| Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, di Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Payakumbuh, Rabu (23/9/2026). (Foto: Hermiko). |
Untuk semakin mendekati cakupan sanitasi layak secara menyeluruh, Pemko Payakumbuh kembali merealisasikan pembangunan 100 unit tangki septik individu bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada 2026. Program tersebut tersebar di lima kecamatan dan 21 kelurahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses sanitasi yang sehat dan aman bagi masyarakat.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, di Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Payakumbuh, Rabu (23/9/2026). Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperluas fasilitas sanitasi dasar, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Elzadaswarman menegaskan bahwa sanitasi layak memiliki kaitan erat dengan kesehatan keluarga dan kualitas lingkungan. Penyediaan tangki septik yang memenuhi standar diharapkan dapat mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah domestik sekaligus membantu melindungi masyarakat dari berbagai risiko penyakit.
“Dari rumah yang sehat, kita bangun keluarga yang sehat. Dari keluarga yang sehat, kita bangun masyarakat yang kuat,” ujar Elzadaswarman. Ia juga meminta penerima manfaat merawat fasilitas tangki septik yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Kepala Dinas PKP Kota Payakumbuh Marta Minanda menjelaskan, program pembangunan tangki septik individu untuk MBR bukan program baru. Pemerintah daerah telah menjalankannya secara bertahap sejak 2017. Hingga 2026, total 4.690 unit tangki septik telah disalurkan kepada masyarakat Kota Payakumbuh.
Untuk pembangunan 100 unit tahun ini, sebanyak 28 unit dialokasikan di Kecamatan Payakumbuh Barat, 21 unit di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, 19 unit di Payakumbuh Utara, 17 unit di Payakumbuh Timur, dan 15 unit di Payakumbuh Selatan. Pembangunan fisik telah dimulai sejak 10 Agustus 2026 dan saat ini progresnya telah mencapai sekitar 75 persen.
Selain mencatatkan akses sanitasi layak sebesar 99,20 persen, Payakumbuh juga terus mendorong peningkatan akses sanitasi aman yang saat ini telah mencapai 23,15 persen. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan sanitasi tidak hanya berorientasi pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas pengelolaan sanitasi dan kesehatan lingkungan.
Langkah berkelanjutan Pemko Payakumbuh tersebut menegaskan bahwa sanitasi menjadi bagian penting dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Dengan memperluas akses tangki septik bagi MBR, menjaga kebersihan lingkungan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sanitasi, Payakumbuh terus bergerak menuju lingkungan permukiman yang lebih sehat, bersih, dan layak bagi seluruh warga. (HM)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »