Solok Hadiri Rakernas APEKSI di Medan    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

Perkuat Jembatan Kolaborasi: Wali Kota Solok Hadiri Rakernas APEKSI di Medan
Pemerintah Kota Solok dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Mempererat hubungan antarwilayah dan menyerap inovasi pembangunan menjadi fokus utama keikutsertaan Pemerintah Kota Solok dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026. 

Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, turut hadir dalam acara Gala Dinner sekaligus penutupan Gelar Melayu Serumpun (GEMES) yang berlangsung meriah di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Selasa (30/6/2026).

Ajang yang diikuti oleh 98 wali kota beserta jajaran delegasi pemerintah kota dari seluruh penjuru tanah air ini bukan sekadar pertemuan rutin. Rakernas XVIII APEKSI yang digelar pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, dan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-436 Kota Medan.

Wali Kota Medan selaku tuan rumah, Rico Waas, menyatakan bahwa forum ini menjadi wadah strategis bagi para pemimpin daerah. 

“Di sini kita saling berbagi pengalaman, mencari solusi bersama menghadapi tantangan seperti inflasi, serta menyusun strategi memperkuat ketahanan pangan di wilayah perkotaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ramadhani Kirana Putra menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara yang tertata baik. 

Baginya, Rakernas APEKSI adalah jembatan komunikasi yang efektif, bukan hanya seremonial belaka.

“Kota Solok terbuka lebar untuk bersinergi dan menerapkan praktik terbaik yang telah terbukti berhasil dari kota-kota lain. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penerapan sistem pemerintahan berbasis digital, hingga pengembangan ekonomi kreatif yang berdaya saing lokal,” tegasnya.

Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemkot Solok untuk terus beradaptasi dan berkolaborasi demi mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan, maju, dan sejahtera bagi seluruh warganya.(80)

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal oleh Warga di Jorong Pinaga Pasbar, Ini Penjelasan Polisi    
Rabu, Juli 01, 2026

On Rabu, Juli 01, 2026

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal oleh Warga di Jorong Pinaga Pasbar, Ini Penjelasan Polisi
Seorang pria paruh baya berinisial E (73) warga asal Jorong Pinaga, Nagari Pinaga Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) di temukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia. (Foto: Polres Pasbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Seorang pria paruh baya berinisial E (73) warga asal Jorong Pinaga, Nagari Pinaga Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) di temukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia Sabtu, 27 Juli 2026 sekitar pukul 11.30 WIB.

Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban saat di temukan oleh warga dirumahnya. 

"Benar ada peristiwa itu, Korban diketahui bernama Eriyal (73), warga Jorong Pinaga, dari hasil melakukan pemeriksaan medis luar atau Visum Et Repertum, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, diduga korban juga telah meninggal dunia dua atau empat hari sebelum ditemukan oleh warga," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP. Agung Tribawanto melalui Kasat Reskrim IPTU. A. Agung Ngurah Santa Subrata, kepada wartawan, Selasa, 30 Juli 2026.

Kasat Reskrim menjelaskan, penemuan jenazah korban berawal dari kecurigaan Kepala Jorong bersama warga setempat, karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas maupun keluar dari rumahnya seperti biasanya.

"Kecurigaan warga semakin kuat setelah tercium bau tidak sedap yang berasal dari dalam rumah korban," ujar Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata.

Merasa khawatir, Kepala Jorong bersama warga kemudian membuka paksa pintu rumah korban. 

Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan telah meninggal dunia dengan posisi terlentang miring ke kanan di dalam rumah.

"Kondisi tubuh korban sudah sangat memprihatinkan. Berdasarkan dugaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan," jelasnya.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel SPKT Polsek Pasaman bersama Tim Unit Identifikasi dan Satreskrim Polres Pasaman Barat segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah proses olah TKP selesai dilaksanakan, petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat guna dilakukan pemeriksaan medis luar atau Visum Et Repertum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Petugas hanya menemukan pengelupasan kulit di seluruh tubuh yang merupakan proses alami akibat pembusukan pasca kematian.

"Dari hasil pemeriksaan medis luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi yang ditemukan merupakan proses alami pasca kematian," terang Kasat Reskrim.

Lebih lanjut dijelaskan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi atau Visum Et Repertum dalam.

Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh pihak keluarga.

Usai seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanakan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kami mengimbau kepada masyarakat agar saling peduli terhadap lingkungan sekitar, khususnya terhadap warga lanjut usia yang tinggal seorang diri, sehingga apabila terjadi sesuatu dapat segera diketahui dan ditangani," pungkas IPTU. A. Agung Ngurah Santa Subrata. (*)

Pewarta: Rido