HEADLINE
Wali Kota Solok Dorong Sinergi BPJS Kesehatan dan Faskes: Pastikan Layanan Cepat, Tepat, dan Berkualitas    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Wali Kota Solok Dorong Sinergi BPJS Kesehatan dan Faskes: Pastikan Layanan Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan yang digelar di ruang rapat Kantor Cabang BPJS Kesehatan Kota Solok, pada Senin (11/05/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, menghadiri Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan yang digelar di ruang rapat Kantor Cabang BPJS Kesehatan Kota Solok, pada Senin (11/05/2026). 

Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Solok serta para pemangku kepentingan terkait di wilayah Kota Solok.

Agenda utama rapat ini adalah membahas langkah-langkah penguatan sinergi dan kerja sama antarlembaga, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. 

Fokus pembahasan diarahkan pada optimalisasi hubungan kemitraan antara fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan, agar akses layanan kesehatan menjadi lebih mudah, lancar, dan merata.

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok menegaskan bahwa kolaborasi dari semua pihak merupakan kunci utama. 

Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjamin setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat sasaran, serta memiliki standar kualitas yang tinggi.

“Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan seluruh fasilitas kesehatan harus terus diperkuat. Tujuannya satu, yaitu memastikan warga Kota Solok mendapatkan pelayanan terbaik tanpa hambatan,” ujar Wali Kota.

Rapat ini ditutup dengan momen strategis, yaitu penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Solok untuk tahun 2026. 

Kesepakatan ini menjadi bukti nyata komitmen kedua belah pihak dalam mendukung kelancaran pelayanan kesehatan publik di daerah.

Melalui kerja sama ini, diharapkan sistem pelayanan kesehatan di Kota Solok semakin terintegrasi, responsif, dan mampu memenuhi harapan masyarakat akan jaminan kesehatan yang layak dan bermutu.(80)

Gubernur Mahyeldi Paparkan Progres pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Sumbar Dalam Rapat KNEKS    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Gubernur Mahyeldi Paparkan Progres pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Sumbar Dalam Rapat KNEKS
Rapat bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Istana Gubernur, Selasa (11/5/2026). (Foto/Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memaparkan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar dalam rapat bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Istana Gubernur, Selasa (11/5/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri pakar otonomi daerah, Djohermansyah Djohan secara virtual, serta diikuti jajaran OPD Pemprov Sumbar, OJK, Bank Indonesia, Bank Nagari, BUMN, dan sejumlah instansi vertikal lainnya.

Dalam paparannya, Mahyeldi menegaskan Pemprov Sumbar terus memperkuat integrasi kebijakan ekonomi dan keuangan syariah melalui berbagai regulasi dan program strategis daerah, di antaranya Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2025 tentang RKPD serta penyusunan Rencana Aksi Daerah Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah (RAD-PKS).

“Penguatan ekonomi syariah menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah sekaligus penguatan identitas ABS-SBK di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, sepanjang 2025 Pemprov Sumbar terus mendorong pengembangan ekosistem halal dan ekonomi syariah melalui berbagai inovasi.

Salah satunya dengan penetapan kawasan Halal Life Style di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi yang menjadi pusat pembelajaran ekonomi syariah dan pembinaan generasi muda.

Berbagai program keagamaan dan pembinaan karakter juga rutin digelar di kawasan tersebut, seperti Subuh Mubarok, itikaf, tajir dan qurban, ceramah mingguan, hingga program KLIK MEMO atau Klinik Konsultasi Motivasi Muda Berkarakter.

Pada sektor pariwisata, Mahyeldi menyebut Sumbar terus menunjukkan perkembangan positif sebagai destinasi wisata halal nasional. 

Saat ini Sumbar memiliki 566 desa wisata dan masuk dalam tiga besar destinasi wisata halal terbaik di Indonesia.

“Peningkatan kunjungan wisatawan terus terjadi seiring penguatan wisata halal dan budaya di Sumatera Barat,” katanya.

Di sektor keuangan, tingkat inklusi keuangan syariah Sumbar pada 2025 mencapai 92,14 persen. 

Selain itu, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari juga mengalami pertumbuhan signifikan, baik dari sisi pembiayaan maupun Dana Pihak Ketiga (DPK), dengan dukungan lima kantor cabang dan 123 layanan syariah lainnya.

Mahyeldi juga mengungkapkan Pemprov Sumbar tengah mempersiapkan penerbitan sukuk daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Penerbitan sukuk ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Sumbar terus memperkuat literasi ekonomi syariah melalui berbagai forum internasional, seperti Seminar Wakaf Internasional dan World Islamic Entrepreneur Summit (WIES), serta pengembangan program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI), Zona KHAS, dan digitalisasi transaksi berbasis QRIS Syariah di masjid maupun UMKM.

“Kami ingin menjadikan Sumatera Barat sebagai pusat industri halal terkemuka di wilayah Sumatera dan Indonesia bagian barat,” tegas Mahyeldi. (adpsb/cen/bud)

Sekda Sumbar Tekankan Kemandirian Lulusan Saat Buka Kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Sekda Sumbar Tekankan Kemandirian Lulusan Saat Buka Kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Arry Yuswandi membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah se-Cabang Dinas Wilayah I di Aula SMAN 1 Bukittinggi, Senin (11/5/2026). (Foto/Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Arry Yuswandi membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah se-Cabang Dinas Wilayah I di Aula SMAN 1 Bukittinggi, Senin (11/5/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Arry menekankan pentingnya peran sekolah dalam membangun kemandirian lulusan melalui penguatan jiwa kewirausahaan dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, dunia pendidikan saat ini tidak cukup hanya melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mesti mampu menciptakan generasi yang kreatif, tangguh, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.

“Tidak semua lulusan SMA dan SMK dapat langsung terserap dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Karena itu, sekolah perlu menanamkan semangat kewirausahaan kepada siswa,” ujar Arry Yuswandi.

Selain penguatan karakter dan kewirausahaan, Arry juga menyoroti tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam pengelolaan Dana Refit atau Revitalisasi Tahun 2026. 

Program tersebut merupakan bantuan sarana dan prasarana sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mendukung perbaikan maupun pembangunan fasilitas sekolah.

Menurutnya, diperlukan pendampingan agar proses pengelolaan berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Guna mendukung harapan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Sumbar akan memberikan pendampingan kepada pihak sekolah dalam pengelolaan Dana Refit tersebut.

"Tentu kita berharap, pengelolaan Dana Refit ini, tidak hanya baik secara administrasi tapi juga sukses dari segi implementasi dan pertanggungjawabannya. Sehingga kita perlu dukungan melalui Biro PBJ,"ungkap Sekda.

Selain Sekda, panitia kegiatan penguatan kompetensi Kepala Sekolah se-Cabang Dinas Wilayah I ini juga mendatangkan kalangan praktisi untuk menjadi narasumber. 

Mereka berbagi pengalaman dengan para peserta tentang bagaimana membangun jiwa kewirausahaan di lingkungan pendidikan.

Arry berharap kegiatan penguatan kompetensi tersebut sekolah mampu mendorong lahirnya lulusan yang lebih adaptif, mandiri, dan memiliki daya saing, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada sektor pemerintahan dalam dunia kerja di masa mendatang. (adpsb/rmd/bud)

Wako Fadly Amran Tegaskan Pentingnya Donor Darah sebagai Bentuk Kepedulian Sosial    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Wako Fadly Amran Tegaskan Pentingnya Donor Darah sebagai Bentuk Kepedulian Sosial
Wali Kota Padang, Fadly Amran saat menghadiri kegiatan donor darah bertajuk “Donor Darah, Donor Kehidupan” yang digelar Bank Mestika bekerja sama dengan KSR PMI Unit Universitas Negeri Padang (UNP), di Auditorium UNP, Senin (11/5/2026). (Foto/Tom). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menyelamatkan nyawa sesama.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan donor darah bertajuk “Donor Darah, Donor Kehidupan” yang digelar Bank Mestika bekerja sama dengan KSR PMI Unit Universitas Negeri Padang (UNP), di Auditorium UNP, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 11-12 Mei 2026 itu menargetkan pengumpulan 2.000 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di Kota Padang.

“Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain. Donor darah adalah bentuk nyata kepedulian sosial dan bagian dari membangun masyarakat yang sehat,” ujar Fadly Amran.

Fadly Amran menyebutkan, Pemerintah Kota Padang saat ini tengah mendorong terwujudnya visi Kota Sehat, yang salah satu indikator utamanya adalah kesehatan mandiri masyarakat melalui perilaku hidup sehat dan kepedulian sosial.

"Kami mengapresiasi inisiatif Bank Mestika yang konsisten menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan donor darah ini terus berlanjut, karena selain membantu sesama, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor,” tandas Wali Kota.

Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengungkapkan kebutuhan darah di Kota Padang mencapai sekitar 200 kantong per hari untuk melayani lebih dari 30 rumah sakit yang bekerja sama dengan UDD PMI Kota Padang. Karena itu, pihaknya terus menggencarkan kegiatan donor darah di berbagai instansi dan perguruan tinggi.

"Target 2.000 kantong darah dalam kegiatan donor darah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah selama beberapa hari ke depan. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang yang memberikan penghargaan bagi pendonor aktif, termasuk program umrah bagi pendonor yang telah mencapai 130 kali donor darah," imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan Bank Mestika Cabang Padang, Yenny Wiranata, menyebutkan kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan dan membantu memenuhi kebutuhan darah di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.

Ia mengungkapkan, kerja sama donor darah antara Bank Mestika dan UNP telah berlangsung konsisten selama 12 tahun. Dalam setiap pelaksanaannya, kegiatan tersebut mampu mengumpulkan sekitar 500 hingga 800 kantong darah per hari, atau rata-rata mencapai 1.600 hingga 1.800 kantong dalam dua hari pelaksanaan.

“Kami berharap kegiatan ini terus menjadi inspirasi untuk berbagi kebaikan dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam donor darah,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, Rektor UNP, Krismadinata, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Sri Kurniayati, serta Kepala UDD PMI Kota Padang, dr. Widyarman, perwakilan PMI Sumbar, dan Komandan KSR PMI Unit UNP, Muhammad Zikri. (*)

Bawaslu Kota Solok dan Kemenag Jalin Kerja Sama: Wujudkan Pemilu Berintegritas Melalui Jaringan Keagamaan dan Pendidikan    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Bawaslu Kota Solok dan Kemenag Jalin Kerja Sama: Wujudkan Pemilu Berintegritas Melalui Jaringan Keagamaan dan Pendidikan
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok. (Foto/Husmas Bawaslu). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Upaya menghadirkan penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, serta bermartabat di Kota Solok memasuki tahap baru. 

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok. 

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026.

Prosesi penandatanganan berlangsung dalam suasana khidmat di Ruang Kerja Kepala Kantor Kemenag Kota Solok.

Dokumen kesepakatan ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Amin, S.Pd.I., M.Pd., bersama Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, S.Ag., M.M. Acara tersebut juga dihadiri dan disaksikan oleh jajaran pimpinan serta petugas kesekretariatan dari kedua lembaga.

Kerja sama ini memusatkan perhatian pada empat aspek utama yang dinilai sangat menentukan kualitas pelaksanaan pemilihan umum, yaitu peningkatan pendidikan kepemiluan di berbagai lapisan masyarakat, penguatan peran serta masyarakat dalam mengawasi tahapan pemilu, penegakan prinsip netralitas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara, serta penyempurnaan dan keakuratan data pemilih yang diperbarui secara berkelanjutan.

Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Amin, menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag menjadi mitra yang sangat berharga mengingat jangkauan lembaga ini menjangkau berbagai lingkungan keagamaan dan lembaga pendidikan di daerah. 

Menurutnya, sinergi ini menjadi langkah tepat untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya partisipasi dan kepatuhan dalam proses demokrasi.

“Kami ingin membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami juga akan melaksanakan pendataan pemilih pemula yang berada di lingkungan binaan Kemenag, baik di madrasah maupun pondok pesantren yang ada di Kota Solok. Hal ini dilakukan agar tidak ada warga yang berhak memilih terlewatkan dari pendataan,” ujar Rafiqul.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai hal ini merupakan wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung setiap upaya yang dilakukan, baik dalam memastikan netralitas seluruh pegawai di lingkungannya maupun menyebarkan pemahaman kepada masyarakat tentang makna dan pentingnya menggunakan hak pilih.

“Kami melihat ini sebagai tugas bersama. Selain memastikan seluruh pegawai kami menjalankan tugas dengan tetap memegang teguh prinsip netralitas, kami juga akan terus mengedukasi umat agar memahami betapa berharganya peran mereka dalam menentukan arah pembangunan daerah melalui pesta demokrasi,” tambah Amril.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan hubungan serta koordinasi antarlembaga di Kota Solok menjadi semakin kuat dan tanggap terhadap setiap kebutuhan maupun tantangan yang muncul selama proses penyelenggaraan pemilu. 

Seluruh pihak berharap kolaborasi ini dapat melahirkan iklim demokrasi yang transparan, terpercaya, serta diakui oleh seluruh lapisan masyarakat.(80)

ParagonCorp Perkuat Ekosistem Smart Lab Menuju R&D Berbasis AI yang Lebih Adaptif dan Berdampak    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

ParagonCorp Perkuat Ekosistem Smart Lab Menuju R&D Berbasis AI yang Lebih Adaptif dan Berdampak
Bergerak melampaui digitalisasi dasar, ParagonCorp kini memperkuat pengembangan Smart Lab 2.0 sebuah ekosistem riset dan pengembangan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mempercepat inovasi produk sekaligus membantu perusahaan memahami kebutuhan konsumen Indonesia secara lebih presisi dan relevan.(Foto/Eko).

BENTENGSUMBAR.COM
– Di balik setiap produk kecantikan yang sampai ke tangan konsumen Indonesia, terdapat proses panjang yang melibatkan berbagai keputusan ilmiah mulai dari pemilihan bahan aktif, stabilitas formula, hingga pengembangan shade yang sesuai dengan karakteristik kulit konsumennya. 

Bagi ParagonCorp yang saat ini memiliki lebih dari 17 brand dan lebih dari 2.000 portofolio produk aktif, kompleksitas tersebut terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan konsumen akan produk yang semakin personal, presisi, dan relevan. 

Menjawab tantangan tersebut, ParagonCorp memperkuat transformasi riset dan pengembangannya melalui pengembangan Smart Lab 2.0, sebuah tahap di mana AI mulai terintegrasi dalam proses formulasi, pengelolaan bahan baku, hingga pengembangan platform konsumen.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, melalui presentasi bertajuk “AI-Driven Formulation: Accelerating Ingredient Discovery & Intelligent Experiment Design” dalam forum Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026 yang diselenggarakan oleh PERKOSMI di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 

Sebagai forum B2B bagi ekosistem bahan baku, formulasi, dan teknologi kosmetik di Indonesia, ICI 2026 menjadi ruang kolaborasi strategis bagi pelaku industri dalam membahas arah masa depan industri kosmetik nasional, termasuk pemanfaatan AI dalam proses riset dan pengembangan.

Transformasi R&D ParagonCorp berlangsung secara bertahap. Perjalanan tersebut dimulai dari sistem berbasis kertas dan logbook manual, kemudian berkembang menuju Smart Lab 1.0 melalui platform formulasi berbasis web, hingga kini memasuki fase Smart Lab 2.0 di mana AI mulai dibangun di atas infrastruktur digital yang telah terintegrasi. 

Ke depan, ParagonCorp juga menyiapkan pengembangan menuju Smart Lab 3.0 yang mencakup robotic formulation, automated warehouse, hingga close-system automated pilot scale.

“Kami tidak lagi berada pada tahap digitalisasi dasar, tetapi mulai membangun lapisan AI di atas infrastruktur R&D yang telah terintegrasi. Tujuannya bukan hanya mempercepat inovasi, tetapi juga membantu proses riset menjadi lebih adaptif, sistematis, dan scalable,” ujar dr. Sari.

Dalam implementasinya, AI kini telah digunakan di berbagai lini R&D ParagonCorp. Salah satunya melalui AI Color Matching dalam proses formulasi produk kosmetik. 

Dengan pendekatan berbasis kalibrasi spektrofotometer dan colorant tinting database, sistem ini mampu menghasilkan formula warna prediktif dengan tingkat akurasi lebih dari 95% sekaligus memangkas waktu formulasi hingga sekitar 60% dibandingkan proses konvensional.

Pemanfaatan AI juga mendukung proses ingredient discovery dan intelligent experiment design melalui pengolahan biological big data, mulai dari skin genomics, metabolomics, hingga skin microbiome. 

Pendekatan ini membantu tim peneliti mengidentifikasi kandidat ingredient yang lebih potensial dan relevan untuk berbagai kebutuhan kulit, mulai dari brightening, anti-acne, hingga skin barrier.

Tidak hanya pada percepatan proses riset, pemanfaatan AI juga membuka peluang bagi ParagonCorp untuk menghadirkan inovasi yang lebih inklusif dan tepat sasaran.

Melalui pembangunan dataset warna kulit dari lebih dari 1.000 perempuan Indonesia, perusahaan dapat mengembangkan shade produk yang lebih representatif terhadap keberagaman konsumen lokal, mulai dari kategori cushion hingga foundation.

“AI membantu kami memahami konsumen Indonesia secara lebih mendalam, bukan hanya dari sisi preferensi, tetapi juga karakteristik biologis kulitnya. Dari sanalah inovasi yang benar-benar relevan dapat lahir,” tambah dr. Sari.

Di balik transformasi tersebut, ParagonCorp menegaskan bahwa teknologi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi konsumen dan industri. 

Dalam implementasinya, AI diposisikan sebagai co-pilot yang membantu tim peneliti bekerja lebih cepat dan lebih terarah, tanpa menggantikan pertimbangan ilmiah maupun tanggung jawab manusia yang menjadi fondasi utama dalam proses pengembangan produk.

“AI bagi kami adalah co-pilot, bukan autopilot. AI membantu mempercepat proses dan membuka kemungkinan baru, tetapi sentuhan manusia tetap menjadi penentu utama dalam menghadirkan inovasi yang bertanggung jawab,” tegas dr. Sari.

Menurut dr. Sari, setiap percepatan yang dihadirkan AI pada akhirnya harus bermuara pada manfaat nyata bagi konsumen, mulai dari formulasi yang lebih presisi, shade yang lebih representatif, hingga proses inovasi yang lebih efisien dan minim waste dalam pengembangannya.

Partisipasi ParagonCorp dalam ICI 2026 menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendorong perkembangan industri kosmetik nasional yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Sebagai perusahaan yang terus bertumbuh bersama industri, ParagonCorp percaya bahwa pemanfaatan AI secara bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan keamanan, etika, dan kebutuhan konsumen merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan industri kosmetik Indonesia yang semakin personal, inklusif, dan berdaya saing global. (*)

Gubernur Mahyeldi Terima Audiensi Dandim 0312 Padang, Bahas Penguatan Penanganan Bencana di Sumbar    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Gubernur Mahyeldi Terima Audiensi Dandim 0312 Padang, Bahas Penguatan Penanganan Bencana di Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menerima audiensi jajaran Kodim 0312 Padang di Istana Gubernuran, Senin (11/5/2026). (Foto/Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menerima audiensi jajaran Kodim 0312 Padang di Istana Gubernuran, Senin (11/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana penelitian Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI terkait penanganan bencana di Sumbar.

Dalam pertemuan itu, Mahyeldi didampingi Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar, Mursalim. 

Sementara rombongan TNI dipimpin Dandim 0312 Padang Kolonel Inf Ferry Adianto bersama Kazidam I/Bukit Barisan Kolonel Czi Akhmad Safari dan Dansat Hantai Kodaeral Kolonel Laut (P) Cahay Pamungkas.

Kolonel Inf Ferry Adianto menjelaskan, penelitian tersebut merupakan bagian dari program strategis Sesko TNI. 

Dimana yang akan dijadikan fokus penelitian tersebut adalah pola dalam penanganan bencana, termasuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan kepolisian saat daerah menghadapi bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.

“Penelitian ini berkaitan dengan penanganan bencana kemarin, ketika TNI, pemerintah daerah, dan kepolisian terlibat langsung dalam penanganan di lapangan. Kita ingin meneliti apakah pola yang digunakan sudah optimal atau masih memerlukan penyempurnaan,” ujarnya.

Selain itu, dalam penelitian tersebut juga akan mengkaji sistem pertahanan semesta di Sumbar, mulai dari kesiapan sumber daya hingga dukungan sarana dan prasarana daerah dalam menghadapi potensi bencana.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Mahyeldi memaparkan kondisi geografis Sumbar yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, terutama di sepanjang kawasan Bukit Barisan.

Menurutnya, banjir dan longsor yang terjadi sebelumnya dipicu kiriman air dari beberapa gunung sekaligus, yakni Gunung Marapi, Singgalang, dan Tandikat, yang membawa material batuan ke kawasan permukiman dan lahan pertanian warga.

“Akumulasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang jenuh air menjadi pemicu utama terjadinya bencana di sejumlah wilayah Sumbar,” jelas Mahyeldi.

Ia juga menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar bergerak cepat menetapkan status tanggap darurat saat bencana terjadi demi memastikan keselamatan masyarakat dan percepatan koordinasi penanganan di lapangan.

“Pertimbangan utamanya adalah keselamatan warga. Saat kejadian meluas di beberapa titik strategis, tidak boleh ada keterlambatan dalam komando,” pungkasnya. (adpsb/cen/bud)

Sekda Sumbar: Pemprov Akan Bangun Asrama di SMAN 1 Bukittinggi    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Sekda Sumbar: Pemprov Akan Bangun Asrama di SMAN 1 Bukittinggi
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat menjadi pembina upacara di SMAN 1 Bukittinggi, Senin (11/5/2026). (Foto/Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung prestasi siswa.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat menjadi pembina upacara di SMAN 1 Bukittinggi, Senin (11/5/2026).

Arry menyebut, guna mendukung efektivitas proses belajar mengajar di SMAN 1 Bukittinggi, Pemprov Sumbar berencana membangun asrama bagi para siswa. 

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilakukan melalui penguatan akademik saja, tetapi juga perlu dukungan fasilitas pendidikan yang memadai.

“InsyaAllah, di sekolah ini nanti akan kita bangun asrama, agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif,” ujarnya.

Selain peningkatan fasilitas pendidikan, Arry juga memberikan motivasi kepada para siswa agar memanfaatkan masa sekolah untuk membangun karakter dan mempersiapkan masa depan dengan sebaik-baiknya. 

Ia menilai, kesempatan mengenyam pendidikan di SMAN 1 Bukittinggi merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus berprestasi.

Menurutnya, SMAN 1 Bukittinggi merupakan sekolah bersejarah di Sumbar yang telah melahirkan banyak tokoh dan alumni sukses di berbagai bidang.

“Harus bangga menjadi bagian dari SMAN 1 Bukittinggi. Banyak orang hebat lahir dari sekolah ini,” katanya.

Arry juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. 

Ia menegaskan, kesuksesan bukan ditentukan oleh seberapa sering seseorang berhasil, melainkan dari kemampuan untuk bangkit setiap kali mengalami kegagalan.

Sekda turut menekankan pentingnya menghafal dan mengamalkan Ikrar Pelajar Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga keimanan, menghormati orang tua dan guru, hingga menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Suasana upacara berlangsung hangat dan interaktif ketika sejumlah siswa diajak mengulang kutipan motivasi dan hafalan ikrar pelajar. Siswa yang aktif juga diberikan apresiasi sebagai bentuk penyemangat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan dialog singkat antara Sekda bersama siswa dan pihak sekolah terkait harapan serta masukan untuk kemajuan SMAN 1 Bukittinggi ke depan. (Adpsb/rmd/bud)

Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi Dunia Kerja    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). (Foto/Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam memperkuat transformasi ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui empat pilar strategis prioritas tahun 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kesenjangan kompetensi dan perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi.

Afriansyah mengatakan, Indonesia saat ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membangun fondasi SDM masa depan yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perubahan global.

“Transformasi digital telah mengubah wajah ketenagakerjaan secara fundamental. Meski pekerjaan konvensional bergeser, peluang baru berbasis kreativitas dan teknologi terbuka lebar. Kita membutuhkan talenta yang tidak hanya menunggu lowongan pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan nilai dan inovasi baru,” ujar Afriansyah saat memberikan sambutan pada Examination Authority (EXOT) 2026 SMP-SMA Al-Wildan Islamic School Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Empat pilar strategis prioritas Kemnaker tahun 2026 meliputi:

Pertama, Pusat Pelatihan Vokasi yang difokuskan pada program skilling dan reskilling guna menjawab kesenjangan kompetensi serta menyiapkan SDM sesuai kebutuhan industri masa depan.

Kedua, Talent & Innovation Hub (TIH) yang berperan sebagai inkubator strategis nasional untuk mentransformasikan ide kreatif menjadi produk komersial dan melahirkan inovator baru.

Ketiga, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas sebagai wujud komitmen nyata dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan setara bagi seluruh warga negara.

Keempat, Labor Productivity Clinics sebagai instrumen untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing perusahaan nasional di tingkat global.

Afriansyah menegaskan, keempat pilar tersebut akan terintegrasi menjadi ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan produktif guna mendukung penguatan daya saing nasional. Ia meyakini kesiapan SDM di sektor ekonomi kreatif akan menjadi fondasi penting menuju kemandirian ekonomi nasional.

“Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila ekonomi kreatif menjadi pilar pembangunan. Kemandirian ekonomi inilah yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa maju dan berdaya saing global,” pungkasnya. (*)

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Pengurus KORMI Kota Payakumbuh Periode 2026-2031 Resmi Dilantik    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

KORMI Payakumbuh
Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Payakumbuh periode 2026-2031 resmi dilantik di halaman Balai Kota Payakumbuh, Ahad (10/05/2026). (Foto/Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Payakumbuh periode 2026-2031 resmi dilantik di halaman Balai Kota Payakumbuh, Ahad (10/05/2026).

Pelantikan tersebut menjadi langkah awal memperkuat peran olahraga masyarakat dalam meningkatkan kebugaran warga Kota Payakumbuh serta mendukung terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Asisten I Setdako Payakumbuh Nofriwandi menyampaikan dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat melalui KORMI.

“Atas nama Pemko Payakumbuh kami mengucapkan selamat kepada pengurus KORMI yang baru dikukuhkan. Kami berharap KORMI mampu menggerakkan masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai gaya hidup,” katanya.

Ia mengatakan Pemko Payakumbuh terus berupaya menyiapkan sarana dan prasarana olahraga agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan meningkatkan kebugaran.

Menurut dia, fasilitas olahraga yang tersedia di Kota Payakumbuh harus menjadi pusat aktivitas masyarakat dalam membangun pola hidup sehat dan aktif di berbagai kalangan.

“Kita berharap semangat hidup sehat terus tumbuh, sehingga fasilitas olahraga yang ada benar-benar dimanfaatkan masyarakat dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” pungkasnya.

Ketua KORMI Kota Payakumbuh sekaligus Wakil Wali Kota, Elzadaswarman mengatakan kesehatan menjadi modal utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan produktif.

“Sehat memang terlihat hal kecil, tetapi tanpa sehat kita tidak akan bisa mendapatkan hal besar. Karena itu KORMI hadir untuk membangun masyarakat yang sehat lahir dan batin,” katanya.

Ia menyebut KORMI Payakumbuh akan menjalankan program secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Saat ini, kata dia, KORMI Payakumbuh baru memiliki 13 induk organisasi olahraga (Inorga) dari sekitar 99 Inorga yang berada di bawah naungan KORMI secara nasional.

Menurutnya, keberadaan KORMI tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga semata, tetapi juga membangun kebugaran, mental, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Tiga hal yang menjadi perhatian kita adalah bagaimana masyarakat bisa sehat, berprestasi, dan menjadikan kesehatan sebagai modal dasar melahirkan masyarakat yang kuat,” ujarnya.

Elzadaswarman mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk langsung bergerak memperkuat organisasi dan memperluas pembinaan olahraga masyarakat di Kota Payakumbuh.

“Tugas kita cukup berat. Mari kita bersatu dan memperkuat komitmen bersama, terutama di tengah kondisi keuangan organisasi saat ini,” katanya.

Selain itu, ia meminta seluruh pihak tidak membandingkan KORMI dengan KONI karena keduanya memiliki fungsi berbeda namun saling mendukung dalam pembangunan olahraga daerah.

“KORMI memfasilitasi masyarakat agar bugar dan sehat, sedangkan KONI mendorong lahirnya prestasi olahraga. Dua organisasi ini saling menunjang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian KORMI Sumatera Barat Enrizal mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dan pengurus olahraga rekreasi di Kota Payakumbuh. Ia menilai semangat tersebut menjadi modal penting dalam membesarkan KORMI di daerah.

“Kami sudah melakukan pelantikan di berbagai daerah dan di Payakumbuh antusiasmenya sangat luar biasa. Semoga KORMI Payakumbuh terus maju dan mampu menyukseskan program Indonesia Sehat 2045,” katanya.

Adapun pengurus yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pengurus KORMI Provinsi Sumatera Barat Nomor: 07/SK/KORMI-SB/III/2026 tanggal 25 Maret 2026, yakni Ketua Elzadaswarman, Ketua Harian Afrizal Jamal.

Kemudian Sekretaris Megi Efriater, Wakil Sekretaris Zainal Abidin, Bendahara Novelly Dewi, Wakil Bendahara Asrar Dt. Leloanso, serta sejumlah pengurus bidang lainnya. (HM)

Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Semakin Banyak Menabung di Bank Nagari, Semakin Besar Dampaknya untuk Daerah    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Semakin Banyak Menabung di Bank Nagari, Semakin Besar Dampaknya untuk Daerah
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong kepala daerah  memperkuat kolaborasi dengan Bank Nagari. (Foto/Idris). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong kepala daerah  memperkuat kolaborasi dengan Bank Nagari untuk mendukung pembangunan daerah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.

Menurut Muhidi, penguatan bank milik daerah tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan ekonomi daerah serta memperluas dukungan bagi pelaku usaha masyarakat.

Hal itu disampaikan Muhidi saat menghadiri Penarikan Gebyar Hadiah Bank Nagari yang digelar di Kota Solok, Minggu (10/5)

Muhidi mengapresiasi langkah Bank Nagari yang terus berupaya meningkatkan minat masyarakat untuk menabung melalui berbagai program dan inovasi pelayanan.

Menurutnya, pelaksanaan Gebyar Hadiah Bank Nagari memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Selain memperoleh layanan perbankan, nasabah juga berkesempatan mendapatkan hadiah undian.

“Dengan menabung di Bank Nagari, masyarakat mendapatkan manfaat ganda. Selain berkesempatan memperoleh hadiah, dana yang tersimpan di Bank Nagari juga ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujar Muhidi.

Ia berharap Bank Nagari terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan menghadirkan berbagai kemudahan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan mampu bersaing di tengah ketatnya industri perbankan.

“Bank Nagari harus terus berinovasi agar pelayanan semakin maksimal, mudah diakses masyarakat, dan mampu mengikuti perkembangan digitalisasi perbankan,” katanya.

Muhidi menegaskan, semakin besar kepercayaan masyarakat untuk menabung di Bank Nagari, maka semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan terhadap pembangunan daerah dan penguatan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Ia juga mengimbau pemerintah daerah, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), terus memperkuat kolaborasi dan berkontribusi terhadap perkembangan Bank Nagari sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

“Bank Nagari memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM. Karena itu, Gebyar Bank Nagari ini diharapkan terus memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Muhidi turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang undian Gebyar Hadiah Bank Nagari.

“Selamat kepada para pemenang undian. Semoga ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Nagari,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Mahyeldi Ansharullah, Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, serta Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra.

Turut hadir Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Direktur Kredit dan Syariah Hafid Dauli, Direktur Operasional Zilfa Efrizon, Direktur Kepatuhan Sukardi, pimpinan cabang Bank Nagari, unsur Forkopimda, kepala daerah, tokoh masyarakat, dan ribuan nasabah.

Pada penarikan undian tersebut, nasabah Bank Nagari Cabang Solok, Eri Suryatini, berhasil memenangkan hadiah utama satu unit Toyota Fortuner dari total hadiah Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari senilai Rp3 miliar.

Sementara itu, satu unit Mitsubishi Xpander Exceed dimenangkan nasabah Bank Nagari Cabang Simpang Empat, Romatio Naibaho. Sedangkan nasabah Bank Nagari Syariah Cabang Solok, Rio Rusman, memperoleh satu unit Honda Brio Satya.

Dalam kegiatan yang dipadati ribuan masyarakat tersebut, panitia juga mengundi hadiah lima paket perjalanan umrah, tiga unit Yamaha NMAX Neo S, 56 unit Honda Vario, serta 10 keping emas masing-masing seberat 2,5 gram. (*) 

Pakar: Keterlambatan Pengembalian Berkas Perkara Roy Suryo Masih dalam Koridor    
Senin, Mei 11, 2026

On Senin, Mei 11, 2026

Pakar: Keterlambatan Pengembalian Berkas Perkara Roy Suryo Masih dalam Koridor
Pakar Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara, Jakarta Edi Hasibuan menilai, hubungan antara penyidik kepolisian dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) memang memungkinkan terjadinya pengembalian berkas perkara. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Proses pengembalian berkas perkara yang melibatkan Roy Suryo dari kepolisian kepada kejaksaan yang lambat tidak dapat dikategorikan sebagai kesalahan prosedur. 

Dalam sistem hukum acara pidana Indonesia, mekanisme pengembalian berkas justru merupakan bagian normal dari tahapan prapenuntutan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Pakar Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara, Jakarta Edi Hasibuan menilai, hubungan antara penyidik kepolisian dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) memang memungkinkan terjadinya pengembalian berkas perkara. 

Hal itu terjadi apabila jaksa menilai masih terdapat kekurangan formil maupun materiil dalam hasil penyidikan.

“Dalam praktik penegakan hukum, pengembalian berkas perkara merupakan hal yang biasa. Itu dikenal dalam mekanisme P-19, yakni ketika jaksa memberikan petunjuk agar penyidik melengkapi alat bukti atau unsur pidana tertentu sebelum perkara dinyatakan lengkap atau P-21,” kata Dosen Pengajar Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum ini.

Menurut Edi, dasar hukum mekanisme tersebut diatur dalam Pasal 110 dan Pasal 138 KUHAP. Dalam ketentuan itu disebutkan bahwa jaksa memiliki kewenangan meneliti hasil penyidikan. 

Apabila dianggap belum lengkap, berkas dikembalikan kepada penyidik disertai petunjuk untuk dilengkapi.

“KUHAP juga memberikan batas waktu kepada jaksa untuk mengembalikan berkas, yakni paling lama 14 hari sejak berkas diterima. Karena itu, selama pengembalian dilakukan dalam tahapan prapenuntutan dan disertai petunjuk yang jelas, maka tindakan tersebut tetap berada dalam koridor hukum acara pidana,” tegasnya.

Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini menyebut, suatu proses baru dapat dianggap cacat prosedur apabila terdapat pelanggaran nyata terhadap KUHAP. 

Misalnya, penghentian perkara tanpa dasar hukum, pengabaian hak tersangka, atau tindakan di luar kewenangan aparat penegak hukum.

“Jangan semua pengembalian berkas langsung dianggap maladministrasi atau pelanggaran prosedur. Dalam banyak perkara besar, berkas bahkan bisa beberapa kali bolak-balik demi memastikan pembuktian benar-benar matang sebelum masuk persidangan,” katanya.

Dengan demikian, pengembalian berkas perkara Roy Suryo dari kepolisian kepada kejaksaan pada dasarnya masih merupakan bagian dari mekanisme hukum yang sah dan lazim dalam proses penegakan hukum pidana di Indonesia. 

Artinya, alasan lambatnya penyerahan berkas dari kepolisian ke kejaksaan tidak bisa menjadi alasan perkara ini dihentikan.

"Saya berpandangan penghentian perkara ada mekanismenya sendiri," kata penulis buku hukum kepolisian dan politik hukum kepolisian ini.

Sebelumnya, Pakar telematika Roy Suryo kembali mendesak kepolisian segera menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam kasus fitnah dan pencemaran nama baik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Roy menilai proses hukum terhadap dirinya dan sisa empat tersangka lain dalam kasus tersebut berbelit-belit. 

Polisi dinilai juga telah melanggar prosedur karena telah melewati batas pengembalian berkas perkara ke kejaksaan. 

“Ya harusnya itu sudah kedaluwarsa. Makanya saya mendesak itu (SP3)," ujar Roy
(*)