HEADLINE
Purbaya Soroti Banyak WNI ke Luar Negeri: Kegagalan Kita Ciptakan Lapangan Kerja    
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Purbaya Soroti Banyak WNI ke Luar Negeri: Kegagalan Kita Ciptakan Lapangan Kerja
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengkritik pandangan yang membatasi potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia maksimal hanya 5 persen per tahun. 
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik pandangan yang membatasi potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia maksimal hanya 5 persen per tahun. 


Dia menyebut kegagalan menciptakan lapangan kerja akibat pertumbuhan ekonomi yang lambat menjadi penyebab utama banyaknya warga negara Indonesia (WNI) memilih bekerja di luar negeri.


"Banyak anak yang kerja di luar negeri itu karena kegagalan kita menciptakan lapangan kerja di dalam negeri, waktu pertumbuhan ekonominya lambat seperti itu kemarin-kemarin," ujar Purbaya dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR, dikutip Sabtu (29/11/2025).


Bendahara negara itu secara eksplisit mengkritik persepsi yang ada di kalangan ekonom.


"Jadi, ada salah persepsi di antara ekonom-ekonom kita bahwa tumbuh 5 persen adalah maksimal buat kita. Di atas 5 (persen), diperlambat lagi ke 5 (persen)," kata Purbaya.


Purbaya meyakini potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia jauh melampaui 5 persen. 


Dia memproyeksikan peluang ekonomi nasional tembus 6,7 persen year on year (yoy) atau lebih. 


Diketahui, pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini sangat penting untuk menyerap tenaga kerja lebih banyak.


Purbaya optimistis, melalui program Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada perbaikan investasi, optimalisasi belanja pemerintah, serta manajemen fiskal dan moneter, Indonesia dapat mencapai pertumbuhan yang lebih baik.


"Kita harapkan nanti dengan program-program yang dijalankan oleh Pak Prabowo (Presiden Prabowo Subianto), dengan perbaikan investasi, optimalisasi belanja pemerintah, optimalisasi manajemen fiskal dan moneter, harusnya kita bisa lebih baik lagi," ungkapnya.


Isu WNI mencari kerja di luar negeri ini sebelumnya diutarakan oleh Anggota Komisi XI DPR, Kardaya Warnika.


Politisi Partai Gerindra tersebut memaparkan kondisi di daerah pemilihannya.


Menurut dia, banyak warga merantau demi upah yang jauh lebih besar. 


Dia mencontohkan upah di Taiwan mencapai Rp20 juta, Korea Selatan Rp30 juta, hingga Jepang yang tembus Rp49 juta.


Kardaya lantas meminta pemerintah untuk menyediakan pelatihan guna meningkatkan kemampuan para pekerja tersebut. (*) 


Sumber: iNews.id

Pastikan Usung Gibran di Pemilu 2029, PSI Singgung Anak Muda dan Pengalaman jadi Wapres    
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Pastikan Usung Gibran di Pemilu 2029, PSI Singgung Anak Muda dan Pengalaman jadi Wapres
PSI menegaskan bakal mengusung Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2029. Penegasan itu disampaikan Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali. 
BENTENGSUMBAR.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bakal mengusung Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2029. 


Penegasan itu disampaikan Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali saat menghadiri rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) PSI Maluku Utara (Malut) di Hotel Bela, Ternate, Jumat (28/11/2025).


"Sudah pasti (PSI akan mengusung Gibran di Pemilu 2025). Pasti mencalon Gibran. Ya (minimal Wapres).


Ali menyebut jika saat ini tidak ada anak muda yang memiliki pengalaman yang lengkap di Eksekutif selain Gibran.


"Yah, Orang secerdas Gibran seperti itu, hari ini siapa generasi muda anak muda yang punya pengalaman jadi WAPRES? Hanya dia sendiri," ucap Ahmad Ali.


Menurut Ali, PSI selama ini dikenal sebagai partai anak muda sehingga menjadi hal yang wajar jika partai tersebut memberi ruang kepada figur muda yang dinilai berprestasi.


"Katanya PSI partainya anak muda. Begitu ada anak muda yang berprestasi seperti dia, hari ini sudah punya pengalaman jadi WAPRES kok sekarang tidak mau kita calonkan? Murah banget PSI kalau seperti itu. Iya kan? Terus anak muda kita hanya mengeksplotasi," lanjutnya.


Ia juga menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan menjadi prinsip yang dipegang PSI. Ali mengatakan pembangunan yang dirancang Presiden Joko Widodo harus dilanjutkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan diteruskan oleh Gibran pada periode berikutnya. 


"Kita menganut prinsip kesinambungan. Kalau kemudian komitmen ini berjalan, ini pembangunan yang dirancang Pak Jokowi berkesinambungan oleh Pak Prabowo, berkesinambungan oleh Pak Gibran supaya pembangunan itu bisa tuntas," ujarnya.


Ali menyebut banyak tudingan yang muncul karena sebagian masyarakat tidak memahami konteks pembangunan jangka panjang.


"Supaya orang tidak berkoar-koar orang yang pikirnya tidak nyampe menuduh Pak Jokowi macam-macam. Oh bendungan tidak selesai, tidak berguna, ya memang belum selesai. Belum ada pengairannya, belum ada irigasinya. Jadi IKN belum selesai, ya memang belum selesai. Karena itu dia berkelanjutan pembangunannya," katanya.


Ia menambahkan, PSI saat ini tengah mendorong seluruh kader di daerah agar mendukung program pemerintahan Prabowo–Gibran.


"Kan kata Pak Prabowo kita kerja dulu. Jadi sekarang ini PSI sedang mendukung, mengimbau supaya kader-kader di daerah untuk mendukung program Pak Prabowo dan Gibran, untuk menyelesaikan program-program itu," pungkasnya. (*)


Sumber: Fajar. co. id

Harap Disimak! 9 Poin Penjelasan Rektor UGM soal Ijazah Jokowi, dari Daftar hingga IPK di Atas 2,5    
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Harap Disimak! 9 Poin Penjelasan Rektor UGM soal Ijazah Jokowi, dari Daftar hingga IPK di Atas 2,5
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Ova Emilia kembali buka suara terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi). Harap disimak penjelasan Rektor UGM agar tak salah paham. 
BENTENGSUMBAR.COM – Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Ova Emilia kembali buka suara terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi).


Penjelasan ini sekaligus menjawab polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI.


“UGM telah dan selalu konsisten menyampaikan informasi sesuai dengan data akademik dan porsi kewenangannya,” dikutip dari akun media sosial UGM, Sabtu (29/11/2025). 


Berikut 9 poin penjelasan UGM mengenai Jokowi:


1.    UGM menerima mahasiswa yang bernama Joko Widodo dan terdaftar pertama kali tanggal 28 Juli 1980.  UGM memiliki bukti penerimaannya.


Pengumuman tersebut juga dapat dilihat di Koran Kedaulatan Rakyat pada tanggal 18 Juli 1980.


2.    Joko Widodo menjalani proses registrasi sebagaimana seharusnya,  dengan berbagai dokumen seperti formulir registrasi dan pernyataan atau janji yang bersangkutan sebagai mahasiswa baru. 


Data yang bersangkutan juga didokumentasikan dalam Buku Induk Angkatan 1980.


3.    Joko Widodo menjalani kuliah di Fakultas Kehutanan UGM dengan dosen pembimbing akademik Bapak Kasmujo.  


Saat ini, beliau sudah purna tugas, namun masih berkomunikasi dengan UGM. 


4.    Tahun 1983 Joko Widodo menyelesaikan evaluasi program sarjana muda yang pada saat itu ada dalam masa transisi dan programnya disatukan menjadi program sarjana.


5.    Joko Widodo menyelesaikan pendidikan sarjananya dan menyusun skripsi di bawah bimbingan Bapak Ahmad Sumitro.


Penulisan nama Sumitro dikenal dalam dua bentuk, yaitu Soemitro menggunakan O-E dan Sumitro menggunakan huruf U. Dan kedua ejaan tersebut sah serta digunakan dalam dokumen resmi. 


6.    Joko Widodo lulus program sarjana pada tanggal 23 Oktober 1985 dengan indeks prestasi di atas 2,5 yang memang merupakan indeks prestasi minimal.


7.    Joko Widodo telah menerima ijazah asli sesuai ketentuan. 


Sejak itu, segala hal yang terkait ijazah tersebut, termasuk keputusan menunjukkan kepada publik atau tidak, merupakan tanggung jawab yang bersangkutan. 


8.    Terkait foto ijazah Joko Widodo berkacamata, kami tegaskan bahwa di masa itu yang dilarang adalah foto diri dengan kacamata hitam.


Hal ini sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh pembantu rektor bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat tanggal 3 November 1984. 


UGM juga memiliki arsip ijazah lainnya yang menunjukkan foto diri berkacamata. 


9.    Pernyataan ini untuk menyampaikan kebenaran sebagai tanggung jawab UGM dan tidak untuk membela satu pihak pun secara tidak proporsional.


Ova Emilia menyampaikan penegasan tersebut atas apa yang sudah disampaikan sebelumnya sebagai klarifikasi dan bentuk tanggung jawab UGM. (*) 


Sumber: Okezone. com

Kubu Gus Yahya Copot Gus Ipul Cs, Ada Apa?    
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Kubu Gus Yahya Copot Gus Ipul Cs, Ada Apa?
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kubu Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Rapat Harian Tanfidziyah. 
BENTENGSUMBAR.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kubu Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Rapat Harian Tanfidziyah. 


Salah satu keputusan rapat tersebut yaitu merotasi posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU dari Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ke H Amin Said Husni.


Keputusan tersebut tercantum dalam Surat Pernyataan Nomor: 4792/PB.23/A.II.07.08/99/11/2025. Gus Ipul digeser menjadi Ketua PBNU.


"H. Amin Said Husni dari posisi semila sebagai Wakil Ketua Umum ke posisi Sekretaris Jenderal PBNU," bunyi keputusan yang diterima Metrotvnews.com, Jumat, 28 November 2025. 


Tak hanya posisi Sekjen, Rapat Harian Tanfidziyah juga merotasi sejumlah posisi strategis di PBNU. Yakni, Bendahara Umum (Bendum) yang diisi oleh H. Sumatri.


Selanjutnya, menggeser Masyhuri Malik dari Ketua PBNU ke posisi Wakil Ketua Umum PBNU. 


Lalu, Gudfan Arif digeser dari Benum PBNU menjadi Ketua PBNU.


"Sesuai dengan ketentuan berlaku, Ketua Umum akan segera melaporkan Keputusan Rapat Harian Tanfidziyah kepada Rais Aam PBNU," bunyi keputusan rapat tersebut.


Keputusan dikeluarkan pada 07 Jumadal Akhirah 1447 H/28 November 2025. 


Keputusan tersebut tercantum tanda tangan elektronik Gus Yahya. (*) 


Sumber: Metrotvnews.com

Sentilan Tegas Prabowo: Kalau Guru Keras, Jangan-jangan Anakmu Nakal!    
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Sentilan Tegas Prabowo: Kalau Guru Keras, Jangan-jangan Anakmu Nakal!
Presiden Prabowo Subianto kungingi salah satu sekolah. Ia memberikan sentilan yang tegas kepada para orang tua di Indonesia terkait sikap dan otoritas guru dalam mendidik anak.
BENTENGSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 yang meriah di Indonesia Arena Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11/2025).


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan sentilan yang tegas kepada para orang tua di Indonesia terkait sikap dan otoritas guru dalam mendidik anak.


Prabowo meminta orang tua untuk introspeksi ketika mendapati guru bersikap keras atau tegas, karena hal itu bisa jadi merupakan respons terhadap perilaku murid yang nakal.


“Tapi memang kalau guru saya dulu enggak tegas, enggak keras sama saya, saya enggak bisa berdiri di sini. Jadi, hai orang tua di mana-mana, kalau guru itu keras, jangan-jangan anakmu yang nakal. Benar?” ujar Prabowo yang disambut riuh tepuk tangan para guru yang hadir.


Prabowo menegaskan bahwa membiarkan anak bersikap nakal, apalagi kurang ajar, akan berdampak buruk pada masa depan mereka. Ia menyoroti fenomena murid yang berani melawan atau tidak memiliki sopan santun kepada pengajar.


"Dan ini ada fenomena, kadang-kadang justru yang kalau nakal itu, oke lah ya. Tapi kalau kurang ajar ini yang enggak beres. Kadang-kadang ada murid yang kurang ajar, ya kan? Ditegur oleh guru dia balas. Merasa dirinya jagoan," tegasnya.


Untuk mendukung pandangannya, Presiden Prabowo menceritakan pengalaman pribadinya saat masih menjabat sebagai menteri pertahanan (Menhan).


Ia pernah menerima laporan mengenai sikap murid yang sangat tidak sopan kepada gurunya di sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan.


"Ada sekolah yang di bawah Kemenhan, ada dapat laporan murid-murid yang apa itu jawab enggak sopan ke gurunya. Ada yang banting pintu, langsung kepala sekolah memberhentikan anak itu," cerita Prabowo.


Kepala sekolah sempat merasa ragu karena murid yang diberhentikan tersebut ternyata adalah anak seorang jenderal aktif.


"Tahu-tahu kepala sekolahnya agak grogi karena yang diberhentikan itu anak jenderal. Kepala sekolahnya telepon saya, saya bilang enggak usah ragu-ragu, mana jenderal itu suruh menghadap saya. Aku tunggu-tunggu enggak datang-datang juga itu jenderal itu," sambungnya.


Prabowo menekankan bahwa anak dari tokoh, pemimpin, atau bahkan jenderal sekalipun, harus menunjukkan sikap yang lebih sopan, lebih baik, dan lebih tertib.


“Menteri pendidikan enggak usah ragu-ragu. Guru-guru harus kita dukung, mereka adalah masa depan Indonesia. Makanya, semua anak Indonesia, saya selalu minta cintai orang tua, hormati guru,” pungkas Prabowo Subianto.


Pernyataan ini menjadi penegasan atas dukungan penuh Presiden Prabowo terhadap profesi guru, sekaligus peringatan keras bagi para orang tua untuk lebih menghormati otoritas pendidik. (*) 


Sumber: BeritaSatu.com

Prabowo Sindir Birokrat yang Suka Markup Harga Hingga 150 Kali Lipat           
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Prabowo Sindir Birokrat yang Suka Markup Harga Hingga 150 Kali Lipat
Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat, 28 November 2025.
BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya memberantas korupsi di tubuh birokrasi Indonesia.


Hal itu disampaikan dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat, 28 November 2025.


Di hadapan para guru dan tamu undangan, Prabowo meminta dukungan penuh publik untuk membersihkan praktik-praktik koruptif yang selama ini membebani negara. 


“Saya mohon dukungan saudara-saudara kita harus memberantas korupsi dari indonesia ini,” tegasnya.


Prabowo menekankan bahwa beban persoalan korupsi sudah sangat berat dan membutuhkan waktu untuk dibenahi secara sistematis. Ia menyinggung betapa masifnya mark up anggaran yang terjadi di berbagai sektor pemerintahan.


Kepada para menterinya, Prabowo memberikan instruksi keras untuk mengawasi pejabat dan staf di bawahnya agar tidak bermain-main dalam pengelolaan anggaran. Ia bahkan menyindir birokrat nakal yang kerap menaikkan harga barang secara tidak masuk akal. 


“Saya minta menteri-menteri awasi anak buahmu awasi pejabat-pejabatmu dan saya kasih peringatan ya. Para birokrat kalau masih ngotot mau mempermainkan anggaran mengira bahwa kita bodoh. Semua markup-markup barang harganya 10 juta dinaikin 150 kali jangan kira saya tidak tahu,” kata Prabowo.


Ia menegaskan kembali bahwa setiap rupiah negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, khususnya sektor pendidikan.


“Saya kasih peringatan para menteri, kepala badan, pejabat, bersihkan aparatmu semuanya itu. Kita butuh setiap rupiah untuk kepentingan rakyat untuk kepentingan guru-guru untuk kepentingan perbaikan sekolah kita butuh itu semua,” lanjutnya.


Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung video-video siswa di daerah terpencil yang harus menempuh perjalanan berat, termasuk menyeberangi sungai setiap hari demi bersekolah. Ia menyebut kondisi itu sebagai pengingat nyata bagi para pejabat agar tidak melakukan korupsi.


“Koruptor-koruptor lihat ini, harus muter, di sekolah basah, di sekolah mereka basah pulang basah,” ucapnya. (*) 


Sumber: RMOL

Semen Padang dan IKA Unand Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar    
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Semen Padang dan IKA Unand Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menerima bantuan kemanusiaan. 
BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menerima bantuan kemanusiaan dari PT. Semen Padang dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas (Unand) untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumbar, sejak sejak 21 November lalu.

Pada Jumat (28/11) kemaren, Semen Padang menyerahkan bantuan senilai Rp210 juta melalui program Semen Padang Peduli Bencana Sumbar. Hari ini, Sabtu (29/11), bantuan serupa juga diterima Gubernur Mahyeldi dari IKA Unand senilai Rp100 juta.

“Alhamdulillah, kepedulian Semen Padang dan para alumni Unand sangat berarti bagi masyarakat terdampak. Bantuan ini akan segera kita salurkan,” ujar Mahyeldi di Padang, Sabtu (29/11/2025).

Gubernur kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada kendati intensitas hujan sudah jauh menurun, terutama bagi yang bermukim di sekitar kawasan perbukitan. Antisipasi terhadap bencana susulan, mesti tetap dilakukan.

Direktur Utama Semen Padang, Pri Gustari Akbar menyebut timnya sudah turun ke lapangan sejak awal bencana, membawa tenaga medis, logistik, dan dapur umum.

"Ini bukti kita hadir untuk masyarakat Sumbar," tegasnya.

Sementara perwakilan IKA Unand, Fajar Septian menyampaikan penggalangan donasi masih berlangsung dan kemungkinan jumlah donasi yang terkumpul akan terus bertambah.

"Proses penggalangan masih terus berlangsung, semoga nilainya bisa terus bertambah,"ungkapnya

Pemprov Sumbar mengapresiasi dukungan berbagai pihak dan memastikan seluruh bantuan dikelola dan akan segera didistribusikan untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak. (adpsb/cen/bud)

Wako Respons Cepat Laporan Masyarakat    
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Wako Respons Cepat Laporan Masyarakat
Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra melakukan koordinasi dengan seluruh Camat dan Lurah se-Kota Solok, Kamis (27/11/2025).
BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra melakukan koordinasi dengan seluruh Camat dan Lurah se-Kota Solok, Kamis (27/11/2025).


Hal ini terkait penanganan banjir yang melanda beberapa wilayah. 


Wako Koordinasi dengan Camat dan Lurah, harapkan penanganan banjir dilakukan secara sigap dan tanggap.


Dikatakannya, pentingnya gerak cepat perangkat kecamatan dan kelurahan dalam memantau kondisi lapangan dan membantu warga terdampak.


Wako meminta posko siaga diaktifkan, pendataan warga dipastikan akurat.


Serta penyaluran bantuan dipercepat. 


Wako juga menekankan perlunya respons cepat terhadap laporan masyarakat dan koordinasi yang kuat dengan OPD terkait.( BO )


Maklumat: 


Wartawan BentengSumbar. com dalam bertugas meliput dan investigasi dilengkapi id. card. 


Narasumber dapat meminta wartawan BentengSumbar. com memperlihatkan kartu Identitas jika diperlukan.

Petani di Tanah Datar Bersyukur Lega, Peradangan Matanya dijamin BPJS Kesehatan    
Sabtu, November 29, 2025

On Sabtu, November 29, 2025

Petani di Tanah Datar Bersyukur Lega, Peradangan Matanya dijamin BPJS Kesehatan
Aldi Ilham (26), seorang petani di Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar. 
BENTENGSUMBAR.COM - Apa yang awalnya menjadi hari kerja biasa di sawah berubah menjadi pengalaman mendebarkan bagi orang tua Aldi Ilham (26), seorang petani di Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar. Saat tengah bekerja di petakan sawahnya, seekor serangga kecil tiba–tiba terbang dan masuk ke mata ayahnya.


Peristiwa itu terjadi beberapa pekan lalu saat ayah Aldi tengah menanam padi di sawah yang merupakan sumber mata pencahariannya. Cuaca cukup cerah, namun angin bertiup relatif kuat. 


Ketika ayah Aldi menunduk untuk menanam padi, tiba-tiba ayahnya merasakan sesuatu masuk ke matanya. Meski awalnya dianggap sepele, kejadian itu berujung pada infeksi dan peradangan yang membuat penglihatan ayahnya terganggu dan memaksanya untuk berhenti bekerja sementara. 


“Ayah saya terkejut karena matanya terasa perih sekali. Ayah saya berpikir itu cuma debu atau kotoran biasa dan langsung mengusap mata, tetapi lama-lama justru semakin sakit, seperti ada yang bergerak,” ucap Aldi.


Aldi mengaku, jika ayahnya telah mencoba membilas matanya dengan air yang ia bawa di botol, namun kondisi justru makin memburuk yang membuat mata ayahnya memerah, berair dan terasa sangat sensitif terhadap cahaya. Menyadari gejala tidak kunjung mereda, Aldi memutuskan untuk mengantar ayahnya ke puskesmas terdekat.


Petugas medis yang memeriksa ayahnya menemukan adanya sisa serangga yang menempel di lapisan dalam mata. Kondisi ini memicu iritasi dan peradangan yang berpotensi menjadi infeksi serius jika tidak segera ditangani.


Selain itu, petugas medis juga melakukan tindakan pembersihan dan memberikan obat antiinflamasi serta antibiotik untuk meredakan infeksi. Ayah Aldi juga diberikan rujukan untuk pemeriksaan lanjutan di rumah sakit daerah guna memastikan tidak ada kerusakan yang lebih parah pada bagian dalam mata.


“Kami sekeluarga merasa khawatir saat melihat mata ayah yang semakin membengkak, sehingga kami memutuskan membawa ayah ke puskesmas untuk diperiksa lebih lanjut. Beruntung cepat dibawa ke puskesmas, jika terlambat ditangani bisa berbahaya untuk penglihatannya,” cerita Aldi.


Yang membuat Aldi semakin lega adalah seluruh proses layanan mulai dari pemeriksaan awal di puskesmas, tindakan pembersihan, obat-obatan, hingga rujukan ke rumah sakit, sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. 


“Kami sangat bersyukur punya BPJS Kesehatan. Penghasilan sebagai petani tidak selalu stabil dan jika harus bayar sendiri, mungkin bisa menghabiskan biaya yang besar untuk pengobatan mata seperti ini,” ungkap Aldi.


Setelah beberapa hari menjalani pengobatan, kondisi mata ayah Aldi kini semakin membaik. Rasa perih dan nyerinya sudah sudah jauh berkurang dan ayahnya mulai bisa melihat dengan lebih baik dan nyaman. Aldi mengaku jauh lebih tenang, meskipun dokter menyarankan agar ayahnya beristirahat untuk sementara waktu sebelum kembali bekerja.


“InsyaAllah, ayah saya bisa kembali bekerja sebentar lagi. Yang penting mata ayah saya baikbaik saja dan kami tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk pengobatannya,” ucap Aldi.


Kejadian mengejutkan yang berawal di sawah, kini berakhir dengan rasa syukur dan pelajaran berharga bagi Aldi sekeluarga. Keikutsertaan sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan tidak hanya membantunya mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga menyelamatkannya dari beban biaya besar yang sulit ia tanggung sendirian.


Kebahagiaan pun ikut terpancar dari wajah Aldi, yang juga mendapatkan kemudahan dalam penyelesaian kendala administrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) milik ayahnya yang terdeteksi memiliki dua data kepesertaan. Kendala data ganda yang sebelumnya membuat proses pelayanan di fasilitas kesehatan sempat terhambat, akhirnya dapat diselesaikan dengan cepat oleh BPJS Kesehatan dalam waktu singkat.


"Saya benar-benar terbantu, petugas BPJS Kesehatan menginformasikan dengan jelas, memproses data ayah saya dengan cepat dan sangat ramah. Kendala data ganda ayah saya pun akhirnya selesai, tanpa harus bolak-balik," tambah Aldi.


Tak lupa, Aldi turut mengingatkan kepada para petani lain di luar sana untuk lebih memperhatikan keselamatan saat bekerja, termasuk menggunakan pelindung sederhana, seperti kacamata saat bekerja di sawah untuk mengurangi risiko cedera mata. Aldi juga berharap agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.


“Jangan tunggu sakit baru mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan jangan menunggu samapai kejadian, seperti ayah saya baru mau mendaftarkan kepesertaanya. Kita tidak tahu kapan musibah datang dan memiliki jaminan kesehatan, seperti BPJS Kesehatan ini sangat membantu kita,” tuturnya. (HM)