PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Ali Ngabalin Sebut Erick Thohir Jalankan Misi Kenabian di BUMN, Christ Wamea: Nabi Palsu

          Ali Ngabalin Sebut Erick Thohir Jalankan Misi Kenabian di BUMN, Christ Wamea: Nabi Palsu
Ali Ngabalin Sebut Erick Thohir Jalankan Misi Kenabian di BUMN, Christ Wamea: Nabi Palsu
BENTENGSUMBAR.COM - Tokoh Papua, Christ Wamea, mengomentari pernyataan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin soal Menteri BUMN, Erick Thohir.

Christ Wamea menyinggung pernyataan Ali Ngabalin yang menyebut Erick Thohir sedang menjalankan misi kenabian di BUMN.

Pernyataan Ali Ngabalin soal misi kenabian ini lantas ditanggapi dengan sindiran oleh Christ Wamea.

"Nabi palsu," ujarnya singkat dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari akun Twitter pribadinya @PutraWadapi.

Sementara itu, Ali Mochtar Ngabalin sendiri menyebut Erick Thohir sedang menjalankan misi kenabian lantaran sang menteri menggunakan akronim AKHLAK.

Erick Thohir diketahui menjadikan AKHLAK acuan perusahaan plat merah untuk bergerak.

AKHLAK sendiri merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, serta Kolaboratif.

Mendengar istilah yang dipakai oleh Erick Thohir ini, Ngabalin mengatakan bahwa itu serupa dengan yang dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW.

Pasalnya, Ali Ngabalin mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT dengan misi untuk memperbaiki akhlak manusia.

Hal itulah yang lantas membuat Ngabalin berkesimpulan bahwa Menteri BUMN pun tengah menjalankan misi kenabian.

Untuk diketahui, Menteri BUMN, Erick Thohir, menerbitkan buku yang berjudul "AKHLAK UNTUK NEGERI".

Erick meyakini bahwa AKHLAK adalah pilar pembangunan karakter dalam suatu organisasi yang ingin ia terapkan kepada tim yang dipimpinnya.

"Saya meyakini pada akhirnya setiap insan akan dikenang karena reputasi dan legacy. Reputasi adalah sebuah akumulasi dari perilaku, prestasi, hingga membentuk konsistensi," ujar Erick Thohir dalam peluncuran dan bedah buku AKHLAK UNTUK NEGERI.

Lebih lanjut, Menteri BUMN itu menuturkan bahwa membenahi BUMN adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

"Yang saya ingin benahi bahwa BUMN adalah amanah yang tentu harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat maupun secara nasional khususnya hingga internasional," tuturnya. (PikiranRakyat-Depok)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...