PILIHAN REDAKSI

Gugatan Syafrial Kani cs Ditolak PN Padang, Pengurus KAN Pauh IX Lega: Ini Demi Marwah Nagari

BENTENGSUMBAR.COM - Akhirnya Pengadilan Negeri Padang memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan Syafrial Kani Datuk Rajo Jambi dan Zulhen...

Advertorial

Buya Syakur: Tidak Masuk Akal Meninggal Ucap Kalimat Syahadat Bisa Masuk Surga, Emang Film Barbie?

          Buya Syakur: Tidak Masuk Akal Meninggal Ucap Kalimat Syahadat Bisa Masuk Surga, Emang Film Barbie?
BENTENGSUMBAR.COM– Sebuah video tengah viral berisikan pernyataan kontroversial dari Pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, KH Abdul Buya Syakur.

Pernyataan kontroversial Buya Syakur itu disampaikan dalam acara moderasi agama di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan belum lama ini.

Dalam pemaparannya, Buya Syakur mengatakan bahwa tidak masuk akal bahwa seorang muslim mengucapkan kalimat syahadat akan masuk surga.

Menurutnya, hadis itu telah mengalami pergeseran. Kata dia, maksud hadis itu adalah tentang persatuan.

“La ilahaillallah adalah simbol bahwa kita dalam kesetaraan. Tetapi kemudian dalam perjalanan peradaban umat Islam ini bergeser. Menjadi ucapan lailaha illallah menjadi kunci untuk masuk surga” kata Syakur.

Dia mengatakan, menjadi aneh jika hanya dengan ucapan orang bisa masuk surga.

“Menjadi tidak masuk akal. Masak masuk surga dengan ucapan? Memangnya film Barbie. Memangnya film Aladin? Jadi yang dijamin masuk surga adalah yang mendukung Nabi dalam rangka mendukung persatuan,” ucapnya.

Dia juga menyinggung soal Islam disebut agama yang sempurna. Syakur membantah pernyataan itu. Menurutnya di dunia tidak ada yang sempurna.

Menanggapi itu, tokoh Nahdatul Ulama, Habib Abubakar merespon video tersebut. Dia menilai bahwa Syakur punya pemikiran seperti orang-orang liberal. Dia mengingatkan umat agar hati-hari mencari ilmu.

“Buya Syakur ini sesepuhnya liberal, memang biasa bicara agama dengan main akal-akalan dan lihai bermain retorika. Hati-hari jangan terkecoh, beliau cuma dijadikan pion dari program moderasi agama yang merupakan kelanjutan dari Islam Nusantara,” katanya lewat akun Twitter, @abubakarsegaf. (FIN)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...