PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Buktikan Omongan Prabowo, Anies-Sandi Dituntut Berani Bongkar Kebocoran APBD DKI Rp 17,5 Triliun

Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Buktikan Omongan Prabowo, Anies-Sandi Dituntut Berani Bongkar Kebocoran APBD DKI Rp 17,5 Triliun
BENTENGSUMBAR.COM - Pemberantasan KKN dan upaya transparansi APBD DKI Jakarta harus mendapat prioritas serta perhatian serius dari Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

Sehingga dapat dipastikan bahwa kepemimpinan baru Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) ingin mewujudkan pemerintahan yang amanah, jujur dan bersih dari praktek KKN.

Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menyebutkan, merujuk pernyataan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pada 31 Januari 2017 lalu, bahwa telah terjadi kebocoran APBD DKI senilai Rp 17,5 triliun.

"Pernyataan mantan Danjen Kopasus atas dasar temuan para ahli dan memiliki data yang valid," tegas Faizal dalam pesan whatsappnya sebagaimana dilansir Kantor Berita Politik RMOL.co, Selasa, 25 April 2017.

Publik berharap kebocoran APBD dengan angka yang fantastik tersebut perlu diusut. Hal ini mengingat sejak Jokowi menjabat gubernur hingga berganti ke Ahok, ia menilai APBD DKI seolah menjadi kotak hitam.

"Banyak kasus yang telah diadukan ke KPK maupun Kejaksaan, tapi terkesan ditutupi," imbuhnya.

Faizal menambahkan, perlu adanya terobosan dan keberanian untuk membongkar berbagai modus kebocoran APBD DKI.

Aneka skandal APBD DKI yang terjadi di masa kepemimpinan Jokowi maupun Ahok, tegas dia, tidak boleh dibiarkan berlalu begitu saja.

"Kasus TransJakarta, skandal pembelian lahan RS Sumber Waras dan aneka kasus KKN lainnya yang telah berakibat merugikan negara harus diungkap secara tuntas," ujarnya.

Faizal mengingatkan, publik butuh jaminan bahwa Anies-Sandi memiliki komitmen dalam pemberantasan KKN.

"Siapapun pelakunya harus diseret ke jalur hukum!" tutupnya.

(buya/rmol)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *