PILIHAN REDAKSI

Bupati Langkat soal Warga Murtad: Tidak Benar Massal, Ini Ada yang Menggoreng!

BENTENGSUMBAR.COM - Bupati Langkat Syah Afandin buka suara soal kabar adanya warga yang murtad di Kabupaten Langkat, Sumatera U...

Advertorial

Pariwisata Batu Busuk Mengeliat, KAN dan Bamus Pauh V Minta PT Semen Padang Tingkatkan Sinergitas dalam Pengembangannya

          Pariwisata Batu Busuk Mengeliat, KAN dan Bamus Pauh V Minta PT Semen Padang Tingkatkan Sinergitas dalam Pengembangannya
Pariwisata Batu Busuk Mengeliat, KAN dan Bamus Pauh V Minta PT Semen Padang Tingkatkan Sinergitas dalam Pengembangannya
BENTENGSUMBAR.COM - Pengembangan kawasan timur untuk kawasan pariwisata di Kota Padang di tindaklanjuti masyarakat Batu Busuk Nagari Pauh V Kelurahan Lambuang Bukik Kec Pauh dengan mengelola potensi kawasan tersebut sebagai kawasan pariwisata. 

Potensi yang dimiliki Batu Busuk terdiri alam perbukitan yang sejuk dipenuhi buah duren dan mangis, air sungai yang jernih dipenuhi ikan larangan, serta potensi wisata sejarah PLTA Kuranji  dengan saluran air buatan Belanda dan banguna PLTA buatan Belanda.

Kesemua potensi tersebut merupakan aset pariwisata yang dimiliki Batu Busuk yang akan dikelola secara profesional oleh masyarakat Batu Busuk melalui kelompok sadar wisata Batu Busuk dan Bamus Nagari Pauh v dan KAN Pauh V. 

Hal ini mengemuka saat siraturahim perwakilan lembaga  masyarakat Batu Busuk dengan Badan Musyawarah Anak Nagari Pauh V beserta KAN Pauh V. 

"Potensi alam dan bangunan peningalan sejarah peningalan Belanda di Batu Busuk sangat besar manfaatnya jika dikembangkan sebagai kawasan pariwisata terpadu Batu Busuk. Hal ini kami sadari sejak awal, sehingga terbentuk pokdarwis Batu Busuk. Sejak terbentuknya pokdarwis ini, kawasan tersebut makin banyak di kunjungi oleh wisatawan lokal dan mancengara menikmati keindahan alam dan mandi mandi di sungai batu busuk. Dan alhamdulillah berdampak positif untuk peningkatan ekonomi dan pembangunan sdm serta fisik di Batu Busuk," terang Adek, ketua Pemuda Batu Busuk. 

Sementara itu, tokoh masyarakat dan ninik mamak Batu Busuk Newar mengemukakan, untuk pengembangan kawasan wisata ini dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama PT Semen Padang. Karena bangunan peningalan blBelanda tersebut di kelola oleh PT Semen Padang. 

"Melalui forum inilah kami meminta pihak Bamus dan KAM Pauh V menjembatani pertemuam dengan pihak Semen Padang agar mampu mewujudkan sinergitas dsn kerjasama dengan pihak PT Semen Padang untuk pemanfaatan aset tersebut sebagai bagian objek pariwisata di Batu Busuk."

Sementara itu, Ketua RR 01/RW 03 Batu Busuk menyampaikan ke KAN Pauh V agar pihak Semen Padang selalu melibatkan dan mengarahkan program CSR-nya dalam mendukung teruwujudnya kawasan wisata terpadu di Batu Busuk. Dengan adanya sinergitas tersebut, tentu akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Menangapi hal tersebut, ketua Bamus Nagari Pauh V Yusrizal, SH., akan berkoordinasi dengan pihak PT Semen Padang terkait hal tersebut. Yusrizal memandang, pihak Semen Padang akan mengakomodir keinginan masyarakat Batu Busuk karena berdampak positif bagi kesejahteraan kehidupan masyarakat. Salah satu tujuan BUMN adalah meningkatakan kesejahteraan masyarakat melalui badan usahanya. Bentuk teknis kegiatan tersebut wujudkan dalam bentul program pendampingan terpadu oleh pihak PT Semen Padang.

"Kami sangat yakin, pihak PT Semen Padang menyambut baik keinginan ini, karena programnya jelas terstruktur tersistem dan memiliki tujuan yang jelas untuk kesehteraan masyarakat lingkungan PT Semen Padang. Kami berjanji akan memfasilitasi pertemuan dengan pihak Semen Padang dalam waktu dekat," jelas Yusrizal.

Hal senada juga di sampaikan oleh ketua KAN Pauh V, M Nazif Malin Basa, bahwa pihak KAN Pauh sangat mendukung program Pokdarwis Batu Busuk mewujudkan kawasan wisata alam dan sejarah terpadu di Batu Busuk. 

"Silahkan kelola kawasan wisata ini dengan profesional dan manfaatkan hasil yang didapat untuk membangunan Batu Busuk. Namum tetap menghargai dan memperhatikan kearifan lokal. Jangan nanti ada prilaku menyimpang yang di lakukan wisatawan saat berada di kawasan Batu Busuk. Diminta lebih, peran serta anggota Pokdarwis dalam mengatasi dampak negatif pariwisata tersebut."

Ketua KAN Pauh menambah, persoalan terkait sinergitas PT Semen Padang dengan masyarakat Batu Busuk akan disampaikan langsung ke pada pihak PT Semen Padang dan diharapkan pembahasanya langsung melakukan peninjauan ke lapangan oleh semua kalangan yang terlibat, baik Pokdarwis, Bamus dan pihak PT Semen Padang. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »