Headline

Opini

PADANG

Sports

Agar KKB Musnah, Pengamat: Jokowi Sebaiknya Pindah Kantor ke Papua

          Agar KKB Musnah, Pengamat: Jokowi Sebaiknya Pindah Kantor ke Papua
BENTENGSUMBAR.COM – Pengamat Terorisme dan Intelijen, Harits Abu Ulya menyarankan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar pindah kantor ke Papua guna memusnahkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pengamat Terorisme dari The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) ini mengungkapkan ada sejumlah opsi yang bisa ditempuh pemerintah dalam meredam gerakan KKB di Papua.

Menurutnya, penyelesaian konflik di Papua tersebut setidaknya membutuhkan top leader dari NKRI yang mumpuni, mempunyai kapasitas, kredibel dan dukungan politik yang konstruktif dari berbagai pihak.

Hal itu, kata Harits, mengingat pergerakan TNI untuk menumpas KKB Papua tersebut tergantung keputusan politik pemerintah.

Harits pun menjelaskan dua faktor utama yang mempenaruhi kasus teroris separatisme di Papua yakni pertama, keingingan dan kapasitas pemerintah pusat untuk menuntaskan kasus Papua secara berimbang proporsional dengan semua pendekatan, tegas, terukur dan komprehensif.

“Sejauh apa hal pertama ini dimiliki pemerintah pusat, akan berpengaruh signifikan pada penyelesaian problem Papua,” kata Harits, Kamis 9 September 2021 seperti dikutip dari Berita Satu.

Kedua, lanjut Harits, adanya komitmen para pemimpin lokal Papua untuk mengakhiri konflik. Komitmen itu untuk bersama-sama membangun Papua yang makmur adil dan maju dengan berkeadaban.

Oleh karena itu, menurut Harits, para penguasa di Papua harus orang yang tidak bermental koruptor dan oportunis.

Ia pun menilai, masyarakat Papua sejatinya tidak akan memberikan dukungan aksi separatisme jika hidup mereka makmur dan berkeadilan.

“Maka pertemuan dua faktor diatas korelatif mampu mengamputasi gerakan teroris separatisme di Papua,” tuturnya.

Selain itu, Harits juga menyarankan apabila pemerintah ingin segera memberantas KKB di Papua maka sebaiknya Presiden Jokowi memindahkan kantornya ke Papua.

“Rakyat Indonesia di Papua jangan seperti ayam yang kelaparan di lumbung pagi. Tanah yang kaya dengan tambang-tambang, tapi mereka tetap hidup dalam kemiskinan dan tertinggal dalam banyak aspek dibanding wilayah Indonesia lainnya. Kalau perlu Jokowi kantornya pindah ke Papua, jika itu solusi pragmatisnya,” ujarnya. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...