PILIHAN REDAKSI

Berawal dari Informasi Warga, Polda Sumbar Ungkap Praktek Prostitusi Berkedok Salon dan SPA di Padang Barat

BENTENGSUMBAR.COM - Direskrimum Polda Sumbar kembali berhasil mengungkap praktek esek-esek yang berkedok Salon dan Spa yang ber...

Advertorial

Disenggol Oknum Aparat Saat Reuni 212, Mayor Saleh: Jangan Sok Jago Jadi Aparat Harusnya Layani Rakyat

          Disenggol Oknum Aparat Saat Reuni 212, Mayor Saleh: Jangan Sok Jago Jadi Aparat Harusnya Layani Rakyat
Disenggol Oknum Aparat Saat Reuni 212, Mayor Saleh: Jangan Sok Jago Jadi Aparat Harusnya Layani Rakyat
Disenggol Oknum Aparat Saat Reuni 212, Mayor Saleh: Jangan Sok Jago Jadi Aparat Harusnya Layani Rakyat

BENTENGSUMBAR.COM - Mayor Inf. (Purn.) Muhammad Saleh Karaeng Sila atau dikenal Mayor Saleh, telah membagikan momen ketika dirinya disenggol oleh oknum aparat Brimob saat Reuni 212.

Momen tersebut telah Muhammad Saleh bagikan dalam video yang diunggah dari kanal YouTube miliknya yaitu MPS Sang Mayor Pemersatu.

Seperti telihat dalam video, awalnya Muhammad Saleh sedang meliput di tempat kejadian dengan para peserta Reuni 212 yang lainnya yang tengah berdiri di tepi jalan.

Tiba-tiba datanglah barisan aparat Brimob yang berbaris melewati tepi jalan tersebut.

Lalu setelah barisan aparat tersebut melalui Saleh, secara spontan dia pun memarahi oknum aparat yang diduga menyenggolnya.

"Kenapa senggol-senggol hey, woy kenapa senggol-senggol," ucap Saleh dikutip PikiranRakyat-Depok.com dari kanal YouTube MPS Sang Mayor Pemersatu.

Lantas dia pun marah terhadap oknum aparat tersebut dan menanyakan alasan kenapa dirinya disenggol padahal dia hanya sedang meliput.

Saleh juga mengkritik perbuatan yang dilakukan oleh oknum aparat tersebut.
"Jangan sampai saya (Purnawirawan) ikut membenci aparat, jangan," ucap Saleh.

Lebih jelas, dia menegaskan bahwa aparat jangan bersikap seperti itu kepada rakyat harusnya bisa melayani dan tersenyum pada rakyat.

"Jangan sok jago jadi aparat, harusnya layani rakyat, harusnya aparat senyum kepada rakyat," ucap Saleh.

Dia juga dengan tegas mengungkapkan bahwa aparat tidak boleh menantang rakyatnya.

"Jangan tantang rakyat jangan, jangan sekali-kali ada yang merasa hebat, jangan kawan jangan," ucap Saleh.

Saleh juga mengakui bahwa dirinya sudah disenggol dua kali oleh oknum aparat yang berbaris melewatinya.

Dia juga menyebut bahwa dirinya sangat menghargai para aparat, namun jika perilakunya tidak baik kepada rakyat maka sikap dia akan sebaliknya.

Menurutnya, alasan dia marah kepada oknum aparat itu dikarena dia sangat cinta kepada institusi dan tidak ingin nama institusi tercoreng.

"Kenapa saya sangat marah, karena saya sangat sayang institusi, karena saya cinta institusi Polri," ungkap Saleh. (PikiranRakyat-Depok)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »