PILIHAN REDAKSI

Tak Kunjung Ada Sekda Defenitif, Gubernur Tunjuk Kepala Biro Organisasi Sebagai Pj Sekda Padang, Begini Kata Arfian

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menunjuk Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Fi...

Advertorial

KPK OTT di Ibu Kota Negara Baru, Natalius Pigai: Pak Firli Bahuri Hebat, Berani!

          KPK OTT di Ibu Kota Negara Baru, Natalius Pigai: Pak Firli Bahuri Hebat, Berani!
KPK OTT di Ibu Kota Negara Baru, Natalius Pigai: Pak Firli Bahuri Hebat, Berani!
BENTENGSUMBAR.COM – Eks Komisioner Komnas HAM, Natilaus Pigai memuji Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

Itu usai lembaga antirusuah itu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara, yang merupakan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

“Tanggapan saya, Pak Firli Bahuri hebat dan pemberani,” kata Natalius Pigai dihubungi PojokSatu.id, di Jakarta, Kamis (13/1/2021).

Menurutnya, semenjak Firli Bahuri menjabat sebagai Ketua KPK, banyak koruptor yang ditangkap.

“Selama menjadi ketua KPK, sudah banyak para koruptor dibongkar dan tidak tebang pilih,” ujarnya.

Karena itu, Natalius Pigai meminta masyarakat mendukung langkah Firli Bahuri.

“Perlu dukungan masyarakat ke Firli Bahuri sehingga bapak bisa melakukan kejahatan korupsi,” tutur Natalius Pigai.

Sebelumnya, KPK dikabarkan melakukan OTT di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Tim bergerak pada Rabu malam hingga Kamis (14/1/2022) dini hari.

Dari informasi yang dihimpun, ruangan koridor Bupati Abdul Gafur Mas’ud dan ruang Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara sudah disegel.

Rumah dinas Bupati di Jalan Unocal pun turut disegel KPK.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan ada kegiatan operasi tangkap tangan di Penajam Paser Utara. Kasus terkait suap dan gratifikasi.

“Perlu kami sampaikan bahwa benar KPK melakukan giat tangkap tangan,” kata Ghufron saat dikonfirmasi, Kamis (13/1).

Kendati demikian, Ghufron belum bisa membeberkan sosok yang ditangkap tangan tersebut.

“Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan selama 1×24 jam untuk memperjelas duduk perkaranya,” ungkapnya.

Karena itu, ia meminta masyarakat untuk bersabar sampai KPK memberikan kabar terbaru mengenai kasus ini.

“Kami minta masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK bekerja menyelidik,” pungkasnya. (Pojoksatu)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »