PILIHAN REDAKSI

Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

BENTENGSUMBAR.COM - Pengetahun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360...

Advertorial

Gubernur Anies Resmikan Gereja, Gus Nadir Beri Sindiran: Semula Haram, Kini Sudah Boleh

          Gubernur Anies Resmikan Gereja, Gus Nadir Beri Sindiran: Semula Haram, Kini Sudah Boleh
BENTENGSUMBAR.COM - Akademisi Nahdatul Ulama (NU), Nadirsyah Husen atay Gus Nadir merespon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang meresmikan Gedung Gereja Kristen Indonesia (GKI) Puri Indah, Taman Permata Buana, Jakarta Barat pada Ahad, 7 November 2021.

Gus Nadir menilai, tindakan Anies Baswedan tersebut bisa menghentikan perdebatan tentang larangan bagis muslim untuk memasuki rumah ibadah agama lain.

“Terimakasih Mas Gub Anies Baswedan tindakan anda telah menghentikan perdebatan” ujar Gus Nadir di Twitter-nya, Senin, 8 November 2021.

“Semula, masuk gereja saja hukumnya haram dan pelakunya dicap kafir, apalagi yang jagain gereja; ini malah Anda meresmikannya, lengkap dengan foto di depan Salib. Kini, semuanya sudah boleh. Alhamdulillah,” sambung Gus Nadir.

Gus Nadir lantas menyindir para pendukung Anies Baswedan yang berdalih boleh masuk tempat ibadah agama lain jika itu pejabat publik.

“Kalau Gubernur boleh masuk dan meresmikan Gereja karena kedudukannya sebagai pejabat publik, bukan karena agamanya, maka buat apa ngotot memilih Gubernur harus seiman? Kan cuma pejabat publik?” ujarnya.

“Lagian kalian kan suka tanya dalil. Apa dalilnya haram masuk gereja, kecuali Gubernur?” sambung Gus Nadir.

Sebelumnya, Anies mengatakan, keberadaan GKI Puri Indah membawa sebuah pesan pada semua, bahwa akan hadir penyebar kedamaian dan keteduhan untuk Jakarta dan Indonesia.

“Jakarta merupakan simpul dari pertemuan semua unsur yang ada pada bangsa ini. Bangsa Indonesia ini bukan percampuran dari berbagai unsur, melainkan sebuah persenyawaan. Artinya, semua unsur yang ada berinteraksi menuju unsur baru, dan persatuan yang disepakati Indonesia bukan persatuan asal usul, tapi persatuan tujuan,” kata Anies. (FIN)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...