PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Pengancam Bunuh Jokowi dan Wiranto yang Asli Sudah Ditangkap? Fahri Kok Lemes?

          Pengancam Bunuh Jokowi dan Wiranto yang Asli Sudah Ditangkap? Fahri Kok Lemes?
Pria pengancam Jokowi (bersorban) dan Teuku Yazhid (kanan).
Pengancam Bunuh Jokowi dan Wiranto yang Asli Sudah Ditangkap? Fahri Kok Lemes?
BENTENGSUMBAR.COM - Pelaku pengancam bunuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wiranto disebut-sebut sudah ditangkap polisi. Sebelumnya, polisi menangkap Teuku Yazhid.

Mahasiswa UNJ itu menjadi korban salah tangkap lantaran wajahnya mirip dengan pelaku yang ancam bunuh Jokowi dan Wiranto.

Setelah diselidiki, Teuku Yazhid tak terbukti mengancam Jokowi dan akhirnya pemuda berhidung mancung itu dilepaskan.

Terbaru, beredar di media sosial bahwa pelaku ancam bunuh Jokowi dan Wiranto yang asli telah ditangkap polisi.

Dilihat dari wajahnya, sosok tersebut memang lebih mirip jika dibandingkan dengan Teuku Yazhid.

Salah satu ciri yang cukup menonjol adalah, pria bersorban hijau ancam Jokowi dan Wiranto dalam video yang beredar tidak memiliki kumis dan jenggot seperti Teuku Yazhid.

Sedangkan sosok yang diduga sebagai pelaku asli, tak memiliki kumis dan jenggot sebagaiamana mirip di dalam video.

Seperti yang diungkap pemilik akun @BiLLRaY_ yang mengunggah sosok seorang remaja memakai kemeja hijau dan berkacamata.

Sosok yang sepintas mirip dengan Teuku Yazhid tersebut tengah duduk di sebuah kursi.

Di balik video tersebut, terdengar seorang lelaki yang memintanya untuk mengulangi ancaman yang dilontarkannya sebagaimana dalam video yang viral.

“Fahri, kamu bisa ngulangin perkataan kamu waktu tanggal 22 itu? 21 apa 22?” kata suara tersebut diduga perekam video.

“22,” jawab sosok itu.

“Iyah, bisa ulangin? Ulangin aja,” lanjut sang perekam video.

“Bisa,” jawabnya lagi.

“Ayo coba,” timpalnya.

Sosok tersebut memang benar mengulangi perkataan sebagaimana ancaman pria bersorban hijau dalam video yang viral itu.

Akan tetapi, nada dan intonasinya sedikit berbeda. Kali ini, nada ancaman itu lebih lemas dan tak segarang dalam video.

“Rezim biadab. Jokowi, ketemu kau sama saya, saya bunuh kau,” ucapnya sambil mengacungkan jari telunjukknya.

“Jokowi dan antek-anteknya. Wiranto, kau jahanam. Pengkhianat kau. Bangsat,” tuturnya.

Sampai berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.

Sebelumnya, video Teuku Yazhid saat diperiksa penyidik viral di media sosial. Ia lantas membuat video klarifikasi dan meminta beberapa akun untuk meluruskan berita tentang dirinya.

Selain itu, teman Yazhid, Marchell Koibur juga memberikan klarifikasi di media sosial dengan menunjukkan bukti berupa foto. Ia menyatakan bahwa Yazhid bukan pengancam Jokowi.

“Dear netizen Indonesia yang saya kasihi, saya ingin mengklarifikasi soal berita yang beredar tentang pengancam yang ingin membunuh Presiden kita bahwa ini adalah ORANG YANG BEDA,” kata Marchell Koibur.

Menurut Marchell Koibur, pengancam Jokowi dan Yazhid adalah dua orang yang berbeda, meski wajahnya mirip.

Marchell Koibur mengatakan bahwa dia sudah lima tahun berteman dengan Yazhid. Ia pun sangat yakin bahwa Yazhid bukan pemuda yang ada dalam video pengancam Jokowi.

“Bersahabat 5 tahun saya dengan berani mengatakan pria pengancam Presiden kita itu BUKANLAH Teuku Yazhid karena sahabat saya ini orang yang kalem, tidak bersuara lantang dan tidak pernah nyolot kalau bicara,” katanya.

“Ini memang benar Teuku Yazhid sahabat saya, tapi ini dia ditangkap salah hanya karena MIRIP baik nama dan raut muka (padahal jauh lebih muda Yazhid). Terlihat jelas bahwa Yazhid tidak bisa dipaksa berbicara keras dan kasar,” katanya.

Pemilik akun @Achelooo ini lantas mengajak netizen membandingkan foto pengancam Jokowi dengan foto Yazhid.

“Bandingkan muka pria ino yang mana bibirnya lebih merah, sedangkan bibir Yazhid pun juga lebih kecil dan tidak merah, hidung Yazhid lebih sharp, dan Yazhid tidak pernah mencukur kumis dan jenggotnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Teuku Yazhid menegaskan bahwa dia tidak pernah ancam bunuh Jokowi dan Wiranto.

“Saya Teuku Yazhid mengkonfirmasikan dan memberikan klarifikasi bahwa terkait berita-berita dna isu yang telah viral di media sosial,” ucapnya.

“Mengenai adanya dugaan pengancaman kepada Presiden Republik Indonesia maupun kepada Menteri Polhukam, oleh seseorang yang selama ini beredar di media sosial bukanlah diri saya,” ucap Yazhid dalam video yang diunggah di akun @teukuyazhid, Sabtu, 25 Mei 2019.





(Source: pojoksatu.id)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *