| Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, saat memberikan sambutan dalam acara Inovasi daerah Karang kreativa SKATSU ( Satu Karang Taruna Satu Usaha) Jumat, 21 agustus 2026. (Foto: Diskominfo). |
Eri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota Karang Taruna, pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas (Unand), serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Semen Padang atas sinergi yang terjalin.
"Pembimbingannya didapat dari LPPM, dukungan permodalan dari CSR Semen Padang. Ini luar biasa! Melalui konsep Satu Karang Taruna Satu Usaha, kita dorong generasi muda untuk membuka lapangan pekerjaan dan mengembangkan potensi wilayah masing-masing, terutama di sektor kuliner," katanya.
Dalam arahannya, Herry memperkenalkan inovasi bertajuk Karang Kreativa "SKATSU" Satu Karang Taruna, Satu Usaha. Program ini dirancang untuk mendorong Karang Taruna agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan kepemudaan, tetapi juga mandiri secara ekonomi melalui pengembangan usaha produktif.
Langkah strategis ini sejalan dengan upaya Kota Padang yang telah lolos seleksi nasional tahap 1 UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 untuk kategori gastronomi. Eri berharap Karang Taruna dapat menjadi motor penggerak utama dalam membangun ekosistem gastronomi yang kuat di Kota Padang.
Pada kesempatan yang sama, Dinas Sosial Kota Padang turut mengapresiasi dukungan dana Pokir DPRD Kota Padang serta aksi tanggap darurat yang ditunjukkan Karang Taruna saat musibah banjir melanda beberapa waktu lalu.
Ketua Karang Taruna Kota Padang, Zalmadi, menegaskan pentingnya program "SKATSU" (Satu Karang Taruna, Satu Usaha) sebagai identitas kehadiran organisasi di tengah masyarakat untuk menekan angka pengangguran dan kriminalitas.
Ia memaparkan bahwa tantangan sosial saat ini semakin kompleks, termasuk pengaruh negatif seperti narkoba akibat gaya hidup yang tidak seimbang dengan penghasilan. Oleh karena itu, penguatan ekonomi melalui sektor kreatif dan produktif di tingkat kelurahan menjadi benteng pertahanan yang krusial.
Zalmadi juga berpesan kepada seluruh kader agar bantuan fasilitas alat Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Karang Taruna Kreatif yang diberikan oleh Unand dan PT Semen Padang dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal, serta dikelola secara serius demi menjaga kepercayaan para mitra strategis.
"Tujuan utama kita adalah menghadirkan Karang Taruna sebagai solusi di tengah masyarakat. Pemuda harus mempunyai andil dalam rangka menekan angka pengangguran, kriminalitas, hingga berbagai persoalan sosial lainnya di Kota Padang," cakapnya.
Sekretaris LPPM Unand, Friardi Ismet, menyatakan bahwa kepercayaan dalam membina Karang Taruna merupakan wujud nyata dari misi "kampus berdampak". Perguruan tinggi harus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Dalam arahannya, LPPM Unand mendorong program berkelanjutan berbasis model pembinaan bertahap atau "sekolah binaan" berdurasi tiga tahun agar manfaat yang dirasakan para kader tidak terhenti di tengah jalan.
Selain itu, Friardi turut memperkenalkan aplikasi UNAND Hub, sebuah platform digital yang dapat diunduh di Google Play Store untuk memudahkan masyarakat dan pelaku UMKM berkonsultasi langsung dengan 1.600 pakar dan dosen Unand.
"Selama ini universitas sering dianggap sebagai menara gading yang kurang kontribusinya. Tapi alhamdulillah, berkat kepercayaan dari Pemerintah Kota Padang, kita dapat bekerja sama dan berkolaborasi untuk membina generasi muda di Kota Padang," ucapnya.
Melalui kombinasi inovasi kewirausahaan, pendampingan akademis, dukungan dunia industri, serta literasi digital yang masif, Pemerintah Kota Padang berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi agen perubahan yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »