HEADLINE
Terpilih Aklamasi, Evi Yandri Rajo Budiman Pimpin HKTI Sumatera Barat    
Selasa, September 01, 2026

On Selasa, September 01, 2026

Terpilih Aklamasi, Evi Yandri Rajo Budiman Pimpin HKTI Sumatera Barat
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman terpilih secara aklamasi dalam musyawarah daerah (musda)  yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (1/9/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumbar periode 2026–2031. 

Ia terpilih secara aklamasi dalam musyawarah daerah (musda)  yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (1/9/2026).

Pada momen yang sama, Anggota DPRD Sumbar, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, turut dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI Limapuluh Kota. Pengukuhan ini dilakukan serentak bersama jajaran pengurus DPC HKTI kabupaten dan kota lain se-Sumatera Barat.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Andi Muhammad Syakir, yang hadir mewakili Ketua Umum DPN HKTI, Sudaryono.

Dalam sambutannya, Andi Muhammad Syakir menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus DPC yang baru dilantik. 

Ia mengingatkan kembali marwah dan tujuan utama organisasi berlambang padi tersebut.

"HKTI memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat, serta martabat insan tani dan penduduk perdesaan. Kita harus mengawal visi, misi, dan karakter perjuangan organisasi agar sektor pertanian tetap menjadi basis utama pembangunan nasional," ujar Andi.

Andi juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem agribisnis lokal di ranah Minang. 

Menurutnya, kepengurusan baru ini harus mampu menjadi jembatan yang kokoh dalam mendorong hilirisasi pertanian, penguasaan teknologi bagi petani, serta mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Senada dengan hal itu, Ketua DPD HKTI Sumbar terpilih, Evi Yandri Rajo Budiman, menyoroti tantangan besar sektor pertanian saat ini, yakni masalah kesejahteraan yang berimbas pada minimnya regenerasi petani.

"Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan kita, namun faktanya saat ini semakin sedikit anak muda yang mau turun ke sawah atau menjadi petani. Ini merupakan alarm keras bagi kita semua. Tugas besar HKTI ke depan adalah memastikan pertanian menjadi sektor yang menjanjikan secara ekonomi, sekaligus merancang program inovatif berbasis teknologi agar generasi muda kembali bangga menjadi petani modern," tegas Evi Yandri.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kebangkitan HKTI di Sumbar. 

Vasko menegaskan komitmen Pemprov Sumbar dalam memperkuat ekosistem pertanian dan membela hak-hak petani.

"Pemerintah Sumbar siap berjalan beriringan dengan HKTI untuk melahirkan inovasi dan mempercepat regenerasi petani. Penyelarasan program pertanian di daerah ini sangat krusial, terutama dalam menyukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kemandirian bangsa dan mewujudkan swasembada pangan nasional," tutur Vasko optimis.(*)

Wako dan Wawako Hadiri Pisah Sambut Dandim 0312/Padang, Ini Kata Kolonel Inf Ferry Adianto dan Letkol Inf Faiq Fahmi    
Selasa, September 01, 2026

On Selasa, September 01, 2026

Wako dan Wawako Hadiri Pisah Sambut Dandim 0312/Padang, Ini Kata Kolonel Inf Ferry Adianto dan Letkol Inf Faiq Fahmi
Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota, Maigus Nasir, menghadiri acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0312/Padang, di Mercure Hotel, Senin (31/8/2026) malam. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota, Maigus Nasir, menghadiri acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0312/Padang, di Mercure Hotel, Senin (31/8/2026) malam.

Acara tersebut sekaligus menjadi momentum serah terima tugas dari Kolonel Inf Ferry Adianto kepada Letkol Inf Faiq Fahmi sebagai Dandim 0312/Padang. Faiq Fahmi sebelumnya bertugas sebagai Pabandya III/Penjaskes Spaban VII Binjahril Spersad, sementara Ferry Adianto mendapat penugasan baru sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam VI/Mulawarman di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Kolonel Inf Ferry Adianto selama sekitar satu tahun lima bulan memimpin Kodim 0312/Padang. Menurutnya, kontribusi beliau tidak hanya dalam menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga mencakup penguatan infrastruktur, ketahanan pangan, pembinaan generasi muda, hingga kesiapsiagaan bencana, dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kota Padang.

“Atas nama Pemerintah Kota dan warga Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Ferry Adianto atas dedikasi yang diberikan selama memimpin Kodim 0312/Padang. Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga beliau semakin sukses lagi," katanya. 

Fadly Amran menilai berbagai program dan kerja sama yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Kodim 0312/Padang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan dan kesiapsiagaan Kota Padang menghadapi berbagai tantangan.

Selanjutnya, Fadly Amran mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Letkol Inf Faiq Fahmi di Kota Padang. Ia berharap sinergi dan komunikasi antarlembaga bersama Kodim 0312/Padang terus diperkuat sebagai kunci menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi Kota Padang.

“Banyak hal yang telah disumbangsihkan beliau untuk kesuksesan program pembangunan di Kota Padang. Kami merasakan betul manfaatnya, karena hampir semua yang beliau sampaikan kepada kami dapat tereksplorasi dengan baik," cakapnya. 

Kolonel Inf Ferry Adianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugasnya selama memimpin Kodim 0312/Padang. Menurutnya, pengalaman menangani berbagai bencana di Kota Padang menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya sinergi seluruh unsur dalam penanggulangan bencana.

“Terima kasih atas kerja sama, sinergi, dan dukungan yang telah diberikan selama kami bertugas di Kota Padang. Kami mohon doa restu untuk melanjutkan tugas di tempat yang baru," ujarnya. 

Sementara itu, Letkol Inf Faiq Fahmi menegaskan komitmennya melanjutkan program-program positif pendahulunya sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur di Kota Padang. Ia menilai dukungan pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama dan adat, dunia usaha, media, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas.

“Kami siap meneruskan hal-hal baik yang telah dilakukan oleh Bapak  Ferry Adianto. Ke depan, kami akan memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh unsur, terutama Forkopimda Kota Padang," akunya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Universitas Paramadina dan Nagasaki Women’s Junior College Perkuat Persahabatan Indonesia–Jepang    
Selasa, September 01, 2026

On Selasa, September 01, 2026

Universitas Paramadina dan Nagasaki Women’s Junior College Perkuat Persahabatan Indonesia–Jepang
Kegiatan “Bridges Beyond Borders: Strengthening Friendship Through Cultural Understanding and Global Collaboration”, Senin (31/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Universitas Paramadina Kampus Cipayung bersama Nagasaki Women’s Junior College dan AWINA memperkuat hubungan persahabatan Indonesia–Jepang melalui kegiatan “Bridges Beyond Borders: Strengthening Friendship Through Cultural Understanding and Global Collaboration”, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula TP Rachmat, Universitas Paramadina Kampus Cipayung, tersebut menjadi ruang pertukaran perspektif mengenai budaya, sejarah, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Jepang.

Hadir sebagai pembicara Dr. Rizki Damayanti, Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina; Asriana Issa Sofia, MA, Dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina; Iwamoto Yoshinori dari Nagasaki Women’s Junior College; Yulian Fathinah, S.STP., Lurah Cipayung; serta Dr. Peni Hanggarini, Director of Marketing dan Beasiswa Universitas Paramadina sekaligus dosen Paramadina Graduate School of Diplomacy.

Dr. Rizki Damayanti, mengatakan hubungan antarnegara tidak hanya dibangun melalui diplomasi dan kerja sama antarpemerintah, tetapi juga melalui hubungan antarmanusia atau people-to-people connections.

“Hubungan antarnegara tidak hanya dibangun melalui hubungan diplomatik dan kerja sama antarpemerintah, tetapi juga melalui people-to-people connections—melalui pertemanan, pendidikan, kebudayaan, dan pengalaman yang kita bagikan bersama,” ujar Rizki.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Jepang yang telah berlangsung panjang perlu terus diperkuat melalui mutual understanding, yakni kemauan untuk saling memahami cara berpikir, berinteraksi, menghargai budaya, dan melihat dunia.

“Kami percaya, generasi muda adalah jembatan terbaik untuk membangun hubungan tersebut,” katanya.

Sementara itu Asriana Issa Sofia memaparkan perjalanan panjang hubungan Indonesia dan Jepang, dari masa konflik dan pendudukan menuju rekonsiliasi, kerja sama pembangunan, hingga berkembang menjadi kemitraan strategis multidimensi.

Hubungan kedua negara digambarkan mengalami transformasi dari pengalaman traumatis dan proses rekonsiliasi menuju hubungan diplomatik yang semakin luas, termasuk melalui kerja sama pembangunan, infrastruktur, teknologi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Salah satu tonggak penting yang disoroti adalah Fukuda Doctrine pada 1977 yang menekankan hubungan yang setara dan saling menguntungkan, sekaligus memperkuat people-to-people relations melalui pertukaran budaya, pendidikan, dan pemahaman antarmasyarakat.

“Hubungan Indonesia–Jepang pada perkembangan berikutnya juga semakin multidimensional, mencakup perdagangan, investasi, energi, infrastruktur, pendidikan, teknologi, keamanan, maritim, dan kerangka Indo-Pasifik," katanya.

Sementara itu, Iwamoto Yoshinori membawa perspektif personal melalui kisah keluarganya di Nagasaki. 

Ia menceritakan bagaimana ibunya selamat dari bom atom Nagasaki pada 9 Agustus 1945, meski kehilangan seluruh anggota keluarganya dan kemudian menghadapi diskriminasi sebagai penyintas.

“Saya lahir karena ibu saya tidak pernah menyerah,” ujar Iwamoto. 

Ia memaknai kisah tersebut sebagai bukti pentingnya hubungan kehidupan antargenerasi. 

“Ibu saya memberikan hidupnya kepada saya. Kehidupan beliau terhubung dengan kehidupan saya,” lanjutnya.

Iwamoto juga mengungkapkan bahwa hubungan Nagasaki dan Indonesia telah berlangsung selama berabad-abad. 

Pada masa Edo, gula dari Indonesia menjadi salah satu komoditas yang masuk ke Nagasaki melalui perdagangan internasional dan turut memengaruhi budaya pangan kota tersebut. 

Ia mengaitkannya dengan sejarah Castella, kue tradisional yang identik dengan Nagasaki.

“Saya sangat senang Universitas Paramadina dan Nagasaki Women’s Junior College dapat bersatu, melintasi batas negara, dan menyelenggarakan kegiatan seperti ini,” kata Iwamoto.

Dr. Peni Hanggarini, mengatakan Bridges Beyond Borders bukan sekadar kegiatan memperkenalkan budaya Indonesia dan Jepang, tetapi merupakan upaya membangun jembatan persahabatan antara kedua negara, masyarakat, dan generasi muda.

“Bagi Universitas Paramadina, Bridges Beyond Borders bukan sekadar tentang memperkenalkan budaya Indonesia dan Jepang, tetapi tentang membangun jembatan—jembatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang, antara masyarakat dan generasi muda, serta antara dua budaya yang mungkin berbeda, tetapi memiliki banyak hal untuk dipelajari dan dibagikan bersama,” ujar Peni.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Universitas Paramadina sebagai kampus peradaban dan kampus global yang terbuka terhadap dunia, mampu berdialog dengan masyarakat internasional, sekaligus memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

Kegiatan Bridges Beyond Borders menegaskan bahwa persahabatan Indonesia–Jepang dapat terus dibangun melalui pendidikan, pemahaman budaya, pertukaran pengalaman, dan hubungan antarmanusia. 

Universitas dan lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan jembatan yang melampaui batas negara serta memperkuat kerja sama generasi mendatang. (*) 

Laporan: Arief Tito

Peringatan HUT ke-26 RSUD dr. Rasidin Padang Dihadiri Sejumlah Tokoh Penting    
Selasa, September 01, 2026

On Selasa, September 01, 2026

Peringatan HUT ke-26 RSUD dr. Rasidin Padang Dihadiri Sejumlah Tokoh Penting
Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Padang, Senin, 31 Agustus 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Padang, Senin, 31 Agustus 2026

Diantara tokoh yang hadir, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub, Asisten Administrasi Umum Setdako Padang Corri Saidan, Anggota DPRD Kota Padang, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang dan tamu undangan lainnya.

Peringatan HUT rumah sakit milik Pemerintah Kota Padang tersebut diawali dengan penyerahan penghargaan kepada pegawai teladan dan inovatif serta peluncuran Inovasi Sahabat Rasidin berupa bus dan mobil antar-jemput pasien. Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta peresmian ruang perawatan VIP dan VVIP yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Fadly Amran menyampaikan bahwa rumah sakit memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, ia berharap RSUD dr. Rasidin dapat terus berkembang dan secara bertahap menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Kota Padang.

“Kita memang merupakan rumah sakit yang relatif masih muda. Namun, dengan roadmap yang jelas, rencana strategis yang baik, serta dukungan seluruh pihak, saya yakin RSUD dr. Rasidin dapat terus berkembang menjadi rumah sakit terbaik di Kota Padang," katanya. 

Fadly Amran mengatakan, dalam membangun citra sebuah rumah sakit, terdapat beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian, diantaranya komunikasi, fasilitas, dan kepercayaan masyarakat. Selain peningkatan fasilitas, lingkungan rumah sakit juga perlu diperhatikan agar tercipta suasana yang baik, indah, dan asri sehingga memberikan kenyamanan bagi pasien maupun keluarga pasien.

“Kami berharap pembangunan ruang VIP dan ruang VVIP serta berbagai fasilitas lainnya dapat semakin memperkuat RSUD dr. Rasidin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga menjadi salah satu rumah sakit yang dipercaya masyarakat, untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan," ujarnya. 

Fadly Amran menegaskan bahwa RSUD dr. Rasidin harus memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan seluas-luasnya kepada masyarakat, termasuk bagi masyarakat yang mendapatkan layanan melalui program jaminan kesehatan. Pemerintah Kota Padang telah menggratiskan BPJS Kesehatan bagi warga Kota Padang.

“Saya mengucapkan selamat atas HUT ke-26 RSUD dr. Rasidin Padang. Semoga RSUD dr. Rasidin semakin maju, semakin profesional, dan terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kota Padang," pungkasnya. 

Direktur RSUD dr. Rasidin Padang dr. Lismawati menyampaikan bahwa rangkaian HUT ke-26 RSUD dr. Rasidin telah dilaksanakan sejak 25 Agustus lalu, dengan sejumlah kegiatan, diantaranya lomba ngonten karyawan, stand kreasi, senam bersama, fun game, lomba yel-yel, serta seminar kesehatan dan hukum.

“Melalui kegiatan ini seminar kesehatan dan hukum, kami ingin mendapatkan masukan dan memperkuat pemahaman bersama mengenai tata kelola pelayanan kesehatan yang baik, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," cakapnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Gelar Jumpa Pers, Wali Kota Sawahlunto Bahas Kabut Asap dan Persiapan SISSCa 2026    
Selasa, September 01, 2026

On Selasa, September 01, 2026

Gelar Jumpa Pers, Wali Kota Sawahlunto Bahas Kabut Asap dan Persiapan SISSCa 2026
Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar jumpa pers bersama insan pers dan media di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto, Selasa (1/9/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar jumpa pers bersama insan pers dan media di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto, Selasa (1/9/2026).

Sejumlah isu daerah menjadi pembahasan, mulai dari kondisi kabut asap, dukungan terhadap kontingen Kota Sawahlunto pada Jambore PKK di Bukittinggi, hingga persiapan pelaksanaan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026.

Jumpa pers tersebut dihadiri Wali Kota Sawahlunto, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, insan pers di Kota Sawahlunto, serta unsur terkait lainnya.

Terkait kondisi kabut asap, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengatakan pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah antisipatif, antara lain menerbitkan surat edaran dan meliburkan kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik selama dua hari.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Mudah-mudahan kondisi kabut asap ini tidak berlarut-larut. Pemerintah Kota Sawahlunto terus melakukan pemantauan dan mengambil langkah yang diperlukan sesuai dengan perkembangan kondisi,” ujar Riyanda.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota mengajak masyarakat memberikan dukungan dan doa kepada kontingen Kota Sawahlunto yang mengikuti Jambore PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi.

Sejumlah anggota kontingen telah diberangkatkan untuk mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan dalam ajang tersebut.

“Mari sama-sama kita doakan perjuangan kontingen kita agar dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Sawahlunto,” kata Riyanda.

Pembahasan lainnya berkaitan dengan persiapan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026. Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan agenda pariwisata tersebut.

Menurut Riyanda, pelaksanaan SISSCa tahun ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata.

Ia menyebut sekitar 72 peserta akan ambil bagian dalam SISSCa 2026. Peserta dibagi dalam tiga kategori, yakni antardesa dan kelurahan, antar-OPD, serta kategori umum yang dapat diikuti BUMN, swasta, dan peserta lainnya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Mari kita sukseskan SISSCa 2026 ini bersama-sama. Mudah-mudahan pada tahun-tahun mendatang SISSCa tetap menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara di bawah Kementerian Pariwisata,” ujar Riyanda.

Ia berharap SISSCa dapat terus memperkuat identitas budaya Kota Sawahlunto sekaligus menjadi ruang promosi bagi Songket Silungkang agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

“Semoga Songket Silungkang semakin mendunia dan menjadi ikon yang semakin membanggakan bagi Kota Sawahlunto ke depannya,” katanya.

Untuk mendukung kesiapan pelaksanaan SISSCa 2026, perangkat daerah terkait telah melakukan sejumlah persiapan. Langkah tersebut mencakup rekayasa lalu lintas, penyediaan lahan parkir, pengamanan, kesiapan unsur kesehatan, serta penanganan kebersihan lingkungan sebelum dan setelah kegiatan.

Pemerintah daerah juga menambah ketersediaan tempat sampah di sejumlah titik untuk menjaga kebersihan kawasan selama pelaksanaan kegiatan.

Dengan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan pihak terkait lainnya, Pemko Sawahlunto berharap SISSCa 2026 dapat berlangsung aman dan tertib sekaligus mendukung promosi pariwisata serta ekonomi masyarakat Kota Sawahlunto. (*) 

Pewarta: Marjafri

Wako Fadly Amran Menyampaikan Terima Kasih kepada DPRD Kota Padang    
Selasa, September 01, 2026

On Selasa, September 01, 2026

Wako Fadly Amran Menyampaikan Terima Kasih kepada DPRD Kota Padang
Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Padang, Senin (31/8/2026). Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Padang Muharlion. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Padang, Senin (31/8/2026). Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Padang Muharlion.

Rapat tersebut membahas tiga agenda utama, yakni penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2027, serta penutupan Masa Sidang III Tahun 2026 dan pembukaan Masa Sidang I Tahun 2026.

Fadly Amran menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Padang yang telah menyetujui Ranperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta KUA dan PPAS APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2027 menjadi Perda dalam rapat paripurna tersebut.

“Kami berharap perubahan Perda tersebut dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang, sekaligus mencapai target-target pembangunan yang telah dituangkan dalam RPJMD Kota Padang," katanya. 

Fadly Amran menambahkan, dalam KUA-PPAS yang telah disepakati bersama DPRD Kota Padang, total APBD Kota Padang direncanakan sebesar Rp2,83 triliun. Ia berharap kesepakatan tersebut dapat menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan Kota Padang.

“KUA PPAS yang telah disetujui menjadi Perda ini akan menjadi landasan bagi kita untuk menyusun program dan kegiatan pembangunan pada tahun 2027 mendatang," ujarnya. 

Fadly Amran mengatakan, selama Masa Sidang III Tahun 2026, Pemerintah Kota Padang telah melahirkan berbagai Perda. Diantaranya Perda tentang Pangan, Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025, Perda Perubahan APBD Tahun 2026, serta Perda tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau.

“Kami berharap sinergi dan dukungan dari DPRD Kota Padang terus terjalin dengan baik dalam melahirkan berbagai Perda dan kesepakatan anggaran, dalam  rangka mendukung visi, misi, serta Program Unggulan Pemerintah Kota Padang," pungkasnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Wawako Suryadi Nurdal Sambut Entry Meeting BPK RI: Pemko Solok Siap Dukung Penuh Pemeriksaan demi Transparansi Keuangan Daerah    
Selasa, September 01, 2026

On Selasa, September 01, 2026

Wawako Suryadi Nurdal Sambut Entry Meeting BPK RI: Pemko Solok Siap Dukung Penuh Pemeriksaan demi Transparansi Keuangan Daerah
Entry Meeting yang berlangsung di Ruang Rapat Zarhismi Ajiz, Balai Kota Solok, pada Senin (31/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal, S.H., secara resmi menerima kedatangan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam kegiatan Entry Meeting yang berlangsung di Ruang Rapat Zarhismi Ajiz, Balai Kota Solok, pada Senin (31/8/2026). 

Kegiatan ini menandai tahap awal pelaksanaan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Solok.

Wakil Wali Kota didampingi dalam kesempatan tersebut oleh Inspektur Kota Solok Asfiyeni serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Lusya Adelina, S.E., M.M. Entry meeting merupakan langkah pembuka yang menjadi fondasi seluruh proses pemeriksaan BPK RI.

Dalam sambutannya, Wawako Suryadi Nurdal menegaskan kesiapan penuh Pemerintah Kota Solok untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan. 

Seluruh data, dokumen, dan informasi yang dibutuhkan akan disiapkan dan diserahkan sesuai ketentuan.

“Kami dari Pemerintah Kota Solok siap mendukung dan memberikan data yang diperlukan dalam proses pemeriksaan. Mudah-mudahan seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang terbaik bagi perbaikan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah,” ujar Wawako.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menyampaikan harapan agar pemeriksaan ini menjadi momentum nyata untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Kota Solok.

Kehadiran BPK RI dinilai bukan sekadar kewajiban, melainkan mitra strategis dalam menjamin pengelolaan keuangan daerah yang bersih, akuntabel, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.(80)