Headline

Opini

PADANG

Sports

Puan Maharani Kritis Soal Penanganan Pandemi, Pengamat: Ini Suara Rakyat!

          Puan Maharani Kritis Soal Penanganan Pandemi, Pengamat: Ini Suara Rakyat!

Puan Maharani Kritis Soal Penanganan Pandemi, Pengamat: Ini Suara Rakyat!
BENTENGSUMBAR.COM - Akhir-akhir ini Ketua DPR RI Puan Maharani banyak angkat bicara tentang penanganan Covid-19 oleh pemerintah. Banyak pihak dibuat gusar dengan tingkah Puan ini. Pasalnya, bukan rahasia bahwa Presiden Jokowi dan Puan Maharani berasal dari partai politik yang sama.


Padahal, menurut pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe, kritik dalam konteks politik merupakan hal yang biasa. Kritik justru merupakan perhatian partai pengusung terhadap kinerja pemimpin yang dipilih.


Pria yang juga menjabat Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia tersebut mengatakan bahwa kritik yang disampaikan tak mungkin berujung pada jarak antara Jokowi dan PDI Perjuangan.


“Jokowi lahir dari PDI Perjuangan. Secara moril (PDI Perjuangan) harus bertanggung jawab penuh terhadap keberhasilan Jokowi,” kata Ramses


Senada dengan dia, Pengamat Politik Boni Hargens berpendapat kritik yang dilontarkan politikus PDI Perjuangan, termasuk Puan, kepada pemerintahan Presiden sebagai hal yang biasa-biasa saja dan justru sesuatu yang sehat dalam demokrasi.


“Saya kira tidak ada masalah. Kritik yang mereka sampaikan itu dalam kapasitas sebagai DPR terhadap pemerintah. Yang paling penting, PDI Perjuangan sebagai partai selalu solid mendukung pemerintah,” ujar Boni.


Terlebih lagi, selama ini Puan menyuarakan kritik yang menjadi keresahan masyarakat. Permasalahan yang diangkat oleh Puan juga merupakan suara-suara rakyat yang menginginkan penanganan Covid-19 yang lebih baik dan efektif.


Misalnya, ketika wacana kebijakan PPKM baru akan diberlakukan, Puan sudah mewanti-wanti pemerintah untuk menyiapkan bantuan-bantuan sosial bagi kelompok masyarakat yang terdampak. Menurut Puan, hal ini sangat penting agar warga mau mematuhi aturan pembatasan mobilitas.


Yang menyuarakan hal tersebut juga bukan Puan seorang. Pakar sosiologi bencana Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Sulfikar Amir, juga menyuarakan hal sama.


Dilansir dari Kompas.com, dia mengatakan bahwa masyarakat bukannya tidak patuh atau tidak mau berpartisipasi untuk stay at home. Namun, keadaan hidup memaksa mereka keluar untuk mencari makan. 


“Mereka paham resiko tertular tapi dalam kondisi seperti ini ada kondisi-kondisi ekonomi yang akhirnya mendesak mereka untuk tetap beraktivitas,” kata Sulfikar kala itu.


Maka bisa dikatakan, apa yang menjadi kegusaran rakyat memang patut disuarakan oleh DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat. Dalam hal ini, merupakan tugas Puan Maharani untuk memastikan pemerintah mampu menjalankan kebijakan yang pro rakyat, terutama di masa pandemi.


Meski demikian, bukan berarti hubungan Puan dan Jokowi yang bernaung di bawah partai sama, menjadi retak. PDI Perjuangan menyatakan bahwa partai selalu mendukung pemerintahan Jokowi, begitupun dengan Puan Maharani. 


Kritik yang disampaikan kepada pemerintah murni merupakan salah satu amanat tugas sebagai lembaga legislatif yang wajib melakukan fungsi pengawasan dengan baik.


Hal tersebut disampaikan oleh Politikus PDI Perjuangan Ario Bimo. Dia menegaskan bahwa Puan memiliki prinsip untuk menjaga jalannya pemerintahan Jokowi yang diusung partainya.


“Mbak Puan membela pemerintah dengan cara yang benar. Bukan sebagai pegawai pemerintah atau undergo pemerintah, tapi juga tidak memusuhi pemerintah loh. Mbak Puan berprinsip tidak akan ada yang bisa meruntuhkan Jokowi ataupun pemerintahan Jokowi,” kata Ario.


Pria yang menjabat anggota DPR RI itu pun mengatakan bahwa kritik yang disampaikan oleh Puan ataupun perwakilan fraksi PDI Perjuangan di DPR semata-mata untuk melaksanakan fungsi pengawasan.


Sementara itu, Politikus PDI Perjuangan, Arteria Dahlan mengatakan, kritik yang dilontarkan Ketua DPR Puan Maharani kepada pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 tak terkait rencana maju dalam Pilpres 2024.


"Saya pikir pastikan ini tidak ada kaitannya dengan Puan mau nyapres. Kenali lah Puan, Puan punya cara-cara yang sangat elegan, apalagi yang boleh dikatakan sangat-sangat beradab lah, tahu kapan bergerak, kapan berucap, kapan bertindak," kata Arteria.


Lebih lanjut, dia juga memastikan bahwa komunikasi antara Presiden Joko Widodo, Megawati, dan PDI Perjuangan berjalan dengan baik. Menurutnya, Fraksi PDI Perjuangan di DPR juga tetap berkomitmen mengawal pemerintahan Jokowi.


"Berkali-kali dalam setiap rapat, apalagi kami di fraksi instruksi untuk mengawal pemerintah itu betul tegas, tidak hanya tersurat tapi dinyatakan secara lantang," katanya.


Di sisi lain, Analis politik Hendri Satrio juga menyoroti sikap Puan yang akhir-akhir ini mulai berani melontarkan kritik keras kepada pemerintahan Jokowi. Dia menilai itu bukan semata-mata untuk Puan, tetapi juga parpolnya.


“PDI Perjuangan, kan, perlu menjaga konstituen, karena ada beberapa memang, kebijakan-kebijakan pemerintah yang kurang diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Hendri.


Laporan: Mela

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...