HEADLINE
Pemko Payakumbuh Apresiasi Penyaluran Bantuan Beasiswa Cahaya Pintar dari Yayasan Baitul Maal PLN    
Sabtu, Juli 11, 2026

On Sabtu, Juli 11, 2026

Pemko Payakumbuh Apresiasi Penyaluran Bantuan Beasiswa Cahaya Pintar dari Yayasan Baitul Maal PLN
Pemerintah Kota Payakumbuh mengapresiasi penyaluran Beasiswa Cahaya Pintar dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh mengapresiasi penyaluran Beasiswa Cahaya Pintar dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera kepada 88 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Payakumbuh. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di MTsN 2 Kota Payakumbuh, Kamis (9/7/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan program tersebut merupakan wujud kepedulian dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga penerima manfaat.

"Pemerintah Kota Payakumbuh sangat menyambut baik program dari YBM PLN ini. Bantuan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi masa depan bagi generasi muda kita. Kami berharap beasiswa ini dapat menjadi pemantik semangat bagi anak-anak untuk terus belajar tanpa perlu cemas terhadap biaya pendidikan," kata Elzadaswarman.

Ia mengajak para penerima beasiswa memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk menunjang kebutuhan pendidikan, seperti pembelian buku, seragam, dan perlengkapan sekolah lainnya sehingga dapat terus meningkatkan prestasi belajar.

Program Beasiswa Cahaya Pintar merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari karyawan Muslim PLN untuk mendukung masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

General Manager PLN UIP3B Sumatera Amiruddin mengatakan program tersebut merupakan komitmen PLN untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui dukungan terhadap pendidikan.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas sehingga keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.

"Kami di PLN tidak hanya berkomitmen menerangi rumah-rumah masyarakat dengan listrik, tetapi juga ingin menerangi masa depan anak-anak melalui pendidikan. Kehadiran Beasiswa Cahaya Pintar merupakan bentuk kepedulian seluruh insan PLN agar para siswa tetap semangat belajar dan terus mengejar cita-cita," ujarnya.

Sementara itu, Ketua YBM PLN UIP3B Sumatera Syafrizal berharap beasiswa tersebut menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan madrasah tersebut sebagai lokasi penyaluran Beasiswa Cahaya Pintar. Ia berharap bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi para siswa dan keluarga dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mereka.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga sosial, diharapkan semakin banyak anak-anak di Kota Payakumbuh memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang lebih baik sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, dan berdaya saing. (HM)

Usai Alami Kecelakaan, Mahasiswa Asal Agam Dibekuk Polisi Bawa Ganja di Jalan Lintas Solok    
Sabtu, Juli 11, 2026

On Sabtu, Juli 11, 2026

Usai Alami Kecelakaan, Mahasiswa Asal Agam Dibekuk Polisi Bawa Ganja di Jalan Lintas Solok
Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Solok berhasil mengamankan seorang pria dewasa yang diduga membawa narkotika jenis ganja. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Solok berhasil mengamankan seorang pria dewasa yang diduga membawa narkotika jenis ganja, Jumat (10/7/2026) sekira pukul 23.00 WIB. 

Penangkapan bermula dari laporan warga menyusul terjadinya kecelakaan lalu lintas di pinggir jalan Lintas, Jorong Simpang, Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kasatresnarkoba Polres Solok, warga yang mendatangi lokasi kecelakaan mencurigai adanya barang terlarang di dalam kendaraan yang mengalami kecelakaan. Warga pun segera menghubungi pihak kepolisian.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan penangkapan terhadap pengemudi yang mengaku bernama Khanda Ramadani panggilan Khanda (31 tahun), berstatus pelajar/mahasiswa, beralamat di Jorong Lukok, Kelurahan Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.

Di hadapan dua orang saksi dan warga, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa:

- 5 paket diduga ganja dibungkus plastik hitam berbalut selotip kuning, tersimpan dalam karung plastik putih di bagasi mobil;

- Uang tunai sebesar Rp237.000 di saku celana tersangka;

- 1 unit ponsel Android merek Realme warna kuning lengkap dengan kartu SIM;

- 2 buah karung plastik putih;

- 1 unit mobil Daihatsu jenis minibus warna hitam metalik yang dikemudikan tersangka.

Saat diperlihatkan barang temuan tersebut, Khanda mengakui semuanya milik pribadi dan mengaku tidak memiliki izin resmi dari pihak berwenang untuk membawa maupun mengedarkan barang terlarang tersebut. 

Seluruh barang bukti disita secara sah di hadapan saksi, sementara tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Solok untuk penyelidikan lebih lanjut.

Tersangka kini disandera untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya berdasarkan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.(80)

Pemko Payakumbuh Laksanakan Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Terintegrasi dan ASN Corporate University    
Sabtu, Juli 11, 2026

On Sabtu, Juli 11, 2026

Pemko Payakumbuh Laksanakan Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Terintegrasi dan ASN Corporate University
Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Terintegrasi dan ASN Corporate University (Corpu) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (9/7/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh mulai menerapkan ASN Corporate University (Corpu) sebagai sistem pembelajaran terintegrasi untuk memperkuat pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN). Langkah tersebut ditandai dengan Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Terintegrasi dan ASN Corporate University (Corpu) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (9/7/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda mengatakan peningkatan kualitas aparatur menjadi salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di tengah tantangan birokrasi yang terus berkembang.

Menurutnya, pengembangan kompetensi ASN harus menjadi investasi jangka panjang agar aparatur tidak hanya mampu menjalankan tugas saat ini, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan.

"Pengembangan kompetensi ASN harus menjadi investasi jangka panjang bagi organisasi. ASN tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas hari ini, tetapi juga harus siap menghadapi tantangan masa depan melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan," ujar Rida.

Rida menjelaskan Pemerintah Kota Payakumbuh saat ini memiliki sekitar 4.180 ASN yang terdiri atas tenaga teknis, guru, tenaga kesehatan, dan PPPK. Jumlah tersebut membutuhkan sistem pengembangan kompetensi yang terencana, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan organisasi.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, di antaranya belum optimalnya pengembangan karier, pelatihan yang terstruktur, serta pengembangan sumber daya manusia ASN. Kondisi tersebut menjadi alasan penting diterapkannya ASN Corporate University agar pengembangan kompetensi berlangsung lebih terarah, terintegrasi, dan mendukung kebutuhan organisasi.

"Melalui Corpu, kami ingin membangun proses pembelajaran ASN yang terintegrasi dengan pekerjaan, saling terhubung dalam manajemen ASN, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional," katanya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kota Payakumbuh telah membentuk struktur Corpu yang terdiri atas Dewan Pengarah dan Tim Pelaksana.

"Setelah sosialisasi ini, kami akan melanjutkan penyusunan berbagai perangkat pendukung, mulai dari pembentukan kelompok keahlian, pengembangan Knowledge Management System (KMS), hingga Learning Management System (LMS) yang dapat diakses ASN," tambahnya.

Rida berharap LAN RI dapat memberikan pendampingan dan asistensi pada setiap tahapan implementasi sehingga ASN Corporate University mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada hasil pembangunan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Payakumbuh, Dafrul Pasi, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang mengamanatkan pengembangan kompetensi ASN melalui pembelajaran yang berlangsung secara berkelanjutan.

Menurutnya, konsep Corporate University menempatkan organisasi sebagai pusat pembelajaran sehingga seluruh proses pengembangan kompetensi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, diarahkan untuk mendukung pencapaian visi, misi, tujuan organisasi, dan pembangunan daerah.

Pada sesi pemaparan materi, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI, Erna Irawati, menjelaskan arah kebijakan pengembangan kompetensi ASN melalui Corporate University, mulai dari konsep, tujuan, hingga implementasinya di instansi pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa learning organization merupakan budaya belajar yang harus dibangun dalam setiap organisasi, sedangkan Corporate University menjadi sistem yang memastikan budaya belajar tersebut tumbuh secara berkelanjutan dan selaras dengan kebutuhan organisasi.

Menurutnya, belajar bukan lagi sekadar aktivitas pengembangan diri, melainkan strategi organisasi untuk meningkatkan kinerja. Karena itu, setiap ASN memiliki kewajiban untuk terus mengembangkan kompetensi, sementara organisasi wajib menyediakan ekosistem pembelajaran yang mendukung peningkatan kapasitas aparatur.

Selanjutnya, narasumber LAN RI Rizky Fitria memaparkan struktur ASN Corporate University beserta peran seluruh perangkat daerah dalam mendukung implementasinya. Menurutnya, keberhasilan Corpu memerlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah agar pengembangan kompetensi berjalan secara sistematis dan selaras dengan sasaran organisasi.

Narasumber lainnya dari LAN RI, Amelia Ayang, menjelaskan kerangka integrasi ASN Corporate University, termasuk penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) dan Individual Development Plan (IDP) sebagai instrumen perencanaan pengembangan kompetensi bagi organisasi maupun setiap ASN.

Kegiatan tersebut diikuti para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, kepala bagian, kepala kantor, serta perwakilan ASN dari seluruh perangkat daerah. ASN lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Melalui penerapan ASN Corporate University, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap pengembangan kompetensi aparatur berlangsung lebih terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan organisasi sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mempercepat terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil pembangunan. (HM)

Peluncuran Sistem Registri Unit Karbon Perkuat Ekosistem Pasar Karbon Nasional    
Sabtu, Juli 11, 2026

On Sabtu, Juli 11, 2026

Peluncuran Sistem Registri Unit Karbon Perkuat Ekosistem Pasar Karbon Nasional
Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri turut hadir pada pada peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK), Kamis (9/7). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri turut hadir pada pada peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK), Kamis (9/7). Peluncuran SRUK menjadi tonggak penting dalam membangun tata kelola perdagangan karbon nasional yang transparan, terintegrasi, dan berintegritas.

Peluncuran tersebut diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan serta didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo.

Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menjelaskan beberapa point berkaitan dengan momentum untuk masa depan Indonesia yang berkelanjutan yang mana SRUK menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ekosistem pasar karbon Indonesia yang transparan, kredibel dan berintegritas. 

Selain itu, ia menegaskan bahwa aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim diiringi dengan tata kelola yang baik untuk membangun kepercayaan, mendorong investasi hijau dan memastikan penurunan emisi terukur dan dipertanggungjawabkan serta mitigasi merupakan investasi masa depan yang menciptakan peluang ekonomi, mendorong inovasi, menjaga kelestarian alam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa perdagangan karbon sektor kehutanan tidak berhenti pada peluncuran sistem registrasi yang implementasinya telah dimulai. 

Menhut sudah mengeluarkan izin terhadap 4 PBPH yang mulai dapat diperdagangkan, 3 PBPH konsesi, dan 1 perhutanan sosial. Ini juga menandakan bahwa perdagangan karbon tidak hanya untuk elit, tetapi juga untuk orang yang ada di paling bawah atau tingkat tapak.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa integrasi SRUK dengan Bursa Karbon Indonesia akan memperkuat transparansi, meningkatkan integritas pasar, serta menjadikan SRUK sebagai single source of truth dalam pencatatan perdagangan karbon nasional.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa kehadiran SRUK menjadi bukti kesiapan Indonesia membangun pasar karbon yang kredibel. Menurutnya, banyak investor dan pelaku pasar internasional telah siap berpartisipasi dalam pasar karbon Indonesia.

Melalui SRUK, pemerintah menghadirkan satu sistem registri nasional yang mendukung pencatatan instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK), memastikan transparansi dan keterlacakan setiap unit karbon, serta mendukung pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia menuju ekonomi rendah karbon. (*)

Pemko Payakumbuh Laksanakan Kegiatan GenRe Awards 2026    
Sabtu, Juli 11, 2026

On Sabtu, Juli 11, 2026

Pemko Payakumbuh Laksanakan Kegiatan GenRe Awards 2026
Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter melalui GenRe Awards Kota Payakumbuh 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter melalui GenRe Awards Kota Payakumbuh 2026 bertema Warnai Negeri, Tebarkan Inspirasi yang digelar di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Rabu (8/7/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan, pemilihan Duta GenRe bukan sekadar ajang kompetisi bagi remaja, tetapi menjadi bagian dari investasi daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

"Program GenRe hadir untuk membekali remaja agar mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik, memiliki karakter yang kuat, serta terhindar dari berbagai perilaku berisiko yang dapat menghambat masa depan mereka," kata Elzadaswarman.

Ia berharap Duta GenRe yang terpilih mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi remaja mengenai pentingnya perencanaan kehidupan, pencegahan perkawinan usia anak, kesehatan reproduksi, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, serta penguatan pembangunan keluarga melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Selain itu, Elzadaswarman mengajak orang tua, guru, pembina, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan ruang bagi remaja mengembangkan potensi, kreativitas, serta kepemimpinan sehingga tumbuh menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

Sementara itu, Bunda GenRe Kota Payakumbuh Ny. Mulyasni Muis Zulmaeta mengatakan tema Warnai Negeri, Tebarkan Inspirasi mengandung pesan agar generasi muda tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan melalui karya, kepedulian, dan keteladanan.

Menurutnya, menjadi Duta GenRe bukan sekadar mengenakan selempang atau mahkota, melainkan memikul tanggung jawab sebagai teladan bagi remaja lainnya.

"Negeri ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial. Di era digital, ruang media harus dimanfaatkan untuk menyebarkan semangat belajar, kreativitas, toleransi, dan berbagai nilai positif," ujar perempuan yang akrab disapa Eni Zulmaeta itu.

Ia menambahkan, Program GenRe menjadi salah satu upaya menyiapkan remaja agar mampu merencanakan kehidupan, pendidikan, karier, hingga kehidupan berkeluarga secara matang sebagai bekal melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

Sebelum tampil pada malam puncak, para finalis telah mengikuti rangkaian seleksi dan pembekalan selama lebih dari dua bulan, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara, penguatan kapasitas, hingga berbagai pelatihan kepemimpinan dan komunikasi.

Malam puncak GenRe Awards 2026 turut dihadiri Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Barat Dr. Anda Mardalena Wati Yulia, Kepala Dinas P3AP2KB Kota Payakumbuh Desmon Korina, jajaran dewan juri, kepala sekolah, serta orang tua finalis.

Melalui GenRe Awards 2026, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap lahir semakin banyak remaja yang mampu menjadi pelopor dan teladan di lingkungan masing-masing. Kehadiran Duta GenRe diharapkan memperkuat edukasi bagi remaja, mendorong terbentuknya keluarga yang berkualitas, serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul sebagai modal pembangunan Kota Payakumbuh. (HM)

Ini Penjelasan Eri Sendjaya soal Digitalisasi Bansos Melalui Portal Perlinsos, Harap Disimak    
Sabtu, Juli 11, 2026

On Sabtu, Juli 11, 2026

Ini Penjelasan Eri Sendjaya soal Digitalisasi Bansos Melalui Portal Perlinsos, Harap Disimak
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini melibatkan kerjasama erat antar dinas untuk memperluas jangkauan sosialisasi ke masyarakat.  (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Sosial (Dinsos) gencar mendorong masyarakat untuk segera mendaftarkan diri ke dalam portal bantuan sosial (bansos) digital melalui aplikasi Perlinsos. Langkah integrasi ini masif disosialisasikan guna memastikan akurasi data, transparansi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat di seluruh wilayah Kota Padang menjelang pemberlakuan penuh pada tahun 2027.

Hingga saat ini, angka pendaftaran terus melonjak signifikan berkat kolaborasi berbagai pihak serta optimalisasi agen. Kota Padang sendiri menjadi satu dari 43 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai proyek percontohan (piloting project) digitalisasi bansos.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini melibatkan kerjasama erat antar dinas untuk memperluas jangkauan sosialisasi ke masyarakat. 

"Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Sosial, saat ini memang sedang gencar melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat tentang portal digitalisasi bansos ini. Sampai dengan pagi ini, Jumat, 10 Juli 2026, warga kota yang sudah terdaftar dan mendaftarkan diri itu sebanyak 41.016 KK dari 303.000 KK warga Kota Padang yang berada di desil 1 sampai dengan desil 10. Artinya, kita saat ini sudah berada di angka 13,50%," katanya, Jumat, 10 Juli 2026, di Kantor Dinas Sosial Kota Padang. 

Guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga pelosok dan yang memiliki keterbatasan gawai (smartphone), Dinsos Padang menerapkan strategi jemput bola. Pos-pos agen yang tersebar di kelurahan dan kecamatan dioptimalkan menjadi pusat layanan verifikasi data di lapangan.

Eri Sendjaya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat untuk mendaftar mandiri, serta kesiapan para kader untuk memfasilitasi warga yang membutuhkan bantuan teknis melalui sistem agen resmi.

Dari sisi teknis, masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran secara mandiri disyaratkan untuk memenuhi beberapa komponen identitas digital yang telah terintegrasi secara nasional. Proses pengisian data dirancang sangat ringkas agar memudahkan masyarakat awam.

"Kami mendorong warga kota yang memiliki smartphone bisa mendaftar mandiri. Bagi yang tidak memiliki smartphone, kita bisa mendaftar melalui agen yang tersebar di seluruh wilayah Kota Padang, mulai dari kantor lurah, RW, pengurus masjid smart surau, pendamping PKH, TKSK, hingga Kasi Kesos Kelurahan dan Kecamatan. Kami juga berharap para kader dapat menyebarluaskan informasi ini. Jika memang tidak bisa dikumpulkan di satu tempat, mau tidak mau kita harus bergerak door to door untuk memastikan seluruh warga terdaftar. Sistem verifikasi validasi (verval) ini tersistem dengan baik agar tepat sasaran, dan pendaftarannya sama sekali tidak dipungut biaya atau gratis," tukasnya. 

Kepala Bidang Perlindungan Sosial (Perlinsos) Dinsos Kota Padang, Syaiful Andri, menguraikan tiga syarat utama yang wajib disiapkan oleh masyarakat saat melakukan penginputan mandiri melalui portal tersebut.

Dengan masifnya sosialisasi dan keterlibatan agen di lapangan, Dinas Sosial Kota Padang optimistis migrasi total dari sistem pendataan manual ke digital dapat rampung tepat waktu. Langkah ini diharapkan mampu menghapus tumpang tindih data pendistribusian bansos secara permanen di Kota Padang pada masa mendatang.

"Penginputannya cukup mudah, masyarakat cukup mengisikan NIK, kemudian PIN IKD. Untuk penginputan mandiri ini, masyarakat memang wajib sudah mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) karena sistem meminta PIN IKD tersebut. Setelah itu, tinggal menginput ID PLN. Cukup tiga komponen itu saja," urainya. (*) 

Wawako Elzadaswarman Terima Kunjungan Silaturahmi Siswa ICBS    
Sabtu, Juli 11, 2026

On Sabtu, Juli 11, 2026

Wawako Elzadaswarman Terima Kunjungan Silaturahmi Siswa ICBS
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menerima kunjungan silaturahmi siswa Insan Cendekia Boarding School (ICBS) di ruang kerja Wakil Wali Kota, Rabu (8/7/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menerima kunjungan silaturahmi siswa Insan Cendekia Boarding School (ICBS) di ruang kerja Wakil Wali Kota, Rabu (8/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan menjelang keikutsertaan para siswa dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahap II serta menjadi wujud dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap pengembangan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, pihak ICBS memaparkan perkembangan persiapan tim yang akan mengikuti FIKSI Tahap II.

Para siswa mempresentasikan inovasi bertajuk "Bonsimi Urang Rantau", yakni produk abon siput sawah khas Minangkabau yang diolah menjadi pangan bergizi dengan cita rasa khas. 

Produk tersebut memanfaatkan siput sawah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku untuk menghasilkan pangan bergizi yang bernilai tambah dan memiliki potensi ekonomi.

Mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan semangat inovasi yang ditunjukkan para siswa.

Menurutnya, inovasi tersebut menunjukkan kemampuan generasi muda mengolah potensi lokal menjadi produk yang bermanfaat sekaligus bernilai ekonomi.

"Kami merasa bangga dengan semangat anak-anak kita yang terus berprestasi dan berani berkompetisi di tingkat nasional. Inovasi 'Bonsimi Urang Rantau' menunjukkan bahwa generasi muda mampu mengolah potensi lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal menjadi pangan bergizi yang memiliki nilai ekonomi. Kreativitas seperti inilah yang harus terus didorong karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha di masa depan," kata Elzadaswarman.

Ia menilai keikutsertaan dalam FIKSI menjadi kesempatan berharga bagi para siswa untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta membangun kepercayaan diri dalam berkompetisi di tingkat nasional.

"Prestasi tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh. Saya berharap anak-anak terus percaya diri, terus mengembangkan inovasi yang dimiliki, dan menjadikan FIKSI sebagai ruang untuk belajar serta mengembangkan potensi diri. Berikan kemampuan terbaik agar mampu mengharumkan nama sekolah, Kota Payakumbuh, dan Sumatera Barat di tingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan ICBS menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh kepada para siswa yang akan mengikuti FIKSI Tahap II.

Menurutnya, dukungan dan motivasi yang diberikan Wakil Wali Kota menjadi penyemangat bagi para peserta untuk terus mengembangkan inovasi dan memberikan hasil terbaik pada ajang nasional tersebut.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh kepada para siswa yang akan mewakili sekolah pada Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahap II.

Melalui dukungan terhadap inovasi pelajar, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap semakin banyak generasi muda yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk inovatif bernilai ekonomi. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan wirausaha muda yang kreatif, memperkuat daya saing daerah serta menciptakan peluang usaha yang berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. (HM)

Pekerja Wajib Tahu, Cara Daftarkan Keluarga Tambahan agar Masuk Tanggungan JKN    
Sabtu, Juli 11, 2026

On Sabtu, Juli 11, 2026

Pekerja Wajib Tahu, Cara Daftarkan Keluarga Tambahan agar Masuk Tanggungan JKN
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa masyarakat yang terdaftar JKN pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), iurannya akan dipotong setiap bulan dari penghasilan bersihnya (take home pay). (Foto: Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Memiliki perlindungan jaminan kesehatan merupakan hak dasar pekerja yang wajib dipenuhi oleh setiap pemberi kerja. Lewat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pemerintah memastikan para pekerja dan anggota keluarganya dapat mengakses layanan kesehatan yang diperlukan. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa masyarakat yang terdaftar JKN pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), iurannya akan dipotong setiap bulan dari penghasilan bersihnya (take home pay).

Perhitungan iuran JKN bagi pekerja adalah 5%, dengan rincian 4% ditanggung oleh pemberi kerja dan 1% dipotong dari penghasilan peserta PPU. Ketentuan persentase besaran iuran ini berlaku bagi pekerja PPU Penyelenggara Negara (yang bekerja di instansi pemerintah pusat atau pemerintah daerah) maupun bagi pekerja PPU Swasta (yang bekerja di luar instansi pemerintahan, seperti badan usaha swasta/BUMN/BUMD).

“Batas maksimal penghasilan per bulan yang digunakan sebagai dasar hitungan iuran peserta PPU adalah maksimal Rp12 juta. Jadi, meski penghasilan seorang peserta PPU mencapai Rp100 juta, maka iuran yang dipotong dari penghasilan peserta tersebut adalah tetap 1% dari 
Rp12 juta,” jelas Rizzky di Jakarta, Jumat (10/07).

Iuran peserta PPU tersebut dihitung untuk menanggung 5 orang, yaitu pekerja, pasangannya, dan 3 orang anak yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) pekerja tersebut. Lalu bagaimana jika anak pekerja lebih dari 3 orang? Menjawab hal tersebut, Rizzky pun menjelaskan bahwa anak ke-4, ke-5, dan seterusnya, dapat didaftarkan sebagai anggota keluarga lain yang ditanggung peserta PPU. Besaran iuran per bulan untuk 1 (satu) orang anggota keluarga tambahan ialah 1% dari penghasilan pekerja.

“Selain anak, peserta PPU juga dapat mendaftarkan ayah, ibu, dan mertuanya sebagai anggota keluarga tambahan yang masuk dalam tanggungan pekerja tersebut. Penting diingat, apabila ada anggota keluarga lain, yang ternyata sudah terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/Mandiri dan menunggak iuran, maka tunggakan iurannya harus dilunasi terlebih dulu sebelum didaftarkan sebagai anggota keluarga tambahan dari pekerja,” kata Rizzky.

Rizzky menambahkan, anggota keluarga tambahan tersebut juga wajib didaftarkan pada hak kelas rawat yang sama dengan hak kelas rawat peserta PPU yang menanggungnya. Adapun 
beberapa syarat yang harus dilampirkan untuk mendaftarkan anggota keluarga tambahan, diantaranya salinan KK, salinan identitas kependudukan anggota keluarga yang akan didaftarkan, dan surat kuasa pemotongan gaji yang diajukan pekerja kepada pemberi kerja untuk melakukan pemotongan iuran anggota keluarga yang lain.

Peserta PPU PN dapat mendaftarkan anggota keluarga tambahan melalui satuan kerjanya. Sementara, bagi peserta PPU Swasta, proses pendaftaran anggota keluarga tambahan dilakukan melalui HRD/bidang urusan personalia badan usaha tempatnya bekerja.

“Badan usaha maupun satuan kerja bertanggung jawab mendaftarkan dan membayarkan iuran JKN bagi seluruh pekerja dan anggota keluarganya, termasuk anggota keluarga tambahan pekerja. Jika pekerja merasa tenang karena ada kepastian perlindungan jaminan kesehatan bagi keluarganya, maka ia bisa lebih fokus bekerja sehingga produktivitas perusahaan pun ikut meningkat,” kata Rizzky.

Sebagai informasi, sampai dengan akhir Juni 2026, dari total jumlah peserta JKN sekitar 284,2 juta jiwa, terdapat 21,2 juta peserta JKN yang terdaftar pada segmen PPU PN dan 46,8 juta peserta JKN segmen PPU Swasta.

Tak lupa Rizzky pun mengingatkan para pekerja untuk memastikan status kepesertaan JKNnya sekeluarga selalu aktif, sebab sakit bisa datang kapan saja tanpa terduga. Dengan iuran 
yang relatif terjangkau, cakupan manfaat Program JKN terbilang luas.

Ada ribuan jenis diagnosis penyakit yang dijamin JKN sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri 
Kesehatan Nomor 3 Tahun 2023.

“Bukan hanya penyakit berbiaya mahal yang dijamin, BPJS Kesehatan bahkan menjamin biaya pelayanan kesehatan yang memerlukan perawatan berjangka waktu lama atau bahkan berlangsung seumur hidup, seperti cuci darah bagi pasien gagal ginjal, penderita talasemia dan hemofilia, pasien yang menjalani pengobatan kanker, insulin untuk penderita diabetes, dan lain sebagainya,” kata Rizzky. (HM)

Jelang Bhayangkara Run 2026, Polres Sawahlunto Matangkan Pengamanan, Targetkan Dongkrak UMKM dan Pariwisata    
Jumat, Juli 10, 2026

On Jumat, Juli 10, 2026

Jelang Bhayangkara Run 2026, Polres Sawahlunto Matangkan Pengamanan, Targetkan Dongkrak UMKM dan Pariwisata
Apel gladi diikuti pejabat utama, para perwira, serta personel Polres Sawahlunto yang terlibat dalam pengamanan kegiatan. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Bhayangkara Run (Road to Police Women Run 2026) melalui Apel Gladi Kesiapan Acara dan Pengamanan yang dipimpin Wakapolres Sawahlunto, Kompol Riswan Lukpi, SH, MH, di kawasan Pasar Remaja, Kecamatan Lembah Segar, Jumat (10/7/2026).

Apel gladi diikuti pejabat utama, para perwira, serta personel Polres Sawahlunto yang terlibat dalam pengamanan kegiatan.

Gladi dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel, kelancaran seluruh rangkaian acara, serta efektivitas pola pengamanan menjelang pelaksanaan Bhayangkara Run yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026.

Dalam arahannya, Kompol Riswan Lukpi menekankan pentingnya setiap personel memahami tugas dan tanggung jawab sesuai pembagian yang telah ditetapkan. 

Ia juga mengingatkan seluruh unsur pengamanan agar memperkuat koordinasi lintas instansi serta mengedepankan pelayanan yang profesional dan humanis kepada peserta maupun masyarakat.

Polres Sawahlunto telah menyiapkan skema pengamanan secara terpadu, meliputi pengamanan jalur lari, rekayasa dan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan lokasi kegiatan, layanan kesehatan, hingga antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama acara berlangsung.

Menurut Wakapolres, Bhayangkara Run tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah.

"Kami berharap seluruh rangkaian Bhayangkara Run berjalan aman, tertib, dan lancar. Selain menjadi ajang olahraga dan mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui meningkatnya aktivitas UMKM, sektor kuliner, perhotelan, hingga kunjungan wisatawan ke Kota Sawahlunto," ujar Kompol Riswan Lukpi.

Ia menambahkan, kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan memberi efek berganda (multiplier effect) bagi pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat citra Sawahlunto sebagai kota yang mampu menyelenggarakan event olahraga dan wisata berskala regional maupun nasional.

Melalui berbagai persiapan yang telah dilakukan, Polres Sawahlunto optimistis pelaksanaan Bhayangkara Run 2026 akan berlangsung sukses, aman, dan tertib.

Polres juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan kegiatan tersebut dengan menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta.

Bhayangkara Run 2026 diharapkan menjadi momentum yang tidak hanya memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkenalkan Sawahlunto sebagai destinasi wisata dan kota penyelenggara berbagai event berkualitas. (*) 

Pewarta: Marjafri