LPTQ Kota Padang Siapkan Quran Center 2027, Pembinaan Kafilah MTQ Tak Lagi Sekadar Jelang Lomba

LPTQ Kota Padang Siapkan Quran Center 2027, Pembinaan Kafilah MTQ Tak Lagi Sekadar Jelang Lomba
Rapat koordinasi dan evaluasi pembinaan serta pengembangan kegiatan LPTQ Kota Padang yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir selaku Ketua Umum LPTQ Kota Padang di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang mulai memperkuat pola pembinaan kafilah secara terstruktur dan berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi Qurani sekaligus mendorong prestasi Sumatera Barat (Sumbar) pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di tingkat nasional.

Penguatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dan evaluasi pembinaan serta pengembangan kegiatan LPTQ Kota Padang yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir selaku Ketua Umum LPTQ Kota Padang di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Sabtu (26/9/2026). Rapat turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kabag Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, Ketua FKUB Kota Padang Salmadanis, Ketua FKDT Kota Padang Syaifuddin Zuhri, pengurus LPTQ, serta perwakilan Baznas Kota Padang.

Maigus Nasir menilai Kota Padang perlu mengambil peran lebih besar dalam memperkuat prestasi Sumbar, terutama setelah dilakukan evaluasi terhadap capaian Sumbar pada MTQ Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah. Menurutnya, pembinaan kafilah perlu dilakukan jauh sebelum pelaksanaan MTQ sehingga peserta memiliki waktu yang cukup untuk meningkatkan kemampuan dan mematangkan berbagai cabang yang diikuti.

“Kota Padang harus menjadi penguat prestasi Sumbar. Jika LPTQ Kota Padang bersama seluruh pihak terkait berkomitmen kuat mengembangkan tilawatil Quran, kita yakin prestasi Sumbar dapat kembali meningkat,” ujar Maigus Nasir. Ia menegaskan, perubahan pola pelaksanaan MTQ yang direncanakan setiap tahun membuat sistem pembinaan harus semakin konsisten dan tidak bergantung pada persiapan menjelang perlombaan.

Konsep pembinaan ke depan akan disinergikan dengan program Smart Surau melalui program 3T, yakni Tahsin, Tafsir dan Tahfiz. Program tersebut diarahkan untuk menemukan anak-anak yang memiliki potensi di bidang Alquran dari TPQ/TQA maupun MDTA/MDTW. Peserta didik yang memiliki kemampuan dan potensi selanjutnya akan mendapatkan pembinaan lebih intensif dan berjenjang.

“Kita menginginkan persiapan kafilah tidak lagi sifatnya momentum, tetapi pendidikan yang tersistem dan berkelanjutan. Proses pembelajaran itu dimulai dari masjid dan musala, kemudian ke kelurahan, kecamatan, dan pemantapannya di tingkat kota melalui Quran Center,” kata Maigus. Dengan pola tersebut, pembinaan tilawatil Quran diharapkan menjadi bagian dari proses pendidikan yang berlangsung secara terus-menerus.

Tidak berhenti pada program 3T, LPTQ Kota Padang juga merancang pengembangan Pondok Alquran di tingkat kelurahan dan Quran Center di tingkat kota. Skema pembinaan tersebut akan dimulai dari tingkat kelurahan, dilanjutkan melalui pembinaan di kecamatan, kemudian peserta dengan kemampuan terbaik mendapatkan pemantapan di Quran Center Kota Padang.

“Melalui program 3T, kita berharap lahir calon-calon kafilah. Anak-anak yang memiliki potensi akan direkrut untuk dibina secara berjenjang, sehingga pembinaan tilawatil Quran tidak hanya berlangsung ketika MTQ akan dilaksanakan,” ungkap Maigus. Program ini sekaligus menjadi upaya memperluas akses pembinaan Alquran kepada generasi muda di berbagai wilayah Kota Padang.

Maigus menyebut 2027 menjadi salah satu target penting dalam pengembangan sistem tersebut. “Pada 2027 kita berencana akan meluncurkan Pondok Alquran dan Quran Center untuk memasifkan pembinaan yang sudah didukung program 3T. Dari program tersebut, kita akan menjaring anak-anak berbakat dan berpotensi untuk kemudian dibina secara berkelanjutan,” ujarnya. Melalui sinergi LPTQ, Kemenag, pemerintah daerah, lembaga pendidikan Alquran, masjid, musala, serta berbagai pihak terkait, pembinaan generasi Qurani di Kota Padang diharapkan semakin terarah dan mampu melahirkan kafilah berprestasi. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »