Headline

Opini

Parlemen

Sports

Moderasi Upaya Hindarkan Bahaya Radikalisasi bagi Kalangan Milenial

          Moderasi Upaya Hindarkan Bahaya Radikalisasi bagi Kalangan Milenial
Moderasi Upaya Hindarkan Bahaya Radikalisasi bagi Kalangan Milenial.

Moderasi Upaya Hindarkan Bahaya Radikalisasi bagi Kalangan Milenial
BENTENGSUMBAR.COM - Pendidikan dan sosialisasi untuk melawan radikalisme dan terorisme kepada kalangan milenial sangat penting, apalagi pada era teknologi internet ini. Hal itu karena pandangan-pandangan yang ekstrem berbasis kekerasan dan terorisme membahayakan bagi kehidupan bersama.


Oleh karena itu, semua pihak dengan fungsi edukasi harus terus memberikan wawasan kepada para generasi milenial terkait masalah ini.


“Salah satu upaya melawan narasi-narasi radikalisme dan terorisme adalah dengan memperkuat pandangan moderat,” kata Rektor Institut Agama Islam Sahid, Muhammad Imdadun Rahmat, dalam keterangannya, Minggu, 18 April 2021.


Menurut Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) ini, input dan masukan yang benar tentunya sangat dibutuhkan agar pandangan yang moderat, bervisi masa depan terus dikumandangkan agar bisa masuk dan menyebar seluas-luasnya ke kalangan milenial.


Tantangannya adalah bagaimana agar pandangan tersebut bisa menjangkau milenial. Untuk itu perlu dilakukan sejumlah langkah-langkah dalam menyebarluaskan dan menanamkan pandangan moderat.


Pertama, tentu media sosial itu menjadi sarana yang sangat krusial dan menjadi sarana yang sangat strategis untuk menjadi channel bagi penyalur gagasan-gagasan keagamaan yang moderat bisa tersampaikan kepada mereka.


Aspek


Kedua, dalam menyampaikannya harus ada aspek memagari agar milenial tidak menjadi korban. Caranya, mempersempit ruang gerak dari konten-konten yang sengaja disebarkan oleh para aktor-aktor kelompok radikal maupun kelompok teroris yang menjangkau ke anak muda.


“Memang perlu disesuaikan dengan target grupnya. Nah ini tentunya menjadi tantangan tersendiri buat kaum akademisi dan juga bagi para tokoh-tokoh agama. untuk membahasakan gagasan-gagasan yang mudah dicerna oleh kaum milenial,” ujar mantan Ketua Komnas HAM itu.


Berdasarkan dari berbagai survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian, milenial sudah jauh termakan oleh gagasan-gagasan yang jumlahnya cukup signifikan. Untuk itu perlu dipagari dan perlu mencari cara yang tepat untuk menghindarkan mereka dari sebaran virus-virus radikalisme.


Dikatakan, perlu membuat konten-konten terkait dengan pesan-pesan yang umum seperti mengenai pentingnya hidup bersama.


“Pentingnya menjaga kehidupan yang damai bagi hidup bersama sebagai bangsa maupun sesama umat manusia,” kata dosen pascasarjana bidang kajian terorisme Universitas Indonesia ini.


Source: BeritaSatu.com

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...