HEADLINE
Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga    
Jumat, Oktober 09, 2026

On Jumat, Oktober 09, 2026

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga
Semangat itulah yang mengemuka dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Peran Ninik Mamak dan Bundo Kanduang dalam Pendampingan Keluarga dan Calon Pengantin yang dibuka Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun dari komitmen suami dan istri, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan, nilai-nilai adat, serta bimbingan para tokoh yang dihormati masyarakat. Di Minangkabau, peran ninik mamak dan bundo kanduang menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga dan membentuk generasi yang bermartabat.

Semangat itulah yang mengemuka dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Peran Ninik Mamak dan Bundo Kanduang dalam Pendampingan Keluarga dan Calon Pengantin yang dibuka Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP., di salah satu hotel di Kota Padang, baru-baru ini.

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan ninik mamak dan bundo kanduang dalam mendampingi keluarga, terutama pasangan yang sedang mempersiapkan diri memasuki kehidupan pernikahan. Pembekalan tersebut diharapkan membantu calon pengantin memahami pentingnya kesiapan membangun rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan berketahanan.

Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan juga mempertemukan dua keluarga dengan latar belakang, kebiasaan, dan tanggung jawab yang harus dijalani bersama. Karena itu, pendampingan dari orang-orang yang memahami nilai adat dan kehidupan bermasyarakat dapat menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika rumah tangga.

Dalam tatanan adat Minangkabau, ninik mamak memiliki peran dalam membimbing kemenakan, sedangkan bundo kanduang menjadi figur penting dalam keluarga dan pewarisan nilai-nilai kehidupan. Keterlibatan keduanya diharapkan mampu memperkuat komunikasi, menanamkan tanggung jawab, serta menjaga nilai-nilai luhur adat dalam kehidupan keluarga.

Bimtek ini juga merupakan bagian dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Evi Yandri Rajo Budiman sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat. Program tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap penguatan peran tokoh adat dalam kehidupan sosial, khususnya dalam membangun keluarga yang siap menghadapi tantangan zaman.

Penguatan kapasitas para tokoh adat menjadi penting agar pendampingan terhadap keluarga dan calon pengantin dapat berjalan lebih terarah. Dengan pemahaman yang semakin baik, ninik mamak dan bundo kanduang diharapkan dapat menjadi mitra keluarga dalam menanamkan nilai saling menghormati, tanggung jawab, dan kebersamaan.

Lebih jauh, keluarga yang harmonis diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang berkarakter, menghargai adat, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Sinergi antara keluarga, tokoh adat, dan masyarakat pun menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai Minangkabau di tengah perubahan zaman.

Melalui kegiatan ini, pesan yang ingin ditegaskan adalah bahwa ketahanan keluarga merupakan tanggung jawab bersama. Ketika ninik mamak dan bundo kanduang menjalankan perannya dengan baik, nilai adat dapat terus hidup dalam keluarga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Adat kuat, keluarga hebat, generasi bermartabat. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Langkah Berani Wabup Candra Tutup Celah Korupsi di Kabupaten Solok, Ini Strategi Terbarunya!    
Jumat, Oktober 09, 2026

On Jumat, Oktober 09, 2026

Langkah Berani Wabup Candra Tutup Celah Korupsi di Kabupaten Solok, Ini Strategi Terbarunya!
Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., secara resmi membubuhkan tanda tangan Komitmen Bersama Perbaikan Tata Kelola Perencanaan, Penganggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Langkah tegas dalam membentengi anggaran daerah dari potensi penyimpangan terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Solok. Bertempat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (8/10/2026), Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., secara resmi membubuhkan tanda tangan Komitmen Bersama Perbaikan Tata Kelola Perencanaan, Penganggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa.

Momen penting ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Solok dalam membangun sistem birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi. Kegiatan yang digelar secara kolaboratif ini dirancang khusus untuk memperkuat benteng pencegahan korupsi di seluruh lini penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Suasana penandatanganan berlangsung khidmat dan penuh ketegasan karena disaksikan langsung oleh deretan pejabat tinggi negara. Momen bersejarah ini dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, Ketua KPK RI Komjen Pol Setyo Budiyanto, Deputi BPKP RI Setya Nugraha, perwakilan LKPP, serta Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Langkah bersinergi ini dilakukan Wabup Candra berdampingan dengan para kepala daerah se-Sumatera Barat, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, hingga jajaran kepala perangkat daerah. Kehadiran seluruh elemen kepemimpinan ini mempertegas satu komitmen utuh untuk menyatukan visi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Melalui penandatanganan komitmen bersama tersebut, fokus pembenahan bakal menyasar tiga area vital yang sering kali menjadi celah kerawanan. Perbaikan menyeluruh akan diterapkan mulai dari tahap awal perencanaan, proses penganggaran, hingga eksekusi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Solok.

Wabup Candra menegaskan bahwa penguatan tata kelola pemerintahan ini bukan sekadar urusan formalitas atau pemenuhan dokumen administratif semata. Langkah strategis ini diambil demi memberikan jaminan pasti bahwa setiap rupiah dari APBD benar-benar dialokasikan untuk kesejahteraan dan kepentingan masyarakat luas.

Keikutsertaan aktif Wabup Candra dalam ajang nasional ini mencerminkan tekad bulat Pemerintah Kabupaten Solok untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda besar pemerintah pusat. Pemberantasan korupsi dan peningkatan mutu pelayanan publik kini menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar lagi.

Guna memastikan komitmen tersebut berjalan efektif di lapangan, Pemkab Solok siap memperkuat integritas seluruh aparatur sipil negara. Pengawasan ketat bakal diterapkan secara konsisten agar setiap proses pengadaan barang dan jasa berjalan jujur, terbuka, serta sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Kesepakatan bersejarah di Auditorium Gubernur ini dipastikan tidak berhenti di atas kertas perjanjian semata. Dengan konsistensi dan komitmen yang kuat dari Wabup Candra beserta jajaran, Kabupaten Solok optimistis mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin tepercaya dan berorientasi penuh pada kemajuan daerah. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

17 Atlet Menembak Padang Berjuang di Porprov Sumbar 2026, Erianto Turun Langsung Beri Dukungan!    
Jumat, Oktober 09, 2026

On Jumat, Oktober 09, 2026

17 Atlet Menembak Padang Berjuang di Porprov Sumbar 2026, Erianto Turun Langsung Beri Dukungan!
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, turun langsung memantau perjuangan para atlet pada Jumat (9/10/2026). (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Perjuangan kontingen Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 terus mendapat perhatian. Kali ini, sorotan tertuju pada 17 atlet cabang olahraga menembak yang berjuang membawa nama Kota Padang di arena pertandingan.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, turun langsung memantau perjuangan para atlet pada Jumat (9/10/2026). Kehadiran pimpinan KONI tersebut menjadi suntikan semangat bagi atlet yang tengah berkompetisi di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu.

Monitoring berlangsung di Gedung Lapangan Tembak Polresta Lima Puluh Kota, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian KONI Padang terhadap kesiapan dan perjuangan atlet dalam menghadapi persaingan dengan kontingen daerah lain.

Erianto hadir bersama Bendahara Umum KONI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif; Wakil Sekretaris Umum VI, Yuherdi; Wakil Sekretaris Umum III, Dedi Prima Maha Rajo Dirajo; serta Staf Khusus KONI Kota Padang, Jufrizal. Kehadiran jajaran pengurus ini memperlihatkan dukungan organisasi terhadap atlet yang sedang bertanding.

Kontingen menembak Kota Padang diperkuat 17 atlet, dengan dukungan dua pelatih dan dua ofisial. Kolaborasi atlet, pelatih, dan ofisial menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan teknis serta mendukung performa selama pertandingan berlangsung.

Berbeda dari cabang olahraga yang mengandalkan kecepatan atau kekuatan fisik semata, menembak menuntut konsentrasi tinggi, ketelitian, kestabilan, dan pengendalian emosi. Setiap atlet harus mampu menjaga fokus agar dapat menjalankan setiap tahapan pertandingan secara optimal.

Di tengah ketatnya persaingan Porprov XVI Sumbar 2026, kesiapan mental menjadi tantangan tersendiri. Disiplin, konsistensi, dan kemampuan mengendalikan tekanan menjadi modal penting bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan tembak.

KONI Kota Padang berharap 17 atlet menembak tersebut dapat tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan memberikan kontribusi positif bagi kontingen daerah. Lebih dari sekadar mengejar medali, keikutsertaan mereka juga menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, serta membuktikan hasil latihan yang telah dijalani.

Dukungan langsung Erianto bersama jajaran pengurus KONI Padang menjadi bagian dari upaya menjaga semangat perjuangan atlet di Porprov XVI Sumbar 2026. Harapannya, para petembak Kota Padang mampu menuntaskan pertandingan dengan penampilan terbaik dan membawa kebanggaan bagi masyarakat Kota Padang. (*) 

Pewarta: Dedi Prima
Editor: Zamri Yahya, WU

Komitmen Bikin Pemko Solok Makin Bersih, Wako Ramadhani Kirana Putra Gandeng KPK dan Kemendagri!    
Jumat, Oktober 09, 2026

On Jumat, Oktober 09, 2026

Komitmen Bikin Pemko Solok Makin Bersih, Wako Ramadhani Kirana Putra Gandeng KPK dan Kemendagri!
Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi yang berlangsung hangat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (8/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komitmen Pemerintah Kota Solok dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas terus dibuktikan secara nyata. Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi yang berlangsung hangat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (8/10/2026).

Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi momentum krusial bagi seluruh kepala daerah di Sumatera Barat untuk menyatukan visi dalam memberantas praktik korupsi hingga ke akar-akarnya. Hadirnya perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri RI serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kian mempertegas pentingnya sinergi nasional demi menciptakan sistem pemerintahan yang sehat.

Ajang tahunan ini dirancang sebagai wadah konsolidasi strategis untuk menyempurnakan berbagai langkah pencegahan korupsi di tingkat daerah. Melalui diskusi yang interaktif, para pemimpin daerah dibekali arahan komprehensif agar setiap sistem pengawasan internal dapat berjalan makin optimal dan responsif terhadap potensi penyimpangan.

Kehadiran langsung Wako Ramadhani Kirana Putra dalam rakor tersebut menegaskan posisi Kota Solok yang selalu berada di garis terdepan dalam mendukung agenda reformasi birokrasi. Langkah aktif ini membuktikan bahwa Pemko Solok tidak main-main dalam menjaga kepercayaan publik yang telah diamanahkan oleh masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Ramadhani menegaskan bahwa keterbukaan dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Setiap sen anggaran daerah dan program pembangunan yang dirancang harus benar-benar dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Upaya memperkuat tata kelola yang transparan ini tidak hanya berfokus pada pengawasan keuangan semata, tetapi juga menyasar pada perbaikan sistem pelayanan publik secara menyeluruh. Dengan menutup rapat celah-celah potensi korupsi, kualitas layanan bagi masyarakat Kota Solok dipastikan dapat meningkat secara signifikan.

Sinergi yang terjalin erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga jajaran pemerintah kota diakui menjadi kunci sukses utama dalam memutus mata rantai korupsi. Koordinasi yang solid ini memungkinkan pertukaran data dan pengawasan berjenjang berjalan makin efektif serta efisien di lapangan.

Melalui rakor strategis bersama KPK dan Kemendagri ini, Pemko Solok optimistis mampu menghadirkan wajah birokrasi yang lebih modern, profesional, dan bebas dari praktik pungli maupun gratifikasi. Iklim pemerintahan yang bersih ini diyakini bakal bermuara pada kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

Langkah konsisten yang ditunjukkan oleh Ramadhani Kirana Putra menjadi sinyal positif bahwa Kota Solok siap menjadi percontohan daerah dengan tata kelola pemerintahan yang terpercaya. Semangat antikorupsi ini diharapkan terus menjalar hingga ke tingkat birokrasi paling bawah demi mewujudkan Kota Solok yang berkemajuan. (80) 

Pewarta: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Koto Tangah Siap Guncang Padang! 16 Venue Megah Diresmikan Sambut Kemegahan MTQ ke-42    
Jumat, Oktober 09, 2026

On Jumat, Oktober 09, 2026

Koto Tangah Siap Guncang Padang! 16 Venue Megah Diresmikan Sambut Kemegahan MTQ ke-42
Sebagai tuan rumah resmi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-42 Tingkat Kota Padang Tahun 2026, wilayah ujung utara Kota Padang ini menyatakan kesiapan penuhnya. (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Suasana religius nan penuh semangat mulai menyelimuti Kecamatan Koto Tangah. Sebagai tuan rumah resmi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-42 Tingkat Kota Padang Tahun 2026, wilayah ujung utara Kota Padang ini menyatakan kesiapan penuhnya untuk menyambut ratusan qari dan qariah terbaik yang siap bersaing melantunkan ayat-ayat suci.

Perhelatan akbar ini dipastikan bakal berlangsung sangat semarak dengan keterlibatan masyarakat lokal secara masif. Pada Jumat (9/10/2026), panitia penyelenggara mengonfirmasi bahwa seluruh fasilitas pendukung telah rampung ditata demi menyajikan kompetisi yang nyaman, megah, dan berkesan bagi seluruh kontingen se-Kota Padang.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 16 titik lokasi perhelatan disiapkan secara matang. Seluruh venue tersebut tersebar strategis di tiga kelurahan utama, yaitu Kelurahan Air Pacah, KPIK, serta Dadaok Tunggul Hitam, memanfaatkan kemegahan masjid, mushalla, gedung sekolah, hingga aula berkapasitas besar.

Pusat perhatian utama dan panggung megah pelaksanaan MTQ kali ini akan dipusatkan di Lapangan Apeksi, Kelurahan Air Pacah. Arena terbuka tersebut didapuk menjadi panggung utama untuk cabang bergengsi Tilawah Dewasa dan Qiraat Mujawwad yang diprediksi bakal menyedot antusiasme ribuan penonton.

Momen puncak pembukaan resmi ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung meriah pada Sabtu (10/10/2026) malam, mulai pukul 20.00 WIB di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang. Acara pembukaan tersebut diprediksi bakal menghadirkan pertunjukan syiar Islam yang megah dan memukau warga kota.

Sederet tempat ibadah dan fasilitas umum di Air Pacah juga disulap menjadi panggung perlombaan. Masjid Baiturrahmah disiapkannya untuk Tilawah Anak-anak dan Remaja, Masjid Aisyiah Bung Hatta untuk Tartil, Masjid Jamiatul Wustha menggelar Tahfizh 1 dan 5 Juz Non Tilawah, sementara Aula Bagindo Aziz Khan menjadi arena adu kreativitas cabang Khattil Qur’an.

Tak kalah semarak, kawasan KPIK menjadi pusat perhelatan berbagai cabang lomba keilmuan dan hafalan. Mulai dari Masjid Raya KPIK, MTsN 3 Kota Padang untuk Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an dan Hadist, hingga Aula Miftahul Huda yang menjadi arena adu ketangkasan cabang Fahmil serta Syarhil Qur’an.

Sementara itu, wilayah Dadaok Tunggul Hitam turut memegang peranan krusial dengan menyelenggarakan panggung ujian bagi para penghafal Al-Qur'an bobot tinggi. Masjid Al Hijrah, Masjid Al Manar, dan Masjid Muhajirin TBZ siap menjadi saksi lantunan merdu cabang Qiraat Murattal hingga Tahfizh 30 Juz dan Tafsir Bahasa Inggris.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar, menegaskan bahwa penyebaran lokasi lomba ini sengaja dirancang agar syiar Islam terasa merata. Langkah ini diharapkan mampu membangkitkan rasa bangga serta partisipasi aktif seluruh warga Koto Tangah dalam mensukseskan MTQ ke-42 Kota Padang. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Tampil Perkasa di Arena Porprov XVI Sumbar, Atlet Perbakin Kota Solok Sukses Bawa Pulang Gelar Juara Umum    
Jumat, Oktober 09, 2026

On Jumat, Oktober 09, 2026

Tampil Perkasa di Arena Porprov XVI Sumbar, Atlet Perbakin Kota Solok Sukses Bawa Pulang Gelar Juara Umum
Keberhasilan manis ini diraih setelah para atlet tampil gemilang dengan memboyong total 10 medali, yang terdiri dari 4 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu pada Jumat (9/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketegangan yang membumbung tinggi di arena pertandingan akhirnya pecah menjadi sorak-sorai kebanggaan. Kontingen Perbakin Kota Solok secara luar biasa sukses mengukuhkan diri sebagai Juara Umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Keberhasilan manis ini diraih setelah para atlet tampil gemilang dengan memboyong total 10 medali, yang terdiri dari 4 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu pada Jumat (9/10/2026).

Raihan prestasi ini bukanlah perkara mudah, melainkan puncak dari perjalanan panjang nan penuh dedikasi. Setiap bidikan sasaran yang ditembak telak ke titik tengah menjadi bukti ketenangan, fokus, dan mental juara yang telah ditempa jauh sebelum ajang bergengsi tingkat provinsi ini dimulai.

Ketua Pengcab Perbakin sekaligus Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, S.E., M.M., tidak mampu menyembunyikan rasa bangga dan harunya saat menyaksikan langsung perjuangan para atlet binaannya. Ia menegaskan bahwa gelar Juara Umum ini merupakan buah manis dari konsistensi latihan dan kedisiplinan tinggi yang dijaga tanpa kompromi.

Bagi Fauzi Rusli, capaian bersejarah ini memberikan pesan kuat bahwa Kota Solok memiliki potensi amat besar di bidang olahraga. Kehadiran para bibit muda berprestasi ini membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat, atlet daerah mampu berbicara banyak dan mendominasi panggung olahraga skala regional.

Di balik senyum kemenangan para atlet, ada sosok pelatih yang tak pernah lelah memberikan arahan dan semangat di pinggir lapangan. Pelatih Perbakin Kota Solok, H. Erison Hadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa ini setelah melewati proses panjang penuh tantangan.

Ia teringat betapa jam-jam latihan yang berat, tetesan keringat yang mengucur setiap hari, hingga pengorbanan waktu dari para atlet kini terbayar secara sempurna. Rasa lelah yang sempat menggelayuti tim seketika sirna begitu nama Kota Solok dipanggil sebagai pemenang tertinggi di ajang tersebut.

Keberhasilan ini ditegaskan Erison sebagai milik bersama seluruh ekosistem pendukung. Sinergi yang kokoh antara kegigihan atlet, dukungan penuh orang tua, kerja keras tim pelatih, serta perhatian jajaran pengurus menjadi formula rahasia di balik terciptanya gelar Juara Umum tersebut.

Meskipun telah berada di puncak kejayaan Porprov Sumbar 2026, jajaran pimpinan dan pelatih mengimbau para atlet untuk tidak cepat berpuas diri. Sikap rendah hati dan prinsip sportivitas harus tetap dijunjung tinggi sebagai modal utama untuk menembus kompetisi yang lebih tinggi di level nasional.

Kemenangan gemilang tim Perbakin ini tak sekadar menambah koleksi trofi bagi Kota Solok, tetapi juga menyalakan api inspirasi bagi generasi muda di daerah tersebut. Semangat pantang menyerah yang diperlihatkan di arena pertandingan menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan keyakinan akan selalu berbuah manis pada waktunya. (80) 

Pewarta: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang    
Jumat, Oktober 09, 2026

On Jumat, Oktober 09, 2026

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang
Kondisi inilah yang menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP, saat meninjau SLB Negeri 1 Padang, baru-baru ini. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Di balik semangat anak-anak berkebutuhan khusus menuntut ilmu, terdapat kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan nyaman. Kondisi inilah yang menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP, saat meninjau SLB Negeri 1 Padang, baru-baru ini. 

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Evi Yandri menerima berbagai aspirasi dari para guru mengenai kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai memprihatinkan. Keluhan itu mendorongnya untuk melihat langsung keadaan di lapangan.

Bagi para guru, fasilitas pendidikan bukan sekadar pelengkap kegiatan belajar mengajar. Ketersediaan sarana yang memadai menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran anak-anak berkebutuhan khusus sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam beberapa hari terakhir, Evi Yandri mengaku mendengar langsung keluhan para guru. Salah satu persoalan yang mencuat adalah minimnya fasilitas belajar yang disebut belum pernah tersentuh bantuan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD.

Berangkat dari aspirasi tersebut, Evi Yandri memilih memastikan sendiri kondisi sekolah. Peninjauan ini menjadi langkah awal untuk memahami kebutuhan yang disampaikan para pendidik sekaligus melihat persoalan yang perlu mendapat perhatian.

"Saya datang untuk memastikan secara langsung kondisi yang disampaikan para guru. Anak-anak berkebutuhan khusus berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang layak," ujar Evi Yandri.

Pernyataan itu menegaskan pentingnya pemenuhan hak pendidikan bagi setiap anak. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman diharapkan dapat membantu peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran dengan lebih baik, sekaligus mendukung tugas para guru dalam mendampingi mereka.

Evi Yandri juga menyatakan bahwa aspirasi para guru akan menjadi perhatian serius agar kebutuhan sarana dan prasarana SLB Negeri 1 Padang dapat segera diperjuangkan. Harapan tersebut menjadi penting bagi sekolah yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan.

Kini, perhatian tertuju pada tindak lanjut dari aspirasi tersebut. Peninjauan Evi Yandri diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong perhatian terhadap kebutuhan SLB Negeri 1 Padang, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus memperoleh kesempatan belajar dalam lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU