PILIHAN REDAKSI

Tak Kunjung Ada Sekda Defenitif, Gubernur Tunjuk Kepala Biro Organisasi Sebagai Pj Sekda Padang, Begini Kata Arfian

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menunjuk Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Fi...

Advertorial

Relawan Jokowi Duga Lingkar Istana Main Bisnis PCR, Refly Harun: Akhirnya Mencium Ketidakberesan di Pemerintah

          Relawan Jokowi Duga Lingkar Istana Main Bisnis PCR, Refly Harun: Akhirnya Mencium Ketidakberesan di Pemerintah
BENTENGSUMBAR.COM - Relawan Jokowi Mania (Joman) duga adanya pejabat di lingkar Istana yang ikut bermain dalam bisnis tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer.

Immanel Ebenzer mengatakan, harga PCR yang berubah-ubah menunjukkan adanya kerja sama antara para penguasa dan pengusaha di lingkar pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Karenanya, Immanuel meminta agar seluruh pihak yang terlibat dapat bertanggung jawab secara hukum dan menghentikan aksinya. Selain itu, dia juga mengimbau agar sejumlah menteri yang ikut bermain bisnis PCR segera mundur dari jabatannya.

Menanggapi hal ini, Refly Harun pun mengapresiasi langkah Joman yang berani mengkritik pemerintahan Jokowi.

"Memang kita harus suara sama kalau untuk kepentingan masyarakat. Kalau untuk politik, ya boleh lah beda-beda, tapi untuk kepentingan masyarakat harus sama. Harus kita bela sama-sama," kata Refly Harun, dikutip SeputarTangsel.com dari kanal YouTube Refly Harun pada Senin, 1 November 2021.

"Akhirnya relawan Jokowi sendiri mencium ketidakberesan di pemerintahan kan, walaupun yang disalahkan bukan Presiden Jokowi, tapi menterinya. Tapi kan yang merekrut Presiden Jokowi. Tapi it's okay. Menurut saya ini poin yang bagus," sambungnya.

Sementara itu, Juru Bicara Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jodi Mahardi justru membantah keterlibatan Luhut Binsar Pandjaitan dalam bisnis PCR untuk mencari keuntungan.

Terkait hal ini, Refly Harun menilai bahwa klarifikasi merupakan hal yang penting. Meski begitu, untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat merupakan hak publik. (Seputartangsel)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »