Headline

Opini

PADANG

Sports

Panas! Denny Siregar Ejek Kadrun Bak Binatang Pemakan Bangkai: Nyali Kecil Sebesar Upil

          Panas! Denny Siregar Ejek Kadrun Bak Binatang Pemakan Bangkai: Nyali Kecil Sebesar Upil

Panas! Denny Siregar Ejek Kadrun Bak Binatang Pemakan Bangkai: Nyali Kecil Sebesar Upil
BENTENGSUMBAR.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar blak-blakan menyinggung kadrun di dalam tayangan terbaru kanal YouTube Cokro TV, yang tayang pada Rabu, 8 September 2021.


Dalam tayangan berjudul 'Denny Siregar: TELETUBBIES HIJRAH DI KERUSUHAN SINTANG' itu, Denny menyebut kadrun bak hyena. Ia menilai kadrun lemah dan bernyali kecil seperti upil.


"Kadrun itu lemah. Mereka seperti hyena, binatang pemakan bangkai saudaranya sendiri. Merek cuma berani kalau berkelompok, kalau ramai-ramai. Padahal nyalinya kecil sebesar upil. Coba sendirian, mereka enggak lebih dari seekor curut got yang lari-lari cari tempat sembunyi karena takut diinjak orang," ujar Denny dalam tayangan di kanal YouTube CokroTV pada Rabu, 8 September 2021.


Denny menyampaikan hal itu setelah membahas peristiwa perusakan masjid dan pembakaran tempat tinggal milik jemaah Ahmadiyah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Jumat (3/9/2021) lalu.


Menurut Denny Siregar, yang meninjau langsung ke Sintang dan mewawancarai sejumlah orang di sana, masalah perusakan masjid tersebut berawal dari pembangunan masjid oleh jemaah Ahmadiyah yang dianggap tidak punya IMB.


Oleh warga setempat, jemaah Ahmadiyah tersebut dianggap sesat dengan berpatok pada fatwa MUI.


"Mereka memanfaatkan momentum salat Jumat untuk memprovokasi ratusan orang. Ratusan warga terbakar emosi oleh provokasi kadrun-kadrun berwajah keras itu," kata Denny.


Denny mengatakan, para provokator perusakan adalah mantan pentolan ormas Front Pembela Islam (FPI) yang sudah dibubarkan. Namun, saat merusak masjid Ahmadiyah, mereka mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Umat Islam.


"Aliansi berbaju agama yang pentolannya adalah mantan kader-kader FPI yang telah dibubarkan pemerintah. FPI boleh bubar, tapi spiritnya masih ada sampai sekarang," ujar Denny.


Denny pun mengingatkan agar tragedi Cikeusik Banten agar tidak terulang. Dia menilai, polisi bukan lemah, melainkan hanya melakukan strategi yang tepat.


"Karena itu saya harus mengapresiasi kinerja polisi. Mereka tahu apa yang harus mereka lakukan. Mereka bukan lemah, apalagi tidak berdaya," kata Denny.


Terkait salah satu pria berjanggut bergamis yang sempat viral membentak polisi, kata Denny nama panggungnya adalah Dedeh Al Sintangi, dan bernama asli Fathuruzzi.


"Dia adalah provokator yang sejak lama bermasalah dan setiap kejadian SARA di Sintang dan sekitarnya, orang ini mulutnya berbahaya, wajahnya licik. Jenggotnya panjang, otaknya separoh. Dia sedang dicari dan semoga bisa didapatkan oleh polisi," kata Denny.


Denny pun mengejek pria berjanggut itu seperti Teletubby.


"Cuma ya, ingat si Dedeh ini jadi ingat Po teletubbies ya. Apakah si Dedeh ini sebenarnya adalah teletubbies yang sudah hijrah?" katanya. (indozone)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...