HEADLINE
Dua Siswa SMPN 1 Kota Solok Ukir Prestasi Nasional: Sabet Medali Perak Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris    
Senin, Juni 29, 2026

On Senin, Juni 29, 2026

Dua Siswa SMPN 1 Kota Solok Ukir Prestasi Nasional: Sabet Medali Perak Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris
Dua siswa SMP Negeri 1 Kota Solok berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional setelah meraih medali perak dalam Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kota Solok. Dua siswa SMP Negeri 1 Kota Solok berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional setelah meraih medali perak dalam Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris.

Kompetisi yang diikuti ratusan peserta terbaik dari seluruh penjuru Indonesia ini digelar oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) dan berlangsung di lingkungan Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Sabtu (27/6). 

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan daya saing pelajar Kota Solok mampu bersaing setara dengan peserta dari daerah lain di Indonesia.

Kepala SMP Negeri 1 Kota Solok, Nurpini, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian yang diraih Akram Hamdani Putra dan Jingga Kinara Calief tersebut. 

Menurutnya, prestasi ini bukanlah hasil yang didapatkan secara instan, melainkan buah dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan dari berbagai pihak.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi dan kesabaran para guru pembimbing. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Meirita, S.Pd selaku pendamping Bahasa Inggris dan Ayu Wahyuni, M.Pd selaku pendamping Matematika. Berkat bimbingan mereka, kedua siswa kami mampu tampil percaya diri dan membawa pulang medali perak,” ujar Nurpini.

Ia juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Solok atas perhatian dan komitmen yang terus diberikan untuk memajukan dunia pendidikan. Dukungan tersebut, katanya, menjadi energi tambahan bagi sekolah untuk terus berinovasi.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra yang senantiasa memperhatikan kemajuan pendidikan di daerah ini. Begitu juga kepada Dinas Pendidikan yang selalu mendampingi dan memfasilitasi sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik,” tambahnya.

Tidak lupa, Nurpini menegaskan bahwa keberhasilan siswa juga tidak terlepas dari peran serta orang tua yang senantiasa memberikan dukungan moril dan motivasi di lingkungan rumah.

Kerja sama yang harmonis antara sekolah, guru, pemerintah, dan keluarga menjadi kunci utama lahirnya generasi berprestasi di Kota Solok.(80)

Sinergi Dua Bupati: Solok dan Tanah Datar Sepakat Sediakan Lahan 30 Hektare untuk Batalyon TP 951      
Senin, Juni 29, 2026

On Senin, Juni 29, 2026

Sinergi Dua Bupati: Solok dan Tanah Datar Sepakat Sediakan Lahan 30 Hektare untuk Batalyon TP 951
Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan kedua yang berlangsung akrab di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok, Minggu (28/06/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperkuat kerja sama strategis dengan menyepakati penyediaan lahan seluas sekitar 30 hektare untuk pembangunan Batalyon TP 951. 

Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan kedua yang berlangsung akrab di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok, Minggu (28/06/2026).

Pertemuan dipimpin langsung oleh Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, yang menerima kunjungan Bupati Tanah Datar Eka Putra beserta jajaran. 

Turut hadir Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Jefrizal, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta tim penyelesaian masalah perbatasan dari kedua kabupaten.

Bupati Solok menegaskan bahwa dialog dan musyawarah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan setiap persoalan dan mempererat hubungan antardaerah. 

“Kami ingin masyarakat tetap tenang. Solok dan Tanah Datar memiliki komitmen yang sama: menjaga persaudaraan, menyelesaikan hal-hal yang berkembang melalui jalur resmi, serta mengutamakan kenyamanan warga,” ujarnya.

Dalam pembahasan rencana pembangunan Batalyon TP 951, disepakati bahwa lahan yang dibutuhkan akan terbagi di dua wilayah, yaitu Nagari Bukit Kanduang (Kabupaten Solok) dan Nagari Simawang (Kabupaten Tanah Datar). 

Sebagai langkah nyata, tim gabungan dari kedua daerah bersama instansi terkait akan melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (30/06/2026) untuk memastikan kesesuaian lokasi.

Bupati Jon juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. 

“Segala proses akan terus dikawal dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Mari kita jaga persatuan dan suasana yang kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komunikasi yang terus terjalin.

“Pertemuan ini membuktikan kedua daerah ingin terus hidup rukun dan memajukan kepentingan bersama. Pembangunan Batalyon TP 951 nantinya tidak hanya memperkuat keamanan wilayah, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan ini,” tambahnya.

Pertemuan berakhir dengan kesepakatan untuk terus mempererat koordinasi, menghormati setiap tahapan proses, dan bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan fasilitas strategis tersebut demi kesejahteraan masyarakat Solok dan Tanah Datar.(80)

Gubernur Mahyeldi: Turnamen Simalanggang Jadi Fondasi Pembinaan Sepak Bola Sumbar    
Senin, Juni 29, 2026

On Senin, Juni 29, 2026

Gubernur Mahyeldi: Turnamen Simalanggang Jadi Fondasi Pembinaan Sepak Bola Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kompetisi sepak bola yang digelar secara berkelanjutan merupakan fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. (Foto: Adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kompetisi sepak bola yang digelar secara berkelanjutan merupakan fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. 

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumbar terus mendorong penyelenggaraan turnamen di berbagai daerah sebagai ruang pembinaan, pencarian bakat, sekaligus memperkuat persaudaraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat menutup Open Turnamen Simalanggang Piala Gubernur Sumbar II di Lapangan Bola Kaki Kayu Sijodun, Nagari Simalanggang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (28/6/2026).

“Turnamen seperti ini bukan sekadar mencari juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kompetisi ini menjadi ruang lahirnya bibit-bibit pesepak bola berbakat, membangun mental bertanding, sekaligus mempererat silaturahmi antarpemain dan antardaerah,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara beserta seluruh panitia dan masyarakat Nagari Simalanggang, yang telah sukses menggelar turnamen hingga selesai. 

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tersebut merupakan bukti bahwa pembinaan olahraga akan semakin kuat ketika pemerintah, masyarakat, dan insan olahraga berjalan bersama.

“Terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, peserta, serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen ini. Keberhasilan ini lahir dari kerja sama, kerja keras, kerja tuntas, kerja ikhlas, dan kerja berkualitas seluruh pihak yang terlibat,” katanya.

Mahyeldi menegaskan, Pemprov Sumbar berkomitmen mendukung penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan atlet sejak dini.

Semakin banyak kompetisi yang berkualitas, semakin besar peluang lahirnya pemain-pemain potensial yang mampu mengharumkan nama Sumbar di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan setiap pertandingan sebagai proses pembelajaran. Menang maupun kalah merupakan bagian dari perjalanan seorang atlet yang harus diterima dengan lapang dada, disiplin, dan semangat untuk terus berkembang.

“Prestasi tidak hanya dibangun oleh kemampuan teknik, tetapi juga oleh disiplin, kerja keras, sportivitas, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dalam setiap kompetisi,” tutur Mahyeldi.

Menurut Gubernur, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, dan mampu bekerja sama. 

Karena itu, turnamen seperti Open Turnamen Simalanggang Piala Gubernur perlu terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai agenda pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Sumbar.

Mahyeldi berharap turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya talenta-talenta terbaik sepak bola Ranah Minang sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. (adpsb/rmz/bud)

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat    
Senin, Juni 29, 2026

On Senin, Juni 29, 2026

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58, BPJS Kesehatan menggelar Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (28/6). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58, BPJS Kesehatan menggelar Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (28/6).

Kegiatan yang diikuti oleh berbagai komunitas lari tersebut adalah komitmen BPJS Kesehatan mendukung upaya promotif dan preventif.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya diukur dari kemampuan dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan ketika masyarakat sakit.

Menurutnya, keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat semakin sadar menjaga kesehatannya sehingga risiko penyakit dapat dicegah sejak dini.

"Program JKN dibangun atas semangat gotong royong. Karena itu, kami tidak hanya berupaya memberikan perlindungan kesehatan saat masyarakat membutuhkan layanan, tetapi juga terus memperkuat berbagai upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif," ujar Pujo di Jakarta, Minggu (28/6).

Pujo menjelaskan, per 1 Juni 2026 terdapat lebih dari 285 juta peserta JKN atau lebih dari 98 persen penduduk Indonesia.

Capaian tersebut didukung oleh 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama yang tersebar di seluruh 
Indonesia yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga akses layanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat.

"BPJS Kesehatan senantiasa memperkuat langkah promotif dan preventif untuk menekan peningkatan penyakit tidak menular, khususnya pada kelompok usia produktif. Pada tahun 2025, lebih dari 79 juta peserta JKN telah mengikuti Skrining Riwayat Kesehatan, dengan sekitar 23 juta peserta berisiko hipertensi dan 17 juta peserta berisiko diabetes melitus," terang Pujo.

Selain itu, menurut data BPJS Kesehatan juga menunjukkan bahwa pada kelompok usia di bawah 45 tahun terdapat lebih dari 400 ribu peserta JKN yang didiagnosis diabetes melitus dan satu juta lebih peserta JKN terdiagnosis hipertensi. 

Bagi Pujo, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa penyakit kronis tidak lagi hanya dialami kelompok lanjut usia, tetapi juga mengancam generasi muda dan usia produktif.

"BPJS Kesehatan juga terus mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat, di antaranya melalui Prolanis Muda, Skrining Riwayat Kesehatan, serta edukasi kesehatan. 

Kegiatan Health Fun Run hari ini menjadi salah satu sarana untuk mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang dilakukan secara berkelanjutan," ujar Pujo.

Harapannya, semangat yang dibangun melalui Health Fun Run tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Pujo, semakin banyak masyarakat yang sehat dan produktif, semakin kuat pula fondasi keberlanjutan Program JKN di masa depan.

"Penguatan budaya hidup sehat merupakan bagian dari dukungan BPJS Kesehatan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. 
Melalui semangat gotong royong serta penguatan upaya promotif dan preventif dalam Program JKN, BPJS Kesehatan optimis dapat berkontribusi mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," tutur Pujo.

Pada saat yang sama, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad mengatakan semangat gotong royong merupakan esensi utama Program JKN. 

Melalui semangat gotong royong, peserta yang sehat membantu peserta yang sakit dan peserta yang mampu membantu peserta yang kurang mampu, dengan demikian seluruh peserta memperoleh perlindungan kesehatan yang berkelanjutan.

“Gotong royong merupakan nilai yang harus terus dijaga. Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Untuk generasi muda, jangan menunda memulai kebiasaan hidup sehat karena menjaga kesehatan dapat dilakukan melalui konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, serta menerapkan pola hidup sehat,” kata Raffi.

Raffi mengatakan, melalui kegiatan Fun Run secara rutin, BPJS Kesehatan telah mengajarkan bahwa kesehatan bukan dimulai di hari esok tapi dimulai sejak dini.

“Sehat itu ada dua, dimulai dari hati dan mentransfer ke otak. Kalau kita niatkan untuk sehat, pasti mindset di otak akan langsung tergerak. Sehat itu mahal, jadi kita harus jaga kesehatan sejak dini,” tegas Raffi. (HM)

Simak Penjelasan Malvi Hendri soal Pemko Padang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Pasar Raya    
Senin, Juni 29, 2026

On Senin, Juni 29, 2026

Simak Penjelasan Malvi Hendri soal Pemko Padang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Pasar Raya
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Malvi Hendri, mengimbau masyarakat agar dapat menyesuaikan perjalanan dan mematuhi seluruh pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan selama proyek berlangsung. (Foto: Diskominfo/By). 

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Raya Padang selama enam bulan, terhitung mulai 29 Juni hingga 30 Desember 2026, guna mendukung kelancaran proyek Revitalisasi Kawasan Pasar Raya serta menjamin keselamatan masyarakat selama pekerjaan konstruksi berlangsung.

Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut akan berlaku di sejumlah ruas jalan di sekitar pusat perdagangan terbesar di Kota Padang itu. Kebijakan ini dituangkan dalam surat Dinas Perdagangan Kota Padang Nomor 500.2/198/Dg-2026 yang mengacu pada surat Dinas Perhubungan Kota Padang Nomor 500.11.6/552/Dishub-Pd/2026 tertanggal 25 Juni 2026.

Selama masa pembangunan, sejumlah akses jalan menuju kawasan proyek akan ditutup sementara dan arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Padang bersama instansi terkait.

Bagi pengendara yang datang dari arah Jalan Pemuda maupun Jalan Diponegoro, akses lurus menuju kawasan Sentral Pasar Raya (SPR) tidak lagi dapat dilalui. Ruas jalan mulai dari depan Masjid Taqwa Muhammadiyah hingga kawasan SPR ditutup total untuk seluruh kendaraan.

Selain itu, akses menuju Jalan Belakang Lintas dan Jalan Belakang Tangsi juga dibatasi melalui pemasangan rambu larangan masuk. Sebagai jalur pengganti, kendaraan diarahkan berbelok ke kiri menuju Jalan Bandar Olo, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Pasar Raya I atau Jalan Pasar Raya II untuk memasuki kawasan Pasar Raya.

Pengendara juga dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui ruas jalan di samping Gedung IWAPI maupun jalan di belakang SPR. Sementara itu, kendaraan dari arah Bandar Belakang Tangsi dialihkan menuju Jalan Adhyaksa sebelum memutar melalui Jalan Belakang Tangsi.

Adapun akses langsung dari Jalan Bundo Kanduang menuju kawasan Air Mancur ditutup sementara karena berada di sekitar area pekerjaan revitalisasi.

Perubahan arus lalu lintas juga berlaku bagi kendaraan yang datang dari arah Jalan M. Yamin maupun kawasan Kantor Balaikota Padang Lama. Akses menuju bundaran Pasar Raya yang menjadi titik pekerjaan konstruksi ditutup untuk kendaraan umum.

Pengendara yang hendak menuju kawasan Pasar Raya diarahkan berbelok ke kanan sebelum titik penutupan, kemudian melintasi Jalan Sandang Pangan di depan Kantor Balaikota Lama hingga sisi Gedung Fase VII sebelum kembali menuju tujuan masing-masing.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama proses revitalisasi berlangsung," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Malvi Hendri, Minggu, 29 Juni 2026, di Padang. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Malvi Hendri, mengimbau masyarakat agar dapat menyesuaikan perjalanan dan mematuhi seluruh pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan selama proyek berlangsung.

"Diimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu petunjuk yang telah disediakan petugas, serta mengutamakan keselamatan berkendara," katanya.

Masyarakat diajak untuk mendukung pelaksanaan pembangunan tersebut dengan mengikuti jalur alternatif yang telah ditetapkan serta mematuhi rekayasa lalu lintas selama enam bulan ke depan.

"Kami meminta kepada masyarakat agar memberikan dukungan terhadap pelaksanaan proyek dengan mengikuti jalur alternatif yang telah ditetapkan serta mematuhi pengaturan lalu lintas selama enam bulan ke depan," cakapnya. (Diskominfo)

Pasar Tanah Kongsi Padang Siap jadi Tempat Tujuan Wisata Gastronomi    
Minggu, Juni 28, 2026

On Minggu, Juni 28, 2026

Pasar Tanah Kongsi Padang Siap jadi Tempat Tujuan Wisata Gastronomi
Pasar Tanah Kongsi bersiap memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon wisata kuliner andalan di Kota Padang. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pasar Tanah Kongsi bersiap memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon wisata kuliner andalan di Kota Padang dengan menjadi tempat tujuan wisata gastronomi unggulan yang terintegrasi langsung dengan cagar budaya kawasan Kota Tua Padang. 

"Pasar Tanah Kongsi mempunyai beragam kuliner yang spesifik dan tidak ditemui di pasar lain. Di mana kuliner di sini dijual oleh empat suku yaitu Minang, Tionghoa, India, dan Nias," kata Kepala UPTD Pasar Tanah Kongsi Dinas Perdagangan Kota Padang, Masrizal Raba’is, Sabtu, 27 Juni 2026, di Padang. 

Masrizal Raba’is menyebut, pengembangan pasar rakyat ini berfokus pada keunikan potensi kuliner lokal serta peningkatan kualitas fasilitas pasar melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Di situ sudah ada SOP penataan, baik itu dalam segi kebersihan, keamanan dan penataan zona-zonasi yang harus kita ikuti sesuai standar SNI," cakapnya. 

Pasar Tanah Kongsi memiliki karakteristik kuliner yang sangat spesifik dan heterogen yang tidak dapat ditemukan di tempat lain karena lahir dari akulturasi empat budaya. 

Mendukung kenyamanan para pengunjung dan wisatawan yang datang, pihak UPTD telah melakukan langkah konkret berupa penataan ulang lapak pedagang yang mengacu pada regulasi SNI 8152:2015 tentang Pasar Rakyat. 

Proses menuju pasar berstandar nasional ini telah dirintis sejak tahun 2024 dan sertifikat resminya telah diserahkan pada tahun 2025 lalu. Masrizal menjelaskan bahwa aturan tersebut menjadi acuan operasional di lapangan. 

"Kami menargetkan untuk ke depannya bagaimana potensi wisata kuliner yang ada di Pasar Tanah Kongsi bisa kita kerja samakan dengan pariwisata, salah satunya yakni kawasan Kota Tua yang merupakan kawasan yang tergabung di Pasar Tanah Kongsi," tegasnya. 

Ke depan, pihak UPTD Pasar Tanah Kongsi kini membidik target perluasan promosi dengan menjalin kerja sama erat bersama sektor pariwisata daerah. Langkah penggabungan ini dinilai sangat potensial karena secara geografis letak Pasar Tanah Kongsi menyatu dan menjadi bagian dari kawasan bersejarah Kota Tua Padang. (Diskominfo)

Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Sarankan Pelaksanaan Kegiatan Tidak Dilakukan Akhir Tahun Anggaran    
Minggu, Juni 28, 2026

On Minggu, Juni 28, 2026

Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Sarankan Pelaksanaan Kegiatan Tidak Dilakukan Akhir Tahun Anggaran
Juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Rusdi pada rapat paripurna penyampaian pendapat akhir tentang perubahan KUA PPAS tahun anggaran 2026, Sabtu, 27 Juni 2026. (Foto: Humas). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Perubahan KUA-PPAS merupakan kebijakan riil terhadap kondisi APBD Tahun 2026 sesuai dengan kebutuhan belanja daerah pascabencana, program Pemerintah Provinsi seperti Porprov, serta pengembalian TKD dan perubahan kegiatan dari program unggulan Wali Kota Padang. 

"Oleh karena itu, perlu dilakukan Perubahan KUA-PPAS," terang juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Rusdi pada rapat paripurna penyampaian pendapat akhir tentang perubahan KUA PPAS tahun anggaran 2026, Sabtu, 27 Juni 2026.

Dikatakannya, beranjak dari penyampaian Nota Keuangan Pengantar Rencana Perubahan KUA-PPAS oleh Wali Kota Padang pada tanggal 15 Juni 2026, kemudian dilakukan pembahasan pada tingkat Panitia Khusus (Pansus), dilanjutkan dengan finalisasi bersama Banggar dan TAPD serta rapat internal fraksi.

Untuk itu, kami memberikan pendapat akhir sebagai berikut," katanya.

Di sektor pendapatan, Fraksi Partai Demokrat melihat hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan masih berpotensi untuk ditingkatkan.

"Oleh karena itu, kami berpendapat pendapatan di sektor ini harus lebih dioptimalkan, seperti Taman Hutan Raya Bung Hatta, gedung pertemuan Dinas Pertanian, dan aset daerah lainnya," katanya.

Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang meminta kepada Wali Kota Padang agar dinas terkait yang melakukan pengelolaan kekayaan daerah mempunyai inovasi dan tata kelola yang profesional terhadap aset daerah tersebut sehingga menjadi potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti yang ada di Dinas Pertanian.

"Sedangkan untuk belanja modal, terutama pada belanja modal tanah, mengalami kenaikan sekitar Rp18,7 miliar dari semula Rp14,9 miliar," tegasnya. 

Kenaikan ini memang signifikan, namun merupakan kebijakan yang harus dilakukan pascabencana untuk pengadaan tanah Hunian Tetap (Huntap).

"Kami mengingatkan kepada Pemerintah Kota agar proses pengadaan ini dilakukan secara sangat teliti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta memastikan bahwa tanah tersebut tidak bermasalah sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari," cakapnya.

Fraksi Partai Demokrat juga menyigi penerimaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Menurutnya, kenaikan penerimaan SiLPA sebesar Rp66,4 miliar yang bersumber dari SiLPA Tahun 2025 pada Perubahan KUA-PPAS merupakan salah satu gambaran bahwa sebagian kemungkinan bersumber dari kegiatan tahun sebelumnya yang tidak terlaksana dengan berbagai alasan. 

"Oleh karena itu, kami mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan tidak dilakukan pada akhir tahun anggaran sehingga tidak terjadi SiLPA yang terlalu besar pada Tahun 2026," tegasnya. (*) 

Pewarta: Zamri Yahya, SH. I, WU

Tabuik Naiak Pangkek Diramaikan Oleh Ribuan Pengunjung    
Minggu, Juni 28, 2026

On Minggu, Juni 28, 2026

Tabuik Naiak Pangkek Diramaikan Oleh Ribuan Pengunjung
Dimana Tabuik Pasa berlokasi di area parkir lapangan merdeka dan Tabuik Subarang berlokasi di depan tugu Tabuik simpang Kampung Cino Kota Pariaman. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Salah satu prosesi pembuatan Tabuik yang paling ditunggu-tunggu masyarakat dan paling heboh adalah prosesi “Tabuik Naiak Pangkek” (tabuik naik pangkat) antara Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang, pada tanggal 10 Muharram 1448 H sebelum tabuik dihoyak dan dibuang ke laut.

Pada acara tersebut ribuan pengunjung memadati prosesi tabuik naiak pangkek  baik lokal, perantau Minang.

Serta wisatawan domestik baik dari dalam pulau sumatera maupun luar pulau Sumatera.  

Prosesi Tabuik naiak pangkek tersebut berlangsung pada Minggu pagi (28/6/2026). 

Dimana Tabuik Pasa berlokasi di area parkir lapangan merdeka dan Tabuik Subarang berlokasi di depan tugu Tabuik simpang Kampung Cino Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi dan Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar turut serta menghadiri kegiatan tersebut. 

Mereka ikut serta bergabung dengan anak tabuik menabuh gandang tasa untuk menyemangati anak tabuik lainnya dalam proses tabuik naiak pangkek. (R/at)

Belanja Modal Hanya Rp527,36 M, Belanja Pegawai Capai Rp1,526 T, Fraksi PKS DPRD Kota Padang Bersuara    
Minggu, Juni 28, 2026

On Minggu, Juni 28, 2026

Belanja Modal Hanya Rp527,36 M, Belanja Pegawai Capai Rp1,526 T, Fraksi PKS DPRD Kota Padang Bersuara
Juru Bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Padang, Gufron pada rapat paripurna, Sabtu, 27 Juni 2026. (Foto: Humas) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Fraksi PKS mencermati bahwa Belanja Pegawai mencapai Rp1,526 triliun, atau sekitar 47,6% dari total belanja daerah sebesar Rp3,207 triliun. Sementara itu, Belanja Modal hanya sebesar Rp527,36 miliar atau sekitar 16,4% dari total belanja.

"Komposisi ini menunjukkan bahwa ruang fiskal pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat masih relatif terbatas," ujar Juru Bicara Fraksi PKS Gufron pada rapat paripurna, Sabtu, 27 Juni 2026.

Fraksi PKS berharap efisiensi belanja aparatur terus dilakukan sehingga porsi belanja pembangunan dapat ditingkatkan.

Selain itu, katanya lagi, Fraksi PKS mencermati bahwa APBD Tahun 2026 mengalami defisit sebesar Rp146,71 miliar yang ditutup melalui SiLPA Tahun Anggaran Sebelumnya sebesar Rp157,48 miliar. 

Fraksi PKS berpandangan bahwa penggunaan SiLPA memang merupakan mekanisme yang sah, namun tidak boleh menjadi pola pembiayaan rutin setiap tahun. 

"Pemerintah Kota perlu meningkatkan kualitas perencanaan anggaran sehingga ketergantungan terhadap SiLPA dapat dikurangi dan APBD menjadi lebih sehat serta berkelanjutan," ujarnya. 

Dikatakannya, Fraksi PKS mendukung kebijakan Pemerintah Kota yang memberikan perhatian terhadap penanganan bencana hidrometeorologi mengingat Kota Padang merupakan daerah yang memiliki risiko bencana cukup tinggi.

"Namun demikian, kami berharap alokasi anggaran tidak hanya digunakan untuk penanganan pascabencana, tetapi juga diperkuat pada aspek mitigasi, pencegahan, normalisasi sungai dan drainase, edukasi masyarakat, serta peningkatan kesiapsiagaan," cakapnya. 

Menurutnya, Fraksi PKS mengingatkan agar setiap program dan kegiatan yang direncanakan memiliki indikator kinerja yang jelas, terukur, dan berorientasi pada hasil (outcome), bukan sekadar serapan anggaran.

"Pemerintah Kota Padang harus memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegasnya. 

Ia menegaskan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera berkomitmen mendukung setiap kebijakan Pemerintah Kota Padang yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

"Kami menyadari sepenuhnya bahwa KUPA-PPAS 2026 yang telah disusun dan dikaji serta dibahas bersama antara Pemerintah Kota Padang dan DPRD Kota Padang adalah hasil maksimal pada tahap perencanaan pembangunan Kota Padang," urainya. (*) 

Pewarta: Zamri Yahya, SH. I, WU