Pariwisata

Ekonomi

POLITIK

HUKUM

Most Popular

Iqra Chissa Tersangka, Pelantikan BPD HIPMI Sumbar Hanya Dihadiri Staf Ahli Gubernur

Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia melantik BPD HIPMI Sumbar yang diketuai Iqra Chissa.

Iqra Chissa Tersangka, Pelantikan BPD Sumbar Hanya Dihadiri Staf Ahli Gubernur
BENTENGSUMBAR. COM - Pelantikan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sumatera Barat periode 2017-2020 hanya dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Hukum, Yulitar, SH. Wakil Gubernur Nasrul Abit batal menghadiri pelantikan tanpa ada keterangan yang jelas dari panitia. 

Pelantikan BPD HIPMI Sumbar dilakukan langsung oleh Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia, Senin, 18 Desember 2017 siang di salah satu hotel di Kota Padang. Sebelum pelantikan, berhembus kabar Ketua BPD HIPMI Sumbar terpilih, Iqra Chissa telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pemalsuan sertifikat Diklatda.

"Berdasarkan informasi dari penyidik yang menangani kasus, memang telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Chairul Aziz di Padang, sebagaimana dilaporkan Antara, Senin, 18 Desember 2017.

Meskipun demikian, ia belum bisa menyebutkan secara rinci penanganan selanjutnya terhadap kasus itu. Penyidik Polresta Padang menetapkan M Iqra Chissa sebagai tersangka berawal dari laporan No. LP/2020/K/X/2017/SPKT UNIT III tertanggal 20 Oktober 2017.

Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia ketika memberikan kata sambutan usai melantik BPD HIPMI Sumbar mengakui proses panjang Musyawarah Daerah BPD HIPMI Sumbar. Bahkan, sebelum keputusan melantik Iqra Chissa sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Sumbar, sempat terjadi rapat-rapat panjang di BPP HIPMI. 

"Kedua belah pihak yang bersaing di Musda telah kami pertemukan. Kita coba selesaikan secara kekeluargaan. Dan saya berkesimpulan, proses yang dilalui sudah konstitusional. Makanya Iqra kita lantik hari ini," ujarnya.

Iqra Chissa proses yang dia lalui di Musda BPD HIPMI Sumbar memberikan pendewasaan baginya. Namun, ia menegaskan, dalam musda tersebut tidak ada istilah kalah menang,  sebab semua adalah pemenang. 

"Dengan selesainya prosesi pelantikan ini, mari kita menatap ke depan.  Melupakan semua perbedaan. Kita susun program kerja untuk memajukan HIPMI Sumbar ke depannya," ujarnya. 

"Kita semua yang bergabung di HIPMI adalah pengusaha pejuang, pejuang pengusaha. Untuk itu mari kita bertekat menjadikan HIPMI Sumbar yang profesional, modern dan mandiri," terangnya.

Ia mengatakan, HIPMI bertujuan untuk menciptkan wirausahawan muda. Dan HIPMI telah membuktikan berhasil menempatkan pengusaha muda terdepan di negeri ini.

(by)  

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *