PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

          Anies Disoraki Warga, PKS: Perilaku yang Tidak Sesuai dengan Pancasila
Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub DKI Sandiaga Uno mengikuti acara open house Presiden Joko Widodo.

Anies Disoraki Warga, PKS: Perilaku yang Tidak Sesuai dengan Pancasila

Iklan Desri Ayunda
Anies Disoraki Warga, PKS: Perilaku yang Tidak Sesuai dengan Pancasila
BENTENGSUMBAR. COM - Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub DKI Sandiaga Uno mengikuti acara open house Presiden Joko Widodo. Keduanya tiba di Istana Bogor, Jumat, 15 Juni 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, saat akan menaiki tangga Istana Bogor, Anies dan Sandi disoraki oleh sejumlah warga yang mengantre untuk bersalaman dengan Jokowi. Teriakan 'huuu' sempat meramaikan suasana.

Menanggapi hal itu, Anies langsung melemparkan senyuman. Ia juga langsung menyalami para warga yang menyorakinya. 

Tak jelas apa yang membuat warga menyoraki Anies dan Sandi. Tetapi usai Anies dan Sandi menyalami, warga tampak terdiam dan menghentikan sorakannya.

Reaksi sejumlah warga ini terhadap Anies ini berbeda dengan saat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono atau Ketua Partai NasDem Surya Paloh datang. Sejumlah warga tersebut memberikan tepuk tangan dan berebut untuk bersalaman.

Respon PKS

Politikus PKS Nasir Djamil menyebut peristiwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disoraki warga di Istana Bogor menandakan masih ada pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang belum move on. Menurut Nasir, Anies harusnya tetap dihormati.

"Sepertinya masih ada pendukung Ahok yang belum move on dari Pilkada DKI. Seharusnya mereka tetap menghormati Anies dan Sandi yang datang sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Apalagi kehadiran mereka berdua ingin bersilaturrahim di hari yang baik ini," kata Nasir kepada detikcom, Jumat, 15 Juni 2018.

Politikus PKS itu menyayangkan peristiwa tersebut. Dia menilai sikap tersebut tidak sesuai dengan Pancasila.

"Masak orang mau bersilaturrahim disorakin. Meskipun yang menyorak tidak ramai, perilaku tersebut tidak sesuai dengan Pancasila," ujar dia.

Peristiwa tersebut, kata Nasir, merupakan isyarat baik untuk Anies. Anggota Komisi III DPR itu yakin kalau Anies akan dicalonkan dan memenangi Pilpres 2019.

"Karena itu kepada partai pendukung Anies dan Sandi saat Pilkada di DKI harus bersiap-siap mencalonkan Anies dalam Pilpres 2019," sebut Nasir.

"Saya tidak suka berandai-andai dan menerawang sesuatu yang berbau mistik. Tapi firasat saya mengatakan bahwa orang yang diteriakin pendukung Ahok di Istana Bogor tersebut, di tahun 2019 akan menjadi penghuni Istana Bogor," imbuh dia.

Sebelumnya, Anies dan Sandiaga disoraki warga saat menginjakan kaki di teras Istana Bogor, Jawa Barat, pagi tadi. Mereka datang ke Istana Bogor untuk menghadiri acara open house Presiden Joko Widodo beserta istri Iriana.

(Sumber: kumparan.com/detik.com)
Advertisement
Iklan Alex Indra Lukman
Iklan Mastilizal Aye
Iklan Mastilizal Aye
Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *