HEADLINE
Wako Sawahlunto Resmikan Gerai Z-Iftar Ramadhan 1447 H, Dorong Percepatan Ekonomi Mustahiq    
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

Wako Sawahlunto Resmikan Gerai Z-Iftar Ramadhan 1447 H, Dorong Percepatan Ekonomi Mustahiq
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra meresmikan program Gerai Z-Iftar Ramadhan UMKM di Stasiun Kampung Teleng, Kamis (19/2).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra meresmikan program Gerai Z-Iftar Ramadhan UMKM di Stasiun Kampung Teleng, Kamis (19/2). Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah dan Ketua DPRD Sawahlunto Susi Haryati.

Program yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) itu menjadi bagian dari upaya percepatan ekonomi mustahiq melalui penguatan modal usaha produktif pada momentum Ramadhan 1447 Hijriah.

Ketua BAZNas Sawahlunto Edrizon Effendi menjelaskan, program Gerai Z-Iftar Ramadhan di Sumatera Barat hanya diberikan kepada dua daerah, yakni Kota Sawahlunto dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kepercayaan BAZNas pusat terhadap pengelolaan zakat produktif yang selama ini dijalankan di Sawahlunto.

“Program ini merupakan bentuk dukungan untuk meningkatkan kapasitas usaha mustahiq, khususnya pelaku UMKM kuliner selama Ramadhan,” ujarnya.

Melalui anggaran sebesar Rp45 juta, program tersebut menyasar 48 mustahiq pelaku usaha kuliner. Masing-masing penerima memperoleh bantuan modal sebesar Rp300 ribu guna memperkuat kapasitas produksi dan penjualan di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi pabukoan selama bulan puasa.

Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan bahwa Ramadhan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga periode strategis dalam perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, menurutnya, pengelolaan zakat harus diarahkan untuk memperkuat kemandirian usaha mustahiq agar mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara nyata.

Ia menilai model gerai bersama memberi kesempatan bagi mustahiq untuk tidak sekadar menerima bantuan, melainkan menjadi pelaku ekonomi aktif yang terorganisir dan memiliki peluang keberlanjutan usaha setelah Ramadhan berakhir.

Pemerintah Kota Sawahlunto, lanjutnya, siap mendukung penguatan ekosistem UMKM berbasis zakat agar program serupa dapat menjadi langkah awal transformasi mustahiq menuju kondisi ekonomi yang lebih stabil, produktif, dan bertahap menuju kemandirian. (*) 

Pewarta: Marjafri

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Pembangunan Masjid Nurul Islam Kabupaten Limapuluh Kota    
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Pembangunan Masjid Nurul Islam Kabupaten Limapuluh Kota
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy menyerahkan bantuan sebanyak Rp25 juta. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy menyerahkan bantuan sebanyak Rp25 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Islam. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung setelah Wagub Vasko melaksanakan buka bersama dengan masyarakat Jorong Padang Kandi Nagari Tujuah Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, di Masjid Raya Nurul Islam, Kamis (19/2/2026).

Vasko menjelaskan bantuan yang disalurkannya itu berasal dari dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar, yang merupakan wakaf dari masyarakat . "Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung pembangunan masjid ini," ucapnya.

Vasko juga mengatakan, bulan Ramadhan ini merupakan momentum yang baik untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara Pemerintah dengan masyarakat guna percepatan pembangunan daerah. "Dimomentum ini masyarakat bisa menyampaikan keluhannya sekaligus memberikan masukan kepada pemerintah tentang pelayanan publik dan kebutuhan infrastruktur. Selain itu, melalui momentum ini, silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat juga bisa semakin erat," kata Vasko.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Nagari Tujuah Koto Talago banyak memberikan apresiasi atas kinerja kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar saat ini. Menurutnya, kinerja pemerintahan pada periode ini semakin meningkat, khususnya pada bidang pelayanan publik, penyelesaian masalah ekonomi (kemiskinan), serta inovatif.

Sementara itu Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha menjelaskan Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. "Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemprov Sumbar yang telah memberikan bantuan kepada Masjid Nurul Islam dan insyaallah pemanfaatannya akan tepat guna dan tepat sasaran,"sebutnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri; Anggota DPRD Sumbar, Nurkhalis Datuak Bejo; Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri; Kadis PSDA Provinsi Sumbar, Rifda Suriani; Kadis DPMPTSP Provinsi Sumbar, Luhur Budianda; Kaban Kesbangpol Provinsi Sumbar, Mursalim; Kaban DPKAD Provinsi Sumbar, Rosail Akhyari; Kabiro Pemerintahan Setdaprov Sumbar, Edzedin Zein; Kabiro Umum Setdaprov Sumbar, ⁠Andree Harmadi Algamar. dan Sekretaris Baznas. 

Sementara dari jajaran Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, tampak hadir, Camat Guguak, Gusni Hendrik; Wali Nagari Tujuah Koto Talago, Yon Hendri; dan Wali Jorong Padang Kandih. (Adpsb/nov/bud)

Wagub Vasko Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Kuli Tani di Nagari VII Koto Talago    
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

Wagub Vasko Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Kuli Tani di Nagari VII Koto Talago
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menyalurkan bantuan bedah rumah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menyalurkan bantuan bedah rumah kepada Muhammad Akmal (56), warga Talago, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (19/2/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Baznas dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerahnya.

Akmal yang sehari-hari bekerja sebagai kuli tani tinggal di rumah berukuran sekitar 4x5 meter yang terbuat dari kayu dan bambu yang telah lapuk. Penghasilannya tidak menentu, sekitar Rp50 ribu setiap kali bekerja, itu pun jika ada yang memanggilnya. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan memperbaiki rumah panggungnya yang berdinding bambu dan berlantai papan. Rumah tersebut juga belum dilengkapi fasilitas kamar mandi akibat keterbatasan akses air bersih.

Melihat kondisi itu, Wagub Vasko turun langsung meninjau kediaman Akmal. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan tempat tinggal yang layak. “Kita ingin setiap warga Sumatera Barat memiliki hunian yang aman dan layak. Bantuan ini diharapkan bisa menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Pak Akmal,” ujar Vasko.

Melalui Baznas Provinsi Sumbar, disalurkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk perbaikan rumah, disertai beberapa paket sembako untuk kebutuhan sehari-hari. Vasko menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk gotong royong masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas Sumbar, bukan bantuan pribadi. “Ini adalah amanah dari masyarakat Sumatera Barat yang dititipkan melalui Baznas. Tugas kita memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ia juga memastikan proses perbaikan rumah akan diawasi oleh aparat setempat dan dilaksanakan secara bergotong royong bersama warga sekitar agar hasilnya optimal dan cepat selesai. Dalam kesempatan itu, Wagub turut menanyakan kondisi keluarga Akmal. Diketahui, ketiga putranya telah merantau, sementara sang istri telah lama meninggal dunia.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap warganya. “Kami berterima kasih atas dukungan ini. Semoga bantuan tersebut meringankan beban Pak Akmal dan membawa keberkahan,” ujarnya.

Sementara itu, Akmal tidak kuasa menahan haru saat menerima bantuan secara simbolis. “Saya tidak menyangka Pak Wakil Gubernur dan rombongan datang langsung ke rumah saya. Terima kasih atas bantuan ini,” ucapnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota serta jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. (Adpsb/nov/bud)

Gubernur Mahyeldi Dampingi COO Danantara Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Infrastruktur Strategis di Sumbar    
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Rabu (19/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mendampingi Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Rabu (19/2/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan infrastruktur strategis daerah.

Beberapa proyek yang ditinjau membutuhkan dukungan Danantara, khususnya terkait penyediaan dan pemanfaatan lahan milik BUMN, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI). Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah ruas Jalan Panyalaian di Kabupaten Tanah Datar. Di kawasan turunan curam tersebut, direncanakan akan dibangun jalur pemberhentian darurat (escape ramp) bagi kendaraan yang mengalami rem blong. Fasilitas ini akan dibangun di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia.

Rombongan juga meninjau rencana pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Pembangunan huntara tersebut dibiayai secara penuh oleh Danantara sebagai bagian dari dukungan terhadap penanganan kebutuhan hunian masyarakat terdampak bencana di Sumbar.

Selanjutnya, peninjauan dilakukan di Pasar Padang Luar, Kabupaten Agam. Di lokasi ini direncanakan akan dibangun flyover di atas lahan milik PT KAI untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi, terutama pada jam sibuk dan musim libur.

Dalam kesempatan itu, Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola BUMN menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan escape ramp Panyalaian dan flyover Padang Luar. Menurutnya, proyek tersebut memiliki dampak ekonomi signifikan karena memperlancar arus barang dan orang di jalur strategis Padang–Bukittinggi. “Danantara mendukung rencana proyek ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan dunia usaha. Infrastruktur yang baik akan menurunkan biaya logistik, meningkatkan konektivitas kawasan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dony di Pasar Padang Luar.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin menyatakan kesiapan pihaknya menyesuaikan desain konstruksi dengan kebutuhan jalur kereta api. Ia menjelaskan, posisi pilar flyover akan diatur sejajar dengan badan jalan agar tidak mengganggu operasional kereta. “Kita sesuaikan desainnya. Pilar akan ditempatkan sejajar dengan jalan sehingga tetap aman bagi operasional kereta api,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Mahyeldi menyebut rencana pemanfaatan lahan PT KAI menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan lembaga investasi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat. “Semoga koordinasi lintas sektor ini segera tuntas, sehingga dalam waktu dekat proyek dapat masuk ke tahap konstruksi,” ujar Mahyeldi. Sementara itu, Andre Rosiade menegaskan bahwa pembangunan flyover Padang Luar bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi kebutuhan mendesak demi keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi. “Yang pasti jangan sampai ada korban lagi. Desainnya harus matang, termasuk pengaturan di lahan KAI, agar solusi ini benar-benar menyelesaikan persoalan,” tegas Andre.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Agam, Benny Warlis; Bupati Tanah Datar, Eka Putra; serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Elsa Friandi. (adpsb/rmz/bud)

Anggota DPR RI Asal Kota Solok Hibahkan Mobil ke SMPN 1    
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

Anggota DPR RI Asal Kota Solok Hibahkan Mobil ke SMPN 1
Satu unit kendaraan operasional jenis Toyota Hiace hibah dari Anggota DPR RI, Willy Aditia di serah kunci dan pemotongan pita. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Satu unit kendaraan operasional jenis Toyota Hiace hibah dari Anggota DPR RI, Willy Aditia di serah kunci dan pemotongan pita di hadiri oleh Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra bertempat di Halaman SMP 1 Sabtu (14/02/2026).

Wako menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Anggota DPR RI Komisi XIII yang juga merupakan alumni SMP N 1 Kota Solok dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. 

“Bantuan ini bertujuan untuk mempermudah mobilitas sekolah, baik untuk kebutuhan operasional sehari-hari, kegiatan ekstrakurikuler siswa, maupun keperluan mendesak lainnya,” ujar Wali Kota.

Wako juga berharap, dengan adanya kendaraan operasional tersebut, tidak ada lagi kendala logistik yang menghambat pihak sekolah dalam mengembangkan potensi siswa. 

“Ini adalah wujud nyata kehadiran Bapak Willy Aditia di DPR RI untuk membantu dunia pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMP N 1 Kota Solok menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas bantuan yang diberikan.

“Selama ini kami mengalami kesulitan apabila harus mengikuti lomba atau kegiatan di luar sekolah karena keterbatasan kendaraan. Bantuan mobil dari Bapak Willy Aditia ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.( BO )

Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya Ketika Hearing dengan PKL Pasar Raya     
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rahmat Wijaya Ketika Hearing dengan PKL Pasar Raya
Ketua Komisi II, Rahmat Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sepihak. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Komisi II, Rahmat Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Hal itu disampaikannya ketika hearing dengan puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Raya Padang mendatangi Gedung DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026).

“Hari ini kita menerima aspirasi kawan-kawan PKL, baik dari basement maupun pedagang selasar. Permintaan mereka ingin tetap berjualan satu bulan penuh selama Ramadan hingga Lebaran. Namun kita tidak bisa memutuskan sendiri,” ujarnya usai pertemuan, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan, hasil rapat internal Komisi II akan disampaikan kepada pimpinan dewan untuk selanjutnya dibahas bersama Wali Kota, Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan guna mencari solusi terbaik. “Kita akan konsultasi dan rapat lanjutan dalam waktu dekat, kemungkinan besok atau lusa sudah ada tindak lanjut. Prinsipnya kita ingin keputusan yang adil, tidak merugikan pedagang dan tetap menjaga ketertiban kota,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut juga mengemuka perlunya pendataan ulang jumlah PKL terdampak serta evaluasi ketersediaan dan kelayakan lahan di lokasi relokasi. Rahmat menyebut, berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan, jumlah lapak yang tersedia mencapai lebih dari 600 unit. Namun pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah secara teknis masih tersedia ruang gerak yang memadai bagi pedagang dan pembeli. “Secara aturan minimal luas lapak 1 meter persegi. Tapi kita juga harus cek, apakah masih ada ruang gerak yang cukup untuk pembeli agar tetap aman dan nyaman saat berbelanja,” jelasnya.

Ia menegaskan, kenyamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penataan kawasan pasar.

Sementara itu, kuasa hukum pedagang, Budi, menilai relokasi yang dilakukan Pemko belum sepenuhnya memenuhi standar yang diatur dalam ketentuan teknis terkait penataan pasar rakyat.

Menurutnya, terdapat standar nasional yang mengatur besaran dan kelayakan tempat relokasi pedagang. Ia menyebut perlu kajian ulang agar kebijakan relokasi tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. “Kami melihat perlu evaluasi menyeluruh agar relokasi benar-benar layak dan sesuai standar, sehingga tidak memicu polemik seperti sekarang,” katanya.

Sebagai pimpinan legislatif daerah, Rahmat menegaskan bahwa DPRD berkomitmen menjembatani kepentingan pedagang dan pemerintah. “Kita ingin solusi yang bijak dan berkeadilan. Penataan kota penting, tapi keberlangsungan usaha masyarakat kecil juga harus menjadi perhatian. Karena itu, kita akan duduk bersama dengan Pemko untuk mengambil kebijakan terbaik dalam waktu secepatnya,” tegasnya.

Hasil final dari konsultasi dan rapat lanjutan tersebut rencananya akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan, setelah DPRD dan Pemko mencapai kesepakatan bersama. (*)

Takjil Ramadan: Lezatnya Gulai Tunjang    
Kamis, Februari 19, 2026

On Kamis, Februari 19, 2026

Takjil Ramadan: Lezatnya Gulai Tunjang
Seharian menahan haus dan lapar di bulan puasa membuat siapa saja ingin merasakan nikmatnya setiap makanan sebagai pelepas puasa. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Seharian menahan haus dan lapar di bulan puasa membuat siapa saja ingin merasakan nikmatnya setiap makanan sebagai pelepas puasa. 

Salah satu masakan yang harus dicoba saat berbuka puasa yakni gulai tunjang. 

Gulai khas Minangkabau itu memang begitu populer di tengah masyarakat. 

Gulai tunjang berupa kikil atau kaki sapi yang dimasak dalam kuah santan kental berbumbu rempah. 

Gulai ini memiliki tekstur kenyal-lembut, kolagen yang kaya, serta kuah santan bumbu rempah yang kental dan gurih. 

Bagi yang tidak sempat memasak, membeli gulai tunjang di rumah makan adalah pilihan tepat di saat puasa kali ini. 

Tidak sulit menemukan gulai tunjang di Kota Padang. Sebab hampir seluruh rumah makan menyediakan masakan ini. 

Soal harga, cukup terjangkau kantong. Serta tergantung tempat membelinya. 

Harga sepotong tunjang berkisar antara Rp12 ribu hingga Rp15 ribu perpotong. 

Ingin mencobanya? Ayo kita cari di rumah makan terdekat sebelum bedug magrib berbunyi.(Charlie)