Ikuti Penilaian KAN Berprestasi Tingkat Sumbar 2020, KAN Teluk Kabung Optimis Jadi yang Terbaik

Ikuti Penilaian KAN Berprestasi Tingkat Sumbar 2020, KAN Teluk Kabung Optimis Jadi yang Terbaik
BENTENGSUMBAR.COM - Plt Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang menyambut baik dinilainya Kerapatan Adat Nagari (KAN) Teluk Kabung, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) dalam ajang Penilaian KAN Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020.


Sebagaimana diketahui, KAN Teluk Kabung sendiri ditunjuk mewakili Kota Padang pada ajang penilaian tersebut berdasarkan SK Wali Kota Padang. Hal itu dikarenakan KAN tersebut merupakan KAN yang memiliki kelembagaan yang bagus dan eksis sejauh ini di Kota Bingkuang. 


Penunjukan ini dikarenakan pada tahun 2020 ini di tingkat Kota Padang tidak menggelar ajang penilaian KAN berprestasi, dikarenakan pandemi Covid-19. Namun demikian, untuk penilaian tingkat Sumbar tetap dilaksanakan namun wajib mengacu (protokol kesehatan-red) di masa pandemi.


Senin, 16 November 2020, KAN Teluk Kabung resmi dinilai oleh Tim Penilai KAN Terbaik Provinsi Sumbar yang diketuai Dr. Yulizar Yunus, M.Si Dt Rajo Bagindo. Penilaian pun dipusatkan di Kantor KAN Teluk Kabung. 


Setiba di lokasi, ketua dan rombongan tim penilai pun disambut dengan suka cita dari Ketua KAN Teluk Kabung Dasril Dt Putiah

beserta pengurus. Juga hadir para penghulu, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh adat, tokoh pemuda serta elemen terkait lainnya.


"Alhamdulillah, atas nama Pemko Padang kami tentu bersyukur dan bangga atas terselenggaranya kegiatan penilaian tersebut. Sebagaimana diketahui, penilaian KAN berprestasi ini merupakan suatu kegiatan yang penting untuk dilakukan, agar peranan organisasi KAN dapat diintegrasikan dan dibudayakan dalam sistem pelayanan bagi masyarakat di masa kini hingga masa mendatang," ungkap Hendri Septa dalam sambutannya.


Selain itu kata Hendri, adapun manfaat penilaian tersebut yaitu juga dapat memacu setiap kerapatan adat nagari untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan. Sehingga dengan demikian, diharapkan terbinanya kerapatan adat nagari dengan sistem pelayanan, mutu dan kinerja yang baik. 


Lebih jauh menurut Plt Wali Kota Padang itu, penilaian KAN berprestasi ini penting dilakukan sebagai salah satu upaya dalam pembinaan dan pengembangan lembaga KAN tersebut. Dengan demikian, diharapkan dapat mendorong para pengurus KAN untuk berbenah dalam mengurus organisasinya. Sehingga eksistensi KAN senantiasa dirasakan masyarakat nagari dalam mengaktualisasikan nilai-nilai di nagari sebagai salah satu manifestasi filosofi Adat Basandi Syara'-Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK). 


"Untuk itu, sekali lagi kami mengucapkan selamat dan sukses kepada KAN Teluk Kabung yang mewakili Kota Padang pada ajang penilaian KAN berprestasi tingkat Sumbar 2020 kali ini. Semoga KAN Teluk Kabung menjadi yang terbaik pada ajang ini. Selain itu kita juga berharap, dengan adanya penilaian ini keberadaan lembaga-lembaga adat yang ada di Kota Padang semakin baik dan maju lagi di masa mendatang. Sehingga KAN Kota Padang menjadi yang terbaik dari KAN kabupaten/kota se-Sumatera Barat," pungkasnya menyemangati.


Senada dengan itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Amriman menyampaikan rasa syukurnya KAN Teluk Kabung termasuk dari 5 (lima) KAN se-Sumbar yang dinilai pada ajang Penilaian KAN Berprestadi Tingkat Sumbar 2020. 


"Alhamdulillah kelima KAN tersebut dinilai pada hari ini. Untuk hasil penilaian diperkirakan akhir tahun ini," sebutnya.


Sementara itu Camat Bungtekab M. Latif menjelaskan, terkait KAN Teluk Kabung sejatinya merupakan KAN bersejarah dan sejauh ini berarti penting bagi perkembangan adat di Kanagarian Teluk Kabung. 


"Jadi dalam ajang penilaian ini kita di KAN Teluk Kabung menampilkan kearifan lokal yang artinya memiliki adat salingka nagari. Maksudnya adat dan budaya yang dimiliki ditampilkan sesuai kriteria penilaian," paparnya.


Dijelaskan, ada beberapa hal yang dinilai pada ajang tersebut berdasarkan eksistensi lembaga KAN dalam memahami beberapa permasalahan konkrit. Diantaranya adalah terkait aspek kelembagaan yang meliputi dari SDM yang memadai, sarana-prasarana kantor dan status Kantor KAN itu sendiri.


"Selanjutnya yang dinilai yaitu aspek penyelenggaraan adat, yaitu bagaimana peran KAN dalam pengembangan dan pelestarian nilai adat dan budaya bagi kehidupan masyarakat. Kemudian aspek kompetensi yang meliputi aturan-aturan berorganisasi serta aspek kerjasama antar lembaga," urainya.


(David)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »