PILIHAN REDAKSI

Dr Tifa Ketakutan Diancam Seseorang di Tol: Sobatku Mas Jenderal Listyo Sigit, Saya Harus Lapor Kemana?

BENTENGSUMBAR.COM – Epidemolog sekaligus pegiat media sosial dr Tifa ketakutan setelah mendapat ancaman. Dr Tifa yang doyan kri...

Advertorial

Singgung Presiden 3 Periode, Senator Asal Sumbar Alirman Sori: Demokrasi di Indonesia Sedang Berada di Jurang Ketidakstabilan

          Singgung Presiden 3 Periode, Senator Asal Sumbar Alirman Sori: Demokrasi di Indonesia Sedang Berada di Jurang Ketidakstabilan
Anggota Senator Sumbar Alirman Sori mengatakan, demokrasi Indonesia sekarang sedang berada di jurang ketidakstabilan, dan itu bisa dibuktikan.
BENTENGSUMBAR.COM - Sebagai anggota DPD RI/MPR RI, Dr. H. Alirman Sori, S.H., M.HUM., M.M., mengatakan,  demokrasi Indonesia sekarang sedang berada di jurang ketidakstabilan, dan itu bisa dibuktikan.

"Pandangan saya mengenai demokrasi kita di Indonesia sekarang sedang berada di jurang ketidakstabilan, dan itu bisa kita buktikan," ungkap pada kegiatan Sosialisasi Empat Pilar dengan tema "Apa Kabar Demokrasi Hari Ini dan Peran Media Massa", bertempat di New  D'Dhave Hotel, Siteba, Kota Padang, Sabtu, (09/04/2022). 

Kegiatan itu digekar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatera Barat bekerjasama dengan anggota MPR RI, Dr. H. Alirman Sori, S.H., M.HUM., M.M.

Pasalnya, jelas Alirman Sori, pemilik demokrasi sebenarnya itu adalah rakyat. Dalam  Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 menyebutkan 'Kedaulatan ada di tangan rakyat.' 

"Bicara mengenai partai, partai itu hanyalah saringan yang diharapkan mampu melahirkan memimpin Indonesia," terangnya.

Jadi, kata Alirman Sori lagi, melihat kondisi sekarang mengenai apa kabar demokrasi Indonesia ini memang harus dipertanyakan. 

"Ada apa sebenarnya dengan demokrasi kita? Apa yang sesungguhnya terjadi di pusat? Katakan mengenai presiden tiga periode. Dalam politik Indonesia ada yang dinamakan dengan trias politica yang mana ada Legislatif, Yudikatif dan Eksekutif, yang membuat undang-undang itu ada di Legislatif yaitu DPR, ini yang seharusnya kita pertanyakan," lanjutnya.

Alirman Sori berharap peran media massa akan menjadi point penting dalam penyebaran berita di Indonesia. Bijak bermedia, jujur dan betul-betul berita yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Hanny Tanjung, selaku ketua panitia acara dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini dilaksanakan karena menilik kondisi demokrasi di Indonesia sekarang yang meskipun dalam persentasenya mengalami peningkatan, namun kenyataannya dalam sorotan media asing, demokrasi di Indonesia masih tergolong ke dalam demokrasi yang belum teratur.

"Kita di JMSI sama-sama berharap dengan diadakannya acara ini, kita dapat memandang dalam berbagai perspektif yang berbeda. Menjadikan kita bijak dalam bermedia massa."

Selanjutnya, acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris JMSI Sumbar, Agus Wanto, yang menyebut bahwa yang hadir sekarang adalah pemilik media sekaligus wartawan yang sudah tergabung bersama JMSI Sumbar.

"JMSI ini sekarang sudah terverifikasi, Pak. Menjadi organisasi bungsu dari sebelas organisasi media yang ada di Indonesia. Kami sudah berskala Nasional dan sudah tersebar di 31 Provinsi di Indonesia," ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dr (cand) Hary Efendi Iskandar SS MA,
Dewan Pakar JMSI Sumbar, sekretaris JMSI Sumbar, media yang tergabung ke dalam JMSI Sumbar dan wartawan muda lainnya serta pers mahasiswa.

Editor: Zamri Yahya
Laporan: Novrianto Ucoxs
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »