Headline

Opini

PADANG

Sports

Teddy Gusnaidi Heran ke Pihak yang Keberatan Mural Mirip Jokowi Dihapus: Menghapus Juga Bagian dari Kebebasan

          Teddy Gusnaidi Heran ke Pihak yang Keberatan Mural Mirip Jokowi Dihapus: Menghapus Juga Bagian dari Kebebasan

Teddy Gusnaidi Heran ke Pihak yang Keberatan Mural Mirip Jokowi Dihapus: Menghapus Juga Bagian dari Kebebasan
BENTENGSUMBAR.COM - Pegiat media sosial, Teddy Gusnaidi mengaku heran dengan pihak-pihak yang tidak setuju dengan penghapusan mural mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tulisan '404: Not Found'.


Sebelumnya, penghapusan mural tersebut terjadi di wilayah Batu Ceper, Kota Tangerang, penghapusan tersebut dilakukan oleh petugas Kepolisian Tangerang Kota pada, Kamis, 12 Agustus 2021 lalu.


Dalam cuitan di Twitternya, Teddy Gusnaidi menyinggung pihak yang keberatan kepada penghapusan mural Jokowi '404: Not Found' yang menganggap tindakan penghapusan mural tersebut sebagai tindakan yang anti atau membungkam kebebasan.


"Mural menghina Jokowi dihapus, mereka ngamuk, katanya anti kebebasan. Loh?," kata Teddy Gusnaidi, dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @TeddyGusnaidi pada, Jumat, 20 Agustus 2021.


Teddy Gusnaidi kemudian menjelaskan kalau sebenarnya pihak-pihak yang keberatan kepada penghapusan mural Jokowi '404: Not Found' tersebut adalah pihak yang sebenarnya anti kebebasan.


"Sebenarnya yang anti kebebasan itu adalah pihak yang ngamuk," ujar Teddy Gusnaidi.


Lebih lanjut, Teddy Gusnaidi, mempertanyakan kepada pihak-pihak yang keberatan terhadap pengapusan mural tersebut, dia mempertanyakan kenapa orang buat mural menghina boleh. Akan tetapi, mereka melarang orang menghapus mural.


"Orang buat mural menghina boleh, lalu kenapa kalian melarang orang menghapus mural?," tambah Teddy.


Kemudian dia menjelaskan kalau tindakan menghapus juga bagian dari kebebasan.


"Menghapus juga kan bagian dari kebebasan," ujar Teddy Gusnaidi. 


Cuitan tersebut lantas mendapatkan berbagai respons dari netizen, salahsatu netizen setuju dengan pendapat Teddy terkait penghapusan mural yang juga merupakan ekspresi kebebasan.


"Hihihi bener juga, jika mural dianggap ekspresi kebebasan, maka penghapusan bisa dilihat sebagai amanat ketertiban, seru nih," tulis akun Twitter @wawkoe.


Netizen lain juga berpendapat, tidak ada yang melarang mural asalkan tidak menghina dan dibuat di tempat yang tidak melanggar serta memiliki izin.


Source: seputartangsel.com

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...