Headline

Opini

SOROT

Sports

Kasus Kematian Corona RI Paling Tinggi di Dunia, Aktivis Minta Jokowi Mundur: Kami Masih Waras

          Kasus Kematian Corona RI Paling Tinggi di Dunia, Aktivis Minta Jokowi Mundur: Kami Masih Waras

Kasus Kematian Corona RI Paling Tinggi di Dunia, Aktivis Minta Jokowi Mundur: Kami Masih Waras
BENTENGSUMBAR.COM - Aktivis Demokrasi Nicho Silalahi meminta Presiden Joko Widodo untuk mundur dari jabatan presidennya. Hal tersebut diungkapkan Nicho karena menilai Jokowi tak mampu menangani Covid-19 di Indonesia.


Nicho menyampaikan hal ini saat menanggapi pemberitaan dimana Indonesia menjadi negara paling tinggi untuk kasus kematian akibat virus Covid-19 di dunia.


Melalui akun Twitter miliknya, Nicho menilai tak ada yang bisa dibanggakan dari pemerintahan di bawah pimpinan Jokowi.


“Akhirnya ada juga yang bisa dibanggakan di kepemimpinanmu ya pak @jokowi?” cuit Nicho, dikutip terkini.id pada Selasa, 13 Juli 2021.


Nicho kemudian mengatakan lebih baik Jokowi mundur dari jabatan saja. Menurut Nicho, hanya orang-orang penjilatlah yang tetap menginginkan Jokowi menjabat.


“Prestasi spektakuler ini patut dirayakan oleh para Anjing Peking,” kata Nicho.


Nicho juga menuturkan bahwa orang-orang yang masih waras menginginkan Jokowi mundur.


“Sebab kami yang masih waras memohon presiden mundur aja,” terang Nicho Silalahi.


Di samping itu, ia juga mengkritik tindakan Jokowi yang kerap kali memperkerjakan orang-orang yang tak becus dalam bekerja. Hal tersebut jelas merugikan, kata Nicho.


“Rugi kamu gaji orang ga becus kerjanya,” tutupnya pada cuitannya tersebut.


Sebagai informasi, mengutip dari CNN Indonesia, Indonesia mencetak  rekor kematian harian Covid-19 tertinggi di dunia dengan 1.007 jiwa pada Minggu 11 Juli 2021. Jumlah itu menyalip India yang berada di urutan ketiga dengan 720 kasus kematian, kemudian Rusia 749, dan Brasil dengan 597 korban meninggal.


Di hari sebelumnya, pada Sabtu (10/7) kasus kematian harian di Indonesia berada di posisi ketiga dengan 826 jiwa. Di posisi kedua masih ditempati India dengan 899 kasus dan Brasil menduduki puncak dengan 1.172 korban meninggal.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...