HEADLINE
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan 17 ASN    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan 17 ASN
Pelantikan berlangsung di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, dihadiri Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Asisten III Ifon Satria Chan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melantik dan mengambil sumpah jabatan 17 aparatur sipil negara (ASN) yang ditempatkan pada sejumlah jabatan di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintahan, dan pelayanan kemasyarakatan di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, Senin (3/8/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, dihadiri Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Asisten III Ifon Satria Chan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Zulmaeta mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari pembinaan ASN sekaligus upaya memperkuat penyelenggaraan pemerintahan agar semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pelantikan ini merupakan bagian dari pembinaan aparatur sipil negara untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata Zulmaeta.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik memahami tugas dan kewenangan masing-masing, memperkuat koordinasi, serta menjalankan amanah jabatan dengan mengedepankan integritas dan kepentingan masyarakat.

"Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat melayani. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas sesuai ketentuan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Pada sektor pendidikan, Zulmaeta menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di Kota Payakumbuh tidak terlepas dari kualitas kepemimpinan pada setiap satuan pendidikan.

Ia meminta kepala sekolah mampu menghadirkan inovasi, membangun tata kelola sekolah yang transparan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.

Sementara itu, di bidang kesehatan, Zulmaeta menilai penempatan sejumlah pejabat pada RSUD Dr. Adnaan WD menjadi bagian penting dalam memperkuat organisasi, pengawasan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"RSUD merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. Karena itu, kualitas kepemimpinan dan sistem pengawasannya harus terus diperkuat agar masyarakat memperoleh pelayanan terbaik," katanya.

Ia meminta pejabat yang bertugas di RSUD terus meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan setiap pasien memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

"Jadikan empati sebagai dasar dalam setiap pelayanan, karena di balik setiap pasien ada keluarga yang menaruh harapan besar kepada kita," ujarnya.

Selain bidang pendidikan dan kesehatan, pejabat yang dilantik juga ditempatkan pada sejumlah perangkat daerah dan unit pelayanan pemerintahan, antara lain Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kecamatan Payakumbuh Utara, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, serta kelurahan.

Menurut Zulmaeta, keberadaan pejabat pada berbagai unit tersebut memiliki fungsi penting dalam mendukung kelancaran administrasi pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

"Setiap jabatan memiliki fungsi dan tanggung jawab yang berbeda, tetapi semuanya bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan pemerintahan berjalan dengan baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang berkualitas," katanya.

Ia juga meminta seluruh pejabat memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, meningkatkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik semakin efektif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

"Koordinasi, kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi sangat penting dalam menjalankan tugas pemerintahan saat ini. Saya berharap amanah ini dijalankan dengan sungguh-sungguh dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Zulmaeta menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik dan berharap amanah baru tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Saya mengucapkan selamat menjalankan tugas dan amanah baru. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan setiap tanggung jawab yang diemban," pungkasnya.

Adapun 17 pejabat yang dilantik meliputi Ns. Yen Merry, S.Kep. sebagai Kepala Seksi Penunjang Nonmedis RSUD Dr. Adnaan WD; Ns. Yulia, S.Kep. sebagai Kepala Seksi Diklat, Mutu dan Humas RSUD Dr. Adnaan WD; Liza Hanafiah, SKM., M.KM. sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian DPMPTSP; Jonaidi, A.Md. sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Payakumbuh Utara; Leni Marlina, SP. sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Komunikasi dan Informatika; serta Gustina, SH. sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Satpol PP dan Damkar.

Selanjutnya, Indra Suseno, SE.Akt., M.M. sebagai Kepala Subbagian Keuangan RSUD Dr. Adnaan WD; Zaim Akmal, S.Sos. sebagai Lurah Kapalo Koto Ampangan; dr. Defrizal Indra sebagai Kepala Seksi Penunjang Medis RSUD Dr. Adnaan WD; serta delapan kepala sekolah dasar. (HM)

Kapolres Sawahlunto Pimpin Sertijab Kabag SDM dan Kapolsek Barangin, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Kapolres Sawahlunto Pimpin Sertijab Kabag SDM dan Kapolsek Barangin, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis
Pelaksanaan sertijab mengacu pada Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor ST/569/VII/KEP./2026 tanggal 17 Juli 2026 yang ditandatangani Karo SDM Polda Sumbar Kombes Pol. Anissullah M. Ridha. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Sawahlunto dan Kapolsek Barangin di halaman Mapolres Sawahlunto, Kamis (6/8/2026). 

Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus penyegaran organisasi untuk memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Upacara dihadiri Wakapolres Sawahlunto Kompol Riswan Lukpi, para pejabat utama Polres Sawahlunto, perwira, personel Polres dan Polsek jajaran, serta Ketua Bhayangkari Cabang Sawahlunto Ny. Puti Simon bersama jajaran pengurus Bhayangkari.

Pelaksanaan sertijab mengacu pada Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor ST/569/VII/KEP./2026 tanggal 17 Juli 2026 yang ditandatangani Karo SDM Polda Sumbar Kombes Pol. Anissullah M. Ridha.

Dalam prosesi tersebut, jabatan Kabag SDM Polres Sawahlunto diserahterimakan dari AKP Seventri kepada AKP Dany Salman, yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit 3 Sat PJR Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar. Selanjutnya, AKP Seventri mendapat penugasan baru sebagai Kabag Log Polres Solok Kota.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Barangin diserahterimakan dari Iptu Gorrahman kepada Ipda Ayib, yang sebelumnya menjabat Kaurbin Opsnal Sat Samapta Polres Sawahlunto. Iptu Gorrahman selanjutnya mengemban tugas baru sebagai Panitia 1 Unit 2 Subdit 1 Ditreskrimum Polda Sumbar.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit dan pemberian cenderamata kepada pejabat lama di Ruang Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Sawahlunto.

Dalam sambutannya, Kapolres Sawahlunto menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka regenerasi kepemimpinan, pengembangan karier personel, serta penyegaran organisasi guna meningkatkan profesionalisme.

Kapolres mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan meminta mereka segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, membangun komunikasi yang baik dengan personel maupun masyarakat, serta memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Sawahlunto, seraya berharap pengalaman yang telah diperoleh menjadi bekal untuk mengemban amanah di tempat penugasan yang baru.

Menurut Kapolres, pergantian pejabat di lingkungan Polri merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi agar mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (*) 

Pewarta: Marjafri

Open Ship HJK Padang, Trans Padang Sesuaikan Rute Koridor 2 dan 4    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Open Ship HJK Padang, Trans Padang Sesuaikan Rute Koridor 2 dan 4
HJK Kota Padang ke-357, layanan Bus Trans Padang melakukan penyesuaian rute pada Koridor 2 dan Koridor 4 selama 6–7 Agustus 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam rangka mendukung rangkaian peringatan Hari Jadi (HJK) Kota Padang ke-357, layanan Bus Trans Padang melakukan penyesuaian rute pada Koridor 2 dan Koridor 4 selama 6–7 Agustus 2026. Perubahan lintasan tersebut dilakukan untuk mengakomodasi masyarakat yang ingin mengunjungi kegiatan Open Ship Kapal Teluk Kendari di Pelabuhan Teluk Bayur.

Kepala Divisi Trans Padang Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM), Aulil Amri, menjelaskan bahwa perubahan rute tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Dinas Perhubungan Kota Padang guna mendukung kelancaran akses transportasi menuju lokasi kegiatan.

"Melalui Dinas Perhubungan, kami diinstruksikan untuk menambah layanan pada Koridor 2 dan Koridor 4 karena akan ada kegiatan Open Ship Kapal Teluk Kendari di Pelabuhan Teluk Bayur. Koridor yang bersinggungan langsung dengan lokasi tersebut adalah Koridor 2 rute Bungus–Imam Bonjol dan Koridor 4 rute Terminal Anak Air–Teluk Bayur," katanya, Kamis (6/8/2026).

Ia menyebutkan, sebanyak 12 unit bus disiagakan pada Koridor 2 dan 10 unit bus pada Koridor 4 untuk melayani masyarakat selama kegiatan berlangsung.

"Bus dari Koridor 2 dan Koridor 4 akan masuk ke kawasan Pelabuhan Teluk Bayur melalui gerbang Peti Kemas Pelindo. Layanan hari ini berlangsung hingga pukul 20.00 WIB untuk mengakomodasi penumpang yang mengikuti kegiatan tersebut," cakapnya. 

Pada Kamis (6/8), layanan menuju Pelabuhan Teluk Bayur mulai beroperasi pukul 14.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Waktu tersebut disesuaikan dengan jadwal pembukaan kegiatan Open Ship yang diperkirakan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB.

"Bagi masyarakat yang berangkat dari Bungus dan ingin menuju Pelabuhan Teluk Bayur dapat melakukan perpindahan ke bus Koridor 2 dari arah Imam Bonjol atau menggunakan layanan Koridor 4 dari Terminal Anak Air menuju Pelabuhan Teluk Bayur," tegasnya. 

Sementara itu, pada Jumat (7/8), layanan khusus menuju pelabuhan dimulai sejak ritase kedua atau sekitar pukul 08.00 WIB. Untuk Koridor 2, bus dari arah Imam Bonjol akan terlebih dahulu masuk ke kawasan Pelabuhan Teluk Bayur sebelum melanjutkan perjalanan ke Bungus Teluk Kabung. Sebaliknya, bus yang berangkat dari Bungus menuju Imam Bonjol tetap melayani rute normal tanpa memasuki kawasan pelabuhan.

"Pada tanggal 7 Agustus besok, seluruh koridor Trans Padang memberlakukan tarif Rp1. Promo ini berlaku untuk semua penumpang, baik umum maupun pelajar, sebagai bentuk partisipasi kami dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Padang," urainya. 

Selain penyesuaian rute, Trans Padang juga memberikan promo tarif khusus dalam rangka HJK Kota Padang ke-357. Seluruh layanan Trans Padang di semua koridor akan memberlakukan tarif sebesar Rp1 bagi seluruh penumpang, baik masyarakat umum maupun pelajar, pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Aulil menegaskan, Trans Padang berkomitmen mendukung seluruh rangkaian kegiatan HJK Kota Padang dengan menyediakan layanan transportasi umum yang aman, nyaman, dan mudah diakses masyarakat. 

"Kami siap mendukung seluruh rangkaian Hari Jadi Kota Padang melalui layanan transportasi yang optimal. Semoga momentum ini semakin meningkatkan citra Kota Padang, khususnya dalam pengembangan transportasi publik yang semakin baik dan modern," ungkainya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Wako Zulmaeta Buka Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa Wali Kota Cup 2026    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Wako Zulmaeta Buka Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa Wali Kota Cup 2026
Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Ahad (2/8/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh untuk mengembangkan sektor peternakan sebagai salah satu komoditas potensial dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan peternak. 

Hal itu disampaikannya saat membuka Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Ahad (2/8/2026).

Kontes yang diselenggarakan Himpunan Peternak Kambing dan Domba Indonesia (HPDKI) Payakumbuh bersama HPDKI Sumatera Barat tersebut diikuti peternak dari Kota Payakumbuh dan berbagai daerah lainnya.

Menurut Zulmaeta, kontes tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk menampilkan kualitas ternak, tetapi juga menjadi ruang bagi peternak untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, meningkatkan pengetahuan, serta memperbaiki kualitas budidaya kambing unggul.

"Saya mengucapkan selamat kepada segenap pengurus dan anggota HPDKI Payakumbuh maupun Sumatera Barat atas terselenggaranya Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa Wali Kota Cup Tahun 2026. Terima kasih pula kepada seluruh peserta yang telah hadir. Semoga momentum ini menjadi sarana menambah wawasan, mempererat silaturahmi, sekaligus meningkatkan kualitas usaha peternakan kambing di daerah," ujar Zulmaeta.

Ia juga mengajak peserta dari luar Kota Payakumbuh memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati berbagai destinasi wisata dan kuliner yang menjadi daya tarik daerah.

Zulmaeta mengatakan kambing Etawa dan Peranakan Etawa (PE) memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena merupakan salah satu sumber daya genetik hewan rumpun lokal Indonesia dengan berbagai keunggulan.

Selain dikenal sebagai penghasil susu dengan produktivitas yang baik, kambing PE memiliki ukuran tubuh relatif besar sehingga potensial sebagai penghasil daging, mampu beradaptasi dengan iklim tropis, serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

"Potensi inilah yang mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya kambing Etawa dan Peranakan Etawa. Karena itu, saya menyambut baik pelaksanaan kontes ini sebagai upaya meningkatkan kualitas genetik ternak sekaligus memperkuat daya saing peternak," katanya.

Berdasarkan data 2021 hingga 2025, kata Zulmaeta, populasi kambing di Kota Payakumbuh berada pada kisaran 3.000 hingga 4.000 ekor. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikembangkan melalui peningkatan mutu bibit, penerapan tata kelola budidaya yang baik, peningkatan produktivitas, serta penguatan kelembagaan peternak.

"Potensi yang kita miliki harus terus dikembangkan. Tidak hanya dari sisi jumlah ternak, tetapi juga kualitas bibit, manajemen pemeliharaan, produktivitas, dan kemampuan peternak dalam mengelola usaha secara berkelanjutan," ujarnya.

Ia berharap kontes tersebut dapat meningkatkan motivasi peternak untuk menghasilkan kambing unggul dengan kualitas genetik yang semakin baik. Kegiatan itu sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman dan memperkuat hubungan antarpelaku usaha peternakan.

Menurut Zulmaeta, komunitas peternak dan kelompok tani ternak memiliki peran strategis dalam mengembangkan peternakan secara berkelanjutan, baik dari aspek ekonomi maupun lingkungan.

Karena itu, ia mengajak HPDKI bersama kelompok tani ternak memperkuat kelembagaan dan membangun kemitraan dengan pemerintah dalam mengembangkan komoditas kambing beserta berbagai produk turunannya.

"Budidaya kambing memiliki prospek yang sangat baik. Saya berharap sektor ini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan peternak, sekaligus mendukung terwujudnya Payakumbuh yang maju dan bermartabat sebagaimana arah pembangunan dalam RPJPD Kota Payakumbuh Tahun 2025–2045," ungkapnya.

Zulmaeta juga mengajak perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas peternak, serta seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dalam mengembangkan komoditas ternak unggulan Kota Payakumbuh.

"Selamat berlomba kepada seluruh peserta. Semoga kontes ini semakin menumbuhkan semangat kita untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas ternak kambing sebagai salah satu produk unggulan Kota Payakumbuh," pungkasnya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mangatas, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Pimpinan Bank Nagari Cabang Payakumbuh, panitia pelaksana, dewan juri, serta peserta kontes dari berbagai daerah. (HM)

Upacara Serah Terima Jabatan Polres Solok, Kapolres Rini Angraini: Hadirkan Semangat dan Warna Baru Pelayanan    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Upacara Serah Terima Jabatan Polres Solok, Kapolres Rini Angraini: Hadirkan Semangat dan Warna Baru Pelayanan
Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti halaman Mapolres Solok, Kamis (6/8/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti halaman Mapolres Solok, Kamis (6/8/2026). 

Sebanyak 200 personel beserta Bhayangkari Polres Solok menghadiri upacara serah terima jabatan sejumlah pejabat utama dan kepala seksi, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Solok AKBP Rini Angraini, S.S., S.I.K. selaku Perwira Upacara.

Upacara berjalan tertib di bawah komando Komandan Upacara, Kasat Narkoba Polres Solok AKP Repaldi, S.H., M.H., C.H.R.S., serta Iptu Hengki Suhendra. Momen ini menjadi tonggak penyegaran kepemimpinan di jajaran kepolisian setempat demi meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Rini Angraini menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada para pejabat lama yang telah mengabdi dan mendedikasikan kinerjanya selama memegang jabatan. 

Kepada para pejabat yang baru, beliau berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, serta mampu menghadirkan inovasi dan warna baru demi kemajuan Polres Solok.

Berikut daftar pergeseran pejabat yang dilaksanakan:

- Kasat Intelkam: dari Iptu Rahmad, S.H. kepada Iptu Aljufri, S.H.

- Kasat Binmas: dari AKP Edwin, S.H. kepada AKP Edy Elison, S.H., M.H.

- Kasat Samapta: dari AKP Edy Elison, S.H., M.H. kepada AKP Azirman, S.H.

- Kasat Lantas: dari Iptu Rido, S.H., M.H. kepada Iptu Akbar Kharisma Tanjung, S.H., M.H.

- Kapolsek Hiliran Gumanti: dari AKP Edi Edward, S.H. kepada AKP Edwin, S.H.

Kapolres berharap, pergantian ini dapat memperkuat sinergi internal, mempercepat penanganan masalah di lapangan, serta memberikan pelayanan yang semakin prima, responsif, dan dekat dengan hati masyarakat Kabupaten Solok.(80)

Sambut HJK ke-357, Pemko dan Kodaeral II Padang Gelar Bakti Sosial, Kesehatan dan Aksi bersih Sungai Batang Arau    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Sambut HJK ke-357, Pemko dan Kodaeral II Padang Gelar Bakti Sosial, Kesehatan dan Aksi bersih Sungai Batang Arau
Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Markas Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral II Padang. Hadir Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang menggelar bakti sosial dan kesehatan, sekaligus aksi bersih Sungai Batang Arau, Kamis (6/8/2026) pagi.

Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Markas Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral II Padang. Hadir Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, beserta jajaran, Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang, dan stakeholder terkait lainnya.

Sebanyak 330 personel dari unsur TNI, Polri, instansi vertikal, perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan diterjunkan dalam aksi tersebut. Sementara itu, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ditargetkan diikuti 357 peserta, selaras dengan usia HJK Padang tahun ini.

Fadly Amran mengapresiasi Kodaeral II Padang beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan rangkaian bakti sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar memeriahkan HJK Padang ke-357, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Kami mengapresiasi Kodaeral II dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menggelar bakti sosial ini, termasuk pembagian 250 paket sembako kepada masyarakat di Kelurahan Batang Arau dan Berok Nipah. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan berdampak nyata bagi masyarakat," katanya. 

Fadly Amran menegaskan bahwa kegiatan kali ini sejalan dengan visi Kota Padang yakni menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat yang berlandaskan agama dan budaya, menuju kota yang maju dan sejahtera.

"Karena itu, sinergi lintas sektor harus terus diperkuat agar aksi menjaga kebersihan lingkungan menjadi gerakan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya Kota Padang meraih Piala Adipura," ujarnya. 

Wali Kota Padang mengungkapkan, peringatan HJK ke-357 tahun ini kembali mengusung tema "Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City" yang berlangsung pada 6-10 Agustus 2026. Tema tersebut diharapkan memperkuat promosi pariwisata, budaya, dan kuliner sekaligus mengokohkan posisi Padang sebagai kota gastronomi dunia.

"Rangkaian HJK juga diiringi gerakan kemanusiaan 'Saatnya untuk Berdonasi' sebagai wujud kepedulian bagi warga terdampak banjir beberapa hari terakhir maupun korban banjir akhir 2025 yang proses penanganannya masih berlanjut. Di setiap lokasi kegiatan dan sentra kuliner disediakan barcode donasi untuk menghimpun bantuan masyarakat, melengkapi bantuan langsung tunai yang telah disalurkan pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, menegaskan bakti sosial dan aksi bersih Sungai Batang Arau ini juga bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

"Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama Sungai Batang Arau sebagai kawasan strategis yang menjadi gerbang ekonomi, bisnis, dan pariwisata Kota Padang," cakapnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Jaga Kearifan Lokal, Wawako Elzadaswarman Hadiri Kegiatan Mauluan Bogheh Kanagarian Aua Kuniang    
Kamis, Agustus 06, 2026

On Kamis, Agustus 06, 2026

Jaga Kearifan Lokal, Wawako Elzadaswarman Hadiri Kegiatan Mauluan Bogheh Kanagarian Aua Kuniang
Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan adat dan tradisi merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang harus dijaga secara bersama-sama. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pelestarian adat dan budaya Minangkabau melalui kegiatan Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari yang kali ini mengangkat tradisi Mauluan Bogheh di Kanagarian Aua Kuniang.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Adat Nagari Aua Kuniang, Ahad (2/8/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan adat dan tradisi merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang harus dijaga secara bersama-sama.

"Pelestarian adat dan tradisi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Payakumbuh memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perkembangan peradaban Minangkabau sehingga nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur harus tetap kita jaga," katanya.

Menurut Elzadaswarman, falsafah Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) merupakan fondasi kehidupan masyarakat Minangkabau yang tetap relevan sebagai pedoman dalam menghadapi perkembangan zaman.

Karena itu, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), khususnya bidang kebudayaan, terus memfasilitasi kegiatan penguatan adat di berbagai kanagarian sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

"Penguatan adat dan tradisi merupakan investasi sosial untuk menjaga jati diri masyarakat sekaligus memastikan kearifan lokal tetap hidup di tengah perubahan zaman," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Om Zet itu mengatakan program Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari niniak mamak, bundo kanduang, rang mudo hingga puti bungsu.

Menurut dia, keterlibatan berbagai unsur tersebut penting agar pengetahuan dan nilai-nilai adat tidak berhenti pada generasi saat ini, tetapi terus diwariskan dan dipahami oleh generasi muda.

"Pelestarian adat di setiap kanagarian merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan budaya sekaligus menjadi benteng dalam menghadapi pengaruh negatif globalisasi," katanya.

Ia menegaskan kemajuan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat mempertahankan dan mengamalkan nilai adat serta tradisi yang menjadi identitas daerah.

"Kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari kemampuannya mempertahankan dan mengamalkan adat serta tradisi yang dimiliki," ujarnya.

Pemko Payakumbuh mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk Disparpora, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Payakumbuh, Bundo Kanduang, Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta rang mudo dan puti bungsu.

Sementara itu, Ketua KAN Aua Kuniang B. Dt. Paduko Marajo menjelaskan Mauluan Bogheh atau Mahantaan Marapulai merupakan prosesi adat yang dilaksanakan setelah akad nikah dalam rangkaian pesta pernikahan di pihak mempelai perempuan.

Prosesi tersebut menggambarkan kebersamaan keluarga besar dalam mengantarkan mempelai laki-laki ke rumah anak daro sebagai simbol restu, penghormatan, dan penguatan ikatan kekeluargaan kedua belah pihak.

"Tradisi Mauluan Bogheh mengandung makna bahwa marapulai tidak datang sendiri, melainkan diantarkan oleh keluarga besarnya sebagai simbol doa, restu, dan kebersamaan dalam membangun rumah tangga yang baru," pungkasnya. (HM)