HEADLINE
Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri
Kuasa hukum ICS, Irfan Lubis, menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses penetapan tersangka. (Foto Ilustrasi/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- ICS dan SR, pelapor kasus dugaan penggelapan sertifikat tanah dan bangunan, mengaku kecewa dengan proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya. Pasalnya, keduanya kini justru disebut telah berstatus tersangka dalam perkara tersebut.

Kuasa hukum ICS, Irfan Lubis, menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses penetapan tersangka.

Ia menilai langkah tersebut terkesan terburu-buru karena proses penyidikan disebut masih berlangsung.

“Kami telah melayangkan surat keberatan kepada Kapolri dan Kapolda Metro Jaya melalui Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Galang Kemajuan Indonesia atas sikap ini,” kata Irfan dalam keterangan resminya, Kamis 7 Mei 2026.

Irfan menjelaskan, Satgas Anti Mafia Tanah sebelumnya telah menemukan adanya dugaan unsur pidana dalam laporan yang diajukan ICS dan SR. 

Namun di saat bersamaan, keduanya juga dilaporkan balik ke Polda Metro Jaya dan kini ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Irfan, kondisi tersebut menunjukkan adanya ketidaksinkronan dalam proses penegakan hukum. 

Ia bahkan menilai situasi itu berpotensi mengabaikan peran Satgas Anti Mafia Tanah.

“Penetapan tersangka itu tidak hanya menunjukkan ketidaksinkronan dalam penegakan hukum, tetapi juga berpotensi mengabaikan peran Satgas Anti Mafia Tanah. Ini menimbulkan pertanyaan besar, sebenarnya proses hukum yang dipakai yang mana,” ujarnya.

Ia menambahkan, penetapan tersangka seharusnya dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah dan cukup, sebagaimana diatur dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2024.

“Kalau penegakan hukum berjalan tidak sinkron, yang dirugikan bukan hanya klien kami, tetapi juga kepercayaan publik,” tutup Irfan.

Hingga berita ini dimuat, pihak Polda Metro Jaya belum memberikan tanggapan terkait konfirmasi yang diajukan redaksi. (*) 

Sumber: RMOL

Aliansi Ormas Islam Minta Ade Armando hingga Grace Natalie Dipecat dari Kursi Komisaris    
Jumat, Mei 08, 2026

On Jumat, Mei 08, 2026

Aliansi Ormas Islam Minta Ade Armando hingga Grace Natalie Dipecat dari Kursi Komisaris
Ade Armando hingga Grace Natalie saat ini tecatat sebagai komisaris di salah satu anak perusahaan BUMN. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 40 ormas yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama meminta pemerintah mencopot Ade Armando hingga Grace Natalie dari kursi jabatan komisaris di salah satu anak perusahaan BUMN. 

Ketua Umum PB Pemuda Al-Irsyad, Sami Muhamad Hilabi menjelaskan, permintaan ini dilayangkan lantaran Ade dan Grace dianggap telah melakukan perbuatan provokasi permusuhan masyarakat, melalui penyebaran konten penggalan ceramah Mantan Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). 

"Meminta pemerintah mencopot dan memberhentikan Ade Armando, Grace Natalie dari posisinya sebagai Komisaris di BUMN, karena telah memprovokasi permusuhan masyarakat dengan sebarkan konten yang bisa menjadi penyebab terjadinya benturan antarumat beragama," ujar Sami saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2025). 

Diketahui, Ade ditunjuk sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power (PLN NP), anak perusahaan PT PLN (Persero) pada 1 Juli 2025. 

Sementara Grace Natalie, ditunjuk sebagai Komisaris Independen BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) pada 10 Juni 2024.

Selaras dengan Sami, Ketua Bidang Riset dan Advokasi Publik LBH-AP Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Gufroni juga menuntut Ade dan Grace dicopot dari jabatan komisaris di BUMN.

"Jadi bukan persoalan dia mundur dari partai, tapi bagi kami yang penting adalah dua orang ini yang kami ketahui saat sejauh ini adalah masih tercatat sebagai salah satu komisaris di BUMN," ujar Gufroni.

Sebelumnya, Aliansi Ormas Islam yang diklaim terdiri atas 40 organisasi melaporkan pegiat media sosial Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, hingga Grace Natalie ke Bareskrim Polri. 

Laporan dilayangkan terkait beredarnya potongan video ceramah JK di UGM beberapa waktu lalu. 

"Kami hari ini mewakili sekitar 40 ormas Islam yang kita sebut dengan Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama datang untuk membuat laporan kepolisian yang akan melaporkan tiga orang, yaitu saudara Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie," kata Direktur LBH Hidayatullah, Syaefullah Hamid di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

Syaefullah mengungkapkan, para terlapor diduga telah mem-framing atau mempengaruhi publik terkait ceramah JK. 

"Kami anggap mereka telah mem-framing, melakukan upaya-upaya yang kemudian memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Ayat 2 UU ITE dan Pasal 32 Ayat 1 UU ITE dan Pasal 243 dan Pasal 247," ujarnya. (*) 

Wawako Maigus Nasir Menegaskan Pengendalian Inflasi Membutuhkan Kolaborasi Kuat    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Wawako Maigus Nasir Menegaskan Pengendalian Inflasi Membutuhkan Kolaborasi Kuat
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan pengendalian inflasi membutuhkan kolaborasi kuat. (Foto/Tom). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang yang berlangsung di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (7/5/2026).

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan pengendalian inflasi membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia (BI), Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Pusat Statistik (BPS), Pertamina, pelaku usaha dan seluruh perangkat daerah terkait.

Menurutnya, stabilitas harga menjadi kunci menjaga ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. Karena itu, Pemko Padang berkomitmen memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali menjelang Idul Adha.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, Pemko Padang berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau, terutama mendekati Hari Raya Idul Adha,” ujar Maigus Nasir saat membuka kegiatan.

Ia menyebutkan, terdapat tiga faktor yang berpotensi memicu inflasi, yakni konflik global di Timur Tengah yang berdampak pada harga minyak dan tiket pesawat, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha, serta fluktuasi biaya distribusi akibat perubahan harga bahan bakar.

“Sebagai langkah antisipasi, Pemko Padang telah meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 104 kelurahan bekerja sama dengan Bulog dan BI. Selain itu, juga mendorong pemanfaatan pekarangan rumah melalui program urban farming untuk mendukung pengendalian inflasi dari tingkat rumah tangga,” tukas Wawako.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Iqbal Ramadi Payana mengungkapkan secara umum stok 12 komoditas pangan strategis di Sumbar masih surplus dan aman menjelang Idul Adha. Namun, sejumlah komoditas tetap perlu diwaspadai, terutama cabai merah, bawang merah, serta daging sapi dan kerbau.

"Saat ini untuk kersediaan beras di Kota Padang mencapai 33.506 ton dengan surplus sekitar 25 ribu ton dan ketahanan stok hingga 90 hari. Sementara stok cabai merah tercatat 1.313 ton dengan ketahanan enam hari, sedangkan bawang merah sebanyak 492 ton dengan ketahanan 12 hari," ungkapnya.

Senada, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar, Andy Setyo Biwado, menjelaskan inflasi Sumbar pada April 2026 masih terkendali dengan angka year-on-year sebesar 1,97 persen atau berada dalam target nasional.

"Komoditas utama penyumbang inflasi di Kota Padang saat ini antara lain angkutan udara, bawang merah, jengkol, minyak goreng, dan laptop. Sementara komoditas yang mengalami deflasi yakni cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, dan emas perhiasan," ulasnya. (tom)

Tabligh Akbar UAS Bakal Meriahkan HUT ke-24 Kota Pariaman    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Tabligh Akbar UAS Bakal Meriahkan HUT ke-24 Kota Pariaman
Tabligh Akbar bersama ulama kondang, Datuk Seri Ulama Setia Negara, Tuan Guru Prof. Abdul Somad (UAS) bakal memeriahkan rangkaian HUT ke-24 tahun 2026 Kota Pariaman. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tabligh Akbar bersama ulama kondang, Datuk Seri Ulama Setia Negara, Tuan Guru Prof. Abdul Somad (UAS) bakal memeriahkan rangkaian HUT ke-24 tahun 2026 Kota Pariaman. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat bertemu UAS, di Rumah Omak, Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (7/5).

"Tujuan pertemuan ini adalah penyampaian undangan resmi dari Pemerintah Kota Pariaman kepada UAS untuk hadir memberikan tausyiah agama. 

Kehadiran ulama kondang ini dijadwalkan menjadi puncak acara dalam rangkaian peringatan HUT Kota Pariaman yang ke-24. 

Kami ingin momentum pertambahan usia Kota Pariaman tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan fisik, tetapi juga dengan siraman rohani yang mampu memperkuat iman dan ukhuwah Islamiyah warga Kota Pariaman. 

Tidak hanya itu, kita juga meminta masukan dan saran agar program unggulan Pemko Pariaman tentang Pariaman Risalah dapat terlaksana lebih baik. Alhamdulillah, UAS telah memberikan ide dan saran akan hal itu,“ ujarnya.

Seperti diketahui, Kota Pariaman resmi ditetapkan sebagai Kota Otonom pada 2 Juli 2002 berdasarkan UU No. 12 Tahun 2002. 

Hingga saat ini, Kota Pariaman  terus berkembang baik dari segi infrastruktur maupun ekonomi masyarakat.

“Dengan kepastian kehadiran UAS, kita akan segera mematangkan persiapan logistik dan pengamanan untuk menampung antusiasme warga yang diprediksi akan membanjiri lokasi acara. 

Kegiatan tabligh akbar ini diharapkan menjadi magnet wisata religi sekaligus mempertegas identitas Kota Pariaman sebagai kota yang agamis dan berbudaya, “ harapnya. (R/at)

Dukung Kreativitas Anak Usia Dini, Pemko Pariaman Apresiasi Lomba Kolase IGTKI    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Dukung Kreativitas Anak Usia Dini, Pemko Pariaman Apresiasi Lomba Kolase IGTKI
Pemerintah Kota Pariaman memberikan apresiasi atas terlaksananya lomba kolase tingkat Taman Kanak – Kanak (TK) se Kota Pariaman. (Foto/Kominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman memberikan apresiasi atas terlaksananya lomba kolase tingkat Taman Kanak – Kanak (TK) se Kota Pariaman yang diselenggarakan  Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pariaman. Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad saat membuka Lomba Kolase Anak TK di Gor Rajo Bujang, Karan Aur, kota Pariaman, Kamis (7/5).

Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny.Yosneli Balad dalam sambutannya mengatakan lomba ini memiliki makna yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini yang merupakan masa emas dalam kehidupan seorang anak.

“Pada masa ini, anak-anak diharapkan bisa melatih motorik supaya berkembang dengan tujuan untuk membentuk karakter anak secara dini yang dimulai dari TK. Biarkan anak-anak kita bermain dan berkumpul bersama teman-temannya, tanpa HP atau gadget karena karena efek dari main gadget atau HP akan menyebabkan kerusakan otak. Dengan adanya lomba ini, akan menjadi sarana penting untuk membangun konsentrasi serta mengembangkan daya imajinasi anak,“ ungkapnya.

Pemerintah Kota Pariaman menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari kemampuan akademis seperti membaca atau berhitung.

"Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari kemampuan membaca atau berhitung semata, tetapi juga dari bagaimana kita mampu membentuk karakter, kreativitas, kemandirian, dan rasa percaya diri anak-anak kita," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher mengatakan  kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah ekspresi bagi anak-anak di era digital.

“"Kita ingin anak-anak kembali berinteraksi dengan tekstur, warna, dan melatih kesabaran mereka melalui seni kolase. Anak-anak usia TK disebut sebagai "Generasi Emas" yang sedang berada dalam masa pertumbuhan terbaik. Melalui kegiatan lomba ini, anak-anak diajak untuk belajar berani tampil, bersosialisasi, menghargai proses, dan percaya pada kemampuan diri sendiri, “ ungkapnya.

Keseruan terlihat di area lomba saat para siswa TK mulai menempelkan potongan bahan dengan penuh konsentrasi. Persaingan tampak lebih kompetitif dengan teknik penempelan yang lebih detail dan gradasi warna yang memukau.

“Ke depannya, Pemerintah Kota Pariaman berharap sinergi antara pemerintah, organisasi profesi (seperti IGTKI), sekolah, dan orang tua dapat terus terjalin erat. Kolaborasi ini sangat diperlukan demi menciptakan generasi Kota Pariaman yang cerdas, sehat, berkarakter dan berdaya saing. Kepada semua peserta, menang atau belum menang bukanlah hal yang paling utama. Yang paling penting adalah keberanian untuk mencoba, semangat untuk berkarya, dan kebahagiaan dalam belajar," pungkasnya.(wi/at)

JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
JNE menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas insiden pembegalan yang menimpa Hasan Alnazhari salah satu kurir saat menjalankan tugas pengantaran pada minggu, 3 Mei 2026 di kawasan Astana Anyar, Bandung. (Foto/Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- JNE menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas insiden pembegalan yang menimpa Hasan Alnazhari salah satu kurir saat menjalankan tugas pengantaran pada minggu, 3 Mei 2026 di kawasan Astana Anyar, Bandung. 

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap paket yang dikirimkan, terdapat dedikasi para kurir yang bekerja dalam berbagai kondisi demi menjaga kepercayaan pelanggan. 

Peristiwa ini tidak hanya berdampak secara material, tetapi juga meninggalkan trauma bagi Hasan yang tengah menjalankan tanggung jawabnya sebagai garda terdepan layanan logistik dalam menghubungkan kebahagiaan kepada pelanggan.

Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keselamatan kerja, JNE bergerak cepat memberikan perhatian penuh terhadap korban. 

Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pendampingan intensif, dukungan moral, serta koordinasi dengan pihak berwenang guna memastikan proses hukum berjalan dengan baik. 

Apresiasi juga diberikan manajemen JNE dengan pemberian 1 unit motor yang diserahkan langsung oleh M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE dan didampingi Edi Santoso  Direktur JNE, Fikri Al Haq Fachryana Human Capital Development Division Head JNE, Agustinus Ayung Prasetio  Human Capital Operation Division Head, dan Iyus Rustandi Kepala Cabang JNE Bandung, secara simbolis di kantor pusat JNE, Jl. Tomang Raya, Jakarta Barat, Rabu (6/5/2026).

Dalam sambutannya M. Feriadi menyampaikan, “JNE mengecam keras segala bentuk tindak kriminal, khususnya yang membahayakan keselamatan karyawan/ti kami yang sedang menjalankan tugas. Keselamatan kurir adalah prioritas utama perusahaan,”. 

Feriadi menambahkan, “Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan, baik secara fisik maupun psikologis, harapannya dengan pemberian unit motor ini dapat membantu meringankan beban karyawan kami. JNE juga akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang agar kasus ini dapat segera dituntaskan,” tutupnya.

Peristiwa ini menjadi refleksi penting bagi seluruh pihak akan pentingnya menjaga keamanan dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi para pekerja lapangan yang setiap hari menghubungkan kebutuhan masyarakat. 

JNE mengapresiasi dukungan dari seluruh masyarakat dan pihak berwenang khususnya Polsek Astana Anyar Bandung, yang telah membantu secara maksimal dalam proses hukum yang sedang berjalan. 

Dengan semangat Connecting Happiness, JNE berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik sekaligus memastikan perlindungan bagi seluruh karyawan, sebagai bagian dari perjalanan perusahaan dalam menghubungkan kebahagiaan di seluruh Indonesia. (*)

21 Siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci Lolos Bekerja di PT Sambu Gruop    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

21 Siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci Lolos Bekerja di PT Sambu Gruop
Sebanyak 21 siswa dari 38 siswa Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dinyatakan lolos seleksi bekerja di PT Sambu Gruop. (Foto/Anhar Rosail). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 21 siswa dari 38 siswa Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dinyatakan lolos seleksi bekerja di PT Sambu Gruop. Keberhasilan ini, membuktikan kualitas pendidikan terus meningkat serta mampu bersaing di dunia usaha dan industri

Total siswa yang ikut seleksi karyawan di PT Sambu Gruop sebanyak 38 orang, siswa yang  dinyatakan lolos 21 orang,  dipertimbangkan satu orang, siswa yang berkompeten atau berbakat (Talent Pool) 15 orang dan siswa tidak lolos seleksi karyawan satu orang.

Sebelumnya, PT Sambu Gruop mengadakan seleksi karyawan dilingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bekerja bagi siswa lulusan dan alumni SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci

"Saya memberikan apresiasi atas diterimanya 37 Lulusan SMKN 1 Pangkalan Kerinci sebagai karyawan dan Talent Pool di PT. Sambu Gruop, ini merupakan bukti bahwa lulusan SMKN 1 Pangkalan Kerinci kompeten dan mampu bersaing di Dunia Usaha dan Industri," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, melalui Sekretaris Disdik Riau Dr. Arden Simeru, S.Pd., M.Kom, Kamis (7/5/2026).

Arden mengatakan, ini juga menunjukkan bahwa link and mach antara satuan pendidikan Vokasi dengan DuDi sudah terjalin dengan baik. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau terus berkomitmen untuk memajukan pendidikan vokasi dan menjalin kolaborasi yang lebih erat dengan Dunia Usaha dan Industri.

Selain itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Pangkalan Kerinci Nasril, S.Pd., M.Pd mengatakan, menyambut baik atas kepercayaan PT Sambu Gruop kepada SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci, ini wujud kerjasama yang telah di sepakati.

Nasril menyampaikan, terimakasih kepada semua fihak terutama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau  H. Erisman Yahya dan Kacabdisdik Wililayah 1  H.Ismail S Ag, yang mendukung penuh program program SMKN 1 Pangkalan Kerinci.

“Saya berharap semua yang lulus seleksi sebagai karyawan di PT Sambu Gruop bisa mengabdi dan bekerja maksimal sesuai kopentensi dan tugas yang di berikan. Bagi yang belum lulus dapat meningkatkan kompetensi, semoga diterima bekerja ditempat yang lain," pinta Nasril. (*)

Ketika Kepastian Tak Kunjung Hadir, Pedagang yang Menanggung: Ujian Nyata CSR di Pasar Silo Sawahlunto    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Ketika Kepastian Tak Kunjung Hadir, Pedagang yang Menanggung: Ujian Nyata CSR di Pasar Silo Sawahlunto
Di Sawahlunto, para pedagang Pasar Silo kini menjalani hari-hari yang tidak mudah. (Foto/Marjafri). 

SEMBILAN
bulan sudah berlalu.
Kepastian belum datang.
Namun pedagang sudah lebih dulu menanggung akibatnya

Di Sawahlunto, para pedagang Pasar Silo kini menjalani hari-hari yang tidak mudah. Sejak direlokasi ke lokasi baru, mereka mencoba bertahan di tengah kondisi yang, menurut sejumlah pedagang, belum sepenuhnya mendukung aktivitas ekonomi.

Pembeli yang dulu datang kini berkurang. Fasilitas belum memadai. Penataan kawasan dinilai masih semrawut, dan ketika hujan turun, sebagian area bahkan berubah menjadi genangan luas seperti rawa atau “danau dadakan” yang semakin menyulitkan aktivitas berdagang.

Dalam situasi seperti ini, yang diuji bukan hanya daya tahan usaha, tetapi juga ketahanan hidup sehari-hari.

Di sisi lain, terdapat proses yang hingga kini disebut masih berjalan yakni mekanisme pinjam pakai lahan yang melibatkan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan pemerintah daerah. Hingga kini, belum ada kejelasan terbuka mengenai kapan proses tersebut akan mencapai tahap akhir.

Dalam perkembangan terbaru, pemerintah kota telah mengajukan proposal program CSR kepada pihak perusahaan sekitar dua minggu lalu. Langkah ini menunjukkan adanya upaya untuk menghadirkan intervensi jangka pendek, meskipun implementasinya juga belum ada kepastian.

Di titik inilah persoalan menjadi lebih dari sekadar “pasar yang belum ramai”.

Relokasi telah dilakukan.
Namun ekosistem pendukungnya belum sepenuhnya terbentuk.

Akibatnya, risiko yang semestinya berada di ruang kebijakan kini berpindah ke ruang kehidupan pedagang. Mereka yang berada di garis depan, harus menanggung dampak dari proses yang masih berlangsung.

Dalam situasi seperti ini, peran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menjadi semakin relevan untuk dibicarakan.

Secara umum, CSR dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan ekonomi lokal, bantuan bagi pelaku usaha kecil, serta penyediaan fasilitas dasar. Dalam konteks Pasar Silo, fungsi ini menjadi penting sebagai penopang sementara, agar pedagang tetap bisa bertahan.

Namun perlu dicatat, CSR bukan solusi utama.

Ia bekerja untuk memperkuat, bukan menggantikan.
Ia membantu meredakan dampak, bukan menyelesaikan akar persoalan.

Selama kepastian lahan belum sepenuhnya jelas, maka intervensi apa pun termasuk CSR akan berada dalam ruang yang terbatas.

Karena itu, yang dibutuhkan bukan hanya keberadaan CSR, tetapi juga kecepatan dan ketepatan responsnya. Terlebih, dengan telah diajukannya proposal CSR, publik kini menaruh harapan pada tindak lanjut yang konkret.

Bagi pedagang, waktu tidak berjalan seperti proses administratif. Kebutuhan hidup hadir setiap hari, tanpa jeda.

Di saat yang sama, penyelesaian utama tetap berada pada ranah struktural. Kejelasan proses pinjam pakai lahan akan membuka ruang bagi penataan yang lebih menyeluruh, baik dari sisi fasilitas, akses, maupun keberlanjutan ekonomi.

Tanpa itu, pasar akan tetap ada, tetapi belum tentu hidup.

Situasi ini menempatkan semua pihak pada posisi yang diuji. Perusahaan diharapkan hadir melalui instrumen sosialnya, sementara pemerintah daerah diharapkan mempercepat kepastian kebijakan. 

Di antara keduanya, pedagang berada pada posisi paling rentan: menanggung langsung konsekuensi dari ketidakpastian.

Dari sudut pandang publik, kondisi seperti ini tidak pernah netral. Penilaian tidak hanya datang dari apa yang direncanakan, tetapi dari apa yang dirasakan di lapangan.

Jika dukungan hadir tepat waktu, kepercayaan dapat terjaga.
Sebaliknya, jika ketidakpastian berlangsung terlalu lama tanpa penyangga yang memadai, ruang kritik akan terbuka.

Karena itu, Pasar Silo tidak hanya soal penataan ruang, tetapi juga tentang bagaimana komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat dijalankan dalam kondisi yang tidak ideal. 

Di tengah proses yang masih berjalan, langkah yang konkret, terukur, dan responsif menjadi penting agar beban transisi tidak sepenuhnya ditanggung oleh pedagang.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan bukan semata pada rampungnya kebijakan, tetapi pada sejauh mana masyarakat tetap dapat bertahan selama kebijakan itu belum selesai. Dalam konteks itulah, urgensi CSR sebagai jembatan di tengah ketidakpastian menjadi semakin nyata. (*) 


Penulis: Marjafri — jurnalis, pegiat budaya, pendiri dan Ketua Komunitas Anak Nagari Sawahlunto “Art, Social Culture and Tourism”

Respons Aspirasi IKAMMI, Andre Rosiade Berangkatkan Mahasiswa Minang dengan 10 Bus Gratis    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Respons Aspirasi IKAMMI, Andre Rosiade Berangkatkan Mahasiswa Minang dengan 10 Bus Gratis
Dalam unggahannya, Andre menyampaikan dukungannya kepada mahasiswa Minang di perantauan agar bisa pulang kampung dengan lebih mudah dan hemat biaya. (Foto/Nofrianto). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyiapkan 10 unit bus untuk membantu perantau Minang, khususnya mahasiswa asal Sumatera Barat di Semarang, pulang kampung bersama saat libur panjang.

Hal itu terungkap melalui postingan media sosial Andre Rosiade pada Kamis, (7/5/2026). Dalam unggahannya, Andre menyampaikan dukungannya kepada mahasiswa Minang di perantauan agar bisa pulang kampung dengan lebih mudah dan hemat biaya.

Program tersebut hadir setelah adanya aspirasi dari mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKAMMI) Semarang. Banyak mahasiswa mengeluhkan tingginya biaya transportasi menuju kampung halaman, terutama saat musim liburan.

Andre Rosiade mengatakan, bantuan transportasi ini merupakan bentuk perhatian terhadap mahasiswa Minang di perantauan. 

Selain meringankan beban biaya perjalanan, program itu juga diharapkan mempererat hubungan antar mahasiswa asal Sumatera Barat.

“Perjalanan bersama ini bukan hanya soal pulang kampung, tetapi juga membangun kebersamaan dan solidaritas antar mahasiswa Minang di perantauan,” kata Andre.

Andre Rosiade yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) itu menilai jumlah mahasiswa Minang di Semarang mencapai ratusan orang. 

Karena itu, kebutuhan transportasi bersama dinilai penting agar mahasiswa bisa pulang dengan aman, nyaman, dan lebih hemat biaya.

Ia menambahkan, program bus gratis tersebut diharapkan menjadi agenda rutin ke depan.

Menurutnya, jumlah mahasiswa Minang di berbagai daerah terus bertambah sehingga dukungan terhadap para perantau, khususnya mahasiswa, perlu diperkuat.

Mahasiswa IKAMMI Semarang menyambut positif langkah tersebut. Mereka menilai program itu menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap perantau Minang yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

Dengan adanya bantuan 10 bus itu, para mahasiswa berharap perjalanan pulang kampung saat libur panjang menjadi lebih ringan, aman, dan mampu memperkuat rasa kekeluargaan sesama perantau Minang. (Nofrianto)

Wakil Wali Kota Sawahlunto Lepas 55 Calon Jamaah Haji Kloter 12    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Wakil Wali Kota Sawahlunto Lepas 55 Calon Jamaah Haji Kloter 12
Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, bersama Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Sawahlunto, Dafrizon, melepas keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kota Sawahlunto, Selasa (5/5/2026). (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, bersama Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Sawahlunto, Dafrizon, melepas keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kota Sawahlunto, Selasa (5/5/2026).

Pelepasan jamaah dilaksanakan di lapangan parkir Balai Kota Sawahlunto. Sebanyak 55 calon jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 12 diberangkatkan menggunakan dua unit bus menuju embarkasi.

Untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar, rombongan mendapat pengawalan dari Satuan Lalu Lintas Polres Sawahlunto selama perjalanan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menyempatkan diri berdialog dengan para jamaah sebelum keberangkatan. 

Ia mengingatkan seluruh calon jamaah agar menjaga kondisi kesehatan fisik maupun kesiapan mental selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

“Jaga kesehatan dan kesiapan selama menjalankan ibadah agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dilalui dengan lancar dan khusyuk,” pesan Jeffry kepada jamaah.

Ia juga meminta petugas pendamping memberikan pelayanan yang optimal dan responsif terhadap kebutuhan jamaah, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.

Selain itu, Jeffry Hibatullah turut menitipkan harapan agar para jamaah mendoakan Pemerintah Kota Sawahlunto dan seluruh masyarakat agar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran pembangunan, serta kemajuan daerah.

“Semoga Sawahlunto semakin maju, pembangunan berjalan lancar, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya. (*)

Pewarta: Marjafri

Wako Fadly Amran dan Rombongan Kunker dan Audiensi  ke Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Wako Fadly Amran dan Rombongan Kunker dan Audiensi  ke Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya
Kunjungan kerja dan audiensi Wali Kota Padang, Fadly Amran, beserta delegasi ke Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto/Tom). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang semakin serius menggarap potensi pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor kuliner. 

Keseriusan ini diwujudkan melalui kunjungan kerja dan audiensi Wali Kota Padang, Fadly Amran, beserta delegasi ke Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan strategis ini merupakan langkah konkret sekaligus tindak lanjut dari Adendum Berita Acara Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I), yang menyepakati perubahan fokus pengembangan dari subsektor seni pertunjukan menjadi subsektor kuliner. 

Target utamanya adalah mematangkan persiapan Kota Padang untuk maju sebagai perwakilan Indonesia dalam jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network) kategori City of Gastronomy pada tahun 2027 mendatang.

"Kuliner kita bukan cuma soal rasa, tetapi juga lokomotif ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, kita harus melakukan persiapan matang dan aksi nyata agar Padang siap menjadi City of Gastronomy UNESCO di tahun 2027," ujar Fadly Amran dalam keterangannya seusai pertemuan.

Langkah akselerasi ini tidak dilakukan oleh pemerintah kota sendirian, turut hadir dalam audiensi ini, jajaran eksekutif, pakar, dan praktisi, dan Dewan Pakar Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Haris Satria, serta Ramani yang hadir mewakili komunitas kuliner lokal.

Sinergi pentahelix ini semakin lengkap dengan adanya dukungan penuh dari unsur legislatif yang turut mengawal jalannya audiensi. 

Tampak hadir dalam rombongan tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Nanda Satria, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra, serta Anggota DPRD Kota Padang Argi Putra Finalo. Kehadiran para wakil rakyat ini menegaskan komitmen parlemen dalam memfasilitasi regulasi dan anggaran bagi pengembangan ekosistem kreatif di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, menegaskan bahwa kesiapan daerah tidak lepas dari kolaborasi yang harmonis dengan para pelaku usaha kuliner di akar rumput.

"Kami di dinas pariwisata bersama teman-teman dari komunitas kuliner dan dewan pakar siap mengawal proses ini dari hulu ke hilir. Dukungan penuh dari kementerian serta jajaran legislatif pada hari ini menjadi dorongan moral dan teknis yang sangat besar bagi kelancaran program kami di daerah," ungkap Yenni. (Tom)

750 Siswa SMP di Sawahlunto Ikuti Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2025/2026    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

750 Siswa SMP di Sawahlunto Ikuti Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2025/2026
Sebanyak 750 siswa kelas IX tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sawahlunto mengikuti Ujian Sekolah atau Asesmen Sumatif Akhir Jenjang tahun pelajaran 2025/2026. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 750 siswa kelas IX tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sawahlunto mengikuti Ujian Sekolah atau Asesmen Sumatif Akhir Jenjang tahun pelajaran 2025/2026 yang digelar di 12 satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Dr. Asril, M.Pd., membenarkan pelaksanaan ujian tersebut saat dikonfirmasi di Sawahlunto.

Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian dimulai sejak Senin, 4 Mei 2026 dan dijadwalkan berakhir pada Jumat, 9 Mei 2026 mendatang.

“Ujian sekolah untuk siswa kelas IX ini dilaksanakan secara serentak di seluruh SMP di Kota Sawahlunto sebagai bagian dari evaluasi akhir jenjang pendidikan,” kata Asril.

Menurutnya, ujian sekolah tersebut bertujuan mengukur pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pada seluruh mata pelajaran. Selain menjadi salah satu penentu kelulusan, hasil ujian juga digunakan sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan.

Asril berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan baik dan disiplin sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

“Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan memperoleh hasil yang memuaskan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto juga telah menjadwalkan pelaksanaan Ujian Sekolah bagi siswa kelas VI pada 18 hingga 23 Mei 2026 mendatang.

Diperkirakan sebanyak 1.000 siswa SD di Kota Sawahlunto akan mengikuti ujian akhir tersebut. (*) 

Pewarta: Marjafri

Dinas Pertanian Kota Padang Intensifkan Pengecekan Kesehatan Hewan Ternak Jelang Idul Adha 1447 H mendatang    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Dinas Pertanian Kota Padang Intensifkan Pengecekan Kesehatan Hewan Ternak Jelang Idul Adha 1447 H mendatang
Tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Kota Padang terus mengintensifkan pengecekan kesehatan terhadap hewan ternak yang akan disembelih pada momen Idul Adha 1447 H mendatang. (Foto/Taufik). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Kota Padang terus mengintensifkan pengecekan kesehatan terhadap hewan ternak yang akan disembelih pada momen Idul Adha 1447 H mendatang.

Hewan ternak yang dinyatakan sehat dan layak kurban diberi label khusus berupa penning (label telinga) berwarna putih sebagai tanda resmi dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Kepala UPT Puskeswan Kota Padang, drh. Yasir Irawan menegaskan bahwa pemberian label merupakan komitmen Pemko dalam melindungi konsumen atau shohibul kurban.

Pada Kamis (7/5/2026), Tim Keswan melakukan pemeriksaan di penampungan hewan kurban milik Pak Pen di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Lokasi tersebut menampung sebanyak 69 ekor sapi. Setiap hewan diperiksa secara fisik oleh petugas sebelum diberikan label tanda layak.

"Giat kita hari ini adalah pemeriksaan kesehatan hewan di penampungan hewan kurban yang ada di Kota Padang. Ini adalah penjaminan dari Pemko untuk shohibul kurban bahwasanya hewan tersebut sehat dan layak," ujar Yasir Irawan di sela-sela pemeriksaan.

Berdasarkan data pemeriksaan selama tiga hari terakhir di wilayah kerjanya, tercatat lebih dari 60 persen hewan yang diperiksa telah dinyatakan sehat dan diberi label. Sebaliknya, hewan yang tidak diberikan label biasanya terkendala faktor usia, seperti belum tanggal gigi (musinnah), atau ditemukan adanya cacat fisik yang membuatnya tidak memenuhi kriteria kurban.

"Pengecekan kesehatan telah kami mulai sejak 4 Mei 2026 dan akan terus berlangsung hingga H-2 Iduladha 1447 H," ujarnya.

Dinas Pertanian Kota Padang telah mengerahkan tiga tim pemeriksa untuk menyisir seluruh titik penampungan hewan di wilayah Kota Padang secara bergantian.

Yasir juga mengimbau para pedagang dan peternak untuk proaktif melaporkan kondisi ternaknya agar dapat segera divalidasi oleh petugas medis dari Tim Keswan.

"Kami berkomitmen memastikan sapi yang ada di penampungan Kota Padang benar-benar sehat dan layak sebagai hewan kurban," tegasnya. (Taufik)

Vaksinasi PMK di Sawahlunto Capai 630 Dosis, Pemkot Kejar Target 1.000 Dosis pada 2026    
Kamis, Mei 07, 2026

On Kamis, Mei 07, 2026

Vaksinasi PMK di Sawahlunto Capai 630 Dosis, Pemkot Kejar Target 1.000 Dosis pada 2026
Pemerintah Kota Sawahlunto terus menggencarkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi dan kerbau sepanjang 2026.  (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto terus menggencarkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi dan kerbau sepanjang 2026. 

Hingga akhir April 2026, realisasi vaksinasi tercatat telah mencapai 630 dosis dari target 1.000 dosis yang ditetapkan tahun ini.

Kepala UPTD Puskeswan Kota Sawahlunto, drh. Meta Levi Kurnia, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung sejak 13 hingga 30 April 2026 di sejumlah desa dan kelurahan di Kota Sawahlunto.

“Pelaksanaan vaksinasi PMK dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah, dan hingga saat ini sudah terealisasi sebanyak 630 dosis untuk ternak sapi dan kerbau,” ujarnya di Sawahlunto.

Adapun wilayah yang telah mendapatkan vaksinasi antara lain Desa Kolok Mudik, Kolok Nan Tuo, Santur, Talago Gunung, Kelurahan Durian I dan Durian II, Lubang Panjang, Saringan, Talawi Hilir, Talawi Mudiak, Bukik Gadang, hingga Batu Tanjung.

Menurut drh. Meta, program vaksinasi PMK masih akan terus dilanjutkan pada pekan ini di sejumlah lokasi lainnya guna mengejar target 1.000 dosis yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Sawahlunto pada tahun 2026.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan vaksinasi PMK tidak terlepas dari dukungan petugas lapangan, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat dan para peternak.

“Sinergi antara petugas, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program vaksinasi PMK di Kota Sawahlunto,” katanya.

Vaksinasi PMK dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk membentuk kekebalan tubuh atau antibodi pada hewan ternak agar terhindar dari infeksi virus PMK. 

Selain itu, vaksinasi juga bertujuan menekan penyebaran wabah, mengurangi risiko kematian ternak, serta mencegah kerugian ekonomi akibat menurunnya produktivitas daging dan susu. (*) 

Pewarta: Marjafri