HEADLINE
Anggota DPRD Sumbar Ade Putra Dukung Pasaman Barat Jadi Tuan Rumah Porprov Sumbar 2026    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

Anggota DPRD Sumbar Ade Putra Dukung Pasaman Barat Jadi Tuan Rumah Porprov Sumbar 2026
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ade Putra, menyatakan dukungannya terhadap kesiapan Kabupaten Pasaman Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ade Putra, menyatakan dukungannya terhadap kesiapan Kabupaten Pasaman Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. 

Menurutnya, keberadaan Sirkuit Peridon Siap Maju di Nagari Pamatang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, menjadi modal penting dalam menyukseskan ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Ade Putra saat menghadiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Regional 1A Sumatera 2026 yang digelar di Sirkuit Peridon Siap Maju, Sabtu (11/7/2026).

Ade Putra menilai penyelenggaraan kejuaraan grasstrack tersebut membuktikan bahwa Pasaman Barat memiliki fasilitas olahraga otomotif yang memadai dan siap digunakan untuk event berskala besar, termasuk Porprov Sumbar 2026.

"Keberadaan Sirkuit Peridon Siap Maju merupakan aset penting bagi Pasaman Barat. Sirkuit ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan atlet otomotif, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka," kata Ade Putra.

Menurutnya, kehadiran sirkuit tersebut juga memberikan dampak sosial yang positif. Selain mendukung pembinaan olahraga, sirkuit dapat menjadi solusi untuk menekan aksi balap liar yang kerap melibatkan kalangan remaja.

Ade Putra bahkan menyebut Sirkuit Peridon Siap Maju sebagai salah satu sirkuit terbaik yang dimiliki Sumatera Barat saat ini. Karena itu, ia menilai fasilitas tersebut sangat layak menjadi venue cabang olahraga motocross pada Porprov Sumbar 2026.

"Kami mendukung penuh pembangunan olahraga di Pasaman Barat. Kehadiran sirkuit ini menjadi aset berharga bagi daerah dan sangat layak digunakan sebagai venue Porprov Sumbar 2026," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, menegaskan pemerintah daerah siap mendukung seluruh persiapan pelaksanaan Porprov Sumbar 2026. Ia menyebut Sirkuit Peridon Siap Maju akan menjadi salah satu venue yang digunakan untuk cabang olahraga motocross dan arung jeram.

"Insyaallah pada Oktober 2026 Kabupaten Pasaman Barat menjadi tuan rumah Porprov Sumbar. Salah satu cabang yang akan dipertandingkan adalah motocross dan arung jeram di Sirkuit Peridon Siap Maju ini. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat siap mendukung dan bersinergi agar pelaksanaannya berjalan sukses," ujar Doddy.

Selain menyiapkan sarana dan prasarana, Pemkab Pasaman Barat juga terus melakukan pembinaan atlet yang akan berlaga pada Porprov mendatang. Pemerintah daerah berharap para atlet mampu meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Pasaman Barat di tingkat provinsi.

Doddy menambahkan, pelaksanaan kejuaraan grasstrack tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berperan dalam mencetak atlet-atlet potensial serta membangun aktivitas positif bagi generasi muda sehingga terhindar dari balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku negatif lainnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumbar, Pasaman Barat optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus melahirkan prestasi membanggakan pada Porprov Sumbar 2026 mendatang. (*)

Imbauan Gubernur Mahyedli Direspons Positif, Banyak Ayah Antar Anak pada Hari Pertama Sekolah    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

Imbauan Gubernur Mahyedli Direspons Positif, Banyak Ayah Antar Anak pada Hari Pertama Sekolah
Wahyudi (42), mengaku sengaja meluangkan waktu di tengah kesibukannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Imbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) agar para ayah mengantar anak pada hari pertama sekolah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Berdasarkan pantauan di SD Islam Al Azhar 32 Padang, sebagian besar siswa datang ke sekolah dengan didampingi ayah mereka.

Salah seorang orang tua, Wahyudi (42), mengaku sengaja meluangkan waktu di tengah kesibukannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang untuk mengantar kedua anaknya yang bersekolah di kompleks pendidikan tersebut.

Menurutnya, kehadiran orang tua, khususnya ayah, pada hari pertama sekolah merupakan bentuk dukungan moral yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak saat memasuki lingkungan belajar.

“Kebetulan dua anak saya bersekolah di sini, satu baru masuk SD dan satu lagi baru masuk TK. Bagi mereka, tentu ini merupakan pengalaman baru. Karena itu, saya ingin mengantar langsung untuk memberi semangat dan dukungan,” ujar Wahyudi di Kompleks SD Islam Al Azhar 32 Padang, Senin (13/7/2026)

Hal senada disampaikan Joe (45), yang datang bersama istri dan kedua anaknya. Dua anaknya saat ini duduk di kelas 1 dan kelas 6 SD Islam Al Azhar 32 Padang.

Ia mengatakan, keterlibatan orang tua dalam mengantar anak ke sekolah sebenarnya telah menjadi kebiasaan keluarganya. Namun, pada hari pertama sekolah, ia memilih datang bersama seluruh anggota keluarga sebagai bentuk dukungan yang lebih bermakna bagi anak.

Joe mengaku semakin terdorong mengikuti gerakan tersebut setelah melihat video imbauan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di berbagai platform media sosial. Menurutnya, ajakan tersebut menjadi pengingat penting bagi para ayah agar lebih aktif mendampingi proses pendidikan anak.

“Biasanya saya memang sering mengantar anak ke sekolah, tetapi tidak bersama seluruh anggota keluarga seperti hari ini. Kami ingin menunjukkan bahwa semua anggota keluarga mendukung mereka. Mudah-mudahan ini bisa menambah semangat dan rasa percaya diri anak saat memulai tahun ajaran baru,” katanya.

Sebelumnya, Pemprov Sumbar mengimbau para ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang dan pendidikan anak. Imbauan tersebut disampaikan Gubernur Mahyeldi Ansharullah melalui berbagai kanal komunikasi pemerintah, termasuk media sosial.

Gerakan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak di Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah, yang menjadi bagian dari Program Prioritas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Melalui gerakan ini, pemerintah berharap peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak semakin meningkat sehingga mampu membangun rasa percaya diri, motivasi belajar, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas sejak usia dini. (adpsb/bud)

Hadiri Festival Seni dan Budaya Silungkang Oso, Wali Kota Sawahlunto Dorong Penguatan Budaya dan UMKM    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

Hadiri Festival Seni dan Budaya Silungkang Oso, Wali Kota Sawahlunto Dorong Penguatan Budaya dan UMKM
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra saat menghadiri Festival Seni dan Budaya Desa Silungkang Oso, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mendorong penguatan budaya lokal dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fondasi pembangunan pariwisata daerah. Komitmen itu disampaikannya saat menghadiri Festival Seni dan Budaya Desa Silungkang Oso, Sabtu (11/7/2026).

Festival yang digelar masyarakat Desa Silungkang Oso tersebut menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus ajang promosi potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. 

Berbagai pertunjukan seni tradisional ditampilkan oleh generasi muda bersama para seniman dan tokoh masyarakat sebagai bentuk regenerasi pelaku seni sekaligus upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya Silungkang.

Salah satu penampilan yang menyita perhatian adalah Talempong Batuang, disusul berbagai atraksi seni tradisional lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Silungkang.

Festival juga menghadirkan peragaan busana berbahan Songket Silungkang hasil rancangan pelaku UMKM lokal, Mezhaf. 

Peragaan tersebut memperlihatkan bahwa warisan budaya tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga mampu berkembang menjadi produk ekonomi kreatif yang memiliki daya saing.

Wali Kota Riyanda Putra mengapresiasi inisiatif masyarakat yang terus menghidupkan ruang-ruang kebudayaan di tingkat desa.

Menurutnya, festival seperti ini memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya, membina generasi muda, sekaligus membuka peluang ekonomi melalui keterlibatan para pelaku UMKM.

"Budaya harus menjadi kekuatan yang memberi manfaat bagi masyarakat. Ketika seni, tradisi, dan ekonomi kreatif berjalan beriringan, dampaknya tidak hanya dirasakan dalam pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah," ujarnya.

Riyanda juga meminta perangkat daerah terkait terus memberikan pendampingan terhadap penyelenggaraan festival budaya di berbagai desa agar semakin berkualitas, memiliki daya tarik yang lebih luas, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Menurutnya, pengembangan festival budaya harus menjadi bagian dari strategi memperkuat Sawahlunto sebagai kota wisata berbasis warisan budaya, dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, seniman, komunitas budaya, dan pelaku UMKM, festival seperti ini diharapkan terus berkembang sebagai ruang pelestarian tradisi sekaligus penggerak ekonomi kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*) 

Pewarta: marjafri

Anggota DPRD Sumbar Irsyad Syafar Dorong Tenis Meja Semakin Memasyarakat Lewat Kejurprov Sumbar 2026    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

Anggota DPRD Sumbar Irsyad Syafar Dorong Tenis Meja Semakin Memasyarakat Lewat Kejurprov Sumbar 2026
Irsyad saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja se-Sumatera Barat 2026 di Hall SMKN 2 Payakumbuh, 10–12 Juli 2026. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Anggota DPRD Sumbar Irsyad Syafar menegaskan pentingnya memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga tenis meja sebagai langkah strategis mencetak atlet berprestasi.

Menurutnya, semakin banyak kompetisi dan pembinaan yang digelar, semakin besar peluang Sumatera Barat melahirkan atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Irsyad saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja se-Sumatera Barat 2026 di Hall SMKN 2 Payakumbuh, 10–12 Juli 2026.

Kejuaraan yang mengusung tema “Berlatih Membentuk Kemampuan, Sportivitas Membentuk Karakter, Pertandingan Melahirkan Juara Sejati” itu menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Pembukaan Kejurprov turut dihadiri Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumbar Gustami Hidayat, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Ketua KONI Kota Payakumbuh Khairul Mufti, Tim Humas KONI Sumbar Agusmanto, jajaran pengurus PTMSI, serta perwakilan daerah peserta.

Irsyad menilai kejuaraan olahraga tidak hanya berfungsi sebagai arena kompetisi untuk menentukan juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, peningkatan kemampuan teknik, serta memperkuat mental bertanding para atlet.

Menurutnya, semakin sering atlet mendapatkan kesempatan bertanding, semakin besar pula peluang mereka berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Melalui event-event seperti ini, saya mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi dan mendukung perkembangan tenis meja di Sumatera Barat. Seperti yang disampaikan Ketua Umum PTMSI, olahraga tenis meja harus semakin memasyarakat dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang rutin, kita optimistis akan lahir atlet-atlet berkualitas yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Irsyad, Minggu (12/7) 

Ia juga mengapresiasi PTMSI Sumbar, KONI, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026. Menurutnya, kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.

Irsyad berharap para atlet dapat memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap pertandingan sebagai sarana untuk menambah pengalaman serta meraih prestasi. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, menunjukkan soliditas dan semangat luar biasa sehingga Kejurprov ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses,” tambahnya.

Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi di daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang kelak membawa nama Sumatera Barat bersinar di berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional. (*)

Hadiri Peringatan ke-54 HKG PKK di Makassar, Ny. Nia Bawa Inspirasi Baru untuk Perkuat Program PKK Kabupaten Solok    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

Hadiri Peringatan ke-54 HKG PKK di Makassar, Ny. Nia Bawa Inspirasi Baru untuk Perkuat Program PKK Kabupaten Solok
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Juli 2026 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, turut hadir dalam rangkaian peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026. 

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Juli 2026 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan.

Acara yang dihadiri Ketua TP-PKK dari seluruh Indonesia ini menjadi wadah strategis untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kemampuan kader, serta saling bertukar pengalaman dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. 

Seluruh upaya ini ditujukan untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas di seluruh penjuru negeri.

Selama berlangsungnya acara, para peserta mengikuti berbagai agenda penting, meliputi rapat koordinasi nasional, seminar pengembangan kapasitas, pameran produk unggulan UMKM, hingga diskusi mendalam mengenai peran vital PKK dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Bagi Ny. Nia, kehadirannya di ajang ini bukan sekadar tugas kedinasan, melainkan peluang emas untuk memperkaya wawasan sekaligus membawa ide-ide segar yang dapat diterapkan langsung di Kabupaten Solok.

"Melalui pertemuan ini, kami mendapatkan banyak pengalaman berharga dan inspirasi dari berbagai daerah di Indonesia. Semoga ilmu serta inovasi yang kami peroleh dapat segera diimplementasikan untuk memperkuat kinerja dan program-program PKK di Kabupaten Solok, demi terwujudnya kesejahteraan keluarga yang lebih baik," ujar Ny. Nia di sela-sela kegiatan.

Keikutsertaan ini juga semakin menegaskan komitmen TP-PKK Kabupaten Solok untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. 

Fokus utamanya adalah memperkuat pemberdayaan keluarga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan demi kemajuan bersama.(80)

Semarak Gerak Sehat Prolanis 335, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

Semarak Gerak Sehat Prolanis 335, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memperkuat layanan promotif dan preventif, sekaligus mendekatkan pelayanan administrasi JKN kepada masyarakat. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh menggelar Semarak Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) 335 sekaligus menghadirkan layanan BPJS Keliling bagi peserta 
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Sabtu (11/07).

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memperkuat layanan promotif dan preventif, sekaligus mendekatkan pelayanan administrasi JKN kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mengikuti senam bersama dan edukasi kesehatan, tetapi juga dapat memanfaatkan berbagai layanan administrasi kepesertaan melalui BPJS Keliling, seperti konsultasi program JKN, perubahan data peserta, pengaduan layanan, hingga berbagai layanan administrasi lainnya tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Defiyanna Sayodase, mengatakan bahwa momentum HUT ke-58 BPJS Kesehatan dimanfaatkan untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengajak peserta membangun budaya hidup sehat.

"Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui kegiatan ini kami ingin masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan dalam mengakses layanan JKN, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya membangun budaya hidup sehat sejak dini sehingga penyakit kronis dapat dikendalikan dan risiko 
komplikasi dapat diminimalkan," ujar Defiyanna.

Defiyanna menjelaskan, Prolanis merupakan salah satu program unggulan BPJS Kesehatan yang berfokus pada pengelolaan penyakit kronis secara berkesinambungan melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan berkala, konsultasi medis, pemantauan kondisi peserta, hingga aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin bersama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Ia mengungkapkan, berdasarkan data per 03 Juli 2026 jumlah peserta Prolanis di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh telah mencapai 20.120 peserta. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.483 peserta merupakan penyandang diabetes melitus dan 16.396 peserta merupakan penyandang hipertensi. 

Mayoritas peserta berada pada rentang usia 45 hingga 70 tahun, namun terdapat pula peserta yang masih berusia sekitar 25 tahun, sehingga menunjukkan bahwa penyakit kronis dapat dialami oleh berbagai kelompok usia.

Pada kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan juga memperkenalkan Gerak Sehat 335, yaitu pola olahraga sederhana berupa jalan santai selama 3 menit, jalan cepat selama 3 menit, dan diulang sebanyak 5 set sehingga total durasi aktivitas fisik mencapai 30 menit.

Menurut Defiyanna, olahraga tersebut mudah dilakukan, tidak memerlukan peralatan khusus, namun memiliki manfaat besar dalam membantu mengendalikan tekanan darah, menjaga kadar gula darah tetap stabil, meningkatkan kebugaran tubuh, serta menurunkan risiko komplikasi penyakit kronis apabila dilakukan secara rutin.

"Olahraga tidak harus berat. Yang terpenting adalah dilakukan secara teratur dan menjadi kebiasaan. Jalan kaki selama 30 menit dengan pola jalan santai dan jalan cepat secara 
bergantian merupakan aktivitas sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan," kata Defiyanna.

Selain mendorong peserta aktif berolahraga, BPJS Kesehatan terus memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan, dan seluruh FKTP dalam penyelenggaraan Prolanis.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan rutin, pemantauan kondisi peserta, hingga pendampingan agar peserta disiplin menjalani pengobatan dan menerapkan pola hidup sehat.

BPJS Kesehatan juga terus melakukan transformasi digital melalui aplikasi Mobile JKN yang memudahkan peserta mengakses berbagai layanan, mulai dari informasi kepesertaan, 
antrean online, hingga berbagai informasi pelayanan kesehatan. Transformasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan JKN yang semakin mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta.

Defiyanna berharap semakin banyak masyarakat, khususnya peserta JKN yang memiliki riwayat diabetes melitus, hipertensi, maupun penyakit kronis lainnya untuk memanfaatkan program Prolanis secara aktif.

Menurutnya, keberhasilan Prolanis tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah peserta, tetapi juga dari semakin banyaknya peserta yang mampu mengendalikan penyakitnya, 
terhindar dari komplikasi, serta tetap produktif menjalani kehidupan sehari-hari.

"Di usia ke-58 tahun, BPJS Kesehatan akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang berkualitas sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif. Menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang dan kami mengimbau seluruh masyarakat agar membudayakan hidup sehat sejak dini, dan jangan peduli ketika sakit saja" harap Defiyanna.

Dukungan terhadap penyelenggaraan Prolanis juga disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, Dedi Hendra Suryadi.

Menurutnya, Prolanis merupakan wujud kolaborasi bersama yang harus dijaga dan diperkuat, sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin baik.

"Kami sangat mendukung program ini karena sejalan dengan upaya Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Melalui Prolanis, peserta dapat memantau kondisi kesehatannya secara rutin sehingga potensi komplikasi penyakit kronis dapat ditekan sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan ke rumah sakit," kata Dedi.

Ia menilai Gerak Sehat 335 merupakan inovasi sederhana yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya kasus diabetes melitus dan 
hipertensi akibat pola hidup yang kurang sehat.

"Kami mengimbau masyarakat agar meluangkan waktu minimal 30 menit setiap hari untuk berolahraga, salah satunya melalui Gerak Sehat 335 BPJS Kesehatan. Selain itu, pastikan 
kepesertaan JKN-nya tetap aktif agar perlindungan kesehatan selalu terjamin," tambah Dedi.

Sementara itu, penanggung jawab grup Prolanis Puskesmas Banjaloweh, Megi Afriyulianti, mengatakan pihaknya saat ini membina 3 klub Prolanis yang masing-masing beranggotakan 
20 peserta. 

Berbagai kegiatan rutin seperti senam bersama, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi kesehatan terus dilakukan untuk membantu peserta mengendalikan penyakit kronis.

"Antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak yang mengaku tekanan darah dan kadar gula darahnya lebih terkendali, bahkan merasa lebih bahagia karena dapat saling berbagi 
pengalaman dengan sesama peserta. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung agar semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini," tutur Megi.

Manfaat Prolanis juga dirasakan langsung oleh Risda Yeni (58), peserta JKN yang memiliki riwayat hipertensi. 

Sejak mengikuti Prolanis, ia mengaku kondisi kesehatannya semakin baik karena rutin menjalani pemeriksaan dan mengikuti berbagai aktivitas yang diselenggarakan puskesmas.

"Saya rutin memanfaatkan JKN untuk cek kesehatan dan tidak pernah absen mengikuti kegiatan Prolanis. Tekanan darah saya lebih stabil, tubuh terasa lebih bugar, dan saya juga merasa lebih tenang karena bisa saling berbagi semangat dengan peserta lainnya," ungkap Risda.

Menurut Risda, kehadiran Program JKN telah memberikan rasa aman bagi masyarakat saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

"Dulu banyak orang harus meminjam uang bahkan menjual tanah atau ternaknya untuk biaya berobat. Sekarang kita patut bersyukur karena ada BPJS Kesehatan yang membantu 
menjamin biaya pelayanan kesehatan sesuai ketentuan. Karena itu, mari kita jaga kesehatan dan manfaatkan program JKN dengan sebaik-baiknya," tutup Risda. (HM)

Sekretariat DPRD Sumbar Gelar Apel Pagi Rutin, Tingkatkan Koordinasi dan Pelayanan Publik    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

Sekretariat DPRD Sumbar Gelar Apel Pagi Rutin, Tingkatkan Koordinasi dan Pelayanan Publik
Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. Maifrizon, M.Si., dan diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Sumbar. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar apel pagi rutin yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Lapangan Parkir Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. Maifrizon, M.Si., dan diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Sumbar.

Apel pagi rutin ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan dan meningkatkan koordinasi antarpegawai dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyatukan komitmen seluruh jajaran sekretariat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Dalam pelaksanaannya, apel berlangsung tertib dan penuh semangat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat sebagai bentuk tanggung jawab dan dedikasi terhadap tugas yang diemban.

Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat, Maifrizon, menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi juga momentum penting untuk membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Apel pagi menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik demi mendukung kinerja DPRD Provinsi Sumatera Barat,” ujar Maifrizon.

Melalui kegiatan ini, Sekretariat DPRD Sumbar berharap seluruh pegawai dapat terus meningkatkan integritas, semangat kerja, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan profesional. (*)

MTQ ke-IX Pariaman Utara Ditutup, Naras Hilir Juara Umum    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

MTQ ke-IX Pariaman Utara Ditutup, Naras Hilir Juara Umum
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX tingkat Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman tahun 2026 ditutup oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX tingkat Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman tahun 2026 ditutup oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi di halaman Kantor Camat Pariaman Utara, Kota Pariaman, Minggu (12/7).

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Desa Naras Hilir keluar sebagai juara umum setelah berhasil mengumpulkan total 106 poin.

Berdasarkan Dewan Hakim, Desa Naras Hilir mendominasi perolehan juara dengan meraih 8 gelar Juara I, 3 Juara II, 2 Juara III, serta 1 Juara Harapan I. 

Posisi kedua ditempati oleh Desa Tungkal Selatan dengan total 51 poin, disusul oleh Desa Sikapak Timur di peringkat ketiga dengan raihan 41 poin.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pariaman sekaligus Ketua LPTQ Kota Pariaman, Mulyadi menyampaikan bahwa MTQ tingkat Kecamatan Pariaman Utara ini 

merupakan kecamatan kedua yang telah selesai melaksanakan seleksi, dari total empat kecamatan yang ada di Kota Pariaman. 

Selanjutnya, giliran Kecamatan Pariaman Selatan dan Kecamatan Pariaman Timur yang dijadwalkan akan menggelar kegiatan serupa dalam bulan ini.(wi/an/at)

Hadiri HUT ke-46 DEKRANAS di Makassar, Ny. Nia Tekankan Pentingnya Inovasi dan Pasar Luas bagi Kerajinan Kabupaten Solok    
Senin, Juli 13, 2026

On Senin, Juli 13, 2026

Hadiri HUT ke-46 DEKRANAS di Makassar, Ny. Nia Tekankan Pentingnya Inovasi dan Pasar Luas bagi Kerajinan Kabupaten Solok
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, hadir dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) yang berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026). 

Kehadiran ini menjadi bukti nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Solok terhadap kemajuan sektor kerajinan di daerah maupun tingkat nasional.

Peringatan tahun ini mengangkat semangat untuk memperkuat komitmen bersama mengembangkan industri kerajinan nasional agar semakin berdaya saing, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas. 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus DEKRANAS pusat serta perwakilan Dekranasda dari seluruh penjuru Indonesia.

Bagi Ny. Nia, keikutsertaan dalam ajang ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan langkah strategis untuk membawa aspirasi para pengrajin Kabupaten Solok ke forum nasional. 

Ia berharap momentum ini dapat memicu semangat baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerajinan di daerahnya.

"Semoga melalui peringatan ini, para pengrajin di Kabupaten Solok semakin termotivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas karya, serta memperluas jaringan pemasaran. Sehingga kita tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional," ujar Ny. Nia di sela-sela acara.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antar pihak. "Dengan kerja sama yang kokoh antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan para pelaku usaha, kerajinan khas Kabupaten Solok akan semakin dikenal luas. Hal ini tentunya akan membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Selain upacara peringatan, acara ini juga dimeriahkan dengan pameran produk kerajinan unggulan dari berbagai provinsi di Indonesia. 

Pameran ini menjadi wadah berharga bagi para peserta untuk saling bertukar ide, melihat perkembangan kerajinan daerah lain, serta menjajaki peluang kerja sama dan promosi bersama.

Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dekranasda menegaskan komitmennya untuk terus memajukan industri kerajinan lokal. 

Sektor ini tidak hanya dianggap sebagai penopang ekonomi masyarakat, melainkan juga sarana penting dalam melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.(80)