Pariwisata

Ekonomi

POLITIK

HUKUM

Most Popular

Afi, Si Penulis Cilik yang Inspiratif Itu Mengaku Sering Diancam

Asa Firda Nihaya, pemilik akun Afi Nihaya Faradisa, remaja asal Banyuwangi.

Afi, Si Penulis Cilik yang Inspiratif Itu Mengaku Sering Diancam
BENTENGSUMBAR.COM - Asa Firda Nihaya, pemilik akun Afi Nihaya Faradisa, remaja asal Banyuwangi mengaku sering mendapat ancaman pasca statusnya di akun Facebooknya viral dan disukai banyak orang. Ancaman itu datang dari inbox di Facebooknya dan telepon dari orang tidak dikenal.

"Saya dianggap sebagai liberal, sekuler dan tidak berpihak kepada Islam," kata siswi kelas III SMA Negeri 1 Gambiran, Banyuwangi itu saat ditemui di Kota Malang, Jumat, 19 Mei 2017.

Namun demikian, Afi memilih untuk tidak merespons ancaman itu.

Sementara untuk yang mengancam melalui inbox di Facebooknya, dirinya langsung memutuskan pertemanannya. "Langsung saya blok," katanya.

Putri dari pasangan Wahyudi dan Sumarti itu juga tidak ada rencana untuk membawa ancaman-ancaman itu ke ranah hukum. Baginya, semakin ancaman itu ditanggapi, yang mengancam semakin senang.

"Tidak (ingin lapor polisi), soalnya kalau melaporkan mereka nanti mengira saya takut. Semakin mereka ditanggapi, semakin mereka senang," katanya.

Ia juga akan terus menulis status yang menginspirasi banyak orang. Ia tidak mempedulikan banyaknya ancaman yang datang kepadanya.

"Saya tidak takut. Soalnya yang membenci saya banyak. Tapi yang mencintai saya juga banyak," ucapnya.

Meski demikian, Afi mengaku tetap waspada dengan ancaman itu. Setiap pergi keluar rumah, ia mengaku selalu mengajak teman. Sebab dalam ancaman yang diterimanya, juga ada ancaman fisik. "Sekarang saya kalau keluar lebih baik membawa teman," katanya.

Afi ke Kota Malang dalam rangka undangan dari pihak Universitas Tribuana Tungga Dewi untuk berbicara tentang harapan terhadap NKRI di masa depan pada Sabtu, 20 Mei 2017.

Ingin Bertemu Jokowi

Afi, memiliki penilaian tersendiri terhadap sosok Presiden Joko (Jokowi) Widodo. Baginya, Jokowi terkesan merakyat karena suka membagi-bagikan sepeda. "Ngasih sepeda itu cara yang paling sederhana. Dengan hal sekecil itu saja dia perhatian," katanya.

Selain itu, Afi terkesan dengan blusukan yang kerap dilakukan Jokowi. Menurut dia, belum ada presiden Indonesia yang terbiasa melakukan blusukan.

"Beliau pemimpin pertama yang blusukan. Mendengar langsung keluh-kesah masyarakat," kata siswi kelas III SMA Negeri 1 Gambiran, Banyuwangi itu.

Afi meyakini bahwa jiwa merakyat benar tertanam dalam diri Jokowi. Sebab, menurut dia, blusukan yang dilakukan hanya untuk pencitraan tidak bakal berlangsung lama.

"Orang tidak akan tahan pencitraan selama hampir lima tahun," ucap Afi.

Putri dari pasangan Wahyudi dan Sumarti itu mengaku ingin bertemu langsung dengan Jokowi.

Bukan untuk mendapatkan hadiah sepeda, melainkan untuk menyampaikan kegelisahannya tentang dunia pendidikan di Indonesia yang menurut dia perlu pembenahan.

"Di Indonesia ini lebih banyak anak yang pernah sekolah dari pada anak yang tidak pernah sekolah, tetapi lebih banyak orang yang gagal dari pada yang sukses," ujar dia.

Akun Facebook milik Afi Nihaya Faradisa menjadi viral karena statusnya yang inspiratif. Akun miliknya sempat tidak bisa diakses pada Rabu, 17 Mei 2017 karena diblok oleh Facebook akibat banyak yang melaporkannnya. Namun, Facebook akhirnya kembali membuka akun itu atas permintaan dari pembacanya.

(by/kompas)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *