HEADLINE
Penyegaran Birokrasi, Bupati Solok Lantik 59 Pejabat Administrator Tekankan Pelayanan Prima    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

Penyegaran Birokrasi, Bupati Solok Lantik 59 Pejabat Administrator Tekankan Pelayanan Prima
Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 59 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.  (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sebagai langkah memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 59 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Acara berlangsung khidmat di Aula Gedung C Sekretariat Daerah, Senin (22/6).

Turut hadir Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., Ketua TP-PKK Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Ketua GOW Kabupaten Solok Ny. Lian Octavia Candra, Penjabat Sekda Jefrizal, S.Pt., M.T., para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta sejumlah aparatur sipil negara.

Pelantikan ini mencakup pejabat pada jenjang eselon III.A dan III.B, yang merupakan tindak lanjut rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara sekaligus bagian dari upaya penyegaran organisasi. 

Tujuannya agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif, efisien, dan mampu menjawab tantangan pembangunan yang terus berkembang.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi. 

Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, aparatur dituntut untuk cepat beradaptasi, berinovasi, dan tidak lagi bekerja secara rutinitas semata.

“Rotasi dan penyegaran ini kami lakukan agar kinerja pemerintahan semakin cepat, terarah, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat. Jangan biarkan jabatan dijadikan alat untuk keuntungan pribadi, tetapi jadikan sebagai sarana mengabdi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pejabat baru untuk selalu menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, membangun kerja sama yang harmonis antarinstansi, serta menjadi teladan dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman daerah. 

Sebagai pelayan publik, lanjutnya, aparatur harus hadir dengan sikap ramah, tanggap, dan solutif atas setiap kebutuhan yang disampaikan warga.

Di akhir sambutannya, Bupati mengucapkan selamat melaksanakan tugas kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. 

Ia berharap amanah yang diemban dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya guna mewujudkan birokrasi yang responsif, bersih, dan andal, serta mendukung terciptanya Kabupaten Solok yang maju, sejuk, dan damai.(80)

Wako Fadly Amran Satu-satunya Kepala Daerah yang Jadi Keynote Speaker di Global Sustainable Development Congress 2026    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

Wako Fadly Amran Satu-satunya Kepala Daerah yang Jadi Keynote Speaker di Global Sustainable Development Congress 2026
Wali Kota Padang Fadly Amran tampil sebagai salah satu keynote speaker dalam Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 dan satu-satunya Kepala Daerah. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran tampil sebagai salah satu keynote speaker dalam Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 dan satu-satunya Kepala Daerah, Rabu, 24 Juni 2026 / ICE BSD Tangerang.

Bertindak sebagai pembicara lain adalah Jung Eun Chu (Assistant Professor, City University of Hong Kong), Peipei Chen (Assistant Professor, City University of Hong Kong), Ping Han (Assistant Professor, City University of Hong Kong). 

Wali Kota Padang Fadly Amran diminta memaparkan tips penanganan bencana hidrometeorologi di Kota Padang.

Fadly Amran memaparkan bahwa kolaborasi semua pihak (KSB, TNI-Polri, swasta) dan kesiapsiagaan adalah kunci keberhasilan Kota Padang tangguh menghadapi bencana.

“Kolaborasi bersama para akademisi menjadi bagian penting untuk menyiapkan scientific based policy,” ujarnya.

Dikatakannya, Pemko Padang menunjukan keberpihakan penganggaran terhadap kebutuhan masyarakat dalam penanganan bencana (Rp. 371,85 miliar rupiah sudah dikucurkan untuk penanganan bencana hidrometeorologi di Kota Padang).

“Penanganan bencana di Kota Padang dibagi ke dalam 4 tahapan utama, penanganan tanggap darurat, rehabilitasi, rekonstruksi, peningkatan kesiapsiagaan secara berkelanjutan,” cakapnya. 

Moderator Benjamin Horton, Dekan City University of Hong Kong. Meminta Wali Kota Padang memaparkan best practice Kota Padang dalam bencana hidrometeorologi 2025. 

Jung Eun Chu, Assistant Prof City University of Hong Kong mengatakan, apa yang terjadi di Kota Padang khususnya dan kawasan Asia Tenggara khususnya ketika Siklon Tropis Senyar, benar-benar di luar kewajaran. Para peneliti sedang meneliti hal tersebut.

Kota Padang berada di Ring of Fire, dan kota pesisir dengan jarak pendek antara pesisir pantai dengan pegunungan. Menjadikan Kota Padang memiliki curah hujan tinggi, dan potensi tinggi terhadap gempa, tsunami, angin kencang.

Sementara itu, Peipei Chen, Assistant Prof City University of Hong Kong bercakap, cara menghandle data dalam penanganan bencana sangat penting. Utamanya memperhatikan tren data sebelum bencana terjadi, sehingga penanganan ketika terjadi bencana bisa lebih cepat, terukur, seperti di Kota Padang. (Prokompin).

SMAN 2 VII Koto Gelar Pelatihan Menulis, Armaidi Tanjung Berikan Motivasi    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

SMAN 2 VII Koto Gelar Pelatihan Menulis, Armaidi Tanjung Berikan Motivasi
Tampil tiga narasumber masing-masing Sekretaris Satupena Sumatera Barat Armaidi Tanjung dan Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Padang Pariaman/Kota Pariaman Ikhlas Bakri, serta pengurus SMSI Padang Pariaman Ahmad Damanhuri.  (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman tingkat kemampuan menulis dengan melakukan pelatihan menulis bagi siswa dan guru pada Sosialisasi Literasi. 

Tampil tiga narasumber masing-masing Sekretaris Satupena Sumatera Barat Armaidi Tanjung dan Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Padang Pariaman/Kota Pariaman Ikhlas Bakri, serta pengurus SMSI Padang Pariaman Ahmad Damanhuri. 

Kepala SMAN 2 VII Koto  Sungai Sariak Ratna Wilis, S.Pd, M.Pd, pada pembukaan pelatihan menulis, Rabu 24/6/2026) mengatakan, salah satu upaya meningkatkan kualitas siswa dan sekolah adalah dengan mendorong siswa dan guru untuk mampu menulis dengan baik. Baik menulis berita maupun menulis esai, cerpen dan puisi. Dengan menulis tersebut, siswa dan guru akan termotivasi mengungkapkan pikiran-pikirannya melalui tulisan.

“Kami sengaja mendatangkan 3 narasumber dari Satupena Sumatera Barat dan PWI Padang Pariaman, dan SMSI, menyampaikan terkait menulis berita sehingga siswa dan guru termotivasi untuk berita kegiatan sekolah atau kegiatan dirinya sendiri. Sedangkan Sekretaris Satupena Sumbar Armaidi Tanjung menyampaikan apa pentingnya menulis bagi  seorang siswa dan guru,” kata Ratnawilis. 

Ratna Wilis, berharap SMAN 2 bisa menerbitkan buku. Satu guru satu buku bisa terwujud di tahun 2027 mendatang. Kita akan dorong siswa dan guru untuk menulis.

Menurut Armaidi Tanjung, kemampuan menulis bagi siswa sesungguhnya sangat menunjang keberhasilan untuk meningkatkan eksistensi dirinya. 

Karena dengan banyak menulis, siswa diharuskan pula banyak membaca. Mereka yang banyak membaca tentu memiliki wawasan yang lebih luas.

“Karena itu beruntunglah siswa maupun guru yang memiliki kemampuan menulis dengan baik sehingga pikirannya dapat dibaca orang lain. Tulisan yang dihasilkan  seorang siswa dan guru tentu akan menembus ruang dan waktu,” tutur penulis puluhan buku ini.  

Ahmad Damanhuri menambahkan, dalam penulisan berita yang perlu diperhatikan adalah konsep 5W dan 1 H. yakni What (Apa), Who (Siapa), When (Kapan), Where (Di mana), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana). Maksudnya, dalam satu berita harus terjawab unsur ini. Sehingga beritanya bisa dipahami pembaca.

“Konsep 5W 1H  menjadi panduan untuk menyusun informasi berita yang lengkap, akurat, dan mudah dipahami. Jika ada kegiatan sekolah, sepatutnya bisa ditulis beritanya dan diinformasikan kepada publik. Baik melalui media cetak, media online, maupun di media sosial penulisnya, siswa atau guru. Sehingga informasi kegiatan sekolah tersebut bisa dibaca publik tentunya,” tutur Damanhuri yang juga  Owner sekaligus Pimpinan Umum sigi24. com. 

Sementara Ikhlas Bakri, Pimpinan Umum Minangkabaunews.com menegaskan bahwa kemampuan menulis sesungguhnya harus dimiliki oleh siapapun, sepanjang aktivitas profesi menggunakan meja dan kursi. 

"Jika profesi kita nantinya adalah kerja kantoran, maka tidak bisa dilepaskan dari urusan menulis," kata Ikhlas.

Di akhir acara, penyerahan sumbangan buku dari Armaidi Tanjung sebanyak 14 buku dan Pemimpin Redaksi Sigi24.com Ahmad Damanhuri sebanyak 10 buku kepada Kepala SMAN 2 VII Koto Ratna Wilis. (R)

BKMT Sawahlunto Gelar Pekan Muharram 1448 H, Hadirkan Beragam Kegiatan Keagamaan dan Sosial    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

BKMT Sawahlunto Gelar Pekan Muharram 1448 H, Hadirkan Beragam Kegiatan Keagamaan dan Sosial
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sawahlunto menggelar rangkaian kegiatan Pekan Muharram 1448 Hijriah yang berlangsung mulai 23 Juni hingga 10 Juli 2026. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sawahlunto menggelar rangkaian kegiatan Pekan Muharram 1448 Hijriah yang berlangsung mulai 23 Juni hingga 10 Juli 2026. 

Kegiatan tersebut diikuti utusan dari berbagai majelis taklim se-Kota Sawahlunto sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan meningkatkan pemahaman keagamaan di tengah masyarakat.

Pembukaan Pekan Muharram 1448 H dilaksanakan pada Selasa (23/6/2026) melalui Lomba Penyelenggaraan Jenazah.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta terkait pelaksanaan fardu kifayah dalam kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian akan dilanjutkan dengan Lomba Ranking 1 Keislaman pada Kamis (2/7/2026). 

Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk menguji pengetahuan keagamaan yang mencakup pemahaman Al-Qur’an, sejarah Islam, serta praktik ibadah sehari-hari.

Selanjutnya, pada Rabu (8/7/2026), BKMT bersama majelis taklim di Kota Sawahlunto dijadwalkan melaksanakan bakti sosial serentak di empat kecamatan. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program sosial yang melibatkan partisipasi berbagai kelompok majelis taklim.

Pekan Muharram 1448 H akan ditutup melalui pelaksanaan Tabligh Akbar pada Jumat (10/7/2026) yang dipusatkan di Masjid Taqwa Talawi.

Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dan dihadiri oleh Ny. Yori Riyanda Putra.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pekan Muharram yang dinilai menjadi sarana untuk memperkuat kegiatan syiar keagamaan di Kota Sawahlunto.

BKMT Kota Sawahlunto menyatakan bahwa penyelenggaraan Pekan Muharram 1448 H diharapkan dapat menjadi wadah bagi majelis taklim untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. (*) 

Pewarta: marjafri

2.211 KK Penerima Manfaat di Kecamatan Pariaman Selatan Terima Bantuan Pangan    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

2.211 KK Penerima Manfaat di Kecamatan Pariaman Selatan Terima Bantuan Pangan
Wali Kota Pariaman Yota Balad kembali salurkan bantuan pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman Yota Balad kembali salurkan bantuan pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kecamatan Pariaman Selatan, dengan jumlah penerima 2.211 keluarga, Rabu (24/6/2026) pagi.

Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 20 kg dan empat liter minyak goreng untuk dua bulan terhitung dari periode bulan Februari dan Maret 2026.

Menurut Yota Balad, didapatnya bantuan ini kepada masyarakat Kota Pariaman merupakan wujud perhatian dari pemerintah pusat dan 

pemerintah Kota Pariaman untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakatnya, menjaga daya beli keluarga, serta mendukung upaya pengendalian inflasi pangan di daerah.

“Selain itu, Pemko Pariaman akan terus upayakan untuk perbaikan sarana dan prasarana irigasi air sawah guna mempermudah para petani dalam pengolahan lahan pertanian, khususnya sawah, sehingga mampu meningkatkan kualitas hasil tani dalam upaya peningkatan nilai pertumbuhan ekonomi masyarakat,” sambungnya.

Yota juga lakukan dialog khusus bersama para penerima manfaat terkait usulan-usulan langsung dalam upaya komitmen membangun Kota Pariaman ke arah yang lebih baik lagi.

Kegiatan dihadiri  Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, Camat Pariaman Selatan Heri Febrian, perwakilan dari Kodim 0308 Pariaman dan perwakilan dari Dinas Sosial.(fad/at)

Sawahlunto Sambut Peserta Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

Sawahlunto Sambut Peserta Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026
Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar gala dinner di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (23/6/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar gala dinner di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (23/6/2026), sebagai bentuk penyambutan kepada Ketua Umum PB Perkemi, Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji, beserta jajaran pengurus, wasit, official, dan perwakilan kontingen Shorinji Kempo dari berbagai daerah di Sumatera yang mengikuti Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Sawahlunto sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan regional tersebut.

Riyanda mengatakan, pelaksanaan ajang olahraga tidak hanya menjadi sarana pembinaan atlet, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran atlet dan official dari berbagai daerah turut berkontribusi pada sektor perhotelan, kuliner, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Sawahlunto.

“Kehadiran atlet dan official dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM di Kota Sawahlunto. Kami berharap kolaborasi antara Perkemi dan Pemerintah Kota Sawahlunto terus terjalin dengan baik,” kata Riyanda.

Sementara itu, Ketua Umum PB Perkemi Agus Setiadji menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkemi Sumatera Barat, Bagas Panyusunan Nasution, atas penyelenggaraan Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026.

Pada kesempatan yang sama, Agus menyampaikan harapan agar Perkemi Sumatera Barat dapat menyelenggarakan kejuaraan yang melibatkan peserta dari negara-negara tetangga pada masa mendatang.

Ia juga menegaskan komitmen PB Perkemi untuk terus mendorong pengembangan cabang olahraga Shorinji Kempo di Indonesia. 

Salah satu upaya yang disampaikan adalah memperjuangkan agar Shorinji Kempo kembali dipertandingkan pada SEA Games 2027 dan 2029.

Selain itu, PB Perkemi disebut terus membuka peluang pengembangan atlet melalui berbagai program pembinaan dan pendidikan, termasuk kerja sama beasiswa bagi atlet berprestasi.

Menutup sambutannya, Agus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sawahlunto atas penyambutan yang diberikan kepada peserta Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026. 

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dapat terus mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Pewarta: marjafri

Wako Payakumbuh Zulmaeta Bersama DPRD Lakukan Pengesahan Empat Perda Strategis    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

Wako Payakumbuh Zulmaeta Bersama DPRD Lakukan Pengesahan Empat Perda Strategis
Rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (23/06/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pengesahan empat peraturan daerah (Perda) strategis bersama DPRD Kota Payakumbuh dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (23/06/2026).

Empat perda yang disahkan meliputi Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Perda tentang Pencabutan Perda Nomor 24 Tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan di Kelurahan, Perda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, serta Perda tentang Perubahan atas Perda Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan pengesahan empat perda tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

"Empat ranperda yang telah disetujui menjadi perda ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis bagi Kota Payakumbuh ke depan," kata Zulmaeta.

Ia mengapresiasi dukungan pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah berkontribusi dalam penyusunan dan pembahasan produk hukum daerah tersebut.

Menurut dia, seluruh proses pembahasan ranperda dilakukan secara intensif melalui rapat kerja antara tim penyusun ranperda, panitia khusus DPRD, serta komisi bersama mitra kerja hingga mencapai persetujuan bersama.

Salah satu regulasi yang mendapat perhatian khusus adalah Perda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum. 

Melalui perda tersebut, Pemko Payakumbuh kini memiliki landasan hukum yang lebih kuat untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat kurang mampu melalui dukungan anggaran daerah.

Menurut Zulmaeta, keberadaan perda itu merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan seluruh warga memperoleh perlakuan yang sama di hadapan hukum tanpa terkendala kondisi ekonomi.

"Kedudukan yang lemah dan ketidakmampuan ekonomi seseorang tidak boleh menghalangi yang bersangkutan mendapatkan keadilan," ujarnya.

Perda tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendampingan hukum sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal terhadap hak-hak warga negara.

Di bidang kelembagaan, Pemko Payakumbuh juga melakukan penyesuaian organisasi perangkat daerah melalui perubahan Perda Nomor 17 Tahun 2016. 

Langkah itu dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pemerintahan yang terus berkembang serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Pemerintah daerah menilai penataan kelembagaan menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan birokrasi yang lebih responsif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Selain itu, pencabutan Perda Nomor 24 Tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan di Kelurahan dilakukan sebagai upaya harmonisasi regulasi daerah dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan kepastian hukum sekaligus menghindari potensi tumpang tindih aturan dalam pelaksanaan pemerintahan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Pemko Payakumbuh juga menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang menunjukkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah.

Realisasi pendapatan daerah tercatat mencapai Rp782,43 miliar atau 102,57 persen dari target sebesar Rp762,79 miliar.

Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp765,45 miliar atau 89,95 persen dari pagu anggaran sebesar Rp851 miliar. Adapun penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp88,21 miliar atau 100 persen dari target.

Capaian tersebut mencerminkan kinerja fiskal daerah yang tetap terjaga dan menjadi modal penting bagi pemerintah kota dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Zulmaeta mengatakan pemerintah daerah akan terus melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan dengan memperhatikan masukan DPRD serta rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami akan terus meningkatkan dan memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan berdasarkan masukan DPRD dan rekomendasi BPK RI Perwakilan Sumatera Barat demi kemajuan Kota Payakumbuh," katanya.

Dengan disahkannya empat perda tersebut, Pemko Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang adaptif, memperkuat perlindungan hukum bagi masyarakat, meningkatkan efektivitas birokrasi, serta mendorong pelayanan publik yang semakin berkualitas. (HM)

Bongkar Jaringan Narkotika, Satresnarkoba Polres Solok Tangkap Pengedar Sabu di Lembang Jaya    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

Bongkar Jaringan Narkotika, Satresnarkoba Polres Solok Tangkap Pengedar Sabu di Lembang Jaya
Satresnarkoba Polres Solok berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Solok berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (23/6) sekira pukul 15.30 WIB berbekal informasi yang diterima dari masyarakat.

Kapolres Solok melalui Kasatresnarkoba AKP Repaldi, S.H., M.M. CHRS, menyampaikan bahwa penanganan kasus ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di Jorong Taratak Baru, Nagari Selayo Tanang Bukit Sileh. 

Berdasarkan informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan pengawasan ketat di lokasi.

Untuk memastikan kebenaran informasi, petugas menerapkan teknik penyamaran sebagai pembeli. 

Tidak lama kemudian, seorang pria berinisial Rido (36 tahun) yang beralamat di Jakarta Pusat diduga mendekati petugas. 

Pada saat itu juga dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh warga dan saksi-saksi di lokasi.

Dari tangan pelaku, petugas menemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu di genggaman tangan kanan, serta satu paket lagi di saku celana yang dikenakannya. 

Pemeriksaan dilanjutkan ke rumah tempat pelaku berada, dan ditemukan satu paket lagi diduga sabu yang disimpan di dalam kotak besi di lantai kamar.

Selain ketiga paket diduga sabu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain, antara lain timbangan digital, alat hisap, dua unit ponsel, uang tunai sebesar Rp593.000, serta peralatan pendukung lainnya.

Tersangka yang berprofesi sebagai wiraswasta ini kini telah diamankan beserta seluruh barang bukti ke kantor Polres Solok untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Ia diduga melanggar Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau ketentuan terkait dalam KUHP serta peraturan penyesuaian pidana yang berlaku.

Kasatresnarkoba menegaskan bahwa Polres Solok akan terus melakukan operasi pemberantasan narkotika secara berkelanjutan. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan segala aktivitas yang mencurigakan demi menjaga lingkungan bebas dari bahaya narkoba.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi. Keberhasilan ini berkat kerja sama, dan kami pastikan akan terus menindak tegas setiap pelaku yang merusak masa depan generasi dan ketertiban daerah,” tegasnya.(80)

Dua Putra-Putri Terbaik Sumbar Lolos Seleksi Paskibraka Nasional    
Rabu, Juni 24, 2026

On Rabu, Juni 24, 2026

Dua Putra-Putri Terbaik Sumbar Lolos Seleksi Paskibraka Nasional
Proses seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026 telah dilaksanakan secara ketat, transparan, dan melibatkan berbagai unsur lintas lembaga. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dua putra-putri terbaik Sumatera Barat (Sumbar) akan mewakili daerah di Istana Negara pada peringatan HUT Kemerdekaan RI 2026 setelah berhasil lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional.

Capaian ini menjadi kebanggaan masyarakat Sumbar sekaligus menegaskan keberhasilan pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa nasionalis di daerah.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Ia menilai ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga buah dari proses pembinaan generasi muda yang terarah dan berkelanjutan.

“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Artinya, pembinaan generasi muda di Sumatera Barat berjalan baik dan mampu melahirkan putra-putri terbaik yang siap membawa nama daerah di tingkat nasional,” ujar Mahyeldi di Padang, Selasa (23/6/2026).

Ia menegaskan, Pemprov Sumbar terus berkomitmen memperkuat pembinaan generasi muda melalui berbagai program di lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk seleksi Paskibraka yang menjadi wadah pembentukan karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumbar, Mursalim menjelaskan proses seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026 telah dilaksanakan secara ketat, transparan, dan melibatkan berbagai unsur lintas lembaga.

Seleksi diikuti 86 peserta dari 19 kabupaten/kota se-Sumbar pada 8–13 Mei 2026 di UPTD BKOM Pelkes Pemprov Sumbar. Proses itu dilakukan melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensi Umum, pemeriksaan kesehatan, parade, PBB, Samapta, hingga penilaian kepribadian dan pantukhir.

Dari proses tersebut, ditetapkan enam peserta terbaik yang kemudian mewakili Sumbar pada verifikasi tingkat nasional di Jakarta.

Berdasarkan hasil verifikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 15–19 Juni 2026, dua putra-putri terbaik Sumbar dinyatakan lolos sebagai Calon Paskibraka Tingkat Nasional 2026.

"Alhamdulillah, ada dua orang perwakilan kita dinyatakan lolos seleksi nasional. Keduanya itu adalah Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kirena Halim dari Kota Padang Panjang,"ungkap Mursalim

Mereka akan mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Desa Bahagia selama kurang lebih 45 hari pada Juli hingga Agustus 2026 mendatang. Sebelum nantinya bertugas mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.

Sementara itu, peserta lainnya yang lolos di tingkat provinsi akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan pada 1–18 Agustus 2026 mendatang di UPTD BKOM Pelkes Provinsi Sumbar sebagai bagian dari pembinaan generasi muda daerah.

Pemprov Sumbar menilai capaian ini bukan hanya sekadar prestasi, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan pembinaan generasi muda yang berkelanjutan serta penguatan karakter kebangsaan di daerah.

Dengan capaian tersebut, Sumbar kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi representasi daerah di tingkat nasional dan membawa nama baik daerah di panggung nasional. (Adpsb/bud)