| Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, bersama jajaran kepala dinas terkait melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Rabu (11/02/2026). |
Rombongan diterima langsung oleh Direktur Sanitasi Ditjen Cipta Karya, Ir. Prasetyo, M.Eng. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas rencana strategis pembangunan infrastruktur sanitasi dan pengolahan sampah terpadu dengan total nilai investasi mencapai sekitar Rp 296 miliar.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Candra menegaskan komitmen daerah untuk mengubah paradigma pengelolaan sampah. Tidak hanya sekadar menampung, tetapi diolah hingga memiliki nilai guna, sejalan dengan target nasional Zero Waste 2030.
“Kabupaten Solok adalah daerah wisata dan pertanian, sehingga kebersihan adalah wajah utama kita. Kami ingin membangun sistem yang terintegrasi, di mana sampah tidak hanya dibuang, tapi diolah menjadi kompos dan energi berguna lainnya,” ujar Candra.
Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan strategis seluas sekitar 350 hektare di Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Alahan Panjang, untuk dijadikan pusat pengolahan kawasan selatan. Selain itu, konsep pengelolaan akan dibagi menjadi dua zona utama (utara dan selatan) guna menekan biaya operasional dan memperluas cakupan layanan secara efisien.
“Dengan sistem zonasi, kami targetkan pelayanan lebih cepat dan biaya transportasi lebih hemat. Fasilitas yang akan dibangun nanti lengkap, mulai dari mesin pemilah otomatis, pengolahan biogas, hingga rumah kompos skala besar,” tambahnya.
Merespons hal tersebut, Direktur Prasetyo menyambut baik gagasan dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Solok. Ia menilai rencana pembangunan ini sangat visioner dan sejalan dengan kebijakan pusat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Solok. Secara prinsip kami siap mendukung dan memfasilitasi, asalkan persiapan administrasi, teknis, dan lahan sudah siap sepenuhnya agar program ini bisa berjalan berkelanjutan,” tegasnya.
Pertemuan ditutup dengan penyerahan dokumen pernyataan dukungan dan proposal resmi. Melalui sinergi ini, diharapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah dan sanitasi modern ini dapat segera terealisasi, memberikan dampak positif bagi lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Solok.(BO)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »