Sri Mulyani Kaget dengan Tagihan Pertamina dan PLN Rp500 Triliun, Pengamat: Berlagak Syok

          Sri Mulyani Kaget dengan Tagihan Pertamina dan PLN Rp500 Triliun, Pengamat: Berlagak Syok
Sri Mulyani Kaget dengan Tagihan Pertamina dan PLN Rp500 Triliun, Pengamat: Berlagak Syok
"Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan. Tetapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan."

Imam Ali Kwh

BENTENGSUMBAR.COM — Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti gelagat Sri Mulyani soal responnya terhadap tagihan dua perusahaan BUMN.

Menurutnya, cara Menteri Keuangan itu merespon tagihan dua perusahaan plat merah, Pertamina dan PLN, dinilainya dibuat-buat.

Gigin bilang bendahara negara itu takut APBN jebol, di sisi lain mencari-cari alasan agar dua proyek besar berjalan.

“Berlagak syok dan takut APBN jebol lalu menaikkan tarif listrik dan BBM, sambil cari alasan membiayai proyek kereta cepat Jinping dan subsidi kendaraan listrik buatan LPB dkk,” ungkapnya, Minggu (4/12/2022).

Diketahui, Sri Mulyani pada Jumat (2/12) kemarin di Istana Negara Jakarta, mengatakan mengaku kaget dengan tagihan PLN dan Pertamina.

Ia membeberkan jumlah tagihan yang ia sebut mencapai Rp500 triliun.

Tagihan itu kata dia, digunakan untuk menjaga PLN dan Pertamina tetap jalan.

Serta menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya harga energi global.

Sumber: Fajar.co.id
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BentengSumbar.com di Google News
Silahkan ikuti konten BentengSumbar.com di Instagram @bentengsumbar_official, Tiktok dan Helo Babe. Anda juga dapat mengikuti update terbaru berita BentengSumbar.com melalui twitter:

Maklumat:

Wartawan BentengSumbar.com hanya yang namanya tercantum di box redaksi. Wartawan BentengSumbar.com dalam bertugas dilengkapi dengan ID.Card. Untuk pemasangan iklan, artikel promosi produk, dan lannya, Anda dapat menghubungi kami melalui e-Mail: redaksi.bentengsumbar@gmail.com