Pariwisata

Ekonomi

POLITIK

HUKUM

Most Popular

Harapan Seorang Zulkifli Kepada Walikota Padang untuk Mengatasi Banjir

Walikota Padang H Mahyeldi Ansharullah serius memperhatikan perkataan Wakil Walikota Padang H Emzalmi Zaini, usai melaksanakan salat Zhuhur di Masjid Balaikota Aia Pacah.

Harapan Seorang Zulkifli Kepada Walikota Padang untuk Mengatasi Banjir
AKIBAT  buruknya sistim drenase di sepanjang jalan-jalan utama, sehingga hujan lebih dari 1 jam, ruas jalan utama di kota Padang sudah seperti aliran sunggai. Kondisi ini diperparah oleh tidak kepedulian masyarakat yang sengaja merampas fasum drenase yang ditutup dan dijadikan lokasi usaha sehingga sulit drenase tersebut untuk dibersihkan.

Yang sanggat mirisnya lagi, hilangnya budaya gotong royong di kota Padang ini. Kalau ada undangan untuk hadir gotong royong, masayarakat tidak begitu antusias hadir dalam rangka pembersihan lingkungan.

Kalau ada pengumuman mendapat bantuan masyarakat berduyun duyun datang menemuai tokoh masyarakat, walaupun tidak berhak menerimanya, yang kaya menjadi miskin, kalau tidak dapat bisa menjadi ricuh. 

Dan juga pembenahan drenase yang dilakukan oleh pemko padang, sanggat minim. Harapan kedepan, semoga pemko Padang melakukan pembagunan secara merata di kota Padang ini, khususnya untuk pembenahan drenase. 

Seperti di Lapai, Raden Shaleh dan di Simp Lampu Merah Alai  dan banyak lokasi jalan utama yang  menjadi aliran sungai, saat hujan menguyur kota Padang, lebih dari 1 jam.

Kepada maayarakat kita juga berharap mari kita tingkatkan rasa kepedulian untuk membersihkan  lingkungan agar saluran tidak tersumbat oleh sampah. Kepada pemimpin kita juga berharap, jangan hadir dilokasi banjir untuk pecitraan aja.

Saat terjadi banjir, respon pemko sanggt tinggi sehingga perahu karet dihadirkan di jalan tersebut dan pak wali pun hadir, tetapi setelah banjirnya hilang,  tidak ada tindakan yang dilahirkan untuk pembenahan jangka panjang,  sehingga permasalahan yang sama terus berulang setiap hujan melebihi 1 jam.  Seperti di Simpang Lampu Merah Pasar Alai, setiap hujan deras  di sana sudah menjadi aliran sungai,  untuk apa perahu karet di sana, apakah bisa  parahu karet menyebarangkan motor dan mobil warga yang terjabak.  

Pak wali jangan hadir di lokasi banjir hanya untuk meracah racah air aja banjir ini bukan lah pertama terjadi, setiap banjir pak wali hadir di lokasi yang sama warga butuh tindakan untuk pembenahan. Seperti Seteba, dulu setiap hujan banjir sekarang tidak lagi terdengar Seteba banjir.

Ditulis Oleh:
Zulkifli
Ketua KSB Kota Padang

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *