HEADLINE
Wako Fadly Amran Bertindak Selaku Irup Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI ke-81    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Wako Fadly Amran Bertindak Selaku Irup Penurunan Bendera m Merah Putih HUT RI ke-81
Wako Fadly Amran juga mengajak seluruh masyarakat Kota Padang menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk memperkuat semangat kebersamaan dan bangkit pascabencana yang terjadi di Kota Padang. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) penurunan bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin sore (17/8/2026).

Selain Wali Kota Padang Fadly Amran, kegiatan itu dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa dan unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Upacara penurunan bendera berlangsung khidmat dan menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Padang. Paskibraka Kota Padang yang sebelumnya sukses melaksanakan tugas pengibaran bendera pada pagi hari, kembali menunjukkan penampilan terbaik dalam prosesi penurunan bendera pada sore harinya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilik Kota Padang 2026. Wali Kota Cilik Muhammad Alkhalifi Hakim menerima trofi dan uang tunai sebesar Rp5 juta. Sementara Wakil Wali Kota Cilik, Mufidah Salma Putri menerima trofi dan uang tunai sebesar Rp2,5 juta.

Selain itu, turut diserahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Pidato Adat Nias Padang yang dilaksanakan oleh Lembaga Kerapatan Adat Nias Padang (LEKANIS). Juara pertama diraih Amayanto Gulo dari Kampung Resort Mata Air Padang, juara kedua Ama Devi Gea dari Kampung Resort Tanjung Basung, Pasar Usang, Pariaman, dan juara ketiga Ama Tian Gea dari Resort Tanjung Basung, Pasar Usang, Pariaman.

Suasana upacara juga dimeriahkan dengan penampilan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SMPN 2 Padang dibawah binaan Polda Sumbar, dan penampilan marching band MAN 2 Padang dibawah binaan Kementerian Agama Kota Padang.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas upacara, terutama anggota Paskibraka Kota Padang yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Ia berharap, semangat, kedisiplinan, dan kekompakan yang ditunjukkan hari ini dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Padang berjalan sukses, dan lancar. keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama berbagai pihak, termasuk jajaran pemerintah, petugas upacara, serta masyarakat Kota Padang," katanya.

Fadly Amran juga mengajak seluruh masyarakat Kota Padang menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk memperkuat semangat kebersamaan dan bangkit pascabencana yang terjadi di Kota Padang. Menurutnya, berbagai tantangan dan bencana yang dihadapi masyarakat memiliki jalan keluar apabila dihadapi dengan semangat kebersamaan.

“Momentum peringatan kemerdekaan ini tentunya juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani semangat para pahlawan. Mari kita bersama-sama membangun Kota Padang yang lebih maju dan sejahtera," cakapnya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Pimpin Upacara Penurunan Bendera, Wagub Vasko Tegaskan Komitmen Jaga Merah Putih    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Pimpin Upacara Penurunan Bendera, Wagub Vasko Tegaskan Komitmen Jaga Merah Putih
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menegaskan komitmen untuk terus menjaga Merah Putih sebagai simbol persatuan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa. (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy bertindak sebagai inspektur upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Sumbar di halaman Istana Gubernuran, Senin (17/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Vasko menegaskan komitmen untuk terus menjaga Merah Putih sebagai simbol persatuan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa.

Upacara penurunan bendera berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Pemprov Sumbar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta peserta upacara lainnya. Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus momentum untuk kembali meneguhkan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bagi Vasko, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini memiliki pengalaman tersendiri. Sebelum bertindak sebagai inspektur upacara penurunan bendera di Istana Gubernur, pada pagi harinya ia terlebih dahulu memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Kabupaten Sijunjung bersama masyarakat.

Vasko mengatakan, peringatan kemerdekaan di tengah masyarakat di daerah memiliki suasana dan kekhidmatan tersendiri. Menurutnya, semangat masyarakat dalam memperingati kemerdekaan tidak kalah kuat, meskipun dilaksanakan dalam suasana yang berbeda dengan upacara di pusat pemerintahan provinsi.

“Suasananya memang berbeda, tetapi sama-sama khidmat. Di daerah, kita bisa merasakan langsung semangat masyarakat dalam memperingati kemerdekaan. Dan sore ini, saya mendapat kesempatan untuk kembali mengikuti prosesi penurunan bendera di Istana Gubernur,” ujarnya.

Menurut Vasko, kesempatan memimpin upacara di tengah masyarakat juga menjadi pengalaman penting bagi pemerintah untuk hadir lebih dekat dan merasakan langsung semangat kebangsaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Saya ingin merasakan langsung bagaimana masyarakat di nagari memperingati kemerdekaan. Kita bisa hadir, berinteraksi, dan merasakan bersama semangat kemerdekaan. Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti,” katanya.

Lebih jauh, Vasko menegaskan bahwa semangat menjaga Merah Putih tidak boleh berhenti setelah rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan berakhir. Menurutnya, Merah Putih merupakan simbol persatuan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa yang harus dijaga bersama.

“Harapan kita, di Sumatera Barat Sang Saka Merah Putih akan terus berkibar sampai kapan pun. Merah Putih adalah simbol persatuan dan kedaulatan kita. Karena itu, tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pengkhianatan terhadap negara. Kita semua harus berdiri bersama untuk menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Ia menambahkan, menjaga semangat kemerdekaan tidak cukup hanya dengan melaksanakan upacara dan mengibarkan bendera. Semangat tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, menjaga persatuan, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, daerah, dan negara.

“Menjaga Merah Putih bukan hanya soal menjaga benderanya, tetapi juga menjaga persatuan, menjaga daerah, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Terkait kehadirannya memimpin upacara di Kabupaten Sijunjung pada pagi hari, Vasko mengatakan hal tersebut dilakukan karena keinginannya untuk merasakan langsung suasana peringatan kemerdekaan bersama masyarakat di daerah. Menurutnya, momentum tersebut juga membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara pemerintah dengan masyarakat.

Ia mengatakan, kemungkinan untuk kembali memimpin upacara di daerah lain pada peringatan kemerdekaan mendatang akan disesuaikan dengan agenda dan kondisi ke depan. Baginya, yang terpenting adalah semangat kemerdekaan dapat dirasakan secara bersama oleh seluruh masyarakat Sumatera Barat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sumbar diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI serta melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa. (adpsb/rmz/bud)

Malam Resepsi Penuh Warna: Seni Pelajar, Kuliner Gratis, dan Harapan Kemajuan Kota Solok    
Selasa, Agustus 18, 2026

On Selasa, Agustus 18, 2026

Malam Resepsi Penuh Warna: Seni Pelajar, Kuliner Gratis, dan Harapan Kemajuan Kota Solok
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., bersama Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal, S.H., mengundang segenap lapisan masyarakat untuk turut serta memeriahkan momen istimewa ini. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
— Suasana meriah dan penuh kehangatan menyelimuti Halaman Balaikota Solok pada Senin (17/8/2026) malam. 

Pemerintah Kota Solok menghadirkan Malam Resepsi Kenegaraan sebagai puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yang dirancang untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Rangkaian perayaan ini digagas untuk menampilkan keberagaman budaya, kreativitas, dan semangat kemerdekaan yang tumbuh subur di tengah masyarakat.

Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., bersama Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal, S.H., mengundang segenap lapisan masyarakat untuk turut serta memeriahkan momen istimewa ini.

Pembukaan acara semakin memukau dengan penampilan tarian dan atraksi siswa-siswi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se-Kota Solok.

Semangat dan bakat generasi muda tampak memukau, memikat hati seluruh warga yang hadir. Kemeriahan berlanjut dengan penampilan musik spesial dari Band Non Job serta pertunjukan seni yang memukau. 

Tak hanya itu, warga juga disuguhi beraneka ragam makanan dan minuman yang disajikan secara gratis, sehingga seluruh keluarga besar Kota Solok dapat menikmati hidangan bersama-sama dalam suasana silaturahmi yang hangat.

Kehadiran hidangan gratis ini merupakan buah sinergi luar biasa dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta dukungan penuh dari berbagai pengusaha, lembaga, BUMN, dan BUMD di Kota Solok. 

Para mitra yang turut berkontribusi meliputi: FA Group, PT Telkom, Bank Nagari, BPJS Kesehatan, PT PLN, serta seluruh Dapur Masyarakat Berdikari (MBD) Kota Solok — mencakup SPBG Kampung Jawa, SPBG KTK I dan II, SPBG Enam Suku, SPBG Tanah Dalam, SPBG Laing I dan II, serta jajaran perhotelan seperti Hotel Tovina, Solok Premier Hotel, dan Mami Hotel.

Rangkaian perayaan belum usai. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, warga kembali diajak memeriahkan Pawai Alegoris. 

Kegiatan dipusatkan di Lapangan Merdeka, Jalan Jurigman, dengan pengumpulan peserta mulai pukul 08.00 WIB dan perkiraan dimulai pukul 09.00 WIB. 

Terbaru, panggung utama kali ini akan dipindahkan ke depan Kantor Bank Nagari guna menghadirkan suasana yang berbeda dan kesan istimewa bagi seluruh masyarakat.

Di samping perayaan kemerdekaan, pemerintah daerah bersama DPRD Kota Solok juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang akan segera berjalan. 

Dalam beberapa bulan ke depan, akan dilakukan pengaspalan jalan sepanjang sekitar 12 kilometer, perbaikan sarana dan prasarana lingkungan, serta revitalisasi kawasan pusat kota. 

Serangkaian pembangunan ini diharapkan menjadikan Kota Solok semakin nyaman, tertata, dan menyenangkan bagi siapa pun yang berkunjung. 

Tak hanya itu, seiring berjalannya pembangunan Taman Kota, Pemerintah Kota Solok juga berencana mengembangkan kegiatan Car Free Night di malam hari — agar para pelaku UMKM dan pedagang dapat terus tumbuh dan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Kami menyadari bahwa pembangunan ini sempat menimbulkan tantangan berupa kemacetan dan ketidaknyamanan sementara. Kami mohon pengertian dan dukungan seluruh warga. Percayalah, ketidaknyamanan saat ini adalah jalan menuju kenyamanan yang jauh lebih baik di masa mendatang,” tegas perwakilan DPRD Kota Solok dalam sambutannya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Solok, Raunis Roni, turut menyampaikan apresiasi yang tulus kepada Pemerintah Kota Solok atas terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut. 

Menurutnya, acara ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan bukti nyata kebersamaan warga Kota Solok dalam menjaga persatuan sekaligus melestarikan kekayaan budaya di tengah semangat kemerdekaan yang terus membara.(80)

Ketua DPRD Padang Imbau Perayaan HUT ke-81 RI Tetap Tertib dan Junjung Norma    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Ketua DPRD Padang Imbau Perayaan HUT ke-81 RI Tetap Tertib dan Junjung Norma
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi norma dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. (Foto: Hanny).

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi norma dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Imbauan tersebut disampaikan Muharlion usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Balaikota Padang, kawasan Aia Pacah, Senin (17/8/2026).

Muharlion mengatakan, semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui berbagai kegiatan hiburan dan pesta rakyat yang tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, serta nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan hiburan malam, khususnya pertunjukan orgen tunggal. Muharlion meminta agar waktu pelaksanaannya dibatasi dan tidak berlangsung hingga dini hari atau waktu subuh.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga etika dan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam setiap kegiatan perayaan kemerdekaan.

“Silakan masyarakat memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan hiburan, tetapi tetap menjaga ketertiban dan norma yang berlaku,” ujar Muharlion.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi pertunjukan yang mengandung unsur vulgar maupun kegiatan yang dapat mencederai moral dan nilai-nilai masyarakat.

Menurutnya, perayaan HUT RI seharusnya menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Muharlion berharap seluruh masyarakat Kota Padang dapat bersama-sama menjaga suasana perayaan kemerdekaan agar tetap aman, tertib, dan sesuai dengan nilai budaya serta adat yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, aman, tertib, dan bermanfaat bagi lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (*)

Sekda: Remisi Momentum Warga Binaan Perbaiki Diri dan Siap Kembali ke Masyarakat    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Sekda: Remisi Momentum Warga Binaan Perbaiki Diri dan Siap Kembali ke Masyarakat
Sekda Sumbar menghadiri penyerahan Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi anak binaan. (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
 - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekda Sumbar) menghadiri penyerahan Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi anak binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Rutan Kelas IIB Padang, Senin (17/8/2026).

Remisi dan pengurangan masa pidana tersebut diberikan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sekda Sumbar mengatakan, pemberian remisi merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari sistem pemasyarakatan, sekaligus bentuk penghargaan bagi warga binaan yang menunjukkan perilaku baik dan kesungguhan dalam mengikuti proses pembinaan.

“Alhamdulillah, hari ini kita mengikuti rangkaian kegiatan pemberian remisi dan pengurangan masa pidana bagi anak binaan. Kita berharap masyarakat yang mendapatkan remisi semakin memperlihatkan kesungguhan dan keseriusan untuk memperbaiki dirinya menjadi lebih baik, sehingga siap kembali bergabung dengan masyarakat,” ujar Sekda.

Menurutnya, proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan hukuman, tetapi juga diarahkan untuk membekali warga binaan dengan berbagai keterampilan sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian.

“Kita berterima kasih karena di rutan ini juga ada pembinaan, pembekalan dan latihan-latihan kerja untuk mewujudkan kemandirian warga binaan,” katanya.

Sekda berharap, melalui proses pembinaan yang berkelanjutan, jumlah masyarakat yang harus menjalani pembinaan di rumah tahanan, lembaga pemasyarakatan maupun lembaga pembinaan khusus anak di Sumatera Barat dapat terus berkurang.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum dan mendorong masyarakat agar mampu mengendalikan diri dari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Program-program nanti akan kita kerjasamakan. Ada pembinaan-pembinaan di sini, dan hasil yang dilakukan di tempat ini, mana tahu nantinya bisa disalurkan melalui pemerintah daerah di tempat mereka masing-masing di kabupaten/kota,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, A.Md.IP., S.Sos., M.AP., menjelaskan, pemberian remisi dan pengurangan masa pidana merupakan bentuk motivasi bagi narapidana dan anak binaan untuk terus berkelakuan baik serta mempercepat proses reintegrasi sosial.

Ia menyebutkan, pemberian remisi juga menjadi bentuk apresiasi kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku serta meningkatkan kualitas dan kompetensi diri melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan keterampilan.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat per 17 Agustus 2026, jumlah penghuni narapidana dan tahanan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sumatera Barat tercatat sebanyak 6.391 orang, terdiri dari 4.880 narapidana dan 1.511 tahanan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.744 orang memperoleh remisi umum dan pengurangan masa pidana umum. Rinciannya, Remisi Umum I (remisi normal) sebanyak 1.911 orang, Remisi Umum I berdasarkan PP Nomor 99 Tahun 2012 sebanyak 1.756 orang, Remisi Umum II atau bebas langsung sebanyak 60 orang, serta Pengurangan Masa Pidana Umum I sebanyak 17 orang.

Adapun besaran remisi dan pengurangan masa pidana yang diterima terdiri dari 1 bulan sebanyak 591 orang, 2 bulan sebanyak 783 orang, 3 bulan sebanyak 1.123 orang, 4 bulan sebanyak 644 orang, 5 bulan sebanyak 412 orang, dan 6 bulan sebanyak 191 orang.

Sekda menegaskan, momentum pemberian remisi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga menjadi dorongan bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mandiri.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dalam pembinaan dan penyadaran hukum, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan optimal dan upaya pencegahan pelanggaran hukum di tengah masyarakat dapat semakin ditingkatkan.(rmz)

Di Tengah Sunyi Malam Taman Makam Pahlawan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok Kenang Pengorbanan Para Pendahulu Bangsa    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Di Tengah Sunyi Malam Taman Makam Pahlawan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok Kenang Pengorbanan Para Pendahulu Bangsa
Kegiatan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mutiara Bangsa Kota Solok, Sabtu (16/8/2026), pada dini hari. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam keheningan dan suasana penuh khidmat, Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra didampingi Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Kegiatan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mutiara Bangsa Kota Solok, Sabtu (16/8/2026), pada dini hari.

Di bawah temaram cahaya dan suasana yang menyentuh hati, seluruh peserta apel menundukkan kepala memberikan penghormatan tertinggi kepada para pahlawan yang telah gugur mempertahankan kemerdekaan. 

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Solok Kota AKBP Mas'ud Ahmad, S.I.K., M.Si., selaku Inspektur Apel. Turut hadir Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, unsur Forkopimda, anggota DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, personel Polres dan Kodim 0309/Solok, serta anggota Gerakan Pramuka Kota Solok.

TMP Mutiara Bangsa menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi 170 pahlawan — terdiri atas 117 pahlawan Angkatan Darat, 45 Pejuang Rakyat, serta delapan pahlawan yang tidak dikenal.

Setiap makam menyimpan kisah pengorbanan yang menjadi pondasi kemerdekaan yang dirasakan saat ini.

Momen renungan suci ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan lahir dari tetesan keringat dan pengorbanan jiwa raga para pendahulu. 

Jika dahulu mereka berjuang mempertaruhkan nyawa, maka tugas generasi masa kini adalah melanjutkan perjuangan melalui pengabdian tulus, pembangunan nyata, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Solok mengajak seluruh warga menjadikan penghormatan kepada pahlawan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sumber inspirasi untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan membangun daerah menuju masa depan yang makmur dan sejahtera.(80)

Perkuat Kontingen Sumbar pada Pesonas II 2026 di Kota Kupang, Wako Fadly Amran Berikan Dukungan kepada 10 Atlet asal Kota Padang    
Senin, Agustus 17, 2026

On Senin, Agustus 17, 2026

Perkuat Kontingen Sumbar pada Pesonas II 2026 di Kota Kupang, Wako Fadly Amran Berikan Dukungan kepada 10 Atlet asal Kota Padang
Dukungan moril dan materil itu ditunjukkan Fadly Amran saat menerima audiensi orang tua atlet di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (17/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan dukungan kepada 10 atlet asal Kota Padang yang akan memperkuat kontingen Sumatera Barat (Sumbar) pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dukungan moril dan materil itu ditunjukkan Fadly Amran saat menerima audiensi orang tua atlet di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (17/8/2026).

Turut hadir Anggota DPRD Kota Padang, Iskandar, Asisten Administrasi Umum Setdako Padang, Corri Saidan, serta Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari, dan Ketua DWP Kota Padang, Ny. Nova Raju Minropa.

Fadly Amran menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Padang mendukung penuh perjuangan atlet penyandang disabilitas yang akan berlaga pada Pesonas II 2026. Menurutnya, kompetisi yang berlangsung pada 13-18 Oktober 2026 tersebut merupakan kesempatan bagi para atlet untuk mengembangkan potensi sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

“Pemko Padang mendukung anak-anak kita yang akan berjuang membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat di ajang Pesonas. Dukungan ini merupakan komitmen Pemko Padang dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet penyandang disabilitas untuk berkembang dan berprestasi," kata Wako.

Fadly Amran juga berpesan agar para atlet tampil penuh semangat dan percaya diri selama bertanding. “Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri. Raih prestasi terbaik dan harumkan nama Kota Padang serta Sumatera Barat di tingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu, Iskandar mewakili rombongan menyampaikan kontingen Sumbar dijadwalkan membawa 27 atlet ke Pesonas, dengan 10 atlet diantaranya berasal dari Kota Padang yang merupakan peraih medali emas dalam ajang Pekan Special Olympics Daerah (PeSODa) Sumbar 2024.

Ia menjelaskan, Pesonas merupakan ajang kompetisi bagi penyandang disabilitas intelektual yang diselenggarakan oleh Special Olympics Indonesia (SOIna). Kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia menuju Special Olympics World Games di Santiago, Chile, pada 2027.

“Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pesonas terdiri dari atletik, bulutangkis, tenis meja, sepak bola, renang, bola basket, serta bocce, futsal, senam ritmik, bola tangan, hingga bola voli, dan tari daerah. Kompetisi ini juga dirangkai dengan Kongres Nasional Keluarga dan Pemuda SOIna, pelatihan kepemimpinan atlet, serta jaringan dukungan keluarga, seni budaya, dan gerakan revolusi inklusi," jelasnya.(*)

Editor: Zamri Yahya, WU