PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Memanas! Fahri Hamzah Skak Mat Mardani Ali Sera yang Singgung Soal Islamophobia: Berani Gak Lo?

          Memanas! Fahri Hamzah Skak Mat Mardani Ali Sera yang Singgung Soal Islamophobia: Berani Gak Lo?
Memanas! Fahri Hamzah Skak Mat Mardani Ali Sera yang Singgung Soal Islamophobia: Berani Gak Lo?
BENTENGSUMBAR.COM - Petinggi Partai Gelora, Fahri Hamzah, membalas cuitan Politikus PKS, Mardani Ali Sera, pada Rabu, (17/11/2021). 

Sebelumnya, Mardani menyinggung soal Islamophobia di Twitternya.

Fahri memberikan cara-cara yang perlu di lakukan politikus PKS itu, setelah sebelumnya melakukan cuitan kontroversial usai penangkapan anggota MUI oleh densus 88.

"Cara-nya gini: (1) Sidak ke TKP (2) Putuskan sikap resmi. (3) Buka layanan pengaduan terbuka. (4) Berjuang melalui media. (5) Ajukan pertanyaan di komisi terkait (6) Galang penggunaan hak-hak dewan. (7) Bila perlu bikin angket. (8) Bikin HMP," tulis Fahri.

Lebih lanjut, Fahri juga memberikan tantangan kepada Mardani, apakah berani lakukan cara-cara yang sudah diberikannya.

"BERANI GAK LO?" Tulisnya.

Mantan ketua DPR itu pun menutup cuitannya dengan menyematkan tagar yang penuh sindiran.

"#OposisiTidakJelas," tutupnya.
Sebelumnya, Mardani Ali Sera, melontarkan kekecewaan karena maraknya penangkapan ulama. Hal itu disampaikan melalui akun Twitternya, Selasa (16/11/21).

Anggota Komisi II DPR RI itu melontarkan cuitan usai ramainya kasus penangkapan anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah.

"Belum ada penjelasan akurat tentang alasan penangkapan-penangkapan ulama," tulis Mardani di akun Twitternya.

Ia juga menyebut jangan sampai masyarakat menganggap bahwa rezim sekarang itu begitu takut dengan Islam, atau Islamophobia

"Sungguh menimbulkan keprihatinan banyak pihak, jangan sampai memperkuat dugaan masyarakat tentang rezim Islamophobia," tambahnya. (Wartaekonomi)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...