PILIHAN REDAKSI

Hamili 3 Gadis Sekaligus, Seorang Pelajar Dilaporkan Ke Polisi

BENTENGSUMBAR.COM - MD (19), warga Kecamatan Giri Mulya, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, harus berurusan dengan hukum. Pria...

Advertorial

Rais Syuriah PCNU Pasaman Barat K.H Syawal Suro Wafat Dalam Perjalanan ke Harlah NU di Palembang

          Rais Syuriah PCNU Pasaman Barat K.H Syawal Suro Wafat Dalam  Perjalanan ke Harlah NU di Palembang
Rais Syuriah PCNU Pasaman Barat K.H Syawal Suro Wafat Dalam Perjalanan ke Harlah NU di Palembang
BENTENGSUMBAR.COM - Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasaman Barat Syawal Suro wafat dalam perjalanan rombongan PWNU Sumbar dan PCNU se-Sumbar, pada Rabu (2/3/2022) sekitar pukul 19.00 WIB usai shalat Magrib di Masjid Raya Tebo Provinsi Jambi.

Menurut Koordinator rombongan Dr. Yulhendri, rombongan berangkat pukul  08.30 WIB dari titik kumpul di Universiras Negeri Padang. 
Sebelum berangkat seluruh Tim melakukan Pelepasan bersama dan  doa bersama yang dipimpin oleh Kiyai Syawal Suro (54) Rais Syuriah PC NU Pasaman Barat.

Sesampai di Indarung sekitar pukul 09.15 Tim berhenti untuk membeli sarapan, makanan dan minuman untuk di perjalanan. 

Perjalanan berlanjut dan berhenti di rumah makan Gunung Medan Dharmasraya sekitar pukul 13.30 untuk melaksanakan shalat dan makan siang. Kiyai Syawal Suro ikut makan beserta tim, dengan kondisi normal seperti awal keberangkatan. 

Sekitar 45 menit di rumah makan Gunung medan bus melanjutkan perjalanan. 

Tepat pada pukul 18.35 pus berhenti di Masjid Raya Tebo untuk melaksanakan shalat jama' Magrib dan Isya. 

Shalat dilakukan berjamaah bersama seluruh Tim.  Kiyai Syawal Suro melakukan Iqamah sebelum shalat dilakukan. 

Setelah sholat, beberapa ada yang istirahat dan menuju bus. Kiyai Syawal Suro ikut berjalan keluar, satu meter sebelum pintu keluar beliau terlihat kelelahan dan duduk secara perlahan. Beberapa saat beliau menidurkan diri secara perlahan seperti langkah ingin istirahat. 

Ada bebera tim bersama beliau, tetapi ada tanda-tanda kejanggalan yang tidak biasa. Beliau tiba-tiba terdiam dan tidak melakukan apa apa dan kondisi berbaring.

Tim berkumpul dan mengcek kondisinya, saat dicek nadi beliau sudah tidak ada. Koordinator tim menghubungi pihak Rumah Sakit Umum Daerah STS Tebo untuk membawa Kiyai menuju IGD. 

Sesampai rumah sakit, pihak rumah sakit menanganinya secara medis. Beberapa saat kemudian beliau dikabarkan telah meninggal dunia. Syawal meninggalkan satu isteri dan tiga anak.

Jenazah  langsung di berangkatkan ke Padang dengan ambulance ke Padang dan dari Padang dilanjutkan ke Pasama  Barat (Rumah Duka Alm) yang diantarkan  oleh Ketua PCNU Pasaman Barat Nasrullah bersama Wakil Sekertaris PWNU Sumatera Barat Hujaipah Dalimunthe. 

Demikian disampaikan Koordinator Tim PW NU Sumbar Dr. Yulhendri, M. Si didampingi Wakil Sekretaris PWNU Sumbar Armaidi Tanjung. (AT)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »