PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Buwas Berharap Gubernur Sumbar Keluarkan Pergub Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah

Buwas dan Gubernur Irwan Prayitno foto bersama usai kegiatan Stadium General.

Buwas Berharap Gubernur Sumbar Keluarkan Pergub Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah
BENTENGSUMBAR. COM - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Budi Waseso (Buwas) menginginkan sekolah-sekolah di Sumatera Barat memuat kurikulum tentang sosialisasi anti narkoba. 

Hal itu disampaikannya ketika memberikan Stadium General di Aula Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Senin, 11 Desember 2017. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan pejabat lainnya. 

Untuk itu, kata Buwas, diperlukan sebuah langkah antisipatif, pencegahan sejak dini dari bahaya narkoba. Salah satunya dengan memasukkan informasi atau pengetahuan tentang bahaya narkoba kepada para siswa di sekolah-sekolah.

"Saya berharap dengan buku soaialisasi anti narkoba yang saya berikan kepada Pak Gubernur akan dijadikan sebagai kurikulum pendidikan di Sumatera Barat," kata Buwas.

Buwas memberikan informasi kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, bahwa sudah ada beberapa provinsi di Indonesia yang telah menerapkan sosialisasi anti narkoba di sekolah-sekolah, salah satunya Provinsi Sumatera Utara.

"Kalau memang ingin memasukan sosialisasi anti narkoba dalam ektrakuliler di sekolah, saya berharap Pak Gubernur mengeluarkan sebuah peraturan tentang hal tersebut," katanya. 

Dengan demikian, jelasnya, ketika sudah ada praturan gubernur yang mengatur tentang sosialisasi anti narkoba di sekolah-sekolah di Sumbar, maka akan mengurangi jumlah pemakai narkoba di kalangan siswa..

Menanggapi harapan Buwas tersebut, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, akan mengkaji cara untuk memasukan sosialisasi anti narkoba ke sekolah-sekolah yang ada di Sumatera Barat.

"Kita akan pelajari dulu bagaimana caranya supaya sosialisasi anti narkoba tersebut bisa kita sosialisasikan dalam dunia pendidikan. Tapi untuk masuk dalam kurikulum kayaknya susah, namun mungkin kita akan jadikan sebagai ekstrakulikuler," ujarnya. 

Editor: Zamri Yahya
Pewarta: Jasman Rizal

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *