HEADLINE
Rektor UMC Hadiri Sosialisasi Hibah 2026 LLDIKTI Wilayah IV dan Tandatangani Kontrak Hibah Secara Simbolik    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Rektor UMC Hadiri Sosialisasi Hibah 2026 LLDIKTI Wilayah IV dan Tandatangani Kontrak Hibah Secara Simbolik
Acara ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas diumumkannya penerima hibah Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sekaligus memberikan penguatan teknis terkait mekanisme pencairan kontrak hibah melalui aplikasi Litabmas. (Foto/Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat melalui partisipasi aktif pada kegiatan Sosialisasi Program Hibah Tahun 2026 serta Mekanisme Pencairan Kontrak melalui Aplikasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas) yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026 bertempat di Bale Dayang Sumbi Gedung Serba Guna ITENAS, Bandung, dan dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi swasta serta ketua/perwakilan LPPM di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.

Acara ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas diumumkannya penerima hibah Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sekaligus memberikan penguatan teknis terkait mekanisme pencairan kontrak hibah melalui aplikasi Litabmas.

Dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Arif Nurudin, S.T., M.T., hadir sebagai perwakilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan memperoleh kehormatan untuk melakukan penandatanganan kontrak hibah secara simbolik bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi lainnya di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMC, Tania Avianda Gusman, S.Si., M.Sc., Ph.D., sebagai representasi institusi dalam penguatan tata kelola penelitian dan pengabdian masyarakat di Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Rektor UMC menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas manajemen penelitian dan pengabdian masyarakat yang lebih akuntabel, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Program hibah penelitian dan pengabdian masyarakat merupakan instrumen strategis dalam mendorong inovasi, publikasi ilmiah, hilirisasi riset, serta solusi nyata terhadap berbagai persoalan masyarakat. Universitas Muhammadiyah Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas riset dan pengabdian yang unggul serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Arif Nurudin, S.T., M.T.

Sementara itu, Ketua LPPM UMC, Tania Avianda Gusman, S.Si., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa sosialisasi mekanisme pencairan hibah melalui aplikasi Litabmas sangat penting untuk memastikan efektivitas pengelolaan hibah penelitian dan pengabdian secara transparan dan sesuai regulasi.

Kegiatan sosialisasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan mutu pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui partisipasi aktif dalam program hibah nasional tahun 2026, Universitas Muhammadiyah Cirebon optimis dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global. (*)

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Bidik Program Bantuan Rehabilitasi 8000 RTLH Dari Kementerian Kesehatan RI    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Bidik Program Bantuan Rehabilitasi 8000 RTLH Dari Kementerian Kesehatan RI
Kuliah umum bersama Wakil Menteri Kesehatan RI di Aula Prof. Dr. M. Syaaf, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Selasa (12/05/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta membidik program bantuan rehabilitasi 8000 rumah tidak layak huni (RTLH) dari Kementerian Kesehatan RI guna mempercepat penurunan angka tuberkulosis (TBC) di Kota Payakumbuh.

Usulan tersebut disampaikan saat menghadiri kuliah umum bersama Wakil Menteri Kesehatan RI di Aula Prof. Dr. M. Syaaf, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Selasa (12/05/2026).

“Untuk percepatan penurunan kasus TBC di Payakumbuh, kita minta 100 paket perbaikan rumah tidak layak huni, karena sebagian besar kasus TBC ini berawal dari kondisi rumah yang tidak layak,” kata Wako Zulmaeta.

Ia menilai penanganan TBC tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan intervensi terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Karena itu, lanjut Zulmaeta, Pemko Payakumbuh mendorong program rehabilitasi rumah bagi penderita TBC yang berasal dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 hingga 4.

“Kita ingin penderita TBC yang rumahnya tidak layak bisa mendapat bantuan rehab rumah. Ini penting agar upaya penanganan TBC berjalan maksimal,” ujarnya.

Karena, menurutnya, kategori Rumah yang Tidak Layak Huni, selain ketidak pemenuhan terhadap struktur bangunan dan kecukupan luas, juga tidak memenuhi terhadap aspek kesehatan, seperti pencahayaan, sirkulasi udara serta faktor pencemar lainnya yang mempengaruhi kesehatan penghuninya.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus mengapresiasi kehadiran kepala daerah, termasuk Zulmaeta, dalam kuliah umum tersebut.

Ia menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan sektor kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Bagaimana menjadi bangsa yang unggul kalau SDM-nya lemah. Karena itu pemerintah menjalankan program makan bergizi gratis, bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembangunan rumah sakit dengan fasilitas lengkap sampai ke daerah,” katanya.

Benyamin juga meminta kepala daerah rutin turun ke lapangan untuk memastikan kecukupan gizi masyarakat serta memantau langsung kondisi kesehatan warga.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah.

“Harapan kita kepala daerah rutin melakukan kontrol ke lapangan untuk memantau kecukupan gizi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, hingga kini terdapat 25.037 penderita TBC di Sumatera Barat, namun baru sekitar 62 persen yang berhasil teridentifikasi.

Kondisi itu dinilai berbahaya karena penderita yang belum ditemukan masih berpotensi menularkan penyakit kepada masyarakat lain.

“Kota Payakumbuh ada 709 kasus TBC dan baru ditemukan sekitar 57 persen atau 404 orang. Nanti anggarannya akan kita berikan, karena pada umumnya penderita TBC berasal dari keluarga tidak mampu,” katanya.

Menurut Benyamin, pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan rehabilitasi rumah bagi penderita TBC dari kelompok ekonomi bawah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk memutus rantai penularan penyakit.

“Kita ingin kasus TBC ini segera tuntas dan masyarakat bisa terbebas dari TBC,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas menyebutkan kampus tersebut terus berkontribusi melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk memproduksi satu juta botol tinta Pemilu 2024 berbahan dasar gambir hasil penelitian dosen.

“Fakultas Kedokteran Unand telah lebih dulu berdiri sejak 1955 di Bukittinggi dengan tujuan melahirkan dokter di tanah Sumatera. Sampai hari ini sudah ribuan dokter lahir dan mengabdi di seluruh Indonesia hingga mancanegara,” katanya.

Ia menambahkan, TBC masih menjadi tantangan besar kesehatan nasional karena Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita TBC tertinggi di dunia.

Karena itu, ia mendorong kolaborasi kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mempercepat pemberantasan penyakit tersebut.

“Misi kita membebaskan Sumbar dan Indonesia dari TBC. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak untuk melengkapi fasilitas dan memperkuat penanganannya,” pungkasnya. (HM)

Ketua Kwarcab 0314 Kota Payakumbuh Lantik Pengurus Saka Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Masa Bakti 2025–2030    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Ketua Kwarcab 0314 Kota Payakumbuh Lantik Pengurus Saka Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Masa Bakti 2025–2030
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 0314 Kota Payakumbuh sekaligus Sekretaris Daerah, Rida Ananda, resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Satuan Karya (Saka) Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Kota Payakumbuh. (Foto/Diskominfo) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 0314 Kota Payakumbuh sekaligus Sekretaris Daerah, Rida Ananda, resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Satuan Karya (Saka) Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Kota Payakumbuh masa bakti 2025–2030 di Aula Pertemuan KPU Payakumbuh, Selasa (12/5/2026). 

Prosesi bersejarah Lahirnya Saka Yogaswara di Kota Payakumbuh ini menjadi tonggak baru dalam upaya memperkuat pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda dalam kolaborasi antara dunia kepramukaan dan lembaga penyelenggara pemilu.

"Yogaswara yang berarti Suara yang Mempersatukan bukan sekadar identitas, melainkan sebuah amanah, kita berharap saka ini aktif menyuarakan nilai-nilai kepemiluan dan demokrasi ke tengah-tengah masyarakat, sehingga mampu mempersatukan seluruh lapisan masyarakat," ujar Rida Ananda.

Satuan karya ini, kata Rida, berdiri di bawah naungan Kwartir Cabang (Kwarcab) 0314 Kota Payakumbuh bersama KPU Payakumbuh, dengan mandat utama membina pemilih muda agar tumbuh menjadi warga yang cerdas, kritis, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.

"Secara khusus kita mengapresiasi langkah aktif KPU Payakumbuh yang tidak hanya berkutat pada teknis penyelenggaraan pemilu, melainkan turut terjun langsung dalam pembinaan generasi penerus bangsa, tugas menjaga marwah pemilu sebagai pilar bangsa adalah pekerjaan berat, namun sekaligus tugas mulia." pungkas Rida.

Sementara itu, Ketua KPU Payakumbuh, Wizri Yasir, mengatakan pembentukan Saka Yogaswara merupakan bagian dari program nasional KPU yang menjadikan kepramukaan sebagai wadah strategis pembinaan generasi muda di bidang kepemiluan. 

"Satuan karya ini, bukan sekadar pelengkap, melainkan mitra yang tidak terpisahkan dari Kwarcab Kota Payakumbuh, Saka Yogaswara dibentuk untuk meningkatkan kualitas pemilu, memperluas efektivitas sosialisasi, serta mendorong partisipasi pemilih pemula dan pemilih muda dengan fokus pada pendidikan pemilih," kata Wizri Yasir.

Dengan resmi dikukuhkannya Saka Yogaswara, kini ada sekumpulan anak muda berseragam cokelat yang siap melangkah, tidak hanya ke alam bebas, tetapi juga ke jantung demokrasi, membawa obor semangat kebangsaan ke setiap sudut Kota Payakumbuh.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan KPU Provinsi Sumatera Barat, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Payakumbuh, serta jajaran Polres Payakumbuh.(HM)

Wawako Payakumbuh Elzadaswarman Hadiri Wisuda Tahfiz MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wawako Payakumbuh Elzadaswarman Hadiri Wisuda Tahfiz MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum
Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat menghadiri acara Wisuda Tahfiz dan Pelepasan Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (12/5/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh terus berkomitmen mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis agama. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat menghadiri acara Wisuda Tahfiz dan Pelepasan Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (12/5/2026).

"Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman sangat bangga, kehadiran hafiz dan hafizah ini bukan hanya tentang prestasi akademik, tetapi tentang menjaga keberkahan di Kota Payakumbuh. Kita menempatkan pendidikan agama dan hafalan Al-Qur'an sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Kota Payakumbuh, kita sangat butuh generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap rendah hati dengan tuntunan Al-Qur'an," ujar Elzadaswarman.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus pondok pesantren yang konsisten membina generasi muda Payakumbuh. Dimana kali ini, Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum Kembali mewisuda sebanyak 13 santri dalam program tahfiz Al-Qur'an, sementara 32 santri kelas IX resmi dilepas dari jenjang MTs.

"Mewakili Wali Kota dan jajaran Pemko Payakumbuh, kami mengucapkan selamat kepada 13 santri yang telah menyelesaikan program tahfiz. Ini bukan sekadar wisuda, tetapi keberhasilan menjaga kalam Allah di tengah kesibukan belajar. Kepada 32 santri kelas IX yang kami lepas, ingatlah bahwa kalian adalah calon pemimpin masa depan Payakumbuh," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemko Payakumbuh berkomitmen mendukung pesantren, lembaga pendidikan keagamaan dan akan terus memfasilitasi program-program yang meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an di Payakumbuh.

"Pesantren seperti Syekh Ibrahim Harum ini adalah mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu, Pemko Payakumbuh akan terus bersinergi dengan pesantren dalam menyusun program-program yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keaswajaan" tambahnya.

Elzadaswarman juga berpesan kepada santri yang dilepas agar tidak berhenti menuntut ilmu. Ia menekankan bahwa tantangan zaman ke depan memerlukan kombinasi antara iman, ilmu, dan adab.

"Kepada anak-anak kami, jangan lepaskan hafalanmu dan jangan tinggalkan akhlak pesantrenmu dimana pun kalian melanjutkan sekolah. Kalian adalah wajah masa depan Payakumbuh," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Elzadaswarman hadir didampingi ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh serta pengurus dari Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harun.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Zunijar Ibrahim menyampaikan 32 santri kelas IX yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ujian madrasah, praktik ibadah, serta ujian kepribadian.

"Mereka sudah kami bekali dengan ilmu agama, keterampilan hidup, dan tentu tadabur Al-Qur’an," ujarnya.

Terkait wisuda tahfiz, Zunijar menjelaskan bahwa 13 santri ini telah melalui proses seleksi ketat, dimulai dari setoran harian, ujian kenaikan juz, hingga sidang tahfiz dihadapan dewan penguji.

“Tidak semua santri bisa mencapai target hafalan 1 juz, 3 juz, bahkan ada yang mencapai 5 juz. 13 santri ini adalah putra-putri terbaik yang istikamah dalam murajaah. Kami berharap mereka menjadi duta Al-Qur’an di mana pun melanjutkan studi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada pondok pesantren.

“Kami mohon maaf jika selama proses pendidikan ada kekurangan. Semoga ilmu yang diberikan menjadi bekal dunia akhirat. Jangan pernah putus silaturahmi dengan pondok pesantren,” pesannya.(HM)

Wako Pariaman Jemput Bola ke Kementerian Perhubungan Terkait Akses Peningkatan Pelayanan Masyarakat    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wako Pariaman Jemput Bola ke Kementerian Perhubungan Terkait Akses Peningkatan Pelayanan Masyarakat
Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kadishub Kota Pariaman Alfian dan Kepala BPKPD Kota Pariaman Rudy Repenaldi Rilis lakukan aksi jemput bola ke pemerintah pusat. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sebagai upaya untuk menyiasati keterbatasan anggaran Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kadishub Kota Pariaman Alfian dan Kepala BPKPD Kota Pariaman Rudy Repenaldi Rilis lakukan aksi jemput bola ke pemerintah pusat terkait dengan bantuan fasilitas transportasi dan fasilitas keselamatan publik di jalan raya.

Pada kunjungan tersebut Yota Balad dan rombongan diterima Staf Ahli Menteri Perhubungan RI Robby Kurniawan di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut Yota Balad sampaikan beberapa usulan prioritas terkait peningkatan pelayanan masyarakat akan keselamatan mereka di jalan raya dan memperkuat pelayanan masyarakat di bidang pendidikan seperti pengadaan bus sekolah untuk lebih memudahkan akses transportasi siswa menuju tempat pendidikannya.

Sebelumnya Kota Pariaman mempunyai sekitar 9 unit bus sekolah. Tetapi itu belum memadai untuk melayani pelajar yang ada di Kota Pariaman menuju sekolah mereka yang berada di pelosok Kota Pariaman.

“Selain itu kami juga meminta bantuan untuk pemasangan Marka Jalan Nasional dan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Langkah ini diambil karena bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, mengurangi kemacetan dan menertibkan lalu lintas di persimpangan jalan,” ujar Yota Balad.

Menurutnya dengan adanya fasilitas jalan yang memadai pengguna jalan bisa mengetahui situasi dan kondisi jalan yang akan dilewatinya, mengendalikan pengguna jalan tetap pada jalurnya dan menjaga kecepatan dan jarak aman, serta meminimalisir kesalahan pengguna jalan.

Alfian juga menambahkan mudah-mudahan proposal tersebut segera disetujui oleh Kementerian Perhubungan dan langsung ditindak lanjuti oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT)nya. (si/at)

Pemko Pariaman Sambut Rombongan Bundo Kanduang DPW IKM DKI Jakarta    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Pemko Pariaman Sambut Rombongan Bundo Kanduang DPW IKM DKI Jakarta
Wali Kota Pariaman Yota Balad, diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi,  sambut kedatangan rombongan Bundo Kanduang Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) DKI Jakarta. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Pariaman Yota Balad, diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi,  sambut kedatangan rombongan Bundo Kanduang Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) DKI Jakarta, Senin siang (12/5/2026) di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.

Pada kesempatan itu, ia didampingi  Ketua Dewan Pembina Bundo Kanduang Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad. 

Kedatangan rombongan Bundo Kanduang IKM DKI Jakarta yang dipimpin  Wakil Ketua IKM DKI Jakarta Bundo Zuriati, adalah dalam rangka  bersilaturahmi dengan Penasehat Bundo Kanduang  yaitu  Wali Kota Pariaman Yota Balad yang merupakan salah satu Penasehat dari IKM.

Sekaligus mempererat silaturahmi antara perantau minang di DKI Jakarta dengan kampung halaman yang ada di Kota Pariaman.

Mendengar tujuan baik dan mulia tersebut Ferialdi berikan apresiasi kepada Bundo Kanduang IKM DKI Jakarta dan ucapkan selamat datang di Kota Pariaman. 

Beliau berharap program-program kegiatan IKM bisa berjalan lancar dan sukses serta hubungan silaturahmi dan kolobarasi kegiatan antara Pemko Pariaman dengan Bundo Kanduang IKM DKI Jakarta tetap terpelihara dengan baik.

“Bundo Kanduang adalah benteng pertahanan adat dan budaya Minangkabau di tengah arus modernisasi. Kami berharap kunjungan ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum pertukaran pikiran, studi tiru, dan penguatan nilai-nilai adat,” ungkap Ferialdi. (R/at)

Wawako Maigus Nasir Membuka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wawako Maigus Nasir Membuka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat, yang berlangsung di Masjid Mujahidin, Kelurahan Flamboyan Baru, Rabu (13/5/2026).

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan bahwa MTQ Kecamatan Padang Barat merupakan pembukaan MTQ kecamatan yang keempat dari 11 kecamatan di Kota Padang. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Pauh, Koto Tangah, dan Kuranji.

“Kami berharap pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi kegiatan seremonial yang diikuti para kafilah dan ofisial semata, tetapi juga mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat. Masyarakat dapat menikmati lantunan ayat-ayat suci Al-Quran, sehingga Al-Quran benar-benar membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, MTQ juga menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Padang, yaitu Padang Juara. Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Padang mendorong generasi muda untuk menghafal Al-Quran, yang nantinya akan diprioritaskan mendapatkan fasilitas pendidikan maupun beasiswa.

“Salah satu kerja sama yang sedang dibangun adalah dengan University Kuala Lumpur. Anak-anak yang hafal 10 juz Al-Quran akan mendapatkan fasilitas beasiswa penuh untuk kuliah di Universitas Kuala Lumpur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQN Kecamatan Padang Barat Syamsuir menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh kafilah dari masing-masing kelurahan se-Kecamatan Padang Barat dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang.

“MTQ Nasional ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Barat terdiri dari 11 cabang perlombaan, di antaranya Cabang Tartil Quran, Tahfidz Quran, Syarhil Qur'an, serta Cabang Khutbah Jumat dan Azan,” ujarnya.

Pembukaan MTQN Kecamatan Padang Barat ini ditandai dengan pemukulan gendang tabuh oleh Wakil Wali Kota Padang, serta pengukuhan pengurus LPTQ dan Dewan Hakim MTQN ke-42 Kecamatan Padang Barat. (Mul/BT/Prokopim)

Kemendagri Dorong Kabupaten Pasuruan Pertahankan Capaian Indeks Penerapan SPM    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Kemendagri Dorong Kabupaten Pasuruan Pertahankan Capaian Indeks Penerapan SPM
Fasilitasi penerapan, pelaporan, dan pengaduan masyarakat pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten Pasuruan Tahun 2026, Selasa (12/5). (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah melaksanakan kegiatan fasilitasi penerapan, pelaporan, dan pengaduan masyarakat pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten Pasuruan Tahun 2026, Selasa (12/5), di Ruang Rapat Praja Bhakti Utama Lantai 2 Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Gunawan Eko Movianto, dan dihadiri jajaran perangkat daerah Kabupaten Pasuruan yang menangani urusan pelayanan dasar SPM.

Gunawan menyampaikan bahwa penerapan SPM merupakan bentuk pemenuhan hak konstitusional masyarakat terhadap pelayanan dasar yang wajib diselenggarakan pemerintah daerah. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan penerapan SPM berjalan optimal mulai dari tahapan pendataan, penghitungan kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

“Penerapan SPM bukan semata mengejar capaian kinerja pemerintah daerah, tetapi memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara minimal, terukur, dan tepat sasaran,” jelas Gunawan.

Gunawan menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, belanja daerah diprioritaskan untuk mendanai pelaksanaan SPM pada enam bidang pelayanan dasar, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Menurutnya, implementasi SPM harus memperhatikan prinsip kesesuaian kewenangan, ketersediaan layanan, keterjangkauan, kesinambungan, keterukuran, dan ketepatan sasaran penerima layanan.

Selain itu, pelaporan melalui aplikasi E-SPM juga menjadi instrumen penting dalam pembinaan dan pengawasan umum oleh Kementerian Dalam Negeri.

Pada kegiatan tersebut dipaparkan capaian Indeks Penerapan SPM (IP SPM) Kabupaten Pasuruan Triwulan IV Tahun 2025 yang mencapai nilai 99,75 dengan kategori “Tuntas Utama”. 

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Pasuruan pada peringkat ke-15 di Provinsi Jawa Timur.

Capaian layanan pada enam bidang SPM juga menunjukkan hasil yang sangat baik. Bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial tercatat mencapai nilai maksimal. Sementara bidang kesehatan mencapai nilai 98,50.

Selain capaian layanan, Kabupaten Pasuruan juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsistensi keterisian data pelaporan E-SPM.

Pada Triwulan I keterisian tercatat sebesar 22,82 persen dan meningkat hingga mencapai 100 persen pada Triwulan IV Tahun 2025.

Gunawan menekankan pentingnya mempertahankan kualitas pelaporan dan penguatan koordinasi lintas perangkat daerah agar capaian penerapan SPM tetap optimal pada tahun 2026. 

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat dokumen rencana aksi, penetapan target layanan dasar, serta penguatan tim penerapan SPM di daerah.

“Konsistensi pelaporan, dukungan penganggaran, dan sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan penerapan SPM di daerah,” pungkasnya. (*)

Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Rombongan Bundo Kanduang Dewan DPW IKM DKI Jakarta    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Rombongan Bundo Kanduang Dewan DPW IKM DKI Jakarta
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan rombongan Bundo Kanduang Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) DKI Jakarta. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan rombongan Bundo Kanduang Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) DKI Jakarta, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (13/5/2026).

Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua DPW IKM DKI Jakarta, Bundo Zuriati, tersebut dalam rangka menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana hidrometeorologi di Kota Padang, sekaligus mempererat silaturahmi antara perantau Minang di Jakarta dengan kampung halaman.

Bundo Zuriati menyampaikan, misi utama rombongan adalah kegiatan sosial pascabencana yang menjadi lanjutan dari program bantuan sebelumnya saat masa tanggap darurat bencana di Sumbar.

Selain kegiatan sosial, ia menyebut kunjungan ini menjadi momentum memperkuat sinergi ranah dan rantau bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta kepedulian sosial di Sumatera Barat.

“Ini tahap kedua dari program sosial kami. Setelah masa tanggap darurat, tentu masih ada proses pemulihan yang membutuhkan kolaborasi bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan untuk Sumatera Barat berupa perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, kain sarung, dan Alquran. 

Bantuan tersebut telah didistribusikan ke Kabupaten Solok, Kota Pariaman, dan juga Kota Padang.

“Untuk Kota Padang, kami menyalurkan sekitar 210 paket bantuan bagi warga terdampak yang berada di hunian sementara (Huntara). Semoga bermanfaat dan dapat membantu," tambahnya.

Sementara itu, Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Bundo Kanduang DPW IKM DKI Jakarta terhadap masyarakat terdampak bencana di Kota Padang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana,” katanya.

Fadly Amran juga memaparkan bahwa Pemerintah Kota Padang terus berupaya mempercepat pemulihan pascabencana, mulai dari penanganan hunian sementara hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak.

“Kami berharap dukungan perantau terus mengalir untuk Kota Padang. Termasuk juga dalam memperkuat sektor kuliner dan UMKM, seiring tekad Kota Padang menuju Kota Kreatif Gastronomi Dunia versi UNESCO,” tukas Wali Kota, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tarmizi Ismail, dan Kepala BPBD, Hendri Zulviton. (Dv/Prokopim)

Jika Masyarakat Temukan Petugas Minta Uang Parkir Tanpa Atribut, Maka Pembayaran Tidak Perlu Dilakukan    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Jika Masyarakat Temukan Petugas Minta Uang Parkir Tanpa Atribut, Maka Pembayaran Tidak Perlu Dilakukan
Masyarakat dan pengunjung diminta untuk tidak membayar parkir kepada oknum petugas ilegal yang tidak memiliki identitas resmi guna menjaga kenyamanan dan ketertiban kota. (Foto/Taufik). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menghadapi potensi lonjakan wisatawan pada libur panjang akhir pekan ini, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengeluarkan instruksi bagi warga dan pengunjung Kota Padang. 

Masyarakat dan pengunjung diminta untuk tidak membayar parkir kepada oknum petugas ilegal yang tidak memiliki identitas resmi guna menjaga kenyamanan dan ketertiban kota.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Syani menekankan bahwa ciri petugas parkir resmi dapat dikenali dengan mudah, yakni wajib mengenakan rompi khusus serta dilengkapi dengan tanda pengenal atau pening yang jelas.

Jika masyarakat menemukan petugas yang meminta uang parkir tanpa atribut tersebut, maka pembayaran tidak perlu dilakukan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan yang akan berkunjung, bayarlah parkir kepada petugas resmi, yang dilihat dari identitasnya. Kalau bukan petugas resmi tidak usah dibayar," ujarnya saat memberikan keterangan, Rabu (14/5/2026).

Masyarakat juga diharapkan bersikap proaktif apabila menghadapi oknum yang meminta uang parkir secara paksa. Pemko Padang telah menyediakan kanal pengaduan darurat melalui nomor 112 untuk merespons laporan terkait parkir liar maupun tindakan premanisme di titik-titik parkir.

"Silakan kalau menemukan juru parkir yang tidak resmi, laporkan ke 112, kami akan tindak lanjuti segera," tegasnya. 

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Program Unggulan (Progul) Wali Kota Padang, yaitu Padang Sigap yang bertujuan untuk memastikan respon cepat terhadap permasalahan di lapangan serta menjamin kenyamanan masyarakat dan pengunjung Kota Padang. (Taufik)

Wako Fadly Amran Memimpin Apel Sertijab Kadishub Kota Padang dari Ances Kurniawan ke Yudi Indra Syani    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wako Fadly Amran Memimpin Apel Sertijab Kadishub Kota Padang dari Ances Kurniawan ke Yudi Indra Syani
Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin apel serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Padang. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin apel serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Padang di halaman Kantor Dishub Kota Padang, Rabu (13/5/2026) pagi.

Sertijab ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka Dishub dari Kadishub lama, Ances Kurniawan, kepada Wali Kota untuk selanjutnya diserahkan kepada Yudi Indra Syani selaku Kadishub Kota Padang yang baru.

Yudi Indra Syani resmi menjabat Kadishub Kota Padang usai dilantik dalam rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama beberapa waktu lalu, setelah sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang.

Sementara Ances Kurniawan kini mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang setelah hampir tiga tahun memimpin Dishub Kota Padang.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Ances Kurniawan selama memimpin Dinas Perhubungan Kota Padang. 

Ia menilai kinerja Dishub menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah, kinerja Dinas Perhubungan Kota Padang berkembang ke arah yang lebih baik. Itu juga berkat dorongan dan kepemimpinan Pak Ances Kurniawan,” ujar Fadly Amran.

Fadly Amran menegaskan, Dinas Perhubungan memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan publik, khususnya di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. 

Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat dukungan terhadap Program Unggulan (Progul) Padang Amanah dan Padang Rancak.

Ia juga menitipkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, mulai dari penanganan kemacetan, penertiban terminal bayangan, hingga parkir liar yang dinilai mengganggu ketertiban kota dan kenyamanan masyarakat.

“Pertama, Padang anti macet. Saya minta dilakukan rekayasa lalu lintas secara strategis dan profesional. Kemudian terminal-terminal bayangan harus ditertibkan, kita sudah memiliki Terminal Anak Air yang dibangun pemerintah pusat dengan anggaran besar, manfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Selain itu, Fadly Amran juga meminta Dishub Kota Padang mempercepat digitalisasi sistem parkir sekaligus menindak praktik parkir liar dan pungutan ilegal di lapangan.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan ketegasan seluruh jajaran Dishub dalam menjalankan tugas demi menciptakan transportasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat Kota Padang.

“Parkir liar harus ditertibkan. Jika memang dibutuhkan masyarakat, legalkan dan tata dengan baik. Namun jika ilegal dan meresahkan, tindak tegas, karena parkir yang sudah resmi sekarang harus didigitalisasi sesuai perkembangan teknologi,” pungkas Wali Kota.

Sertijab tersebut turut dihadiri Kadishub Sumbar, Dedy Diantolani, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, Dandenpom I/4 Padang, Letkol Cpm Binson Simbolon, unsur Forkopimda, serta Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Kota Padang, sejumlah kepala OPD, termasuk mantan Kadishub Kota Padang, Firdaus Ilyas, dan mitra kerja Dishub Kota Padang. (Dv/Prokopim)

Wako Fadly Amran Menerima Audiensi PW GP Ansor Sumbar: Kami Ingin Memastikan Organisasi Kepemudaan Dapat Tumbuh dan Berkembang di Kota Padang    
Rabu, Mei 13, 2026

On Rabu, Mei 13, 2026

Wako Fadly Amran Menerima Audiensi PW GP Ansor Sumbar: Kami Ingin Memastikan Organisasi Kepemudaan Dapat Tumbuh dan Berkembang di Kota Padang
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumbar, di kediaman resmi Wali Kota, Selasa (12/5/2026). (Foto/Tom). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumbar, di kediaman resmi Wali Kota, Selasa (12/5/2026), dalam rangka membahas rencana pelantikan pengurus PW GP Ansor Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026 di Kota Padang.

Fadly Amran menyampaikan dukungan terhadap rencana pelantikan GP Ansor Sumbar, yang dinilai memiliki peranan penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan dan nasionalisme.

“Kami menyambut baik pelaksanaan pelantikan PW GP Ansor Sumbar di Kota Padang. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan,” ujar Fadly Amran.

Fadly Amran menambahkan bahwa Pemerintah Kota Padang terus berkomitmen mendukung pengembangan organisasi kepemudaan di Kota Padang. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai bentuk fasilitasi, termasuk pemberian dana hibah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin memastikan organisasi kepemudaan dapat tumbuh dan berkembang di Kota Padang. Karena itu, pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan sesuai mekanisme yang ada,” ujar Fadly Amran.

Ketua PW GP Ansor Sumbar Chaidirul Yahya menyampaikan bahwa kepengurusan GP Ansor Sumbar yang akan dilantik berjumlah sekitar 50 orang. 

Ia menjelaskan bahwa pelantikan akan dihadiri oleh Pengurus Pusat GP Ansor, tokoh nasional serta PW GP Ansor dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sambutan hangat dari Bapak Wali Kota. Pelantikan ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi gerakan pemuda dalam memperkuat kontribusi bagi bangsa dan daerah,” ujar Chaidirul Yahya. (*)