PILIHAN REDAKSI

Jadi Saksi Pelantikan DPW PPNI Sumbar, Gubernur Himbau Perawat Jalin Sinergitas dengan Pemerintah

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, memberikan apresiasi atas dilantiknya Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ...

Advertorial

Dokter Eva Tanggapi Gibran Soal Perdagangan Daging Anjing: Mas Digaji Rakyat untuk Memberi Solusi Bukan untuk Nanya!

          Dokter Eva Tanggapi Gibran Soal Perdagangan Daging Anjing: Mas Digaji Rakyat untuk Memberi Solusi Bukan untuk Nanya!
Dokter Eva Tanggapi Gibran Soal Perdagangan Daging Anjing: Mas Digaji Rakyat untuk Memberi Solusi Bukan untuk Nanya!
BENTENGSUMBAR.COM – Dokter Eva Sri Diana Chaniago atau Dokter Eva menanggapi pernyataan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka terkait pernyataannya mengenai solusi perdagangan daging anjing di Solo.

Dokter Eva menyebut bahwa Gibran digaji rakyat untuk memberikan solusi atas apa yang menjadi keluhan, seperti pada maraknya perdagangan daging anjing bukan bertanya balik mengenai solusinya.

Dokter Eva menilai bahwa setiap pemimpin harus solutif terhadap keluhan rakyat sebagai bentuk pertanggung jawaban atas jabatan yang diamanahkan rakyat.

“Mas Gibran digaji rakyat untuk memberi solusi yo mas bukan untuk bertanya,” tulis Dokter Eva, dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa 26 April 2022.

Sikap Gibran yang terkesan tidak memberikan solusi terhadap perdagangan daging anjing ini dinilai sebagai bentuk apatis pemerintah terhadap rakyatnya.

Selain itu, Gibran dinilai tidak mampu berpikir mengenai solusi yang tepat untuk menyetop perdagangan daging anjing seperti tuntutan masyarakat Solo.

“Mana mampu berpikir bun. Pengalaman dalam menyelesaikan permasalahan nol besar. Dalam pikirannya cuma ada jabatan, ada gaji tetap, ada THR. Permasalahan warga masa bodohlah,” komentar salah satu netizen di kolom komentar Dokter Eva.

Sebelumnya, Dog Meat Free Indonesia (DMFI) menggelar aksi protes di halaman kantor Walikota Solo dengan tuntutan meminta Gibran menutup perdagangan daging anjing di kota Solo.

Koordinator DMFI, Mustika mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan surat kepada Gibran terkait kebijakan tersebut, tetapi tidak ditindaklanjuti.

“Beberapa bulan yang lalu bahwa menyatakan akan mengkaji, tapi sampai hari ini pengkajian tidak ada kelanjutan,” ujar Mustika, dikutip dari laman KompasTv.

DMFI meminta Gibran untuk memikirkan kesehatan masyarakat Solo terkait maraknya perdagangan dging anjing.

Namun, dari tuntutan ini Gibran mengatakan belum ada solusi sampai saat ini mengenai perdagangan daging Anjing.

“Solusinya apa kalau tidak boleh jualan gukguk (anjing)? Setop, setop tapi kalau tidak memberikan solusi, sing pusing aku,” kata Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu, Gibran mengakui belum menerima surat dari DMFI terkait tuntutan kajian perdagangan daging anjing.

“Saya belum menerima surat ya. Nanti cob akita tindak lanjuti kalau sudah masuk bagian perekonomian,” tandasnya.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »