Headline

Opini

PADANG

Sports

Warganet Merespon, Baliho Puan Maharani Diturunkan Satpol PP Sukoharjo

          Warganet Merespon, Baliho Puan Maharani Diturunkan Satpol PP Sukoharjo

Warganet Merespon, Baliho Puan Maharani Diturunkan Satpol PP Sukoharjo
BENTENGSUMBAR.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kab. Sukoharjo, mencabut baliho yang bergambar Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Sukoharjo, Jawa Tengah. Warganet meresponnya.


Salah satu akun memperlihatkan  foto-foto yang menunjukkan aksi Satpol PP saat sedang berada di sekitar baliho Puan Maharani yang berukuran cukup besar. 


Mereka mencabut bambu-bambu penyangga baliho 'Kepak Sayap Kebhinekaan' milik Puan Maharani yang dipasang di pinggir jalan di Sukoharjo.


Unggahan ini pun ramai mendapat komentar warganet. Bahkan yang memberi tanda suka atau like sebanyak lebih dari 8,6 ribu akun, sedang yang mengkicau ulang sebanyak 1,6 ribu, dan ratusan orang berkomentar.


Komentar warganet pun beragam. Ada yang mempertanyakan apakah benar foto tersebut terjadi di Sukoharjo. Sebab, Bupati Sukoharjo merupakan kader banteng moncong putih alias kader PDI Perjuangan.


Sementara warganet lain memuji Satpol PP yang berhasil bertindak tegas menertibkan baliho. "Baru kali ini gue demen sama kerjaan Satpol PP," tutur akun dengan nama jipep mo jadi taruna.


Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo membantah jika pihaknya telah mencabut baliho-baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani.


Menurutnya, tidak ada pencopotan baliho ketua DPR RI dari Dapil V Jawa Tengah itu. "Tidak ada pencopotan," katanya, seperti diwartakan PR-Bekasi.


Kendati demikian, ia tak menampik adanya penertiban sejumlah baliho bergambar Puan Maharani di wilayah Kabupaten Sukoharjo.


Baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani dengan tulisan 'Kepak Sayap Kebhinekaan' akhir-akhir ini memang bertebaran di Solo raya, termasuk Sukoharjo. Kabupaten ini meupakan salah satu wilayah Dapil Puan saat Pileg yang silam.


Di sini, perolehan suara Puan didgaya mengunggu;I rekan satu partai maupun lawn politik. 


Laporan : Reko Suroko

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...