PILIHAN REDAKSI

Pemprov DKI Cabut Izin 12 Gerai Holywings, Nikita Mirzani Syok: Kami Punya Ribuan Pegawai Cari Nafkah di Sana

BENTENGSUMBAR.COM - Artis Nikita Mirzani mengomentari pencabutan izin usaha terhadap 12 gerai Holywings di Jakarta. Sebagai sal...

Advertorial

Sesama Dalang Politik, Pengamat Sebut Surya Paloh Frustasi Kalah Strategi dari Mega, hingga Gandeng Sosok Ini

          Sesama Dalang Politik, Pengamat Sebut Surya Paloh Frustasi Kalah Strategi dari Mega, hingga Gandeng Sosok Ini
Sesama Dalang Politik, Pengamat Sebut Surya Paloh Frustasi Kalah Strategi dari Mega, hingga Gandeng Sosok Ini
BENTENGSUMBAR.COM - Lawyer dan pemerhati politik, Saiful Huda Ems memberi analisis politik soal Ketum NasDem, Surya Paloh menjelang pemilihan presiden (Pilpres) pada 2024 mendatang.

Saiful Huda Ems melihat, Surya Paloh dalam Pilpres 2024 nanti bakal memeras otak untuk menjalankan gerakan politiknya.

Namun di luar kehebatan Surya Paloh, Saiful Huda Ems mengungkapkan bahwa sosok saudagar kaya itu kerap kalah dalam pertarungan politik dari Ketum PDIP, Megawati.

Hal itu dituangkan Saiful melalui tulisannya di media sosial miliknya dengan tajuk Munculnya Nama Anies, Ganjar dan Andika serta Absennya Nama Prabowo dalam Rakernas Nasdem.

Mulanya Saiful menganalisis, Surya Paloh memiliki rencana rahasia soal alasan tidak memasukan Prabowo Subianto dalam salah satu nama calon presiden dari Nasdem.

“Dengan mengusungnya nama Anies dan Andika serta dengan tidak mengusungnya nama Prabowo oleh Surya Paloh bersama kader partainya, maka ini bisa pula dibaca sebagai bentuk siasat Surya Paloh yang ingin membubarkan kesepakatan diam-diam antara Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo yang sudah tercetus lama,” tulis Saiful, dikutip Hops.ID pada Kamis, 23 Juni 2022.

Menurut Saiful, Surya Paloh tidak menghendaki perjanjian batu tulis yang telah direncanakan Megawati dan Prabowo Subianto.

Dalam perjanjian tersebut, konon akan memasangkan calon presiden dan wakil presiden dari PDIP dan Gerindra.

“Surya Paloh dan Nasdem nya tentu merasa tidak akan terlalu diuntungkan jika skenario politik Mega-Prabowo itu berjalan mulus, karenanya Surya Paloh bersama Nasdem nya memaksakan diri untuk mengajukan capresnya sendiri, yang siapa tau manuver politiknya itu akan diikuti oleh partai politik lainnya, dengan demikian Surya Paloh akan lebih bebas dan leluasa mengendalikan arah politik sesuai yang diinginkannya,” katanya.

Di samping itu, Saiful mengakui bahwa Surya Paloh adalah salah satu orang kuat di Indonesia.

“Surya Paloh selama ini memang diakui sebagai salah seorang "Dalang Politik" yang kuat selain Megawati dan Jusuf Kalla,” tulisnya.

Sayangnya, dalam amatan Saiful, Surya Paloh kerap kalah dalam menjalankan strategi politiknya dari Megawati.

“Surya Paloh selama ini selalu kalah strateginya dibanding Megawati, hingga akhirnya Surya Paloh frustasi dan segera menggandeng Anies Baswedan untuk dijagokan dan ditandingkan dengan Capres jagoannya Megawati, yakni Ganjar Pranowo, atau setidaknya akan diduetkan dengannya sebagai Pasangan Capres-Cawapres 2024, menggusur Prabowo dan Puan Maharani,” kata Saiful dalam lanjutan tulisannya.

Sumber: HopsID
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »