Headline

Opini

PADANG

Sports

Puan Maharani Mendukung Perempuan Mengambil Tombak Perjuangan Kaum Visioner

          Puan Maharani Mendukung Perempuan Mengambil Tombak Perjuangan Kaum Visioner
Puan Maharani Mendukung Perempuan Mengambil Tombak Perjuangan Kaum Visioner.
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mendukung pergerakan perempuan visioner untuk memperjuangan kesetaraan dan membuka kesempatan yang sama diri mereka menjadi seorang yang berperan dalam masyarakat. Puan turut pula meminta perempuan Indonesia untuk mengobarkan semangat perjuangan mereka dan mempersiapkan diri bermodal kemampuan.

“Zaman sekarang, kaum perempuan punya kesempatan setara dengan laki-laki untuk menjadi calon pemimpin dan memperjuangan visi misinya. Makanya, mereka harus mengasah kemampuan, wajib percaya diri dengan bakat dan potensinya,” kata mantan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dalam keterangan tertulisnya.

Perempuan pertama yang menjabat ketua DPR ini juga mengatakan bahwa perempuan punya modal yang tidak dimiliki para laki-laki, yaitu ketelitian dalam kehidupan. Di antaranya adalah bisa mengatur waktu mengurusi keluarga, mendidik anak, dan memenuhi tanggung jawab perannya dalam keluarga.

Dia menyatakan bahwa #perempuanIndonesia di saat ini harus mampu menguasai kompetensi utama, yaitu berpikir maju, berani melakukan inovasi untuk melahirkan terobosan baru, dan mampu memberikan solusi paling baik dari permasalahan yang rumit.

Alumni FISIP Universitas Indonesia itu memandang bahwa perempuan zaman modern sebaiknya memiliki pandangan visioner. Dalam kata lain berarti mampu menciptakan dan mengartikulasikan visi masa depan yang realistis, kredibel, unggul, dan memiliki keunikan tersendiri sehingga dapat mewujudkan cita-citanya dan meraih setiap mimpi yang ingin dicapai.

Eksistensi perempuan itu sendiri dalam tatanan bermasyarakat tidak dapat dipandang sebelah mata, khususnya di bidang ekonomi. Puan memaparkan bahwa 60% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memproduksi masker dan hand sanitizer di masa Pandemi Covid-19 dimiliki atau dikelola kaum perempuan.

Dari sekitar 62 juta pengusaha di Indonesia, sebanyak 57 juta di antaranya merupakan pelaku mikro dan kecil, lalu sebanyak 60% di antaranya dimiliki oleh perempuan. Artinya perempuan juga berkontribusi luar biasa terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Di bidang politik, kepemimpinan perempuan juga ternyata sangat penting dalam menentukan laju perkembangan sebuah bangsa. Kepemimpinan dan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan menjadi sangat penting.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Indonesia pada 2019 yang mengukur partisipasi aktif laki-laki dan perempuan pada kegiatan ekonomi, politik, dan pengambilan keputusan baru menunjukkan angka 75,24.

Menurut Puan, perempuan yang menguasai potensi dan bisa mengasah bakatnya dapat membantu keterwakilan perempuan dalam masyarakat. Posisi penting dalam tatanan kehidupan juga menjadi semakin inklusif untuk mencapai pembangunan bangsa yang lebih maju serta modern.

Namun, Puan juga mengingatkan kaum perempuan tetap seimbang dalam perannya. “Dalam masa pandemi ini, kita sebagai perempuan belajar poin penting. Menyeimbangkan antara waktu untuk keluarga, tanggung jawab pekerjaan atau karier, waktu untuk diri sendiri, dan bersosial masyarakat. Inilah yang harus kita jaga,” kata Puan.

Menurut Puan, perempuan bisa menjalankan seluruh perannya dengan baik asal seimbang dalam setiap perannya. Pembagian waktu dengan keluarga, pekerjaan, dan istirahat sangat penting. Hal ini demi menjaga keberlangsungan setiap perannya itu sekaligus kesehatannya sebagai manusia.

Perempuan bisa menjadi ibu, kakak, adik, hingga kolega kerja. Semua dengan peran yang berbeda-beda. Asal jangan lupa untuk mengisi waktu bagi dirinya sendiri. Dalam setiap perannya, dalam setiap mimpi yang ingin diraih, waktu istirahat itu juga penting.

Puan mengingatkan bahwa memang dari istirahat yang cukup, perempuan dapat menjalankan perannya secara maksimal. “Ini adalah lingkaran sehat yang harus dijaga. Perempuan punya kesempatan untuk menjadi apa pun, tetapi jangan sampai lupa untuk beristirahat dan mengembalikan kekuatannya, demi menjalankan perjuangan yang berkelanjutan,” kata Puan.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...