Lifestyle

PADANG

SUMBAR

Sosok Sertu Rizka Nurjanah, Kowad Buta yang Bikin Jenderal Andika Perkasa Menangis

          Sosok Sertu Rizka Nurjanah, Kowad Buta yang Bikin Jenderal Andika Perkasa Menangis
Sosok Sertu Rizka Nurjanah, Kowad Buta yang Bikin Jenderal Andika Perkasa Menangis.
Iklan
Sosok Sertu Rizka Nurjanah, Kowad Buta yang Bikin Jenderal Andika Perkasa Menangis
BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa adalah sosok jenderal yang gagah. Postur tubuhnya yang berotot membuat perawakan Jenderal Andika tampak gagah di mata prajuritnya. 

Di balik tubuh kekarnya, Jenderal Andika Perkasa juga sosok pemimpin yang berhati lembut. Kelembutan hati Jenderal Andika terlihat ketika ia bersama istrinya mengunjungi RSPAD Gatot Subroto. 

Jenderal Andika tak kuasa menahan tangis saat melihat prajurit wanitanya terbaring di rumah sakit. Sosok prajurit yang membuat Jenderal Andika menangis adalah Sertu (K) Rizka Nurjanah.

Sertu Rizka adalah prajurit TNI AD yang bertugas di Dinas Penerangan TNI AD. Sertu Rizka dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena menderita tumor otak. Sertu Rizka mengalami kebutaan akibat penyakit yang dideritanya. 

Saat mengunjungi Sertu Rizka itulah Jenderal Andika menitikkan air mata. Ini terlihat dari tayangan YouTube TNI AD berjudul "Berurai Air Mata Prajurit ini Tidak Menyangka.. | BULETIN TNI AD Eps. 272 Part 1/2" pada 14 Februari 2020.

Pada tayangan itu, Jenderal Andika didampingi sang istri Diah Erwiany berkunjung ke RSPAD Gatot Subroto dalam rangka Hari Bhakti TNI AD pada Desember 2019.

Jenderal Andika bersama istri berkesempatan mengunjungi para prajurit yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto. 

Dari tayangan YouTube TNI AD, Jenderal Andika Perkasa dan Diah melihat acara sunatan massal di RSPAD Gatot Subroto. Lalu Jenderal Andika dan istri mengunjungi pasien bernama Peltu Lili Suhaeli.

Peltu Lili bertugas di Kodim 0503/Jakarta Barat. Peltu Lili mendapat perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena menderita diabetes. 

Didatangi KSAD, air mata Peltu Lili tumpah. Ia tak menyangka seorang KSAD datang menjenguk dirinya. Awalnya Peltu Lili mendapat kabar bahwa yang datang hanyalah Diah, istri Jenderal Andika. 

Justru ia malah khawatir jika yang datang adalah Jenderal Andika. Kekhawatiran Peltu Lili terbukti. Ternyata Jenderal Andika ikut datang mengunjungi dirinya. 

Saat kunjungannya, Jenderal Andika berpesan kepada istri Peltu Lili untuk menjaga suaminya yang terbaring sakit. Jenderal Andika menjabat tangan Peltu Lili lalu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Peltu Lili yang selama ini telah membantu TNI AD.

Mendengar ucapan Jenderal Andika, Peltu Lili tak kuasa menahan tangis. "Ternyata bapak (Jenderal Andika) langsung muncul di depan saya. Saya jadi terharu," ujar Peltu Lili saat diwawancarai. 

Menurut Peltu Lili selama ia berdinas sebagai prajurit TNI AD, baru kali ini bertemu seorang KSAD. "Jadi saya itu terharu bukan karena saya mau menangis. Memang betul-betul manusiawi batin saya hanya kepingin ketemu kepala staf. Baru ini ketemu, begitu. Tidak pernah terlupakan dan tidak akan terulang lagi," ujarnya sambil terisak.

Jenderal Andika Menangis

Jenderal Andika dan istri lalu mengunjungi Sertu (K) Rizka Nurjanah. "Siap izin bapak KSAD, siap, terima kasih," sambut Sertu Rizka sambil memberi hormat ketika mengetahui Jenderal Andika dan istri datang.

Diah lalu menyalami Sertu Rizka. Raut gembira terlihat dari wajah Sertu Rizka mengetahui kedatangan Jenderal Andika Perkasa dan istri. 

Sertu Rizka selalu tersenyum dan sesekali tertawa kecil. Sementara raut wajah Jenderal Andika terlihat sedih. Ia menahan tangis melihat kondisi prajuritnya tersebut.

Sertu Rizka dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena menderita tumor otak hingga mengalami kebutaan. "Alhamdulillah syukron ibu KSAD telah menengok saya," kata Sertu Rizka.

"Aku ingin menangis tapi.. Terima kasih ibu dan bapak saya seneng banget," imbuh Sertu Rizka. 

Sertu Rizka adalah prajurit TNI AD yang bertugas di Dinas Penerangan TNI AD. Sertu Rizka pernah bertugas ke Libanon. Begitu ia tahu menderita tumor otak teman-temannya menangis. 

"Temen aku menangis tahu aku tumor otak. Kalo saya sih bilang Aku pasti semangat. Berarti dosa aku dileburin sama Allah SWT," ujar dia.

Sertu Rizka pertama kali dioperasi pada Februari 2017. Ia sudah tiga kali menjalani operasi. Selama mendapat perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Rizka selalu ditemani teman-teman kantornya. 

"Terima kasih banyak yang telah memberi semangat dan dukungan kepada aku," ujar Sertu Rizka.

Pada pertemuan itu, Jenderal Andika memberi pesan kepada Sertu Rizka. "Harus disiplin, Kapan jadwal balik harus balik Pokoknya kalo dokter ngasih tahu harus disiplin harus inget. Supaya apa? Supaya cepet sembuh," pesan sang jenderal. 

"Siap. mohon doanya ibu dan bapak. Saya pengen nangis. Seneng gitu ya Allah, Alhamdulillah, Syukron," timpal Sertu Rizka.

Sertu Rizka memberitahu kepada Diah, istri Jenderal Andika, mengenai video dirinya bernyanyi. "Sudah sudah lihat," kata Diah. 

"Berjuang berbakti pada negara Pancasila," senandung Sertu Rizka. 

"Banyak yang nonton loh. Semua pada seneng," ucap Diah.

"Buat memberikan motivasi gitu," kata Sertu Rizka mengenai alasannya bernyanyi.

Suasana di ruangan itu langsung haru. Semua menangis melihat Rizka yang tetap semangat di tengah kondisinya yang sakit. Tak terkecuali Jenderal Andika dan istri. 

Jenderal Andika yang menyaksikan perbincangan sang istri dengan Sertu Rizka terlihat menangis. Ia sesekali mengusap air matanya menggunakan tisu. 

Diah mengatakan, Rizka dulunya menjadi presenter di acara-acara TNI AD, menjadi model dan peragawati di beberapa acara TNI AD.

Di akhir pertemuan, Diah memeluk Rizka. Rizka mengucapkan terima kasih kepada Diah yang telah mengunjunginya sambil menangis. 

(rel)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *