| Wako dan pejabat teras pada Al Harris Umrah, Oleh-oleh Umrah & Coffee resmi dibuka di Jalan Taman Siswa No. 31, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Minggu (27/9/2026). (Foto: Tommi). |
Grand opening usaha yang memadukan layanan perjalanan umrah, oleh-oleh Tanah Suci dan kedai kopi tersebut diresmikan Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Owner Al Harris Umrah, Oleh-oleh Umrah & Coffee, Harris Seswitra. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan dihadiri sejumlah pejabat serta elemen masyarakat setempat.
Kehadiran Al Harris mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Padang karena dinilai dapat ikut memperkuat ekosistem ekonomi haji dan umrah sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM. Fadly Amran mengatakan Pemko Padang siap memberikan dukungan melalui pelayanan, fasilitas mediasi, serta kemudahan usaha bagi pelaku tour and travel dan UMKM.
Yang menarik, sektor umrah tidak hanya dipandang sebagai aktivitas perjalanan ibadah. Kepala Seksi Pemberdayaan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang, Rizki Ronaldi, menyebut sekitar 40.000 jemaah umrah berangkat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) setiap tahun.
Jika setiap jemaah membelanjakan rata-rata Rp30 juta, maka potensi perputaran ekonomi dari aktivitas umrah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 triliun per tahun. Angka ini menunjukkan besarnya peluang ekonomi yang dapat dikembangkan melalui layanan perjalanan, perlengkapan ibadah, kuliner, oleh-oleh, transportasi hingga sektor UMKM.
Fadly Amran pun mendorong agar pelaku tour and travel di Kota Padang tidak hanya berorientasi memberangkatkan masyarakat ke Tanah Suci. Menurutnya, perusahaan perjalanan juga dapat mengambil peran sebaliknya dengan mendatangkan wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara untuk menikmati berbagai potensi wisata yang dimiliki Kota Padang.
“Bukan hanya mengantarkan masyarakat ke Baitullah, tour and travel juga diharapkan membawa wisatawan dari luar daerah dan mancanegara ke Kota Padang. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat Padang sebagai kota gastronomi dunia,” ujar Fadly Amran.
Sementara itu, Harris Seswitra mengatakan Al Harris dibangun bukan semata sebagai tempat layanan perjalanan umrah. Tempat tersebut diharapkan menjadi ruang untuk ngopi, bersilaturahmi sekaligus membicarakan perjalanan menuju Tanah Suci. Selain layanan umrah, Al Harris menyediakan perlengkapan ibadah, roaming internasional, serta berbagai oleh-oleh seperti kurma, air zamzam, kacang Arab dan suvenir.
“Kami ingin Al Harris menjadi tempat kecil yang memberikan manfaat besar, menjadi ruang orang bertemu dan bersilaturahmi, sekaligus menjadi salah satu jalan bagi semakin banyak saudara kita untuk mengunjungi Tanah Suci,” kata Harris. Grand opening ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kepala UPT Asrama Haji Kelas I Padang Afrizen, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Teddy Antonius, Kepala DPMPTSP Fauzan Ibnovi, Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, Camat Padang Utara Sa'at, serta sejumlah unsur masyarakat. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »