HEADLINE
Sekda Sumbar: Usulan Kampus Unand di Sijunjung Terus Kami Dorong    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

BENTENGSUMBAR.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Arry Yuswandi menegaskan Pemprov Sumbar terus mendorong terwujudnya pembangunan kampus Universitas Andalas (Unand) di Kabupaten Sijunjung sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Hal tersebut disampaikan Arry saat menghadiri kegiatan Ngobrol Pemuda Inspiratif (NGOPI) yang digelar di Rumah Belajar Candradimuka, Nagari Sungai Tambang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sabtu malam (18/7/2026). 

Kegiatan bertema “NGOPI Menjadi Cangkir Inspirasi Pemuda” itu menjadi ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda untuk membahas berbagai isu strategis pembangunan.

Dalam forum yang berlangsung interaktif tersebut, para peserta menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemprov Sumbar, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana. 

Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian adalah usulan pembangunan kampus Universitas Andalas di Kabupaten Sijunjung agar masyarakat, khususnya di Kecamatan Kamang Baru dan sekitarnya, memiliki akses yang lebih mudah terhadap pendidikan tinggi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Arry mengungkapkan bahwa Pemprov Sumbar telah menjalin komunikasi dengan Rektor Universitas Andalas. Menurutnya, pihak universitas memberikan respons positif terhadap gagasan tersebut.

“Usulan pembangunan kampus Universitas Andalas di Kabupaten Sijunjung sudah kami komunikasikan dengan Rektor Universitas Andalas. Alhamdulillah, usulan tersebut mendapat sambutan yang baik dan akan terus kita dorong sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Arry.

Ia menegaskan, peningkatan akses pendidikan tinggi merupakan salah satu investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. 

Karena itu, pemerintah akan terus mendukung berbagai upaya yang dapat membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain membahas pendidikan, Arry juga mengajak generasi muda untuk meningkatkan kepedulian terhadap mitigasi bencana. 

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana melalui edukasi dan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.

“Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi. Selain meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, mereka juga perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana,” katanya.

Arry menilai forum NGOPI merupakan wadah yang efektif untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan generasi muda. 

Melalui dialog yang terbuka, pemerintah dapat mendengar langsung berbagai aspirasi masyarakat sekaligus menjelaskan arah kebijakan pembangunan daerah.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Generasi Pemuda Inspiratif (GPI) Kamang Baru yang telah menghadirkan ruang diskusi yang produktif dan inspiratif bagi kalangan pemuda.

“Forum seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan. Pemuda adalah agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam kemajuan daerah. Pemerintah akan selalu membuka ruang dialog untuk mendengar aspirasi dan bersama-sama mencari solusi terbaik bagi pembangunan,” tutup Arry. (adpsb/rmz/bud)

Fraksi PKB-UMMAT DPRD Kota Padang Pimpinan Yusri Latif Sorot OPD terkait Pajak dan Pendapatan Asli Daerah    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

Fraksi PKB-UMMAT yang Dipimpin Yusri Latif Sorot OPD terkait Pajak dan Pendapatan Asli Daerah
Ketua Fraksi PKB-UMMAT DPRD Kota Padang Yusri Latif, SH.i., ketika memberikan keterangan kepada wartawan pada suatu kesempatan. (Foto: Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Beberapa Catatan Fraksi PKB-UMMAT untuk perbaikan diantaranya akselerasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Hal itu terungkap dari pendapat akhir Fraksi PKB-UMMAT yang disampaikan Zalmadi sebagai juru bicara di Rapat Paripurna DPRD Kota Padang dengan dua agenda pada Jum'at siang, 17 Juli 2026.

"Menanggapi adanya penurunan dana transfer pusat akibat kebijakan pengetatan skema fiskal nasional yang memicudefisit daerah , SKPD penghasil PAD diminta melakukan intensifikasi secara agresif," katanya.

Dikatakannya, strategi utama yang harus segera dilakukan adalah sinkronisasi data kamar hotel/restoran, optimalisasi pemotongan hewan di RPH, Pajak dan Retribusi ruangan Parkir secara terbuka dan transparan serta penggalian potensi pajak air bawah tanah.

"Kepada seluruh OPD penghasil PAD untuk serius melakukan pelayanan secara prima, ramah dan professional terhadap masyarakat, serta tidak menghambat kelancaran pengurusan dokumen dokumen penting yang berbelit belit berkaitan dengan pendapatan Asli Daerah Pemerintahan Kota Padang," tegasnya.

Sementara itu Kepada Dinas Kesehatan, ia menegaskan, segera untuk melunasi temuan BPK Mengenai Tunjangan Umrah, untuk melakukan penghapusan aset yang tidak bisa lagi digunakan, melakukan rekomendasi gizi kepada Badan Gizi Nasional.

Sedangkan untuk Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, ia meminta, untuk dapat memberikan ruang disablitas dalam lowongan kerja dan pelatihan kerja, lakukan mediasi dan memenuhi hak dari karyawan yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

Disamping itu, kata juru bicara fraksi yang dipimpin Yusri Latif ini lagi, masih terdapat aset yang rusak dan menjadi catatan untuk dilakukan penghapusan asset
Inspektorat harus pro aktif dalam mencegah terjadinya temuan/kesalahan/kelalaian di OPD dalam melaksanakan program kegiatan. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH. i, WU

​Sukses Digelar, Juara PWI Bhayangkara Cup I 2026 Diraih oleh Ryci Carma Polres Payakumbuh​    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

​Sukses Digelar, Juara PWI Bhayangkara Cup I 2026 Diraih oleh Ryci Carma Polres Payakumbuh  ​
Turnamen biliar bergengsi antarprovinsi PWI Bhayangkara Cup I tahun 2026 akhirnya resmi ditutup, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Bayu). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Setelah melewati persaingan sengit dan maraton hingga larut malam, turnamen biliar bergengsi antarprovinsi PWI Bhayangkara Cup I tahun 2026 akhirnya resmi ditutup, Sabtu (18/7/2026). 

Gelar juara sejati dalam ajang yang mempertemukan para pebiliar tangguh se-Sumbar, Riau, dan Jambi ini berhasil diraih oleh Ryci Carma anggota Satresnarkoba Polres Payakumbuh setelah menumbangkan perlawanan ketat dari Paul Hendri utusan PWI Padang Panjang di babak final.

Pertandingan pamungkas yang digelar di 36 Pool Billiard dan Cafe tersebut berlangsung dramatis. Kedua finalis saling kejar-kejaran poin dan memamerkan akurasi serta taktik tingkat tinggi, memukau para penonton dan panitia yang bertahan hingga akhir kompetisi.

Dengan hasil ini, daftar pemenang PWI Bhayangkara Cup I 2026 menempatkan Ryci Carma dari Polres Payakumbuh sebagai Juara I. Sementara posisi Juara II atau runner-up ditempati oleh Paul Hendri utusan PWI Padang Panjang, diikuti oleh Andre Zeky Ketua Pokja PWI Pekanbaru Juara 3.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies didampingi Ketua SIWO Syaiful Husein dan Ketua PWI Paliko Aspon Dedi serta panitia pelaksana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara hingga selesai dengan aman dan tertib.

"Turnamen berjalan maraton dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Selamat kepada para pemenang yang telah membuktikan mental juaranya di meja biru malam ini," ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi para atlet, panitia menyerahkan piala utama beserta bonus uang tunai. Juara I mendapatkan hadiah sebesar Rp5.000.000 yang diberikan oleh Kapolres Limapuluh Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H. Sementara itu, hadiah untuk Juara II dari Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata adalah sebesar Rp2.500.000.

Untuk juara III dan juara IV, masing-masing membawa pulang Rp1.250.000 yang bersumber dari Bupati Limapuluh Kota Safni dan Ketua PWI Paliko (Payakumbuh - Limapuluh Kota) Aspon Dedi. 

Tak ketinggalan, para peserta yang berhasil menembus babak 8 Besar juga mendapatkan apresiasi masing-masing sebesar Rp500.000.

Keberhasilan penyelenggaraan perdana ini sekaligus menjadi sinyal hijau bagi rencana jangka panjang Polres Limapuluh Kota dan PWI. 

Sebagaimana yang sempat ditegaskan oleh Kapolres Limapuluh Kota diwakili Wakapolres Limapuluh Kota, Kompol Khairil Meidians, S.H. saat pembukaan, solidnya kemitraan ini dipastikan akan berlanjut pada event serupa yang direncanakan bergulir kembali pada tahun 2027 mendatang.

Piala utama dan total hadiah diserahkan langsung oleh perwakilan Polres Limapuluh Kota, unsur Forkopimda, dan jajaran pengurus PWI kepada para pemenang, menandai berakhirnya panggung sinergitas Presisi dan insan pers lewat olahraga sodok bola tahun ini. (Bayu)

72 Pengusaha Muda UMKM Bekam Ikuti Bimtek Kewirausahaan dan Digital Marketing di Sawahlunto    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

72 Pengusaha Muda UMKM Bekam Ikuti Bimtek Kewirausahaan dan Digital Marketing di Sawahlunto
Realisasi Pokok Pikiran Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Syofian Hendri, S.Pd.I., M.M., bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sebanyak 72 pengusaha muda pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bekam mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan dan Digital Marketing Angkatan I yang digelar di Hotel Khas Ombilin, Kota Sawahlunto, pada 18–19 Juli 2026.

Peserta berasal dari lima daerah di Sumatera Barat, yakni Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Dharmasraya.

Kegiatan ini merupakan program yang bersumber dari Pokok Pikiran Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Syofian Hendri, S.Pd.I., M.M., bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat.

Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM Bekam, baik dari sisi kewirausahaan maupun pemasaran digital, sehingga mampu mengembangkan usaha secara profesional dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Ustadz Hamdani, S.Si., yang dikenal sebagai trainer bekam nasional, menyampaikan materi mengenai dasar-dasar dan teknik praktik bekam sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Sementara itu, Mahat Marirani, S.S. memberikan pelatihan mengenai public speaking dan komunikasi pelayanan agar mampu membangun kenyamanan serta kepercayaan pasien terhadap layanan klinik bekam.

Materi lainnya disampaikan oleh Ustadz Zulpadli dari Pekanbaru yang membahas manajemen klinik, mulai dari pengelolaan operasional hingga strategi pengembangan usaha agar klinik mampu berkembang dan memiliki daya saing.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring dari Jakarta, Syofian Hendri, S.Pd.I., M.M. menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut mampu melahirkan pelaku usaha muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menciptakan peluang ekonomi baru.

"Melalui bimtek ini kami berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas usahanya, memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran, serta membuka lapangan pekerjaan baru di Sumatera Barat. Kita ingin generasi muda di Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya, Tanah Datar, dan Padang Panjang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja. Potensi UMKM Bekam sangat besar apabila dikelola secara profesional," ujarnya.

Selama pelaksanaan bimtek, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran, mulai dari penguatan mental kewirausahaan, penyusunan strategi bisnis, teknik membangun merek (branding), pelayanan pelanggan, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku UMKM Bekam mampu meningkatkan kualitas layanan, mengembangkan usaha secara berkelanjutan, serta memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif. (*) 

Laporan: ferinov/marjafri

Dian Puspita Fadly Amran Pimpin Rapat Persiapan Hadapi Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

Dian Puspita Fadly Amran Pimpin Rapat Persiapan Hadapi Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat
Rapat dipimpin Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran yang diikuti seluruh pengurus PKK. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- TP-PKK Kota Padang mengambil ancang-ancang jelang Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kekuatan disusun agar meraih hasil terbaik nantinya.

Jika tak ada aral melintang, Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat digelar pada awal September mendatang. Kota Bukittinggi kembali didapuk sebagai tuan rumah.

Menghadapi lomba skala tahunan tersebut, TP-PKK Kota Padang menggelar rapat teknis persiapan lomba. Rapat dipimpin Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran yang diikuti seluruh pengurus PKK, Sabtu, 18 Juli 2026, di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang. 

Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, memancang target di Jambore Kader PKK Tingkat Sumbar tahun ini. Dian Puspita ingin Kota Padang kembali meraih juara umum.

“Lomba Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi ini merupakan penghargaan bagi kader PKK, selain mengikuti lomba, kita juga bisa bertemu dengan kader PKK daerah lain, di situ kita bisa melakukan studi tiru apa yang dilakukan daerah lain dan bisa dilakukan di daerah kita, tentu sangat berharga,” katanya. 

Dian Puspita menyebut bahwa Kota Padang merupakan daerah multietnik. Rencananya, TP-PKK Padang akan membawa tradisi multetnik di Lomba Jambore PKK kali ini.

“Kita merupakan ibu kota provinsi, tentu harus menang, untuk menang memang harus ada persiapan,” ungkapnya. 

TP-PKK Kota Padang akan mengikuti setiap cabang lomba yang dilombakan pada Jambore di Bukittinggi. “Di kegiatan lomba defile nanti, semua tradisi dan budaya multietnik akan ditampilkan,” ujarnya. 

Seperti lomba defile dan paduan suara yang diikuti setiap personil bidang Sekretariat. Kemudian, Pokja I akan mengikuti lomba cerdas cermat PKK. 

Pokja II mengikuti lomba penggerak “Cakap Gelari Pelangi”. Kemudian Pokja III mengikuti lomba kampanye pengelolaan sampah rumah tangga, serta Pokja IV mengikuti lomba bermain peran STBM.

“Masing-masing Pokja bertanggungjawab dengan lomba yang diikuti,” katanya. 

Sekretaris TP-PKK Kota Padang, Vanny Sri Rezki menjelaskan, Jambore Kader PKK dilangsungkan pada 1-3 September 2026 di Bukittinggi. Seluruh kader bahkan telah bertekad meraih hasil memuaskan pada Jambore tahun ini.

“Mengikuti Jambore tahun ini kita melakukan persiapan sebaik mungkin, mudah-mudahan meraih hasil membanggakan,” ungkainya. 

Hadir pada kesempatan itu tidak hanya Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, Ketua DWP Kota Padang, Nova Raju Minropa, Sekretaris TP-PKK Padang, Vanny Sri Rezki, tetapi juga Ketua Pokja I, II, III, dan IV serta Sekretariat PKK Padang dan Ketua PKK Kecamatan dan Kelurahan (*)

Nobar Final Piala Dunia di Kantor Gubernur Berhadiah Motor, Mahyeldi Ajak Warga Sumbar Datang Beramai-ramai    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

Pemprov Sumbar
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama TVRI akan menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama TVRI akan menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (20/7) dini hari mulai pukul 02.00 WIB.

Selain menyaksikan pertandingan melalui layar lebar, masyarakat juga berkesempatan membawa pulang hadiah utama berupa satu unit sepeda motor serta berbagai doorprize menarik yang telah disiapkan panitia.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh masyarakat untuk datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas guna menikmati atmosfer laga puncak Piala Dunia bersama ribuan pencinta sepak bola di halaman Kantor Gubernur Sumbar.

“Kami mengundang seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk datang beramai-ramai menyaksikan Final Piala Dunia pada Senin dini hari di Halaman Kantor Gubernur. Insyaallah, di sana nanti kita bisa bertemu, bersilaturahmi, sekaligus menikmati pertandingan bersama,” ujar Mahyeldi di Padang, Minggu (19/7/2026).

Mahyeldi menyebut, panitia telah menyiapkan berbagai rangkaian acara untuk menambah semarak nobar. Selain undian berhadiah dengan hadiah utama satu unit sepeda motor, masyarakat juga berkesempatan memperoleh beragam doorprize menarik yang akan dibagikan selama kegiatan berlangsung.

Tak hanya itu, kawasan nobar juga akan diramaikan oleh puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghadirkan aneka kuliner dan produk unggulan khas Sumbar. Kehadiran UMKM tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Kita ingin Halaman Kantor Gubernur menjadi rumah bersama bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati berbagai kegiatan positif. Mari kita ramaikan nobar ini sekaligus mendukung UMKM lokal agar semakin berkembang,” ajaknya.

Kegiatan nobar ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov Sumbar dan TVRI dengan dukungan Polda Sumbar, Bank Mandiri, Bank Nagari, dan Kahf.

Menjelang laga puncak tersebut, Mahyeldi juga menyampaikan prediksinya. Ia menjagokan Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Argentina.

“Prediksi saya Spanyol menang 1-0. Namun siapa pun yang menjadi juara, semoga kita semua dapat terhibur dan menikmati pertandingan yang menarik dari kedua tim,” pungkasnya. (adpsb/bud)

Pasukan Paskibraka Kota Padang Matangkan Persiapan jelang Upacara Peringatan Gugurnya Bagindo Aziz Chan    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

Pasukan Paskibraka Kota Padang Matangkan Persiapan jelang Upacara Peringatan Gugurnya Bagindo Aziz Chan
Latihan intensif Paskibraka di Lapangan Tugu APEKSI, Galanggang Kota Padang, kompleks Kantor Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Padang terus mematangkan persiapan untuk tampil dalam upacara peringatan gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79. 

Persiapan tersebut dilakukan melalui latihan intensif di Lapangan Tugu APEKSI, Galanggang Kota Padang, kompleks Kantor Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (18/7/2026).

Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan upacara yang akan digelar pada Minggu (19/7/2026).

Upacara ini digelar untuk mengenang gugurnya Bagindo Aziz Chan pada 19 Juli 1947, sekaligus meneladani semangat perjuangan tokoh yang dikenal sebagai Wali Kota Padang kedua dan salah satu pejuang penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Mengusung slogan “Satu Tujuan: Menghidupkan Kembali Nilai Perjuangan Bagindo Aziz Chan untuk Menuju Padang sebagai Kota Gastronomi”, peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan dan semangat kebangsaan di tengah generasi muda.

Pelatih Paskibraka, Febri Aulia Nanda, mengatakan persiapan telah dilakukan selama beberapa hari terakhir dengan progres latihan yang terus menunjukkan peningkatan. 

“Untuk persiapannya, kami sudah latihan beberapa hari ini. Progresnya sudah lumayan meningkat dan sudah cukup bagus. Kami yakin siap tampil pada Minggu besok," katanya. 

Menurutnya, para peserta saat ini telah berada pada tahap kesiapan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan tersebut.

Ia menyebutkan, tidak terdapat kendala berarti selama proses latihan berlangsung. Pada tahap akhir persiapan, para peserta lebih diarahkan untuk memantapkan tugas masing-masing agar pelaksanaan upacara dapat berjalan maksimal.

“Untuk kesiapan khusus, lebih ditekankan pada tugas masing-masing. Sejauh ini tidak ada kendala dan kami yakin bisa tampil lebih maksimal," cakapnya. 

Semangat yang sama juga terlihat dari para pelajar yang dipercaya mengemban tugas dalam upacara tersebut. 

Vellytia Friesta Jini Wiwongso, siswi kelas XII SMA Katolik Xaverius Padang, dipercaya sebagai pembawa baki, sementara Yasmin Naurah Betsy, siswi kelas XII SMA Pembangunan Laboratorium UNP, bertugas sebagai ko-pembawa baki.

Keduanya telah menjalani latihan selama dua hari. Meski masih terdapat sejumlah koreksi kecil, proses latihan dinilai berjalan baik dan mulai menunjukkan kekompakan.

Menjelang pelaksanaan upacara, rasa gugup juga dirasakan para peserta. Namun, perasaan tersebut menjadi bagian dari proses untuk memberikan penampilan terbaik dalam momen penting mengenang perjuangan Bagindo Aziz Chan.

“Kami sudah latihan selama dua hari dan prosesnya sudah cukup bagus. Kami mulai kompak, meskipun masih ada beberapa koreksi kecil," ucap Vellytia Friesta Jini Wiwongso. 

Bagi Vellytia dan Yasmin, keterlibatan dalam upacara tersebut bukan sekadar menjalankan tugas sebagai peserta. 

Kesempatan itu juga menjadi momentum untuk mengenal lebih dekat sosok Bagindo Aziz Chan dan meneladani nilai perjuangannya.

“Dari sosok Bagindo Aziz Chan, kita bisa mengambil semangat dalam memperjuangkan nilai-nilai bangsa Indonesia serta kegigihannya dalam mempertahankan Indonesia," urai Yasmin Naurah Betsy. 

Melalui keterlibatan para pelajar dalam rangkaian upacara tersebut, nilai perjuangan Bagindo Aziz Chan diharapkan tidak berhenti sebagai catatan sejarah. 

Semangat keberanian, kegigihan, dan kecintaan terhadap bangsa diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun Kota Padang ke depan. (*)

Wagub Sumbar: KAHMI Mitra Strategis Pemerintah dalam Merumuskan Kebijakan Pembangunan    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

Wagub Sumbar: KAHMI Mitra Strategis Pemerintah dalam Merumuskan Kebijakan Pembangunan
Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VII KAHMI Sumbar di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (18/7/2026). (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasco Ruseimy menegaskan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah melalui gagasan, kajian ilmiah, dan rekomendasi yang konstruktif.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VII KAHMI Sumbar di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (18/7/2026).

Dalam sambutannya, Vasco menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muswil VII KAHMI yang dihadiri para tokoh nasional, akademisi, pimpinan daerah, dan alumni HMI dari berbagai latar belakang profesi.

Menurutnya, keberagaman tersebut merupakan kekuatan besar untuk memperkuat persatuan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“KAHMI merupakan organisasi yang telah banyak melahirkan pemimpin bangsa. Perbedaan profesi, organisasi, maupun pilihan politik para alumninya justru menjadi modal untuk memperkuat kolaborasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sumatera Barat dan Indonesia,” ujar Vasco.

Ia mengatakan Pemprov Sumbar membuka ruang seluas-luasnya bagi lahirnya berbagai gagasan dan rekomendasi strategis dari KAHMI. 

Masukan dari kalangan akademisi dan para alumni HMI dinilai penting sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap membangun dialog dan menerima berbagai rekomendasi strategis yang dihasilkan KAHMI demi mewujudkan pembangunan yang semakin berkualitas,” katanya.

Vasco juga berharap Muswil VII KAHMI mampu melahirkan kepengurusan yang solid, memperkuat persatuan antaralumni, serta terus membimbing generasi muda agar menjadi sumber daya manusia yang berintegritas dan berdaya saing.

“Semoga Muswil ini menghasilkan keputusan terbaik serta semakin memperkuat peran KAHMI sebagai perekat bangsa dan mitra pembangunan di Sumatera Barat,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan Muswil merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan regenerasi kepemimpinan. 

Menurutnya, KAHMI harus terus bertransformasi agar mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, serta semangat kebangsaan.

Ia juga mendorong Sumbar mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Muktamar Nasional KAHMI mendatang. 

Menurutnya, penyelenggaraan agenda berskala nasional tidak hanya memperkuat eksistensi organisasi, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap promosi daerah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Kang Dedi Mulyadi melalui orasinya menekankan pentingnya pembangunan daerah yang bertumpu pada identitas budaya lokal. 

Menurutnya, Sumbar memiliki kekayaan budaya, adat, dan sejarah yang harus dijadikan fondasi pembangunan sekaligus penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, serta mendorong KAHMI terus melahirkan pemikiran yang rasional, inovatif, dan berpihak pada kepentingan bangsa.

Pembukaan Muswil VII KAHMI Sumbar berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan. 

Forum tersebut diharapkan menghasilkan kepengurusan yang kuat sekaligus rekomendasi strategis yang dapat mempererat sinergi antara pemerintah, kalangan akademisi, dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan Sumbar yang berkelanjutan. (adpsb/bud)

Pesan Wawako Maigus Nasir pada Pembekalan Mahasiswa KKN-PPM Unes Tahun 2026    
Minggu, Juli 19, 2026

On Minggu, Juli 19, 2026

Pesan Wawako Maigus Nasir pada Pembekalan Mahasiswa  KKN-PPM Unes Tahun 2026
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menjadi pemateri pada kegiatan pembekalan mahasiswa KKN-PPM Unes Tahun 2026, di Auditorium Unes , Sabtu 18 Juli 2026. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menjadi pemateri pada kegiatan pembekalan mahasiswa KKN-PPM Unes Tahun 2026, di Auditorium Unes , Sabtu 18 Juli 2026.

Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di berbagai daerah. 

Pembekalan menjadi bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa agar mampu menjalankan program pengabdian yang berdampak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Pendidikan adalah salah satu kunci keberhasilan dan kesuksesan bagi anak-anak kita ke depan. Karena itu, manfaatkan kesempatan KKN ini untuk mengamalkan ilmu yang dimiliki sekaligus menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat," katanya. 

Maigus Nasir menegaskan mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu mendorong pemberdayaan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.

Pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga kesempatan menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat sekaligus menggali dan mengembangkan potensi lokal di setiap daerah.

Pemerintah Kota Padang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. 

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah Program Padang Juara yang memberikan beasiswa bagi anak-anak Kota Padang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri.

Maigus Nasir mengingatkan keberhasilan mahasiswa selama menjalankan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan baik dengan masyarakat. 

Sikap menghargai, melayani, dan memberikan manfaat kepada masyarakat menjadi kunci keberhasilan setiap kegiatan pengabdian.

"Anda akan sukses ketika mampu membuat masyarakat merasa senang dan terbantu. Hormati masyarakat, maka mereka akan menghormati Anda. Ketika kepercayaan itu telah terbangun, Insyaallah seluruh program yang dibawa akan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," cakapnya. 

Rektor Unes Sufyarma Marsidin menyampaikan KKN-PPM merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.

Sufyarma Marsidin berharap seluruh peserta KKN mampu menjaga nama baik almamater, membangun kolaborasi dengan masyarakat, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata.

"KKN-PPM merupakan ruang pembelajaran yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Jadikan setiap program yang dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat," harapnya. 

Hadir pada kegiatan itu selain Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan Rektor Universitas Ekasakti Sufyarma Marsidin, tampak juga Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat Mardalena Wati Yulia, Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar serta mahasiswa peserta KKN-PPM Tahun 2026. (*)