| Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, menegaskan bahwa anak merupakan potensi penting yang harus dijaga sejak dini. (Foto: Tommy). |
Persoalan itu menjadi perhatian Pemerintah Kota Padang. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), pemerintah menggelar Sosialisasi Psikoedukasi Pola Asuh Anak bagi pengelola panti asuhan di Kota Padang, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Meeting DP3AP2KB Kota Padang tersebut diikuti sekitar 30 pengurus panti asuhan se-Kota Padang. Hadir Kepala DP3AP2KB Kota Padang Boby Firman, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Ade Yonanda Irza, narasumber dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Sumatera Barat, serta mahasiswa Profesi Psikolog Universitas Andalas (Unand).
Angka anak-anak di Kota Padang bukanlah angka kecil. Mereka mencakup sekitar 32,16 persen dari total populasi kota. Di tangan generasi inilah kualitas sumber daya manusia dan masa depan pembangunan akan ditentukan. Karena itu, memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat secara psikologis bukan sekadar urusan keluarga, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Tantangan menjadi semakin kompleks ketika anak harus menjalani masa tumbuh kembang tanpa kehadiran figur orang tua secara langsung. Anak-anak yang tinggal di panti asuhan dapat menghadapi tekanan psikologis, stres, kecemasan hingga risiko kekerasan dari teman sebaya. Kondisi tersebut membutuhkan pola pendampingan yang tidak sekadar disiplin, tetapi juga memahami kebutuhan emosional anak.
Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, menegaskan bahwa anak merupakan potensi penting yang harus dijaga sejak dini. Menurutnya, kualitas anak akan menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus menjadi salah satu pilar utama pembangunan bangsa.
“Anak merupakan potensi yang sangat penting, sebagai penentu kualitas sumber daya manusia Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan bangsa, sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya dan mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh,” ujar Boby.
Boby menilai panti asuhan tidak cukup hanya menyediakan fasilitas fisik yang memadai. Cara pengasuhan, komunikasi, dan kemampuan pengurus memahami kondisi psikologis anak juga menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan yang benar-benar ramah anak.
“Kami DP3AP2KB Kota Padang terus mendorong agar semua layanan pemenuhan hak anak di panti asuhan dapat menjadi pusat layanan yang ramah anak, tidak hanya fasilitasnya namun juga lebih memperhatikan pola asuh yang berbasis kesejahteraan psikologis anak,” katanya.
Di sinilah peran pengurus panti menjadi sangat menentukan. Ade Yonanda Irza, selaku Ketua Pelaksana sekaligus Kabid Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Padang, menyebut pengurus panti memiliki posisi penting dalam membantu anak mengelola emosi sekaligus membentuk karakter mereka.
“Pengurus panti asuhan memegang peranan penting dalam mengatur regulasi emosi anak. Karakter pola asuh yang diberikan dan penciptaan lingkungan yang ramah anak menjadi indikator penting bagi pengurus panti untuk memberikan dampak yang positif terutama pembentukan karakter anak di panti asuhan,” jelas Ade.
Melalui psikoedukasi tersebut, para pengurus dibekali pemahaman mengenai pola asuh positif tanpa kekerasan fisik maupun verbal, pengelolaan stres pengasuh, hingga cara menciptakan lingkungan panti yang dapat membantu anak menghadapi pengalaman traumatis. Pesannya sederhana tetapi mendasar: anak-anak di panti bukan hanya harus diasuh, melainkan harus dipahami.
“Dengan latar belakang itulah, DP3AP2KB Kota Padang melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak melaksanakan psikoedukasi pola asuh anak bagi pengurus panti asuhan di Kota Padang,” kata Ade. Upaya ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju panti asuhan yang bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang tumbuh yang aman, manusiawi, dan mampu memulihkan kepercayaan diri anak untuk menatap masa depan. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »