SPORTS

PARLEMEN

PADANG

SUMBAR

Latif
          Gelar FGD Perdana, KPID Sumbar: Kami Butuh Kerjasama dengan Media
KPID Sumbar menggelar FGD perdana dengan mengundang pimpinan dan awak media di Kota Padang, Kamis, 11 Oktober 2018.

Gelar FGD Perdana, KPID Sumbar: Kami Butuh Kerjasama dengan Media

Iklan Mastilizal Aye
Iklan Mastilizal Aye
Gelar FGD Perdana, KPID Sumbar: Kami Butuh Kerjasama dengan Media
BENTENGSUMBAR. COM - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD), Kamis, 11 Oktober 2018, bertempat di aula kantor KPID Sumbar, jalan Sawo No. 1A Purus V Kota Padang.

FGD yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2018 ini mengambil tema "Peran Media Cetak dan Online Mendorong Terwujudnya Penyiaran Sehat dan Berkualitas di Sumatera Barat" dibuka langsung Ketua KPID Sumbar, Afriendi Sikumbang, SH, MH.

"Alhamdulillah tahun ini kita mendapat hibah dari pemprov,  sehingga kita dapat mengangkat kegiatan semacam ini. Dan pada kegiatan perdana ini, kami ingin mendapat masukan dari kawan-kawan media," ungkap alumnus Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang ini.

Afriedi berharap adanya kerjasama media dengan KPID. Untuk itu, pihaknya berencana akan menggelar diskusi dan silaturahmi setiap bulan dengan pimpinan redaksi atau awak media di daerah ini. 

"Dalam melaksanakan tugas di KPID, tentu kami sangat membutuhkan peran serta semua elemen masyarakat, terutama awak media dalam melakukan pengawasan pada lembaga penyiaran. Kalau ada pelanggaran dari lembaga penyiaran, baik itu televisi maupun radio, silahkan laporkan kepada kami," tegasnya.

Sementara itu, Komisioner KPID lainnya, Mardhatillah mengatakan, Peran KPID sangat penting, terutama pada tahun politik ini. Menurutnya, media televisi dan radio jangan sampai menjadi alat calon tertentu, baik calon anggota legislatif maupun calon presiden. 

"Jangan sampai media menjadi corong calon tertantu. Media harus netral dan memberikan porsi yang sama kepada masing-masing calon," tukuknya.

Robert Cenedi, Komisioner lainnya pada kesempatan tersebut menegaskan, KPID harus mengawal konten siaran, sehingga tidak berdampak negatif.  Peran media cetak dan online juga penting. Makanya dibutuhkan kerjasama dengan media cetak dan online. 

"Saat ini sebagaimana kita saksikan, konten siaran sangat mempengaruhi anak-anak. Ini harus kita awasi, jika ada konten yang melanggar, tentu kita tindak," ulasnya.  

Tak hanya konten terhadap anak-anak, ia juga menekankan tayangan berbau kampanye yang saat ini marak di beberapa televisi.  

"Kita berharap,  dalam konten penyiaran,  harus memberikan pemberitaan berimbang. Kita melihat, misalnya ada bias,  dia seorang caleg,  tapi juga penyiar televisi. Atau di beberapa televisi tayang iklan partai tertentu yang kebetulan televisi itu milik dari ketua partai itu," cakapya. 

"Untuk itu, kawan-kawan media hendaknya juga memberikan informasi kepada kami jika ada pelanggaran siaran.  Kami juga mengajak masyarakat terlibat aktif dalam mengawasi," pungkasnya.

Pada FGD perdana tersebut, KPID Sumbar mengundang 19 pemimpin redaksi media cetak dan media online. 

Editor: Zamri Yahya, SHI
Pewarta: Siti Rahmadani Hanifah
Previous
« Prev Post
Loading...
Iklan Mastilizal Aye
Iklan Mastilizal Aye

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *